Anda di halaman 1dari 1

SURAT PERNYATAAN

Berdasarkan hasil rapat dengan Wadir Pelayanan, Instalasi CSSD dan Bedah Sentral
untuk menindak lanjuti hasil Visitasi Dinkes Provinsi Jatim bahwa alur alat kotor harus satu
arah, oleh karena itu perlu adanya pelimpahan sebagian tugas dari tenaga Kamar Operasi
kepada petugas CSSD. Adapun uraian tugas yang disepakati sebagai berikut :
1. Instrument kotor yang habis dipakai operasi diserahkan kepada petugas CSSD
sudah dalam kondisi direndam klorin.
2. Linen basah sudah terbungkus plastic kuning dan linen kering terbungkus plastic
hitam ( penggunaan plastic dikondisikan dengan persediaan dari bagian Rumah
tangga ).
3. Limbah, yang terdiri dari :
- Sampah Medis yang terbungkus dengan kresek kuning dan Non Medis yang
terbungkus dengan kresek hitam.
- Cairan suction diserahkan beserta tabungnya untuk dibuang dan di cuci serta
kembali dalam keadaan bersih dalam waktu 10 menit.
- Cairan muntahan dan feces di masukkan dalam timba yang sudah diberi plastic,
diserahkan kepada petugas CSSD.
- Urine dan cairan irigasi dimasukkan dalam timba dan diserahkan kepada
petugas CSSD dan timba kembali dalam kondisi bersih.
4. Baju operasional harian dokter dan perawat yang kotor diserahkan kepada petugas
CSSD untuk dicuci ke bagian laundry dan kembali ke Instalasi Bedah Sentral dalam
keadaan bersih sesuai jumlah.
5. Poin 1,2,3 dan 4 sebelum diserahkan kepada petugas CSSD harus ada serah terima/
labelisasi dan kegiatan ini berlaku selama 24 jam.
Demikian serah terima tugas dari Instalasi Bedah Sentral kepada Instalasi CSSD.

Pare, 27 April 2015


Kepala Instalasi CSSD Kepala Instalasi Bedah Sentral

( Nikmatus Solehah ) ( dr. H. Dodo Wikanto, Sp. U )

Mengetahui,
Wadir Pelayanan

( dr. Sulistyono Yulius, Sp. S)