Anda di halaman 1dari 1

Mengenal Definisi Mean, Median dan Modus Firdaus Muqarrobin Penelitian Mengnal

Definisi Mean, Median dan Modus Melakukan pengamatan sudah barang tentu mendapatkan
jawaban yang beraneka ragam. Dalam penelitian, keseragaman atau kesamaan sangat sulit
dijumpai, bahkan tidak pernah bisa dijumpai. Dalam kenyataan hanya akan ada taksiran atau
mayoritas sehingga akan terdapat sebuah kata minoritas dan saudaranya,, eh . Bila
mengambil contoh mengenai penelitian "kecerdasan", maka data yang akan kita peroleh akan
banyak sekali orang yang memiliki kecerdasan yang normal. Hanya beberapa saja dalam
sample penelitian tersebut memiliki kecerdasan diatas normal - peterpan eh,, dan juga
dibawah "normal". Jika kecerdasan normal kita beri nilai 100 (bukan nilai hasil ujian
contekan dikelas) sebagai acuan. Maka orang yang memiliki kecerdasan diatas normal pasti
memperoleh nilai diatas 100 dan dibawah 100 bagi kecerdasan dibawah normal. Dalam
penelitian hal ini dinamakan dengan penyimpangan. Tugas statistik dalam sebuah penelitian
adalah mencari suatu angka disekitar mana nilai-nilai dalam suatu distribusi itu memusat.
Angka yang menjadi pusat suatu distribusi disebut dengan "Tendensi sentral". Mean Mean
adalah sebuah rata-rata dari data yang diperoleh berupa angka. Mean adalah "Jumlah nilai-
nilai dibagi dengan jumlah individu" (Sutrisno Hadi; 1998) Contoh: ada tiga orang
berpenghasilan dalam satu harinya masing-masing sebesar 40 ribu 75 ribu dan 35 ribu. Maka
sudah bisa dipastikan jika dijadikan satu, rata-rata penghasilan mereka dalam satu hari adalah
50 ribu. Hasil ini diperoleh dari sebuah perhitungan sangat rumit dan panjang sekali yaitu:
Rata-rata penghasilan = (40+75+35) : 3 = 150 : 3 = 50 Sehingga dapat disimpulkan bahwa
mencari nilai M dapat dilakukan dengan cara berikut: M = X : N Dalam menghitung Mean,
dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya: Rata-rata Hitung Rata-rata Ukur Rata-rata
Harmonis Median Median dapat diartikan sebagai sebuah pembatas yaitu yang membatasi
suatu nilai menjadi dua bagian 50 persen untuk nilai atas dan 50 persen untuk nilai bawah.
Median bukanlah sebuah nilai yang menjadi miliki kelompok atas dan kelompok bawah.
Median merupakan data numerik yang terdiri atas n skor diurutkan mulai dari yang terkecil
sampai yang terbesar atau bisa disebut juga statistik urutan. Contoh diperoleh data hasil ujian
siswa yaitu: 6, 7, 8, 6, 9, 7, 8, 6, Untuk menentukan mediannya terlebih dahulu urutkan data
yang sudah diperoleh mulai dari kecil. Sehingga datanya menjadi 6, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 9, Median
= (X(n/2) + X(n+1)/2)/2 = (X(8/2) + X(8/2+2))/2 = (X4 + X5)/2 = (7+7)/2 = 7 Modus Modus
digunakan untuk mencari suatu pasangan yang cocok dengan kita eh , , salah. Dalam
Statistik, modus digunakan untuk menyatakan fenomena yang paling banyak terjadi.
Misalkan dalam mengamati tiga jenis pohon mangga, Mangga Mana lagi (A), Mana Lainnya
(B) dan Mana nih mangganya (C). Pengamatan tertuju pada buah masing-masing mangga.
Kita duduk dibawahnya selama 2 hari berturut-turut tanpa mandi. Selama dua hari duduk
dibawah pohon mangga, terjadi sebuah fenomena alam, yaitu jatuhnya buah mangga tanpa
tersentuh. Hasil pengamatan selama dua hari diketahui bahwa hari pertama pohon mangga A
menjatuhkan 3 buahnya, Pohon Mangga B menjatuhkan 2 buah mangganya dan pohon
mangga C menjatuhkan 6 buah mangganya. Hari berikutnya Mangga A menjatuhkan 4
Mangga B menjatuhkan 8 dan Mangga C menjatuhkan 2 buahnya. Sehingga jika diambil
kesimpulan maka yang jadi modus adalah pohon mangga B karena pohon mangga B lebih
sering menjatuhkan buahnya daripada kedua pohon yang lainnya. Modus dapat dibedakan
menjadi 3 jenis : Uni Modus, Bimodus dan Multi Modus

Source: http://www.eurekapendidikan.com/2014/11/mengnal-definisi-mean-median-dan-
modus.html
Disalin dan Dipublikasikan melalui Eureka Pendidikan