Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK PERAWATAN

SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2016 / 2017

MODUL : POMPA SENTRIFUGAL DAN VAKUM


PEMBIMBING : Ayu Ratnasari, S.T., M.T.

Praktikum : 18 Mei 2017


Penyerahan Laporan : 24 Mei 2017

Kelompok 8
Syifa Siti Aisyah Annur (151411030)
Utari Dewi Shafira (151411031)
Vira Fadhilah Arlyni Putri (151411032)
2A D3 Teknik Kimia

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA


JURUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2017
I. TUJUAN PERCOBAAN
1.1 Pompa Sentrifugal
- Memahami bagian-bagian dari pompa sentrifugal.
- Dapat menguraikan dan merangkai kembali unit pompa sentrifugal.
- Menggambar skema alat pada bagian penting dari tiga arah yang berbeda.
- Mengetahui metoda secara umum perawatan dan perbaikan.
1.2 Pompa Vakum
- Mengetahui cara kerja dan fungsi bagian pompa vakum.
- Dapat melepas dan merangkai bagian-bagian dari pompa vakum.
- Mengetahui metode perawatan pompa vakum.
- Mengetahui cara kerja dan fungsi motor listrik.
- Dapat melepas dan merangkai bagian-bagian dari motor listrik.
- Mengetahui metode perawatan motor listrik.

II. DASAR TEORI


II.1 Pengertian Pompa Sentrifugal

Pompa sentrifugal adalah suatu mesin kinetis yang mengubah energi mekanik menjadi
energi fluida menggunakan gaya sentrifugal (Sularso, 2004). Pompa sentrifugal terdiri dari
sebuah impeller yang berputar di dalam sebuah rumah pompa (Casing). Pada rumah pompa
dihubungkan dengan saluran hisap dan saluran keluar. Sedangkan impeller terdiri dari sebuah
cakram dan terdapat sudu-sudu, arah putaran sudu-sudu itu biasanya dibelokkan ke belakang
terhadap arah putaran. Gambar pompa sentrifugal diperlihatkan pada Gambar 2.1.

Gambar 2.1

Keterangan:
1. Casing 4. Bearing housing
2. Impeller 5. Shaft
3. Shaft seal 6. Lubricating reservoir
7. Eye of impeller
II.2 Fungsi dan Nama Bagian-Bagian Utama Pompa Sentrifugal
Secara umum bagian-bagian utama pompa sentrifugal dapat dilihat pada gambar berikut.

Keterangan:
1. Vane 5. Casing
2. Packing 6. Impeller
3. Shaft 7. Bearing
4. Discharge nozzle 8. Eye of impeller
Fungsi dari bagian-bagian pompa sentrifugal adalah sebagai berikut.
a. Vane
Vane adalah sudu impeller yang berfungsi sebagai tempat berlalunya cairan pada impeller.
b. Packing
Packing digunakan untuk mencegah dan mengurangi kebocoran cairan dari casing pompa
yang berhubungan dengan Poros, biasanya terbuat dari Asbes atau Teflon.
c. Shaft
Shaft atau Poros berfungsi untuk meneruskan momen puntir dari penggerak selama
beroperasi dan tempat tumpuan impeller dan bagian-bagian lain yang berputar.
d. Discharge nozzle
Discharge nozzle adalah bagian dari pompa yang berfungsi sebagai tempat keluarnya fluida
hasil pemompaan.
e. Casing
Casing merupakan bagian paling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung elemen
di dalamnya.
f. Impeller
Impeller berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi energi kecepatan
pada cairan yang dipompakan secara kontinyu, sehingga cairan pada sisi isap secara terus
menerus akan masuk mengisi kekosongan akibat perpindahan dari cairan yang masuk
sebelumnya.
g. Bearing
Bearing atau bantalan berfungsi untuk menumpu atau menahan beban dari Poros agar dapat
berputar. bearing juga berfungsi untuk memperlancar putaran poros dan menahan poros
agar tetap pada tempatnya, sehingga kerugian gesek dapat diperkecil.
h. Eye of impeller
Eye of impeller adalah bagian masuk pada arah hisap impeller.

II.3 Kerja Pompa Sentrifugal


Pompa sentrifugal mempunyai impeller untuk mengangkat zat cair dari tempat yang
lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi. Daya dari luar diberikan kepada poros pompa
untuk memutarkan impeller di dalam zat cair, maka zat cair yang ada di dalam impeller,
oleh dorongan sudu-sudu ikut berputar. Karena timbul gaya sentrifugal maka zat cair
mengalir dari tengah-tengah impeller ke luar melalui saluran di antara sudu-sudu. Di sini
head tekan zat cair menjadi lebih tinggi, demikian pula head kecepatannya bertambah besar
karena zat cair mengalami percepatan. Jadi impeller pompa berfungsi memberikan kerja
kepada zat cair sehingga energi yang dikandungnya menjadi bertambah besar. Selisih energi
per satuan berat atau head total zat cair antara saluran hisap dan saluran keluar pompa
disebut head total pompa. Dari uraian di atas jelas bahwa pompa sentrifugal dapat
mengubah energi mekanik dalam bentuk kerja poros menjadi energi fluida. Energi inilah
yang menyebabkan pertambahan head tekanan, head kecepatan, dan headpotensial pada zat
cair yang mengalir secara kontinyu (Sularso, 2004)

II.4 Pengertian Pompa Vakum


Pompa vakum adalah sebuah alat untuk mengeluarkan molekul-molekul gas dari dalam
sebuah ruang tertutup untuk mencapai tekanan vakum. Pompa vakum menjadi salah satu
komponen penting di beberapa industri besar seperti pabrik lampu, vacum coating pada
kaca, pabrik komponen-komponen elektronik, pemurnian oli, bahkan alat-alat kesehatan
seperti radiotherapy,radiosurgery, dan radiopharmacy.

II.5 Klasifikasi Pompa Vakum


Berdasarkan prinsip kerjanya, pompa vakum diklasifikasikan menjadi 3, yaitu:
a) Positive Displacement: menggunakan cara mekanis untuk mengekspansi sebuah
volume secara terus-menerus, mengalirkan gas melalui pompa tersebut, men-sealing ruang
volume sistem, dan membuang gas ke atmosfer.

Gambar 2.4 Pompa Vakum Positive Displacement

Prinsip dari pompa ini adalah dengan jalan mengekspansi volume ruang oleh
pompa sehingga terjadi penurunan tekanan vakum parsial. Sistem sealing mencegah gas
masuk ke dalam ruang tersebut. Selanjutnya pompa melakukan gerakan buang, dan
kembali mengekspansi ruang tersebut. Jika dilakukan secara siklis dan berkali-kali, maka
vakum akan terbentuk di ruangan tersebut.

Salah satu aplikasi pompa ini yang paling sederhana adalah pada pompa air
manual. Untuk mengangkat air dari dalam tanah, dibentuk ruang vakum pada sisi
keluaran air, sehingga air dapat terhisap naik ke atas.
b) Pompa Momentum Transfer : menggunakan sistem jet fluida kecepatan tinggi, atau
menggunakan sudu putar kecepatan tinggi untuk menghisap gas dari sebuah ruang tertutup.

Gambar 2.5 Momentum Transfer Pump

Pompa vakum dengan metode ini dapat menghasilkan tekanan vakum yang
sangat tinggi. Metodenya adalah dengan jalan mengakselerasi molekul gas dari sisi
tekanan rendah ke tekanan tinggi.

Sesuai dengan hukum dinamika fluida, molekul fluida yang berada pada tekanan
atmosfer akan saling mendorong dengan molekul fluida tetangganya dan menciptakan
aliran fluida. Namun pada saat jarak antara molekul fluida sangat jauh, maka molekul
tersebut lebih cenderung berinteraksi dengan dinding ruangnya daripada dengan molekul
sesamanya. Fenomena inilah yang menjadi dasar penggunaan pompa vakum momentum
transfer. Yang mana semakin vakum tekanan di dalam ruang, akan semakin tinggi
efisiensi pompa ini.

Dikarenakan secara desain konstruksi pompa ini tidak menggunakan sistem seal
antara ruang vakum-pompa-ruang luar, maka sangat dimungkinkan akan terjadi stall
padanya. Untuk itu pada penggunaannya diperlukan ruangan selanjutnya yang
bertekanan lebi rendah dari atmosfer dan terpasang di sisi keluaran pompa vakum ini.

Yang termasuk ke dalam pompa jenis ini adalah pompa difusi dan pompa
turbomolecular.

c) Pompa Entrapment: menggunakan suatu zat padat atau zat adsorber tertentu untuk
mengikat gas di dalam ruangan tertutup.
Gambar 2.6 Entrapment Vacuum Pump

Pompa jenis ini menggunakan metode-metode kimia ataupun fisik untuk


mengikat fluida (gas) dengan tujuan menghasilkan tekanan vakum. Ada berbagai macam
jenis pompa vakum entrapment, yaitu:
Cryopump: adalah pompa vakum dengan jalan mengikat uap air atau gas di suatu
ruangan menggunakan sebuah permukaan yang dingin.
Pompa kimia: yang mengikat gas untuk bereaksi dan membentuk padatan.
Pompa ionisasi: mengionisasi gas dengan menggunakan potensial bertegangan
tinggi, sehingga gas tersebut terakselerasi menuju elektrode pengumpul.

III. ALAT DAN BAHAN


Nama Alat Nama Bahan
Pompa sentrifugal Minyak pelumas
Pompa vakum Amplas
Kunci pas
Kunci L
Obeng
Palu lantai
Kain lap

IV. PROSEDUR KERJA


Mengamati kerangka luar dari pompa sentrifugal dan pompa vakum

Membongkar bagian-bagian dari pompa sentrifugal dan pompa vakum

Mengamati komponen bagian dalam dari pompa sentrifugal dan pompa vakum

Memasang kembali bagian-bagian dari pompa sentrifugal dan pompa vakum

V. DATA PENGAMATAN
V.1 Pompa Sentrifugal
No Gambar Keterangan
1 Rangkaian pompa sebelum di
bongkar

2 Terminal Box
3 Impeller

4 Bearing

5 Stator / kumparan

6 Rotor
7 Shaft/poros

8 Packing Pompa

V.2 Pompa Vakum


No Gambar Keterangan
1 Rangkaian pompa sebelum di
bongkar

2 Impeller
4 Poros/shaft

5 Packing

6 Bearing

VI. PEMBAHASAN
Pompa adalah mesin atau peralatan mekanis yang digunakan untuk menaikkan cairan dari
dataran rendah ke dataran tinggi atau untuk mengalirkan cairan dari daerah bertekanan rendah
ke daerah yang bertekanan tinggi dan juga sebagai penguat laju aliran pada suatu sistem
jaringan perpipaan. Hal ini dicapai dengan membuat suatu tekanan yang rendah pada sisi
masuk atau suction dan tekanan yang tinggi pada sisi keluar atau discharge dari pompa.

Pada praktikum perawatan dan perbaikan pompa vakum dan pompa sentrifugal ini
dilakukan identifikasi cara kerja, bagian alat, dan teknik perawatan yang tepat terhadap dua
alat tersebut.
Setelah melakukan pembongkaran terhadap pompa sentrifugal, praktikan mengamati ada
beberapa komponen utama dari pompa sentrifugal. Berikut komponen-komponen yang
dimaksud dan fungsinya.
a. Vane
Vane adalah sudu impeller yang berfungsi sebagai tempat berlalunya cairan pada impeller.
b. Packing
Packing digunakan untuk mencegah dan mengurangi kebocoran cairan dari casing pompa
yang berhubungan dengan Poros, biasanya terbuat dari Asbes atau Teflon.
c. Shaft
Shaft atau Poros berfungsi untuk meneruskan momen puntir dari penggerak selama
beroperasi dan tempat tumpuan impeller dan bagian-bagian lain yang berputar.
d. Discharge nozzle
Discharge nozzle adalah bagian dari pompa yang berfungsi sebagai tempat keluarnya fluida
hasil pemompaan.
e. Casing
Casing merupakan bagian paling luar dari pompa yang berfungsi sebagai pelindung elemen
di dalamnya.
f. Impeller
Impeller berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi energi kecepatan
pada cairan yang dipompakan secara kontinyu, sehingga cairan pada sisi isap secara terus
menerus akan masuk mengisi kekosongan akibat perpindahan dari cairan yang masuk
sebelumnya.
g. Bearing
Bearing atau bantalan berfungsi untuk menumpu atau menahan beban dari Poros agar dapat
berputar. Bearing juga berfungsi untuk memperlancar putaran poros dan menahan poros agar
tetap pada tempatnya, sehingga kerugian gesek dapat diperkecil.
h. Eye of impeller
Eye of impeller adalah bagian masuk pada arah hisap impeller.
Prinsip kerja pompa sentrifugal yakni pompa digerakkan oleh motor. Daya dari motor
diberikan kepada poros pompa untuk memutar impeller yang terpasang pada poros tersebut.
Zat cair yang ada di dalam impeller akan ikut berputar karena dorongan sudu-sudu. Karena
timbul gaya sentrifugal maka zat cair mengalir dari tengah impeller akan keluar melalui
saluran di antara sudu-sudu dan meninggalkan impeller dengan kecepatan tinggi. Zat cair
yang keluar dari impeller dengan kecepatan tinggi ini kemudian akan keluar melalui saluran
yang penampangnya makin membesar sehingga terjadi perubahan dari head kecepatan
menjadi head tekanan.
Masalah-masalah pada pompa sentrifugal meliputi masalah mekanika, masalah
operasional, dan trouble shooting pompa. Masalah mekanika adalah masalah yang
diakibatkan oleh gangguan faktor mekanikal, seperti impeller jebol, mechanical seal bocor,
poros patah atau bengkok, dan kerusakan pada bantalan. Masalah operasional diantaranya
kavitasi, berkurangnya aliran fluida, berkurangnya tekanan fluida, putaran tidak mau naik,
dan temperatur naik. Trouble shooting pompa antara lain pompa tidak menyala, kelebihan
beban, bearing terlalu panas, dan pompa bergetar.
Di antara masalah-masalah yang disebutkan di atas, masalah yang praktikan temui ketika
melakukan pengamatan adalah masalah mekanika, yaitu poros bengkok dan casing patah.
Adapun masalah lainnya tidak ditemukan, karena praktikan tidak melakukan uji kinerja
dengan menyalakan pompa. Perawatan yang disarankan adalah penggantian poros pompa dan
casing dengan yang baru. Selain itu, disarankan pula untuk dilakukan pemeliharaan berkala,
meliputi pembersihan dan pelumasan terhadap pompa.
Pompa vakum adalah sebuah alat untuk mengeluarkan molekul-molekul gas dari dalam
sebuah ruang tertutup untuk mencapai tekanan vakum. Komponen-komponen penting dari
pompa vakum tidak berbeda dari pompa sentrifugal. Pada pompa vakum terdapat vane,
packing, shaft, discharge nozzle, casing, impeller, bearing, dan eye of impeller.
Pompa vakum yang menjadi alat praktikum adalah tipe pompa vakum positive
displacement. Prinsip dari pompa ini adalah dengan jalan mengekspansi volume ruang oleh
pompa sehingga terjadi penurunan tekanan vakum parsial. Sistem sealing mencegah gas
masuk ke dalam ruang tersebut. Selanjutnya pompa melakukan gerakan buang, dan kembali
mengekspansi ruang tersebut. Jika dilakukan secara siklis dan berkali-kali, maka vakum akan
terbentuk di ruangan tersebut.

Permasalahan yang praktikan temui dengan pompa vakum yaitu terlepasnya couple
penghubung antara poros pompa dan poros penggeraknya akibat kurang kencangnya baut-
baut yang tersambung. Perawatan yang dilakukan oleh praktikan adalah dengan
mengencangkan baut-baut dan memasangkan kedua bilah poros dengan tepat diantara
penyangganya. Selain itu dilakukan juga pelumasan terhadap bearing sehingga bearing dapat
tetap berfungsi untuk memperlancar putaran poros dan menahan poros agar tetap pada
tempatnya, sehingga kerugian gesek dapat diperkecil.

Secara umum, perawatan yang diperlukan oleh pompa sentrifugal dan pompa vakum
adalah perawatan yang bersifat preventif. Perawatan preventif dapat dilakukan dengan
mengikuti beberapa prosedur berikut, yaitu: pembersihan tadah isap dan pipa isap,
pemeriksaan sistem listrik, pemeriksaan kelurusan, pemeriksaan minyak pelumas bearing,
pemutaran poros, serta pemeriksaan pancingan dan arah pemutaran.
VII. KESIMPULAN
1. Pompa vakum merupakan alat transportasi fluida dengan menggukan tekanan vakum.
2. Pompa sentrifugal merupakan alata transportasi fluida yang begerak dengan adanya
putaran dari impeller.
3. Komponen utama pada kedua pompa yaitu vane, packing, shaft, discharge nozzle,
casing, impeller, bearing, dan eye of impeller.
4. Perawatan yang diperlukan untuk kedua alat tersebut meliputi perawatan yang bersifat
preventif dengan prosedur berikut, yaitu: pembersihan tadah isap dan pipa isap,
pemeriksaan sistem listrik, pemeriksaan kelurusan, pemeriksaan minyak pelumas
bearing, pemutaran poros, serta pemeriksaan pancingan dan arah pemutaran.

VIII. DAFTAR PUSTAKA


Anonim. t.t. "Pengertian pompa sentrifugal dan prinsip kerjanya"'.
www.alkonusa.com/news/pengertian-pompa-sentrifugal-dan-prinsip-kerjanya/
[Diunduh pada 22 Mei 2017].
Anonim. t.t. "Prinsip kerja pompa vakum". www.artikel-teknologi.com/prinsip-kerja-pompa-
vakum/ [Diunduh 21 Mei 2017].
Gusniar, Iwan Nugraha. 2014. Optimasi Sistem Perawatan Pompa Sentrifugal di Unit Utility
PT. ABC. Jurnal Ilmiah Solusi Vol.1 No.1 Januari-Maret: 77-86. Karawang: Fakultas
Teknik Mesin Universitas Singaperbangsa Karawang.
Nur, Dwi Nirwantoto. tt. Pompa Vakum. Petunjuk Praktikum. Politeknik Negeri Bandung.
Sularsa, Haroup Tahara. tt. "Pompa dan Kompresor". Jakarta : Pradnya Pramita
LAMPIRAN