Anda di halaman 1dari 7

PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN APOTEK DAN PENGOBATAN YANG TERINTEGRASI DI APOTEK VIKA

Hendra

Teknik Informatika UNIKOM Jl.Dipati Ukur No.114 , Bandung Email : hendra_vika@yahoo.com

ABSTRAK

Perancangan Aplikasi Pengelolaan Poliklinik dan Apotek ini dibangun untuk dapat membantu pihak klinik BMS dalam mengolah data pasien, data rekam medis pasien, data pengguna aplikasi, data obat, data transaksi dan penyajian data laporan hari dan bulan. Perancangan Aplikasi Pengelolaan Poliklinik dan Apotek ini dibangun melalui tahap analisis dan perancangan menggunakan metode berorientasi objek dengan notasi Unified Modeling Language (UML) sebagai alat bantu dalam proses analisis dan perancangannya. Pada implementasinya, sistem informasi ini berjalan diatas web browser yang salah satu kelebihan dari aplikasi berbasis web adalah kemudahannya dalam penyebaran aplikasinya. Perancangan Aplikasi Pengelolaan Poliklinik dan Apotek ini dibangun dengan bahasa pemograman Delphi, sedangkan database yang digunakan didalam sistem informasi ini adalah MYSQL 5.0 yang sudah terbukti kehandalannya. Kata kunci : Teknologi, Perancangan, Aplikasi, Apotek dan Poliklinik

1. PENDAHULUAN

  • 1.1 Latar Belakang Masalah

Apotek Vika merupakan badan suatu usaha yang bergerak dibidang penjualan obat haruslah pandai mengatur strategi penjualan untuk meningkatkan hasil penjualannya. Dimana apotek ini berfungsi sebagai penyedia dan penyalur obat harusnya mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Sejalan dengan berjalan waktu maka bisnis Apotek Vika berkembangan ke arah pengobatan pasien dengan dibuatnya Poliklinik yang terdiri dari beberapa dokter. Dengan banyaknya item obat, dan dari tahun ketahun bertambah yang dipengaruhi dengan tumbuhnya pabrik-pabrik farmasi baru, juga dipengaruhi penemuan jenis jenis obat baru, serta semakin banyak obat tiruan dari 1 macam obat original, maka banyak item obat yang belum ada di database obat di Apotek, tapi sudah ada di buku ISO ( Informasi Spesialite Obat ), IIMS ( Indonesia Index of Medical Specialities ), DOI ( Daftar Obat Indonesia).

Untuk transaksi penjualan dan penyimpan

obat dilakukan sesuai dengan aturan dari BPOM ( Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan ) maka dilakukan dengan cara FIFO ( First In First Out ) berdasarkan tanggal kadaluarsa obat.

  • 1.2 Rumusan Masalah

Dilihat dari latar belakang tersebut penulis

mengambil suatu kesimpulan bagaimana membuat sistem yang terbaik bagi apotek tersebut. Terutama dalam hal mengolah data maka, penulis merasa perlu mengadakan penelitian dengan judul “Perancangan Aplikasi pengelolaan apotek dan

pengobatan yang terintegrasi di apotek

Vika”.

  • 1.3 Indentifikasi Masalah

Perumusan masalah dapat dirumuskan dalam pertanyaan sebagai berikut :

1. Bagaimana membuat suatu sistem yang dapat menangani proses dimulai dengan pendaftaran pasien baru atau pasien lama, daftar rekam medis pasien, input resep pasien.

2

  • 2. Bagaimana membuat suatu sistem yang dapat menangani penulisan resep dari poliklinik ( dokter ) yang dapat diproses langsung oleh apotek, sehingga lebih efektif, tanpa resepnya harus dibawa pasien.

  • 3. Bagaimana menangani duplikasi data di poliklinik dan di apotek.

  • 4. Bagaimana merancang sistem database obat yang ada di buku ISO ( Informasi Spesialite Obat ), IIMS ( Indonesia Index of Medical Specialities ), DOI ( Daftar Obat Indonesia).

  • 1.4 Maksud

Berdasarkan permasalahan yang diteliti, maka maksud dari penulisan tugas akhir ini

adalah untuk membuat Aplikasi pengelolaan apotek dan pengobatan terintegrasi di apotek Vika.

  • 1.5 Tujuan

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari sistem

ini adalah sebagai berikut :

  • 1. Merancang suatu sistem informasi apotek yang dapat mengolah data pasien, kartu pasien, rekam medis pasien, data resep dari poliklinik ( dokter ). 2. Merancang suatu sistem yang dapat menangani penulisan resep dari poliklinik ( dokter ) yang dapat diproses langsung oleh apotek, sehingga lebih efektif, tanpa resepnya harus dibawa pasien, dan untuk mengurangi terjadi salah baca resep dokter poliklinik. 3. Merancang suatu sistem untuk melayani penjualan resep dari poliklinik dan resep dari dokter luar.

  • 4. Merancang sistem database obat yang ada di buku ISO ( Informasi Spesialite Obat ), IIMS ( Indonesia Index of Medical Specialities ), DOI ( Daftar Obat Indonesia) sehingga memudahkan dalam pencarian obat dalam resep.

  • 1.6 Batasan

kajian

Masalah/Ruang Lingkup

Agar pembahasan dapat dilakukan secara

terarah dan sesuai dengan yang diharapkan, maka perlu diterapkan batasan-batasan permasalahan yang akan dibahas didalamnya, antara lain :

  • 1. Transaksi yang dibahas hanya transaksi

pendaftaran,

pemeriksaan di poliklinik dan penjualan resep di apotek.

  • 2. Transaksi resep dari poliklinik bisa langsung dilihat di apotek dan transaksi dari resep dokter luar harus diinputkan oleh petugas apotek.

  • 3. Aplikasi berbasis client server.

  • 4. Metode pemodelan yang digunakan adalah berorientasi objek dengan menggunakan UML (Unified Modelling Language).

2. ANALISIS PERANCANGAN SISTEM

DAN

  • 2.1 USECASE DIAGRAM

System pengelolaan supplayer pengelolaan obat pengelolaan pasien <<include>> <<include>> petugas pendaftaran pengelolaan dokter <<include>> <<include>> pengelolaan
System
pengelolaan supplayer
pengelolaan obat
pengelolaan pasien
<<include>>
<<include>>
petugas pendaftaran
pengelolaan dokter
<<include>>
<<include>>
pengelolaan golongan
<<include>>
dokter
<<include>>
pengelolaan pabrik
pengelolaan master
<<include>>
pengelolaan satuan
petugas apotek
<<include>>
pendaftaran
<<include>>
pengelolaan iso doi
<<include>>
pemeriksaan
transaksi
kasir
<<include>>
proses penjualan
<<include>>
proses pembayaran
admin
<<include>>
proses pembuatan laporan
proses pembelian
<<include>>
proses laporan penjualan
<<include>>
proses laporan pembelian

Gambar 3.22 Usecase Pengelolaan Menu Utama.

Skenario :

Tabel 3.4 SkenarioPengelolaan Master

Nama

Master

Aktor

Petugas

Pendaftaran,

Dokter,

Petugas

Apotek,

Kasir, Admin

Tujuan

Masuk

ke

dalam

akses

3

 

Master

 

Keadaan

Menu Utama ditampilkan

 

Awal

Usecase

yang

 

berkaitan

Deskripsi :

 

Proses Master merupakan proses untuk memasuki master dan menggunakan otoritas Aktor yang telah terdaftar.

 

Langkah-Langkah

 

Aksi Aktor

 

Aksi Sistem

 

1.Mengisi

Form

2.

Pengeloalaan

 

Master

 

Master

terdiri

dari pengelolaan

 

:

obat,

pasien,

supplayer,

 

dokter,

 

golongan,

pabrik,

satuan,

iso doi

3.Memilih

tindakan

4.

Menampilkan

 

yang

akan

dilakukan

 

layar

 

(cari,

pemberitahuan

 

tambah,ubah,hapus)

 

5.Proses hapus hanya bisa dilakukan oleh Admin dengan tabel belum berelasi dengan tabel yang lain

 
 

2.2

Class

Diagram

untuk

proses

di

poliklinik dan di apotek

Dokter Pasien Resep 0 .. 1 0 .. * 0 .. 1 + Kode dokter :
Dokter
Pasien
Resep
0
..
1
0
..
*
0
..
1
+
Kode dokter
: String
+
Kode Pasien
: int
+
No resep
: int
+
Nama Dokter
: String
+
Nama Pasien
: String
0
..
*
+
Tanggal
: Date
0
1
+
Alamat praktek1
: String
+
Alamat
: String
+
KodeDokter
: String
0
..
*
+
Alamat praktek2
: String
+
Kota
: String
+
KodePasien
: String
+
Kota praktek
: String
+
Tempat Lahir
: String
+
tambah ()
+
No Telepon Prakte
: int
+
Tanggal Lahir
: Date
+
edit ()
+
No Ijin
: int
+
Telepon
: int
+
hapus ()
+
Alamat rumah1
: String
+
tambah ()
+
Alamat rumah2
: String
+
edit ()
+
Kota Rumah
: String
+
hapus ()
+
No Telepon Rumah
: int
+
tambah ()
Jual
0
..
1
+
edit ()
Detail resep
+
No Jual
: int
+
hapus ()
0
..
1
+
Tanggal
: Date
+
No Resep
: int
0
..
*
+
Kode Kasir
: int
+
Kode obat
: String
+
Kode Dokter
: String
+
Jenis
: String
+
Koefisien
: int
+
Qty
: int
0
..
*
Kasir
+
KodePasien
: String
+
Dosis
: int
+
Umur
: int
+
Aturan Pakai
: String
+
Kode Kasir
: String
+
Alamat
: String
+
Keterangan
: String
+
Nama Kasir
: String
+
No Telepon
: int
+
Alamat
: String
+
tambah ()
0
..
1
+
Jenis Bayar
: String
+
Kota
: String
+
edit ()
+
No Antrian
: int
+
No Telepon
: int
+
hapus ()
+
tambah ()
+
Tgl Masuk Kerja
: Date
+
edit ()
EXP DATE
+
tambah ()
0
..
*
+
hapus ()
+
edit ()
+
Kode Obat
: String
+
hapus ()
+
Exp Date
: Date
+
Stock
: int
+
tambah ()
Jual detail
+
edit ()
0
..
*
+
No Jual
: int
+
hapus ()
0
..
*
+
Kode obat
: String
+
Nama obat
: String
+
Jenis
: String
Obat
+
Harga
: int
0
..
1
+
Kode Pabrik
: int
+
Qty
: int
0
..
1
+
Kode obat
: String
+
SubTotal
: int
0
..
*
+
Nama obat
: String
+
Dosis
: int
+
Kemasan
: String
+
Aturan Pakai
: String
0
..
*
+
Kode Golongan
: String
+
Keterangan
: String
+
Satuan
: String
+
tambah ()
+
Isi Kemasan1
: int
+
edit ()
+
Isi Kemasan2
: int
+
hapus ()
+
Harga Beli
: int
+
tambah ()
+
edit ()
+
hapus ()
Golongan
Pabrik
+
Kode Golongan
: String
+
Kode Pabrik
: String
0
..
*
+
Nama Golongan
: String
0
..
1
+
Nama Pabrik
: String
+
tambah ()
+
tambah ()
+
edit ()
+
edit ()
+
hapus ()
+
hapus ()
Supllayer
Beli
1
..
*
+
Kode Supplayer
: String
+
No Beli
: int
+
Nama Supplayer
: String
0
..
1
0
..
*
+
Tgl Beli
: Date
+
Alamat
: String
Beli Detail
+
Kode Supplayer
: String
+
Kota
: String
+
No Beli
: int
+
Sub Total
: int
+
NoTelepon
: int
0
..
*
+
Kd Obat
: int
+
Discount
: int
+
NPWP
: int
+
Qty
: int
+
PPN
: int
+
Jenis Pajak
: String
+
Discount
: int
+
Materai
: int
+
Kode Pajak
: int
+
tambah ()
+
Total
: int
+
tambah ()
+
edit ()
+
tambah ()
+
edit ()
+
hapus ()
+
edit ()
+
hapus ()
+
hapus ()

Gambar 3.56 Class Diagram untuk proses di poliklinik dan di apotek

  • 2.3 TABEL RELASI

T D o k t e r T P a s i e n T R
T D o k t e r
T P a s i e n
T R e s e p
T K a s i r
P K
K o d e D o k t e r
P K
K o d e P a s i e n
P K
N o R e s e p
P K
K o d e K a s i r
N a m a P a s i e n
A l a m a t
K o t a
T e m p a t L a h i r
T a n g g a l L a h i r
T e l e p o n
T a n g g a l
K o d e D o k t e r
K o d e P a s i e n
N a m a D o k t e r
A l a m a t p r a k t e k 1
A l a m a t p r a k t e k 2
K o t a p r a k t e k
N o i j i n
A l a m a t r u m a h 1
A l a m a t r u m a h 2
K o t a r u m a h
N o t e l e p o n r u m a h
N a m a K a s i r
A l a m a t
K o t a
N o T e l e p o n
T g l M a s u k K e r j a
T D e t a i l R e s e p
T O b a t
T J u a l
T D e t a i l J U a l
P K
K o d e O b a t
P K
N o J u a l
N o R e s e p
K o d e O b a t
J e n i s
Q t y
D o s i s
A t u r a n P a k a i
K e t e r a n g a n
K o d e P a b r i k
N a m a O b a t
S a t u a n
K o d e G o l o n g a n
H a r g a J u a l
H a r g a B e l i
N o J u a l
K o d e O b a t
Q t y
D i s c o u n t
T a n g a l J u a l
K o d e P a s i e n
K o d e K a s i r
T K a d a l u a r s a
T P a b r i k
T G o l o n g a n
P K
K o d e P a b r i k
P K
K o d e G o l o n g a n
N a m a P a b r i k
N a m a G o l o n g a n
K o d e O b a t
T g l K a d a l u a r s a
S t o c k
T S u p p l a y e r
T D e t a i l B e l i
T B e l i
P K
K o d e S u p p l a y e r
P K
N o B e l i
N o B e l i
K o d e O b a t
Q t y
D i s c o u n t
T a n g g a l B e l i
K o d e S u p p l a y e r
N a m a S u p p l a y e r
A l a m a t
K o t a
S u b T o t a l
N o T e l e p o n
D
i s c o u n t
N P W P
P P N
J e n i s P a j a k
M
a t e r a i
K o d e P a j a k
T o t a l

Gambar 3.103 Hubungan Antar Tabel

  • 2.4 STRUKTUR MENU

MENU Master Transaksi Proses Laporan Tools Barang Pendaftaran Penjualan Counter Cetak Bukti Harian Cetak Bukti Counter
MENU
Master
Transaksi
Proses
Laporan
Tools
Barang
Pendaftaran
Penjualan Counter
Cetak Bukti Harian
Cetak Bukti Counter
Penjualan
Penjualan Counter
Backup & Restore
Pasien
Input Resep
Counter
Retur Penjualan Counter
Tutup Buku
Cetak Bukti Resep
Counter Per Kasir
Import Data
Suplier
Penjualan
Resep
Penjualan Resep
Penjualan Resep
Data Perusahaan
Retur Penjualan Resep
Dokter
Lihat Data Barang
Resep Per Kasir
Kasir
Informasi Resep
Golongan
Pembelian
Proses
Penjualan Per Barang
Jenis Obat
Stock Opname
Proses
Lap PenjualanApotek
Pabrik
Pembelian
Pembelian Apotek
Satuan
Retur Pembelian
Uang Pembuatan
Pembelian Per Supplier
Nomor
Persediaan
Daftar Harga
Parameter
Daftar Persediaan
DOI/ISO
Kenaikan Harga
Kartu Stok

4

Gambar 3.63 Struktur menu

3. IMPLEMENTASI PENGUJIAN SISTEM

3.1.

Tampilan

Form

Pendaftaran Pasien

DAN

Transaksi

4 Gambar 3.63 Struktur menu 3. IMPLEMENTASI PENGUJIAN SISTEM 3.1. Tampilan Form Pendaftaran Pasien DAN Transaksi

Gambar 4.22 Antarmuka Form Transaksi Pendaftaran Pasien di Poliklinik Vika

3.2.

Tampilan

Form

Transaksi

Pemeriksaan Pasien pada Rekam Medis

4 Gambar 3.63 Struktur menu 3. IMPLEMENTASI PENGUJIAN SISTEM 3.1. Tampilan Form Pendaftaran Pasien DAN Transaksi

Gambar 4.23 Antarmuka Form Transaksi Pemeriksaan Pasien pada Rekam Medis

3.3.

Tampilan

Form

Transaksi

Pengisian Resep Dokter

4 Gambar 3.63 Struktur menu 3. IMPLEMENTASI PENGUJIAN SISTEM 3.1. Tampilan Form Pendaftaran Pasien DAN Transaksi

Gambar 4.24 Antarmuka Form Transaksi Pengisian Resep Dokter

3.4.

Tampilan

Form

Penjualan Counter

Transaksi

5

Gambar 4.25 Antarmuka Form Transaksi Penjualan Counter Gambar 4.34 Antarmuka Form Laporan Penjualan – Penjualan Resep
Gambar 4.25 Antarmuka Form Transaksi
Penjualan Counter
Gambar 4.34 Antarmuka Form Laporan
Penjualan – Penjualan Resep
3.5.
Tampilan
Form
Transaksi
Penjualan Resep
4. KESIMPULAN DAN SARAN
5 Gambar 4.25 Antarmuka Form Transaksi Penjualan Counter Gambar 4.34 Antarmuka Form Laporan Penjualan – Penjualan

Gambar 4.27 Antarmuka Form Transaksi Penjualan Resep

3.6.

Tampilan

Pengolahan

laporan

Penjualan Resep

 

4.1.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan diatas maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

a Perancangan Aplikasi Pengelolaan Poliklinik dan Apotek dapat memberikan kemudahan dalam pelayanan memberikan pelayanan kepada masyarakat. b Perancangan Aplikasi Pengelolaan Poliklinik dan Apotek dapat meningkatkan kecepatan dan kualitas pelayanan pada unit-unit pelayanan medis secara keseluruhan.

  • c Perancangan Aplikasi Pengelolaan Poliklinik dan Apotek dapat memberikan kontribusi keuntungan yang besar dalam Sistem Penjualan dan Penyimpanan Obat secara FIFO berdasarkan kadaluarsa obat dengan sistem bantuan pengingat obat yang mendekati kadalauarsa.

  • d Perancangan Aplikasi Pengelolaan Poliklinik dan Apotek dapat mempercepat proses pembuatan laporan sehingga memberikan kemudahan monitoring untuk membuat suatu kebijakan yang

6

 

dilakukan

pimpinan

Poliklinik

dan

Apotek.

4.2.

Saran

Dari uraian diatas, maka penulis mempunyai beberapa saran yang mungkin dapat dijadikan masukan yang bersifat

membangun demi meningkatkan kualitas sistem informasi poliklinik dan apotek

dikemudian hari, yaitu sebagai berikut:

  • a. Meningkatkan ataupun menumbuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dibidang teknologi informasi.

  • b. Untuk pengembangan kedepan mungkin akan diintegrasikan sistem informasi klinik dan apotek ini dengan bagian-bagian lain didalam klinik seperti keuangan, personalia dan lain-lain.

5. DAFTAR PUSTAKA

[1]

Alan

Dennis,

Barbara

Haley

Wixom, David Teragen, System Analysis & Design an. Object Oriented Approach with UML [2] Arbie, (2004), Manajemen Database dengan MySQL, Andi Offset,Yogyakarta.

[3] Budhi Irawan, (2005), Jaringan Komputer, Cetakan Pertama, Graha Ilmu, Bandung [4] Budi Sutejo, (2005),

Perencanaan dan Pembangunan Sistem Informasi, ANDI,

Indonesia. [5] Fathansyah, Ir, Basis Data, Informatika, Bandung.

[6]

Hawryszkiewycz,

I.T.,System

Analysis And Design, Third Edition, University Of Tecnology Sydney, Sydney,

1994.

[7]

Jogianto, HM, (1989), Analisis

dan Desain sistem Informasi, ANDI Offset, Yogyakarta. [8] Jogianto, HM, (2005), Analysis

dan desain sistem informasi pendekatan terstruktur teori

dan praktek aplikasi bisnis,

Andi Offset, Yogyakarta [9] Kristanto, Andri, (2008),

Perancangan Sistem Informasi

dan Aplikasinya, Gava Media, Yogyakarta. [10] Paulus, Khrisbianto, andi dan

Setiawan, Erwin Budi, (2005), Sistem Informasi, Informatika Bandung, Bandung.

[11] Sunarfrihantono, Bimo, (2001),

PHP dan MySQL untuk Web, ANDI Yogyakarta,Yogyakarta. [12] Wahana Komputer, Panduan Praktis Pemrograman Borland

Delphi 7.0, Andi, Yogyakarta. [13] Wahyono Teguh, (2004), Sistem Informasi : Konsep Dasar Analisis Desain dan Implementasi, Graha Ilmu, Yogyakart