Anda di halaman 1dari 16

TUGAS FILSAFAT PENDIDIKAN

MATERI SOAL 60 NOMOR


PILIHAN GANDA

DISUSUN OLEH :

NISA ANDINI SOFYAN


1614442010
PENDIDIKAN BIOLOGI ICP
Soal Pilihan Ganda:
pilihlah salah satu jawaban yang dianggap benar dengan cara di silang (X)
1. Dalam pengertian etimologis filasafat Philos memiliki arti ...
a. Cinta
b. Kasih Sayang
c. Kerinduan
d. Keajaiban
2. Dibawah ini yang termasuk arti dari Sophia adalah, Kecuali ...
a. Kebajikan
b. Kebaikan
c. Kebenaran
d. Kemaksiatan
3. Dalam pengertian etimologis filsafat Philoshopia memiliki arti ...
a. Cinta Kasih
b. Cinta Sahabat
c. Cinta Pengetahuan
d. Cinta Orang tua
4. Usaha untuk mencintai kearifan cinta kepada ilmu pengetahuan atau kebenaran, cinta
hikmat adalah pengertian dari ...
a. Ilmu
b. Filsafat
c. Pendidikan
d. Moral
5. Berikut ini yang bukan merupakan jangkauan dari filsafat adalah .
a. Menganalisis
b. Menilai
c. Mencoba mengerti
d. Merangkum masalah
6. Filsafat yang merupakan ilmu pengetahuan komprehensif, akan berusaha memahami
segala persoalan-persoalan yang timbul di dalam ......
a. Gejolak permasalahan pribadi
b. Keseluruhan ruang lingkup pengalaman manusia
c. Lapangan kehidupan manusia
d. Aktivitas lingkungan kerja
7. Berbagai pengertian filsafat pendidikan telah ditemukan para ahli. Menurut Al- Syaibany,
filsafat pendidikan adalah ....
a. Aktivitas pikiran yang teratur sebagai jalan unutk mengatur
b. Suatu pembentukan kemampuan dasar yang fundamental
c. Ilmu pengetahuan yang bersifat komprehensif
d. Melihat suatu masalah secara total tanpa ada pembatasan
8. John Dewey menyatakan bahwa filsafat itu merupakan .
a. Aktivitas pikiran yang teratur sebagai jalan untuk mengatur
b. Suatu pembentukan kemampuan dasar yang fundamental
c. Ilmu pengetahuan yang bersifat komprehensif
d. Melihat suatu masalah secara total tanpa ada pembatasan
9. Pendidikan dalam arti yang luas sebagai semua perbuatan dan usaha dari generasi tua untuk
mengalihkan pengetahuan, pengalaman, kecakapan dan keterampilannya kepada generasi
muda. Pengertian pendidikan tersebut dikemukakan oleh .

a. John Dewey
b. Al-Syaibany
c. Soegarda Poerwakawatja
d. William Bean
10. Berikut ini merupakan ruang lingkup filsafat pendidikan secara mikro, terkecuali .
Berikut ini merupakan ruang lingkup filsafat pendidikan secara mikro, terkecuali .
a) Merumuskan sifat hakikat manusia
b) Merumuskan hubungan antara filsafat
c) Merumuskan sistem nilai-norma
d) Merumuskan sifat kehidupan dunia

9. Filsafat pendidikan memiliki beberapa sumber primer, yaitu .


a) Pekerjaan, status, golongan
b) Alam, budaya, suku
c) Manusia, sekolah, lingkungan
d) Agama, ras pendidikan

10. Pendidikan merupakan proses dalam pembentukan kemampuan dasar yang fundamental,
yang menyangkut daya pikir (intelektual), maupun daya rasa (emosi) manusia.
Pengertian pendidikan tersebut adalah pandangan dari seorang ahli yang berrnama .
a) John Dewey
b) Soegarda Poerwakawatja
c) William James
d) Al-Syaibany
Dalam filsafat pendidikan modern dikenal beberapa aliran, kecuali .
a. Progresivisme
b. Perenialisme
c. PragmatismeEsensialisme

2. Salah satu aliran dalam pendidikan filsafat modern yaitu aliran progresivisme dan aliran tersebut
dinamakan instrumentalisme, karena aliran ini beranggapan bahwa.
a) Terdiri dari realita kehidupan
b) Dapat mempengaruhi pembinaan kepribadian
c) Kemampuan intelegensia manusia sebagai alat untuk hidup
d) Menggunakan asas menguji kebenaran

3. Salah satu tokoh ahli dalam aliran progresivisme adalah .


a) John Dewey
b) Ferdinant Schiller
c) Soegarda Poerwakawatja
d) Al-Syaibany

4. Dalam dunia pendidikan, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai transfer of knowledge (pemindahan
pengetahuan), melainkan juaga harus berfungsi sebagai .
a) Transfer of value
b) Transfer of season
c) Integrated curriculum
d) Problem solving

5. Anak didik harus diberikan kemerdekaan dan kebebasan untuk bersikap sesuai dengan cara dan
kemampuannya masing-masing. Oleh karena itu John Dewey ingin mengubah hambatan dalam
demokrasi pendidikan dengan jalan .
a) Memberi perintah kepada anak didik
b) Membuat anak didik merasakan kehidupan yang sebebas-bebasnya
c) Mewajibkan anak didik mengikuti peraturan yang terikat
d) Memberikan kesempatan anak didik untuk belajar melalui pengalaman

6. Sikap progresivisme memandang segala sesuatu berasaskan .


Pancasila
Fleksibilitas dan dinamis
Portable dan statis
Hukum

7. Aliran pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai kebudayaan yang telah ada sejak awal
peradaban manusia, merupakan aliran pendidikan .
Aliran pendidikan progresivisme
Aliran pendidikan esensialisme
Aliran pendidikan rasisme
Aliran pendidikan perenialisme

8. Dalam sejarah pendidikan banyak dijumpai berbagai teori tentang perkembangan manusia.
Beberapa aliran tentang perkembangan manusia dan hasil pendidikan itu adalah sebagai berikut,
kecuali .
Konvergensi
Naturalisme
Empirisme
Perenialisme

9. Pendidikan adalah suatu proses. Melalui proses ini, individu diajarkan kesetiaan dan ketersediaan
untuk mengikuti aturan. Hal tersebut dikutip dalam buku Freeman Butt yang berjudul .
Society Of Education
Science Of Education
Dictionary Of Education
Cultural History Of Western Education

10. Manusia adalah animal rasionale, maka tujuan pendidikan adalah mengembangkan akal budi
supaya anak didik dapat hidup penuh kebijaksaan demi kebaikan hidup itu sendiri. Hal tersebut
dinyatakan oleh seorang ahli bernama .
Robert Hutchkins
St. Thomas Aquinas
Aristoteles
Alexis Mascherano

BAB III
HUBUNGAN ANTARA FILSAFAT, MANUSIA, DAN PENDIDIKAN
Soal .
1. Dalam sejarah pendidikan banyak dijumpai berbagai teori tentang perkembangan manusia.
Beberapa aliran tentang perkembangan manusia dan hasil pendidikan itu adalah sebagai berikut,
kecuali .
a) Konvergensi
b) Naturalisme
c) Empirisme
d) Perenialisme

2. Filsafat menjadikan manusia berkembang dan mempunyai pandangan hidup yang menyeluruh dan
sistematis. Pandangan itu kemudian dituangkan dalam sistem pendidikan, dan pemikiran ini
dimuatkan dalam bentuk .
Kurikulum
Undang-undang
Buku biografi
filosofis

3. Pendidikan adalah suatu proses. Melalui proses ini, individu diajarkan kesetiaan dan ketersediaan
untuk mengikuti aturan. Hal tersebut dikutip dalam buku Freeman Butt yang berjudul .
Society Of Education
Science Of Education
Dictionary Of Education
Cultural History Of Western Education

4. Seorang pendidik perlu memilih metode atau teknik penyajian yang tidak saja disesuaikan
dengan bahan atau isi pendidikan yang akan disampaikan namun juga disesuaikan dengan .
a) Kondisi dan kemampuan anak didiknya
Golongan sosial anak didiknya
Lingkungan profesi
Pengalaman hidup
5. Kurikulum adalah seperangkat bahan pelajaran, rumusan hasil belajar, penyediaan kesempatan
belajar, kewajiban dan pengalaman peserta didik. Pernyataan tentang kurikulum tersebut
dinyatakan oleh tokoh ahli yang bernama .
Taba
Lewis dan Meil
Stratemayer Sc.
Brubecher

6. Kurikulum adalah jalan terdekat untuk sampai kepada tujuan pendidikan. Pendapat tersebut
dinyatakan oleh seorang ahli bernama .
a) Lewis dan Meil
b) Brubecher
c) Taba
d) Stratemayer Sc.

7. Menurut Stratemayer Sc. kurikulum dianggap sebagai hal yang meliputi .


Jalan terdekat mencapai tujuan pendidikan
Kenyataan mengenai maksud dan tujuan tertentu
Bahan pelajaran dan kegiatan kelas
Rumusan mata pelajaran

8. Hasil pendidikan dan perkembangan itu berbagai pada pengalaman-pengalaman yang diperoleh
anak didiknya selama hidupnya dari luar dirinya berdasarkan perangsang yang tersedia baginya.
Pernyataan tersebut termasuk ke dalam aliran .
Empirisme
Naturalisme
Konvergensi
Pesimisme

9. Aliran nativisme atau pesimisme dianut oleh seorang tokoh bernama .


J.J. Rousseau
William Stem
Schopenhauer
John Locke

10. Filsafat pendidikan dalam kegiatannya secara normatif tertumpu dan berfungsi
untuk, kecuali.
Merumuskan dasar dan tujuan pendidikan
Merumuskan teori
Merumuskan masalah kehidupan manusia
Merumuskan hubungan antara agama, filsafat, filsafat pendidikan, teori pendidikan dan kebudayaan

BAB IV
FILSAFAT PENDIDIKAN PANCASILA
Soal .
1. Pendidikan diusahakan dan diselenggarakan oleh pemerintah sebagai suatu sistem pengajaran
nasional sebagaimana tercantum dalam .
DISINIMIA

UUD 1945 pasal 31 ayat 2


UUD 1945 pasal 30 ayat 2
UUD 1945 pasal 29 ayat 1
UUD 1945 pasal 28 ayat 1

2. Fungsi pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan adalah sebagai .
Pandangan hidup bangsa yang menjiwai sila-silanya dalam kehidupan sehari-hari
Pemikiran dalam tujuan pendidikan
Kesatuan yang utuh
Bahasa yang abstrak

3. Bagian filsafat yang menyelidiki tentang hakikat yang ada adalah .


Epistomologi
Ontologi
Kronologi
Aksiologi

4. Harapan agar kita bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga merupakan bagian dari sistem
pendidikan nasional, tertera dalam pancasila tepatnya sila .
Kelima
Keempat
Pertama
Kedua

5. Studi tentang pengetahuan (adanya) benda-benda, menyelidiki sumber, syarat, proses terjadinya
ilmu pengetahuan, batas validitas, dan hakikat ilmu pengetahuan adalah .
Epistomologi
Ontologi
Aksiologi
Kronologi

6. Tujuan pendidikan sama dengan tujuan didirikannya suatu negara. Pernyataan tersebut
dinyatakan oleh seorang tokoh ahli bernama .

7. Aksiologi adalah bidang filsafat yang menyelidiki tentang adanya .


Benda-benda
Hakikat
Makhluk hidup
Nilai-nilai

8. Bidang filsafat yang menyelidiki tentang adanya nilai-nilai (value) adalah .


Ontologi
Epistomologi
Aksiologi
Kronologi

9. Tuntutan formal yang fungsional dari kedudukan dan fungsi dasar negara Pancasila sebagai
sistem kenegaraan republik Indonesia, merupakan pengertian dari .
Ilmu filsafat
Filsafat pendidikan
Filsafat pendidikan Pancasila
Aliran filsafat

10. Kesadaran memiliki dan mewarisi sistem kenegaraan Pancasila adalah dasar pengamalan dan
pelestariannya, sedangkan jaminan utamanya ialah .
Sistem pendidikan nasional
Tercapainya tujuan pendidikan
Pengetahuan yang didmiliki manusia
Subyek manusia Indonesia seutuhnya

BAB V
FILSAFAT PENDIDIKAN PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA
Soal .
1. Transfer nilai-nilai budaya yang paling efektif adalah melalui .
Pandangan hidup
Pancasila
Proses pendidikan
Filsafat pendidikan

2. Pendidikan mencakup dua kepentingan utama, yaitu pengembangan potensi individu dan
pewarisan nilai-nilai budaya. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh seorang tokoh bernama .
Hasan Langgulung
Hasan Shas
William Stern
Aristoteles

3. Manusia adalah makhluk yang memiliki berbagai potensi bawaan. Dari sudut pandang potensi
tersebut manusia memiliki sebutan. Dilihat dari potensi intelektualnya manusia disebut .
Homo intelectus
Homo faber
Homo sapiens
Homo saciela abima
4. Manusia memiliki kemampuan merasai, mengerti, membeda-bedakan, kearifan, kebijaksanaan, dan
pengetahuan. Atas dasar kemampuan tersebut, manusia disebut .
a) Homo intelectus
Homo faber
Homo sapiens
Homo saciela abima

5. Aliran filsafat yang menyatakan bahwa manusia memiliki potensi bawaan (natur) yang dapat
berkembang secara alami, tanpa memerlukan bimbingan dari luar (lingkungan), merupakan
pernyataan dari aliran filsafat .
Empirisme
Naturalisme
Konvergensi
Progresivisme
6. Aliran filsafat yang merupakan pandangan gabungan dari aliran filsafat naturalisme dan aliran
filsafat empirisme adalah aliran filsafat .
Pragmatisme
Perenialisme
Konvergensi
Progresivisme

Berikut ini merupakan sebutan untuk manusia dari sudut pandang potensi yang dimiliki, kecuali .
Homo sapiens
Homo faber
Homo intelectus
Homo erectus
8. Dari sudut pandang individu, pendidikan merupakan usaha untuk mengembangkan potensi
individu, sedangkan dari sudut pandang kemasyarakatan merupakan usaha untuk .
Pengembangan kemampuan individu
Penyeimbang sumber daya manusia dengan sistem pendidikan
Pewarisan nilai-nilai budaya
Pewarisan segala material

9. Hal yang diperlukan agar sistem pendidikan tetap terjaga adalah perlunya .
Suatu landasan filsafat pendidikan
Sumber daya manusia yang memadai
Penguasaan IPTEK
Penyeimbang sumber daya manusia dengan sistem pendidikan

10. Filsafat pendidikan dalam kegiatannya secara normatif tertumpu dan berfungsi untuk, kecuali.
Merumuskan dasar dan tujuan pendidikan
Merumuskan teori
Merumuskan masalah kehidupan manusia
Merumuskan hubungan antara agama, filsafat, filsafat pendidikan, teori pendidikan dan kebudayaan

Anda mungkin juga menyukai