Anda di halaman 1dari 3

JAWABAN 100 ESSAY

MANAJEMEN ISU DAN KRISIS

1. krisis adalah situasi yang merupakan titik balik (turning point)


yang dapat membuat baik atau buruk
2. Dampak dari krisis adalah kemelut yang merupakan malapetaka yang dapat
merugikan organisasi itu sendiri maupun komunitas sekitar. Dengan adanya krisis
akan meresahkan masyarakat sekitar, bahkan secara tidak langsung dapat mengancam
citra organisasi. Dampak lain dari krisis adalah kehilangan kepercayaan dan buruknya
reputasi organisasi di mata masyarakat

3. The exploding crisis, krisis ini adalah sesuatu yang terjadi diluar kebiasaan, misalnya :
kebakaran, kecelakaan kerja atau peristiwa
yang dengan mudah dapat dikategorikan dan dikenali yang mempunyai dampak
langsung.The immediate crisis, yaitu sebuah kejadian yang mungkin membuat pihak
manajemen terkejut, tetapi masih ada waktu untuk
mempersiapkan respon dan antisipasi terhadap krisis tersebut. The building crisis,
yaitu sebuah krisis yang sedang dalam proses dan antisipasi. Krisis ini dapat dirasakan
kedatangannya oleh pihak manajemen sehingga pihak manajemen sudah mempunyai
antisipasi. Misalnya negosiasi dengan buruh.
The continuing crisis, yaitu masalah kronis yang dialami suatu lembaga dan
memerlukan waktu yang panjang untuk muncul
menjadi sebuah krisis dan bahkan mungkin tidak dikenali sama sekali, misalnya
masalah isu keamanan.
4. Umumkan akhir dari krisi, Kelanjutan (follow-up), Lakukan tindakan yang
baik, Evaluasi tim krisis

5. planning, organizing, staffing, leading, dan controlling

6. Citra perusahaan merupakan keseluruhan kesan yang terbentuk dibenak masyarakat


tentang perusahaan.
7. Johnson, oreo, prudential, lion air, dan mizone
8. Proses manajemen isu merupakan satu set prosedur yang membantu perusahaan
mengelola masalah-masalah yang terjadi.
9. Aspek mekanisme manajemen krisis dalam penanganan humas yaitu mulai dari
perencanaan, penyelidikan (fact finding), dan pengidentifikasian atau pengenalan
terhadap gejala-gejala timbulnya suatu krisis.
Aspek dinamika, yaitu manajemen krisis dalam humas tersebut melakukan
koordianasi dalam pengendalian atau mencegah agar dampak negative dari peristiwa
krisis tersebut tidak meluas.
Aspek menjaga hubungan (relationship aspect) yang baik dengan berbagai kalangan
atau public internal dan public eksternal.
10. karena dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari yang namanya isu dan
konflik. Dengan adanya manajemen cara mencegah dan mengantisipasi serta
menanggulangi hal tersebut kita dapat mengatasi kedua hal tersebut.
11. Krisis public relation adalah peristiwa, rumor, atau informasi yang membawa
pengaruh terhadap citra dan kredibilitas perusahaan.
12. Pendekatan sistem (system approach), Pendekatan stratejik, Pendekatan restoris
13. Tahap Pre-Crisis ,Tahap warning (peringatan), Tahap acute crisis (akut), Tahap clean-
up (pembersihan), Tahap post-crisis (sesudah krisis)
14. Pre-Crisis adalah tahap dimana sebuah krisis belum muncul.
15. Menurut Rikando, manajemen krisis yang baik dalam kaitannya dengan peliputan
media adalah ketika perusahaan mampu membangun hubungan baik dengan jurnalis
dalam segala kondisi dan situasi
16. Pendekatan ini muncul sebagai respons terhadap model manajemen isu..
17. - Identifikasi krisis,,Analisis krisis, ,Isolasi krisis, ,Pilihan strategi,Program
pengendalian.
18. Tahap Origin, mediasi dan aplifikasi, organisasi ,resolusi.
19. Pada tahap ini media, masyarakat, stakeholder atau industri dan regulator dapat
dengan jelas mendefinisikan isu. sebaiknya tidak terfokus pada satu isu tetapi juga
memperhatikan isu-isu lainnya. Jika manajemen tidak mau isu berkembang semakin
liat maka mereka harus mulai berupaya mengelola arus informasi dengan
menyediakan informasi yang aktual, benar, berbasis data dan membuka saluran
komunikasi dua arah. Tujuannya adalah agar isu tidak membesar melalui pemberitaan
media, mumpung pada tahap ini pemberitaan media masih bersifat sporadic dan
hanya dilakukan beberapa media saja.
20. Fokus utama dalam tahap ini adalah untuk memanfaatkan pengalaman masa lalu
dengan isu saat ini. Hal ini dapat dilakukan dengan pengamatan/penelitian kuantitatif
dan kualitatif mengenai bagaimana yang orang rasakan berkaitan dengan isu tersebut,
tindakan apa yang telah diambil, bagaimana perusahaan melakukan sesuatu dengan
hal tersebut.
21. Crable & Vibbert (Smudde, 2001), dan Gaunt & Ollenburger (1995)
22. Pada tahap ini, organisasi sudah mulai dapat mengatasi isu dengan baik, sehingga isu
diasumsikan telah berakhir sampai seseorang memunculkan kembali dengan
pemikiran dan persoalan baru atau muncul isu baru yang ternyata mempunyai
keterkaitan dengan isu sebelumnya atau pada waktu peringatan saat isu mulai muncul
pertama kali.
23. Pakar PR Indonesia mendefinisikan isu sebagai fungsi yang mengevaluasi sikap
masyarakat, baik internal maupun eksternal, mengidentifikasi hal-hal atau masalah
yang patut di khawatirkan dan melakukan usaha-usaha ke arah perbaikan.
24. Barry Jones dan Chase mendefinisikan manajemen isu sebagai sebuah alat yang
dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi, menganalisadan mengelola
berbagai isu yang muncul ke permukaan serta bereaksi terhadap berbagai isu sebelum
diketahui oleh masyarakat luas.
25. Definisi manajemen isu di atas diungkapkan oleh Heath