Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

1 DESEMBER 2016 30 NOVEMBER 2019

ICD.10 = K46.0

HERNIA INGUINALIS
Hernia adalah penonjolan jaringan atau organ suatu
rongga melalui defek atau bagian lemah (lokus minoris)
1. Pengertian ( Definisi) yang normalnya tidak dapat dilewati, keluar ke bawah
kulit atau masuk rongga lainnya yang terjadi secara
kongenital atau akuisita.

1. Benjolan di lipat paha


2. Nyeri perut
2. Anamnesis
3. Mual
4. Muntah
1. Pada inspeksi : ada penonjolan di regio inguinalis yang
berjalan dari lateral atas ke medial bawah
2. disekitar hernia akan terlihat eritema dan udema
3. Pemeriksaan Fisik (pada inkarserata)
3. Pada palpasi : benjolan berbatas tegas, bisa lunak
atau kenyal tergantung dari isi hernia
4. Pada auskultasi: terdengar bising usus
1. Memenuhi kriteria anamnesis
4. Kriteria Diagnosis
2. Memenuhi kriteria pemeriksaan fisik
5. Diagnosis Kerja Hernia inguinalis

1. Hidrokel
2. Limfadenopati inguinal
6. Diagnosis Banding 3. Testis ektopik
4. Orkitis
5. Lipoma
1. Darah rutin, masa perdarahan, masa pembekuan
7. Pemeriksaan Penunjang 2. Ureum kreatinin
3. USG abdomen
8. Tata Laksana : 1. Konservatif
2. Operatif : Herniorafi dengan/tanpa mesh
9. Edukasi (Hospital Health 1. Penjelasan diagnosa, diagnosa banding, pemeriksaan
Promotion) penunjang
2. Penjelasan rencana tindakan, lama tindakan, resiko
dan komplikasi
3. Penjelasan alternatif tindakan
4. Penjelasan perkiraan lama rawat
Ad vitam : dubia adbonam

10. Prognosis Ad Sanationam : dubia adbonam

Ad Fungsionam : dubia adbonam

11. Tingkat Evidens I untuk Tindakan no 1 & no 2

12. Tingkat Rekomendasi B

1. SMF Bedah Umum


13. Penelaah Kritis
2. SMF Bedah Digestif
1. Keluhan berkurang
2. Bising Usus (+)
14. Indikator 3. Tidak terjadi Infeksi Luka Operasi (ILO)
4. 80% pasien yang dirawat dengan herniorafi pulang
sembuh dalam waktu 3 hari.
1. Buku Ajar Ilmu Bedah, Sjamsuhidayat
15. Kepustakaan 2. Principal of Surgery, Schwartzs
3. Konsensus Nasional Ikabi