Anda di halaman 1dari 1

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Tn. W datang ke Poli Gigi dan Mulut RSUD Mardi Waluyo Blitar dengan
keluhan terasa bengkak di pipi kiri yang muncul sejak 2 tahun yang lalu. Bengkak
yang dirasakan di sertai nyeri yang hilang timbul dan disertai keluarnya nanah. Pasien
sebelumnya 4 bulan yang lalu kontrol 1 kali ke poli gigi dengan menolak utnuk
dicabut. Dua minggu ini, pasien merasa nyeri mucul kembali secara hilang timbul.
Pasien sudah diberi asam mefenamat 2x500mg dan amoxicillin 3 x500mg pada
kunjungan pertama dan obat sudah habis diminum rutin. Pasien memilki kebiasan
merokok dan minum kopi hamper setiap harinya. Pasien tidak memiliki alergi obat
dan makanan
Pemeriksaan fisik intra oral didapatkan adanya karies profunda pada gigi 38,
Impaksi pada gigi 18 dan 28. Supernumerary teeth 12. Ginggiva rahang atas dalam
batas normal, rahang bawah terdapat hiperemi, edem dan pus (+) minimal. Kalkulus
pada rahang atas dan bawah.

Pemeriksaan fisik extra oral terdapat scra dengan ukuran 2 cm disertai


keluar nanah
Hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik mengarahkan diagnosis pasien kepada
fistula extra oral et causa gangrene pulpa 38 dengan impaksi gigi 18 dan 28.

5.1. Saran
1. Perlu disampaikan kepada pasien tentang gangrene pulpa 38 dan fistula abses
serta gingivitis kronis yang dideritanya dan tindakan yang akan dilakukan kepada
pasien.
2. Perlu disampaikan kepada pasien untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi.
Serta mengurangi kebiasaan merokok dan minum kopi.
3. Perlu disampaikan kepada pasien agar rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan
untuk memeriksakan kesehatan gigi.