Anda di halaman 1dari 7

lectuere note 1-7

Fisika Komputasi

Project Persamaaan Differensial beserta Grafiknya


Indentifikasi Gerak Melingkar yang Bekerja pada
Beda
tugas

13330011 Desi Risty Haryani

Pendidikan Fisika Universitas PGRI Semarang

Abstract: Fenomena fisika adalah fenomena yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari. Terkadang fenomena
tersebut sulit dipahami oleh manusia karena masalah dalam penafsiran. Fisika juga berkaitan erat dengan
matematika. Teori fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan bi-
asanya lebih rumit daripada matematika yang digunakan dalam bidang sains lainnya.
Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, berkembang pula software yang berfungsi
untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan dalam fisika yang dinyatakan dalam notasi matematis.
Salah satu software tersebut adalah Matlab. Matlab dapat digunakan untuk memperoleh solusi numerik dari
masalah sederhana bahkan kompleks dan nyata dengan mengilustrasikannya dalam bentuk grafik. Dalam
artikel ini disajikan fenomena fisika mengenai dinamika dalam dua dimensi yang diselesaikan menggunakan
Matlab.
Keywords: Gerak Melingkar

Contents

1. Pendahuluan 2

2. Pembahasan 2

3. Hasil dan Pembahasan 5

4. Kesimpulan 6

E-mail: desiristy9@gmail.com

1
Project Persamaaan Differensial beserta Grafiknya Indentifikasi Gerak Melingkar yang Bekerja pada Beda

1. Pendahuluan

Ada hubungan yang sederhana namun merupakan hubungan metematis yang penting antara gerak harmonik
sederhana dan gerak melingkar dengan kelajuan konstan. Gerakan melingkar adalah hal biasa yang ada dalam

alam semesta dan dalam pengalaman kita sehari-hari. Bumi berputar mengelilingi matahari dalam orbit yang

mendekati melingkar, demikian juga dengan bulan mengelilingi bumi. Roda berputar melingkar, mobil bergerak

dalam busur mrlingkar jika memutari suatu sudut, dan seterusnya. Kita perhatikan sebuah partikel yang berg-
erak dalam sebuah lingkran dengan kelajuan konstan. Dalam pemakaian sehari-hari kita mungkin mengatakan

bahwa karena kelajuan konstan partikel akan dipercepat. Namun, kita telah mendefinisikan percepatan sebagai

laju perubahan vektor kecepatan, dan bila sebuah partikel bergerak dalam suatu lingkaran, vektor kecepatannya

terus-menerus berubah arah. (Tipler:74)


Dalam artikel ini ada sebuah bandul yang digantungkan dalam sistem yang telah disusun sedemikian rupa sehingga

menyebabkan gerakan melingkar pada sebuah benda. Dalam sistem yang telah disusun sedemikian tersebut, kita

Gambar 1: Gambar sistem yang memuat kasus gerak melingkar

dapat memperoleh suatu persamaan gerak yang terjadi jika benda tersebut bergerak. Persamaan ini dapat diper-

oleh dengan menghitung menggunakan Persamaan Euler-Lagrange.

Jika kita sudah menemukan persamaan dengan menggunakan Persamaan Euler-Lagrange tadi kita dapat mema-
sukkan persamaan tersebut kedalam sebuah software yang bernama Matlab untuk menemukan suatu grafik yang

menunjukkan gerak benda yang terjadi dalam sistem pada Figure 1.

2. Pembahasan

A. Gerak Melingkar
P
Menurut Hukum Newton kedua ( F=ma), sebuah benda yang mengalami percepatan harus memiliki gaya total

yang bekerja padanya. Benda yang bergerak membuat lingkaran, seperti sebuah bandul yang ditaruh diujung

batang (Figure 1), dengan demikian harus mempunyai gaya yang diberikan padanya untuk mempertahankan

geraknya dalam lingkaran itu. Dengan demikian diperlukan gaya total untuk memberinya percepatan sentripen-

2
Desi Risty Haryani

tal. Gerak melingkar beraturan adalah gerak dengan lintasan berbentuk lingkaran dan kelajuan konstan. Walau

kelajuannya konstan, tetapi vektor kecepatannya berubah, yaitu berubah arahnya. Kita tinjau suau partikel
bergerak melingkar dengan jejari lintasan lingkarannya r.

B. Persamaan Euler-Lagrange

Bukanlah hal yang terlalu penting untuk membatasi masalah yang kita hadapi hanya dalam satu variabel
terikat y. Contohnya adalah masalah dalam kalkulus dasar yaitu syarat untuk titik minimum pada x = z(x)

yang didefinisikan oleh d=dx = 0. Apabila kita memiliki dua variabel bebas z = z(x;y); tentu syarat minimum

diberikan oleh z=x = 0 dan z= = 0. Dalam kalkulus variasi kita memiliki kasus dengan analogi yang mirip

dengan hal tersebut.


Andaikan diberikan F yang merupakan fungsi y, z, dy/dx, dz/dx dan x, dan kita ingin mencari integral I yang

bergantung keduanya y(x) dan z(x), lalu hal yang sangat baik dilakukan dalam kasus ini adalah menyatakannya

dalam dua persamaan Euler masing-masing untuk y dan untuk z menurut

d F F
=0 (1)
dx y 0 y

d F F
=0 (2)
dx z 0 z

Seperti yang sudah dibahas pada subbab sebelumnya, hal ini juga merupakan persamaan terapan penting dalam
mekanika. Dalam fisika dasar, hukum II Newton

F = ma (3)

merupakan persamaan fundamental. Dalam mekanika yang dikembangkan, akan lebih berguna jika kita mengawali

dengan anggapan yang berbeda. Anggapan ini disebut Pripsip Hamilton. Prinsip tersebut menyatakan bahwa

partikel akan selalu bergerak dalam lintasan geodesik

Z t2
I= Ldt, (4)
t1

yang merupakan keadaan setimbang, dengan

L=T V (5)

yang disebut Lagrangan, T merupakan tenaga kinetik dan V merupakan tenaga potensial.
Gunakan prinsip Hamilton untuk menemukan persamaan gerak suatu benda yang bergerak di sekitar bumi di

bawah pengaruh gravitasi. Pertama-tama kita tuliskan dulu tenaga kinetik T yang ada, yang dirumuskan menurut

1
T = m(x + y + z)
2

3
Project Persamaaan Differensial beserta Grafiknya Indentifikasi Gerak Melingkar yang Bekerja pada Beda

Potensial disekitar bumi yang diru,uskan menurut

V = mgz. (6)

Sehingga Lagrangan L yang diperoleh adalah

L=T V (7)

1
= m(x + y + z) mgz
2

Keadaan setimbang dapat diperoleh dengan memasukkan L ke dalam persamaan Euler. Terdapat tiga persamaan

Euler masing-masing untuk x, y, dan z, menurut

d L F
=0
dt x x

d L F
=0
dt y y
d L F
=0
dt z z

Apabila dilakukan substitusi Lagrangan ke persamaan di atas akan diperoleh

d
(mx) = 0 x = konstanta
dt

d
(my) = 0 y = konstanta
dt
d
(mx) + mg = 0 z = g
dt

C. Matlab
Matlab merupakan sebuah singkatan dari Matrix Laboratory, yang pertama kali dikenalkan oleh University of

New Mexico dan University of Stanford pada tahun 1970. software ini pertama kali memang digunakan untuk

keperluan analisis numerik, aljabar linier dan teori tentang matriks. Saat ini, kemampuan dan fitur yang dimiliki

oleh Matlab sudah jauh lebih lengkap dengan ditambahkannya toolbox-toolbox yang sangat luar biasa. Beberapa
manfaat yang didapatkan dari Matlab antara lain:

Perhitungan Matematika

Komputasi numerik

Simulasi dan pemodelan


Visualisasi dan analisis data

Pembuatan grafik untuk keperluan sains dan teknik

Pengembangan aplikasi, misalnya dengan memanfaatkan GUI.

4
Desi Risty Haryani

Matlab dapat dipadang sebagai sebuah kalkulator dengan fitur yang lengkap. Kita pernah menggunakan kalkula-

tor dengan degan fasilitas minimal, misalnya hanya terdapat fasilitas penambahan, pengurangan, perkalian dan
pembagian. Kalkulator yang lebih lengkap lagi adalah kalkulator scientific dimana fasilitas yang diberikan tidak

hanya yang disebutkan di atas, melainkan sudah ada fungsi-fungsi trigonometri, bilangan kompleks, akar kuadrat

dan logaritma. Matlab mirip dengan kalkulator tersebut, tetapi dengan fitur-fitur yang lengkap diantaranya da-

pat digunakan untuk memprogram, aplikasi berbasis GUI dan lengkap dengan toolbox yang dapat dimanfaatkan
untuk memecahkan masalah sains dan teknik.

3. Hasil dan Pembahasan

Dalam kasus pada Figure 1 kita menggunakan penyelesaiaan dengan menggunakan Persamaan Euler-Lagrange,
kita merumuskan

L=T V

1
= m(x2 + y12 2l sin2 + l2 2 sin2 + l02 2 cos2 )
2

mg(l cos + y)

kemudian kita menemukan


L L d L
=0 = mx = mx = 0
x x dt x
L L d L
=0 = my = my
y y dt y 2

L
= ml cos mgl sin

L
= ml sin + ml2

d L
= ml2 2
dt

my = mg

d2 y
= g
dt2

ml2 2 = ml cos mgl sin

Jadi persamaan geraknya ditemukan


l cos gl sin
=
l2

Dari langkah matematis di atas, kita telah menemukan persamaan gerak benda tersebut sebagai acuan untuk

memasukkan variabel di Matlab. Dari perintah yang telah dimasukkan diperoleh grafik sebagai berikut

5
Project Persamaaan Differensial beserta Grafiknya Indentifikasi Gerak Melingkar yang Bekerja pada Beda

Gambar 2: Grafik Gerak yang terjadi dengan menggunakan Matlab

 
clear all ; clc ; close all ;
t =0;
N =10000;
h =0.001;
5 g =9.8;
l =0.5;
x =0;
vx =5;
tt =0.5* pi ;
10 y= l *cos( tt ) ;
z = l * sin ( tt ) ;
vtt =10;
ax =0;
att = - g / l * sin ( tt ) ;
15 for i =1: N
xp ( i ) = x ;
yp ( i ) =y;
zp ( i ) = z ;
tt = tt + h * vtt ;
20 y= l *cos( tt ) ;
z = l * sin ( tt ) ;
x = x + h * vx ;
vtt = vtt + h * att ;
vx = vx + h * ax ;
25 ax =0;
att = - g / l * sin ( tt ) ;
t=t+h;
end
plot3 ( xp , yp , zp ) ;
 
Listing 1: Untitled

4. Kesimpulan

Dari kasus yang dibahas sebelumnya pada Figure 1, yaitu gerakan bandul yang dipasang diujung batang dan dile-

takkan di suatu sistem, dapat ditemukan suatu persamaan geraknya dengan mengitung menggunakan Persamaan
Euler-Lagrange.

6
Desi Risty Haryani

Persamaan geraknya diperoleh


l cos gl sin
=
l2

Kemudian dari persamaan gerak tersebut, kita gunakan sebagai acuan untuk membuat perintah dalam Matlab
untuk mengetahui bentuk gerakan yang dihasilkan dari pergerakan sistem tersebut. Setelah dijalankan ternyata

gerak yang dibentuk benda tersebut adalah gerakan melingkar, dan persamaan geraknya sudah benar.