Anda di halaman 1dari 4

Tugas

Geostrategic dan geopolitik

Nama : Sitti Kalsum

Stanbuk : C1A4 15 116

Kelas : HI.A
Geostrategi dan geograf

Soal.
1. Sifat-sifat geostrategic dalam menentukan sebuah kebijakan.
2. Individu wawasan nusantara

Jawab.
1. Sifat-sifat geostrategic dalam menentukan sebuah kebijakan yaitu,

a. Sifat- Sifat Geostrategi Indonesia


1. Bersifat daya tangkal. Dalam kedudukannya sebagai konsepsi penangkalangeostrategi Indonesia
ditujukan untuk menangkal segala bentuk ancaman,gangguan, hambatan dantantangan terhadap
identitas, integritas,eksistensi bangsa dan negara Indoesia.
2. Bersifat developmental/pengembangan.yaitu pengembangan potensi kekuatanbangsa dalam ideologi,

politik, ekonomi,sosial budaya, hankam sehingga tercapai kesejahteraan rakyat

b. Konsepsi Ketahanan Nasional


Secara konseptual, ketahanan nasional suatu bangsa dilatarbelakangi oleh:
1.Kekuatan apa yang ada pada suatu bangsa dan negara sehingga ia mampu mempertahankan
kelangsungan hidupnya
2.Kekuatan apa yang harus dimiliki oleh suatu bangsa dan negara sehingga ia selalu mampu
mempertahankan kelangsungan hidupnya, meskipun mengalami berbagai gangguan, hambatan dan
ancaman baik dari dalam maupun dari luar.
3.Ketahanan atau kemampuan bangsa untuk tetap jaya, mengandung makna keteraturan (regular) dan
stabilitas, yang di dalamnya terkandung potensi untuk terjadinya perubahan (the stability idea of
changes).

c . Berdasarkan pengertian sifat-sifat dasar ketahanan nasional adalah:


a. Integratif Hal itu mengandung pengertian segenap aspek kehidupan kebangsaan dalam hubungannya
dengan lingkungan sosialnya, lingkungan alam dan suasana ke dalam saling mengadakanpenyesuaian
yang selaras dan serasi.
b. Mawas ke dalam
Ketahanan nasional terutama diarahkan kepada diri bangsa dan negara itu sendiri, untuk mewujudkan
hakikat dan sifat nasionalnya. Pengaruh luarnya adalah hasil yang wajar dari hubungan internasional
dengan bangsa lain.
c. Menciptakan kewibawaan
Ketahanan nasional sebagai hasil pandangan yang bersifat integrative mewujudkan suatu kewibawaan
nasional serta memiliki deterrent effect, yang harus diperhitungkan pihak lain.
d. Berubah menurut waktu
Ketahanan nasional suatu bangsa pada hakikatnya tidak bersifat tetap, melainkan sangat dinamis.
Ketahanan nasional dapat meningkat atau bahkan dapat juga menurun, dan hal ini sangat tergantung
kepada situasi dan kondisi.Konsepsi ketahanan nasional tidak memandang aspek-aspek alamiah dan
kemasyarakatan secara terpisah-pisah melainkan meninjaunya secara korelatif, di mana aspek yang
satu senantiasa berhubungan erat dengan lainnya, sedangkan keseluruhannya merupakan suatu
konfigurasi yang menimbulkan daya tahan nasional.
d . Asas- Asas Ketahanan Nasional Indonesia
Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun
berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Wawasan Nasional yang terdiri dari :

1. Asas Kesejahteraan dan Keamanan


Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan
kebutuhan manusia 8 yang mendasar dan esensial, baik sebagai perorangan maupun kelompok dalam

kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara


2. Asas Komprehensif Intergral atau Menyeluruh Terpadu
Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh dan
terpadu dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi dan selaras dari
seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
3.Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling
berinteraksi.
Mawas kedalam: mawas ke dalam bertujuan menumbuhkan hakikat, sifat dan kondisi kehidupan
nasional itu sendiri berdasarkan nilainilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan
kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh.
Mawas ke luar: mawas ke luar bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan ikut berperan serta
menghadapi dan mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri, serta menerima kenyataan
adanya saling interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional.
4.Asas kekeluargaan
Asas kekeluargaan mengandung keadilan, kearifan, kebersamaan, kesamaan, gotong-royong, tenggang

rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

2. Individu Wawasan Nusantara


a. Pengertin Wawasan Nusantara
wawasanNusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkukngannya, dengan

mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam menyelengaraan kehidupan bermasyarakat,


berbangsa dan bernegara.
b. Isi Wawasan Nusantara
1. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik, dalam arti :
a. Bahwa kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaan merupakan satu kesatuan
wilayah. Wadah, ruang hidup, dan kesatuan matra seluruh bangsa serta menjadi modal dan milik
bersama bangsa.
b. Bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan berbicara dalamberbagai bahasa daerah
serta memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalamarti yang seluas-luasnya.
c. Bahwa secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa satu, senasip, seperjuangan, sebangsa,
dan setanah air, serta mempunyai tekad dalammencapai cita-cita bangsa.
d. Bahwa pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideology bangsa dan Negara yang
melandasi, membimbing, dan mengarahkan bangsa mengarahkan bangsa menuju tujuannya.
e. Bahwa kehidupan politik di seluruh wilayah nusantara merupakan satu kesatuan politik yang
diselenggarakan berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945.

2. Perwujudankepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi,dalamarti :


a. bahwa kekayaan wilayah nusantara baik potensialmaupun efektif adalah modal dan milik
bersama bangsa , bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah

tanah air.
b. tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah, tanpa
meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh daerah dalam pengembangan kehidupan ekonomnya.
c. kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang
diselenggarakan sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan dan ditunjukan bagi sebesar-
besar kemakmuran rakyat.
3. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan social dan budaya, dalam arti:
a. bahwa masyarakat Indonesia adalah satu, perkehidupan bangsa yang serasi dengan
terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang , serta adanya
keselarasan kehidupan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa.
b. bahwa budaya Indonesia pada hakekatnya adalah satu, sedangkan corak ragam budaya yang ada
menggambarkan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan
budaya bangsa seluruhnya, dengan tidak menolak nilai-nilai budaya lain yang tidak bertentangan
dengan nilai budaya bangsa, yang hasil-hasilnya dapat dinikmati oleh bangsa.