Anda di halaman 1dari 2

PASCA AUDIT PROYEK MODAL/INVESTASI

Unsur penting dalam proses investasi modal adalah analisis lebih lanjut terhadap proyek modal
segera setelah proyek diimplementasikan. Analisis ini disebut pascaaudit. Pascaaudit
membandingkan manfaat aktual dengan manfaat yang diestimasi dan biaya operasional aktual
dengan biaya operasional yang diestimasi;
Pascaaudit mengevaluasi hasil keseluruhan investasi dan mengusulkan tindakan perbaikan bila
diperlukan.

Manfaat Pasca audit

Perusahaan yang melakukan pascaaudit terhadap proyek modal mendapatkan beberapa manfaat :
1. dengan mengevaluasi profitabilitas, pascaaudit menjamin bahwa sumberdaya digunakan
secara bijaksana. Jika proyek berjalan dengan baik, maka hal itu mungkin memerlukan dana
tambahan dan perhatian extra. Jika proyek tidak berjalan dengan baik, maka tindakan
perbaikan mungkin diperlukan untuk meningkatkan kinerja atau menghentikan proyek.
2. dampaknya terhadap prilaku manajer. Jika manajer melakukan penghitungan atas hasil
pengambilan keputusan investasi modal, mereka cenderung membuat keputusan untuk
kepentingan terbaik perusahaan.
Sebagai tambahan, pascaaudit menyediakan umpan balik kepada manajer yang dapat
membantunya memperbaiki pengsmbilan keputusan di masa dating.

PROYEK SALING EKSKLUSIF

Kebanyakan keputusan investasi modal berkaitan dengan proyek saling eksklusif. Bagaimana
analisis NPV dan IRR digunakan untuk memilih diantara proyek yang saling bersaing
merupakan pertanyaan menarik.

NPV dibandingkan dengan IRR


Baik NPV maupun IRR menghasilkan keputusan yang sama bagi proyek independen. NPV
berbeda dengan IRR dalam dua hal, yaitu :
1. NPV mengasumsikan bahwa setiap arus kas masuk yang diterima diinvestasikan kembali
pada tingkat pengembalian yang diperlukan.
2. Metode NPV mengukur proftabilitas dalam nilai absolut, sementara metode IRR mengukur
profitabilitas dalam nilai relatif.

PENGHITUNGAN DAN PENYESUAIAN ARUS KAS


Ada dua langkah yang diperlukan untuk menghitung arus kas :
1. Peramalan pendapatan, beban, dan pengeluaran modal.
2. Penyesuaian arus kas kotor dengan inflasi dan pajak.
Peramalan arus kas merupakan hal teknis dengan berbagai persyaratan dan metodeloginya
dipelajari secara khusus dalam penelitian pemasaran, ilmu manajemen, dan statistik.

INVESTASI MODAL : LINGKUNGAN MANUFAKTUR YG CANGGIH

Dalam lingkungan manufaktur yang canggih, investasi jangka panjang pada umumnya berkaitan
dengan otomatisasi pabrik. Banyak manfaat yang dapat direalisasikan dengan merancang ulang
dan menyederhanakan proses manufaktur saat ini. Akan tetapi, setelah manfaat dari desain ulang
dan penyederhanaan dicapai, akan menjadi nyata bahwa otomatisasi dapat menghasilkan manfaat
tambahan.
Meskipun analisis arus kas diskonto (dengan menggunakan nilai sekarang bersih dan tingkat
pengembalian internal) tetap unggul dalam keputusan investasi modal, lingkungan manufaktur
yang baru meminta perhatian yang lebih bagi penggunaan input dalam model arus kas diskonto.

Bagaimana Investasi Dibedakan


Investasi dalam proses manufaktur yang terotomatisasi adalah jauh lebih kompleks dibandingkan
investasi dalam peralatan manufaktur standar di masa lalu. Bagi peralatan standar, biaya
langsung akuisisi mencerminkan investasi yang sebenarnya. Biaya sampingan kadang
terabaikan, padahal jumlahnya bisa jadi cukup besar.

Bagaimana Estimasi Arus Kas Operasional Dibedakan

Penghematan biaya tenaga kerja langsung sering digunakan sebagai justifikasi utama untuk
melakukan otomatisasi. Dalam analisis investasi modal tradisional, manfaat yang tak berwujud
dan penghematan tak langsung sering diabaikan. Akan tetapi, dalam keputusan otomatisasi,
manfaat tak berwujud dan tak langsung dapat cukup berpengaruh dan merupakan hal yang
sangat penting bagi kelangsungan hidup proyek. Kualitas yang lebih baik, lebih dapat
diandalkan, mengurangi waktu tenggang, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan
kemampuan untuk mempertahankan pangsa pasar semuanya merupakan manfaat tak berwujud
namun penting dalam sistem manufaktur yang canggih.

Nilai Sisa
Nilai sisa atau nilai akhir sering diabaikan dalam keputusan investasi. Alasan yang biasa
dikemukakan adalah karena sulitnya mengestimasi nilai sisa. Karena ketidakpastian ini, dampak
nilai sisa sering diabaikan. Namun, pendekatan tersebut mungkin tidak bijaksana karena nilai
sisa dapat menghasilkan perbedaan keputusan Antara melakukan investasi atau tidak. Dengan
memperhatikan ketatnya persaingan, perusahaan tidak boleh membuat keputusan yang tidak
tepat (merugikan).

Tingkat Diskonto

Jangan terlalu konservativ terhadap diskonto yang ternyata dapat membahayakan. Secara teori,
jika arus kas masa depan diketahui dengan pasti, maka tingkat diskonto yang tepat merupakan
biaya modal perusahaan. Dalam prakteknya, arus kas masa depan tidak pasti dan manajer sering
memilih tingkat diskonto lebil tinggi daripada biaya modal untuk menghindari ketidak pastian
tersebut. Jika tingkat diskonto yang dipilih terlalu tinggi, maka akan membiaskan proses
pemilihan investasi jangka pendek.

Anda mungkin juga menyukai