Anda di halaman 1dari 11

STUDI KASUS MICROSOFT CO.

DAN KEPEMIMPINAN BILL GATES

PROFIL PERUSAHAAN

Microsoft Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional asal Amerika Serikat yang
mengembangkan, membuat, memberi lisensi, dan mendukung beragam produk dan jasa terkait
dengan komputer. Perusahaan ini didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen yang merupakan
teman masa kecil penggemar pemrograman komputer. Resmi berdiri pada tanggal 4 April 1975
dan berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat. Berdasarkan pendapatan yang
diperolehnya, Microsoft menjadi pembuat perangkat lunak terbesar di dunia.

Tabel 1. Profil Microsoft

Nama Microsoft Corporation


Industri/Jasa Perangkat lunak komputer
Layanan daring
Permainan video
Didirikan Di Albuquerque, New Mexico, US
Pada 4 April 1975
Kantor Pusat Microsoft Redmond Campus,
Washington, US
Daerah Layanan Seluruh dunia
Situs Web Microsoft.com
Pendiri Bill Gates dan Paul Ellen
CEO Satya Nadella
Ketua John W. Thomson
Pendapatan (2012) $ 73.72 miliar
Profit (2012) $ 16,97 miliar
Karyawan (2012) 94.000 orang
Kompetitor Apple Inc., Google Inc., Samsung
Electronics Co., Ltd., International
Business Machines Corporation dan
banyak lainnya.
Sejarah mencatat beberapa sepak terjang Microsoft dalam menjalankan bisnisnya sebagai
berikut.

19841994: Windows dan Office

Microsoft meluncurkan Microsoft Windows, sebuah ekstensi grafis untuk MS-DOS, tanggal
20 November 1984.

19952005: Internet dan era 32-bit

Microsoft mulai merancang ulang penawarannya dan memperluas jajaran produknya


ke jaringan komputer dan World Wide Web. Perusahaan ini merilis Windows 95 tanggal 24
Agustus 1995.

20062010: Windows Vista, telepon genggam, SaaS, Yammer


Pada Januari 2007, Microsoft merilis Windows Vista yang berfokus pada fitur, keamanan, serta
antarmuka pengguna baru yang dijuluki Aero dan Microsoft Office 2007 yang menampilkan
antarmuka pengguna "Ribbon" yang menjadi perubahan terbesar dari versi sebelumnya.
Penjualan kedua produk yang relatif kuat membantu menciptakan rekor laba tahun 2007.

2011-sekarang: Telepon genggam dan Metro

Setelah peluncuran Windows Phone 7, Microsoft perlahan melakukan pencitraan ulang seluruh
jajaran produknya antara 2011 dan 2012. Logo, produk, layanan, dan situs web diperbarui
dengan fitur indah bahasa desain Metro.

Microsoft juga memiliki beberapa divisi produk, diantaranya :

- Windows & Windows Live Division, Server and Tools, Online Services Division
Divisi ini memproduksi keluarga produk dan jasa Windows Live, Windows Server 2008
R2 serta seperangkat alat pengembangan bernama Microsoft Visual Studio, Microsoft
Silverlight, sebuah bingkai kerja aplikasi web, dan System Center Configuration Manager,
Microsoft SQL Server, sebuah sistem manajemen pangkalan data relasional, Microsoft
Exchange Server, untuk fitur surel dan penjadwalan khusus bisnis, Small Business Server,
dan Microsoft BizTalk Server.
- Microsoft Business Division

Microsoft Business Division memproduksi Microsoft Office meliputi Word (pengolah


kata), Access (program pangkalan data relasional), Excel (program lembar
bentang), Outlook (perangkat lunak kolaboratif, sering digunakan bersama Exchange
Server), PowerPoint (program presentasi), Publisher (perangkat lunak penerbitan desktop)
dan Sharepoint. Beberapa produk lain ditambahkan kemudian melalui peluncuran Office 2003,
yaitu Visio, Project, MapPoint, InfoPath dan OneNote. Divisi ini juga mengembangkan
perangkat lunak perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) untuk perusahaan-perusahaan di
bawah merek Microsoft Dynamics.

- Entertainment and Devices Division


Entertainment and Devices Division memproduksi sistem operasi Windows CE untuk sistem
tertanam dan Windows Phone untuk telepon pintar. Microsoft awalnya memasuki pasar
telepon genggam melalui Windows CE untuk peralatan genggam, yang kelak dikembangkan
menjadi Windows Mobile OS dan sekarang, Windows Phone. Microsoft Entertainment and
Devices Division merancang, memasarkan, dan membuat elektronik konsumen seperti konsol
permainan Xbox 360, pemutar media genggam Zune, dan perangkat Internet berbasis
televisi MSN TV.

ANALISIS SWOT

Berikut adalah analisis terhadap kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Microsoft serta peluang
dan ancaman yang dihadapi Microsoft Corp.

Tabel 2. Analisis SWOT

SWOT ANALISIS
Kekuatan (Strength) 1. Brand yang kuat
2. Loyalitas brand
3. Kemudahan dalam penggunaan
4. Saluran distribusi yang kuat
5. Jumlah karyawan yang besar
6. Finansial meningkat
7. Keunggulan produk
8. Kepedulian lingkungan
9. Akuisisi perusahaan besar
Kelemahan (Weakness) 1. Akuisisi yang tidak menguntungkan
2. Ketergantungan pada produsen
hardware
3. Inovasi lambat
4. Lemahnya keamanan produk

Peluang (Opportunities) 1. Pesatnya perkembangan teknologi


2. Layanan berbasis cloud
3. Iklan mobile
4. Industri perangkat seluler
5. Melakukan akuisisi

Ancaman (Threats) 1. Kompetitor kuat


2. Perubahan kebutuhan dan kebiasaan
konsumen
3. Berbagai tuntutan hukum

Kekuatan (Strength)
1. Brand yang kuat
Menurut Interbrand, merek Microsoft adalah merek kelima yang paling berharga di dunia,
senilai $ 57,8 miliar. Forbes mencatatkan perusahaan tersebut sebagai bisnis ke 7 yang paling
terkemuka di dunia. Dengan memiliki brand kuat ini maka penjualan yang lebih tinggi dan
pangsa pasar yang lebih besar dapat dimiliki Microsoft.

2. Loyalitas brand

Dengan memiliki brand yang sangat melekat di masyarakat, Microsoft sukses memiliki user
yang loyal dalam menggunakan OS yang mudah digunakan, terbiasa menggunakannya dan
akan terus menggunakannya.

3. Kemudahan dalam penggunaan


Software yang dimiliki Microsoft menjadi sangat popular karena produknya berkualitas dan
sangat mudah digunakan. Hal ini terbukti dengan sangat besar pemakainya di dunia.

4. Saluran distribusi yang kuat


Perusahaan ini bekerja sama dengan semua produsen perangkat keras komputer utama seperti
Lenovo, Dell, Toshiba dan Samsung dan peritel komputer besar untuk memastikan komputer
dijual dengan perangkat lunak Windows yang telah terinstal sebelumnya. Perusahaan juga
berinvestasi di Dell dan Nokia untuk memperketat hubungannya dengan perusahaan tersebut.
5. Jumlah karyawan yang besar
Memiliki karyawan sebanyak 94.000 orang merupakan modal yang baik bagi Microsoft untuk
mampu memaksimalkan kinerja melalui inovasi karyawannya yang tersebar di berbagai
negara.
6. Finansial meningkat
Tercatat Microsoft meningkatkan pendapatannya sebesar 20% dari tahun 2008 sampai 2012
dan memiliki lebih dari $ 63 miliar kas dan setara kas yang dapat digunakan untuk akuisisi dan
investasi.

7. Keunggulan produk

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Microsoft menawarkan berbagai macam produk
dan jasa yang memang dibutuhkan oleh masyarakat serta kemudahan dalam penggunaan.

8. Kepedulian lingkungan

Microsoft menempati peringkat ke-17 dalam Guide to Greener Electronics (edisi ke-16)
keluaran Greenpeace yang membuat daftar 18 perusahaan elektronik menurut kebijakan
mereka terhadap bahan kimia beracun, pendauran ulang, dan perubahan iklim.

9. Akuisisi perusahaan besar


Tabel 2. Daftar Akuisisi Microsoft Co.
Perusahaan Tahun Harga
LinkedIn 2016 USD 26,2 M
Skype 2011 USD 8,5 M
Nokia 2014 USD 7,2 M
Aquantive 2007 USD 6 M
Mojang 2014 USD 2,5 M
Navision 2002 USD 1,5 M
Visio 2000 USD 1,5 M
Yammer 2012 USD 1,2 M

LinkedIn. Kesepakatan akuisisi platform media sosial professional LinkedIn sebesar USD26,2
miliar atau sekitar Rp348 triliun dilakukan pada tahun 2016. Dalam kesepakatan tersebut
Microsoft akan membayar USD196 per saham. Atas pembelian ini, Jeff Weiner tetap akan
mengisi posisi sebagai CEO LinkedIn dan akan melaporkan setiap bisnis perusahaan kepada
CEO Microsoft Satya Nadella.

Skype. Dibeli pada tanggal 10 Mei 2011 dengan harga 8,5 miliar USD. Skype merupakan
layanan video chatting yang menjangkau seluruh dunia dengan hanya menggunakan akses
internet dan webcam. Ini merupakan akuisisi terbesar yang pernah dilakukan Microsoft hingga
saat ini. Harga Skype waktu dibeli Microsoft adalah 32 kali laba operasi Skype saat itu. Skype
akhirnya menjadi Divisi Skype di Microsoft dan mengambil tanggung jawab atas Microsoft
VoIP dan Unified Communications Product Microsoft Lync lainnya.

Nokia. Dibeli pada tanggal 2 September 2013 dengan harga 7,2 miliar USD. Nokia adalah
perusahaan pembuat telepon seluler dari Finlandia yang dulu dikenal sebagai ponsel Sejuta
umat. Penjualan ini terkait kerjasama antara Microsoft dan Nokia yang mengembangkan
smartphone dengan sistem operasi Windows Phone. Penjualan ini dianggap terlalu rendah
mengingat Nokia begitu banyak hak paten yang dimiliki oleh Nokia.

aQuantive. Dibeli pada tanggal 13 Agustus 2007 dengan harga 6,3 miliar USD. aQuantive
adalah layanan pemasaran digital dan perusahaan teknologi. Menurut majalah Advertising
Age, pada tahun 2005 perusahaan ini berada di peringkat ke-14 dalam hal pendapatan biro
iklan di seluruh dunia. Akuisisi aQuantive merupakan yang terbesar dalam sejarah Microsoft
sampai pada tahun 2011 sebelum membeli Skype. aQuantive menjadi bagian dari Microsoft
yang kemudian membentuk Group Advertiser dan Publisher Solution (APS).

Mojang. Pada September 2014, Mojang dibeli Microsoft senilai US$2,5 miliar atau setara Rp33
triliun. CEO Microsoft Satya Nadella menganggap Minecraft yang dibuat oleh perusahaan ini
merupakan waralaba game besar dan platform dunia. Perusahaan melihat industri game sangat
menarik karena dapat dimainkan dalam berbagai perangkat.

Navision. Dibeli pada tanggal 11 Juli 2002 dengan harga 1,450 miliar USD. Setelah membeli
Great Plains Software, yang mengembangkan perangkat lunak akuntansi bisnis pasar
menengah, Microsoft membeli Navision A/S, yang membuat produk serupa, tetapi memiliki
penetrasi yang lebih tinggi di pasar Eropa. Kedua akuisisi merupakan untuk memperkuat
perangkat lunak manajemen bisnis Microsoft. Keduanya tergabung dalam Microsoft
Dynamics, dengan Navision dan Great Plains. Tapi sayang produk ini gagal kalah bersaing
dengan SAP, Salesforce, dan Oracle.

Visio. Dibeli pada tanggal 7 Januari 2000 dengan harga 1,375 miliar USD. Produk utama Visio
adalah perangkat lunak aplikasi diagram. Diakuisisi oleh Microsoft dan sekarang menjadi
divisi dari perusahaan, yang mengembangkan aplikasi dengan nama Microsoft Visio. Aplikasi
diagram yang pertama kali dirancang khusus untuk Windows 95, di bawah payung Microsoft
Office. Sekarang Visio menjadi bagian dari Office 365, dan memiliki penjualan ratusan juta
dolar per tahun.

Yammer. Dibeli pada tanggal 25 Juni 2012 dengan harga 1,2 miliar USD. Yammer adalah
perusahaan layanan jejaring sosial yang diluncurkan pada tahun 2008 dan dijual ke Microsoft
pada 2012. Yammer digunakan untuk komunikasi pribadi dalam organisasi dan merupakan
contoh perangkat lunak sosial perusahaan. Microsoft tampaknya mencari elemen jaringan
sosial untuk menambah portofolio perusahaan yang sedang naik dengan mengambil Yammer.
Meskipun basis pengguna Yammer telah berkembang dari 5 menjadi 8 juta dan penjualan
jaringan berbayar, model bisnis ini masih bertentangan dengan model inti Microsoft, yang
menjual layanan dan produk melalui kontrak.

Kelemahan (Weakness)
1. Akuisisi yang tidak menguntungkan
Beberapa akuisisi Microsoft berhasil dan tidak hanya menghasilkan pendapatan dan produk
namun juga keterampilan dan kompetensi baru bagi perusahaan. Namun, tidak semua akuisisi
yang dilakukan Microsoft berhasil, seprerti pada Massive, LinkExchange, WebTV yang pada
akhirnya menyebabkan kerugian bagi perusahaan.

2. Ketergantungan pada produsen hardware


Microsoft adalah perusahaan perangkat lunak raksasa namun tidak menghasilkan perangkat
kerasnya sendiri dan bergantung pada produsen perangkat keras komputer untuk
mengembangkan produk yang menjalankan OS Windows.

3. Inovasi lambat
Microsoft memiliki sumber daya R & D yang besar dan posisi bagus untuk memasuki pasar
baru dengan produk inovatif namun terus-menerus gagal melakukannya. Optimisme berlebihan
perusahaan yang terlalu nyaman dengan keadaan saat ini dimana Microsoft sudah digunakan
hamper di seluruh dunia menyebabkan kelambanan dalam melakukan inovasi. Tidak heran
Microsoft makin tertinggal dibanding kompetitor kuatnya seperti Apple dan Google.

4. Lemahnya keamanan produk


Windows OS sebagai produk Microsoft utama telah banyak dikritik karena sangat lemah
terhadap berbagai serangan virus. Dibandingkan dengan OS lain, Windows paling tidak
terlindungi dari serangan tersebut.
Peluang (Opportunities)
1. Pesatnya perkembangan teknologi
Teknologi saat ini memang sangat berkembang dan ini menjadi semua peluang bagi Microsoft
yang memang bergerak pada bidang perangkat lunak. Dengan terus tanggap terhadap
permintaan pasar maka Microsoft akan bisa menarik pengguna yang lebih besar.

2. Layanan berbasis cloud


Di era saat ini dimana permintaan atas layanan berbasis cloud semakin berkembang, maka
Microsoft dapat memperluas jangkauan layanan dan perangkat lunak cloudnya.
3. Iklan mobile
Pasar periklanan mobile diperkirakan akan tumbuh dalam beberapa tahun ke depan dan
Microsoft memiliki kesempatan besar untuk memasuki pasar ini dengan OS mobilenya.

4. Industri perangkat seluler


Pasar smartphone dan tablet akan tumbuh selama beberapa tahun ke depan dan ini merupakan
peluang besar bagi Microsoft dengan memperkenalkan lebih banyak tablet dan telepon
perusahaan baru.

5. Melakukan akuisisi
Dengan cadangan uang yang besar, Microsoft bisa mulai melakukan akuisisi untuk
memperoleh startup baru yang akan membawa teknologi, keterampilan, dan kompetensi baru
ke bisnis ini.

Ancaman (Threats)
1. Kompetitor kuat
Kemunculan beberapa pesaing dalam industri perangkat lunak yang sama merupakan ancaman
besar bagi Microsoft. Pesaing kuatnya seperti Google dan Apple. Persaingan ini juga terjadi
produk yang dihasilkan sebut saja berbagai proyek open source baru yang datang ke pasar dan
menawarkan kemudahan serta harga yang murah bahkan gratis, seperti OS Linux baru dan
Open Source Office.

2. Perubahan kebutuhan dan kebiasaan konsumen

Kondisi yang saat ini terjadi adalah masyarakat beralih dari membeli laptop dan PC menjadi
membeli smartphone dan tablet. Keadaan ini menjadi ancaman bagi Microsoft karena mereka
belum memiliki platform yang kuat dalam mengalihkan produknya pada hardware seperti
smartphone dan tablet.
3. Berbagai tuntutan hukum
Perusahaan ini pernah menjadi target berbagai tuntutan hukum oleh sejumlah pemerintahan
negara dan perusahaan lain atas praktik monopolistik yang tidak sah. Pada tahun 2004, Uni
Eropa menyatakan Microsoft bersalah dalam sebuah kasus anti-trust yang sangat terkenal.
Selain itu, EULA Microsoft untuk beberapa programnya sering dikecam karena terlalu
restriktif dan menolak perangkat lunak open source. Microsoft juga dituduh memblokir vendor
agar menjual produk mereka saja, serta tidak mematuhi dan mengikuti standar-standar
perangkat lunaknya sendiri.

SOSOK BILL GATES DI BALIK KESUKSESAN MICROSOFT


William Henry "Bill" Gates III lahir di Seattle, Washington, 28 Oktober 1955 adalah
seorang tokoh bisnis, investor, filantropis, penulis asal Amerika Serikat, serta mantan CEO
yang saat ini menjabat sebagai ketua Microsoft, sebuah perusahaan perangkat lunak yang ia
dirikan bersama Paul Allen. Ia menduduki peringkat tetap di antara orang-orang terkaya di
dunia dan menempati peringkat pertama sejak 1995 hingga 2009, tidak termasuk 2008 ketika
ia turun ke peringkat tiga.

Sejak pendirian Microsoft tahun 1975 hingga 2006, Gates memegang tanggung jawab besar
terhadap strategi produk perusahaan. Ia secara agresif memperluas jajaran produk perusahaan
dan ketika Microsoft berhasil mendominasi pasar ia mempertahankannya sekuat tenaga.
Sebagai seorang eksekutif, Gates secara rutin bertemu dengan manajer senior dan manajer
program Microsoft. Beberapa pengakuan langsung dari rapat ini menyebutkan Gates sebagai
orang yang menyerang dengan kata-kata dan memarahi manajer ketika mengetahui ada lubang
pada strategi bisnis atau proposal mereka yang ia rasa malah memperburuk keadaan
perusahaan.

Gaya kepemimpinannya sering digambarkan sebagai transformasional dan berfungsi sebagai


model bagi banyak pengusaha saat ini yang sama tekad, fokus dan penuh semangat tentang apa
yang mereka lakukan. Gates menyediakan model yang bagus tentang bagaimana kualitas
transformasional dapat membantu menciptakan pemimpin yang sukses, namun ia juga
membuktikan bahwa semangat individu manusia itulah yang membuat kita unik dan pengaruh
orang tua dan mentor juga berperan penting dalam menciptakan legenda.

Berikut adalah beberapa hal yang dilakukan Gates hingga bisa menjadi salah satu sosok
pemimpin di dunia yang melegenda.
- Mengejar apa yang dicintainya
Gates terpesona oleh komputer saat masih muda dan menghabiskan sebagian besar waktunya
untuk belajar bagaimana memprogramnya. Cintanya pada komputer menjadi fondasi bagi
Microsoft. Jika harus bekerja, pastikan itu adalah sesuatu yang benar-benar disukai. Jangan
terjebak dalam industri yang tidak menarik minat diri. Akan sangat sulit membuat strategi atau
menjadi pemimpin dalam industri yang sama sekali tidak memicu gairah di dalam diri.

- Bekerja tanpa lelah

Gates tahu kesuksesan tidak terjadi dalam semalam tapi merupakan puncak dari banyak kerja
keras. Dipicu oleh gairahnya, ia menghabiskan bertahun-tahun bekerja dari bengkelnya,
mengembangkan coding dan pemrograman, dan belajar bagaimana menciptakan solusi dengan
jangkauan global. Kepemimpinan tidak hanya membutuhkan ide yang cemerlang tapi juga
tindakan dan semangat untuk berupaya mengubah gagasan bagus itu menjadi mesin pendapatan
yang berkelanjutan. Bahkan setelah Microsoft mulai mendapatkan kesuksesan, Gates bekerja
keras sepanjang hari untuk memahami target dan mengembangkan produk yang sesuai dengan
kebutuhan bisnis, pendidikan dan konsumen mereka.

- Sedang mencari

Terlepas dari kesuksesan fenomenal, Gates harus berjuang dengan tuntutan hukum yang
mengklaim bahwa Microsoft adalah monopoli. Masalah hukum ini berjalan selama 21 tahun
dan di tahun 2011 diistirahatkan setelah banyak ancaman untuk menghentikan perusahaan
tersebut. Namun sepanjang masalah tersebut, Gates terus mengejar strategi yang telah disusun
dan lebih memilih untuk berfokus pada masa depan daripada terganggu oleh tantangan saat ini.

- Terus berkembang

Gates tidak pernah menjadi seseorang yang cukup puas dengan kesuksesan yang telah
diraihnya sampai saat ini. Gates tidak pernah membiarkan tim Microsoft menjadi puas, bahkan
ketika mereka memegang posisi pemimpin pasar dan mencapai pendapatan multi-miliar dolar.

- Membantu orang lain dengan memberi kembali

Gates selalu mengambil pendekatan tanpa pamrih untuk kepemimpinannya, menghabiskan


banyak uang dan waktu dalam upaya filantropi untuk diberikan kepada orang lain. Sebagai
gantinya, sebagai pemimpin ia menerima kebahagiaan dengan mengetahui bahwa ia
memberikan manfaat yang dapat menciptakan pemimpin masa depan yang kemudian akan
membentuk planet ini bagi generasi yang akan datang.

- Pelajaran yang bisa dipelajari

Gates mengatakan jika orang tuanya lah yang mendorongnya untuk berpikir mandiri dan
memberikan sistem nilai yang mendorong kerja keras, etika, pertimbangan orang lain dan
tekad. Gates memanfaatkan kerangka ini untuk menjadi legenda berdasarkan pengetahuan
yang dia kejar dan kumpulkan, kecerdasan emosional yang dia kembangkan, semangat yang
dia kembangkan untuk industri dan masyarakat, gagasan visioner yang dia usulkan dan
dilaksanakan, jaringan sosial yang dia ciptakan untuk mentor dan bertukar dengan orang lain
dan kekuatan pribadi dia beralih ke orang lain.

REFERENSI :

Dahwilani, Dani Mohamad. 2016. Daftar Perusahaan yang Diakuisisi Microsoft. Diakses pada
3 Juni 2017. (https://autotekno.sindonews.com/read/1116642/133/daftar-perusahaan-
yang-diakuisisi-microsoft-1465903003)

Ramton, John. 2015. How Bill Gates Became a Leadership Legend. Diakses pada 3 Juni 2017.
(https://www.entrepreneur.com/article/250607)

Wikipedia. 2017. Microsoft. Diakses pada 3 Juni 2017.


(https://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft)

Wikipedia. 2017. Daftar Merger dan Akuisisi oleh Microsoft. Diakses pada 3 Juni 2017.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_merger_dan_akuisisi_oleh_Microsoft)

Wikipedia. 2017. Bill Gates. Diakses pada 3 Juni 2017.


(https://id.wikipedia.org/wiki/Bill_Gates)