Anda di halaman 1dari 20

UTS TAKE HOME

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PT KALBE FARMA, TBK


DENGAN RASIO DAN COMMON SIZE
Ditulis untuk memenuhi Ujian Tengah Semester mata kuliah Analisis Laporan Keuangan
Dosen Pengampu: Ibu Putu Prima Wulandari, SE., MSA., Ak.

Oleh:
Gabriela Puspita Rani Wibowo 145020301111071

Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
2017
::: ANALISI S RASIO
A. LIKUIDITAS

1. Current Ratio Total Aktiva Lancar


Total Hutang Lancar

2012 2013 2014 2015 2016


6.441.710.544.081 7.497.319.451.543 8.120.805.370.192 8.748.491.608.702 9.572.529.767.897
1.891.617.853.724 2.640.590.023.748 2.385.920.172.489 2.365.880.490.863 2.317.161.787.100
3,41 2,84 3,40 3,70 4,13

Current Ratio
Rasio

3.7 4.13
3.41 2.84 3.4

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Rasio lancar menunjukkan likuiditas perusahaan yang diukur dengan membandingkan


aktiva lancar terhadap hutang lancar (hutang lancar atau hutang jangka pendek).Berdasarkan
grafik di atas, rasio lancar PT. Kalbe Farma. Tbk dari tahun 2012 hingga 2016 mengalami
peningkatan tiap tahunnya, walau sempat turun di tahun 2013. Bisa dilihat di tahun 2012 aktiva
lancarnya bernilai Rp. 6.441.710.544.081 sedangkan kewajiban lancarnya bernilai Rp.
1.891.617.853.724 sehingga dapat disimpulkan likuiditasperusahaan mencapai 3,41.
Pada tahun 2013 terjadi penurunan pada nilai rasio lancar. Rasio lancarnya menurun
sebesar 0,57 dari 3,41 menjadi 2,84. Penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah
kewajiban lancar yang bernilai Rp. 2.640.590.023.748 dari. Rp. 1.891.617.853.724.Penurunan rasio
lancar ini disebabkan kenaikan aktiva lancar namun dibarengi juga dengan kenaikan kewajiban
lancarnya sebagai pembaginya.
Pada tahun 2014 perusahaan Kalbe Farma.Tbk ini kembali mengalami kenaikan rasio
lancar. Rasio lancarnya naik dari 2,84 menjadi 3,40. Dengan adanya kenaikan rasio lancar ini
tentu saja perusahaan Kalbe Farma,Tbk ini mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk
memenuhi kewajiban jatuh tempo atau lebih liquid dari tahun sebelumnya. Begitu juga untuk
tahun 2015 dan 2016 perusahaan Kalbe Farma Tbk mengalami kenaikan rasio lancar

1
2. Quick Acid Ratio Kas + Piutang
Total Hutang Lancar
2012 2013 2014 2015 2016
3.797.818.305.522 3.699.839.755.090 4.359.511.057.921 5.152.700.991.791 5.621.389.584.708
1.891.617.853.724 2.640.590.023.748 2.385.920.172.489 2.365.880.490.863 2.317.161.787.100
2,01 1,40 1,83 2,18 2,43

Quick Acid Ratio


Rasio

2.01 2.18 2.43


1.4 1.83

2012 2013 2014 2015 2016


(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Rasio cepat menunjukan liquiditas perusahaan, seperti yang diukur dengan


membandingkan aktiva lancar,kecuali persediaan,terhadap hutang lancarnya. Di tahun 2013 rasio
cepatnya) bernilai 1,4.
Berdasarkan analisis laporan keuangan, rasio cepat pada tahun 2013 mengalami penurunan
bernilai 1,4 dari 2,01. Penurunan rasio cepat yang terjadi disebabkan oleh jumlah kewajiban
jangka panjangnya yang meningkat drastis dari Rp. 1.891.617.853.724 (2012) menjadi Rp.
2.640.590.023.748 (2013).
Setelah tahun 2013 rasio cepat mengalami peningkatan yang signifikan di tahun 2014 1,83
meningkat ke angka 2,18 ditahun 2015 kemudian 2,43 ditahun 2016. Contoh di tahun 2016 berarti
setiap Rp 1 Hutang Lancar dijamin oleh Rp 2,43 Aset Lancar

3. Average Collection Period Piutang Rata-rata


Penjualan/360
2012 2013 2014 2015 2016
1.786.733.428.092 2.105.767.193.933 2.369.140.159.066 2.449.491.644.372 2.579.944.670.202
37.878.903.275 44.450.364.047 48.245.923.743 49.687.400.620 53.817.308.215
47,17 47,37 49,11 49,30 47,94

2
Average Collection Period Ratio
Rasio

49.11 49.3
47.94
47.17 47.37

2012 2013 2014 2015 2016


(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Periode penagihan rata-rata yaitu rata-rata periode tagihan menandakan seberapa cepat
perusahaan menagih kreditnya, yang diukur oleh rata-rata jumlah hari penagihan piutang dagang.
Pada tahun 2012 periode penagihan rata-ratanya bernilai 47 hari.
Pada tahun 2013 sampai 2015 periode penagihan piutang rata-ratanya bertambah.
Bertambahnya periode penagihan rata-rata ini disebabkan karena jumlah piutang yang meningkat
dan kenaikan jumlah daily credit sales-nya. Hal ini menunjukan bahwa di tahun 2013 - 2015 PT
Kalbe Frama mempunyai waktu yang lebih banyak dari tahun 2012 untuk menagih piutangnya.
Pada tahun 2016 menurut perhitungan periode penagihan rata-rata ,kini jumlah periode
untuk menagih piutangnya lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Bisa dilihat bahwa di tahun
ini, periode penagihan rata-ratanya sebesar 47 hari dibanding tahun 2015 49 hari. Ini berarti PT
Kalbe Farma. Tbk memiliki piutang dan daily credit sales yang lebih sedikit di tahun 2016, atau
dengan kata lain Kalbe Farma ditahun 2016 rata-rata membutuhkan 47 hari untuk menagih piutang
menjadi kas.

4. Days to Sell Inventory Persediaan Rata-rata


HPP/360

2012 2013 2014 2015 2016


1.910.336.476.610 2.584.489.140.381 3.072.019.332.503 3.046.846.843.413 3.173.776.843.388
19.730.476.034 23.119.493.336 24.702.048.305 25.821.909.132 27.461.840.701
96,82 111,79 124,36 117,99 115,57

3
Day to Sell Inventory Ratio
Rasio

96.82 111.79 124.36 117.99 115.57

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Pada tahun 2012 Jumlah Hari Untuk Menjual Persediaan sebesar 97 hari. Hal ini berarti
antara proses produksi hingga penjualan persediaan memerlukan waktu 97 hari. Pada tahun 2013
dan 2014 Jumlah Hari Untuk Menjual Persediaan naik menjadi 112 hari kemudian ditahun 2014
bila dibulatkan maka memerlukan waktu 124 hari. Hal ini berarti antara proses produksi hingga
penjualan persediaan memerlukan waktu 112 dan 124 hari. Ditahun 2015 mengalami penurunan
dimana proses produksi hingga penjualan persediaan perusahaan mampu dalam waktu 116 hari
(dibulatkan). Turun sebesar 3 poin. Yang dapat diartikan semakin cepat persediaan itu terjual
semakin baik bagi perusahaan sebab Kalbe Farma memproduksi obat yang ada masa berlakunta.

B. SOLVABILITAS
1. Total Debt to Equity Total Liablilitas
Total Ekuitas

2012 2013 2014 2015 2016


2.046.313.566.061 2.815.103.309.451 2.607.556.689.283 2.758.131.396.170 2.762.162.069.572
7.371.643.614.897 8.499.957.965.575 9.817.475.678.446 10.938.285.985.269 12.463.847.141.085
0,28 0,33 0,27 0,25 0,22

Total Debt to Equity Ratio


Rasio

0.28 0.33
0.27 0.25 0.22

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

4
Total Utang Terhadap Ekuitas Perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun 2012 sebesar 0,28.
Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1 pendanaan ekuitas didanai oleh Rp 0,28 kreditor. Kemudian
mengalam kenaikan di tahun 2013 yaitu 0,33 atau 33%. Dimana proporsi hutang di tahun 2014
ada 0,33 kali (masih wajar). Lalu mengalami penuruan pada tahun 2015 2016 dimana di tahun
2016 DER berada diangka 0,22 kali.

2. Long Term Debt Equity Kewajiban Jangka Panjang


Ekuitas Pemegang Saham

2012 2013 2014 2015 2016


154.695.712.337 174.513.285.703 221.636.516.794 392.250.905.307 445.000.282.472
7.371.643.614.897 8.499.957.965.575 9.817.475.678.446 10.938.285.985.269 12.463.847.141.085
0,02 0,02 0,02 0,04 0,04

Long Term Debt Equity Ratio


Rasio

0.04 0.04
0.02 0.02 0.02

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Utang Jangka Panjang Terhadap Ekuitas perusahaan Kalbe Farma Tbk pada tahun 2012,
2013 dan 2014 sebesar 0,02. Hal ini berarti setiap Rp 1 pendanaan ekuitas didamai oleh Rp 0,02
utang jangka panjang. Kemudian Utang Jangka Panjang Terhadap Ekuitas perusahaan Kalbe
Farma Tbk pada tahun 2015 dan 2016 naik sebesar 0,02 menjadi 0,04. Hal ini berarti setiap Rp 1
pendanaan ekuitas didanai oleh Rp 0,04 utang jangka panjang.

C. PROFITABILITAS
1. Operating Income Return on Investement (OIROI) Laba Operasi
Total Aktiva
2012 2013 2014 2015 2016
2.308.017.092.492 2.572.522.717.231 2.763.700.548.048 2.720.881.244.459 3.091.188.460.230
9.417.957.180.958 11.315.061.275.026 12.425.032.367.729 13.696.417.381.439 15.226.009.210.657
0,25 0,23 0,22 0,20 0,20

5
Operating Income Return on
Investment Ratio
Rasio

0.25 0.23 0.22 0.20 0.20

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

OIROI (Tingkat Pengembalian Investasi dari Pendapatan Operasi) menunjukkan


keefektifan manajemen dalam menghasilkan laba operasional atas aset-aset perusahaaan yang
diukur dengan membandingkan laba operasional terhadap total aktiva. Pada tahun 2012 total
pengembalian investasi PT Kalbe Frama bernilai 0,25 atau 25 %.
Pada tahun 2013 tingkat pengembalian investasi dari pendapatan operasi menurun menjadi
0,23. Penurunan ini tidak begitu drastis dari tahun sebelumnya karena laba operasinya mengalami
kenaikan yang cukup signifikan besarnya sebanding dengan total aktivanya yang meningkat.
Pada tahun 2014 pengembalian investasi dari pendapatan operasi (OIROI) kembali
menurun menjadi 0,22. Penurunan ini terjadi karena peningkatan jumlah penjualan bersih dan total
aktiva yang signifikan dari tahun 2014 yang mempengaruhi laba operasinya. Begitu juga pada
tahun 2015 dan 2016 juga mengalami penurunan. Hal ini berarti PT Kalbe Farma menghasilkan
pengembalian yang kurang kompetitif pada aktiva perusahaan.

2. Operating Profit Margin Laba Operasi


Penjualan Bersih
2012 2013 2014 2015 2016
2.308.017.092.492 2.572.522.717.231 2.763.700.548.048 2.720.881.244.459 3.091.188.460.230
13.636.405.178.957 16.002.131.057.048 17.368.532.547.558 17.887.464.223.321 19.374.230.957.505
0,17 0,16 0,16 0,15 0,16

6
Operating Margin Ratio
Rasio

0.17
0.16 0.16 0.16
0.15

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Operating Profit Margin atau Marjin Laba Operasi adalah variabel penting dalam
memahami profitabilitas operasi perusahaan. Marjin Laba Operasi menunjukkan keefektifan
manajemen dalam mengelola laporan keuangan perusahaan yang diukur dengan membandingkan
laba usaha terhadap penjualan. Berdasarkan Annual Report PT. Kalbe Farma tahun 2012, terlihat
bahwa dari setiap penjualan 13.636 miliar diperoleh keuntungan sebesar 2.308 miliar, atau dapat
pula disimpulkan PT. Kalbe Farma mampu memperoleh laba 17% dari total penjualan yang
dilakukan. Dalam hal ini pihak manajemen sudah cukup efektif, mengatur beban yang ada dalam
proses operasi penjualan.
Pada tahun 2013 terjadi peningkatan baik pada total laba operasi maupun total penjualan,
namun marjin laba operasi pada tahun ini menunjukan penurunan yaitu diangka 16%. Total laba
operasi pada tahun 2013 memang meningkat menjadi 2.572 miliar, namun persentase peningkatan
laba operasi ini tidak sebanding dengan persentase peningkatan total penjualan. Karena
ketimpangan inilah maka marjin laba operasi PT. Kalbe Farma pada tahun 2013 menurun. Profit
marjin akan menunjukan peningkatan positif apabila terjadi peningkatan yang seimbang pada laba
operasi dan total penjualan. Pada tahun 2014 marjin laba operasi PT. Kalbe Farma tetap diangka
16%, tahun 2015 menunjukkan penurunan diangka 15%. Marjin laba operasi menurun sebanyak
1% dari tahun sebelumnya. Penjualan bersih Kalbe tumbuh sebesar Rp. 17.887 miliar, sementara
laba usaha tercatat sebesar Rp2.720 miliar. Tahun 2016 marjin laba meningkat 1% menjadi 16%.

D. PEMANFAATAN ASET
1. Total Assets Turnover Penjualan
Total Aktiva
2012 2013 2014 2015 2016
13.636.405.178.957 16.002.131.057.048 17.368.532.547.558 17.887.464.223.321 19.374.230.957.505
9.417.957.180.958 11.315.061.275.026 12.425.032.367.729 13.696.417.381.439 15.226.009.210.657
1,45 1,41 1,40 1,31 1,27

7
Total Asset Turn Over Ratio
Rasio

1.45 1.41 1.40


1.31 1.27

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Total Perputaran Aktiva diukur dengan penjualan dolar per satu dolar dari aktiva. Rasio ini
menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan aktiva nya untuk menghasilkan
penjualan.
Pada tahun 2012 perputaran total aktiva PT Kalbe Farma adalah sebesar 1,45 kali. Hal ini
menunjukkan bahwa dari setiap satu rupiah aktiva yang dimiliki PT Kalbe, dapat dihasilkan 1,45
rupiah penjualan. Aktiva Lancar mengalami pertumbuhan terutama diakibatkan oleh peningkatan
piutang usaha yang berasal dari kenaikan tingkat penjualan serta penambahan tingkat persediaan
guna mengantisipasi kelangkaan bahan baku tertentu.
Pada tahun 2032, Perputaran Total Aktiva dari PT Kalbe Farma menurun dari 1,45 kali
pada tahun 2012 menjadi 1,41 kali pada tahun 2013. Hal ini menunjukkan bahwa dari setiap 1
rupiah aktiva yang dimiliki PT Kalbe Farma, dapat dihasilkan 1,41 rupiah penjualan. Dengan
penurunan perputaran total aktiva PT kalbe pada tahun 2012 menunjukkan bahwa PT Kalbe
kurang baik mengelola aktiva nya sehingga bisa menjadi kurang efisien untuk bisa sebanding
meningkatkan penjualan. Perutaran Total Aktiva terus turun sampai tahun 2016 di angka 1,37.

2. Receivable Turnover Penjualan


Rata-rata Piutang
2012 2013 2014 2015 2016
13.636.405.178.957 16.002.131.057.048 17.368.532.547.558 17.887.464.223.321 19.374.230.957.505
1.786.733.428.092 2.105.767.193.933 2.369.140.159.066 2.449.491.644.372 2.579.944.670.202
7,63 7,60 7,33 7,30 7,51

8
Receivable Turn Over Ratio
Rasio

7.63 7.60 7.51


7.33 7.30

2012 2013 2014 2015 2016


(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Accounts Receivable Turnover atau Perputaran Piutang Usaha adalah Usaha untuk
mengukur seberapa sering piutang usaha berubah menjadi kas dalam setahun. Piutang yang
dimiliki oleh suatu perusahaan mempunyai hubungan yang erat dengan volume penjualan kredit,
karena timbulnya piutang disebabkan oleh penjualan barang-barang secara kredit dan hasil dari
penjualan secara kredit netto dibagi dengan piutang rata-rata merupakan perputaran piutang.
Pada tahun 2012, Perputaran Piutang usaha PT. Kalbe Farma adalah 7,63 kali. Hal ini
berarti bahwa dalam setahun PT Kalbe Farma mampu merubah piutang menjadi kas sebanyak
7,63 kali.
Pada tahun 2013, perputaran piutang usaha PT. Kalbe Farma turun dari 7,63 kali pada
tahun 2013 menjadi 7,60 kali pada tahun 2012. Penurunan ini dipengaruhi pula oleh peningkatan
penjulan dan peningkatan jumlah piutang yang signifikan dibanding penjualan dari tahun
sebelumnya. Pada dasarnya penurunan perputaran piutang pada tahun 2013 sampai 2015 ini
menandakan bahwa PT. Kalbe Farma telah kurang baik menagih piutang nya dibandingkan pada
tahun sebelum nya.
Pada tahun 2016, Perputaran Piutang Usaha PT. Kalbe Farma meningkat berada diangka
7,51. Peningkatan ini sebanding dengan peningkatan yang terjadi pada total penjualan dan total
piutang Kalbe.

3. Inventory Turnover HPP


Persediaan Rata-rata
2012 2013 2014 2015 2016
7.102.971.372.126 8.323.017.600.990 8.892.737.389.731 9.295.887.287.351 9.886.262.652.473
1.910.336.476.610 2.584.489.140.381 3.072.019.332.503 3.046.846.843.413 3.173.776.843.388
3,72 3,22 2,89 3,05 3,11

9
Inventory Turn Over Ratio
Rasio
3.72
3.22 2.89 3.05 3.11

2012 2013 2014 2015 2016

(sumber: olah data dari annual report PT Kalbe Farma Tbk http://www.kalbe.co.id/investor/financial-reports-and-presentations/annual-report)

Inventory Turnover atau Perputaran Persediaan adalah adalah ukuran seberapa sering
persediaan barang dagang terjual dalam waktu satu periode. Periode dapat dalam masa tahunan
ataupun bulanan.Pada tahun 2012, Perputaran Persediaan PT. Kalbe Farma mancapai titik 3,72
kali. Hal ini menunjukkan bahwa dalam setahun PT. Kalbe Farma melakukan pengisian ulang
persediaan sebanyak 3,72 kali.
Pada tahun 2013, Perputaran Persediaan PT. Kalbe Farma mengalami penurunan. Dari titik
3,72 kali pada taun 2012 menjadi 3,22 kali pada tahun 2013. Penurunan perputaran persediaan
juga terjadi di tahun 2014 kemudian kembali naik ditahun 2015 dan ditahun 2016.

::: ANALISIS COMMON SIZE


1. Neraca Common Size PT Kalbe Farma Tbk
2. Laba Rugi Common Size PT Kalbe Farma Tbk

10
NERACA COMMON
SIZE PT.KALBE 2012 2013 2014 2015 2016 2012 2013 2014 2015 2016
FARMA TBK
(Rp) (%)
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 1.859.662.706.073 1.426.460.966.674 1.894.609.528.205 2.718.619.232.764 2.895.582.003.331 19,75 12,61 15,25 19,85 19,02
Piutang usaha 1.805.234.960.760 2.145.218.904.462 2.346.943.653.265 2.354.779.771.919 2.631.206.429.124 19,17 18,96 18,89 17,19 17,28
Piutang lain-lain 132.920.638.689 128.159.883.954 117.957.876.451 79.301.987.108 94.601.152.253 1,41 1,13 0,95 0,58 0,62
Aset keuangan lancar
239.187.296.256 187.742.937.561 199.389.672.567 155.753.502.796 179.326.120.554 2,54 1,66 1,60 1,14 1,18
lainnya
Persediaan 2.115.483.766.910 3.053.494.513.851 3.090.544.151.155 3.003.149.535.671 3.344.404.151.105 22,46 26,99 24,87 21,93 21,97
Pajak Pertambahan Nilai
30.791.801.204 40.855.503.867 13.609.917.516 31.631.064.733 104.612.520.163 0,33 0,36 0,11 0,23 0,69
dibayar dimuka
Biaya dibayar di muka 96.676.558.937 119.253.269.711 69.088.895.897 66.672.277.410 64.619.010.784 1,03 1,05 0,56 0,49 0,42
Aset lancar lainnya 161.752.815.252 396.133.471.463 388.661.675.136 338.584.236.301 258.178.380.583 1,72 3,50 3,13 2,47 1,70
Total Aset Lancar 6.441.710.544.081 7.497.319.451.543 8.120.805.370.192 8.748.491.608.702 9.572.529.767.897 68,40 66,26 65,36 63,87 62,87
ASET TIDAK LANCAR
Aset keuangan tidak lancar
15.487.500.000 16.537.500.000 11.760.000.000 47.350.500.000 0,14 0,13 0,09 0,31
lainnya
Investasi pada entitas
48.951.431.557 42.420.010.003 24.296.002.168 45.890.342.781 41.781.440.332 0,52 0,37 0,20 0,34 0,27
asosiasi
Aset pajak tangguhan, neto 56.264.133.006 72.602.976.620 79.974.909.842 106.339.190.223 160.215.778.533 0,60 0,64 0,64 0,78 1,05
Tagihan restitusi pajak
26.389.487.884 34.043.461.574 30.717.297.898 83.631.207.773 34.842.506.365 0,28 0,30 0,25 0,61 0,23
penghasilan
Aset tetap, neto 2.254.763.272.886 2.925.546.783.050 3.404.457.131.056 3.938.494.051.483 4.555.756.101.580 23,94 25,86 27,40 28,76 29,92
Aset takberwujud 341.173.421.136 385.267.577.327 421.707.972.435 415.279.754.800 400.206.315.434 3,62 3,40 3,39 3,03 2,63
Aset tidak lancar lainnya 248.704.890.408 357.861.014.909 326.536.184.138 346.531.225.677 413.326.800.516 2,64 3,16 2,63 2,53 2,71
Total Aset Tidak Lancar 2.976.246.636.877 3.817.741.823.483 4.304.226.997.537 4.947.925.772.737 5.653.479.442.760 31,60 33,74 34,64 36,13 37,13
TOTAL ASET 9.417.957.180.958 11.315.061.275.026 12.425.032.367.729 13.696.417.381.439 15.226.009.210.657 100 100 100 100 100

11
LIABILITAS DAN
EKUITAS
LIABILITAS JANGKA
PENDEK
Utang bank jangka pendek 204.252.407.762 583.823.955.413 251.909.102.153 266.148.059.414 135.186.107.287 2,17 5,16 2,03 1,94 0,89
Utang usaha
Pihak ketiga 793.161.241.733 1.123.624.060.524 1.100.702.542.859 1.024.170.082.622 1.068.305.280.044 8,42 9,93 8,86 7,48 7,02
Pihak berelasi 15.703.499.800 28.030.519.173 32.390.276.800 44.495.441.420 59.001.960.214 0,17 0,25 0,26 0,32 0,39
Utang lain-lain
Pihak ketiga 286.160.154.964 373.767.266.490 422.739.416.901 391.108.233.500 451.213.413.753 3,04 3,30 3,40 2,86 2,96
Pihak berelasi 4.848.295.391 5.389.417.222 0,05 0,05
Beban akrual 361.916.843.180 314.518.392.842 358.667.243.424 408.242.363.125 368.413.556.679 3,84 2,78 2,89 2,98 2,42
Liabilitas imbalan kerja
29.444.628.851 24.391.340.352 34.921.207.677 32.427.710.263 40.566.890.894 0,31 0,22 0,28 0,24 0,27
jangka pendek
Utang pajak 195.836.997.773 186.953.727.366 184.590.382.675 197.459.298.266 180.968.069.393 2,08 1,65 1,49 1,44 1,19
Bagian jangka pendek
12.208.333.333 0,08
utang bank
Bagian jangka pendek
293.784.270 91.344.366 1.829.302.253 1.298.175.503 0,003 0,001 0,01 0,01
utang sewa pembiayaan
Total Liabilitas Jangka
1.891.617.853.724 2.640.590.023.748 2.385.920.172.489 2.365.880.490.863 2.317.161.787.100 20,09 23,34 19,20 17,27 15,22
Pendek

LIABILITAS JANGKA
PANJANG
Utang bank jangka panjang 44.219.703.964 127.727.051.924 132.240.967.009 0,36 0,93 0,87
Liabilitas pajak tangguhan,
10.932.346.121 11.931.480.758 12.978.815.942 6.602.342.000 581.578.848 0,12 0,11 0,10 0,05 0,00
neto
Utang sewa pembiayaan
setelah dikurangi bagian 78.356.010 2.176.009.095 0,001 0,01
jangka pendek
Liabilitas Imbalan Kerja
143.685.010.206 162.581.804.945 164.437.996.888 254.715.638.636 300.201.727.520 1,53 1,44 1,32 1,86 1,97
Jangka Panjang
Bagian jangka panjang
3.205.872.747 0,02
utang sewa pembiayaan

12
Utang lain-lain jangka
9.800.000.000 0,06
panjang pihak ketiga
Total Liabilitas Jangka
154.695.712.337 174.513.285.703 221.636.516.794 392.250.905.307 445.000.282.472 1,64 1,54 1,78 2,86 2,92
Panjang
TOTAL LIABILITAS 2.046.313.566.061 2.815.103.309.451 2.607.556.689.283 2.758.131.396.170 2.762.162.069.572 21,73 24,88 20,99 20,14 18,14

EKUITAS
Ekuitas yang Dapat
Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk
Modal saham 507.800.721.100 468.751.221.100 468.751.221.100 468.751.221.100 468.751.221.100 5,39 4,14 3,77 3,42 3,08
Tambahan modal disetor,
-32.317.540.678 -34.118.673.814 -34.118.673.814 -34.118.673.814 -34.118.673.814 -0,34 -0,30 -0,27 -0,25 -0,22
neto
Selisih transaksi dengan
-3.069.982.400 -3.070.186.478 -3.074.787.110 777.244.134 32.791.625.188 -0,03 -0,03 -0,02 0,01 0,22
pihak non pengendali
Saldo laba
Telah ditentukan
77.133.124.052 94.472.405.108 113.667.488.811 134.314.355.465 154.356.725.266 0,82 0,83 0,91 0,98 1,01
penggunaannya
Belum ditentukan
7.173.606.932.349 7.538.715.965.642 8.787.330.471.511 9.872.083.279.142 11.261.148.161.801 76,17 66,63 70,72 72,08 73,96
penggunaannya
Modal treasuri -687.283.369.009 -7,30
Pendapatan (beban)
komprehensif lainnya:
Selisih kurs atas
penjabaran laporan 3.337.783.433 36.450.368.684 40.008.270.342 62.386.164.106 56.687.535.152 0,04 0,32 0,32 0,46 0,37
keuangan
Laba (rugi) belum
direalisasi atas kenaikan
14.846.567.653 7.040.421.261 9.459.173.195 4.725.655.162 32.825.755.156 0,16 0,06 0,08 0,03 0,22
(penurunan) nilai pasar
investasi, neto
Kerugian aktuarial atas
-43.796.281.405 -63.177.641.800 -0,32 0,41
liabilitas imbalan kerja
Sub Total 7.054.054.236.500 8.108.241.521.503 9.382.023.164.035 10.465.122.963.890 11.909.264.708.049 74,90 71,66 75,51 76,41 78,22
Kepentingan Non-
317.589.378.397 391.716.444.072 435.452.514.411 473.163.021.379 554.582.433.036 3,37 3,46 3,50 3,45 3,64
pengendali

13
Ekuitas 7.371.643.614.897 8.499.957.965.575 9.817.475.678.446 10.938.285.985.269 12.463.847.141.085 78,27 75,12 79,01 79,86 81,86
TOTAL LIABILITAS
9.417.957.180.958 11.315.061.275.026 12.425.032.367.729 13.696.417.381.439 15.226.009.210.657 100 100 100 100 100
DAN EKUITAS

INTEPRETASI DATA:
Analisis Common Size pada neraca menunjukkan PT Kalbe Farma Tbk menginvestasikan aset perusahaan sebagian besar pada aset lancar
berturut turut sebagai berikut dari tahun 2012 2016: 68,40 %, 66,26%, 65,36%, 63,87%, 62,87% dari total aset perusahaan. Komposisi
aset tahun tahun mulai tahun 2013 mengalami penurunan, hal tersebut terus menerus turun hingga tahun 2016.
Sebaliknya komposisi aset tidak lancar mengalami peningkatan. Tahun 2012 31,60% komposisi aset tidak lancar dari total aset
perusahaan terus naik ke angka 33,74% ditahun 2013 lalu terus menerus naik ke angka 34,64% (2014), 36,13% (2015) dan 37,13%
(2015).
Kalbe Farma paling banyak menginvesatasikan aset perusahaan pada Persediaan dan Aset Tetap. Dimana proporsi persediaan dari total
aset perusahaan memenmpati angka berturut-turut dari 2012-2016: 22,46%, 26,99%, 24,87%, 21,93%, 21,97%. Komposisi proporsi
investasi pada aset tetap juga hampir sama yaitu 23,94% terus menerus naik 25,86%, 27,40%, 28,76% hingga ditahun 2016 mencapai
29,92% proporsi aset tetap atas total aset perusahaan.
Di pos Pasiva, kewajiban jangka pendek lebih mendominasi dari total liabilitas perusahaan. Di tahun 2013 sempat mengalami kenaikan,
walaupun setelah itu mengalami penurunan tiap tahunnya yaitu (2012-2016): 20,09%, 23,24%, 19,20%, 17,27%, 15,22%.

14
LABA RUGI
COMMON SIZE
2012 2013 2014 2015 2016 2012 2013 2014 2015 2016
PT.KALBE FARMA
TBK
(Rp) (%)
PENJUALAN NETO 13.636.405.178.957 16.002.131.057.048 17.368.532.547.558 17.887.464.223.321 19.374.230.957.505 100 100 100 100 100
BEBAN POKOK -
7.102.971.372.126 8.323.017.600.990 -8.892.737.389.731 -9.295.887.287.351 -9.886.262.652.473 52,09 52,01 -51,97 -51,03
PENJUALAN 51,20
LABA BRUTO 6.533.433.806.831 7.679.113.456.058 8.475.795.157.827 8.591.576.935.970 9.487.968.305.032 47,91 47,99 48,80 48,03 48,97
-
Beban penjualan -3.573.502.403.790 -4.230.293.635.075 -4.670.393.647.550 -4.828.392.482.465 -5.193.013.838.459 -26,21 -26,44 -26,99 -26,80
26,89
Beban umum dan
-651.416.535.513 -764.512.533.499 -901.181.791.170 -953.016.118.389 -1.046.592.722.481 -4,78 -4,78 -5,19 -5,33 -5,40
administrasi
Beban penelitian dan
-90.754.826.941 -135.388.356.694 -143.175.406.909 -163.364.759.657 -191.713.233.922 -0,67 -0,85 -0,82 -0,91 -0,99
Pengembangan
Beban bunga dan
-17.513.612.249 -28.642.082.811 -52.009.056.900 -23.918.010.816 -28.148.525.280 -0,13 -0,18 -0,30 -0,13 -0,15
keuangan
Penghasilan bunga 74.469.005.621 50.425.100.828 63.367.657.238 101.333.519.539 132.333.575.576 0,55 0,32 0,36 0,57 0,68
Pajak atas penghasilan
-19.752.143.479 -0,11
bunga
Beban operasi lainnya -97.361.969.697 -87.177.000.653 -111.512.015.811 -0,56 -0,49 -0,58
Pendapatan operasi lainnya 91.296.113.044 104.495.963.796 45.975.818.025 0,53 0,58 0,24
Bagian atas rugi entitas
-2.636.507.835 -904.659.387 -4.108.902.450 -0,02 -0,01 -0,02
asosiasi
Laba (rugi) selisih kurs 19.832.825.669 21.202.496.859 0,15 0,13
Laba atas penjualan aset
18.818.935.524 529.460.305 0,14
tetap
Rupa-rupa, neto -5.350.102.660 -19.911.188.740 -0,04 -0,12
LABA SEBELUM
BEBAN PAJAK 2.308.017.092.492 2.572.522.717.231 2.763.700.548.048 2.720.881.244.459 3.091.188.460.230 16,93 16,08 15,91 15,21 15,96
PENGHASILAN
BEBAN PAJAK
-532.918.244.560 -602.070.267.545 -642.609.966.418 -663.186.962.586 -740.303.526.679 -3,91 -3,76 -3,70 -3,71 -3,82
PENGHASILAN
LABA TAHUN
1.775.098.847.932 1.970.452.449.686 2.121.090.581.630 2.057.694.281.873 2.350.884.933.551 13,02 12,31 12,21 11,50 12,13
BERJALAN

15
PENDAPATAN
(BEBAN)
KOMPREHENSIF LAIN
:
Keuntungan aktuarial
3.901.901.743 -26.416.054.446 0,02 -0,14
atas liabilitas imbalan kerja
Laba (rugi) yang belum
direalisasi dari aset
-4.217.177.806 678.659.860 4.566.966.794 -571.176.259 29.159.662.697 -0,03 0,004 0,03 -0,003 0,15
keuangan tersedia untuk
dijual
Selisih kurs atas
penjabaran laporan 1.153.080.445 33.112.585.251 3.557.901.658 22.377.893.764 -6.146.991.115 0,01 0,21 0,02 0,13 -0,03
keuangan
Pajak penghasilan
6.442.390.000 0,03
terkait
Penghasilan
Komprehensif Lain 3.039.007.136 0,02
Setelah Pajak
LABA
KOMPREHENSIF 1.772.034.750.571 2.004.243.694.797 2.129.215.450.082 2.083.402.901.121 2.353.923.940.687 12,99 12,52 12,26 11,65 12,15
TAHUN BERJALAN
Laba Tahun Berjalan Yang
Dapat Diatribusikan
Kepada:
Pemilik entitas induk 1.733.928.105.603 1.919.508.370.312 2.064.686.665.442 2.004.236.980.127 2.299.734.572.550 12,72 12,00 11,89 11,20 11,87
Kepentingan non-
41.170.742.329 50.944.079.374 56.403.916.188 53.457.301.746 51.150.361.001 0,30 0,32 0,32 0,30 0,26
pengendali
Total 1.775.098.847.932 1.970.452.449.686 2.121.090.581.630 2.057.694.281.873 2.350.884.933.551 13,02 12,31 12,21 11,50 12,13
Laba Komprehensif Tahun
Berjalan Yang Dapat
Diatribusikan Kepada:
Pemilik entitas induk 1.730.864.008.242 1.952.588.559.890 2.072.781.310.118 2.029.812.883.113 2.302.751.188.880 12,69 12,20 11,93 11,35 11,89
Kepentingan non-
41.170.742.329 51.655.134.907 56.434.139.964 53.590.018.008 51.172.751.807 0,30 0,32 0,32 0,30 0,26
pengendali
Total 1.772.034.750.571 2.004.243.694.797 2.129.215.450.082 2.083.402.901.121 2.353.923.940.687 12,99 12,52 12,26 11,65 12,15

16
PER SAHAM DASAR
LABA TAHUN
BERJALAN YANG
DAPAT 37 41 44 42,76 49,06
DIATRIBUSIKAN
KEPADA PEMILIK
ENTITAS INDUK

INTEPRETASI DATA:
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi PT Kalbe Farma Tbk menunjukkan perubahan yang signifikan. Laba komprhensif tahun
berjalan dari penjualan neto mengalami penurunan dari tahun ke tahun, penurunan yang signifikan ada ditahun 2015 dan sempat
mengalami kenaikan lagi ditahun 2016, beturut-turut sebagai berikut:
12,99%, 12,52%, 12,26%, 11,65%, 12,15%
Penurunan tersebut diakibatkan oleh beban yang terus bertambah setiap tahunnya. Dan pad 2016 mengalami peningkatan karena adanya
peningkatan penjualan neto yang signifikan.
Jika ditelusuri lebih lanjut tahun 2015 Kalbe Farma mengalami penurunan laba diakibatkan oleh adanya peraturan pemerintah yang
menetapkan adanya sertifikasi obat halal, dimana hal tersebut menajdi tantangan tersendiri bagi industri farmasi termasuk Kalbe Farma.
Selain itu tahun 2015 Kalbe Farma harus menarik seluruh Obat resep produksinya yaitu Buvanest dan Asam Tranexamat Generik dan
menghentikan produksi karena kasus pasien meninggal setelah penyuntikan obat tersebut.

17
::: ALASAN MEMILIH PT KALBE FARMA TBK

Pada tahun 11 Februari 2015 dua pasien RS Siloam Lippo meninggal setelah disuntik obat
anestesi Buvanest Spinal dan Asam Tranexamat Generik, keluaran PT. Kalbe Farma Tbk. Dalam
keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 16 Februari 2015, Kalbe telah
mengakui melakukan penarikan sukarela secara nasional atas dua produknya yakni Buvanest
Spinal 0,5 persen dan Asam Tranexamat Generik 500 mg mulai tanggal 12 Februari 2015 sebagai
langkah penjagaan mutu dan tanggung jawab preventif. (sumber: http://indonesia-
pharmacommunity.blogspot.co.id/2015/02/analis-dampak-penarikan-obat-pada-saham.html).
Dimana dalam pemberitaan ada sangkaan bahwa kasus tersebut akan berpengaruh terhadap
kinerja keuangan Kalbe Farma. Karena adanya kasus tersebut akhirnya saya tertarik untuk
menganalisis Laporan Keuangan PT Kalbe Farma Tbk dari tahun 2012 2016 (5 tahun). Apakah
kasus tersebut mempengaruhi laba dari Kalbe Farma ditahun 2015? Mempengaruhi harga saham
dipasar atau tidak.
Bila dilihat dalam laporan keuangan Kalbe Farma, tahun 2015 memang Kalbe Farma
mengalami penurunan dalam laba yang dihasilkan bila dilihat laba operasi:
2014 2015 2016
2.763.700.548.048 2.720.881.244.459 3.091.188.460.230

Jadi bila dikaitkan dengan kasus yang ada, kasus tersebut sedikit memberikan efek terhadap laba
Kalbe Farma. Penurunan laba ini dapat disebabkan dengan adanya penghentian produksi dan
penjualan sementara produk obat resep Buvanest dan Asam Tranexmat Generik. Selain itu
penyebab dari faktor eksternal juga mempengaruhi penurunan laba pada tahun 2015 yaitu, industri
farmasi juga menghadapi masa sulit dimana industri farmasi menghadapi peraturan baru Obat
Halal dari pemerintah (terutama vaksin anak-anak). Sehingga, dari peraturan tersebut konsumen
lebih aware terhadap vaksin dan memilih yang berlabel halal. Sedang pada kenyataannya bahan
obat/vaksin masih banyak yang berasal dari luar negeri/impor yang bagi konsumen masih
diragukan halal atau tidaknya.

18
::: REKOMENDASI UNTUK INVESTOR

PT Kalbe Farma Tbk membukukan laba tahun berjalan dari 2012 2016:

LABA TAHUN 2012 2013 2014 2015 2016


BERJALAN 1.775.098.847.932 1.970.452.449.686 2.121.090.581.630 2.057.694.281.873 2.350.884.933.551

Laba tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar Rp 293.190.651.678. Peningkatan laba ini
diiringi oleh kenaikan penjualan bersih sebesar Rp 1.486.766.734.184

PENJUALA 2012 2013 2014 2015 2016


N NETO 13.636.405.178.957 16.002.131.057.048 17.368.532.547.558 17.887.464.223.321 19.374.230.957.505

Sementara itu, kenaikan beban pokok penjualan tercatat Rp 590.375.365.122

BB POKOK
2012 2013 2014 2015 2016
PENJUALA
7.102.971.372.126 8.323.017.600.990 8.892.737.389.731 9.295.887.287.351 9.886.262.652.473
N

Total aset perseroan pada tahun 2016 tercatat Rp 15.226.009.210.657, adapun liabilitas tercatat
Rp 2.762.162.069.572 dan ekuitas Rp 12.463.847.141.085

19