Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Tn. P PADA Tn.

P
DENGAN DIABETES MILLITUS DI LINGKUNGAN PAGERSARI RT 01
RW 10 KELURAHAN PURWANTORO KECAMATAN PURWANTORO
KABUPATEN WONOGIRI

A. Pengkajian
Pengkajian dilakukan pada tanggal 30 Mei 2016 pukul 14.00 WIB. Dengan
cara anamnesa langsung dengan pasien dan keluarga.
1. Data Umum
a. Nama KK : Tn.P (56 tahun)
b. Alamat : Pagersari Rt.01 Rw. 10 Purwantoro Wonogiri
c. Pekerjaan : Swasta
d. Pendidikan : SD
e. Susunan anggota keluarga
No Nama Umur Pendidikan Hubungan Pekerjaan
1 Ny. P 75 tahun SD Ibu -
2 Ny. R 54 tahun SD Istri Swasta
3 Sdr. A 31 tahun SLTP Anak Swasta
4 Sdr. V 23 tahun SLTP Anak Swasta
5 Sdr. A 15 tahun SMP Anak Pelajar

f. Genogram

Ny. P NYNNy. P x
x
1
2

Tn. P

Sdr. A Sdr.V Sdr . A

Keterangan:
: Laki-laki

: Perempuan

X : Meninggal

------ : Satu rumah

g. Tipe keluarga
Keluarga Tn. P merupakam tipe keluarga besar (extended family),
dalam satu rumah terdiri dari nenek, suami, istri dan dua orang anak
laki-laki kandung.
h. Suku Bangsa
Keluarga Tn. P merupakan warga Negara Indonesia (WNI) dan berasal
dari suku Jawa.
i. Agama
Keluarga Tn. P menganut agama Islam. Tn. P selalu mengingatkan
keluarganya untuk selalu beribadah kepada Allah SWT.
j. Status sosial ekonomi keluarga
Tn. P bekerja swasta, bekerja dibangunan. Ny. R juga bekerja
swasta . Tn. P mengatakan penghasilannya kadang kurang untuk
3

memenuhi kebutuhan karena penghasilannya tidak tetap. Pengaturan


keuangan diatur oleh Tn. P.
k. Kebiasaan sehari-hari dan aktivitas rekreasi keluarga
1) Kebiasaan sehari-hari
Keluarga Tn. P mengatakan jarang tidur siang. Keluarga Tn. P
makan 3x sehari dengan nasi, lauk, sayur dan jarang makan buah-
buahan. TN.. P makan 3 kali sehari dengan menu utama nasi dan
sayur , Tn. P tidak pernah diit. Tn. P kalo ada tanda-tanda lemes
angsung minum teh manis. Tn. P juga mengatakan sering pusing
apalagi dipagi hari, kaki tersasa panas dan sering kesemutan. Tn. P
minum teh manis sehari sekali yaitu pagi hari, diwaktu lain Tn. P
minum air putih. Keluarga Tn. P mandi 2x sehari dengan sabun,
gosok gigi saat mandi dan keramas seminggu sekali. Obat yang
dikonsumsi yaitu Cevadil 1x1, Glimepiride 1x1.
2) Aktivitas rekreasi keluarga
Tn. P mengatakan apabila ada waktu luang semua anggota keluarga
menonton TV dan kadang berbincang-bincang tentang pelajaran
anaknya dan pekerjaan. Tn. P mengatakan jarang mengadakan
rekreasi khusus ke obyek wisata tertentu.
2. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan yang di capai keluarga Tn. P saat ini adalah
keluarga dengan anak dewasa. Tn. P mempunyai anak dewasa
berumur 31 tahun yang sebentar lagi akan menikah. Tn. P mengatakan
anaknya merantau ke Jakarta untuk membantu ekonomi keluarga. Tn.
P mengatakan memberikan kebebasan yang seimbang dengan
tanggung jawab anak.

b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi


Tn. P mengatakan kedua anaknya tidak mengalami masa remaja
seperti anak yang lainnya karena kedua anaknya tidak mendapatkan
4

pendidikan sesuai harapan dan dimasa anak-anak sudah harus bekerja


membantu orang tua. Sdr. A lulus SLTP dan Sdr. V lulus SLTP, setelah
lulus mereka bekerja membantu orang tua.
c. Riwayat keluarga inti dan sebelumnya
Tn. P mengatakan menderita penyakit penyakit DM sudah 5 tahun.
Tn. P mengatakan tidak rutin kontrol penyakitnya. Tn. P juga tidak
pantang makanan, hanya mengurangi minum manis saja.T.P dan
ketiga anak Tn. P belum pernah menderita sakit serius atau opname.
Bapak Tn. P mempunyai riwayat DM.
3. Lingkungan
a. Karakteristik rumah
1) Rumah
a) Rumah Tn. P termasuk dalam kategori rumah permanen
(tembok) dengan lantai ubin.
b) Status rumah: milik sendiri.
c) Ukuran rumah 10x16 m2
d) Jumlah ruang dalam rumah ada 7 ruangan, terdiri dari 1
ruang tamu sekaligus di gunakan sebagai ruang keluarga, 4
kamar tidur, 1 ruang untuk dapur dan makan, dan 1 ruang
untuk kamar mandi
e) Denah ruang

3 3 3

3 4
5
2

1. Ruang tamu
2. Ruang keluarga
3. Kamar tidur
5

4. Dapur dan ruang makan


5. Kamar mandi
f) Ventilasi
Ventilasi rumah Tn. P cukup, rumah Tn. P menghadap ketimur,
di dalam rumah terdapat 3 jendela dan cahaya sinar matahari
dapat masuk dan menerangi rumah. Penerangan rumah Tn. P
menggunakan cahaya matahari untuk siang hari dan malam
hari menggunakan lampu listrik.
g) Pemanfaatan ruang
Tn. P mengatakan nyaman dengan rumah yang ditempati.
Rumah terdiri dari ruang utama dan dapur. Ruang utama
dibagi untuk ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang tidur,
sedangkan ruang dapur digunakan untuk memasak, untuk
ruang makan, dan kamar mandi.
h) Peletakan perabot rumah tangga
Perabotan didalam rumah tampak kurang rapi, peralatan dapur
tampak kurang rapi.
i) Persediaan air bersih
Keluarga Tn. P menggunakan air dari sumur. Karakteristik
airnya jernih, tidak berbau, tidak terasa dan air tersebut
digunakan untuk mandi, masak, dan minum.
j) Jamban/WC
Keluarga Tn. P BAB menggunakan WC leher angsa milik
sendiri, jarak WC dari septik tank hanya lebih 10 meter.
Sampah dibuang di tempat sampah dan kalau sudah banyak
dibakar, limbah dialirkan ke got.

k) Lingkungan rumah
6

Rumah Tn. P tampak bersih, lantai dari ubin. Keluarga Tn. P


memasak dengan menggunakan kompor gas dengan dapur
berada di dalam rumah. Lingkungan sekitar tampak bersih.
l) Perasaan terhadap rumah
Tn. P mengatakan nyaman dengan rumahnya karena rumah
yang ditempati adalah rumahnya sendiri.
m) Bahaya keamanan
Tn. P mengatakan bahwa ancaman yang mungkin timbul
adalah apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang karena
dibelakang rumah terdapat beberapa pohon yang cukup
lumayan besar sehingga bila roboh dapat menimpa rumahnya.
n) Pengetahuan keluarga mengenai masalah kesehatan yang
berkaitan dengan lingkungan :
Tn.P mengatakan bahwa kesehatan dapat dipengaruhi
beberapa faktor, salah satunya termasuk lingkungan maka
lingkungan harus terus dijaga tingkat kerapian dan
kebersihannya.

b. Karakteristik tetangga dan komunitas RW


1) Kebiasaan tetangga dan komunitas
Pada saat kunjungan keluarga, tetangga Tn. P tampak baik dan
ramah. Tn. P mengatakan tetangga mempunyai solidaritas yang
tinggi. Di kampung terdapat kegiatan seperti PKK, arisan Rt,
arisan Rw, karang taruna, kerja bakti, dan pengajian rutin malam
jumat.
2) Lingkungan fisik
Secara umum keadaan lingkungan tampak bersih, kerja bakti
sudah berjalan baik.
3) Aturan / kesepakatan penduduk setempat
Tn. P mengatakan bahwa dalam rangka pencegahan penyakit
Demam Berdarah dan penyakit menular lainnya ada komitmen
mengadakan kegiatan kebersihan lingkungan dan kegiatan 3 M (
7

Menguras bak air, menutup dan mengubur barang bekas ) dan


kebersihan lingkungan, dilaksanakan dengan kerja bakti dengan
waktu insidental.
4) Budaya setempat yang mempengaruhi kesehatan
Budaya setempat yang mempengaruhi kesehatan tidak ada, kalau
sakit berobat di kesehatan.
5) Pendidikan dan pekerjaan
Tingkat pendidikan rata-rata SD dan pekerjaan karyawan swasta.
6) Persepsi keluarga terhadap komunitas
Tn. P mengatakan masyarakat adalah saudara terdekat maka
wajib saling menghormati, menghargai dan saling membantu
antara satu dengan yang lainnya untuk kebaikkan bersama
c. Mobilitas Geografis Keluarga
1) Kebiasaan keluarga berpindah tempat
Tn. P mengatakan bahwa sejak berkeluarga sering merantau ke
Jakarta dan beberapa tahun terakhir memutuskan mencari
pekerjaan di Desa.
2) Berapa lama keluarga tinggal di daerah ini
Tn. P mengatakan asli penduduk setempat, sehingga tinggal
diwilayah tersebut sejak kecil.
3) Transportasi menuju sarana kesehatan
Tn. P mengatakan kalau berobat ke Puskesmas jalan kaki karena
dekat sekitar 100 M, kalau ke Rumah Sakit dengan mobil
familynya.
4) Sarana transportasi
Tn. P mengatakan akses jalan mudah ditempuh karena jalan
sebagian aspal dan sebagian dengan rabat semen, transportasi
jalan kaki atau kendaraan.

d. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi Dengan Masyarakat


1) Waktu berkumpul dengan warga
8

Tn. P mengatakan waktu yang dipakai untuk berkumpul dengan


warga yaitu setelah sholat Isya.
2) Perkumpulan yang ada
Perkumpulan yang rutin diikuti Tn. P adalah arisan RT dan
pengajian rutin malam jumat.
3) Peran keluarga dalam perkumpulan
Tn. mengatakan kalau dirinya berperan sebagai anggota.
4) Persepsi keluarga terhadap perkumpulan dimasyarakat.
Tn. P mengatakan bahwa perkumpulan itu penting karena
sebagai sumber infomasi dan sarana menjalin kerja sama.
e. Sistem Pendukung Keluarga
1) Jumlah anggota yang sehat: 3
2) Fasilitas yang dimiliki keluarga: Keluarga mempunyai 3
sepeda motor yang bisa dipakai untuk mengantar ke sarana
kesehatan.
4. Struktur Keluarga
a. Pola Komunikasi Keluarga
1) Cara komunikasi antar anggota keluarga
Tn. P mengatakan bahwa pola komunikasi didalam kelurga
adalah terbuka, bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa dan
Indonesia, jika ada masalah dalam keluarga diselesaikan dengan
musyawarah.
2) Frekuensi dan kualitas komunikasi
Tn. P mengatakan bahwa komunikasi antar keluarga baik baik
saja, komunikasi setiap hari.
3) Keefektifan
Tn. P mengatakan bahwa komunikasi adalah hal paling dalam
keluarga karena sarana untuk menyelesaikan masalah.
9

4) Masalah komunikasi yang dihadapi anggota keluarga saat


ini

Tn. P mengatakan bahwa komunikasi dengan anggota keluarga


serumah tidak ada masalah.
b. Struktur Kekuatan Keluarga
1) Kemampuan anggota keluarga
Tn. P mengatakan bahwa dalam keluarga menanamkan sikap
terbuka saling menyayangi, menghormati sehingga hidup rukun,
tentram dan damai.
2) Pengambil keputusan keluarga
Tn. P mengatakan yang mengambil keputusan dalam keluarganya
adalah dirinya setelah dimusyawarahkan terlebih dahulu.

3) Peran anggota keluarga dalam mengambil keputusan


Tn. P mengatakan bahwa semua anggota keluarga membantu
memberikan bahan pertimbangan sehingga keputusan yang
diambil akan lebih baik dan bijaksana.
c. Sruktur Peran (Formal dan Informal)
1) Ny. P
Sebagai orang tua Ny. P tidak lagi mampu membantu mencari
nafkah. Ny. P memberikan nasehat-nasehat yang dibutuhkan
dalam rumah tangga.
2) Tn. P
Peran formal mencari nafkah untuk menghidupi seluruh anggota
keluarga dan melindungi anggota keluarga.
Peran informal sebagai seorang ayah dan anggota masyarakat
3) Ny. R
Peran formal isteri pendamping suami, memasak, mengurus
rumah tanggadan merawat anak.
Peran informal seorang ibu dan anggota masyarakat.
4) Sdr. A dan Sdr. V
Peran formal sebagai anak patuh pada orang tuanya.
10

Peran Informal membantu mencari nafkah.


5) Sdr. A
Peran formal sebagai anak patuh pada orang tuanya dan belajar
menekuni pendidikannya.
Peran Informal anak sekolah.

d. Nilai dan norma keluarga


1) Nilai
Tn. P mengatakan bahwa nilai yang diyakini benar adalah yang
sesuai nilai agama Islam yang dianutnya.
2) Norma
Tn. P mengatakan bahwa norma yang berlaku dimasyarakat asal
itu baik dia ikuti dan ditanamkan dalam keluarga
3) Pola asuh keluarga
Tn. P mengatakan selalu menanamkan sikap saling menyayangi,
menghormati sehingga hidup rukun, tentram dan damai.
5. Fungsi Keluarga
a. Fungsi afektif
Tn. P mengatakan dalam keluarga saling menyayangi dan menghargai
satu sama lain. Kehangatan keluarga dirasakan saat sedang berkumpul
bersama contohnya saat sedang berekreasi dan nonton TV.
b. Fungsi sosialisasi
Tn. P mengatakan interaksi antar anggota keluarga saling menghargai
sehingga terjalin komunikasi yang baik. Tn. P sebisa mungkin
mengingatkan nilai dan norma orang jawa. Keluarga Tn. P juga
membiasakan untuk ramah dengan lingkungan sekitar sehingga
dengan itu akan terjain sosialisasi yang baik.
c. Fungsi perawatan keluarga
1) Kemampuan keluarga mengenal masalah
Tn. P mengatakan mereka belum paham betul masalah kesehatan
yang dialami, Tn.P mengatakan mendapatkan informasi dari
tetangga cara diit dengan makan nasi layu untuk mengurangi gula,
Tn. P dan keluarga belum tahu cara merawat Tn. P dengan benar.
11

2) Kemampuan keluarga mengambil keputusan mengenai


tindakan yang tepat
a) Keluarga Tn. P mengetahui masalah kesehatan yang
dihadapi Tn. P, bila Tn.. P merasakan penyakitnya kambuh Tn.
P langsung memeriksakan Tn. P ke sarana kesehatan.
b) Tn. P mengatakan tidak menyerah dengan masalah
kesehatan yang dihadapinya, selain berusaha Tn. P juga
menyerahkan kepada Allah SWT karena semua sudah di atur
oleh Allah SWT dan sebagai mahkluknya harus berdoa dan
berusaha.
c) Keluarga Tn. P dapat menjangkau fasilitas kesehatan yang
ada, jarak puskesmas sekitar 100 m.
d) Tn. P mengatakan sampai saat ini keluarga mempercayai
adanya tenaga kesehatan sebagai sarana untuk
menyembuhkan penyakit karena mereka beranggapan tenaga
kesehatan ahli dalam bidang kesehatan.
3) Kemampuan keluarga untuk merawat anggota keluarga
yang sakit
a) Tn. P mengatakan sudah mengetahui sedikit mengenai cara
perawatan penyakit gula.
b) Tn. P mengatakan menu utama nasi dan sayur.
c) Tn. P mengatakan belum mendapatkan penyuluhan tentang
penyakit gula.
d) Tn. P mengatakan sebagai kepala keluarga mempunyai
tanggung jawab atas anggota keluarganya yang sakit. Sumber
keuangan didapat dari kerja seadanya.
e) Tn. P mengatakan jika ada anggota keluarga yang sakit,
masing-masing keluarga berupaya merawat. Apabila ada
anggota keluarga yang sakit dibawa kesarana kesehatan
terdekat.
12

4) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang


sehat
a) Keluarga mengatakan bahwa ada sumber-sumber yang
dimiliki seperti pembuangan sampah, limbah, dll.
b) Tn. P dan keluarganya mengatakan ada keuntungan dari
pemanfaatan lingkungan yang mereka lakukan, salah satu nya
terhindar dari penyakit seperti DBD, diare, dll.
c) Tn. P mengatakan kebersihan lingkungan sangat penting
untuk menjaga kesehatan mereka.
d) Keluarga Tn. P mengatakan upaya pencegahan penyakit di
lakukan dari hal yang kecil yaitu membuang sampah pada
tempatnya dan mengelola sampah dengan baik.
e) Tn. P mangatakan bahwa sanitasi lingkungan atau
kebersihan lingkungan sangat perlu dan salah satu sikap yaitu
menjaga kebersihan lingkungan.
f) Keluarga Tn. P mengatakan kompak dalam keluarga
mereka dalam menjaga lingkungan rumah yang sehat.
5) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas /pelayanan
kesehatan yang ada di masyarakat
a) Keluarga Tn. P mengatakan keluarga mengetahui
keberadaan fasilitas kesehatan yang ada di lingkungan sekitar
mereka, puskesmas yang sering didatangi berjarak sekitar
100 m dari rumah mereka. Tn. P juga tinggal dekat dengan
tenaga kesehatan yaitu Perawat.
b) Tn. P sangat merasakan manfaat dari adanya fasilitas
kesehatan. Dengan adanya fasilitas kesehatan seperti
puskesmas, Tn. P dan keluarganya dapat periksa saat ada
gangguan kesehatan.
c) Keluarga Tn. P mengatakan fasilitas kesehatan yang ada
dapat dijangkau dengan menggunakan sepeda motor.
13

d. Fungsi Reproduksi
1) Jumlah anak
Jumlah anak 3, anak pertama merantau ke Jakarta.
2) Merencanakan jumlah anak
Keluarga merencanakan jumlah anak dengan mengikuti program
KB.
3) Metode keluarga Berencana
Ny. R ikut KB suntik tiap 3 bulan.
4) Masalah reproduksi yang dialami
Ny. R mengatakan tidak ada masalah dengan kandungannya.
e. Fungsi ekonomi
1) Pemenuhan kebutuhan sandang, papan, dan pangan
Tn. P mengatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhannya
bergantung dari upaya dan hasil kerjanya dan anak pertama.
2) Pemanfaatan sumber yang ada di masyarakat dalam upaya
peningkatan status kesehatan
Sumber informasi dari Kelompok Posyandu, Kader kesehatan,
Bidan Desa
6. Stres dan Koping Keluarga
a. Stres jangka panjang dan pendek
1) Jangka pendek
Tn.P mengatakan dalam menghadapi penyakitnya tidak pernah
putus asa. dijalani sesuai alur kehidupan.
2) Jangka panjang
Tn. P sering pusint tiap pagi hari, kaki sering panas dan
kesemutan. Keluarga selalu memberi support kepada Tn. P.
b. Kemampuan keluaga berespon terhadap stres
Tn. P mengatakan apabila ada masalah di keluarganya, keluarga
berdiskusi agar masalah yang di alami cepat mendapat solusi dan
tidak berlarut-larut.
14

c. Strategi koping yang digunakan


Keluarga Tn. P mengatakan apabila ada masalah, anggota keluarga
akan berdiskusi dan apabila belum menemukan solusi Tn P akan
bercerita kepada saudara atau orang lain yang dianggap dapat
dipercaya dan dapat membantu mencari solusi. Karena dengan
mencoba bercerita akan meringankan pikiran dan tidak terlalu
menjadi beban. Tetapi hal tersebut digunakan apabila masalah serius
dan tidak dapat dipecahkan sendiri.
d. Strategi adaptasi disfungsional.
Tn. P mengatakan tidak mempunyai kebiasaan yang buruk untuk
menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi keluarganya.
7. Harapan Keluarga
a. Terhadap Petugas Kesehatan
Tn. P mengatakan petugas kesehatan supaya dapat memberikan
penjelasan tentang penyakitnya.
b. Harapan keluarga terhadap kesehatan Tn. P
Keluarga sangat mengharapkan Tn. P agar cepat sembuh dari
penyakitnya.
1

8. Pemeriksaan Fisik
No Pemeriksaan Ny. P Tn. P Ny. R Sdr. V Sdr. A
1 Tanda-tanda TD: 120/80 TD : 110/70 TD :115/70 TD : 120/80 TD: 120/80
vital mmHg mmHg mmHg mmHg mmHg
N: 84x/menit N : 88x /menit N : 84x /menit N : 80x /menit N : 80x /menit
S: 36,3 0c S : 36,8 0c S : 36,5 0c S : 36,5 0c S : 36,4 0c
RR: 24 x/menit RR : 22x /menit. RR : 24x /menit. RR : 20x /menit. RR : 24x /menit.
BB: 43 kg BB: 62 kg BB: 70 kg BB: 65 kg BB: 58 kg
TB: 156 cm TB: 163cm TB: 165 cm TB: 166 cm TB: 165 cm
GD : 235 mg/dl
2 Rambut dan Rambut lurus, Rambut lurus, Rambut lurus, Rambut lurus, Rambut lurus,
Kepala tampak beruban, tampak sedikit bersih, berminyak, hitam, bersih, hitam, bersih,
bersih, tidak ada beruban, bersih, tidak ada lesi, tidak ada lesi dan tidak ada lesi,
lesi, tidak ada tidak ada lesi, tidak ada nyeri tidak ada nyeri tidak ada nyeri
nyeri tekan. tidak ada nyeri tekan/lepas. tekan/lepas. tekan.
tekan.
3 Mata Simetris, sklera Simetris, sklera Simetris, sklera Simetris, sklera Simetris, sklera
putih, putih, putih, kunjungtiva putih, putih,
kunjungtiva agak kunjungtiva merah muda, tidak kunjungtiva kunjungtiva
pucat, tidak merah muda, memakai kaca merah muda, merah muda,
menggunakan tidak mata. tidak memakai tidak memakai
2

kaca mata. menggunakan kaca mata. kacamata.


kaca mata.
4 Hidung Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
gangguan pada gangguan pada gangguan pada gangguan pada gangguan pada
indra penciuman, indra penciuman, indra penciuman, indra penciuman, indra penciuman,
tidak ada polip tidak ada polip tidak ada polip tidak ada polip tidak ada polip
dan nyeri tekan. dan nyeri tekan. dan nyeri tekan. dan nyeri tekan. dan nyeri.
5 Telinga Simetris, Simetris, tidak Simetris, tidak ada Simetris, tidak Simetris, tidak
pendengaran ada gangguan gangguan ada gangguan ada gangguan
berkurang. pendengaran. pendenganran. pendenganran. pendenganran.
6 Leher Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
gangguan gangguan gangguan gangguan gangguan
pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran pembesaran
kelenjar tyroid, kelenjar tyroid, kelenjar tyroid, kelenjar tyroid, kelenjar tyroid,
tidak ada nyeri tidak ada nyeri tidak ada nyeri tidak ada nyeri tidak ada nyeri
tekan. tekan. tekan. tekan. tekan.
7 Dada Simetris, tidak Simetris, tidak Simetris, tidak ada Simetris, tidak Simetris, tidak
ada retraksi ada retraksi retraksi dada, ada retraksi ada retraksi
dada, tidak ada dada, tidak ada tidak ada dada, tidak ada dada, tidak ada
wheezing, dan wheezing, dan wheezing, dan wheezing, dan wheezing, dan
suara jantung suara jantung suara jantung suara jantung suara jantung
3

normal normal normal normal normal


8 Abdomen Simetris, tidak Simetris, tidak Simetris, tidak ada Simetris, tidak Simetris, tidak
ada massa, ada ada massa, tidak massa dan ada massa, tidak ada massa, tidak
nyeri tekan ada nyeri tekan, pembengkakan, ada nyeri tekan, ada nyeri tekan.
daerah tidak asites. tidak ada nyeri tidak asites.
epigastric, tidak tekan.
asites.
9 Ekstermitas Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
atas kecacatan, tidak kecacatan, tidak kecacatan, tidak kecacatan, tidak kecacatan, tidak
ada oedema, ada oedema. ada odema. ada oedema. ada odema.
mengeluh linu
10 Ekstermitas Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
bawah kecacatan, tidak kecacatan, tidak kecacatan, tidak kecacatan, tidak kecacatan, tidak
ada odema, kaki ada odema, kaki ada oedema. ada oedema. ada odema.
kanan dan kiri kanan dan kiri
terasa kemeng, terasa kemeng,
susah/sakit untuk susah/sakit untuk
jalan. jalan. sering
kesemutan dan
panas
11 Kulit Turgor kulit Turgor kulit Turgor kulit baik, Turgor kulit Turgor kulit
4

baik, warna sawo baik, warna kulit warna sawo baik, warna sawo baik, warna sawo
matang, kulit sawo matang, matang, kulit matang, kulit matang, kulit
lembab, akral kulit lembab, lembab, akral lembab, akral lembab akral
hangat, CRF< 3 akral hangat, hangat, CRF< 3 hangat CRF <3 hangat, CRF< 3
detik. CRF < 3 detik. detik. detik. detik.
1

Anda mungkin juga menyukai