Anda di halaman 1dari 6

Tantangan dalam pengembangan produk baru

Peluncuran produk baru semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir. Di Banyak industri, seperti
perdagangan eceran, barang konsumen, elektronik, otomotif atau lainya. Pembuat barang kulit mewah
Louis Vuitton mengimplementasikan format pabrik baru yang disebut Pegase sehingga dapat
mengirimkan koleksi buku ke butiknya setiap enam minggu- dua kali lebih sering dibandingkan dimasa
lalu. Memberi lebih banyak pilihan tampolan baru bagi pelanggan.

Imperatif inovasi

Dalam perekonomian yang berubah dengan cepat, inovasi berkelanjutan merupakan suatu keharusan.
Perusahaan yang sangat inovatif mampu mengindentifikasikan dan mengukur peluang pasar baru
dengan cepat. Berdasarkan survey businessWeek-Boston Consulting Group, Perusahaan inovasi,
mempraktikkan kerja tim dan memungkinkan karyawanya untuk bereskperimen dan bahkan gagal.
Perusahaan yang gagal mengembangkan produk batu sama saja menempatkam diri mereka sendiri pada
risiko. Produk lama mereka rentan terhadap perubahan keburuhan dan domestic dan asing yang
meningkat. Teknologi baru merupakan ancaman utama. Kodak yang beerja keras untuk
mengembangkan model bisnis baru dan proses pengembangan produk yang bekerja dengan baik dalam
dunia fotografi digital. Tujuan barunya adalah melakukan hal yang sama terhadap foto seperti yang
dilakukan apple pada music dengan membantu orang mengatur dan mengelola perpustakaan citra
pribadi mereka sendiri.

Keberhasilan produk Baru

Sebagian besar peridsahaan ternama memfokuskan diri pada inovasi tambahan. Inovasi tambahan
dapat memungkinkan perusahaan untuk memasuki pasar baru dengan emperbaiki produk untuk
pelanggan baru, menggunakan variasi profuk inti untuk tetap memimpim [asar dan menciptakan solusi
jangka pendek untuk seluruh masalah industri. Contoh Perusahaan yang berhasil melakukan inovasi
dengan baik adalah Scoot paper ketika scott paper tidak dapat bersaing dengan fort Howard paper co.
dalam hal harga untuk pasar tisu toilet yang menguntungkan, Scott meminjam solusi dari perusahaan
eropa sebuah dispernser yang mampu menyimpan gulungan kertas yang lebih besar. Scott membuat
gulungan kertas yang lebih besar dan memberikan dispernser fratis lepada pelanggan di pasar baru,
tetapi juga tidak terlalu rentan terhafap pesaing, seperti fort Howard, yang dapat menurunkan harga,
tetapi tidal menawarkan gulungan dispenser uang disesuaikan lebih besar. Perusahaan baru
menciptakan teknolohi perusak yang lebih murah dan mungkin mengubah ruang kompetitif. Perusahaan
ternama bisa jadi lambat dalam memberukan reaksi atau investasi terhadap teknologi perusak ini
karena teknologi perusak ini bisa mengancam investasi mereka. Kemudian, mereka tiba-tiba menyadari
harus menghadapi pesaing baru yang tangguh dan banyak yang gagal. Untuk menghindari jebakan ini,
perusahaan yang ada harus mengamati preferensi pelanggan yang selalu berubah dan sulit
diartikulasikan

Apa lagi yang dapat dilakukan perusahaan agar dapat berhasil dalam mengembangkan produk baru?
Dalam sebuah studi tentang produk industri, spesialis produk baru Cooper dan Kleinschmint
menemukan bahwa faktor keberhasilan 98% sepanjang waktu dibandingkan dengan produk dengan
keunggulan moderat (keberhasilan 58%) atau keunggulan minimal (keberhasilan 18%). Faktor kunci
lainya adalah konsep produk dan manfaat secara cermat sebelum melanjutkan produk tersebut. Faktor
keberhasilan lainya adalah sinergi teknologi dan pemasaran, kualitas pelaksanaan di semua tahap dan
daya Tarik pasar.

Kegagalan Produk Baru

Pengembangan Produk baru bisa sangat beresiko. Produj bary terus gagal dengan tingkat yang
mengganggu. Studi terbaru menunjukan tingkat ini mencapai 50% dan berpotensi mencapai 95% di
Amerika serikat dan 90% di Eropa.

Produk baru bisa gagal karena banyak alasan mengabaikan atau salah menerhemahkan riset pasar
berlebihan dalam memperkirankan ukuran pasar, biaya pengembangan tinggi, rancangan yang buruk,
positioning yang tidak benar, iklan yang tidak efektif, atau harga yang salah, dukungan distribusi tidak
cukup, dan pesaingin yang melawan dengan sengit. Beberapa faktor tambahan yang mengalangi
pengembangan produk baru adalah :

Kelangkaan ide penting pada wilayah tertentu

Mungkin hanya ada sedikit cara yang tersisa untuk meningkatkan beberapa pruduk dasar ( seperti baja
atau deterjen.)

Pasar yang terfragmentasi

Perusahaan harus mengarahkan produk baru mereka pada segen pasar yang lebih kecil dan ini berarti
penjualan dan lana lebih rendah untuk setiap produk.

Batasan social dan pemerintah

Produk baru harus memuaskan keamanan konsumen dan ramah lingkungan

Biaya pengembangan

Perusahaan biasanya harus menghasilkan banyak ide untuk menemukan satu nilai kelayakan
prngrmbang dan sering menghadapi tingginya biaya R&D, manufaktur, dan pemasaran.

Kelangkanaan modal

Beberapa perusahaan mempunuai ide bagus, tetapi tidak dapat mengumpulkan dana yang dibutuhkan
untuk meneliti dan meluncurkan.

Waktu pengembangan yang dibutuhkan lebih pendek

Perusahaan harus mempelajari bagaimana cara memadatkan wamtu pengembangan dengan


menggunakan teknik baru, mitra strategis, uji konsep dini, dan perencanaan pemasaran yang bagus.
Akan tetapi kegagalan selalu datang, dan perusahaan yang benar-benar inovatif menerimnya sebagai
bagian dari hal yang dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan. Ahli pemasaran Silicon Valley Seth Godin
menyatakan Bukan hanya penerimaan terhadap kegagalan, tetapi kegagalan itu adalah suatu
keharusan ba yak perusahaan web merupakan hasil dari usaha bisnis yang gagal dan mengalami
kegagalan atas ide-idenya ketika mereka mengubah pelayanan mereka. Dongster.com, situs jaringan
sosial untuk pecinta anjing, muncul setelah kegagalan besar Pets.com Like.com, situs bagi orang yang
mencari busana mirip, menghasilkan lebih baik dari pada layanan untuk mencari foto dengan
penampilan yang mirip, dan bahkan Google menemukan bahwa layanan Google Answer bagi orang yang
mencari informasi khusus mengalami kegagalan.

Kegagalan produk awal tidak selalu berarti akhir sebuah ide. Karena menyadari bahwa 90% obat
eksperemintal gagal, Eli lily menetapkan budaya koorporat yang melibatkan kegagalan sebahao bagian
tak terhindarkan dari penemuan, dan para ilmuwanya terdorong untuk mencari penggunakan senyawa
baru yang gagal pada semua tahap percobaa klinis manusia. Mencari penggunaan senyawa baru yang
gagal pada senyawa tahap percobaan klinis manusia.

Pengaturan Organisasi

Pengembangan produk baru mengharuskan manajemen senior mendefinisikan wilayah bisnis,


kategoriproduk, dan kriteria tertentu. General motors mempunyai tolak ukur yang berat yaitu $400 juta
dan harus diterapkanya pada model mobil baru. Inilah biayanya untuk memproduksi kendaraan baru.
Sebuah perusahaan menentukan kriteria produk yang dapat diterima yaitu sebagai berikut :

Produk dapat diperkenalkan dalam lima tahun


Produk mempunyai potensi pasar setidaknya $50 juta dan tingkat pertumbuhan 15%
Produk dapat memberikan setidaknya tingkat pengembalian penjualan 30% dan investasi 40%
Produk dapat mencapai kepemimpinan teknis atau pasar

Menentukan anggaran bagi produk baru

Manajemen senior harus memutuskan berapa banyak anggaran yang diperlukan untuk pengembangan
produk baru. Hasil R&D sangat tidak pasti sehingga sulit menggunakan kriteria investasi normal.
Beberapa perusahaan menyelesaikan masalah ini dengan membiayai proyek sebanyak mungkin,
berharap untuk mencapai beberapa pemenang. Perusahaan lain menerapkan angka persentase
penjualan konvensional atau menghabiskan sebesar jumlah yang dihabiskan pesaing. Dan juga,
perusahaan lain memutuskan berapa banyak produk baru yang berhasil yang mereka perlukan dan
bekerja mundur untuk memperkirakan investasi yang diperlukan.

Memperlihatkan bagaimana perusahaan dapat menghitung biaya pengembangan produk baru.


Manajer produk baru di perusahaan barang kemasan konsumen besar menijau hasil dari 64 ide. Hanya
satu dari empat atau 16 yang melalui tahap penyaringan.diperlukan biaya $1.000 untuk meninjau setiap
ide pada tahap ini. Setengah dari ide ini berhasil melalui tahap pengujian konsep, dengan biaya $20.000
per ide. Setengah dari ide ini atau empat,berhasilakn melalui tahap pengembangan produk, dengan
biaya $200.000 per ide. Setengahnya lagi dari ide ini atau dua, berhasil dipasar uji, dengan biaya
$500.000 per ide. Ketika dua ide tersebut diluncurkan dengan biaya masing masing $ 5 juta. Hanya satu
yang sangat berhasil. Maka satu ide yang berhasil ini membuat perusahaan mengeluarkan biaya
pengembangan $ 5.721.000.

Dalam prosesnya 63 ide lainya tersingkir. Total biaya uuntuk mengembangkan satu produk baru yang
berhasil dari 64 ide adalah $ 13.984.000. Kecuali perusahaan dapat meningkatkan.

Tahap Jumlah ide Rasio ide Biaya per ide Total biaya
dilanjutkan produk
1. Penyaringan ide 64 1:4 $ 1000 $ 64.000
2. Pengujian konsep 16 1:2 20.000 320.000
3. Pengembangan ide 8 1:2 200.000 1.600.000
4. Pemasaran ide 4 1:2 500.000 2.000.000
5. Peluncuran ide 2 1:2 5.000.000 10.000.000

Rasio untuk dilanjutkan dan mengurangi biaya pada tiap tahap, perusahaan harus menyediakan
anggaran hampiran $14 juta untuk setiap keberhasilan ide baru yang diharapkan dapat ditemukan oleh
mereka.

Tingkat keberhasilan sangat beragam. Sir James Dyson menyatakan bahwa ia membuat 5.127 protipe
penyedot debu transparan tanpa kantung sebelum pada akhirnya membuatnya dengan benar, pada
akhirnya menghasilkan penyedot debu dengan penjualan terlaris dari segi pendapat di Amerika Serikat.
Akan tetapi, ia tidak menyesali kegagalan Jika anda ingin menumukan sesuatu yang tidak dimiliki orang
lain, anda harus melakukan segala sesuatunya dengan cara yang salah melihat mengapa kegagalan itu
dapat terjadi benar-benar membawa anda ke jalan yang benar.

Mengelola produk baru

Perusahaan mengenai aspek organisasi pengembangan produk baru dengan bebearpa cara. Banyak
perusahaan memberikan tanggung jawab ide produk baru kepada manajer produk. Naming, manajer
produk sering kaliterlalu sibuk untuk mengelola lini yang ada sehingga mereka tidak banyak memikitkan
produk baru selain perluasaan lini. Mereka juga kurang mempunyai keahlian dan pengetahuan kisis yang
diperlukan untuk mengembangkan dan mengkritik produk baru. Kraft dan Jhonson memperkerjakan
manajer produk baru yang bertanggung jawab kepada manajer kategori.beberapa perusahaan
mempunyai Komite manahemen tingkat tinggi yang bertugas meninjau dan menyetujui proposal,
perusahaan besar sering membentuk departemen produk baru yang diketahui oleh manajer yang
memiliki kewanangan substansial dan akses ke manajemen puncak. Tanggung jawab utama
departemen meluputi menghasilkan dan menyaring ide baru, bekerja sama dengan departemen R&D,
dan melaksanakan uji lapangan dan komersialisasi. Dow dan General mils menugaskan pengembangan
produk baru bekerja untuk tim usaha kelompok lintas fungsi yang bertugas mengembangkan produk
atau bisnis khusus. intraprenuer ini dilepaskan dari tugas lainya dan diberi anggaran, kerangka waktu
dan Skunksworks Skunkworks adalah tempat kerja informal, kadang-kadang garasi, dimana tim
intrapreneur berusahaan mengembangkan produk baru.
Tim lintas fungsi dapat mengkaloborasikan produk baru ke pasar. Pengembangan produk baru yang
pararel mirip dengan pertandingan Rugby, dimana para anggota tim mengoper produk baru itu ke
belakang dank e depan sambal bergerak menuju tujuan. Dengan menggunakan system ini, Allan-Bradley
corporation (pembuat pengendali industri) mampu mengembangkan system pengendalian listrik yang
baru hanya dalam dua tahun, dibandingkan dengan enm tahun dibawah system lama. Tim lintas fungsi
memberikan bantuan dalam memastikan bahwa insinyur tidak didorong untuk menciptakan jebakan
tikus yang lebih baik ketika pelanggan potensi tidak memerlukan atau menginginkanya.

Banyak perusahaan besar menggunakan system gerbang tahap (stage-gate system) untuk
mengelola proses inovasi. Mereka membagi proses ke dalam beberapa tahap, yang pada akhir setiap
tahap, terdapat gerbang atau titik pemeriksaan. Pemimpin proyek, bekerja sama dengan tim lintas
fungsi, harus mengajukan sejumlah penghantar yang dikenal ke masing-masing gerbang sebelum proyek
dapat masuk ke tahap berikutnya. Untuk bergerak dari tahap rencana bisnis ke tahap pengembangan
Produk diperlakukan studi riset pasar yang meyakinkan tentang kebutuhan dan minta konsumen,
analisis kompetitif dan penilian teknis. Manajer senior meninjau kerja di setiap gerbang untuk
mengambilkan satu dari empat kepetusan: maju,bunuh,tahan, atau daur ulang. Sistem gerbang tahap
membuat proses inovasi dapat dilihat oleh semia pihak yang terlibat dan menjelaskan tanggung jawab
pemimpin proyek dan tim pada setiap tahap.

Mengelola Proses Pembangunan Ide

Penciptaan Ide

Proses pengembangan produk baru dimulai dengan pencarian ide. Beberapa ahli pemasaran percaya
bahwa peluang tersebar dan peningkatan tertinggi dari kebutuhan pelanggan yang belum terpenuhi
atau inovasi teknologi. Ide produk baru bisa berasal dari interaksi dengan berbagai kelompok dan
menggunakan teknik yang menghasilkan kreativitas.

1.Pen
cipta
an
ide

Buang
Sepuluh Cara Menemukan ide produk baru yang hebat

Menjalankan sesi informal, yang ada di dalam sesi tersebut, kelompok pelanggan bertemu
dengan insinyur dan desainer perusahaan untuk mendiskusikan masalah dan kebutuhan serta
bertukar pikiran tentang solusi potensial.
Memberikan waktu luang waktu penyelidikan bagi kelompok teknik untuk memainkan proyek
mereka sendiri. 3M memberikan waktu luang 15% rohm & Haas 10 %
Mengadakan sesi tukar pikiran dengan pelanggan sebagai fitur standar tur pabrik
Mensurvei pelanggan anda : Temukan apa yang mereka sukai dan tidak mereka sukai dalam
produk anda dan produk pesaing anda
Lakukan riset terbang diatas dingin atau berkemah dengan pelanggan, seperti yang
dilakukan fluke dan Hewlett-Packard
Gunakan putaran iterasi : sekolomoik pelanggan dalam satu ruangan, memfokuskan diri untuk
mengidentifikasikan masalah dan sekelompok orang teknis diruangan lainya, mendengarkan
dan bertukar pikiran tentang solusi. Segera uji solusi yang direncanakan yang direncanakan
dengan kelompok pelanggan.
Mengadakan pencarian kata kuci yang secara rutin memindai publikasi degang di berbaga
negara yang mengumumkan produk baru
Memperlakukan pameran dagang sebagai misi intelejen yang dengan misi tersebut anda
memandang semua yang baru di industri anda di bawah satu atap
Memerintahkan orang bagian teknis dan pemasaran untuk mengunjungi bagian laboratorium
pemasok anda dan mengjabiskan waktu dengan orang orang teknis mereka menemukan apa
yang tebaru
Mendirikan ruang ide, dan membuarnya terbuka dan mudah diakses,. Memungkinkan karyawan
mengulas ide dan menambahkan ulusanya itu secara konstruktif

Anda mungkin juga menyukai