Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Pengaruh Dukungan Keluarga dan Dukungan Sosial dalam Usaha Stop


Merokok pada Perokok Aktif dalam Keluarga
(Ari Julian dkk, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 55 halaman)

Pendahuluan: Indonesia mencapai peringkat ketiga tertinggi untuk jumlah perokok


di dunia setelah China dan India, yaitu sekitar 65 juta orang. Akibat tingginya angka
kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh merokok, banyak negara mulai lebih
memperhatikan masalah ini dan mencoba untuk melakukan berbagai cara demi
mengurangi angka perokok di negaranya, salah satunya melalui dukungan keluarga
dan sosial.
Tinjauan Pustaka: Dukungan keluarga dan dukungan sosial mempengaruhi intensi
seseorang untuk berhenti merokok. Dukungan keluarga berperan untuk membentuk
gambaran diri yang positif, meningkatkan rasa percaya diri, dan menimbulkan
motivasi seseorang untuk berhenti merokok. Sementara itu, dukungan sosial dapat
berupa nasihat, informasi verbal atau nonverbal, bantuan yang nyata, tingkah laku
dan penghargaan yang diberikan oleh orang-orang di lingkungan sosial sekitar.
Dukungan sosial dapat mempengaruhi intensi berhentinya perilaku merokok dengan
mengubah berbagai faktor, seperti menciptakan suasana yang tenang, mengurangi
stress psikis yang memicu perilaku merokok, serta menunjukkan sambutan positif
terhadap keinginan berhenti merokok. Manfaat dari dukungan keluarga dan sosial ini
tergantung pada waktu, dan bagaimana persepsi perokok terhadap cara pemberian
dukungan. Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa dukungan sosial yang bersifat
positif meningkatkan hasil berhenti merokok dan pemberian dukungan sosial yang
bersifat negatif, seperti ocehan ataupun aturan dapat mengurangi keinginan berhenti
merokok.
Simpulan: Intervensi dengan pendekatan dukungan sosial dan keluarga dinilai cukup
efektif untuk menghentikan kebiasaan merokok pada seseorang.

Kata Kunci: Sosial, Keluarga, Perokok

iii
ABSTRACT

The Effect of Family Intervention and Social Support in Smoke Cessation


Among Active Smokers
(Ari Julian et al, Faculty of Medicine Sriwijaya University, 55 pages)

Introduction: Indonesia ranks third as a country with the highest number of smokers
after China and India, with an estimated number of 65 million people. The high
incidence of morbidity and mortality caused by smoking drives many countries to
start paying more attention to this problem and exert various efforts to reduce the
number of smokers in their respective countries, which includes family and social
support.
Literature Review: Family and social support affect someone's intention to stop
smoking. Family support has a role of creating positive self image, boosting self
confidence and inciting the motivation to stop smoking while social support has a
role of creating a calm interpersonal environment, decreasing psychological stress
that might induce smoking habit and demonstrating the positive feedback from smoke
cessation. Social support comes with different forms including advices, verbal or non
verbal informations, concrete help, actions and also appreciation given by people
around the smoker. The benefits of family and social support are time-dependent and
it differs according on how the smoker perceive the supports given. Various
researches conclude that positive social support increases the likelihood of smoke
cessation and negative social support (e.g one-sided lecture or excessive rules)
decreases the desire to stop smoking.
Conclusion: Intervention through family and social support is deemed effective in
smoke cessation.

Keywords: Social, Family, Smokers

iv