Anda di halaman 1dari 2

WOC

Manifestasi Klinis
Keluhan pasien:
Anosmia unilateral jarang menjadi keluhandapat dikenali dengan menguji bau secara
terpisah pada masing-masing lubang hidung.
Anosmia bilateral, di lain pihak, membuat pasien mencari pertolongan dokter.
Pasien-pasien anosmik biasanya mengeluhkan hilangnya kemampuan merasa meskipun
ambang rasanya mungkin berada pada kisaran normal. Pada kenyataannya, mereka
mengeluhkan hilangnya deteksi rasa, yang sebagian besar merupakan fungsi dari penciuman.
Tanda dan gejala yang lain adalah sebagai berikut:
1. Berkurangnya kemampuan dan bahkan sampai tidak bisa mendeteksi bau.
2. Gangguan pembau yang timbul bisa bersifat total / tidak bisa mendeteksi seluruh bau.
3. Dapat bersifat parsial / hanya sejumlah bau yang dapat dideteksi.
4. Dapat juga bersifat spesifik (hanya satu / sejumlah kecil yang dapat dideteksi)
5. Kehilangan kemampuan merasa / mendeteksi rasa dalam makanan yang di makan.
6. Berkurangnya nafsu makan.

Daftar Pustaka

Huriyati E dan Nelvia T. 2013. Gangguan Fungsi Penghidu dan Pemeriksaanya. Jurnal
Universitas Andalas Vol.3
Raviv JR, Kern RC. Chronic Rhinosinusitis and olfactory dysfunction. In: Hummel T, Lussen AW,
editors. Taste and smell. Vol 63. Switzerland: Karger; 2006. p. 108-24.