Anda di halaman 1dari 4

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2016/2017

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Mata Kuliah/ Prodi : Praktikum Sistem Informasi/ S1 Akuntansi


Dosen : Yuki Firmanto, SE., MSA., Ak., CA.
Asisten : 1. Rosalina Yuri Anggraini
2. Areta Widya Kusumadewi
3. Novi Trisnawati
4. Dimas Rahardiyan
Deadline : Dikumpulkan di kelas sesuai dengan jadwal UAS
Sifat : Take Home

STARSERIUS adalah sebuah distro pakaian anak muda yang berada di Kota Malang.
Distro ini didirikan oleh Starla. Distro ini terletak di MOG. Sebelumnya toko ini telah memiliki
sebuah prosedur berkaitan dengan pembelian, penjualan hingga pelaporan keuangan. Belum lama
ini diketahui ada beberapa masalah yang timbul berkaitan dengan stok barang yang ada di toko
yaitu:

1. Sering terjadi kehilangan beberapa accessories yang bentuknya kecil di gudang (seperti
gantungan kunci, gelang, cincin, dan topi).
2. Terkadang banyak baju yang tidak laku di pasaran menumpuk di gudang.
3. Selama setahun ini terjadi sampai 4 kali kesalahan penerimaan barang oleh bagian gudang,
setelah diteliti rupanya dikarenakan bagian gudang tidak memiliki dokumen pembanding
barang yang diterima. Karena hal ini pihak supplier dan jasa pengangkut tidak mau
bertanggungjawab sehingga perusahaan terpaksa mengalokasikan hal tersebut sebagai biaya
kerugian.
4. Karyawan berhak atas diskon pembelian baju sebesar 25 % dari harga jual di toko, dan karena
hal ini ada beberapa karyawan membeli baju dengan jumlah banyak dan menjual baju tersebut
di luar dengan harga sesungguhnya. Keuntungan diambil oleh karyawan tersebut.
5. Baju dan beberapa accessories diketahui mengalami kerusakan, setelah diteliti ini diakibatkan
oleh bekas rokok dari karyawan.

Hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan operasional :

1. Starla bekerja sama dengan beberapa supplier yang kantor pusatnya terletak di daerah
Surabaya, Bali, Yogyakarta.
2. Seluruh pembayaran pembelian dilakukan secara transfer ke rekening supplier kemudian distro
akan mengirim bukti pengiriman uang melalui fax.
3. Sebelum bekerja sama dengan supplier, distro telah memiliki surat perjanjian kerjasama yang
isinya mencakup metode pembayaran (kredit atau tunai), syarat pengakuan barang, biaya kirim
dan term pembayaran.
4. Saat ini distro ini hanya bekerjasama dengan dua supplier merk ternama di Indonesia.
5. Distro memiliki sebuah gudang di lantai dua dengan luas sebesar 30x30 m2.
6. Dalam struktur organisasi terdapat perangkapan jabatan yaitu bagian gudang dan pembelian.
7. Umumnya jarang sekali terjadi pembelian barang yang sama berulang kali. Biasanya
pembelian terjadi tiga sampai empat bulan sekali dalam setahun.
8. Surat Order Pembelian dibuat berdasarkan surat perjanjian dengan supplier.

Bagian-bagian yang terkait dalam kegiatan pembelian :

1. Bagian Pembelian.
2. Bagian Gudang.
3. Bagian Keuangan.
4. Bagian Akuntansi.
5. Manajer Marketing.
6. Manajer Logistik.

Berikut Prosedur Pembelian Barang Dagang :

1. Manajer Marketing akan menghubungi supplier untuk mengirimkan katalog pakaian.


Selanjutnya Manajer Marketing akan menerima katalog pakaian dari supplier. Kemudian
manajer markering melihat data penjualan dan melakukan analisa penjualan. Setelah
menentukan analisa penjualan, manajer marketing akan melihat trend penjualan.
2. Kemudian dari data tersebut manajer marketing akan mengajukan permohonan pembelian
pada bagian manajer pembelian.
3. Manajer pembelian menerima permohonan pembelian dari manajer marketing kemudian
memberikan katalog pakaian dari supplier dan permohonan pada bagian pembelian.
4. Bagian pembelian menerima dan mengecek permohonan pembelian dari manajer pembelian.
Selanjutnya bagian pembelian akan membuat Surat Order Pembelian tiga rangkap, rangkap
satu untuk dikirim ke supplier, rangkap dua untuk bagian akuntansi dan rangkap tiga untuk
diarsip.
5. Selanjutnya bagian pembelian akan membuatkan master kode barang dagang pada baju yang
akan datang.
6. Faktur pembelian akan dikirim oleh supplier terlebih dahulu ke bagian akuntansi. Selanjutnya
bagian akuntansi akan menunggu hingga barang datang.
7. Saat barang datang bagian gudang akan menerima barang dan mencocokan isi barang dengan
packing list (umumnya ditempel di kardus).
8. Kemudian bagian gudang akan membuat Laporan Penerimaan Barang dua rangkap, rangkap
satu untuk bagian akuntansi, rangkap dua untuk diarsip.
9. Selanjutnya bagian gudang akan mengupdate kartu gudang, mencetak label barang dan
memberikan label barang dengan label harga.
10. Bagian akuntansi menerima Laporan Penerimaan Barang kemudian akan mencocokan
Laporan tersebut dengan Faktur pembelian dan Surat Order Pembelian.
11. Selanjutnya bagian akuntansi akan menentukan metode pembayaran sesuai dengan yang ada
di surat perjanjian.
12. Jika pembelian tunai maka bagian akuntansi akan memberikan faktur pembelian pada bagian
keuangan. Selanjutnya proses sama dengan proses pada no 15 s/d 21.
13. Jika pembelian secara kredit maka bagian akuntansi akan menyimpan faktur dan akan
mengambilnya pada saat jatuh tempo.
14. Saat jatuh tempo bagian akuntansi akan memberikan faktur ke bagian keuangan.
15. Bagian keuangan setelah menerima faktur kemudian membuat Bukti Kas Keluar sejumlah dua
rangkap.
16. Bukti Kas Keluar tersebut kemudian di berikan pada Manajer Keuangan dan Akuntansi untuk
di otorisasi.
17. Manajer Keuangan kemudian melakukan otorisasi atas Bukti Kas Keluar dan menyerahkan
kembali pada bagian keuangan.
18. Selanjutnya bagian keuangan akan ke bank untuk mentransfer sejumlah dana dari Bukti Kas
Keluar ke rekening supplier terhutang.
19. Formulir Pengiriman Uang sebagai hasil pengiriman uang akan diterima bagian keuangan dan
langsung diserahkan pada bagian akuntansi bersamaan dengan Bukti Kas Keluar dan faktur
pembelian.
20. Selanjutnya bagian akuntansi akan mengirimkan Formulir Kiriman Uang melalui mesin fax.
21. Kemudian bagian akuntansi akan melakukan penjurnalan dan posting ke buku besar.
Selanjutnya bagian akuntansi akan menyimpan Formulir Kiriman Uang, faktur pembelian dan
Bukti Kas Keluar.

Pertanyaan :

(POIN 20)
1. Jawab pertanyaan berikut secara bertahap:
a. Sebutkan kelemahan pengendalian internal pada siklus pengeluaran pembelian
barang dagang STARSERIUS ?
b. Identifikasi dan jelaskan kelemahan pengendalian tersebut!
c. Berdasarkan kelemahan pengendalian yang telah anda identifikasi, sebut dan jelaskan
moral hazard yang mungkin dilakukan oleh karyawan yang terlibat dalam siklus
pengeluaran pembelian barang dagang STARSERIUS!
(POIN 40)
2. Berdasarkan moral hazard pada point 1.c. yang anda identifikasi, ajukan perbaikan
pengendalian internal dalam bentuk flowchart prosedur Pembelian barang dagang
STARSERIUS!

(POIN 10)
3. Susunlah minimal 5 (lima) Kebijakan Manajemen untuk memecahkan masalah yang ada
di distro dan mencegah masalah-masalah baru yang mungkin terjadi!

(POIN 10)
4. Berikan usulan mengenai metode, pengukuran dan pengakuan yang berkaitan dengan
pengeluaran kas pada prosedur pembelian barang dagang diatas berikut penjelasannya!

(POIN 10)
5. Berikan jurnal standar berkait dengan transaksi di atas!

(POIN 10)
6. Buatlah daftar akun dan kode akun yang dirasa tepat untuk distro tersebut!