Anda di halaman 1dari 8

Jelaskan definisi teknologi dan elemen teknologi

Teknologi dapat didefinisikan sebagai tempat dimana semua pengetahuan tentang produk,
proses, alat, metode dan sistem yang digunakan dalam mewujudkan suatu barang atau pelayanan.
Dalam istilah sederhananya teknologi merupakan cara kita untuk melakukan berbagai hal untuk
mencapai suatu tujuan. Teknologi adalah pelaksanaan mencari pengetahuan yang akan membantu
usaha manusia.
Elemen teknologi ada 3 yaitu : Hardware , Software , dan Brainware
Hardware : Struktur fisik perlatan mesin atau perangkat keras yang digunakan untuk melaksanakan
tugas
Softaware : perangkat lunak atau program tentang bagaimana cara untuk menggunakan hardware
dalam melaksanakan tugas-tugas yang diperlukan.
Brainware : seseorang yang mengoperasikan teknologi dalam cara tertentu atau disebut juga dengan
mengendalikan suatu teknologi untuk mengembangkan suatu inovatif terhadap produk.

Jelaskan hubungan teknologi dengan bisnis


Teknologi yang ada di bisnis adalah aset teknologi bisnis. Aset-aset ini termasuk perangkat
keras, perangkat lunak, perangkat bergerak, dan mengetahui-bagaimana. Mereka membentuk
kolektif pengetahuan dan kemampuan teknis organisasi, termasuk orang-orang, peralatan, dan
sistem. Organisasi dapat dianggap sebagai penghantar untuk memperkenalkan satu atau beberapa
teknologi kepada masyarakat. Tujuannya adalah mencapai untuk keseperangkatan tujuan. Teknologi
yang digunakan sangat bervariasi dalam tingkat, dari yang sangat mendasar, hingga pada salah satu
ujung skala akan menjadi sangat di ujung tinggi teknologi lain. Perusahaan bisnis dibentuk untuk
menghasilkan keuntungan. Kumpulan pengetahuan yang tersedia bagi masyarakat merupakan
sumber utama untuk menciptakan perusahaan bisnis. Kontribusi teknologi tidak hanya dalam hal
barang dan jasa tetapi dapat diproduksi dan juga pada apa yang bisa atau bahkan berpotensi
diproduksi.

Jelaskan klasifikasi teknologi


New technology (teknologi baru) adalah sesuatu yang memperkenalkan atau menerapkan teknologi
yang berdampak eksplisit pada jalannya perusahaan yang menghasilkan produk atau menyediakan
layanan/jasa.
Contoh: adanya website internet untuk memasarkan produk/jasa sebuah perusahaan.
Sebuah Teknologi baru mempunyai efek yang besar untuk meningkatkan produktivitas dan
memelihara persaingan perusahaan bisnis.
1. Emerging technology (teknologi sedang berkembang), teknologi yang tidak dikomersialkan
secara penuh, tetapi akan menjadi komersial dalam 5 tahun. Saat ini yang menggunakan
terbatas, tetapi diharapkan berkembang secara signifikan.
Contoh :nanoteknologi, superkonduktivitas, dll
Emerging teknologi menciptakan industri baru dan berpotensi mencetuskan perubahan besar
pada institusi dan masyarakat
2. High technolgy (teknologi tinggi), istilah high teknologi sama dengan teknologi berkembang
atau canggih. Teknologi ini menggunakan variasi industri yang luas dengan karakteristik
tertentu. Sebuah perusahaan dikatakan high teknologi apabila
Pekerja berpendidikan tinggi. Sejumlah besar karyawan adalah ilmuwan insinyur.
Teknologinya berubah pada tingkat yang lebih cepat daripada industri lainnya
Bersaing dengan inovasi teknologi
Memiliki level tinggi pada pengeluaran riset dan perkembangan (rasio pengeluaran
litbang terhadap pengeluaran umumnya adalah 1-10).
Memiliki potensi penggunaan teknologi bertumbuh dengan cepat
3. Low technology (teknologi rendah), merupakan teknologi yang banyak menyerap tenaga kerja
manusia (padat karya). Low teknologi memiliki karakteristik
Pekerja dengan pendidikan dan skill yang relativ rendah
Menggunakan mesin semiotomatis atau manual
Pengeluaran riset berada pada level rendah
Basis teknologi yang digunakan stabil dengan sedikit perubahan
Produk yang dihasilkan memiliki banyak tipe/jenis yang memuaskan kebutuhan dasar
manusia seperti makanan, pakaian, dan layanan jasa.
4. Medium technology (teknologi medium), industri yang berada diantara high technology
dengan low technology, selalu mengacu pada teknologi dewasa yang lebih terbuka atas saran
saran dibandingkan yang lain untuk menerima teknologi transfer
5. Appropriate technology (teknologi tepat guna), istilah ini digunakan untuk mengindikasikan
penerapan teknologi yang tepat bagi sumber daya dan pemanfaatannya yang optimal.
Teknologi ini bisa berada pada low, medium, atau high teknologi. Memanfaatkan tingkat
teknologi yang tepat menghasilkan sumber daya tenaga kerja yang lebih baik dan efisiensi
produksi yang lebih baik.
6. Codified versus tacit technology (teknologi kodifikasi versus teknologi tacit), teknologi yang
dapat dipertahankan dan ditransfer secara efektif. Gambaran teknik ditandai dengan bentuk,
dimensi, daya tahan sebuah produk. Tacit teknologi adalah pengetahuan yang tidak dapat
diucapkan dengan kata kata. Tidak ada keseragaman yang diperkenalkan atau ditunjukkan
kepada masyarakat luas. Teknologi ini disebarkan dengan demonstrasi dan observasi, diikuti
dengan asimilasi oleh penggapai pengetahuan tersebut. Codified teknologi mengijinkan orang
mengetahui bagaimana teknologi bekerja tidak mengapa bekerja dengan metode tertentu.
Pengalihan teknologi lebih mudah bila teknologi dalam bentuk yang dikodifikasi. Tacit
teknologi lebih sulit, kurang tepat, dan lebih memakan waktu. Penguasaan teknologi
membutuhkan pemahaman keduanya teknologi kodifikasi dan tacit teknologi secara
noneksplisit.

Jelaskan konsep manajemen teknologi


Manajemen adalah sebuah seni dalam menjalankan bisnis. Hal ini melibatkan pengarahan
dan pengendalian organisasi dan mengarahkannya untuk mencapai tujuannya. Manajemen mengacu
pada pengetahuan, pengalaman, dan pengertian prilaku humar dan organisasional. Manajemen
adalah sebuah teknologi, sebagai cara dimana tujuan yang diinginkan dari suatu perusahaan
tercapai. Fungsi manajemen adalah pengorganisasian termasuk perencanaan organisasi, staff,
motivasi, mengontrol aktivitas. Istilah manajemen teknologi menyiratkan teknologi yang digunakan
untuk mengelola organisasi atau fungsi tertentu.
Manajemen teknologi adalah bidang interdisipliner yang mengintegrasikan sains, berfokus
pada teknik, dan pengetahuan manajemen dan praktik lebih dari sekedar teknologi sebagai faktor
utama dalam penciptaan kekayaan. Penciptaan kekayaan tidak hanya melibatkan uang; tetapi
mencakup faktor-faktor seperti peningkatan pengetahuan, intelektual, Modal, eksploitasi sumber
daya yang efektif, pelestarian lingkungan alam, dan Faktor lain yang mungkin berkontribusi dalam
meningkatkan taraf hidup dan kualitas hidup.
Penelitian, penemuan, dan pengembangan merupakan komponen penting dalam teknologi
penciptaan dan peningkatan kemajuan teknologi. Namun, yang lebih penting Penciptaan kekayaan
adalah eksploitasi atau komersialisasi teknologi. Ketika teknologi terhubung dengan pelanggan maka
manfaatnya terwujud. Konsep manajemen teknologi adalah menjembatani bidang engineering dan
science dengan bidang manajemen yang ditujukan untuk perencanaan, pengembangan dan
implementasi teknologi dalam rangka pencapaian sasaran strategis dan operasional suatu organisasi.

Jelaskan bagaimana perkembangan teknologi di akhir perang dunia


Perang dunia II mengakibatkan terciptanya susasana baru dalam bidang teknologi di dunia.
Negara-negara industri mendominasi dan memiliki peran penting dalam ekonomi dunia, seperti
terciptanya produk berbasis teknologi yang dijual dan menambah devisa bagi negara-negara industri
seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis. Industri besar yang mucul seperti Ford, General Motors,
General Electric, AT & T, IBM, dan Westinghouse.
Akhir perang dunia II membuat perusahaan-perusahaan yang ada menjadi lebih besar,
pemilik dan manajer menciptakan sistem manajemen dengan baik sangat baik seperti manufaktur,
keuangan, pemasaran dan distribusi. Industri yang sudah besar tersebut menjadi terbiasa dengan
lingkungan persaingan pasar lokal dan internasional yang sangat stabil, produk yang sama dijual
dinegaranya dan di seluruh dunia sangat laku karena tidak ada persaingan sedikit pun.

Jelaskan perubahan teknologi saat ini di dunia bisnis


Perubahan teknologi di abad ke-20 telah secara signifikan mempengaruhi pola kerja dan
perubahan sosial. Pada awal 1900an, 85 persen angkatan kerja AS terlibat dalam pertanian. Angka
ini sekarang mencapai kurang dari 3 persen. Namun, AS masih merupakan penghasil produk
pertanian terbesar di dunia. Efisiensi produksi ini sebagian besar disebabkan oleh teknologi.
Perubahan seperti ini akan terus terjadi namun pada tingkat yang lebih cepat, teknologi akan terus
menjadi basis pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional ataupun perusahaan asing. Oleh sebab itu
dapat disimpulkan bahwa perubahan teknologi yang terjadi pada dunia bisnis saat ini bisa dibilang
sangat menyolok.
Kecepatan perkembangan teknologi sangat berhubungan erat dan berkombinasi dalam
cakupan penyebaran teknologi. Munculnya negara-negara baru yang berperan dalam pergeseran
keseimbangan kekuatan ekonomi mengakibatkan persaingan antar negara di dunia yang biasa
disebut juga persaingan global. Disebut persaingan global karena negara-negara di dunia pada saat
ini mengejar perdagangan global bebas serta blok perdagangan yang menentukan masa depan
masing-masing negara tersebut. Kecepatan perubahan teknologi yang terjadi dalam beberapa tahun
ini sangat fantastis.
Tingkat inovasi teknologi yang terjadi sangat cepat menjadikan hal tersebut sangat penting
untuk memperhitungkan teknologi adalah faktor utama yang sangat berpengaruh pada
pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran. Baik individu, industri dan negara harus selalu
mengembangkan kapasitas mereka untuk tidak berhenti mengikuti perkembangan teknologi dan
memanfaatkan teknologi. Pada saat ini terjadi perubahan dalam perilaku pasar yang disebabkan
pesatnya perubahan teknologi yang terjadi. Pelanggan pada saat ini meminta dan mengharapkan
produk yang berkualitas tinggi. Penggunaan komputer dan perangkat lunak menjadikan konsumen
berpindah dari penggunaan jalur produksi tetap. Teknologi pada saat ini telah tersebar dan bergeser
dari skala ekonomi ke ekonomi lingkup dan integrasi. Internet merupakan teknologi terkini yang
sangat mempengaruhi dunia bisnis dimana konsumen bisa memilih dan membeli produk yang
diinginkan secara online. Produsen pada saat ini mempunyai teknologi internet agar bisa terhubung
dan memenuhi berbagai permintaan konsumen. Perubahan teknologi mengakibatkan persaingan
global yang tinggi, kompetisi antar negara pada saat ini telah menempuh babak baru. Dimana
mereka sudah menciptakan blok perdagangan dan model baru dalam persaingan antar negara dan
industri. Akibat dari itulah, pada saat ini negara-negara yang bisa dibilang ingin maju biasanya
menerapkan daya saing nasional,sistem ekonomi dan kemampuan teknologi dimana daya saing
nasional memiliki beberapa faktor dalam penilaiannya meliputi; pembentukan sistem ekonomi yang
sehat, kemampuan teknologi yang kuat, dan kemampuan untuk berdagang dengan negara lain.
Sistem ekonomi dalam suatu negara memiliki beberapa indikator; lembaga perbankan dan
lembaga keuangan, pasar saham, dan badan pengatur. Kemampuan teknologi memiliki indikator
berupa pendidikan, penelitian dan pengembangan, dan transfer teknologi. Pada saat ini, Organisasi
perdangangan dunia (WTO) menerapkan kesepakatan perdagangan internasional di antara beberapa
kelompok negara. Meskipun, perdagangan sebenarnya sangat berpengaruh dari permintaan,
penawaran dan dinamika pasar. Strategi kompetitif nasional juga sangat dibutuhkan guna menyikapi
perubahan teknologi pada dunia bisnis dimana hal tersebut bergantung pada integrasi sistem
ekonomi, teknologi, dan perdagangan yang harmonis. Jadi, perubahan teknologi pada dunia bisnis
sangat mempengaruhi suatu negara dalam memberi kebijakan ekonominya. Maka dari itu, negara-
negara yang tidak mengikuti perubahan teknologi akan menjadi negara yang terbelakang dan
dianggap tidak mampu dalam mengikuti dunia bisnis.
Dengan tingkat perubahan teknologi pula, peran manajer diperluas bukan hanya
pengelolaan sumber daya yang ada tapi ditambah lagi dalam melakukan perubahan seperti
mengelola sumberdaya dengan tambahan teknologi sekaligus memberikan inovasi dan kreativitas.
Perubahan dalam hal kompetisi juga sangat berubah karena adanya perubahan teknologi ini,
tapi masih dalam ruang lingkup ekonomi yang sehat, teknologi yang canggih, dan kemampuan
berkolaborasi dengan negara lain. Berkolaborasi dengan negara lain itu bisa dalam hal pendidikan,
penelitian, pengembangan, dan transfer teknologi agar semua negara bisa memiliki teknologi yang
sama dan maju bersama-sama.

Proses bisnis saat ini membutuhkan organisasi yang memiliki fleksibilatas, kecepatan dan efisiensi.
Jelaskan menganai hal ini!
Struktur organisasi yang efektif merupakan hal yang fundamental saat ini. Beberapa
perusahaan besar seperti General Motors dan Nasa sudah mengaplikasikan prinsip ini. Hal yang
menyebabkan perubahan struktur organisasi ke arah yang lebih efektif adalah perubahan di bidang
teknologi. Teknologi mengubah persaingan pasar secara global, untuk itu demi menjaga permintaan
yang tinggi bagi suatu organisasi bisnis dibutuhkan fleksibilitas, kecepatan dan efisiensi yang lebih
baik dibanding sebelumnya. Perubahan teknologi menyebabkan pasar menjadi lebih dinamis
sehingga organisasi harus siap berubah setiap saat. Selama 20 tahun terakhir banyak aspek dalam
organisasi yang dikembangkan demi terwujutnya bisnis yang memiliki kapabilitas tinggi, contohnya
adalah cara administrasi terbaru, teknik pengembangan produk dan manajemen proyek. Aspek ini
akan mempengaruhi kapabilitas organisasi untuk mewujudkan pekerjaaan operasional yang lebih
terintegrasi/terhubung dengan proses bisnis, terintegrasi dengan rantai pasok, pemilihan keputusan
secara horizontal dan pertukaran teknologi yang ada. Hal-hal seperti ini akan membimbing
organisasi ke arah pemerataan sumber daya dan mewujudkan organisasi yang lebih responsif yang
bisa mewujudkan tujuan bisnis dari suatu organisasi, contohnya adalah pengembangan produk
terbaru, yang terintegrasi oleh sumber daya yang efektif dalam segmen organisasi yang lebih
multifungsional.
Hal yang perlu diperhatikan adalah selama 20 tahun belakangan ini aktivitas yang dilakukan
oleh perusahaan telah mengarah pada ukuran orientasi bisnis. Hal ini mengandung arti bahwa setiap
komponen fungsional dalam perusahaan semakin diukur dari kontribusinya terhadap tujuan yang
spesifik dari suatu perusahaan, tidak lagi dari kemampuan dalam menyediakan pelayanan fungsional
yang superior dalam bidangnya masing-masing, misal dalam bidang R&D, pemasaran, manufaktur
dan keteknikan. Pengukuran dilakukan dengan lebih kompleks, artiya etiap sumber daya yang ada
pada perusahaan kontribusinya akan diukur tidak hanya oleh kemampuan khusus di bidangnya
melainkan diukur juga bagaimana dia bisa memberikan dampak bagi terwujudnya tujuan
perusahaan.
Tantangan pada saat ini menuntut perusahaan mengarahkan sumber dayanya untuk
mengefisienkan fungsi-fungsi dalam organisasi yang bisa disilangkan. Artinya suatu pekerjaan dapat
dilakukan oleh departemen/grup fungsi yang lain jika ada hal yang memang harus dikerjakan segera
dan pekerjaan itu bersifat multidimensi. Kecekatan juga diperlukan dalam tingkatan yang besar,
diimplementasikan dalam sumber daya yang ada dan pembagian kemampuan. Hal ini dapat
mengurangi ketergantungan keharusan pembuatan keputusan yang dilakukan oleh pusat dan
kontrol bersama dalam mewujudkan tujuan perusahaan. Perusahaan saat ini juga memberikan
otonomi khusus bagi komponen-komponen dari perusahaan untuk mengembangkan dan
memelihara fungsi kapabilitas terbaik yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dalam meningkatkan
efesiensi setiap elemen harus bekerja fokus pada tugasnya masing-masing, sehingga penggunaan
waktu yang sia-sia dapat diminimalisir. Jika semua elemen dapat bekerja sesuai dengan
pekerjaannya, ini menimbulkan dampak desain organisasi yang baik. Akan tetapi saat ini masih
banyak yang belum melakukan hal ini, dan masih menggunakan sistem yang tradisional.
Organisasi akan terus berkembang untuk beradaptasi degan perubahan lingkungan bisnis.
Namun tantangan-tantangan seperti pemerataan, perampingan dan percepatan organisasi
merepresentasikan keadaan saat ini. Tren untuk merestrukturisasi untuk mencapai cross functional
yang lebih baik dan integrasi horizontal terus dijalankan secara kontinyu. dibutuhkan proses bisnis
pada perusahaan yang fleksibel, cepat dan efisien dalam menghadapi tantangan yang ada sekarang.

Bagaimana rancangan desain organisasi bisnis yang bisa attract teknologi dan inovasi
Rancangan desain organisasi bisnis yang bisa attract teknologi dan inovasi harus terintegrasi
secara vertikal dan horizontal, memiliki rantai pasokan dan memiliki pusat kendali yang kuat.
Aktivitas dan sistem pendukung fungsional suatu perusahaan dapat dilakukan secara organis dengan
efektif untuk mengoptimalkan hasil yang diinginkan. Perusahaan melakukan pengawasan dari setiap
bagian perkerjaan dengan masalah kompleksitas, efisiensi sumber daya, kontrol terpusat dan
pengambilan keputusan yang terdesentralisasi, otonomi fungsional dan integrasi lintas fungsional.
Dalam menerapkan teknologi ini, timbul kerumitan dalam menyeimbangkan antara tindakan
terhadap tantangan besar, seperti pertimbangan lingkungan kerja internal sebuah perusahaan
dengan teknologi tinggi yang digunakan. Tantangan tersebut meliputi tekanan time-to-market, yaitu
percepatan waktu dan tekanan pasar yang datang dalam teknologi yang terus berkembang, inovasi
baru yang meramaikan persaingan, kompleksitas teknis sumber daya, isu sosial dan etika, dan
ancaman/resiko yang bisa hadir kapan saja. Menghadapi lingkungan yang begitu dinamis dan
berpengaruh terhadap organisasi seringkali membuat perusahaan sulit untuk mengelola kegiatan
sehingga menanggapi hal tersebut, banyak perusahaan beralih dari yang hirarkis menjadi lebih
merata dengan diadakannya sistem vertikal horizontal seperti yang telah dijelaskan. Integrasi
vertikal dan horizontal memastikan kontrol misi terpadu perusahaan memberikan otonomi dan
fleksibilitas. Rancangan desain organisasi harus seimbang antara sistem vertikal dan horizontal untuk
meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dari sumber daya manusia yang menjadikan organisasi
perusahaan berkembang.

Jelaskan karakteristik dan tantangan lingkungan bisnis di era teknologi


Setiap zaman memilki karakteristik dan tantangan tersendiri untuk dihadapi. Banyak
perusahaan yang memang jaya pada zamannya tetapi di zaman saat ini mereka tak berdaya
menghadapi tantangan yang ada. Perusahaan yang tidak menyesuaikan diri dengan tantangan di era
teknologi saat ini akan digantikan oleh perusahaan baru yang lebih sesuai dengan zaman. Faktor
yang menyebabkan banyak perusahaan lama menghadapi kemunduran adalah adanya tantangan
dan karakteristik khusus pada era teknologi ini. Perusahaan harus mengetahui dan menghadapi
kedua hal tersebut. Karateristik dan tantangan yang harus dihadapi di era teknolgi meliputi:
a) Perubahan model bisnis dan strukturnya.
b) Pengukuran keberhasilan/performa bisnis yang lebih kopleks.
c) Joint ventures, aliansi perusahaan dan kemitraan yang kompleks
d) Pekerjaan yang lebih kompleks
e) Kompleks dalam menentukan kriteria kesuksesan
f) Berbedanya kultur organisasi dan nilai tambahnya
g) Pasar sudah mencakup global (global markets)
h) Resiko yang tinggi dan ketidakpastian
i) Fungsi-fungsi yang terintegrasi
j) Integrasi spektrum perusahaan yang luas dan pelayanan-pelayanan pendukung lainnya.
k) Integrasi dalam proses-proses bisnis
l) Banyaknya pemegang kepentingan (stakeholders)
m) Penerimaan dan komitmen yang multifungsi
n) Kebutuhan akan peningkatan perusahaan yang berkelanjutan
o) Kebutuhan akan kemampuan/keterampilan orang yang mumpuni
p) Konflik, kekuatan/kekuasaan dan politik dalam organisasi
q) Kendala dalam sumber daya
r) Pengarahan tim secara langsung
s) Jadwal yang padat dan pergerakan pada jadwal akhir (end-date-driven)
t) Persyaratan dalam hal kinerja yang sulit
u) Organiasai, pasar, dan sistem pendukung yang sebenarnya.
Dilihat dari banyaknya karakteristik dan tantangan pada era teknologi saat ini, sudah seharusnya
pergerakan perusahaan lebih dinamis jika ingin tetap mempertahankan eksistensinya di zaman ini.

Jelaskan tingkatan organisasi bisnis dan subsistemnya


Lingkungan bisnis dari suatu perusahaan tidak beroprasi secara vakum (hanya lingkungan
dalam), tetapi terintegrasi dengan sistem pendukung yang fungsional. Ada 3 fundamental tingkatan
dalam organisasi, sebagai berikut:
a) Kelembagaan secara institusi (institutional framework). Area ini merupakan area yang tetap,
menyediakan pengarahan yang strategis, ketahanan perusahaan jangka panjang dan
rencana pertumbuhan perusahaan, kebijakan dan prosedur perusahaan. Bagian dari
tingkatan ini adalah manajemen senior, pekerja perusahaan, directors, yang menyediakan
aturan secara luas dan alokasi sumber daya bagi perusahaan.
b) Sistem fungsional (functional system). Area ini merupakan area kelembagaan yang
tradisional dari suatu perusahaan. Area ini adalah area yang mengalami perubahan yang
lambat dan stabil. Area ini berfungsi dalam menghasilkan keunggulan kompetitif,
pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan dengan melakukan peningkatan pada sisi
metode operasi perusahaan, pasar dan pasokan dan untuk mengintegrasikan teknologi
terbaru dengan area operasi pada suatu perusahaan. Sistem fungsional ini sumber dayanya
meliputi re-enginereering, pengembangan, manufaktur perusahaan, pemasaran, sumber
daya manusia, quality control dan bagian pembelian. Jadi sungsional sistem ini adalah
penghubung antara tingkatan atas organisasi (bagian lemabaga tingkat atas) dengan
tingkatan bawah organisasi (bagian lapangan). Sistem ini biasaya stabil pada perusahaan
yang sehat dan elemen yang ada di dalamnya jarang berubah.
c) Area operasional (operational areas). Area ini biasa disebut juga area lapangan karena
fungsinya yang lebih berhubungan dengan hal-hal secara langsung yang ada di perusahaan,
biasanya merupakan area yang menjalankan kebijakan-kebijakan strategis yang dibuat oleh
perusahaan. Area operasional ini biasanya diorganisasikan/direfleksikan sebagai progam dan
proyek yang ada pada perusahaan, seperti pengembangan produk baru, kontrak (misal
kontrak dengan pekerja atau mitra kerjasama), pergudangan barang, pemeliharaan untuk
internal dan pendukung operasi lapangan. Area operasional ini merupakan area yang
bertanggung jawab secara langsung terhadap hasil yang diperoleh perusahaan. Pada
tingkatan ini biasanya untuk memperluas dampaknya, area opersional ini akan menyerap
seluruh sistem fungsional yang ada pada perusahaan. Terciptalah kombinasi sistem
fungsional-operasional yang fungsinya untuk mendukung suatu kegiatan operasi tertentu.
Jadi dapat disimpulkan dalam organisasi terdapat 3 tingkatan berbeda tingkatan pertama adalah
kelembagaan institusional merupakan tingkatan penentu kebijakan perusahaan, biasanya area ini
adalah area bagi manajer tingkat atas. Tingkatan kedua adalah sistem fungsional. Area ini adalah
area penghubung antara penentu kebijakan tingkat atas dengan area pada operasional perusahaan
(tingkatan paling bawah). Area ini mirip dengan area penerjemah bagi kebijakan jangka panjang. Sub
sistem dalam area ini contohnya bagian pemasaran dan bagian sumber daya manusia. Tingakatan
paling bawah adalah area operasional. Area operasional ini merupakan area yang bergerak di bagian
program perusahaan dan proyek. Biasanya banyak melibatkan pekerjaan lapangan dan area ini juga
merupakan area yang berhubungan secara langsung dengan pasar dan konsumen. Area ini
merupakan area implementasi dari kebijakan yang telah diterjemahkan area fungsional.
Pengembangan pada area ini mengikuti apa yang ada dalam area sistem fungsional. Area ini juga
bisa disebut area untuk menjalankan operasi persahaan secara langsung. Sub sistem dalam area ini
contohnya kontrak (kontrak pekerja atau kontrak bagi perusahaan lain) dan pengembangan proyek
terbaru perusahaan.

Jelaskan tipe-tipe organisasi yang technology oriented


Pada dasarnya terdapat 2 pilihan sebuah organisasi memilih struktur untuk organisasinya. 2
tipe itu adalah:
a) Pengorganisasian fungsional, dimana sumber daya dikelompokkan sesuai kapsistas fungsinya
dan diatur oleh rantai komando dari suatu hirarki dan proses-proses yang terkontrol.
Ogranisasi tipe ini disebut juga organisasi fungsional.
b) Pengorganisasian proyek, sumber daya dialokasikan kepada proyek yang spesifik memiliki
waktu yang otonom (sudah terjadwal) dan independen/berdiri sendiri. Organisasi tipe ini
juga biasa disebut organisasi proyek/divisional.
Jenis organisasi yang berorientasi pada teknologi memang umumnya ada 2 tipe. Namun
kenyatannya tidak ada perusahaan yang berorientasi pada teknologi bekerja pada struktur
fungsional atau proyek yang murni.setiap perusahaan biasanya memilki komponen yang fungsional
dan atifitasaktifitas proyek. Saat ini perusahaan menggunakan kombinasi tipe organisasi fungsional
dengan tipe organisasi proyek. Kombinasi ini biasa disebut organisasi tipe matriks. Pada tipe ini bisa
saja pengorgaisasian fungsional bergerak di beberapa aktivitas proyek, atau bisa juga
pengorganisasian proyek menciptakan fungsi-fungsi tingkat atas.

Anda mungkin juga menyukai