Anda di halaman 1dari 8

A.

Pendahuluan
1. Latar Belakang

Mesin pemotong rumput gendong adalah mesin pemotong rumput yang


masih eksis. Termasuk di kampus kita Politeknik Enjinering Indorama mesin ini
masih dipilih karena harga mesin terbilang murah, dan kemampuan memotong yang
bisa di segala medan. Permukaan tanah di Politeknik Enjinering Indorama
begelombang, menanjak, dan curam sehingga sangat efektif untuk penggunaan
mesin potong rumput gendong. Tapi dibalik kelebihan di atas masih banyak
kekurang dari mesin pemotong rumput gendong. Di dalam jurnal penelitian dari
Universitas Syah Kuala meneliti efek mesin potong rumput pada tubuh manusia,
dari aktivitas memotong rumput berhubungan dengan vibrasi, kebisingan dan
beban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mesin potong rumput
terhadap operator pemotong rumput, yang ditinjau dari empat faktor yaitu getaran,
kebisingan, biomekanika dan fisiologi. Objek yang diteliti adalah lima operator
yang berada di kawasan Universitas Syiah Kuala. Dari hasil kuesioner nordic body
map diketahui bahwa keluhan yang dialami oleh seluruh operator adalah pada
punggung, lengan atas kiri dan lengan atas kanan. Pada faktor getaran yang diterima
oleh operator memiliki rata-rata akselerasi yaitu 3,69 m/det 2 dengan batas waktu
maksimum bekerja yaitu < 1 jam per hari berdasarkan keputusan menteri tenaga
kerja. Pada faktor kebisingan bahwa tingkat kebisingan yang diterima operator rata-
rata adalah 97,3 dBA yaitu melebihi batas yang diijinkan menurut OSHA 1970 dan
durasi jam kerja yang diijinkan adalah 3 jam per hari. Pada faktor biomekanika, gaya
tekan yang terjadi pada otot tulang belakang dengan nilai rata-rata gaya tekan yaitu
1052,73 N maka dapat dikatakan bahwa dalam aktifitas pengangkatan mesin potong
rumput masih batas normal. Disimpulkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh
Universitas Syah Kuala Malaysia bahwa penggunaan mesin potong rumput gendong
dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang.
Maka dari kami bermaksud merancang bangun ulang mesin potong
rumput gendong menjadi mesin potong rumput dorong agar mengurangi resiko-
resiko yang akan mempengaruhi kesehatan bagi penggunanya. Untuk lebih
memudahkan kerja, menghemat waktu, serta meringankan beban manusia
diperlukan sebuah desain yang sederhana namun bermutu. Atas dasar itulah maka
dirancang alat pemotong rumput dorong.
2. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, maka dapat


dirumuskan masalah sebagai berikut :
2.1 Bagaimana cara membuat mesin potong rumput dorong.
2.2 Bagaimana cara kerja mesin potong rumput dorong.
3. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan yang hendak dicapai


dalam penulisan penelitian ini diantaranya:
3.1 Membuat mesin potong rumput dorong.
3.2 Mengoperasikan atau menguji mesin potong rumput dorong.
4. Metode Pelaksanaan Proyek Akhir
Metode yang penulis gunakan dalam melaksanakan proyek akhir ini
adalah metode literasi, yaitu berdasarkan literatur-literatur yang penulis peroleh dari
berbagai media, seperti jurnal, interet/ web, dan buku-buku.
B. Tinjauan Pustaka
Sebagian besar bumi ini adalah daratan, dan di daratan dapat tumbuh bermacam-
macam tanaman, tidak terkecuali adalah rumput. Rumput dapat tumbuh di berbagai
tempat dan dapat tumbuh dengan cepat. Jika tidak dipotong, maka akan terus tumbuh
dan merusak halaman rumah. Pada saat ini telah ada suatu mesin yang dapat
memotong rumput dengan tanpa harus mengeluarkan tenaga yang besar. Mesin
rumput ada 2 macam, yaitu sebagai berikut:
1. Model dorong, mesin tipe ini hanya untuk halaman yang berpermukaan
tanah rata. Hasil pemotongan rumput serata karpet. Lebar pemotongan via
mesin tipe ini bisa mencapai 38-46 cm. Tangkai pendorong mesin
ini dapat dilipat sehingga mudah disimpan. Mesin tersebut dapat
memotong rumput sampai pinggir sesuai jalur roda. Mesin ini dilengkapi
penampung rumput yang mudah dipasang ataupun dilepas untuk
dibersihkan. Pemotong rumput model dorong hanya memiliki satu model
pisau pemotong berupa blade (piringan) yang berbentuk segi empat. Satu
mesin model dorong punya dua piringan itu.
Gambar 2.2 Pemotong rumput dorong mekanik
(Sumber: 2, 2015)

Gambar 2.3 Mesin pemotong rumput dorong berbahan bakar


bensin (Sumber: 6, 2015)

2. Model gendong, mesin tipe ini cocok untuk lapangan ataupun halaman yang
berpermukaan tanah bergelombang dan tak rata. Bentuk mesin ini menyerupai alat
penyemprot pestisida yang sering dipakai petani untuk menyemprot hama. Mesin
tersebut memiliki gagang besi yang panjang dan alat pemotong yang tajam. Untuk
mesin pemotong rumput model gendong, ada tiga macam pisau yaitu model palang,
bulat bergigi delapan, dan bulat bergigi 80. Model palang digunakan untuk memotong
rumbut besar seperti alang-alang, rumput gajah, dan lain-lain. Model bulat bergigi
delapan bisa untuk memangkas semak-belukar. Model bulat bergigi 80 dipakai untuk
memotong tumbuhan yang lebih besar.

Gambar 2.4 Mesin pemotong rumput gendong berbahan


bakar bensin (Sumber: 13, 2015)

C. Bentuk Proyek Akhir


1) Deskripsi Alat
Mesin pemotong rumput dorong ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu
sistem pembakaran (Daya), Body dan transmisi, dengan
1. Motor 3.75 HP Briggs & Stratton
2. Plat Aser 2 mm
3. Besi Hollow 30 x 30 x 2.00 mm
4. Besi Schedule 2 inchi x 2 mm
5. Besi Schedule 2.5 inchi x 2 mm
6. Roda dia. 20 cm
7. Pisau pemotong dengan lebar 30 cm
8. Kopling flange
9. Poros
2) Cara Kerja Alat
Mesin potong rumput dorong ini bersumber daya dari motor bakar 4 tak dengan
arah putar searah jarum jam dan langsung ditransmisikan ke pisau pemotong
menggunakan kopling flange.
3) Diagram Blok

Mulai

Menarik engkol motor bakar

` Motor
Jika tidak
bakar hidup

Dorong mesin untuk memotong rumput

Sudah
selesai Jika belum
memotong

1
1

Matikan mesin

Selesai

Gambar 1 Diagram blok cara kerja sistem

D. Jadwal Pelaksanaan
Tabel 1 Jadwal Pelaksanaan
Waktu (Minggu)
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Persiapan
2 Perancangan sistem
Pengujian dan
3
pengambilan data
4 Pembuatan laporan

E. Perkiraan Biaya
1. Material habis pakai
Tabel 2 Material habis pakai
Total Harga
No Material Jumlah Harga Satuan (Rp)
(Rp)
1 Elektroda 1 box 70.000/ box 70.000
2 Dempul 1 Pc 50.000/ kaleng 50.000
3 Cat 1 Pc 20.000/ kaleng 20.000
4 Amplas 0,5 x 0,5 (m) 20.000/ m2 5.000
Total 145.000
2. Material tidak habis pakai
Tabel 3 Material tidak habis pakai
Harga Satuan Total Harga
No Material Jumlah
(Rp) (Rp)
1 Baja Holow 10 m 40.000/ m 400.000
2 Plat Baja 0,5 x 0,5 (m) 200.000/ m 50.000
3 Arduino 1 set 120.000/ set 120.000
4 Accelerometer 1 60.000 60.000
Total 630.000

3. Total Biaya
Tabel 4 Total Biaya
No Jenis Biaya Jumlah Biaya (Rp)
1 Material habis pakai 145.000
2 Material tidak habis pakai 630.000
3 Lain-lain 300.000
Total 1.075.000