Anda di halaman 1dari 7

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN

Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI)


Jln. Medan Merdeka Barat No. 7, Jakarta Pusat

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

TENAGA PENDUKUNG TEKNIS BIDANG


ANALIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN
KAWASAN INDUSTRI DAN KAWASAN STRATEGIS
LAINNYA

Sekretariat Komite Percepatan dan Perluasan


Pembangunan Ekonomi Indonesia

Kegiatan 5200

TAHUN ANGGARAN 2015

1
KERANGKA ACUAN KERJA
TENAGA PENDUKUNG TEKNIS BIDANG
ANALIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI DAN
KAWASAN STRATEGIS LAINNYA

A. Pendahuluan

Mempertimbangkan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki, serta


tantangan pembangunan yang harus dihadapi, Indonesia memerlukan suatu
transformasi ekonomi berupa percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi
menuju negara maju sehingga Indonesia dapat meningkatkan daya saing sekaligus
mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia. Komite Percepatan dan
Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia merupakan langkah awal untuk
mendorong Indonesia menjadi negara maju dan termasuk 10 (sepuluh) negara besar di
dunia pada tahun 2025 melalui pertumbuhan ekonomi tinggi yang inklusif, berkeadilan
dan berkelanjutan.

Upaya pembangunan ekonomi Indonesia diselaraskan dengan arahan dalam RPJMN


III tahun 2015-2019. Isu strategis yang menjadi arahan pembangunan ekonomi
Indonesia antara lain adalah Peningkatan Ketersediaan Infrastruktur Pelayanan Dasar,
Penguatan Konektivitas Nasional, Peningkatan Ketahanan Air, Pangan dan Energi,
Pengembangan Sistem Transportasi Massal Perkotaan, Peningkatan Efektivitas, Serta
Efisiensi Pembiayaan dalam Penyediaan Infrastruktur. Komite Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia diperlukan dalam upaya mencapai sasaran RPJMN
2015-2019 yang memiliki tema besar yaitu daya saing (competitiveness). dengan
demikian ketersediaan layanan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam peningkatan
daya saing dan pembangunan ekonomi Indonesia.

Implementasi Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia ini akan


dikoordinasikan oleh Tim Pelaksana yang merupakan kolaborasi antara dunia usaha dan
pemerintah. Tim ini akan melakukan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan
Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. Tim Pelaksana bertugas
untuk mengkoordinasikan pelaksanaan proyek-proyek. Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia, antara lain : (1) melakukan koordinasi perencanaan
dan pelaksanaan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia; (2)
melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia; dan (3) menetapkan langkah-langkah dan kebijakan
dalam rangka penyelesaian permasalahan dan hambatan pelaksanaan Percepatan dan
Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia.

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan Komite Percepatan dan Perluasan


Pembangunan Ekonomi Indonesia, keberadaan Tenaga Pendukung Teknis Bidang
Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya diperlukan untuk
membantu pelaksanaan tugas sesuai dengan petunjuk dan tata cara dukungan
administrasi yang telah disusun, antara lain: mengumpulkan bahan-bahan kerja terkait
kegiatan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya , melakukan
2
validasi proyek-proyek infrastruktur wilayah, menyusun rencana aksi kegiatan
infrastruktur wilayah. Oleh karena itu keberadaan Tenaga Pendukung Teknis Bidang
Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya sangat dibutuhkan
untuk membantu kelancaran Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi
Indonesia Tahun 2015

B. Tujuan, Sasaran dan Keluaran

B.1 Tujuan

Melakukan penyiapan dan penelaahan data dan informasi terkait kajian kebijakan,
serta analisis permasalahan, pelaksanaan kegiatan, monitoring kebijakan di bidang
Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya yang terkait dengan
isu pelaksanaan percepatan perluasan dan pembangunan ekonomi Indonesia (P3EI),
sesuai dengan prosedur yang berlaku agar menunjang pelaksanaan tugas pada Divisi
Pengkajian Kebijakan dan Regulasi.

B.2 Sasaran

1. Mengumpulkan bahan-bahan kerja sesuai dengan prosedur dan peraturan yang


berlaku untuk keperluan penyelesaian tugas.
2. Mempelajari, menganalisa serta menelaah bahan-bahan penyiapan rekomendasi
kebijakan di Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan
Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI sesuai dengan prosedur
yang berlaku untuk memperlancar pelaksanaan tugas.
3. Menyusun konsep kajian kebijakan di Bidang Analis Perencanaan Pembangunan
Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI
berdasarkan hasil pembahasan/telaahan sebelumnya dan prosedur yang berlaku
untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
4. Melakukan pemantauan permasalahan kebijakan di Bidang Analis Perencanaan
Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya terkait isu
pelaksanaan P3EI sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka
mengidentifikasi isu pelaksanaan P3EI di Bidang Analis Perencanaan
Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya
5. Membuat laporan berdasarkan hasil kerja untuk disampaikan kepada pimpinan,
sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar hasil telaahan dapat bermanfaat.
6. Memberikan saran berdasarkan pelaksanaan pekerjaan dan pemanfaatannya
untuk disampaikan kepada pimpinan langsung.
7. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan/pimpinan unit
organisasi berdasarkan ketentuan/peraturan yang berlaku baik lisan maupun
tertulis untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

B.3. Keluaran

Keluaran yang diharapkan dari Tenaga Pendukung Teknis Bidang Analis


Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya adalah
terlaksananya tugas dan fungsi Tenaga Pendukung Teknis sesuai dengan tanggung

3
jawabnya sehingga dapat memperlancar pekerjaan pada kegiatan Sekretariat KP3EI
(Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia).

C. Ruang Lingkup Pekerjaan

a) Mengumpulkan bahan-bahan kerja sesuai dengan prosedur dan peraturan yang


berlaku untuk keperluan penyelesaian tugas.
Tahapan:
1) Mencari bahan-bahan kerja terkait pelaksanaan tugas
2) Mempelajari bahan-bahan kerja terkait pelaksanaan tugas
3) Merencanakan kegiatan yang diperlukan untuk penyelesaian tugas
4) Menyusun masterlist proyek kegiatan infrastruktur Wilayah yang telah
tervalidasi oleh kementerian/lembaga terkait.
5) Mengidentifikasi permasalahan dan hambatan aspek Pembangunan
Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya dalam pengembangan
infrastruktur Wilayah.
6) Mengidentifikasi kebijakan terkait pengembangan infrastruktur Wilayah
dalam rangka sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah.
7) Menyusun rencana aksi kegiatan infrastruktur wilayah.

b) Mempelajari, menganalisa serta menelaah bahan-bahan penyiapan rekomendasi


kebijakan di Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan
Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI sesuai dengan prosedur
yang berlaku untuk memperlancar pelaksanaan tugas.
Tahapan:
1. Mengidentifikasi dan mempelajari kebijakan atau peraturan perundangan
dan regulasi di Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri
dan Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI yang
memerlukan langkah sinkronisasi dan koordinasi kebijakan di bidang
perekonomian;
2. Menganalisa dan menelaah pelaksanaan atau peraturan perundangan dan
regulasi kebijakan di Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan
Industri dan Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI;
3. Mengkonsultasikan kepada pimpinan hasil/temuan kebijakan di Bidang
Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis
Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI yang perlu ditindaklanjuti;
4. Membantu persiapan dan pelaksanaan rapat-rapat koordinasi dengan unit-
unit Kementerian/Lembaga teknis dan investor terkait di Bidang Analis
Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis
Lainnya berdasarkan isu pelaksanaan P3EI antara lain : menyiapkan ruang
pertemuan dan peralatan yang diperlukan; mengirimkan undangan kepada
unit/instansi terkait serta mengkonfirmasikan kehadirannya.
5. Membuat notulen/laporan berdasarkan hasil pembahasan bersama dengan
unit/instansi terkait;
6. Menyajikan notulen/laporan kepada Pimpinan untuk bahan yang akan
ditindaklanjuti.

4
c) Menyusun konsep kajian kebijakan di Bidang Analis Perencanaan Pembangunan
Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI
berdasarkan hasil pembahasan/telaahan sebelumnya dan prosedur yang berlaku
untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
Tahapan:
1. Mengumpulkan bahan-bahan untuk penyusunan konsep kajian kebijakan di
Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan
Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI;
2. Membuat konsep awal kajian kebijakan di Bidang Analis Perencanaan
Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya terkait isu
pelaksanaan P3EI;
3. Mengkonsultasikan konsep awal kajian kebijakan di Bidang Analis
Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis
Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI kepada pimpinan;
4. Menyempurnakan redaksional konsep kajian kebijakan di Bidang Analis
Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis
Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI;
5. Menyajikan kepada pimpinan untuk finalisasi konsep kajian kebijakan di
bidang Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan
Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI;

d) Melakukan pemantauan permasalahan kebijakan di Bidang Analis Perencanaan


Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya terkait isu
pelaksanaan P3EI sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka
mengidentifikasi isu pelaksanaan P3EI di Bidang Analis Perencanaan
Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya
Tahapan:
1. Mengidentifikasi permasalahan yang ada
2. Melakukan pendalaman subtansi dan mengkonsultasikan alternatif
pemecahan masalah kepada atasan
3. Menyusun laporan hasil telaahan staf atas permasalahan dan pelaksanaan
kegiatan di Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan
Kawasan Strategis Lainnya terkait isu pelaksanaan P3EI.
4. Menyampaikan kepada pimpinan untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

e) Membuat laporan berdasarkan hasil kerja untuk disampaikan kepada pimpinan,


sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar hasil telaahan dapat bermanfaat.
Tahapan:
1. Menyiapkan bahan laporan sesuai dengan hasil kerja;
2. Membuat konsep laporan hasil pelaksanaan tugas;
3. Mengkonsultasikan konsep laporan kepada atasan;
4. Memfinalisasi laporan pelaksanaan tugas.

f) Memberikan saran berdasarkan pelaksanaan pekerjaan dan pemanfaatannya


untuk disampaikan kepada pimpinan langsung.
Tahapan:
1. Mempelajari laporan pelaksanaan tugas atau hasil kerja

5
2. Menelaah permasalahan yang ada dalam laporan pelaksanaan tugas
3. Memberikan masukan / saran yang dapat memberikan kemajuan
pelaksanaan pekerjaan selanjutnya.

g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan/pimpinan unit


organisasi berdasarkan ketentuan/peraturan yang berlaku baik lisan maupun
tertulis untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
Tahapan:
1) Menerima dan memahami penugasan lisan ataupun tertulis;
2) Mempelajari tugas yang diberikan;
3) Menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab sesuai dengan
kapasitasnya;
4) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kedinasan lain.

D. Kebutuhan Jasa Individal dan Kualifikasi

Untuk melaksanakan pekerjaan ini, diperlukan Tenaga Pendukung Teknis Bidang


Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan Strategis Lainnya
pada kegiatan Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia
yang bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan dan hasil kerja.

a. Kualifikasi Teknis

1. Pendidikan S1 jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota/Teknik


Industri/Teknik Sipil/Teknik LIngkungan;
2. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS),
dengan IPK minimal 2,75 (skala 4.00);
3. Usia minimal 20 tahun dan maksimal 40 tahun per 1 April 2015;
4. Mampu mengoperasikan komputer (MS Office);
5. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik;
6. Mampu bekerja independen dan efektif bekerja dalam tim.

b. Durasi/Pelaksanaan Pekerjaan

Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan ini adalah selama 8


(delapan) bulan, mulai 1 Mei s.d 31 Desember 2015.

6
c. Pembebanan Biaya

Segala biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan tugas Tenaga Pendukung Teknis
Bidang Analis Perencanaan Pembangunan Kawasan Industri dan Kawasan
Strategis Lainnya pada kegiatan Sekretariat Komite Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Tahun Anggaran
2015.

Jakarta, Maret 2015


Penanggung Jawab Kegiatan 5200
Koordinasi Percepatan dan Perluasan
Pembangunan Ekonomi Indonesia, TA 2015

Abdul Kamarzuki