Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kebutuhan akan energi listrik di Indonesia dengan tegangan dc belum bisa


diperoleh secara langsung dari PLN karena sejauh ini PLN hanya menghasilkan
tegangan AC. Oleh karena itu masih diperlukan rangkaian yang bisa mengkonversi
tegangan AC ke DC. Namun sayangnya rangkaian yang dibutuhkan tersebut
berdampak buruk terhadap tegangan di sisi sumber, yaitu menyebabkan tegangan
sinus yang dihasilkan dari PLN menjadi cacat. Maka pada proyek akhir ini diajukan
upaya agar converter rangkaian ac to dc ini seminim mungkin menimbulkan masalah.
Pada proyek akhir ini dirancang rangkaian filter input pasif yang bisa menekan
harmonisa ke 5 dan ke 7 akibat adanya beban non linier berupa desain AC to DC Full
Converter Tak Terkontrol. Sehingga setelah dilakukan pemasangan filter, harmonisa
tersebut bisa berkurang. Filter adalah penyaring yang dipakai untuk memperoleh
frekuensi-frekuensi yang diinginkan, sedang frekuensi yang tak diinginkan akan
diredam seluruhnya. Menurut komponennya filter dibagi menjadi dua yaitu filter
pasif dan filter aktif. Pada makalah ini, akan dibahas spesifik tentang filter pasif.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa itu filter pasif ?
2. Apa saja jenis-jenis filter ?
3. Apa saja fungsi dari filter pasif ?
4. Bagaimana cara kerja filter pasif ?

1.3 Tujuan Penulisan Makalah


Adapun maksud dan tujuan penulisan yang akan dilakukan oleh penulis :
1. Untuk mengetahui pengertian dari filter pasif.
2. Untuk mengetahui jenis jenis dari filter.
3. Untuk mengetahui fungsi dari filter pasif.
4. Untuk mengetahui cara kerja dari filter pasif
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Filter Pasif


Filter pasif adalah filter yang menggunakan induktor sebagai salah satu
komponennya untuk memperoleh selektivitas yang baik, dan umumnya tidak
menggunakan komponen-komponen aktif sehingga disebut sebagai rangkaian LC
pasif filter atau jala-jala empat jepitan. Sedangkan untuk menambah kecuraman
respon redaman pada filter pasif disebut dipakai m-derived filter. Filter aktif adalag
gabungan dari rangkain pasif RC dengan komponen aktif Op-amp, dimana pada filter
aktif ini selain dapat menyamai sifat rangkaian filter pasif juga memberikan
penguatan. Jika dibandingkan dengan filter pasif, maka filter aktif ini jauh lebih
menguntungkan terutama pada frekuensi-frekuensi rendah. Dengan adanya kelebihan
ini, maka filter aktif sering dipakai pada peralatan audio maupun peralatan lain yang
membutuhkan penguatan.
Filter adalah suatu rangkaian yang digunakan untuk membuang tegangan
output pada frekuensi tertentu. Untuk merancang rangkaian filter dapat digunakan
komponen pasif (R,L,C) dan komponen aktif (Op-Amp, transistor). Dengan demikian
filter dapat dikelompokkan menjadi filter pasif dan filter aktif.
Pada dasarnya filter dapat dikelompokkan berdasarkan response (tanggapan)
frekuensinya menjadi 4 jenis:

1. Filter lolos rendah/ Low pass Filter.


2. Filter lolos tinggi/ High Pass Filter.
3. Filter lolos rentang/ Band Pass Filter.
4. Filter tolah rentang/Band stop Filter or Notch Filter.

Filter adalah suatu device yang memilih sinyal listrik berdasarkan pada frekuensi dari
sinyal tersebut. Filter akan melewatkan gelombang/sinyal listrik pada batasan
frekuensi tertentu sehingga apabila terdapat sinyal/gelombang listrik dengan
frekuensi yang lain (tidak sesuai dengan spesifikasi filter) tidak akan dilewatkan.
Rangkaian filter dapat diaplikasikan secara luas, baik untuk menyaring sinyal pada
frekuensi rendah, frekuensi audio, frekuensi tinggi, atau pada frekuensi-frekuensi
tertentu saja. Filter dapat memisahkan sinyal berdasarkan frekuensinya, ada frekuensi
yang diterima, dalam hal ini dibiarkan lewat; dan ada pula frekuensi yang ditolak,
dalam hal ini secara praktis dilemahkan. Hubungan keluaran masukan suatu filter
dinyatakan dengan fungsi alih (transfer function).

Magnitude (nilai besar) dari fungsi alih dinyatakan dengan |T|, dengan satuan
dalam desibel (dB). Filter dapat diklasifikasikan menurut fungsi yang ditampilkan,
dalam term jangkauan frekuensi, yaitu passband dan stopband. Dalam pass band
ideal, magnitude-nya adalah 1 (= 0 dB), sementara pada stop band, magnitude-nya
adalah nol. Berdasarkan hal ini filter dapat dibagi menjadi 4, yaitu :
1. Filter lolos bawah (low pass filter), pass band berawal dari w = 2pf = 0 radian/detik
sampai dengan w = w0 radian/detik, dimana w0 adalah frekuensi cut-off.
2. Filter lolos atas (high pass filter), berkebalikan dengan filter lolos bawah, stop band
berawal dari w = 0 radian/detik sampai dengan w = w0 radian/detik, dimana w0
adalah frekuensi cut-off.
3. Filter lolos pita (band pass filter), frekuensi dari w1 radian/detik sampai w2
radian/detik adalah dilewatkan, sementara frekuensi lain ditolak.
4. Filter stop band, berkebalikan dengan filter lolos pita, frekuensi dari w1
radian/detik sampai w2 radian/detik adalah ditolak, sementara frekuensi lain
diteruskan.

2.2 Jenis-Jenis Filter

Filter banyak digunakan untuk memberikan sirkuit seperti amplifier, osilator


dan sirkuit power supply karakteristik frekuensi yang diperlukan. Beberapa contoh
jenis filter pasif diberikan di bawah ini. Mereka menggunakan kombinasi dari R, L
dan C Induktor dan Kapasitor bereaksi terhadap perubahan frekuensi dengan cara
yang berlawanan. Melihat sirkuit untuk filter lolos rendah, baik LR dan kombinasi
CR menunjukkan telah efek yang sama, tapi perhatikan bagaimana posisi L dan C
tempat perubahan dibandingkan dengan R untuk mencapai hasil yang sama.
Low pass filter.

Rangkaian RC seri ini mirip dengan rangkaian pembagi tegangan dari dua buah
hambatan seri, sehingga tegangan out putnya adalah

Filter lolos rendah digunakan untuk menghapus atau menipiskan frekuensi yang lebih
tinggi di sirkuit seperti amplifier audio; mereka memberikan respon frekuensi yang
diperlukan untuk rangkaian penguat. Frekuensi di mana filter low pass mulai
mengurangi amplitudo sinyal dapat dibuat disesuaikan. Teknik ini dapat digunakan
dalam penguat audio sebagai "TONE" atau "TREBLE CUT" kontrol.

High pass filter.

Dengan memanfaatkan rangkaian pembagi tegangan maka dapatlah outputnya


Pass filter tinggi digunakan untuk menghilangkan atau meredam frekuensi yang lebih
rendah di amplifier, terutama audio amplifier mana ia dapat disebut "BASS CUT"
sirkuit.Dalam beberapa kasus ini juga dapat dilakukan disesuaikan.

Band pass filter.

Band pass filter mengizinkan hanya sebuah band frekuensi yang diperlukan untuk
lulus, dan menolak sinyal di semua frekuensi di atas dan di bawah band ini. Desain
tertentu disebut filter T karena cara komponen digambar dalam diagram
skematik. Filter T terdiri dari tiga unsur, dua seri terhubung LC sirkuit antara input
dan output, yang membentuk jalan impedansi rendah untuk sinyal dari frekuensi yang
diperlukan, namun memiliki impedansi tinggi untuk semua frekuensi lainnya.
Selain itu, LC paralel sirkuit terhubung antara jalur sinyal (di persimpangan dari dua
sirkuit seri) dan tanah untuk membentuk impedansi tinggi pada frekuensi yang
diperlukan, dan impedansi rendah pada semua orang lain. Karena ini desain dasar
membentuk hanya satu tahap penyaringan ia juga disebut filter 'urutan
pertama'. Meskipun dapat memiliki sebuah band lulus cukup sempit, jika dipotong
lebih tajam dari yang diperlukan, filter kedua dapat ditambahkan pada output filter
pertama, untuk membentuk filter 'tingkat dua'.


Stop band filter.

Filter ini memiliki efek sebaliknya untuk filter band pass, ada dua paralel LC sirkuit
di jalur sinyal untuk membentuk impedansi tinggi pada frekuensi sinyal yang tidak
diinginkan, dan rangkaian seri membentuk jalur impedansi rendah ke tanah pada
frekuensi yang sama, untuk menambahkan untuk penolakan. Band filter berhenti
dapat ditemukan (sering dalam kombinasi dengan band pass filter) pada frekuensi
antara amplifier radio tua dan penerima TV, di mana mereka membantu
menghasilkan kurva respon frekuensi bentuk cukup kompleks yang diperlukan untuk
penerimaan yang benar dari kedua suara dan gambar sinyal.

2.3 Fungsi Filter Pasif

Seperti yang kita ketahui bahwa filter pasif terdiri dari beberapa jenis. Dan
setiap jenis memiliki fungsi yang berbeda-beda.

1. Low Pass Filter


Filter ini digunakan pada aplikasi audio, yaitu pada peredaman
frekuensi tinggi (yang biasa digunakan pada tweeter) sebelum masuk speaker
bass atau subwoofer(frekuensi rendah).
2. High Pass Filter
Filter ini sangat berguna sebagai filter yang dapat memblokir
component frekuensi rendah yang tidak diinginkan dari sebuah sinyal
komplek saat melewati frekuensi tertinggi. High-pass filter memiliki banyak
aplikasi. Diantaranya digunakan digunakan sebagai bagian daricrossover
audio untuk mengarahkan frekuensi tinggi ke tweeter sementara pelemahan
sinyal bass yang dapat mengganggu, atau kerusakan, pembicara.

3. Band Pass Filter


Band pass filter digunakan terutama di nirkabel pemancar dan
penerima. Fungsi utama filter seperti di pemancar adalah untuk membatasi
bandwidth sinyal output minimum yang diperlukan untuk menyampaikan data
pada kecepatan yang diinginkan dan dalam bentuk yang diinginkan.

4. Band Stop Filter


Filter ini berfungsi untuk menahan sinyal dengan range frekuensi
diatas frekuensi batas bawah (fL) dan dibawah range frekuensi batas atas (fH).
Dan akan melewatkan sinyal dengan range frekuensi diluar range frekuensi
batas bawah (fL) dan frekuensi batas atas (fH).

2.4 Cara Kerja Filter Pasif

Arus selalu mengalir ke arah impedansi sistem yang lebih rendah. Kapasitor memiliki
nilai impedansi yang rendah apabila dialiri oleh arus yang memiliki frekuensi tinggi.
Apabila kita memasang kapasitor secara paralel terhadap beban, semua arus frekuensi
tinggi secara alamiah akan mengalir melalui kapasitor bukan ke beban. Dengan cara
ini, arus yang mengalir di beban menjadi bebas dari harmonisa.
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Filter pasif adalah filter yang menggunakan induktor sebagai salah satu
komponennya untuk memperoleh selektivitas yang baik, dan umumnya tidak
menggunakan komponen-komponen aktif sehingga disebut sebagai rangkaian LC
pasif filter atau jala-jala empat jepitan. Pada dasarnya filter dapat dikelompokkan
berdasarkan response (tanggapan) frekuensinya menjadi 4 jenis, yaitu Low Pass
Filter, High Pass Filter, Band Pass Filter, dan Band Stop Filter. Filter pasif memiliki
arus yang selalu mengalir ke arah impedansi sistem yang lebih rendah dan kapasitor
yang memiliki nilai impedansi yang rendah apabila dialiri oleh arus yang memiliki
frekuensi tinggi.
Daftar Pustaka

http://endi-prehanto19.blogspot.com/

http://andri19921119.blogspot.com/p/filter-aktif-dan-filter-pasif.html

http://elektronika-dasar.web.id/teori-elektronika/filter-pasif/

http://elka-spirit.blogspot.com/p/makalah-rangkaian-filter.html

http://elektronika-dasar.web.id/teori-elektronika/filter-pasif/