Anda di halaman 1dari 152

PRAKATA

Pada penerbitan ketiga diktat SOAL-SOAL PERPINDAHAN PANAS


ini telah diperluas ditambah dengan soal-soal ujian yang diadakan sesudah tahun
1976 s/d tahun 1980. Sebagian besar soal-soal itu dilengkapi dengan
penyelesaiannya.
Diktat ini terdiri dari dua bagian.
Bagian I : Soal-soal ujian beserta penyelesaiannya
Bagian II : Soal-soal ujian dan latihan tanpa penyelesaian.
Baik pada Bagian I maupun bagian II soal-soal Perpindahan Panas
dikelompokkan sesuai BAB masing-masing untuk mempermudah para mahasiswa
mempelajari contoh-contoh soal dengan penyelesaiannya sesuai bab yang sedang
dipelajari. Tetapi hendaklah disadari bahwa penyelesaian soal yang tertera di
dalam diktat bukanlah untuk dihafalkan melainkan untuk difahami prinsipnya, dan
dipakai sebagai penuntun saja. Para mahasiswa diperkenalkan dengan prinsip-
prinsip yang dipergunakan untuk memecahkan soal yang dihadapi. Karena itu
sebaiknya para mahasiswa mencoba sendiri menyelesaikan soal-soal itu terlebih
dahulu dan kalau timbul kesulitan, barulah penyelesaian yang menyertai soal itu
dibaca dan dicamkan sungguh-sungguh.
Untuk menyelesaikan soal-soal dalamdiktat ini kerap kali diperlukan
pertolongan rumus-rumus, daftaer dan grafik-grafik dari buku-buku :
1. Mc. Adams, W.H. "Heat Transmission"
3rd ed, Mc. Graw Hill Book Company, Inc.
New York 1970 (grafik-grafik ditulis dengan 2 nomor
dihubungkan dengan tanda --).
2. Kern, D. Q., "Process Heat Transfer"
Mc. Graw Hill Book Company, Inc. 1950
(Grafik-grafik ditulis dengan satu nomor kecuali Fig. 12 - 9)
3. Hollmann, J. P., "Heat Transfer"
4th ed, Mc. Graw Hill Kogakusha, Ltd.
Tokyo, 1976
4. Jacob, M. & Hawkins, G. A., "Elements Of Heat Transfer"
John Wiley & Sons, Inc., New York, 1953

Sebagai pelengkap pada setiap soal dengan penyelesaiannya diberikan juga


jawaban dalam satuan SI.
Perlu dijelaskan disini bahwa diktat ini dibuat sekedar untuk memenuhi
kebutuhan mahasiswa sendiri, dan bukan untuk diperdagangkan.
Akhirnya saran-saran dan kritik-kritik yang sifatnya membangun sangat
diharapkan dari para pemakai diktat ini.

Yogyakarta, Maret 1981


Penyusun,

( SRI WARNIJATI AGRA. )


PERPINDAHAN PANAS SECARA KONDUKSI PADA KEADAAN
STEADY STATE

2-1 Daya hantar panas suatu bahan berubah-ubah menurut persamaan


k = a + bt + ct3 ; a, b, dan c merupakan konstanta. Jabarkan rumus untuk
menghitung kehilangan panas per foot dari suatu silinder berongga yang dibuat
dari bahan tersebut diatas. Sebutlah jari-jari dalam dan luar berturut-turut r1 dan
r2. Ujung dan pangkal silinder tersekat sempurna.

Penyelesaian :

k = a + bt + ct3
dt dt
q = - k 2r L = - (a + bt + ct3 ) 2r L
dr dr
q r2 dr t2
r = - 2 (a + bt + ct3 ) t dt
L 1 r 1

q 1 c t2
( ln r2 - ln r1 ) = - 2 [at + bt 2 + t4]
L 2 4 t1
q r2 1 c
ln ( ) = - 2 [a(t 2 t1 ) + b (t 22 t12 ) + (t 42 t14 )]
L r1 2 4
1 c
q 2 [a(t2 t1 )+ b (t22 t21 )+ (t42 t41 )]
2 4
= r
L ln(r2 )
1

2-2 Suatu bola yang diameternya 6 inch, dipanaskan dari dalam. Permukaan bola itu
ditutup dengan penyekat yang tebalnya 2 inch (km penyekat = 0,04 BTU / (jam)
(ft) (0F). Suhu permukaan dalam dan permukaan luar penyekat berturut-turut
besarnya 600 0F dan 180 0F.
Hitunglah kehilangan panas per ft2 dari permukaan bola.
Penyelesaian :

Bola : Am = A1 A2 = D1 D2
D1 = 6 in = 0,5 ft dan D2 = 10 in = 0,833 ft
Am = (3,14)(0,5)(0,833) = 1,307 ft2
k Am t 0,04 (1,307)(600180)
q = = = 131,7
x 212

A2 = D22 = 3,14 (0,833)2 = 2,175 ft2


Panas yang hilang persatuan luas permukaan bola
131,8
= = 60,6 BTU / (jam)(ft2) = 191,132 W / m2
2,175

2-3 a) Hitunglah panas yang hilang melalui dinding suatu dapur yang tebalnya 9
inch. Suhu permukaan dalam dapur = 1800 0F, sedang suhu udara luar 70 0F.
Daya hantar panas secara konduksi dinding dapur k = 0,667 BTU /
(jam)(ft)(0F). Koefisien perpindahan panas secara konveksi bebas dan radiasi
dianggap = 2 BTU / (jam)(ft2)(0F).
b) Dinding itu diberi penyekat yang tebalnya 0,3 inch dengan bahan penyekat
yang mempunyai k = 0,046 BTU / (jam)(ft)(0F). Hitunglah panas yang hilang
melalui dinding dan suhu permukan luar dari penyekat.
Jika harga bahan penyekat itu adalah $ 1,37 per sq ft, hitunglah waktu yang
diperlukan untuk membayar harga bahan penyekat itu, jika diketahui harga
panas = $ 0,23 per satu juta BTU, dapur bekerja 24 jam / hari dan 175 hari /
tahun.

Penyelesaian :
q t 180070 1730
a) = = 912 1 = = 1065 BTU / (jam)(ft2)
A R1 + R2 + 1,124 + 0,5
(0,667) 2

= 3359,01 W / m2

q t 180070 1730
b) = = 0,312 =
A R1 + R2 + R3 1,124 + 0,5 + 1,124 + 0,5 + 0,552
0,046

1730
= = 795 BTU / (jam)(ft2)
2,176

Penghematan panas = 1065 - 795 = 270 BTU / (jam)(ft2)


Dalam satu tahun penghematan panas menjadi :
270 x 24 x 175 = 1,131 x 106 BTU / (tahun)(ft2)
= 1,131 x 0,23 = $ 0,26 / (tahun)(ft2)
Harga bahan isolasi = $ 1,37 / ft2
Waktu yang diperlukan untuk membayar bahan isolasi
1,37
= = 5,27 tahun
0,26

2-4 Dinding suatu dapur dibuat dari tiga lapisan : Lapisan I tebalnya 6 inch dengan
k = 1, Lapisan II tebalnya x ft dengan k = 0,25 dan Lapisan III tebalnya 6 inch
dengan k = 0,05 BTU / (jam)(ft)(0F). Suhu permukaan dalam dari Lapisan I =
2500 0F, sedang suhu permukaan luar dari Lapisan III = 100 0F.
a) Hitunglah tebal lapisan tengah (x) supaya suhu ditengah-tengah dinding tidak
lebih dari 2000 0F.
b) Hitunglah koefisien perpindahan panas secara konveksi antara dinding dapur
dengan udara, jika diketahui suhu udara luar 60 0F.
Penyelesaian : No. 2 - 4

x 6 x 6
a) RI = = = 0,5 ; RII = = 4x ; RIII = = 10 ;
k 12 0,25 12 x 0,05
q tt 2500100 2400
= = =
A Rt 0,5 + 4x + 10 10,5 + 4x

q tt 25002000 500
= = =
A Rt 0,5 +(0,5)4x 0,5 + 2x

Maka didapat persamaan :

2400 500
= 12 + 48 x = 52,5 + 20 x
10,5 + 4x 0,5 + 2x

28 x = 40,5
Jadi x = (40,5) / (28) = 1,45 ft = 0,4419 m
q 2400 2400 2400
b) = = = = 147 BTU / (jam)(ft2)
A 10,5 + 4(1,45) 10,5 + 5,8 16,3
q 147 147
= ha t ha = = = 3,67 BTU / (jam)(ft2)
A (10060) 40

= 20,84 W / m2 0C

2-5 A) Panas yang hilang dari suatu pipa yang berdiameter 0,4 inch dan panjang 100
ft sebesar 1500 BTU / jam. Hitunglah tebal isolasi yang diperlukan supaya
panas yang hilang tepat sama dengan panas yang hilang pada keadaan tidak
pakai isolasi, jika diketahui :
a. Koefisien perpindahan panas secara konveksi dan radiasi boleh dianggap
konstan = 160 BTU / (jam)(ft2)(0F).
b. Daya hantar panas dari bahan isolasi = k = 120 160 BTU / (jam)(ft2)(0F).
B) Jabarkan rumus yang dipakai.

Penyelesaian :

a) Keadaan dimana panas yang hilang jika diisolasi sama dengan panas yang
hilang ialah :
2k 2 x 120
Dsetelah diisolasi = = = 1,5 inch
h 160
Dsebelum diisolasi = 0,4 inch
1,5 0,4
Jadi tebal isolasi = = 0,55 inch = 1,397 cm
2
ta tk ta tk
b) q = 1 x = ; Jika ( hC + hr ) dan k konstan
+ Rt
(hC + hr ) A0 k Am

terhadap suhu.
q maximum tercapai jika penyebut minimum, berarti :
1 x
Rt =
(hC + hr ) Dis L
+ k L (Dis Dk )
harus minimum
ln(Dis Dk )

1 1 ln(Dis Dk )
Rt =
(hC + hr ) L Dis
+
2kL

1 1 ln Dis ln Dk
Rt =
(hC + hr ) L Dis
+
2kL 2kL

dRt
Rt minimum akan tercapai jika : = 0
dDis

dRt 1 1 1
= (hC + hr ) L Dis 2 + + 0 = 0 , maka
dDis 2 k L Dis

1 1 1 1
= (hC + hr ) Dis 2
L 2 k Dis L

Dis 2 2k
= Dis =
Dis hC + hr

2-6 Hitunglah panas yang hilang dari suatu dapur, jika diketahui suhu gas dapur 2500
0
F dan suhu udara luar 70 0F. Dinding dapur terdiri dari 3 lapisan : 9 inch bata
tahan api, 6 inch bata penyekat dan 4 inch bata merah. Daya hantar panas rata-rata
(km) untuk bata tahan api, bata penyekat dan bata merah berturut-turut besarnya
0,7 ; 0,08 dan 1,0 BTU / (jam)(0F) ; h udara = 4 ;
h gas dalam dapur = 20 BTU / (jam)(ft2)(0F).
Penyelesaian :

q tg ta
=
A Rg + R1 + R2 + R3 + Ra

2500 70 2430
= 1 0,75 0,5 0,333 1 =
+ + + + 0,05 + 1,071 + 6,25 + 0,333 + 0,25
20 0,7 0,08 1 4

2430
= = 305 BTU / (jam)(ft2) = 961,97 W / m2
7,954

2-7 Oksigen cair disimpan dalam sebuah tanki yang berbentuk bola Do = 5 ft.
Permukaan tangki itu diisolasi dengan bahan isolasi A setebal 1 ft, dan diluarnya
diisolasi dengan bahan isolasi B yang tebalnya 0,5 ft (kA = 0,022 dan kB =
0,04 BTU / (jam)(ft)(0F). Suhu permukaan tanki (- 290 0F) dan suhu permukaan
luar isolasi 50 0F.
a) Hitunglah perpindahan panas dari udara ke tangki oksigen cair.
b) Seandainya tangki itu diberi isolasi dari bahan A saja yang tebalnya tidak
terhingga dan suhu pada permukaan isolasi dan permukaan tanki tetap 50 0F
dan (- 290 0F) berapakah perpindahan panas min yang tercapai.

Penyelesaian :

r1 = 2,5 ft ; r2 = 3,5 ft ; r3 = 4 ft ; xA = 1 ft dan xB = 0,5 ft


kA = 0,022 ; kB = 0,04
Untuk bola Am1 = 4 ( r1 r2 ) = 4 (3,14)(2,5)(3,5) = 110 ft2
Am2 = 4 (3,14)(3,5)(4) = 176 ft2
t 50(290)
q = xA xB = 1 0,5 = 704 BTU / jam
+ +
kA Am1 kB Am2 0,022 (110) 0,04 (176)

= 204,32 W

b) Jika tangki diisolasi dengan isolasi A yang tebalnya r2 = dan r1 = 2,5 ft


maka r2 - r1 r2

km Am t km ( 4 r1 r2 )t km ( 4 r1 r2 )t
q = = = = 4 km r1 t
x r2 r1 r2 r1

= (0,022)(3,14)(2,5)(340) = 234,5 BTU / jam = 68,725 W

2-8 Dinding sebuah dapur terdiri atas 3 lapisan, yaitu yang sebelah dalam bata tahan
api setebal 8 inch (k = 0,68) ; kemudian bata penyekat dengan tebal 4 inch (k =
0,15) ; yang paling luar bata biasa yang tebalnya 6 inch dan k = 0,40. Antara bata
tahan api dan bata penyekat ada ruang udara yang tebalnya 0,25 inch (k udara =
0,0265). Suhu dinding sebelah dalam 1600 0F dan suhu permukaan luar bata biasa
dipertahankan 125 0F dengan sirkulasi udara.
a) Hitunglah panas yang hilang per satuan luas BTU / (jam)(ft2)
b) Hitunglah suhu pada batas antara bata penyekat dan bata biasa

Penyelesaian :

xA 812 612
a) RA = = = 0,98 ; RC = = 1,25
kA A 0,68 x 1 0,4 x 1

412 0,2512
RB = = 2,22 ; Rud = = 0,79 ------ *)
0,15 x 1 0,0265

t 160 125
q = = = 281 BTU / (jam)(ft2)
0,93 + 2,22 + 1,25 + 0,79 5,24

= 886,274 W / m2

t 125
b) q = 281 = ; -------- t = 125 + 351 = 476 0F = 246,6 0C
1,25

*) Karena lapisan udara sangat tipis, perpindahan panas terjadi secara


konduksi dengan medium udara.

2-9 Sebuah dapur yang ukuran sebelah dalamnya 3 ft x 4 ft x 5 ft dibuat dari bata (k =
0,8 BTU / (jam)(ft)(0F) ; tebal = 6 inch. Suhu sebelah dalam 1100 0F dan suhu
udara luar 80 0F. Hitunglah panas yang hilang dari dapur ke udara, jika diketahui :
hc udara = 3 BTU / (jam)(ft2)(0F).

Penyelesaian :

Sebuah dapur 3 ft x 4 ft x 5 ft ; tebalnya 6 inch = 0,5 ft 3 ft 0,1 ft


Am = A1 + (0,54)(x) y + 1,2 x2
A1 = 2 (3 x 4) + 2 (4 x 5) + 2 (5 x 3) = 94 ft2
(0,54)(x) y = 0,54 (1/2)(4 x 3 + 4 x 4 + 4 x 5 ) = 12,95
1,2 x2 = 1,2 (1/2)2 = 0,3
maka Am = 94 + 12,95 + 0,3 = 107,25
Ao = 2 (4 x 5) + 2 (5 x 6) + 2 ( 6 x 4 ) = 148 ft2 ; maka

t 1100 80 1020
q = = x 1 = 0,5 1
Rx + Rc + +
k Am h A0 0,8 (107,25) 3 (148)

1020
q = = 119,859 BTU / jam = 35,127 W
0,00586 + 0,00265

2-10 Sebuah silinder logam yang berongga dipanaskan dari sebelah dalam dengan
"coil" yang tahanannya 20 ohm. Diameter dalam dan luar dari silinder berongga
berturut-turut 5 inch dan 6 inch dan L = 2 ft. Daya hantar panas dari silinder = 20
BTU / (jam)(ft)(0F).
a) Hitunglah q supaya t sebesar 10 0F.
b) Hitunglah berapa besar arus yang diperlukan untuk menjaga supaya beda
suhu permukaan dalam dan luar silinder selalu 10 0F.
(1 BTU = 0,295 watt . jam)
Penyelesaian :

dt dt
q = -kA = -k2rL
dr dr

t2 t2 dr
- 2 k L t dt = q t
1 1 r

- 2 k L (t2 - t1) = q ln (r2 / r1)

2 k L (t1 t2 ) 2 k L t
q = =
ln(r2 r1 ) ln(r2 r1 )

2 (20)(3,14)(2)(10)
Untuk t = 10 0F q =
ln(32,5)
2515
q = = 13800 BTU / jam = 4044, 36 W
0,1823

Panas yang hilang berasal dari aliran listrik sebesar :


13800 x 0,293 = 4040 watt = i2 R = i2 (20)
Arus listrik yang diperlukan (i) = (404020 = 202 = 14,2 ampere
PERPINDAHAN PANAS SECARA KONDUKSI PADA KEADAAN
UNSTEADY STATE

3-1 a) Suatu macam makanan akan disterilkan dalam kaleng yang berdiameter 2
inch dan panjang 8 inch. Suhu awal dari makanan itu 100 0F. Berapakah lama
waktu yang diperlukan untuk mencapai keadaan sterilisasi min, yaitu suhu
ditengah-tengah kaleng mencapai 200 0F. Sebagai pemanas dipakai uap air
0
yang mengembun pada 212 F. Kita boleh menganggap, bahwa suhu
permukaan dalam kaleng sekonyong-konyong berubah menjadi 212 0F.
Sifatsifat dari makanan itu :
= 70 lb / cuft ; Cp = 0,9 BTU / (lb)(0F) ; k = 0,5 BTU / (jam)(ft)(0F)
harga h =
b) Sama dengan a) tetapi dipakai kaleng yang berdiameter 4 inch dan panjang 4
inch.

Penyelesaian :

a) ta = 212 0F ; tb = 100 0F ; tc = 200 0F ; rm = 1 in ; L = 8 in


ta tc 212200 12
Y = = = = 0,108
ta tb 212100 112

Kaleng dianggap silinder yang panjang, maka dapat dipakai Fig. 3 9


halaman 43 didapat X = 0,47 pada :
r 0 k
n= = = 0 dan m = =0
rm rm rm h

k. x . . cp r2m (0,47)(70)(0,9)(1/12)2
x= = =
cp (rm )2 k 0,5

= 0,411 jam

b) Kaleng yang dipakai 4 x 4 , rm = 2


ta t 212 200 12
y= = = = 0,108
ta tb 212 100 112

Dipakai Fig. 3 9 Halaman. 43 untuk silinder L = D didapat x = 0,36

2
X Cp r 2
m
(0,36)(70)(0,9)(212)
maka : = = = 1,26 jam
k 0,5

3-2 a) Sebuah bola baja yang diameternya 6 suhunya 1100 0F. Film koefisien
perpindahan panas dari zat cair itu (h) sangat besar, sehingga suhu permukaan
bola sekonyong-konyong berubah menjadi 100 0F, dan seterusnya tetap 100
0
F.
a) Hitunglah suhu dipusat bola setelah bola itu dicelupkan dalam zat cair
selama 3,73 menit, jika diketahui sifat-sifat bola baja itu sebagai
berikut : = 490 lb/cuft ; Cp = 0,14 BTU/lb (0F)
k = 22 BTU/ (jam) (ft) (0F).
b) Seperti pertanyaan a) tetapi baja itu berbentuk silinder dengan L = D
= 12 inch, dan waktu tercelup = 30 menit

Penyelesaian :
tb = 1100 0F Sifat baja = 490 lb/cuft
ta = 100 0F Cp = 0,14 BTU/(jam) (ft) (0F)
= 3,75 men k = 22 BTU/(jam) (ft) (0F)
tc = ?

ta tc 100 tc 100 tc t100


Y= = = =
tatb 1001100 1000 1000

k . (22)(3,75)(60) (22)(0,0625)
X= = = = 0,321
. cp . r2m (490)90,14) (3/12)2 (490)(0,14)(0,25)2

m = k / rm . h = 22 / (0,25) () = 0

n = r / rm = 0/rm = 0
Dari grafik 3-7 hal. 40 Mc Adam. didapat y = 0,1, maka :

tc 100
= 0,1 tc 100 = 100 tc = 200 0F = 93,337 0C
1000

b) Jika baja berbentuk silinder dengan L = D = 12

k . (22)& (30/60)
X= = = 0,64
cp . r2m (490)(0,10)(6/12)2

m= 0;n=0
Dengan grafik 3 9 hal. 43 Mc. Adam. Garis silinder L = D didapat
Y = 0,011, maka :

ta tm 100( tm )
= = 0,011 ; maka tm = 111 0F = 43,80 0C.
ta tm 1001100

3-3 Enam pound daging sapi yang berbentuk silinder dipanggang dalam suatu oven
yang suhunya dipertahankan konsyant 300 0F. Suhu awal daging sapi 50 0F.
D silinder = L silinder. Daging sapi akan menjadi masak jika suhu dipusat silinder
mencapai 150 0F.
a) Hitunglah Waktu yang diperlukan untuk memasak daging tersebut.
b) Idem juga daging itu diiris berbentuk slab dengan tebal 1 inch.
Diketahui sifat-sifat daging ; k = 0,6 ; = 90 lb/cuft ;
CP = 0,8 BTU/(lb) (0F).

Penyelesaian :

a) Silinder dengan D = L ------ Volumenya = 4 D2 . L = 4 = 6/90 = 1/15 cuft

4 1/3
D3 = 4/15 () D = ( ) = 0,44 ft maka rm = 0,22 ft
15 x 3,14

= k / ( . Cp) = 0,6/(90) (0,8) = 0.00833

ta tm 300150
Y = = = 0,6 ; h = jadi m = 0
ta tm 30050
Dari Fig. 3-9 hal 43 garis untuk silinder L = D ----- X = 0,14

(0,14)(0,22)2
X = 2
= 0,14 = = 0,812 jam = 48,72 menit
(rm ) 0.00833

b) Jika daging diiris merupakan slab dengan tebal 1 = 1/12 ft.


rm = 0,5 (1/2) = 0,0417 ft dari Fig 3-9 garis untuk slab X = 0,3
= / rm
2

ta tm 300150
Y= = = 0,6
ta tm 30050

0,3 . r2m (0,3)(0,417)2


= = = 0,0627 jam = 3,76 menit.
0.00833

3-4 Sebuah silinder baja yang diameternya 1 inch dan panjangnya 6 inch dan suhunya
F, didinginkan dengan cepat dengan jalan dimasukkan ke dalam tangki berisi air
yang selalu disirkulasikan. Suhu air dipertahankan 100 F koefisien perpindahan
panas antar air dan silinder = 300 BTU/(jam) (ft2) (F).
a) Berapa waktu yang diperlukan untuk pendinginan supaya suhu dipusat
silinder mencapai 200 F.
b) Jika silinder baja diganti dengan silinder tembaga, yang daya hantar
panasnya sangat besar, sehingga suhu silinder tembaga itu setiap saat
dianggap seragam, hitunglah waktu yang diperlukan untuk
pendinginan sampai suhu 200 F.
Sifat-sifat tembaga k = 220 BTU/jam ft F ; = 8,9 g / cc ;
Cp = 0,10 BTU/lb F.
Sifat-sifat baja k = 25 BTU/jam ft F ; = 7,8 g / cc ;
Cp = 0,15 BTU/lb F.

Penyelesaian :
0,5
a) Silinder baja : L = 6 dan D = 1 ; rm = ft = 0,417 ft
12
ta = 100 F ; tb = 1000 F
k 25
= = = 0,344
. cp (7,8 x 62,40)(0,15)


X=
(rm )2
;

ta tc 100200 100
Y= = = = 0,111
ta tb 1001000 900
k 25
Fig 3-8 didapat : = (300)( 0,0417)
=2
h . rm

n = r / rm = 0 / r m = 0
X = 2,4
X . r2m (2,4)(0,0417)2
= = = 0,01215 jam
(3,44)

b) Jika silinder baja diganti silinder tembaga :



maka : m bola tembaga = . D2 . L .
4

dt
-m .Cp . = h . A(t ta)
d

m Cp d (4) . D2 . L . . Cp d(tta )
d = =
h . A (tta ) {h[ . D . L+( 2 .D2 )]} (tta )

D . L . . Cp
= d
200
[ln(t t a )]1000
4h (L+2)

(0,0834) (0,5) (8,9 x 62,4) (0,10) 1000100


= 4(300) ((0,5)+ 0,417)
ln ( 200100 )

(0,0834) (0,5) (8,9 x 62,4)(0,10)


= (1200) (0,5417)

= 0,0078 jam = 0,468 menit.


3-5 Sebuah bola dari logam yang luas permukaannya 0,0314 ft2 dialiri udara dengan
kecepatan kecil pada suhu 80 F. Suhu bola logam itu mula-mula 200 F. Setelah
pendinginan ini berlangsung 10 menit, suhu pada permukaan bola itu berubah
menjadi 90F. Daya hantar panas logam itu dianggap sangat besar, sehingga suhu
logam itu setiap saat uniform.
a) Dari data-data ini hitunglah h (koefisien perpindahan panas konveksi)
b) Bandingkan dengan harga h yang diperoleh kalau, dianggap terjadi
konveksi bebas.
c) Idem (b) tetapi dianggap konveksi paksaan dengan
G = 2 lb / (men) (ft2)
Sifat-sifat udara : k = 0,017 BTU / (jam) (ft) (F) = 0,05 lb / (jam) (ft)
Sifat-sifat logam : k = 200 BTU / (jam) (ft) (F) Cp = 0,1 BTU/(lb) (F)
= 400 lb/cuft ; Cp udara = 0,24 BTU / lb F

Penyelesaian No. 3-5

a) Bola dengan luas = 0,0314 ft2 = D2 = 3,14 D2 D2


0,0314
D2 = = 0,01
3,14

Jadi D = 0,01 = 0,1 ft ; v = 4/3 r3 = 1/6 D3


r = 0,1/2 = 0,5
dt
m Cp dT = VCp = h A (t - ta )
d
dt
1/6 D3 Cp = h D2 ( t 80)
d

90 dt 6h 90 6h
200 = 0 d ln(t 80) 200 = 0
t80 Cp D Cp D

6 (h) 10
ln (90 -80) + ln (200 80) = ln (120/10) =
(400) (0,1)(0,1)
(60)

(400) (0,1)(0,1) 4 BTU


h= = = 9,14 w/m2 C
ln 12 (2,4849) (jam) (ft2 ) (F)
b) Kalau dianggap terjadi konveksi bebas dan keadaan steady state
1
tf = (200 + 80)2 = 140 F, t = ts ts = 200 80 = 120F

Tf = 140 + 460 = 600 R ----- = 9 x 105 (Fig 7 8)

1,08 x 105
r = r3t = (0,05)3 (9 x 105 ) (120) = =
8

1,35 x 104 (104 109) dipakai rumus 7 5b Untuk bola dialiri udara

t 120 0,25
hc = 0,29 ( )0,25 = 0,29 ( ) = 0,29 (2400)0,25
r 0,05

= 0,29 (6,999) = 2,03 BTU/(jam) (ft2) (F) = 11, 527 w/m2 C

c) Jika dianggap terjadi konveksi paksaan udara mengalir melalui bola. Dipakai
rumus 10 6 ; dan diketahui Gmin = 2 lb/(men) (ft2) = 120 lb/(ft2) (jam)
hm Ds Ds G 0,6
= 0,37 [ ] sedang
kf uf

RE = DsG f = (0,1) (120) / 0,05 = 240 antara 17 170000)

kf Ds G (0,017)
hm = 0,37 [ ] = 0,37 (240)0,6
Ds Uf 0,1

= 0,37 (0,17) (26,80) = 1,685 BTU/(jam) (ft2) (F) = 9,568 w/m2 C

3-7 Logam tembaga yang terbentuk bola dengan diameter 1 inch, akan dipanaskan
dari suhu 80F menjadi 180F dengan uap, air yang mengembun dipermukaan
bola pada tekanan 1 atm. Koefisien perpindahan panas (h) dari uap air kira-kira
500 BTU/(jam) (ft) (F).
Panas jenis dan berat jenis dari bola tembaga itu berturut-turut 0,093 BTU/(lb)
(F) dan 8,92 gram/cc.
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pemanasan tersebut jika dianggap suhu
bola tembaga itu setiap saat selalu uniform, sebab k tembaga sangat besar.
Penyelesaian :

dt
q = m Cp h A (212 t)
d

dt
h D2 (212 t) = /6 D3 Cp
d

D Cp dt
0 d = 6h
0 212t
1
( )(8,92 x 62,43)(0,093)
= 2
[ ln(212 t)]180
80
(6)(500)

= 0,001435 [- ln (212 -180) + ln (212 80)] = 0,002035 jam

3-7 Logam tembaga yang berbentuk bola dengan diameter 1 inch, akan dipanaskan
dari suhu 30 F menjadi 150 F, dengan uap yang mengembun dipermukaan
tembaga pada suhu 212 F. Koefisien untuk perpindahan panas dari uap kira-kira
500 BTU/(jam) (ft2) (F) dan 8,92 gram/cc.
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pemanasan tersebut, jika
dianggap suhu bola tembaga itu setiap saat selalu uniform.

Penyelesaian :

dt
-m Cp = hA (tuap t) , m = V = (1/6) D3
d

dt
- (1/6) D3 Cp = h D2 (tuap t)
d

t2 dt 6h
- t1
(tuap t)
=
D Cp
0 d

182
30 = 692 ln 62 + ln 182 = ln (
- [ln(212 t)]150 ) = 692
62

1,0769
= = 0,001545 jam = 5,56 detik
696
3-8 Distribusi suhu dari suatu slab beton yang tebalnya 5 ft, pada suatu saat
ditunjukkan oleh persamaan berikut :
t = 20 50x + 4x2 2x3
(t = Suhu dalam F dan x dalam ft)
a) Panas yang masuk kedalam slab persatuan luas permukaan
b) Panas yang keluar dalam slab persatuan luas permukaan
c) Perubahan suhu ditengah, dan dikedua permukaannya.
Ketentuan :
= 136 lb/cuft ; Cp = 0,2 BTU/(lb) (F) ; k = 0,4 BTU/(jam) (ft) (F)

Penyelesaian :

t = 20 50x + 4x2 dan tebal slab = 5 ft

dt 2
d t
= 50 + 8x 6x2 dan 2 = 8 12x
dx dx

q masuk dt
a) =-k ( ) = - (0,4) ( - 50) = 20 BTU/(jam) (ft2) (F)
A dx x=0

= 60,08 w/m2

q keluar dt
b) =-k ( ) = - (0,4) (-50+40-150) = 64 BTU/ (jam) (ft2) (F)
A dx x=5ft

q q q BTU
c) yang hilang = ( ) - ( ) = 64 20 = 44
A A keluar A keluar (jam)(ft)

= 138,776 w/m2

dt d2 t k 0,4
d) = dan = = 0.0147
d dx2 Cp (136)(0,2)

dt d2 t
= 0,0147
d dx2

dt
X = 0 d = 0,0147 (8) = 0,1175 F/jam = 0,0475 C/jam
dt
X = 2,5 ft ; d = 0,0147 (8 30) = (0,0147) (-22) = - 0,342 F/jam
dt
X = 5 ft ; d = 0,0147 (8 60) = (0,0147) (-52) = - 0,765 F/jam
3-9 Pada suatu saat tertentu distribusi suhu dari suatu dinding tahan api yang tebalnya
6 inch dapat dinyatakan dengan persamaan t = 200 + 125x + 25x2 t dan x
dinyatakan dalam derajat Fahrenheit dan inch. Jika suhu pada bagian luar
dipertahankan konstan. Hitunglah distribusi suhu dari dinding itu sesudah 12
menit .
Diketahui sifat-sifat fisis dari dinding tersebut sebagai berikut :
k = 0,9 BTU/ (jam) (ft2) (F) ; Cp = 0,14 BTU/ (jam) (ft2) (F)
= 1,96 gram/cc

Penyelesaian No 3-9

Dinding tahan api : X = 6 ; diambil X = 1 = 1/12 ft


t = 200 + 125x + 25x2
Distribusi suhu setelah dihitung sebagai berikut :
x(inch) 0 1 2 3 4 5 6
t (F) 200 350 550 800 1101 1450 1850

k = 0,9 ; Cp = 0,14 ; = (1,96) (62,43) lb/cuft

k 0,9
= = = 0,05626 ft2/jam = 0,00488 m2/jam
Cp (1,96x62,43)(0,14)

1
x2 (x)2 ( )2 1
M= = 12 = 12
= (0,0526)(2) =
(144)(0,1052)

12
( )
= 1/15,18 = 0,066 jam untuk = 12 menit ; N = 60
=3
(0,066)

Untuk menghitung suhu yang baru pada suatu tempat setelah dipakai rumus
tn 2n
tn 1 = ------ (3 6b)
2
Hasil perhitungan dapat dilihat pada tabel ini :
to t1 t2 t3 t4 t5 t6
0 200 350 550 800 1100 1450 1850
1 200 375 575 825 1125 1475 1850
2 200 387,5 600 850 1150 1487,5 1850
3 200 400 618,75 875 1168,75 1500 1850

3-10 Distribusi suhu pada suatu saat tertentu ( = 0 ) dari suatu slab yang tebalnya 2
inch dapat dinyatakan dengan persamaan sbb : t = 120 - 8x2 (t = F dan x = inch).
Pada permukaan x = 0, pada saat = = 0, dialirkan udara pada suhu rata-rata
200 F sedang pada permukaan yang lain dialirkan udara pada suhu 150 F,
h200 F ; 6 BTU/ (jam) (ft2) (F)

h150 F ; 4 BTU/ (jam) (ft2) (F)


Ambil x = 0,5 dan M = 4
Sifat-sifat fisis dari slab : k = 0,5 ;Cp = 0,25 dan = 100 lb/cuft
a) Bagaimanakah distribusi suhu pada slab setelah 2,6 menit
b) Idem setelah waktu steady state tercapai

Penyelesaian :

Pada saat = 0 distribusi suhu dinyatakan oleh persamaan t =120 8x2


(t = F dan x = inch) ; diambil x = (1/2) jadi n = (2)/(1/2) = 4
1
h1 .x (6)( )
24
N1 = = = 0,5 sedang M > 2N + 2 berarti M > 2(0,5) + 2
k 0,5

M > 3 maka diambil M = 4


1
h1 .x (46)( )
24
N2 = = = 0,333 M (2N + 2) = 1,334
k 0,5
k 0,5
= = = 0,02
Cp (100)(0,25)
(x)2 (x)2 1 1
M= = = =
M (24) 2 (0,02)(4) 46,1

= 0,02156 jam = 1,3 menit

= 2,6 menit jumlah tingkatan perhitungan = /


= 2,6 / 1,3 = 2

L=6 taA = 200 F to = 120 F


x = 0,5 t1 = 118 F
t2 = 112 F pada = 0
t3 = 102 F
t4 = 88 F

h = 4 ta = 150 F
Untuk menghitung t0 dan t4 dipakai rumus 3-7a

2N1 . ta + [M(2N1 +2)] . t0 + 2t1


t0 =
M

2(0,5) .ta + [4(2 x 0,5+2)] to + 2t1


=
4

ta + to + 2t1 200+120+236
= = = 139 F
4 4
ta + (M2) t1 + 2t1 ta + to + 2t1 120 + 236+ 112
Rumus 3 -6a) ; t1 = = =
4 4 4

= 117 F
t41 + 2t2 +t3 118 + 224+ 102
t2 = = = 111 F
4 4

t2 + 2t3 + t4 112 + 204+ 88


t3 = = = 101 F
4 4

2N2 . ta + [M(2N2 +2)] . t4 + 2t3 0,666 ta + 1,334 t4 +2 t3


M
=
4
=
0,666(150)+ 1,334(88)+2(102)
= 105,4 F
4
Demikianlah seterusnya sehingga dapat dibuat tabel dibawah ini :

t menit t0 (F) t1 t2 t3 t4
0 0 120 118 112 102 88
1 1,3 139 117 111 101 105.4
2 2,6 144,3 121 110 104,6 110,6

b) Setelah keadaan Steady State tercapai maka

k (to t4 )
h1 (ta1 to ) = = h2 (t4 ta2 )
x
0,5 (to t4 )
I) 6 (200 to ) = = 3to t4
2/12

1200 - 6to = 3to - 3t4 3t4 = 9to 1200 atau t4 = 3 to 400 II)

k (to t4)
III = h2 (t4 ta2 )
x

0,5 (to 3to + 400 )


= 4 ( 3to 400 - 150) ; to = 189 F
2/12

Jadi t4 = 3to 400 = 3 (189) 400 = 567 - 400 = 167 F

q k (to t1 ) k (to t4 ) (to t4)


= = t o t1 =
a x 4x 4

189 167 22
Demikian juga yang lain : t o t1 = t = = = 5,5 F
4 4

Jadi keadaan steady state :


to = 189 F = 87,22 C
t1 = 183,5 F = 84,16 C
t2 = 178 F = 81,11 C
t3 = 172,5 F = 78,05C
t4 = 167 F = 75 C
PERPINDAHAN PANAS SECARA RADIASI

4-1 a) Hitunglah perpindahan panas secara radiasi antara dua bidang abu-abu yang
ukurannya 5 ft x 5 ft, jarak antara kedua itu 10 ft dan berhadapan satu sama
lain. Bidang I suhunya 540 0F dengan emisivity 0,6 dan bidang II suhunya
1040 0F dengan emisivity 0,8
b) Sama dengan a) tetapi kedua bidang itu dihubungkan oleh bidang yang tidak
dapat menghantarkan panas, tetapi dapat memancarkan kembali dengan
sempurna panas yang diterimanya.
c) Sama dengan a) tetapi kedua bidang itu tegak lurus satu sama lain.

Penyelesaian :
a)

sisi terpendek 5
Ratio = = 0,5
jarak 10

Grafik 4 - 11 garis no. 2 F12 = 0,06 ; karena A1 = A2 maka


1 1
F12 = 1 1 1 = 1 1 1
( 1) + ( 1) + F12
(0,8 1) + (0,6 1) + 0,06
1 2

1 1
= = = 0,057
0,25 + 0,667 + 16,667 17,584

A = 5 x 5 = 25 ft2
T1 4 T2 4
q1-2 = 0,1713 F12 A [(
100
) (100) ]

= 0,1713 (0,057)(25)(154 - 104) = 9920 BTU / jam = 2907,25 W


sisi 5
b) Ratio = = 0,5
jarak 10

Grafik 4 - 11 garis no. 6 F12 = 0,375

1 1 1
F12 = 1 = = = 0,279
0,25 + 0,667 + 0,917 2,665 3,582
0,375

q12 = 0,1713 (0,279)(25)(154 - 104) = 48550 BTU / jam = 14228 W

y 5
c) Ratio Y = = =1 ; Z = 5/5 =1
x 5
Dari Fig. 4 - 10 didapat F12 = 0,20
1 1
F12 = 1 1 1 = = 0,169
(0,8 1) + (0,6 1) + 5,917
0,20

q12 = 0,1713 (0,169)(25)(154 - 104) = 29440 BTU / jam = 8627,98 W

4-2 Suatu instalasi alat pendingin jenis baru (refrigerator) dibuat sebagai berikut :
Lembaran "stainless steel" mula-mula dibentuk seperti ini

dan dua buah dari bentuk seperti itu dilas menjadi satu sehingga berbentuk
demikian :

Jarak diantara dua buah bidang itu 0,05 inch. Kedua lembaran yang sudah dilas itu
divacuumkan kemudian dipakai sebagai dinding alat pendingin. Suhu dinding
sebelah dalam (yang menghadap ruang dingin) harus -20 0F dan dinding sebelah
luar boleh bersuhu 90 0F.
a) Berapakah perpindahan panas dalam BTU / (jam)(ft2)
( stainless steel = 0,1 )
b) berapakah tebalnya lapisan lembaran gabus yang dibutuhkan sebagai
penyekat ; untuk memperoleh penyekatan yang sama dengan a) ; k gabus =
0,025 BTU / (jam)(0F).

Penyelesaian :

T2 = -20 + 460 = 440 0R


T1 = 90 + 460 = 550 0R
Ruangan divacuumkan jadi perpindahan panas terjadi secara radiasi maka dipakai
rumus :
q T1 4 T 4
a) = 0,1713 F12 [( ) ( 2) ]
A 100 100

Karena jarak antara kedua plat baja itu sangat kecil maka dapat dianggap
sebagai dua bidang tak terhingga panjang yang sejajar dengan luas sama, jadi
F12 = 1. Karena A1 = A2.
1 1 1
F12 = 1 1 = 1 1 = = 0,052
( 1) + ( 1) + 1 + 1 19
1 2 0,1 0,1

q
= 0,1713 (0,052) [(5,50)4 - (4,40)4] = 4,87 BTU / (jam)(ft2)
A
= 15,36 W / m2
q k ( T1 T2 )
= ;
A x
k ( T1 T2 ) 0,025 (550 440)
maka x = =
(qA) 4,87

= 0,565 ft = 6,78 inch = tebal lapisan gabus = 17,2 cm

4-3 Ada 2 buah bidang abu-abu yang keadaannya sebagai berikut :


Bidang I t1 = 1540 0F 1 = 0,8
Bidang II t2 = 540 0F 2 = 0,5
Hitunglah :

a) Perpindahan panas secara radiasi antara bidang I dan II jika kedua bidang itu
sangat luas, tetapi letaknya sangat berdekatan satu dengan yang lain
dinyatakan dalam BTU / (jam)(ft2)
b) Sama dengan a) tetapi kedua bidang itu berukuran 1 ft x 20 ft dan sejajar
dengan jarak 5 ft.
c) Bidang I (3 ft x 9 ft) dan bidang II 96 ft x 9 ft) letaknya tegak lurus satu sama
lain berimpit pada rusuk 9 ft.

Penyelesaian :

a) Dianggap F12 = 1

1 1 1 1
F12 = 1 1 = 1 1 = = = 0,445
( ) + ( ) 1 + 1 1,25 + 2 1 2,25
1 2 0,8 0,5

q12 T1 4 T 4
2
A
= 0,1713 F12 A1 [(
100
) (100 ) ]

q12
= 0,1713 (0,445) [(20)4 - (10)4] = 11450 BTU / (jam)(ft2)
A
= 36113,3 W / m2

b) Dua empat persegi panjang yang sempit tetapi panjang


Ratio 1 / 5 = 0,2 ; dari Fig. 4 - 11 ; Garis no. 4 didapat F12 = 0,1
1 1
F12 = 1 1 1 = 1 1 1
( 1) + ( 1) + F12
(0,8 1) + (0,5 1) + 0,1
1 2

1 1
= = = 0,0885
0,25 + 1 + 10 11,25

q1 - 2 = 0,1713 (1 x 20)(0,0885)(204 - 104) = 43500 BTU / jam


= 12748,54 W
c)
y 3 1 z 6 2
Y = = = ; Z = = =
x 9 3 x 9 3
Dari Fig. 4 - 10 didapat F12 = 0,32

T1 = 1540 + 460 = 2000 0R ; A1 = 3 x 9 = 27 ft2


T2 = 540 + 460 = 1000 0R ; A2 = 6 x 9 = 54 ft2

1 1
F12 = 1 A1 1 1 = 1 27 1 1
( 1) + ( 1) + (0,8 1) + (
54 0,5
1) + 0,32
1 A2 2 F12

= 0,258
T1 4 T 4
2
q1 - 2 = 0,1713 A1 F12 [(
100
) (100 ) ]

q1 - 2 = 0,1713 (0,258)(27)(204 - 104) = 178500 BTU / jam


= 52312,99 W

4-4 Dinding dalam dari sebuah dapur yang dibuat dari bata tahan api ( = 0,8) berada
sejauh 4 in dari dinding bata tahan api, sebelah luar ( = 0,6) dan dihubungkan
oleh dinding yang tidak dapat menghantarkan panas tetapi dapat memantulkan
kembali semua panas yang diterimanya. Hitunglah perpindahan panas secara
radiasi antara kedua dinding itu jika diketahui suhu dinding-dinding itu berturut-
turut 2240 0F dan 1240 0F. Ukuran dinding dapur itu 3 ft x 3 ft.

Penyelesaian :
Kedua bidang bujur sangkar dengan sisi 3 ft dan jarak 4 inch.
Ratio = (3 x 12) / 4 = 9 (tak dapat dibaca pada grafik 4 - 11) maka dianggap dua
bidang sejajar yang tak terhingga panjang sehingga F12 = 1.
1 1
F12 = 1 1 1 = 1 1 1
( 1) + ( 1) + F12
(0,8 1) + (0,6 1) + 1
1 2

1 1
= = = 0,522
0,25 + 0,666 + 1 1,916

T1 4 T 4
q1 - 2 = 0,1713 A F12 [( ) ( 2) ]
100 100

q1 - 2 = 0,1713 (9)(0,522)(531441 - 83521) = 360500 BTU / jam


= 105651,7 W

4-5 Hitunglah perpindahan panas secara radiasi antara kedua ujung sebuah silinder
berongga yang berdiameter 12 in dan panjang 6 in. Suhu pada kedua bidang itu
berturut-turut 1940 0F dan 140 0F. Ujung silinder itu dibuat dari Cr - Ni alloy
dengan = 0,7 jika :
a) Silinder itu berisi udara
b) Silinder itu divacumkan
Dinding silinder itu dianggap tidak dapat menghantarkan panas tetapi dapat
memantulkan semua panas yang diterimanya.

Penyelesaian :

a) t1 = 1940 0F ----- T1 = 2400 0R


t2 = 140 0F ----- T2 = 600 0R
1 = 2 = 0,7
A1 = A2 = (1/4) D2 = (1/4) (3,14) (12) = 0,785 ft2
Dua cakram berhadapan dihubungkan oleh bidang yang tidak dapat
menghantarkan panas tetapi dapat memantulkan kembali panas yang
diterimanya ------- > Fig. 4 - 11 garis no. 5
diameter 12
Ratio = = 2 ----- F12 = 0,65
jarak 6
1 1
F12 = 1 1 1 = 1 1 1 = 0,407
( 1) + ( 1) + F12
(0,7 1) + (0,7 1) + 0,65
1 2

T1 4 T 4
q1 - 2 = 0,1713 F12 A1 [( ) ( 2) ]
100 100

q1 - 2 = 0,1713 (0,407)(0,785)(244 - 64) = 18087 BTU / jam


= 5300,757 W

Jadi qradiasi = 18087 BTU / jam jika silinder berisi udara

b) Jika divacumkan qradiasi tetap 18087 BTU / jam sebab perpindahan panas
secara radiasi tidak memerlukan medium.

4-6 Suatu dapur listrik yang berpenampang segi empat mempunyai ukuran lantai 6 ft
x 12 ft. Dinding dapur disekat dengan sempurna. Tinggi dapur 10 ft pada jarak 6 ft
dari atap dapur terdapat deretan tahanan (resistor) yang berdiameter 0,5 inch dan
diatur sejajar dengan atap. Jarak antara 2 sumbu tahanan ialah 2 inch. Suhu
tahanan 2040 0F dan lantai dapur 540 0F. Emisivity tahanan 0,7 dan lantai 0,9.
dinding dapur bersifat tidak dapat menghantarkan tetapi dapat memancarkan
kembali semua panas yang diterimanya. Panjang resistor 12 ft.
Hitunglah perpindahan panas radiasi antara tahanan dan lantai dapur.

Penyelesaian :
A1 = luas permukaan resistor dengan 1 = 0,7
A2 = luas bidang imajiner yang dapat menggantikan resistor dengan
= 1 terhadap bidang A1
A3 = luas permukaan lantai dapur dengan = 0,9
T1 = 2040 + 460 = 2500 0R ; T3 = 540 + 460 = 1000 0R
A2 = A3 = 6 x 12 = 72 ft2
Tiap resistor panjangnya 12 ft maka jumlah resistor yang ada = (6 x 12) / 2 =
36 buah dengan A1 = 36 (3,14) (0,5 / 12) (12) = 56,6 ft2

jarak antara dua pusat pipa


Ratio = 2 / 0,5 = 4
diameter

Dari Fig. 4 - 12 garis 5 didapat F21 = 0,59

1 1
= 1 1 1 1 1
A2 21 ( 1) + ( 1) + A F
A1 1 A 2 2 2 21

1 1
F21 = A2 1 1 1 = 72 1 1 1
( 1) + ( 1) + (
56,6 0,7
1) + (1 1) + 0,59
A 1 1 2 F21

= 0,446 (dipandang sebagai 2 terhadap bidang A3).

Sekarang kita tinjau dua bidang sejajar (empat persegipanjang 2 : 1) dengan


jarak 10 - 6 = 4 ft, dihubungkan oleh bidang yang tidak dapat menghantarkan
panas tetapi dapat memantulkan kembali semua panas yang diterimanya.
Ratio jarak dengan sisi terpendek = 6 / 4 = 1,5
Dari Fig. 4 - 1 garis no. 7 didapat F23 = 0,68 ; Untuk A2 = A3 maka

1 1
F23 = 1 1 1 = 1 1 1
( 1) + ( 1) + F23
(0,446 1) + (0,9 1) + 0,68
2 3
1
= = 0,354
1,239 + 0,111 + 1,47

T2 4 T 4
qnetto = 0,1713 F23 A2 [( ) ( 3) ]
100 100

= 0,1713 (0,354) (72) [254 - 104]


= 1660000 BTU / jam = 486496,2 W

4-7 Hitunglah perpindahan panas secara radiasi antara gas hasil pembakaran dengan
dinding-dinding dapur jika diketahui :
a) Gas hasil pembakaran terdiri dari 10 mol % CO2 , 20 mol % H2O , 70 mol %
gas inert.
b) Suhu gas = 2040 0F dan suhu dinding dalam dapur = 540 0F
c) Dinding dapur merupakan badan abu-abu ( = 0,9)
d) Dapur itu berbentuk kubus dengan sisi = 5 ft
e) Pembacaan faktor dari Tabel 4-2 untuk radiasi ke seluruh permukaan kubus =
0,6. Tekanan total = Pt = 1 atm.

Penyelesaian :

Untuk kubus dimensi karakteristik adalah rusuk = 5 ft.


Faktor yang dibaca dari Tabel 4-2 hal 88 = 0,6 maka L = 0,6 x 5 = 3 ft
Pc = 0,1 atm ----- Pc L = 0,3 (ft)(atm)
c = 0,092 pada TG = 2500 0R ----- Fig. 4 - 13
PW = 0,2 atm ----- PW L = 0,6 (ft)(atm)
W = 0,135 pada TG = 2500 0R ----- Fig. 4 - 15
PT = 1 atm ----- Cc = 1 ------ > c = 0,092
PW + PT ( 0,2 + 1 )
= = 0,6 atm ------> CW = 1,12 ----- Fig. 4-16
2 2
W = 1,12 (0,135) = 0,151
PW 0,2 )
= = 0,667 ; PCL + PWL = 0,9 ;
Pc + PW 0,1 + 0,2
= 0,033 ----- Fig. 4-17
G = C + W - = 0,092 + 0,151 - 0,033 = 0,210
T1 = 540 0F = 1000 0R -----> T1 / TG = 1000 / 2500 = 0,4
dan TG / T1 = 2,5
(PC L)' = PCL (T1 / TG) = 0,3 x 0,4 = 0,12 dan T1 = 1000 0R
dengan Fig. 4-13 ------ C' = 0,074
C = 0,074 (2,5)0,65 (1) = 0,1342
(PW L)' = PWL (T1 / TG) = 0,6 x 0,4 = 0,24 dan T1 = 1000 0R
dengan Fig. 4-15 ------ W' = 0,150
W = 0,150 (2,5)0,45 (1,12) = 0,2535
PW
Pada = 0,667 dan PCL + PWL = 0,9 dapat dibaca kalau
Pc + PW

T1 = 260 0F ------> = 0,012 pada T1 = 540 0F


T1 = 1000 0F -----> = 0,017 = 0,014
G = C + W - = 0,1342 + 0,2535 - 0,014 = 0,3863
q 1+
( ) = ( ) (10,1713 x 108 ) [G (TG )4 G (T1 )4 ]
A badan abu2 2

q 1 + 0,9
(A) = ( ) (0,1713) [ 0,210 (25)4 - 0,3863 (10)4 ]
badan abu2 2

= 12730 BTU / (jam)(ft2)

q(gas ---- dinding2 dapur) = 6 (5 x 5) (12730) = 1.909.500 BTU / jam


= 559617,16 W

4-8 Gas CO2 dialirkan melalui sebuah pipa yang berdiameter 1,5 ft. Suhu permukaan
pipa 540 0F, suhu gas 1540 0F. Tekanan gas CO2 = 0,5 atm. Permukaan pipa
dianggap bidang abu-abu dengan = 0,9. Faktor karakteristik adalah diameter
pipa (Tabel 4 - 2 , Mc. Adams).
Hitunglah perpindahan panas secara radiasi antara gas CO2 dan permukaan pipa
dinyatakan dalam BTU / (jam)(ft. panjang pipa).
Penyelesaian :

TS = 540 0F = 1000 )R = T1
TG = 1540 0F = 2000 0R
PC = 0,5 atm = PT
L = 0,9 D = 0,9 x 1,5 = 1,35 ft
PC L = 0,5 (1,35) = 0,675 (ft)(atm)
Fig. 4 - 13 ------> c = 0,135 ; PT = 0,5 atm ------> CC = 0,9
------> G = 0,1213
PCL (T1 / TG) = 0,675 (1000 / 2000) = 0,338 (ft)(atm) ; T1 = 1000 0R
------> C1 = 0,10
C = 0,10 (TG / T1)0,65 = 0,10 (2000 / 1000)0,65 = 0,1569
Karena Pt = 0,5 atm ; Fig. 4-14 ------> CC = 0,85 maka
C = CC C = 0,85 x 0,1569 = 0,133

q 4 1+
= 0,1713 (G TG C T1 4 ) ( ) (10 -8 )
A 2

q 1 + 0,9
= 0,1713 [ 0,1213 (20)4 - 0,133(10)4 ] ( ) = 2942 BTU / jam
A 2
= 862,2 W
q
= 2810 ( D) = 2942 (3,14 x 1,5) = 13856 BTU / (jam)(ft)
L
= 13319,7 W / m
PERPINDAHAN PANAS SECARA KONVEKSI

5-1 Bilangan Grashoff dan Prandtl untuk suatu zat alir yang ada sekitar silinder
horizontal dengan diameter 2 inch adalah 10.000 dan 20 daya hantar panas (k)
dari zat alir itu adalah 0,017 BTU/(jam) (ft) (F).Jika suhu permukaan silinder dan
zat alir berturut turut 200 F dan 70 F.
a) Hitunglah koefisien perpindahan panas secara konveksi bebas
antara silinder dan zat alir
b) Hitunglah panas yang hilang secara konveksi bebas dari silinder ke
Zat alir, jika panjang silinder itu 100 ft

Penyelesaian :

GR = 10000 Pr = 10 ; X = (GR x PR) = 104 x 10 =105


Do = 2 = 0.1667 ft k = 0,017 BTU/(jam) (ft) (F)
200+ 70
tfq = = 135 F Tf = 460 + 135 = 495 R
2

t = 200 70 = 130 F

a) Silinder horizontal konveksi bebas maka dapat dipakai rumus (7 -6a) hal
177 (Mc. Adam)

hc Do 0,017
= 0,53(Gr x Pr )0,25 ; hc = ( ) (105 )0,25
kf 0,1667

hc= 0,53 (0,102) (17,78) = 0,962 BTU/(jam) (ft) (F)= 5,462 w/m2 C

b) qc = hc A t (panjang silinder L = 100 ft)


= (0,962) (3,14 x 0 1667 x 100) (200 -70) = 6550 BTU/Jam = 1919,6 W

c) qr = 0,1713 (1) (3,14) (0,1667) (100) (6,64 -5,34) = 9950 BTU/jam


= 2916,04 W
qtotal = 6550 +9950 = 16500 BTU/jam = 4835,64 W
5-2 Suhu pada perubahan suatu dinding vertikal 4 ft x 10 ft dipertahankan konstan
530 F. Suhu udara disekelilingnya 70 F dan tekanan 1 atm.
Hitunglah ;
a) Panas yang hilang dari permukaan dinding itu secara konveksi bebas ke
udara.
b) Jika dinding itu disekat dengan bahan penyekat yang tebalnya 2 inch
dan daya hantar panasnya 0,121 BTU/(jam) (ft) (F).
Hitunglah panas yang hilang secara konduksi dan konveksi bebas.
Catatan : untuk menghitung hc diumpamakan suhu pada permukaan
penyekat 250 F

Penyelesaian :

(ts ta ) (530+70 )
a) tf = = = 300 F atau Tf = 760 R
2 2

Fig 7 -8 di dapat = 0,3 x 106 (1/cuft F)


x = L3 . t = (0,3 x 106) (103) (460)
= 1,38 x 1011 (antara 109 1012).

Rumus (7-5a) hc = 0,19(T)1/3 = 0,19 (460)1/3 = 0,19 (7,719)


= 1,47 BTU/(jam) (ft) (F).
qc = hc A (t) = 1,47 (4 x 10) (530 70)
= 27020 BTU/jam = 7918,7 W

b) Tebal penyekat 2 inch = 2/12 ft = 0,166 ft


Misalkan suhu permukaan penyekat ts = 250 F ; t = 250 -70 = 180F
(ts ta ) (250+70 )
tf = = = 160 F atau Tf = 460 + 160 = 620 R
2 2

Dari Fig 7 8, didapat = 7,5 x 105, maka x = L3t

X = (7,5 x 105) (10)3 (180) = 1,35 x 1011 (antara 09 1012), jadi

hc = 0,19(T)1/3 = 0,19 (180)1/3 = 0,19 (5,646) = 1,07 BTU/(jam) (ft) (F).


(tp ta ) (tp ta )(A) (53070 )(40) 460 (40 )
q= 1 x = 1 x = 1 0,166 =
( h A)+(k A ) ( h )+(k ) ( 1,07)+(0,121 ) ( 0935)+(1,375)
c c

= 7980 BTU/Jam = 2338,69 W

Perpindahan panas secara steady state :


qc 7980
q = qc = hc A (t s t a ) maka ts ta = = = 186F
hc A 1,07 (40)

ts = ta + 186 = 70 + 186 = 256 F


(tak banyak berbeda dengan perumpamaan)

5-3 Dalam ruang tertutup anatara 2 plat vertikal terdapat udara. Ukuran plat 5 ft x 2,3
ft. Suhu permukaan plat itu 540F dan suhu permukaan yang lain 240F. Jarak
antara kedua plat itu ft. Emissivity permukaan plat itu 0,08 & 0,5.
a) Hitunglah perpindahan panas total antara kedua plat itu secara
konveksi bebas dan pancaran
b) Sama dengan A) tetapi ruang antara kedua plat itu sdivacuumkan,
kedua suhu permukaan plat tetap.
Catatan : Kedua plat dihubungkan oleh bidang yang tak dapat
menghantarkan panas tetapi dapat memancarkan kembali semua
panas yang diterimanya.

Penyelesaian :

(ts1 ts2 ) (540+340 )


a) tf = = = 440 F atau Tf = 900 R
2 2

t = 540 340 = 200 F kf = 0,0233


G x3 f2 g f t
=
Rx 2f

Fig 7 8 = 1,40 x 105

Tabel A -25 Pr = 068


3,5 x 106
GRx = = 5,15 x 106 (antara 2,1 x 105 1,1 x 106)
0,68

C = 0,071 dan n = 1/3


1/3
hc x 0,071 x3 f2 g f t Cp
(7-9b) -
kf
= 1 [ 2f
( k
)]
L 9 f
( )
x

0,071 0,0233 0,071


hc = 1 [3,5 x106] 1/3 = = (151,8) (0,0466)
5
0,5 1,291
9
(0,5)

= 0,39 BTU/(jam) (ft) (F)

qc = hc A (t s1 t s2 ) = (0,39) (5 x 25) (540 340) = 976 BTU/jam


= 286 W
Ts1 4 Ts2 4
qr = 0,1713 A F 12 [(
100
) (100) ]

sisi pendek 2,5


Ratio = = =5
jarak 0,5

Grafik 4 11 hal 69 garis no, 7 ---------- F12 = 0,875

1 1
F12 = 1 1 1 = 1 1 1
(1 1 )+ (1 1 )+ F (0,8 1 )+ (0,5 1 )+ 0,875
12
1 1
= = = 0,417
0,25+1+1,143 2,393

qr = 0,1713 (5 x 2,5) (0,417) (104 84) = 5260 = 6236 BTU / jam


= 1827,5 W

b) Jika ruang itu divakumkan perpindahan panas terjadi secara radiasi saja ;
q = qrad = 5260 BTU / jam
5-4 Hitunglah hc udara yang terletak antara 2 plat jika diketahui suhu plat I 300 0F dan
suhu plat II 120 0F. Jarak antara kedua plat itu = 0,5 in.
a) Kedua plat itu letaknya vertikal
b) Kedua plat itu letaknya horizontal dan arah perpindahan panas ke atas.
Data-data kf = 0,0175 U / = 0,892 ft2 / jam Prf = 0,69

Penyelesaiannya :

a) Vertikal
tS1 = 300 0F ; tS2 = 120 0F maka TS1 = 760 0R dan TS2 = 580 0R
Tf = (760 + 580) x 0,5 = 670 0R
Fig. 7 8 didapat = 5 x 105
X = GR Pr = x3 t = (0,5 / 12)3 (5 x 105) (300 120)
= 5 x 105 (180 / 24)3 = 6,5 x 103

GR P r 6,5 x 103
GRx = = = 9,4 x 103 (2,0 x 104 - 2,1 x 102)
Pr 0,69

maka C = 0,20 dan n = 1 / 4.


n
hc x C x3 Cp2 g f t Cp
kf
= 1 [( 2f
)( k
)] (7-9b)
L 9
( )
x

0,2 0,0175
hc = 1 [6,5 x103]
5
0,5/12
9
(0,5)

(0,2)(0,0175)(12)
hc = (8,979) = 0,584 BTU/(jam) (ft) (F)
(1,291)(0,5)

= 0,1711 W / m2 C

b) Horisontal :
120F
x = 0,5 GRx = 9,4 x 103 104
300F

Dipakai rumus 7 9d dengan c = 0,21 dan n = 1/4 (Mc Adam)


1/4
hc x x3 Cp2 g f t Cp
= 0,21 [( )( )]
kf 2f k

0,0175 0,21(0,0175)(12)
hc = [6,5 x103] = 8,979
0,5/12 0,5

hc = 0,971 BTU/(jam) (ft) (F) = 0,2318 w/m2 C


PERPINDAHAN PANAS SECARA KOMBINASI
KONDUKSI , KONVEKSI DAN RADIASI

6-1 Suatu batang baja berbentuk silinder yang diameternya 1 inch dan panjangnya 1
ft, ujung yang satu menempel pada sumber panas yang suhunya konstan 270 F,
sedang ujung yang lain disekat sempurna, sehingga kehilangan panas melalui
ujung yang disekat ini dapat diabaikan. Udara yang ada disekeliling batang baja
itu suhunya 70 F.
a) Hitunglah suhu batang pada jarak 6 inch dari bidang persentuhan
antara sumber panas dan batang baja itu.
b) Hitunglah perpindahan panas (q) antara sumber panas dengan
batang baja (untuk x = 0).
Diketahui : kbaja = 25 BTU/(jam) (ft) (F) ; hc = 2 dan hr = 1
BTU/(jam) (ft) (F)
c) Hitunglah suhu diujung batang baja yang di sekat

Penyelesaian :
ta = 70F
t0 = 270F
L = 1 ft
D = 1 = 1/12 ft
A constant
emx e+mx
a) x = 0 [ + ]
1 + e2mL 1 + e2mL
Untuk x = 6 in = 0,5 ft ; tx = ?

(hC + hr ) C (2 + 1) (112) 144


m = = ( ) (1 )2 = = 2,4
kA k 4 12 25

0 = to - ta = 270 - 70 = 200
mx = (2,4)(0,5) = 1,2 e-mx = e-1,2 = 0,3012
emx = e1,2 = 3,3201
2 mL = 2(2,4)(1) = 4,8 e-2mL = e-4,8 = 0,0082
e2mL = e4,8 = 121,51

0,3012 3,3201
x = 200 [ + ] = (200)(0,319) = 63,8
1 + 0,0082 1 + 121,31

x = tx - 70 = 63,8 ; tx = 70 + 63,8 = 133,8 0F = 56,5 oC


dt d
b) q0 = - k A ( ) = -kA( )
dx x=0 dx x=0

d 2 m 0 (eml eml )
q0 = - k A ( ) = k Do [ ]
dx x=0 4 emL + emL

(e2,4 e2,4 )
= (25) (3,14 / 4) (1 / 12)2 (2,4) [ ] (200)
e2,4 + e2,4

11023 0,0907
= (25) (3,14 / 576) (2,4) (200)
11023 + 0,0907

= 64,40 BTU / jam = 18,87 W

2 o 2 (200) 400
c) L = = = = 36,03
emL + emL e(2,4)91) + e(2,4)(1) 11,023 + 0,091

Jadi tL = 70 + 36,03 = 106,03 0F = 41,12 0C.

6-2 Uap jenuh yang bertekanan 100 psia mengalir melalui suatu pipa baja berdiameter
standard 6 inch. Pipa itu dibungkus dengan magnesia 85 % yang tebalnya 2 inch
(km = 0,04 BTU / (jam)(ft)(0F)). Jika dianggap coefficient film perpindahan
panas bagian dalam dan luar berturut-turut besarnya 1000 dan
1 BTU / (jam)(ft)(0F). Suhu udara 70 0F.
a) Hitunglah kehilangan panas sepanjang 100 ft dari pipa itu
(k pipa = 24 BTU / (jam)(ft)(0F))
b) Hitunglah suhu permukaan luar dari penyekat itu
c) Hitunglah coefficient konveksi bebas dari permukaan penyekat ke udara pada
keadaan ini.

Penyelesaian :

Dari tabel A 31 hal 488 (Mc. Adams) didapat


Di = 6,065 in = 0,51 ft
Do = 6,625 in = 0,552 ft
D2 = 10,625 in = 0,886 ft

6,065 + 6,625
a) Dm1 = Da = = 6,345 in = 0,529 ft
2
10,625 6,625 4 4
Dm2 = 10,625 = = = 7,98 in = 0,665 ft
ln ln 1,65 0,5008
6,625

t
q = 1 x1 x2 1
+ + +
h2 Di L k1 Dm1 L k2 Dm2 L ho D2 L

Uap jenuh pada tekanan 100 psia ; tuap = 327,7 0F


(Tabel A 24 hal. 482 Mc. Adams)

q t
= 1 1 x1 x2 1
L [ + + + ]
hi Di k 1 Da k 2 Dm ho Do

q 327,7 70
= 1 1 0,2812 212 1
L [ + (24)(0,529) + (0,04)(0,665) + ]
3,14 (1000)(0,51) 1(0,886)

q 257,7 257,7
= (0,3182) (0,00198 + 0,00184 + 6,27 + 1,129
=
(0,3182)(7,4028)
L

q
= 109 BTU / (jam)(ft)
L
Untuk L = 100 ft, maka 100(109) = 10900 BTU / jam = 3194,46 W
b) q = h ( D2 L) (ts - 70)

q 1 1
(ts - 70) = = 109 ( ) = 39, 2 0F
L ho D2 1 x 3,14 x 0,886

ts = 70 + 39,2 = 109,2 0F = 42,88 0C

c) tf = ts + ta = 109,2 + 70 = 89,6 0F ----- Tf = 509,6 0R


Fig. 7 8 hal. 174
= (2 g Cp / k) = 1,30 x 106
X = (1,30 x 106) (t)(Do)3 = (1,30 x 106) (39,2)(0,886)3
= 3,54 x 107
Konveksi bebas antara pipa horizontal dengan udara, pada harga
X = 3,54 x 107 ------> (103 - 109)

t 0,25 39,2 0,25


hc = 0,27 ( ) = 0,27 ( ) = 0,27 (2,579)
Do 0,886

= 0,70 BTU / (jam)(ft2)(0F) = 2,2078 W / m2 0C.

6-3 Dua buah sumber panas masing-masing suhunya 280 0F dan 180 0F dihubungkan
dengan sebatang logam A yang berpenampang bujur sangkar, dan panjang rusuk
1 in dan panjang logam itu 2 ft.
Hitunglah :
a) Suhu ditengah-tengah batang
b) Panas yang diberikan oleh sumber panas pada suhu 280 0F
c) Perpindahan panas di sumber panas pada 180 0F.
d) Perpindahan panas di tengah-tengah batang.

kbatang = 16 BTU / (jam)(ft)(0F) ;


hc + hr = 3 BTU / (jam)(ft2)(0F)
Suhu udara luar 80 0F
Penyelesaian :
ta = 80 0F ; 0 = 280 - 80 = 200 0F

L = 180 - 80 = 100 0F
hc + hr = 3 dan k = 16

d2
= m2 ------> = M e mx + N e mx
dx2

Keadaan batas : x = 0 ------> 0 = M + N ------> N = 0 - M

x = L ------> L = M e mL + N e mL

L = M e mL + ( 0 - M) e mL = 0 e mL + M (e mL - e mL)

L o emL L o emL
M = dan N = 0 - ( )
emL emL emL emL

(o emL ) o emL L + o emL L + o emL


N = =
emL emL emL emL

(L o emL ) emx (L o emL )emx


Jadi X =
emL emL

(hc + hr ) C 3 (4)(112)
m = = (1 )2 = 9 = 3
kA 16 12

e mL = e 6 = 403,43
e mL = e -6 = 0,00248
x = (1/2) L = 1 ft ------> e mx = c3 = 20,086
dan e mx = c -3 = 0,0498

(o emL L ) emx (o emL L )emx


a) X =
emL emL
(200 (403,43) 100)0,0498 (200 (0,00248) 100)20,086
=
403,43 0,00248

4010 + 2000 6010


= = = 149 0F = 65 0C.
403,43 403,43

dt d m (o emL L ) emx + (o emL L )emx


b) = =
dx dx emL emL

dt d
qx = 0 = - k A ( ) = -kA( )
dx x=0 dx x=0

(o emL L ) + (o emL L )
= kAm
emL emL

(16)(112)2 (3)(80586 99504)


= = 66,5 BTU / jam = 19,48 W
403,43 0,00248

(o emL L )emL + (o emL L )emL


c) qx = L = k A m
emL emL
(16)(112)2 (3)(80586)(0,00248) 99,504 (403,43)
=
403,43 0,00248

= - 33 BTU / jam = 9,67 W

(16)(112)2 (3)(40102000)
d) qx = (1/2)L = = 1,66 BTU / jam = 0,486 W
403,43 0,00248

6-4 Hitunglah panas yang hilang dari suatu dapur, jika diketahui suhu gas dalam
dapur 2500 0F dan suhu udara luar 70 0F. Dinding dapur itu terdiri atas 3 lapisan :
9 inch bata tahan api, 6 inch bata penyekat dan 4 inch bata merah. Daya hantar
panas rata-rata (km) untuk bata tahan api, bata penyekat dan bata merah berturut-
turut besarnya 0,7 ; 0,08 dan 1,0 BTU / (jam)(ft)(0F). h udara = 4 dan
h gas dalam dapur = 20 BTU / (jam)(ft2)(0F).

Penyelesaian :
q tG tA
=
A Rg + R1 + R2 + R3 + Ra

2500 70 2430
= 1 0,75 0,5 0,333 1 =
+ + + + 0,05 + 1,071 + 6,25 + 0,333 + 0,25
20 0,7 0,08 1 4

2430
= = 305 BTU / (jam)(ft2) = 961,97 W / m2
7,954

6-5 a) Sebuah pipa gas yang mengangkut gas, suhu permukaannya 800 0F ditanam
dalam tanah sehingga jarak antara sumbu pipa dengan permukaan tanah 6 ft.
Diameter luar pipa 2,38 inch ; k tanah = 1,4 BTU / (jam)(ft)( 0F). Suhu udara
luar 80 0F, panjang pipa 50 ft. Hitunglah panas yang hilang dari permukaan
pipa ke udara.
b) Jika pipa tadi diletakkan dalam ruangan yang suhunya 80 0F, tanpa diisolasi.
Hitunglah panas yang hilang secara konveksi bebas dan radiasi dari
permukaan pipa ke udara. Emissivity pipa = 0,8
c) Idem (b) tetapi permukaan pipa dicat dengan cat dari aluminium sehingga
emissivity permukaan pipa turun menjadi 0,3.
d) Jika pipa diatas diisolasi dengan bahan perekat asbes k = 0,04 BTU / (jam)
(ft)(0F), dan tebalnya dua inch diluarnya diisolasi dengan tanah distomia
dengan tebal satu inch ( k = 0,06 BTU / (jam)(ft)( 0F) ).

Penyelesaian :

c) Permukaan pipa dicat dengan cat A1 = 0,3, maka :


hr = (0,3/0,8) (4,63545) = 1,73829
qt = (2,09 + 1,73829)(31,1383)(720) = 85.828,6 BTU/jam
= 25153,787 W
d)

6,382,38 4
Dm1 = 6,38 = 0,986067
= 4,05652 = 0,33804 ft
ln 2,38

8,386,38 2
Dm2 = 8,38 = = 7,3346 = 0,6112166 ft
ln 0,27268
6,38

Karena diisolasikan maka suhu permukaan isolasi dianggap 380F

t = 380 - 80 = 300 F ---------> Tabel 7 - 2

hc + hr = 3,47 BTU/(jam) (ft2) (F)

80080
q = 1 2/12 1/12
+ +
(hc + hr )Ao 0,04 (0,3380)Dm1 L 0,06 (Am2 )

720
q/L = 1 0,16667 0,0833
+ +
3,47(8,38/12) 0,04 (0,3380) 0,06 Dm2

720 720
= =
0,41267+12,3258+2,2722 15,0107

= 47,69568 BTU/Jam = 14,057 W


7-1 Larutan garam dapur (NaCl) dipanaskan di dalam sebuah pipa. Diameter dalam
dari pipa 1 inch dan panjangnya 12 ft. Larutan garam masuk ke dalam pipa pada
suhu 50 0F. Sifat-sifat fisis larutan garam telah dianggap konstan terhadap suhu :
Rapat = 1 gram/cc; kekentalan = 1,653 c.p; panas jenis = 0,9 BTU/(lb)( 0F);
k = 0,15 BTU/(jam)( 0F)
a) Hitunglah suhu larutan garam waktu keluar dari pipa.
b) Sama dengan a), tetapi panjang pipa dijadikan 4 kali soal a)
c) Sama dengan a), tetapi kecepatan aliran larutan garam diperkecil menjadi
0,01 kali soal a) dan L = 4 ft.
d) Sama dengan a), tetapi diameter pipa yang dipakai 0,5 inch dan
kecepatan larutan garam tetap 5 ft/detik.

Penyelesaian :
1500F
500F 1 inch = 0,0834 ft

5 ft/det
Sifat-sifat larutan NaCl : = 1,653 c.p
Panas jenis c.p = 0,9 BTU/(lb)( 0F); k = 0,15 BTU/(jam)(ft2)( 0F/ft)

a) L pipa = 12 ft ; D i = 1 inch = 0,0834 ft


1
DG DU ( )(5x3600)(62,4)
12
RE= = = = 23400 > 104 , aliran turbulen,
(1,653x2,42)

maka dapat dipakai rumus 9-10a.

hD DG 0,8 Cpu 0,4


= 0,023 ( ) ( k )
kb b

0,9x1,653x2,42 0,4 0,15


h = 0,023 (23400)0,8 ( ) ( )
0,15 0,0834

h = 0,023 (1329)(24) 0,4 (1,8) = 461 BTU/(jam)(ft2)( 0F) = U

(15050)(150t) t50
tom = 100 = 100
ln( ) ln( )
150t 150t
3.14
W = G.A = u A = (5x3600)(62,4)( )(0,0834)2 = 6123 lb/jam
4

q = W Cp (t-50) = U A tom = h A tom


1
h A tom (461)(3,14 x x 12)(t50)
12
t - 50 = = 100
W Cp (6123)(0,9) ln( )
150t

(461)(3,14)
ln 100 - ln (150 - t) =
(0,9)(6123)
= 0,2626

t = 150 - 76,91 = 73,090F = 22,820C

b) Sama dengan a. Tetapi L = 4 x 12 = 48 ft


A = 3,14 x 1/12 x 48 = 12,56 ft2 ----- h tetap, maka

(461)(12,56)(t50)
t - 50 = 100 =1
(6123)(0,9)ln( )
150t

100 (461)(12,56)
ln = (0,9)(6123)
= 1,0502 ;
150t

(150 - t ) = 35,00 t = 150 - 35,00 == 1150F = 46,110C

c) Sama dengan a) tetapi U = 0,05 ft/det

Du (0,0834)(0,05x3600x62,4)
RE= = = 234 < 2000 ( aliran laminair)
1,653 x 2,42

Dapat dipakai rumus ( 9 - 28a ) hal 237 Mc Adam

ha D w DU Cp D
( ) 0,14 = 1,86 [ ( u
) ( k ) (L) ] 1/3
kb b

(0,15) 0,0834
h = 1,86 1 (234)(24) [ ] 1/3
( ) 4
12

= (1,86) (1,8)(117)1/3 = (1,86) (1,8)(4,891) = 16,35 BTU/(jam)(ft2)(0F)


karena h sangat kecil maka dapat dipakai
ta = 1/2 [ (150 - 50) + (150 - t) ] = 125 - 1/2 t
W = (0,01) Wa = 0,01 (6123) = 61,23 lb/(jam)
q = W Cp ( t - 50 ) = h A (ta) = h A (125 - 1/2 t)
1
t50 (16,35)(3,14 x x 4 )
2
1 = (61,23) (0,9)
= 0,2966
125 t
2

87,075
t= = 75,840 F = 24,350 C
1,1483

d) Sama dengan a) tetapi D = 0,5 inch = 0,0417 ft, maka

6123
Wd = 1/4 Wa = =1
4

Du (0,0834)(0,05x3600x62,4)
RE= = = 11700 > 10000 (Turbulent)
1,653 x 2,42

DUb 0,8 Cp 0,4


h = 0,023 ( k/d ) ( b ) ( k
)

0,15
= 0,023 (0,0417) (11700)0,8 (24)0,4

= 0,023 (3,6) (1797) (3,565) = 531 BTU/(jam)(ft2)(oF)


1
100 (531)(3,14 x x 12 )
24
Analog di atas ln = 1 = 0,6055
150t (0,9)( ) (6123)
4

4,606 0,545
log ( 150 - t ) = = 1,737 jadi
2,303

t = 150 - 54,58 = 95,42 oF = 35,25 oC

7-2 Suatu alat pengukur panas dipakai untuk memanaskan sesuatu zat alir dari suhu
50oF sampai 150 oF dengan kecepatan W lb/jam
Alat pengukur panas itu terdiri atas n buah pipa, dengan diameter D ft dan panjang
L ft.
a) Jika semua keadaan sama ( W sama ) tetapi dipakai pipa yang
diameternya 0,5 D ft dan jumlahnya n pipa, hitunglah berapa %
berubahnya panjang pipa untuk mendapatkan pemanasan yang sama.
b) Jika semua keadaan sama ( W sama ) tetapi dipakai pipa yang
panjangnya 0,5 L ft jumlah pipa 0,5 n. Hitunglah berapa % perubahan D
supaya diperoleh pemanasan yang sama.
Catatan : Pada keadaan a dan b aliran tetap turbulent dan boleh dianggap h = U.

Penyelesaian :

a) W1 = W Turbulent
hiD DG 0,8 Cp 0,4
nn1 = n
k
= 0,023 (
) ( k
) = ( 9-10 a )

w 4w 4 w1
D1 = 0,5 D G = ( )= ; G1 =
D2 .n D21 .n D21 .n1
4

L1 = ?

G1 4w1 D2 n D2 D2
=( )( )= 2 = =4
G D21 .n1 4w D1 (0,5D)2

0,8 Cp 0,4
h D D G
( 1 1)n (0,023 1 1 ) ( ) D1 0,8 G1 0,8
k u k
hD = DG 0,8 Cp 0,4
=( ) ( ) ;
( ) D G
k (0,023 ) ( )
u k

h1 D D1 0,8 G1 0,8 D1 0,2 G1 0,8


h
=
D1
( D
) ( G
) =(
D
) ( G
) =

20,2 ( 4)0,8 = 21,8 = 3,46


q = h1 A1 tom = h1 A1 tom = W.Cp ( t2 - t1 )

h1 A DLn
= = = 2 L/L1 = 3,46
h A1 D1 L1 n

2L
L1 = = 0,579 L
3,46

Jadi perubahan = 42,1 % ( lebih pendek )

b) W2 = W
1
n2 = n
2
1 G2 4 w2 D2 n D2 n D2
L2 = L = = =2
2 G D22 .n2 4w D22 n2 D22

D2 = ?
h2 D D2 G2 D 0,2 2D2
Analog di atas : = ( )0,8 = ( )0,8
h D2 DG D2 D22

D 1,8
= 20,8 ( )
D2

h2 A DLn D L n D D 1,8
= = = = 22 = 20,8 ( )
h A2 D2 L2 n2 D2 1 L 1 n D2 D2
2 2

D 0,8 D
21,2 = (
D2
) ( D2
) = ( 21,2 )1,25 = 21,5 = 2,828

D
D2 = = 0,3535. D atau D2 = 35,35% D
2,828

Perubahan 64,65 % (lebih kecil)

7-3 Helium mengalir dengan kecepatan 0,4 gram/det dalam pipa dari sebuah alat
penukar panas dengan aliran berlawanan yang diameternya 0,2 cm.
Helium masuk pada suhu 300oK dan keluar pada suhu 84oK. Gas Nitrogen
mengalir di luar pipa dengan arah yang berlawanan dengan helium pada kecepatan
3 gram/detik. Keadaan annulus itu dapat diekivalenkan dengan pipa yang
diameternya 1 cm. Nitrogen masuk pada suhu 78oK.
Sifat-sifat fisis nitrogen adalah sebagai berikut :

Helium Nitrogen
cp 1,25 0,25 cal/(gram) (oC) = 0,25 BTU / lboF
0,018 0,0165 c.p
k 0,082 0,014 BTU / (jam)(ft)( oF)
Hitunglah :
a) Perpindahan panas antara He dan N2
b) Suhu Nitrogen keluar dari alat penukar panas
c) tol
d) h dari nitrogen
e) Panjang pipa jika Ui = 40 BTU / (jam)(ft2)(oF)

Penyelesaian :

a) Panas yang diberikan oleh He pada N2

q = mHe . CHe ( th1 - th2 ) = mN2 . CN2 ( t2 - t1 ) = q = 108 cal/det


= 1,541 BTU/jam

b) mHe . CHe ( th1 - th2 ) = mN2 . CN2 ( t2 - t1 ) = q = 108 cal/det


108 108
tC2 - 78 =
(3)(0,25)
= = 144oK
0,75

tC2 = 78 + 144 = 222oK = 400oR = -60oF = -51oC

(300222) (8478) 786 72


c) tol = 300222 = = = 28oK
ln ln (78,6) 2,565
8478

= 50,4oF = 28oC

D .G 4w 4 (3 x 3600)
d) RE = = = 1
D (453,6)(3,14)( )(0,0165)(2,42)
30,48

= 23160 > 10000 Turbulent


hL . D D.G Cp 0,4
= 0,023 ( ) 0,8 ( )
kb k

h = 0,023 (3130) (0,6406) = 45,85 BTU/(jam)(ft2)(oF)


= 6,21 x 10-3 cal/(det)(cm2)(oC)
q 100
e) q = U . A tol ------ A = = (40
U tol x 1,355 x 104 )(28)

= 713 cm2 = Di . L
A 713
L= = (3,14)(0,2) = 1170 cm = 11,70 meter = 38,4 ft
Di

Panjang pipa alat penukar panas itu 38,4 ft = 11,7 meter

7-4 Sebuah alat pertukaran panas dapat memanaskan 10000lb / jam zat cair A dari
suhu 60 F menjadi 120 F dengan mempergunakan uap air yang mengembun
diluar pipa pada suhu 212 F. Andaikata alat pertukaran panas itu dipakai untuk
memanaskan zat cair B dari suhu 60 F 120 F dengan mempergunakan uap
yang mengembun pada suhu 212 F, hitunglah banyaknya zat cair B yang dapat
dipanaskan.
Pada kedua keadaan diatas aliran zat cair A dan B dalam pipa selalu
turbulent. Tahanan dinding pipa dan uap dapat diabaikan hi = Ui
Sifat-sifat zat cair A Sifat-ssifat zat cair B
Cp = 0,6 Cp = 0,5 BTU / (lb) (F)
= 0,6 = 8,8 lb / (jam) (ft)
k = 2,9 k = 0,05 BTU / (jam) (ft) (F)

Penyelesaian :

Ui = hi -----------> q = Ui . Ai tom = W . Cp (t2 -t1)

c2 W2 Cp (t2 t1 ) hi2 . 2 . tom hi2 . n2 . D2 . L2


= = =
c1 W1 Cp (t2 t1 ) hi1 . i1 . tom hi1 . ni1 . D1 . L1

ts ; t2 dan t1 pada kedua keadaan sama tom = tom . Alat yang dipakai
sama jadi A2 = A1 karena D1 = D2 ; n1 = n2 maka
hi2 W2 . Cp2
=
hi1 W1 . Cp2

Aliran turbulent maka dapat dipakai rumus 9 - 10a


hi . Di
= 0,023 (RE)0,8 (Pr)04
k

4W 0,8
hi = 0,023 (k / Di) ( ) (Pr )0,4
nDu

hi2 0,023 k2 D1 4W n1 . D1 u1 0,8 P 0,4


hi1
=
0,023 k1 D2
(n ) 0,8 ( ) (Pr2)
2 D2 u2 4W1 r1

0,4
hi2 k2 W2 0,8 u1 0,8 Pr1 W Cp2
= (W ) (u ) (Pr ) = ( 2) ( )
hi1 k1 1 2 2 W C 1 p1

W 0,2 k2 Cp2 u 0,8 P 0,4 (0,5)(0,8)


( W2 ) = (
k Cp1
) (u1) (Pr2) Pr2 =
0,5
= 88
1 1 2 r1

5
W2 k2 Cp2 u1 4 Pr2 2 (0,6)(2,9)
(W )= (k ) (u ) (P ) Pr2 = = 17,4
1 1 Cp1 2 r1 0,1

0,05 . 0,6 5 2,9 4 88 2


W2 = WB = ( ) ( 8,8 ) (17,4) (10000) = 234,576
0,10 . 0,5

WB = 22,54 lb/jam = 9,525 kg/jam

7-5 Gas Helium mengalir dengan kecepatan 0,001 lb/det melalui pipa dari sebuah alat
pertukaran panas yang berdiameter dalam 0,08 inch. Gas Helium masuk pada
suhu 540 R dan keluar pada suhu 150 R. Gas Nitrogen mengalir dalam anulus
pada arah yang berlawanan dengan helium tadi dengan kecepatan 0,007 lb/det dan
masuk pada suhu 140 R
Diketahui Cp gas Hc = 1,25 dan Cp N2 = BTU / (lb) (R)

a) Hitunglah panas yang diberikan dari helium ke N2


b) Berapakah suhu gas N2 keluar dari alat pertukaran panas
c) Berapakah suhu tom
d) Hitunglah Ui (Uh) jika tahanan dinding pipa dapat diabaikan.
Ruang anulus dapat diekivalenkan dengan sebuah pipa yang
berdiameter 0,4 inch.
e) Berapakah panjang alat pertukaran panas itu.

Penyelesaian :

Whe = 0,01 lb/det = 3,6 lb/jam


WN2 = 0.007 lb/det = 25,2lb/jam
D1 = 0,08 in = 0,0067 ft ------> D2 = 0,4 in = 0,0333 ft

a) q = WHe CpHe (th1 - th2) = 3,6 (1,25) (540 - 150)


= 1755 BTU / jam = 514,33 W

b) q = WN2 CpN2 (tc2 - tc1) ------> tc2 = tc1 + q / (WN2 CpN2)


= 140 + 1755 / (25,2 x 0,25) = 140 + 279 = 419 0R

(540 419) (150 140) 111


c) tom = tol = = = 44,5 0R
ln(12110) 3,493

d) Untuk gas dapat dipakai rumus yang sederhana (aliran turbulent)


hL = 0,0144 Cp G0,8 / D0,2 ------- (9-15)
3,6
G = 3,14 = 102000 lb / (jam)(ft2)
( 4 ) (0,0067)2

Untuk He : hL = 0,0144 (1,25)(1,02 x 105)0,8 / (0,0067)0,2


= 0,0144 (1,25) (10160) / 0,3675
h He = 497 BTU / (jam)(ft2)(0F)

Untuk N2 : hL = 0,0144 (0,25) G0,8 / D0,2


25,2
------> G = 3,14 = 28800 lb / (jam)(ft2)
( 4 ) (0,0333)2

hL = 0,0144 (0,25) (28800)0,8 / (0,5064)


= 0,0144 (0,25) (3694) / (0,5064)
hN2 = 26,2 BTU / (jam)(ft2)(0F)
Tahanan dinding pipa dapat diabaikan maka
1 1 1 1 1
= + = + = 0,00966
Ui hiHe hN2 Dc D1 497 26,2 (0,40,08)

Ui = 1 / 0,00966 = 103,5 BTU / (jam)(ft2)(0F) = 587,73 W / m2 0C

e) q = U A tom = U A tom = U ( Di L) (tom)

q 1755
L = =
U ( Di )tom (103,5)(3,14 x 0,0067)(44,5)

= 18,10 ft = 5,516 m

7-6 Sebuah alat pertukaran panas yang terdiri atas beberapa pipa konsentris yang
berbentuk U dipakai untuk memanasi zat cair A dari suhu 100 0F sampai 150 0F
dengan kecepatan 7000 lb / jam. Zat cair A mengalir dalam pipa sebagai pemanas
dipakai zat cair B yang mengalir di annulus dengan kecepatan 10000 lb / jam yang
masuk kedalam alat pertukaran panas pada suhu 200 0F. Diameter nominal pipa
kecil dan besar berturut-turut 1 inch dan 2 inch. Panjang pipa 15 ft atau tiap-tiap
"hairpin" panjangnya 30 ft.
Sifat-sifat fisis zat cair A dan zat cair B dianggap konstant terhadap suhu :
Zat cair A : kA = 0,1 BTU / (jam)(ft)(0F) ; A = 2,0 c.p
CpA = 0,51 BTU / (lb)(0F)
Zat cair B : kB = 0,084 BTU / (jam)(ft)(0F) ; B = 0,37 c.p
CpB = 0,45 BTU / (lb)(0F)
Hitunglah :
a) h zat cair A yang mengalir dalam pipa kecil
b) h zat cair B yang mengalir dalam annulus
c) U jika tahanan dinding pipa dapat diabaikan
d) Hitunglah jumlah pipa U yang diperlukan untuk pemanasan (berdasarkan alat
masih baru)
e) UDo dan Rd
Penyelesaian :

a) Aliran dalam pipa


3,14 1,049 2
at =
4
( 12
) = 0,006 ft2
Gt = Wt / at = (7000) / (0,006) = 1,166 x 106 lb / (jam) (ft2)

(0,087(1,166 x 104 )
REt = = 21040 > 10000 maka aliran turbulent.
4,84

hi D Di G 0,8 Cp 0,4
= 0,023 ( ) ( )
k A k A

0,5 x 4,84 0,4


hi = 0,023 (21040)0,8 ( ) = 272 BTU / (jam) (ft2)(0F)
0,1

Di 1,049
hio = hi = 272 ( ) = 216,5 BTU / (jam) (ft2)(0F)
Do 1,315

= 1229,42 W / m2 0C
b) Aliran dalam annulus

aa = (/4) (D22 - D12 ) = 1,997 inch2 = 0,01381 ft2

Ga = WB / aa = 10000 / 0,0381 = 724000 lb / (jam)(ft2)

(D2 2 D1 2 ) (2,067)2 (1,315)2


De = = (1,315)(12)
= 0,1615 ft
D1

De Ga (0,1615)(724 x 103 )
REa = = = 130500 > 10000
B 0,895

------> aliran turbulent


Dipakai rumus 9 - 10a Mc. Adams

ho De 0,45 x 0,895 0,4


= 0,023 (130500)0,8 ( )
kf 0,084

0,084
ho = 0,028 ( ) (12370)(1,873) = 276 BTU / (jam) (ft2)(0F)
0,1615

= 1567,29 W / m2 0C
hio ho (216,5)(276)
c) Uco = = = 121,5 BTU / (jam) (ft2)(0F)
hio + ho 216,5 + 276

d) Neraca panas :

700 (0,51) (150 - 100) = 10000 (0,45) (200 - tB2)


200 - tB2 = 39,6 maka tB2 = 200 - 39,6 = 160,4 0F

(160,4 100) (200 150)


tom = tol = = 54,5 0F
ln(60,450)

q 7000 (0,51)(150 100)


Ac = = = 26,9 ft2
Uco tom (121,5)(54,5)

Tiap "hairpin" (U) luas permukaannya


= (3,14)(1,315 / 12)(30) = 10,32 ft2
Jumlah pipa U yang diperlukan = (26,9) / (10,32) = 2,6
dibulatkan jadi 3.

e) Luas permukaan untuk perpindahan panas = 3 (10,32) = 30,96 ft2

q 178500
UDo = = (30,96)(54,5)
= 106 BTU / (jam) (ft2)(0F)
A tom

Uc UD 121,5 106
RD = = = 0,0012 (jam)(ft2)(0F) / BTU
Uc UD (121,5)(106)

= 0,0002 jam m2 0C / W

7-7 96000 lb / jam didinginkan dari suhu 400 0F menjadi 200 0F. Sebagai pendingin
dipakai zat cair B yang akan naik suhunya dari 100 0F menjadi 200 0F. Alat yang
tersedia untuk keperluan ini adalah sebuah alat pertukaran panas dengan ID dari
shellnya 29 inch. Jumlah pipa dalam shell 338. Tiap pipa dengan Do = 1 inch,
panjang 16 ft. Letak pipa triangular pitch dengan PT = 1,25 inch. Jarak antara 2
penghalang 10 inch. Di = 0,834 inch. Aliran dalam pipa 4 pass, aliran dalam shell
1 pass.
Sifat fisis dari zat cair A dan zat cair B dianggap konstan terhadap suhu :
A = 0,6 c.p ; B = 0,8 c.p
CpA = 0,4 BTU / (lb)(0F) ; kA = 0,07 BTU / (jam)(ft)(0F)
CpB = 0,6 BTU / (lb)(0F) ; kB = 0,08 BTU / (jam)(ft)(0F)

Hitunglah :
a) Koefisien perpindahan panas untuk minyak B yang mengalir dalam pipa (hi)
b) Idem untuk minyak A yang mengalir dalam shell
c) Uco jika tahanan dinding pipa diabaikan
d) UDo dan tahanan deposit (Rd)

Penyelesaian :

a) Aliran minyak B dalam pipa


Dari Tabel A 30 hal. 487, Di = 0,834 inch = 0,0695 ft
at = 0,546 in
(338)(0,546)
at = Nt at / 144 n = = 0,32 ft2
(144)(4)

Di .G (0,0695)(400000)
REt = = = 14300 > 10000
0,8 x 2,42

hi D Di G 0,8 Cp 0,4
= 0,023 ( ) ( )
k B k B

0,6 x 0,8 x 2,42 0,4 0,08


hi = 0,023 (14300)0,8 ( ) (0,0695)
0,08

= 163 BTU / (jam) (ft2)(0F) = 925,61 W / m2 0C

Di 0,834
hio = hi = 163 ( ) = 136 BTU / (jam) (ft2)(0F)
Do 1

ID . C B (29)(0,25)(10)
b) as = = (144)(1,25)
= 0,403 ft2
144 PT
Ws 96000
Gs = = = 238000 lb / jam ft2
as 0,403

Dari Fig. 28 pada Do = 1 in ; Pt = 1,25 in dan susunan pipa


triangular pitch dapat dibaca De = 0,72 in = 0,06 ft

De . Gs (0,06)(238000)
REs = = (0,6)(2,42)
= 9840
A

ho De De Gs 0,55 Cp 13 0,14
= 0,36 ( ) ( ) ( )
kA A A k A W

0,07 0,4 x 0,6 x 2,42 13 u


ho = 0,36 (
0,06
) (19840)0,55 ( 0,07
) ; (
uW
) 1

= 134 BTU / (jam) (ft2)(0F)

hio ho (136)(134)
c) Uco = = = 67,5 BTU / (jam) (ft2)(0F)
hio + ho 136 + 134

= 383,3 W / m2 0C

tc2 tc1 200 100


d) H = = = 0,333
tc tc1 400 100

th1 th2 400 200


Z = = = 2
tc2 tc1 200 100

Dari Fig. 8 6A dapat dibaca FG = 0,81

(400 200) (200 100) 100


tol = = = 144 0F
ln(200100) 0,693

tom = 0,81 (144) = 116,5 0F

Atotal = . Do . L (338) = 3,14 (1/12) (16) (338) = 1413 ft2

q (96000)(0,4)(200)
UDo = = (1413)(116,5)
= 46,7 BTU / (jam) (ft2)(0F)
At tom

Uc UD 67,5 46,70
RD = = (67,5)(46,70)
= 0,0066 jam . ft2 . 0F / BTU
Uc . UD
Koefisien perpindahan panas air boleh dianggap sama untuk tiga tangki itu. Sifat
air pada 105oF :

61,81b/ cuft ; air 0,7 c.p; k air 0,37 Btu/ jam ft 2 o
F/ft
Hitunglah :
a) Kecepatan pemasukan air (1b/jam)
b) h air dalam coil

c) U I , U II , U III
d) Panjang pipa untuk coil pada setiap tangki
Tahanan dinding pipa boleh diabaikan.
Penyelesaian :

a. Neraca panas total :

= 1743 kg/jam

W.C T1 T4 w.c t 4 t1
W. C T1 T4 60000,6200 100
w 4.0001b/jam
c t 4 t1 1150 60

b.
1 1 1 1 1

U Io h c1 h1air . A i /A o 175 1410 1/1,05
0,00572 0,000745 0,006465

U Io
1
0,006465

154,5 Btu/ jam ft 2 o F 877,43 W/m 2 o C

1 1 1 1 1,05
0,008 0,000745
U IIo h c2 h a 1/1,05 125 1410
0,008745

U IIo
1
0,008745

114,5 Btu/ jam ft o o F 650,19 W/m 2 o C

1 1 1 1 1,05
0,01 0,000745
U IIIo h c3 h a 1/1,05 100 1410
0,010745

U IIIo
1
0,010745
93 Btu/ jam ft 2 F 528,12 W/m
o 2 o
C

G W 4W 4 4000
V'
/4 D 2 . D 2 . 3,141/122 61,83600
3,30 ft/det
Karena pipa berbentuk coil maka h L harus dikoreksi.
h air h L 1 3,5.D/D He 830 1
3,51 1410 Btu/jam ft 2 2 F
5
8006,83 W/m 2 o C

/ D
h L 150 1 0,011. t b V '
0,8 ' 0,4

150 1 0,0111053,8 / 1
0,8 0,4

1501 1,1552,599 840 Btu/ jam ft 2 F


o

c. Tahanan pipa diabaikan, karena pipa sangat tipis


d. Neraca Panas tangki I
W.C T1 T2 w . c t 4 t 3 q I 200 150 114
w . c t 4 t 3 72000
T1 T2 40o F
W .C 0,63000
T2 T1 40 200 40 160o F

Analog di atas untuk tangki II di dapat


200 114 87
T3 T2 160 30 130 o F
0,63000
Karena ada pengaduk yang sempurna, suhu zat alir panas dalam tiap tangki
uniform sama dengan suhu yang keluar.

t omI
160 114 160 150 36 36 28,10o F
In 36/10 In 3,6 1,2809

t omII
130 87 130 114 27 27 27,3o F
In 43/16 In 2,69 0,9895

t omIII
100 60 100 87 27 27 24,0o F
In 40/13 In 3,08 1,1249

q I U I . A Io . t omI U Io 3,14 x 1,05/12 L I t omI 72.000


Btu
jam
qI 72.000
LI 60,5 ft
U Io . t omI 0,2775 114,527,30,275
18,44 m
q II 54.000
L II 62,9 ft
U II . t omII 0,275 114,527,50,275
19,17 m
q III 54.000
L III 88,0 ft
U IIIo . t omIII 0,275 93240,275
26,82 m

Zat cair A dipanaskan dengan zat cair B dalam suatu II.E. Kecepatan pemasukan
zat cair A dan zat cair B berturut-turut 2200 Ib/jam dan 1800 Ib/jam. Untuk
pemanasan ini dipakai alat pertukaran panas Across flow, satu panas. Zat cair A
mengalir dalam pipa, zat cair B dalam sholl tetapi tidak tercampur. Suhu zat cair
A dan zat cair B masuk ke dalam alat pertukaran panas berturut-turut 50oF dan
250oF. jumlah pipa 9 dan setiap pipa mempunyai D = 0,5 dan panjang 3 ft.
koefisien perpindahan panas total U = 500 Btu/(jam) (ft2) (oF). Cp A = 1 Btu/(1b)

(oF) ; Cp B = 0,80 Btu/(In) (oF).


Hitunglah suhu zat cair A dan zat cair B pada saat keluar dari alat pertukaran
panas.

Penyelesaian :

WB 18001b/jam W

U.A U.A

w . c WA . CPA

500 9 x 3,14 x 0,5 x 3


12
22001
0,8
w . c WA . Cp A
z
W . C WB . Cp B


22001 1,53
18000,8
t 2 t1
WII 0,38
T1 t1
t 2 t1 t 2 50 t 2 50
Maka : 0,38 0,38
T1 t1 250 50 200
t 2 50 76 t 2 50 76 126o F 52,22o C
Neraca panas : W . C T1 T2 w . c t 2 . t1

t1 . t 2 1,53 126 50 116o F


w .c
T1 T2
W .C
T2 T1 116 250 116 134o F 56,66o C

Dari grafik 8 9 hal. 197 Mc. Adam di dapat

Jadi suhu zat cair A keluar alat pertukaran panas = 126oF = 52,22 oC
Suhu zat cair B keluar alat pertukaran panas = 134oF = 56,66oC
PERPINDAHAN PANAS SECARA KONVEKSI PAKSAAN, UNTUK
ALIRANN ZAT ALUR TEGAK LURUS SUATU BENDA

Hitunglah koefisien perpindahan panas untuk udara yang mengalir tegak lurus
pada deretan pipa-pipa yang disusun sejajar. Diameter luar pipa 2 inchi. Jarak
antara pusat pipa yang satu dengan pusat pipa yang lain 3 inchi. Susunan pipa
terdiri atas 7 baris. Suhu permukaan pipa 200oF. suhu udara masuk 70oF dan
keluar 104oF. Kecepatan aliran udara max = 6000b/ jam ft 2
Penyelesaian :

n
hm D o D G
b 2 o max
Kf f
tf t5 1
2
t s t m 200 1 2 200 70130
200 104
In
96
34 34
200 1 200 1
2 In 1,3 2 0,262

200 1 130 200 65 135o F


2
D G 2 6000 1000
f 0,019 c . p ; o max
f 12 0,019 x 2,42 0,046
K f 0,0165
SL 3 S 3
Xf 1,5 dan X T T 1,5
Do 2 Do 2

D o 2" G max 6000 lb / jam ft 2


SL 3" t s 200o F
ST 3" t Q 70o F
Jumlah baris 7 N t

Dipakai persamaan (10.11)


Menurut tabel 10 5 hal 273 pada X L 1,5 dan X T 1,5
Didapat b2 0,25 dan n 0,620
0,620
h m Do D G
0,25 o max
Kf f
K
h m 0,25 21,7500,620
Do
0,0165
h m 0,25 428,9 12,1
2,12

h m 12,1 Btu/ jam ft 2

Dari tabel di atas didapatkan 0,96 (untuk 11 = 7) maka h m 0,96 12,1

F
11,6 Btu/ jam ft 2 o

65,87 W/m 2 o C
Sebuah alat pemanas gas, dipakai untuk memanasi gas A dari suhu 75oF menjadi
150oF. kapasitas alat itu 20000 ib/jam. Sebagai pemanas dipakai uap air jenuh
yang mengembun dalam pipa-pipa pada tekanan 30 psia. Pipa-pipa itu disusun
staggered. Jumlah deretan pipa 6, gas A mengalir tegak lurus pada susunan pipa-
pipa itu (staggered bank of tubes). Jika alat itu dipakai untuk memanasi gas B
dengan kecepatan 2000 ib/jam, dan suhu awal gas B = 80oF, hitunglah suhu gas B
yang keluar dari alat pemanas gas itu. Keadaan lainnya tetap. Juga hitung suhu t f .


Data-data : pada suhu t f o F
Cp A 0,240
k A 0,017
A 0,048 Ib/jam . ft
Cp B 2,400
k B 0,115
B 0,024
Aliran gas pada kedua keadaan itu tetap turbulent.
Penyelesaian :
Uap jenuh pada tekanan 30 psia t uap 250o F Tabel A 24 hal.482
t s t m 250 250 75 250 150 250 67 183o F
tf ts
2 2 In 175/100
qA W . Cp A t A2 t A1 h mA . t mA 0,24 150 75
A
qB WB . Cp B t B2 t B1 h mB . A . t mB 2,4 (t B2 75)
h mA 7,5 t mB 7,5 t B2 75 1
, sebab
h mB t B2 75 t mA t B2 75 In 175/ 250 t B2 134

t mB
250 75 250 t B2 t B2 75
In 175/ 250 t B2 In 175/ 250 t B2

t B
250 75 250 150
175
In
100
t mA 134o F

1
Cp . 3
0,33 k fA /D o Do fA WA /A min 0,6 0,95
h mA
k
1
h mB
Cp . U 3
0,33 k fB /D o Do /U fB WB /A min 0,6 0,95
k

Untuk N = 6 tabel 10 6 Mc. Adam memberikan h m . N/h m .N 10 0,95



1 1

/k 3 0,24 x 0,048 3
0,6 Cp . fA 0,6
h mA k fA fB 0,017 0,024 0,017

h mB k fA 1
0,115 0,048 2,4 x 0,024 13
Cp . /k fB
3

0,115
h mA
0,108
h mB
7,5 175 7,5
Maka 0,108 In 0,5175
134 In 175/ 250 t B2 250 t B2 1340,108
Setelah dihitung didapat t B2 145,7 o F 63,16O C

Hitunglah koefisien perpindahan panas antara zat alir dengan sebuah bola Do= 2
inch, jika zat alir itu mengalir melalui bola tersebut untuk keadaan sbb:
a) Zat alir itu adalah air dengan U max. = 80 ft/ jam
b) Zat alir itu adalah udara dengan Umax. = 8000 ft/jam
Sifat-sifat air dan udara pada suhu tf = 1200 sbb :

Btu
k,
Cp . Btu/Ib F , Ib/jam ft
o
jam ft o F , Ib/cuft

Air : 1 1,36 0,372 6,17


udara : 0,24 0,047 0,016 0,0685

Penyelesaian :
a. Air

D o . G max D o . U max . 2/12 80 61,7


605 0,4 2100
f f 1,36
0,15 0,3 0,50
h .D Cp . Cp . Do . G
10 7b . m o 2 1,3 0,66
kf kf kf f
0,15 0,15 0,31
Cp . 1 x 1,36 Cp .
3,66 1,215 ; 1,490
0,15

E f 0,372 k f
Setelah dihitung h m 62,10 Btu / jam ft 2 o F
352,64 W/m 2 o C

b. Udara

DS . U . 2/12 80000,0685
RE 1940
f 0,047
Ds. . G/u f 0,6 19400,6 93
0,37 Ds . G/ f
h m . Ds
10 6
0,6

kf
h m 0,37 0,01693 / 2/12 3,30 Btu/ jam ft 2 F o

18,74 W/m 2 O C

Sebuah alat pemanas gas, dipakai untuk memanasi gas A dari suhu 75oF menjadi
150o F. kapasitas alat itu 20000 Ib/jam. Sebagai pemanas dipakai uap air jenuh
yang mengembun dalam pipa-pipa pada tekanan 30 psia. Pipa-pipa itu disusun
staggered. Jumlah deretan pipa 6. Gas A mengalir tegak lurus pada susunan pipa-
pipa itu (staggered bank of tubes). Jika alat itu dipakai untuk memanasi gas B
dengan kecepatan 20000 Ib/jam, dan suhu awal gas B = 80oF, hitunglah suhu gas
D yang keluar dari alat pemanas gas itu. Keadaan lainnya tetap. Juga dihitung
suhu tf ?

Data-data : pada suhu tf (oF)


CpA = 0,240
KA = 0,017
A 0,048 Ib/jam . ft
CpB = 2,400
KB = 0,115
A 0,024
Aliran gas pada kedua keadaan itu tetap turbulent.
Penyelesaiannya :
Uap jenuh pada tekanan 30 psia tuap = 250 oF (table A-24 hal.482)

t s t m 250 250 75 250 150 250 67 183o F


tf ts
2 2 In 175 / 100
q A WA . Cp A t A2 t A1 h mA . A . t mA 0,24 150 75

q B WB . Cp B t B2 t B1 h mB . A . t mB 2,4 t B2 75
h mA 7,5 t mB 75 t B2 75 1
, sebab
h mB t B2 75 t mA t B2 75 In 175/ 250 t b2 134

t mB
250 75 250 t B2 t B2 75
In 175/ 250 t B2 In 175/ 250 t B2
t mA 134o F
1
Cp . 3
0,33 k fA /D o D o fA WA /A min 0,95
0,6

h mA
k
1
h mB
Cp . U 3
0,33 k fB /D o Do fB WB /A min 0,6 0,95
k

Untuk N = 6 Tabel 10 6 Mc. Adam memberikan (hm . N/hm . N=10) = 0,95


1
1 0,24 x 0,048 3

fB
0,6
Cp . /k 0,017 0,024
0,6 0,017

3
h mA k fA

fA

fA
1 1
h mB k fB 0,115 0,048
Cp . /k 2,4 x 0,024 3
3
fB
0,115

h mA
0,108
h mB
7,5 175 7,5
Maka 0,108 In 0,5175
134 In 175/ 250 t B2 250 t B2 1340,108
Setelah dihitung didapat t B2 145,7 o F

Hitunglah koefisien perpindahan panas antara zat alir dengan sebuah bola Do = 2
inchi, jika zat alir itu mengalir melalui bola tersebut untuk keadaan sebagai
berikut :
a. Zat alir itu adalah air dengan U max = 80 ft/jam
b. Zat alir itu adalah udara dengan U max = 8000 ft/jam
Sifat-sifat air dan udara pada suhu tf = 120oF sebagai berikut :

Btu
k,
Cp . Btu/Ib F , Ib/jam ft
o
jam ft o F . Ib/cuft

Air =1 1,36 0,372

61,7
Udara = 0,24 0,047 0,016 0,0685

Penyelesaian :
a. Air
D o . G max D o . U max . 2/12 80 61,7
605, 0,4 21000
f f 1,36
0,15 0,3 0,50
h .D Cp . Cp . Do . G
10 7b. m o 2 1,3 0,66
kf kf kf f
0,15 0,15 0,31
Cp . 1 x 1,36 Cp .
3,66 1,215; 1,490
0,15

k f 0,372 k f
Setelah dihitung h m 62,10 Btu/ jam ft 2 o F
352,64 W/m 2 o F
b. Udara

D s . U . 2/12 8000 0,0685


RE 1940
f 0,047
Ds . G/ f 0,6 19400,6 93
0,37 D s . G/ f
h m . Ds
10 6 .
0,6

kf
h m 0,37 0,01693 / 2/12 3,30 Btu/ jam ft 2 F o

18,74 W/m 2 o C

Sebuah bola dari logam yang luas permukaannya 0,314 ft 2 dialiri udara dengan
kecepatan kecil pada suhu 80 0 F. Setelah pendinginan ini berlangsung 10 menit,
suhu pada permukaan bola itu berubah menjadi 90 0 F. Daya hantar panas logam
itu dianggap sangat besar, sehingga suhu logam itu setiap saat uniform.

a). Dari data-data ini hitunglah h (koefisien perpindahan panas konveksi).


b). Bandingkan dengan harga h yang diperoleh kalau, dianggap terjadi
konveksi bebas.
c). Idem (b) tetapi
dianggap konveksi paksaan
dengan :
G = 2 lb/(men)(ft 2 ).
Btu
Sifat-sifat udara : k = 0,017 Btu/(jam) (ft) ( 0 F) ; cp= 0,24
(lb)( 0 F)

0,05 lb/(jam)(f t)
k 200Btu/(ja m)(ft)( 0 F); cp 0,1Btu/(lb)( 0 F); 400 lb/cuft.
Sifat-sifat logam :
Penyelesaian :
0,0314
a). Bola dengan luas 0,0314 ft = 2 D 2 3,14. D 2 D 2
3,14
4 3 1 0,01
jadi D 0,01 0,1ft ; v r D 3
3 6
r =0,1/2= 0,05
dt
m Cp dan dT = V Cp hA(t t a )
d0

1 3 dt
D Cp h 2 (t 80)
6 d0
90 dt 6h 0 6h
200 t 80 Cp D 0 d0 In(t 80) 200 Cp D 0
90

6(h)
In (90 80) In(200 80) In(120/10) (10/60)
(400)(0,1) (0,1)
(400)(0,1) (0,1) 4
h In1,61 Btu/(jam)( ft 2 )( 0 F)
In 12 2,4849
9,14 w 2 0 C
m
b). Kalau dianggap terjadi konveksi bebas dan keadaan steady states

t f (200 80) 1 1400 F, t t s t a 200 80 1200 F


2
1,08x105
Tf 140 460 600 R 9x10 (120)
0 5

8
1,35x10 4 (10 4 109 ) dipakai rumus 7 5b. untuk bola dialiri udara
h c 0,29(,29(0,25 2,03 Btu/(jam)(ft 2 )( 0 F)
0
11,52 w 2 C
m

c). Jika dianggap terjadi konveksi paksaan, udara mengalir melalui bola. Dipakai
rumus 10-6 ; dan diketahui
G min 2lb /(men)(ft 2
120 lb/(ft 2 )(jam)
0,017 2400,6
0,6
h m Ds D G
0,37 s 0,37
kf f 0,1
0,370,017 26,80 1,685 Btu/ jam ft 2 F
0

9,568 w 2 0 C
m
PERPINDAHAN PANAS DALAM ALAT PENGEMBUN

Sebuah pendingin terdiri atas dua pipa yang konsentris. Air pendingin mengalir
dalam pipa kecil. Air pendingin masuk pada suhu 70oF dan keluar pada suhu
110oF. uap air jenuh pada tekanan 44,1 psia mengembun dalam bentuk lapisan
pada permukaan p\luar dari pipa kecil. Kecepatan pengembun W = 100 Ib/jam.
Panjang pipa 2,5 ft. pipa kecil yang dipakai Do = 1, 14 BWG.
Hitunglah koefisien perpindahan panas dari
lapisan embunan jika :
a. Pendingin itu diletakkan vertical
b. Pendingin itu diletakkan horizontal.
Tahanan dinding pipa diabaikan :
Penyelesaian :
a. Pendingin tegak (vertical)

4t 4 T W 4 100
RE
f f . D c 1,14 3,14 1 2 1340 laminair
t f t SV 3 t/4 291 0,75 290 90 141o F
Tabel A 27 hal. 484 f 1,14; k f 0,379; f 1 Ib/cuft
0,01629
1
k 3 .2 . G 3
f 21 4040
f
1
2 3
Persamaan 13 4 h m 3 f2 1,47 1340
1
3

k f .f . g
1
hm 4M 3
1,47
f f
1 1
4T 3 k 3f . f2 . g 3
h m 1,47 1,47 1340

f 2
f
1.47 4040

11,03
538,7 BTU/ jam ft 2 o F
t 291 110 o F
t ob
t cb 291 70 221 o F, 221/181 1,22
t ob
Tabel 13 2 hl 332 Fc 1,01
h m setelah dikoreksi 1,281,01538,7 698 BTU/ jam ft o
3963,66 W/m 2 o C

b) Pendingin horizontal

T = w / L = 100 / 2,5 = 40 lb(jam)(ft)


tair rata2 = ts = (100 + 70) / 2 = 900 F tf = 0,5 (90 + 290)
= 1900 F
f = 0,790
T 2 (40)
R Ef = 2 = = 101 < 2100
ufg 0,790

13 13
k 3f 2f g L k 3f 2f g L f 13
hm = 0,95 ( ) = 0,95 ( ) ( )
f 2f w
W
sedang = 50,5 maka :
Lf

hm = 0,95 (5285) (50,5)13 = 1358 BTU / (jam)(ft2)(0F) atau

Kalau dipakai tf = tSV (3 t) / 4 = 141 0F ; maka

2,5 x 1,14 13
hm = 0,95 (4040) ( ) = 1170 BTU / (jam)(ft2)(0F)
100

= 6643,96 W / m2 0C
10-2 Etil acetat pada tekanan 39 psig (titik didih 248 0F) akan didinginkan dalam
sebuah pendingin di superheater horizontal. Etil acetat masuk ke dalam
pendingin pada suhu 300 0F dan keluar pada suhu 248 0F. Kecepatan
pemasukan 50000 lb / jam. Sebagai pendingin dipakai air yang akan naik
suhunya dari 85 120 0F mengalir dalam pipa-pipa. Sebagai pendingin
dipakai alat pertukaran panas 1 - 4 dengan ID = 27 in. jumlah pipa 432, tiap
pipa mempunyai Do = 3 / 4 in. dan Di = 0,62 in. , (at = 0,302 in) panjang 12
ft, disusun square pitch dengan jarak antara 2 pusat pipa 1 in. Jarak antara
2 penghalang 24 inch.
Hitunglah :
a) Banyaknya air pendingin yang diperlukan (lb / jam)
b) Koefisien perpindahan panas air (hi) dan h uap
c) True temp difference (t gabungan)
d) Udc0 , Ucc0 , UC0 , UD0 gabungan.
Cp (BTU/lb 0F) (g/cc) k (BTU/jam.ft.0F) (c.p)
Air 1 1.001 0,37 0,7
Etil acetat 0,371 -- 0,01 0,01
Uap pengembunan 0,459 0,901 0,101 0,285

HPengembunan = 283 BTU / lb.

Desuperheater horizontal

2
300 248
4
W = 50000 lb/jam
8
1
120 8
1
Neraca panas :
8
Panas yang keluar, karena uap etil acetat turun suhunya = 50000 (0,371)
2
(300 248) dari 300 menjadi 248 F = 965000 BTU/jam = q4d
0

Panas yang terjadi karena pengembunan = 50000 (283) = 14150000


8 BTU/jam
Jumlah panas qtot = 965000 + 14150000 = 15115000 BTU/jam
15115000
a) w= (1)(12085)
= 430000 lb / jam
14150000
qc = w(1)(t 85) t = 85 + = 85 + 33 = 118 0F
430000
(24885) (248118) 33 33
tc = = = = 143 0F
ln 163130 ln 1,255 0,231

qc
= 99000
tc
(300120) (248110) 50 50 q
t d = = = = 15 tc = 6240
ln 180130 ln 1,381 0,322 d

b) Uap zat organik dalam shell


ID x CB (27)(0,25)(24)
as = = (144)(1)
= 1,125 ft2
144 pt

WS 50000
GS = = = 44500 lb / (jam)(ft2)
aS 1,125

Dari Fig. 28 dapat dibaca : De = 0,95 in = 0,0793 ft


De GS (0,0793)(44500)
R ES = = = 145600
(0,01)(2,42)

Dari Fig. 28 (Kern) dapat dibaca jH = 240 pada RES = 145600 maka
0,14
k Cp 13
ho = jH ( ) ( )
De k w

0,01 0,371 x 0,0242 13


= 240 ( ) (1) = 29,2 BTU / (jam)(ft2)(0F)
0,0793 0,01

= 165,8 W / m2 0C

Air mengalir dalam pipa-pipa : at = 0,302 inch


Nt At (432)(0,302)
at = = (144)(4)
= 0,227 ft2
144 n

w
Gt = = 430000 / 0,227 = 1890000 lb / (jam)(ft2)
at

G 1890000
V = ()(3600)
= (62,5)(3600)
= 8,4 ft / det

Rumus 9 ----- 19

(V )0,8
hL = 150 (1 + 0,011 0) (D )0,2

(8,4)0,8
= 150 (1 + 0,011 x 102,5) (0,62)0,2 = 1930 BTU / (jam)(ft2)(0F)

Di 0,62
hio = hi = 1930 = 1595 BTU / (jam)(ft2)(0F)
Do 0,75

= 9057,36 W / m2 0C
qtot 15115000
c) tgabungan = qc q = = 143,5 0F = 61,9 0C
+ d 99000 + 6240
tc td

hio ho (1595)(29,2)
d) Udc = = = 28,7 BTU / (jam)(ft2)(0F)
hio + ho 1595 + 29,2

= 162,97 W / m2 0C
qd 965000
Ad = = (28,7)(155)
= 217 ft2
Ud td

Atotal = 432 (3,14) (3 / 48) (12) = 1020 ft2

Misalkan panjang pipa untuk kondensasi L = 8 ft


WS 50000
G = 23 = = 109 lb / (jam)(ft)
LNt 8 (432)23

Sifat embunan pada suhu tf

= 0,901 g / cc ; = 0,283 c.p ; k = 0,101 BTU / (jam)(ft2)(0F)

Dari Fig. 12 9 hal 267 (Kern) dapat dibaca :

hpengembunan = 280 BTU / (jam)(ft2)(0F)


hio ho (1595)(280)
Uco = = = 238
hio + ho 1595 + 280

qc 14150000
Ac = = (238)(143)
= 415 ft2
Uco tc

Luas permukaan yang diperlukan waktu pipa masih bersih.

AC = Ad + Ac = 217 + 415 = 632 ft2

Maka per luas permukaan untuk pengembunan


Ac 415
= x 100 % = 65,7 %
Ac + Ad 632

Panjang pipa untuk pengembunan = 0,657 x 12 ft = 7,90 ft

(dimisalkan 8 ft) jadi dapat dianggap sesuai


UC AC 28,7 x 217 + 238 + 415
UC = AC
= = 166,5 BTU / (jam)(ft2)(0F)
632

= 945,5 W / m2 0C
qtotal 15115000
UD = = (1020)(143,5)
= 103,3 BTU / (jam)(ft2)(0F)
Atot tgabungan

= 586,6 W / m2 0C

10-3 Uap zat organik A yang baru keluar dari reaktor pada suhu 200 0F dan
tekanan 100 psia, mula-mula didinginkan dulu menjadi 130 0F supaya
menjadiuap jenuh. Pendinginan diteruskan sampai semua uap jenuh
mengembun sempurna pada suhu 125 0F. Pendinginan dilakukan dengan air
yamg akan masuk pada suhu 70 0F dengan kecepatan 135500 lb / jam. Air
mengalir dalam pipa-pipa dan uap mengembun diluar pipa. Kecepatan aliran
zat organik 28000 lb / jam.
Untuk keperluan ini dipakai alat pertukaran panas 1 4 yang berisi 352 pipa
dengan Do = 3 / 4 inch dan Di = 0,62 inch, panjang 20 ft pipa-pipa
diletakkan triangular pitch dengan PT = 1 inch. Letaknya vertikal. ID shell
= 24 inch dan jarak antara dua penghalang 9 inch. Enthalpi uap zat organik
pada 100 psia dan 130 0F = 309 BTU / lb. Enthalpi cairan zat organik pada
100 psia dan 125 0F = 170 BTU / lb.
Sifat-sifat embunan pada suhu tf : f = 0,55 g / cc, f = 0,14 c.p dan kf = 0,075
BTU / (jam)(ft)(0F).

Sifat-sifat uap zat organik pada suhu 165 0F = 0,01 c.p


k = 0,012 BTU / (jam)(ft2)(0F) dan Cp = 0,44 BTU / (lb)(0F)
a) Hitunglah suhu air keluar dari alat pendingin
b) Hitunglah h uap zat organik dalam shell
c) Hitunglah h pengembun uap zat organik diluar pipa vertikal
d) UCo , UDo dan Rd untuk seluruh alat pendingin, jika diketahui hi dari air
dalam pipa = 800 BTU / (jam)(ft2)(0F)
Penyelesaian :

a) q = W Cp (T1 - T2 ) + W
= 28000 (0,44)(200 130) + 28000 (309 170)
= 865000 + 3892000 = 4757000 BTU / jam
q 4757000
t2 - t1 = = (1)(135500)
= 35,2 0F
wm

Suhu air keluar t2 = t1 + 35,2 = 70 + 35,2 = 105,2 0F = 40,6 0C

(ID)C B (24)(0,25)(9)
b) as = = = 0,375 ft2
144 PT 144 (1)

GS = W / as = 28000 / 0,375 = 74600 lb / (jam)(ft2)

Fig. 28 untuk PT = 1 inch dan Do = 3 / 4 inch triangular pitch

De = 0,73 inch = 0,0608 ft.


De GS (0,0608)(74600)
RE = = (0,01)(2,42)
= 187500

Fig. 28 ------- jII = 275

k Cp 13 0,012 (0,44)(0,0242) 13
ho = jII ( ) = 275 0,0608 [ ]
De k 0,012

= 52,2 BTU / (jam)(ft2)(0F) = 296,43 W / m2 0C

(h uap zat organik)

c) Pengembunan uap zat organik diluar pipa vertikal


W 28000
G = = (352)(3,14)(348)
= 405 lb / (jam)(ft)
Nt Do

kf = 0,075 f = 0,55 g / cc f = 0,14 c.p

dari Fig. 12 9 didapat hc pengembunan = 115 BTU / (jam)(ft2)(0F)

= 653,04 W / m2 0C

d) Diketahui hi dari air = 800 BTU / (jam)(ft2)(0F)


D1 0,62
hio = hi = 800 0,75 = 660 BTU / (jam)(ft2)(0F)
Do
Bagian desuperheater
hio ho (660)(52,2)
UCode = = = 48,5 BTU / (jam)(ft2)(0F)
hio + ho 660 + 52,2

= 275,4 W / m2 0C
Condensor
hio hco (660)(115)
UCcond = = = 98 BTU / (jam)(ft2)(0F)
hio + hco 660 + 115

= 556
W / m2 0C

Kenaikan suhu air pada bagian desuperheater


qdes 865000
t2 t1 = = (135500)(1)
= 6,4 0F
w Cp

Suhu air pada batas = 98,8 0F


(200105,2) (13098,8)
tdes = 94,8 = 57,1 0F
ln
31,2

(125 70) (13098,8)


tcond = 55 = 42 oF
ln
31,2

qd 865000
Ad = = (48,5)(57,1)
= 312 ft2
Ucdes tdes

qd 86500
dan = = 151,30 BTU / (jam)(oF)
td 57,1

qc 389200
Ad = = (98)(42)
= 945 ft2
Uccond tcond

qc 3892000
dan = = 92500 BTU / (jam)(oF)
tc 42

Uc Ac (312)(48,5)+ (945)(98) 15130 + 92500


Ucgabungan = Ac
= =
312 + 945 1257

107630
= = 85,6 BTU / (jam)(ft2)(0F) = 486,09 W / m2 0C
1257

Atotal = Nt Do L = (352)(3,14)(3 / 48)(20) = 1400 ft2


qtot 4757000
tgabungan = q = = 44,2 oF
( ) 107630
t
qtot 4757000
UDogabungan = = (1420)(44,2)
Atot tgabungan

= 76,8 BTU / (jam)(ft2)(0F)


Uco Udo (85,6 76,8) 8,8
Rd = ( ) = (85,6)(76,2)
=
Uco UDo gab 6570

= 0,00134 (jam)(ft2)(0F) / BTU = 0,00023 m2 0C / W

10-4 Suatu uap zat organik akan diembunkan pada tekanan 2 psig dan titik
didihnya 180 oF kemudian didinginkan sampai 160 oF baru dikirim ke
tempat penyimpanan. Sebagai pendingin dipakai air yang akan naik suhunya
dari 80 oF menjadi 120 oF. Air pendingin dialirkan dengan kecepatan 77550
lb / jam. Alat yang sudah tersedia adalah sebuah alat pertukaran panas
vertikal HE 1 4 dengan ID shell = 25 inch berisi 468 pipa yang masing-
masing berdiameter luar 0,75 inch, Di = 0,62 inch dan panjang 8 ft pipa-
pipa disusun triangular pitch dengan pT = 15/16 inch. Jarak antara dua
penghalang = 25 inch.

Hitunglah :

a) Kapasitas pendingin dinyatakan dalam lb/jam


b) h uap yang mengembun
c) h air pendingin
d) Uco gabungan , UDo gabungan , RD
Catatan :
Sifat- sifat embunan zat organik pada suhu tf
Cp = 0,56 BTU / (lb)(oF); k = 0,102; = 0,27 c.p; = 0,805 g / cc
Pada t = 170 oF; Cp = 0,57 BTU / (lb)(oF); k = 0,095; = 0,25 c.p
Panas embunan zat organik = 182 BTU / lb
Sifat air pada 100 oF : Cp = 1; k = 0,36; air = 1,6 lb / (jam)(ft)
Penyelesaian : Vertical Subcooler

a) Misalkan kapasitas subcooler Wh


Neraca panas :
Wh (182) + (0,57)(180 160) = 77500 (120 80) = 3102000
182 Wh + 11,4 Wh = 193,4 Wh = 3102000 BTU / jam
3102000
Wh = = 16040 lb / jam = 6991,836 kg / jam
193,4

ID = 25 inch ; Di = 0,62 inch ; Do = 0,75 inch ; Nt = 468 ; n = 4 ;


PT = 15/16 = 0,938 inch (triangular).

Condensor:

b) Uap mengembun dalam shell.


Wh 16000
G = = = 171 lb / jam
Nt Do 468 (3,14)(0,7512)

4G 4 (171)
RE = = 0,27 (2,42) = 1040 < 1800 ------- laminer
f

Karena sifat-sifat fisis zat organik sudah diketahui jadi tidak perlu menghitung tw

G = 171 lb / (jam)(ft) ; = 0,805 g / cc ; k = 0,102 ; = 0,27 c.p


Fig. 2 9 (Kern) didapat h = 220 BTU / (jam)(ft2)(oF)

Rumus :
13 13
2 4G
hm = [k3 f2 g] = 1,47 ( ) (1,28)
f f f

k3f 2f g
= 1,47 (1040) -1/3 ( ) (1,28)
2f

13
(0,102)3 (0,805 x 62,4)2 (4,17 x 108 )
= 1,47 (0,0988) [ (0,27)(2,24)
] (1,28)

= 1,47 (0,0988) (1196) (1,28) = 222 BTU / (jam)(ft2)(oF)


= 1260,65 W / m2 oC
Air mengalir dalam pipa-pipa.
Nt at (468)(0,302)
at = = = 0,245 ft2
144 n 114 (4)

Gt = W / at = 77750 / 0,245 = 317000 lb / (jam)(ft2)


Gt 317000
V = = = 1,41 ft / det
3600 36000 (62,4)

Di Gt (0,0517)(317000)
RE = = = 10250 > 10000 ----- turbulent
air 1,6

Fig. 25 pada V = 1,41 ft / det


dan tb = 100 oF didapat
hi = 440 BTU / (jam)(ft2)(oF)
Di = 0,62 inch, maka faktor koreksi = 1,
jadi hi tetap = hi = 440 BTU / (jam)(ft2)(oF)
Di
hiD = hi = (0,62 / 0,75)(440) = 364 BTU / (jam)(ft2)(oF)
Do
hio ho (364)(220)
UCo = = = 137 BTU / (jam)(ft2)(oF)
hio + ho 364 + 220

= 777,97 W / m2 oF
Neraca panas :
Wuap . = Wair . Cp (120 t)
Wuap 16040 (182)
tpd batas = 120 - W = 120 = 120 37,57 = 82,43 oF
air Cp 77500

(18082,43) (180120) 37,57 37,57


tom = = = = 76,92 oF
ln(97,5760) ln 1,63 0,48858

qc 182 (16040) 2919200


(tom )C
= = = 37950
76,92 76,92
qC 37950
AC = = = 277 ft2
UCo tC 137

Subcooler
Zat organik mengalir dalam shell
tf = (1/2)(180 + 160) = 170 oF
Sifat-sifat fisis zat organik dianggap sama dengan diatas
(ID)C B (25)(1516 0,75)(25)
as = = = 0,867 ft2
144 PT 144 (1516)

GS = WS / aS = 16040 / 0.867 = 18400 lb / (jam)(ft2)


Fig. 28 didapat De = 0,55 inch = 0,046 ft
De GS (0,046)(18400)
RE = = = 1295
0,27 (2,42)

Fig. 28 pada RE = 1295 didapat jH = 19

k Cp 13 0,14 (0,102) 0,56 (0,27 x 2,42) 13


ho = jH ( ) ( ) = 19 ( )
De k w (0,046) 0,102

0,102
= 19 (0,046) (3,59)1/3 = 64,4 BTU / (jam)(ft2)(oF)

qs = 16040 (0,57) (180 160) = 182800


(18082,43) (16080) 17,57 17,57
ts = = ln 1,22 = 0,19885 = 88,36
ln(97,5780)

qs 182800 qs 2069
= = 2069 ; As = = = 37,75 ft2
ts 88,36 Us ts 54,8

Uc Ac (137)(277)+ (54,8)(37,75)
Uco gabungan = Ac
= 277 + 37,75

= 127,15 BTU / (jam)(ft2)(oF)

Atotal = Nt Do L = (468)(3,14)(0,625)(8) = 735 ft2


qtotal 3102000
tom gabungan = qC q = = 77,51 0F
(tom )C
+ (t C ) 37950 + 2069
om S

qtotal 3102000
UDo = = (735)(77,51)
Atotal tom gab.

= 42,46 BTU / (jam)(ft2)(0F)


Uco Udo (127,15 42,46)
RD = ( ) = (127,15)(42,46)
Uco UDo gab

= 0,02 (jam)(ft2)(0F) / BTU = 0,0035 m2 0C / W


10-5 Suatu alat penguji yang terbuat dari silinder baja dengan panjang 6 ft dan
diameter 6 inch. Ditutup kedua ujungnya dengan setengah bola yang
berjari-jari 3 inch. Seluruh permukaan silinder dan kedua ujungnya diberi
penyekat setebal 2 inch. Daya hantar panas (k) bahan penyekat 0,04 BTU /
(jam)(ft)(0F). Kedalam silinder uap air jenuh yang suhunya 300 0F. Suhu
permukaan penyekat 80 0F. Tahanan uap dan dinding silinder dapat
diabaikan.

Hitunglah :

a) Panas yang hilang dari uap ke udara


b) Kebutuhan uap air setiap hari (24 jam) jika diketahui panas pengembunan uap
air jenuh pada 300 0F = 910 BTU / lb
c) Taksirlah koefisien pengembunan uap air, bila diketahui sifat-sifat embunan
pada suhu tf : = 0,45 lb / (jam)(ft) ; k = 0,4 BTU / (jam)(ft)(0F) ;
= 57,8 lb / cuft = 0,925 g / cc
13
k3f 2f g
( ) = 7400
2f

d) Berapa kesalahan perhitungan (%) pada a) dibandingkan dengan kalau


tahanan uap diperhitungkan.

Penyelesaian :
106 4 4
Dm sil = = ln 1,667 = 0,5128 = 7,8 inch
ln(106)

Am sil = Dm L = 3,14 [(7,8) / 12] (6) = 12,2 ft2


Am bola = 4 r1 r2 = 4 (3,14) (3/12)(5/12) = 1,305 ft
Atotal = 12,2 + 1,305 = 13,505 ft2

uap t = 300 0F

a) Jika tahanan dinding pipa dan uap diabaikan


k Am t 0,04 (3,14)(14,0612)(6)(30080)
qsil = = = 645 BTU / jam
x 212
k Am t 0,04 (1,305)(30080)
q kedua ujung = = = 70 BTU / jam
x 212
k Am total t 0,04 (13,505)(30080)
q total = = = 715 BTU / jam
x 212

= 189,03 W
b) Uap yang mengembun tiap hari
= 715 / 910 = 0,785 lb / jam = 24 (0,785) lb / hari
= 18,8 lb / hari = 8,195 kg / hari
c) Uap air mengembun dalam pipa horizontal
W 0,785
G = = = 0,262 lb / (jam)(ft)
0,5 L Nt 0,5 (6)(1)

= 0,45 lb / (jam)(ft) = 0,186 c.p ; = 0,925 g / cc ; k = 0,4


Dari Fig. 21 9 hi tak dapat dibaca maka :
13 13
4 G k3f 2f g 4 x 0,262 13
h = 1,51 ( ) ( ) = 1,51 ( ) (7400)
u1 f 0,45

= 1,51 (2,325)- 1/3 (7400) = 151 (1 / 1,325) (7400)


= 8330 BTU / (jam)(ft2)(oF) = 47302 W / m2 oC

d) Uap air mengembun dalam pipa horizontal


Ai = Di L + Di2 = 3,14 (0,5) (6) + 3,14 (0,5)2 = 10205 ft2
t 30080
q = 1 x = 1 212 = 714,95 BTU / jam
+ +
hAi kAm 8500(10205) 0,04 (13505)

714,95715
Kesalahan perhitungan = x 100 % = 0,007 %
714,95

a. Taksirlah harga koefisien pengembunan uap air yang mengembun di luar pipa
horizontal dengan diameter 2 inch panjang 10 ft, pada suhu 212oF sedang suhu
permukaannya 200oF.
Kecepatan pengembunan = 1000 lb/jam
Panas pengembunan = 970 BTU/lb
Sifat-sifat embunan pada suhu tf = 206oF
= 0.710 (lb/j.ft); k = 0.394 BTU/lb.oF
cp = 1 BTU/lb.oF; = 60 lb/cuft = 0.96 g/cc
b. s.d.a tetapi letak pipa vertikal.
Penyelesaian:
a) Uap air mengembun diluar pipa horisontal
1000 1000
GF = = 2 t = 212-200 = 12
Do 3.14( )
12

G = w/L = 1000/10 = 100 lb/j.ft


2" 2 (100)
Re = = = 281.69 2100 laminer
0.710

hm = 0.725 ( 2 g/ Do f t)1/4
0.3943 (970)(60)2 (4.17 108 1/4
= 0.725 ( 2 )
( )(0.710)(12)
12

= 2040.66 BTU/J.ft2.oF
= 1158809 W/m2 oc.

b) Uap air mengembun diluar pipa vertikal


3 2 1/4
hm = 0.943 ( )
t

0.3943 (60)2 (4.17 108 )(970) 1/4


= 0.943 (0.710)(10)(12)
)

= 0.943 (10453428 x 1012) = 1220.48 BTU/j.ft2 oF


= 6930.61 W/m2 oc.

10-7 Suatu minyak dipanaskan di dalam suatu alat pertukaran panas yang terdiri
atas 2 pipa sesumbu yang mendatar. Pipa kecil mempunyai diameter ominal
2 inchi dan pipa yang besar diameter nominalnya 3 inchi. Panjang pipa 24
ft. Minyak mengalir di dalam pipa yang kecil, dan sebagai pemanas dipaki
uap air jenuh yang mengembun pada tekanan 1 atm diluar pipa kecil.
Minyak masuk pada suhu 150oF dengan kecepatan 10 ft/menit.
Hitunglah a) h minyak di dalam pipa/
b) h uap air yang mengembun di luar pipa
c) suhu minyak yang keluar dari pipa bila tahanan dinding
pipa dapat diabaikan.
Sifat-sifat minyak : = 25 lb/ft3; k = 0.08 BTU/JamftoF; p = 0.45 BTU/lboF; =
9.35 lb/Jamft
Sifat-sifat embun : = 60.06 lb/ft3 = 0.962 g/cc; k = 0.394 BTU/JamftoF; =
0.696 lb/Jamft; panas pengembunan 970 BTU/lb.
D nominal 2 inchi : Di = 2.067 dan Do = 2.375 inchi
D nominal 3 inchi : Di = 3.068 dan Do = 3.5 inchi
g = 4.17 x 108 ft/Jam2

Penyelesaian:
2.067
( )( 10 60)(25)
12
a) Re = = = 276.34 < 2000 (aliran laminer)
9.35

ha D . 1/3
( w )0.14 = 1.86 { ( ) /} (9-28 a)
kb b

0.45 9.35 2.067/12 1/3


ha = 1.86 ( )0.14 {(276.34) ( )( )}
0.08 24

0.08 0.45 9.35 2.067/12 1/3


= 1.86 (0.17225) {(276.34) ( )( )}
0.08 24
0.08
= 1.86 (0.17225) (4.708193) = 4.06722 BTU/Jamft2 oF
2.067
hio = hi Di/Do = 4.06722 2.375 = 3.5397 BTU/Jamft2 oF

= 20.10 W/m2 oc.

b) Uap air mengembun diluar pipa horizontal


5800 5800
hm = 1 = 1
( )4 (tm )1/3 (2.375)4 (212.150)1/3
5800
= (1.2415) (3.9588) = 1180 BTU/Jamft2 oF

atau
3 2 1/4
hm = 0.725 ( )
t

1/4
0.3943 (970) (60.06)2 (4.17 108 )
= 0.725 { (0.710)(10)(12)
}
1/4
89.241423 1012
= 0.725 { }
8.466162

= 0.725 ( 10.5409 x 1012 )1/4 = 0.725 (2192.907)


= 1590 BTU/Jamft2 oF = 9028.97 W/m2 oC.

Fig. 137 hal 335 N Do t = 2.375 (212-150) = 147.2


tf = 212 + 150/2 = 362/2 = 181oF
didapat hm = 1200
1 1 1 3.5397 (1180)
= + = = = 3.52900
+ 0 3.5397+1180

3.14 2.067 2
= 2 = ( ) ( 1060)(25) = 349.36 /
4 4 12

w (t2 t1) = Uco Ao tom


2.375
349.36 (0.45) (t2 150) = 3.5290 (3.14 x x 24) (t2 - 150)
12
(2 150) 62 3.5290 (14.915)
212150 ln (212 ) = = 0.3348
ln( ) 2 349.36 (0.45)
2122

62
= 0.3348 = 1.397664
2122
62
= 212 t2 = 44.3596
1.397664

t2 = 212 44.3596 = 167.64oF = 75.35oC


PERPINDAHAN PANAS DALAM ALAT PENGUAP
(VAPORIZER)

11-1 Diminta merencanakan sebuah alat penguap yang akan dipakai untuk
menghasilkan campuran uap zat organik dengan kapasitas 30.000 lb/jam.
Kedalam pesawat penguap itu dialirkan campuran zat organik cair dengan
kecepatan 40.000 lb/jam pada titik didihnya (300oF) dan tekanan 105 psig.
Campuran zat organik ini akan mendidih antara suhu 300 dan 350oF.
Sebagai pemanas dipakai uap air jenuh yang mengembun pada suhu 398 oF
dalam pipa. Untuk keperluan ini telah tersedia sebuah alat pertukaran panas
1-2 dengan diameter dalam 19 in. berisi 132 buap pipa yang masing-
masing berdiameter luar 1 inchi, diameter dalam 0.834 inchi panjang 16 ft
jarak antara 2 penghalang 12 inc. Pipa-pipa disusun square pitch dengan PT
= 1.25 inchi.
Hitunglah RD (dist factor) jika dipergunakan sebuah pompa untuk
mensirkulasikan feed yang masuk kedalam pesawat penguap.

Penyelesaian:
Pesawat vaporizer dengan menggunakan pompa. Zat yang diuapkan dalam shell
uap jenuh mengembun dalam pipa.
qtotal = 40000 (300 265) + 30000 (400 300) = 4.400.000 BTU/jam
Uap jenuh pada suhu 398oF = 8.27 BTU/lb
Banyaknya uap yang mengembun 4400000/827 = 5320 lb/jam
(398300)(398350) 50
tom = tol = 93 = = 70.1
ln ln 1.94
47

Zat yang diuapkan dalam shell


. . (19%)(0.25)(2.12)
as = = = 0.321 2
144 144 (1.25)

gs = Ws/as = 40000/0.321 = 124.700 ln/jamft2


Fig 28 De = 0.99 = 0.0825 ft
. (0.0825)(124700)
RES = = (0.12)(2.42)
= 35.500

Fig 28 jH = 110
0.078
ho = jH () (cp )1/3 = 110 (0.0825)(1.329) = 13873 BTU/jamft2 oF

Uap yang jenuh mengembun dalam pipa:


5320
G = = 132 = 10.1 /
0.51 ( ) (0.5)(16)(
2
)

Misalnya hio 1500 BTU /( ft 2 )( 0 f )

tw tc h io
( t h ) ( t c)
1500
h h
io 0
(1500) 138,3
(398-325) = 325+67 = 3920F

Tf =
t t
f SV

392 398
395 0 F
2 2
Sifat embunan air pada 3950F
= 0,355 lb/ (jam) (ft) = 0,1381 C.D
1
k 3f 2f .g 3

k = 0,381 ; = 53,7 lb/cuft; 8414 dan


f
2

v = 0,0186 cuft/ lb
fig. 12-9 diluar grafik, maka dihitung dengan rumus :
1

K F F 13
3
3 2 .g
4G 2 4 x10,1 1
hii 1,51 1,52 (8414)
F f 0,335 3
2


1,518414 1,518414
= 2580 Btu/jam ft0 0f
120,5
1
3 4,939

1,518414
hio = 2580 2145 Btu/jam ft0 0f
1

Uco = h . h 2145138,8 130 BTU/(jam) (ft)( 0f)


io o

h h 2145 138,3
io o

Atotal = 132 D0 . L= 132 (3,14) (1/12) (16) =553 ft2


qtotal 4.400.00
113,5 BTU/(jam) (ft2)( 0f)
om total 70.1553
Udo = t A
RD = U Dco do

130 113.5
F/BTU
0.00112 (jam) ft o o

U .Uco DO
70.1553
0.0002 m 2 0 C/W

Sebuah thermosiphon reboiler horizontal akan dipakai untuk membangkitkan


uap zat organik dengan kecepatan 31400 lb/jam. Keadaan reboiler ini dialirkan
zat organik cair dengan kecepatan 76300 lb/jam. Pesawat ini berkerja pada
tekanan 85 psing dan zat organik itu akan menguap pada dari suhu 225 sampai
dengan 2450F. sebagai pemanas dipakai gasoil 280 API yang mengalir
didalam pipa dan akan turun suhunya dari 4700 F menjadi 370oF.
Untuk keperluan ini dipakai sebuah H.E 1< 6 dengan ID = 23,25 inch dan berisi

240 buah pipa dengan D0 = 0,74 Di = 0, 56 ,


'
a t
= 0,247 inch2. Panjang tiap-

tiap 1 pipa 8 ft dan disusun square pitch dengan PT = 1 inci Aliran dalam pipa
6 pass.
Hitunglah RD reboiler ini.
Sifat-sifat gas oil (280 API)
Cp gas oil = 0,63 BTU/ (lb) (0F)
= 0,3 c.p
cp. 13
k 0,12 BTU/(jam) (ft) ( F)
0

k
Sifat-sifat zat organik cair :
Cp = 0,655 BTU/ (lb) (0F)
= 0,12 c.p
K = 0,074 BTU/(jam) (lb) (0F)
Sifat-sifat zat organik
BTU
H zat organik pada 2250F = 230
lb
H zat organik pada 2240F = 240 dan tekanan 100 psia
H zat organik pada 2450F = 360. BTU/lb dan tekanan 100 psia.
Uap zar organik
0,46 BTU/(lb) (0F)
0,0082 c.p
0.0082 c.p
Penyelesaian :
Cp = 76.300 (240-230) = 763000 BTU/jam
qv = 31.400 (360-240) = 3768.000

qtotal = 4531.000 BTU/jam

4.531.00
Wgas oil = 71.900 lb/jam
0,63 (470 370)

t c 470 245 225


1,55
t h 370 225 145
Gas oil 280 API FIG.17 Kc = 0,37 dan tc/th = 1,55

th1- th2 = 470-370 = 100 0F didapap Fc = 0,51 maka th = 0,43

th= th2 + fc (thl- th2) = 370 + 0,51 (470-370) = 4210F

tc= tcl + fc (tc2- tcl) = 225 + 0,51 (254-225) = 235,20F

t hl t h2 470 370
l 100/20 5
t c2 t cl 245 225
t cl t cl 45 225
... 20/245 0,0816
t hl t cl 470 225
225 145 80 80
... 183 0 f
ln(225/145 ) ln 1,55 0,4383
.... t G t ol 0,99 (185) 1810 F

Gas oil mengalir didalam pipa

N t . a it 240(0,247)
at 0,0686 ft 2
144.11 144(6)
71.900
G t W/a t 1050.000 lb/(jam) (ft 2 )
0,0685
D .G 0.56 1.050.000
RE i t 67.500 10.000 aliran turbulent
12 0,3(2,42)
Fig . 24 jH = 190

K Cp. 13 014
hi jH
DI K W

0,56
hio = hj
DI
488 F
364 BTU/ jam ft 2 0

DO 0,75

zat organik menguap dalam shell secara konveksi bebas misalkan ho gabungan =

200

zat cair menguap maka

h io
tW = tc + t h t c 235 364 421 135 235 117 235o f
h io h o 364 200

t w t w t c 352 235 o F

Dari Fig 15-11 pada tw = 117oF hv> 300 maka dipakai hv = 300 dan hs = 73.

qv 3.768.000
12.500
hv 300
qs 763.000 10.420

hs 73 22.980
q total 4.531.000
h o gab 197
qv qs 22.980

hv hs

Jadi pemisahan ho = 200 dapat dianggap betul ..dinding pipa dapat

diabaikan.

h io .h o 364(197) 364197
U co 128
h io .h o 364 197 561
2
A total N t . o .L 240 (3,14)(0,7 5/12) (8) 376,8ft

U DO
q total

4.531.00
A total t om 376,8181
F
65 BTU/ jam ft 2 o
PROSES BATCH ANSTEDY STATE

Larutan aniline sebanyak 6000 galon akan didingnkan dari suhu 300oF

menjadi 150 oF. sebagai pendingin dipakai air yang masuk alat tukaran panas

pada suhu 80 oF. Kecepatan aliran air 20000 lb/ jam. .aniling dilengkap

dengan pompa yang dapat mengendorkan 30000../ jam melalui alat pertukaran

panas yang ada diluar tangki koefisien perpindahan panas total

BTU
: A : 750 ft 2
F
U = 40
jam ft 2 o

anilin = 8,53 lb/ gallon = 0, 1337 cuft.

a) Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pendinginan ini kalau pakai alat

pertukaran paas yamg terdiri atas 2 pipa konsentrasialiran berlawanan

dan aniline diaduk.

b) Idem a, tetapi anilin tidak diaduk pendingan sampai suhu .

c) Sama dengan (a), tetapi dipakai alat pertukaran panas 1-4 dan anilin

diaduk.

Cp anilin = 0,547 BTU/ lb (lb) (o F)


Penyelesaian:

M= 6000x 8,53 =

51,180

..

W = 30000 lb/ (jam)

C = 0,547 WC =

164

W = 20000 lb/ jam, c

=1

WD C = 20000

K4 = e UA

1 1
( )
W. C W.C

e
40750 1 1


1,64 2
4
10

TI Ti K 4 1 Wwc
Rumus 8-17 (kern) : ln
T2 Ti M K4 WC. WC

300 80 1,391 1 30000 20000


ln 1,144
31,180 31.180 1,39 x 20000.16410

1141051180 1,144 2,85 jam.


0,391 6 x 10 8
b) Anilin tidak diaduk dan pendingan sampai 1250 F
wc 20000
R Z 1,22
WC 16410
UA
Kg e R 1 e 40750 1,22 1
Ut 20000
1,391 1,391
Kg 1 1,391 1 0,391
S 0,563 H
R 1 1,3911,22 1 0,695

Rumus : 18 138 hal- 635 Kern t1 = t S (T1 - t)

T1 = 300 (0,563) (300-80) = 1760 F ; T2 = 176-0559 (176-80) = 1220 F

N = 1 + 51/ 54 = 1,945 maka = NW/ W =


1,94551,180 3,32 jam
30000

c) Seperti a. tetapi dipakai H E 1 ..4

UA 40750
K7 e R 2 1 e 1,22 2 1 e 2,37 10,697
Uc 20000
2 K 7 1
Rumus (18 24) krent S

K 7 R 1 R 2 1 R 1 R 2 1
2 10.697 1
0,484
10,72,22 1,58 2,22 1,58

T1 t 1 1 MC T1 t 1
18kren 26 = ln S ln

T2 t 1 NC S T
2 1t

51.1800,547 ln 300 80 3,31 jam


0,48420000 150 80
Cairan toluene 6000 galon dipanaskan didalam sebuah tangki berpengaduk 2000 F

menjadi 3000 F. sebagai pemanas dipakai minyak alam pada suhu 4000 F yang

mengalir dalanm coil yang dimasukkan kedalam tangki itu. Kecepatan aliran

minyak alam 10000 lb/ jam. Luas permukaan untuk perpindahan panas 100 ft2

koesien perpindahan panas total U = 60 BTU/ (jam) (ft2) (0F).

a) Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pemanasan itu

b) Jika untuk pemanasan itu dipakai alat pertukaran panas 1-2 dan tangki itu

diperlengkapi dengan pompa dengan berkapasitas 20000 lb/ jam hitunglah

waktu pemanasan yang diperlukan (U dan A sama dengan keadaan a)

Ketentuan : Toluen : = 8,53 lb/ gal, Cp = 0,559 BTU/(lb) (0F)

Minyak alam Cp = 0,60 BTU/ (lb) (0F)

Penyelesain :

Pemanasan dalam tangki menyergunakan coil pemanasan nonisothermol

M = 600 galon = 600 (8,53) = 51.200 lb;

T1 400F, t1 2000 F dan t 2 3000 F


Fdipakai Rumus18 9 kern
A 100 ft 2 U 60 BTU/ jam ft 2 0

T2 T1 W.C K1 1
ln , sedang
T1 T2 M.c K1

K1 e
U.A
e
60100
W.C 10.0000,60
K1 e 6000/6000 e 2,718
w.c K1 Tt 51.200 0.55 2.718 400 200
ln 1 1 ln
W.C K1 1 T1 t 2 10.00 0,6 2,718 1 400 300

512002.7180.55 ln 200/100 5,14 jam
600 1,718
T4 t 4 H . W
b) dengan H E 1 2 ln
T1 t 2 H
w.c 20.000 0.55
Z 1,83
W.C 10.000 0.60
K 7 e UA/ w.c z 2 1 e 60 100 / 20000 0.55 1.832 1
e 1,135
3,127
2 K 7 1
H

K 7 Z 1 Z2 1 Z 1 Z2 1
2 3,127 1 4,254

3,127 2,83 2,08 2,83 2,08 15,35 0,75
4,254
0,292
14,60
M T t 5120 400 200
ln 1 1 ln
H T4 t1 0,292 20000 400 300
6,08 jam
BEBERAPA TOPIK KHUSUS PADA
PERPINDAHAN PANAS SECARA KONVEKSI

Hitunglah koefisien perpindahan panas dari anilin yang di panaskan sambil diaduk
di dalam tangki, jika diketahui dianoter tangki 7 ft. Panjang pengaduk 3 ft dan
kecepatan pengadukan 50 putaran permenit.
Sifat-sifat aniline pada deadaan ini sebagai berikut :
1,02 g/cc ; k 0,1Btu/(jam)( ft)( o F) ; 0,68 c p w ;

Dan cp 0,55 Btu/1b o F.


a). Pemanasan dengan mempergunakan coil yang dimasukkan de dalam tangki.
b). Idem a), tetapi pemanasan mempergunakan selubung atau jaket.
Penyelesaian :
L2 N P (3 2 )(50X60)(1 ,02X62,43)
RE 1,06X10 6
0,68(2,42)
a). Pemanasan dengan coil :
h Dj L2 N P 3 cp 3 0,14
2 1
0,36( ) ( ) ( )
k k W

0,1
h 0,36(
)(1,04x10 4 )(2,084)
Analog diatas 7
111,6Btu/( jam)(ft 2 )( o F)

Suatu reaksi kimia endothermic dalam fase cair dijalankan dalam sebuah tangki =
12,09 inch. Pengaduk berputar dengan kecepatan 125 putaran permenit. Panjang
dan lebar pengaduk berturut-turut 7,2 inch dan 1,2 inch, terletak 1,8 inch dari
dasar tangki. Tinggi larutan dalam tangki 10 inch, suhu larutan 150 o F diperlukan
panas sebesar 35.000 Btu/jam.
Sifat-sifat larutan dalam tangki :
62,5 lb/cuft ; cp 1 Btu/lb o F
k 0,38 Btu/jam ft o F ; 1,06 lb/(j ft)
Hitungalah :
a). Koefisien perpindahan panas larutan dalam tangki berpengaduk
b). Koefisien perpindahan total, jika tahanan dinding tangki diabaikan dan
Btu
h oi , pengembunan uap air dianggap 1500 2o
j ft F

c). Do , koefisien perpindahan total jika R D 0,004


d). Suhu uap air jenuh yang diperlukan untuk pemanas itu
e). Jumlah uap air jenuh yang diperlukan untuk pemanas itu

Penyelesaian :
L=7,2 inch= 0,6 ft ; Dj= 12,09 inch=1,01 ft

L2 N (0,6) 2 (125x60)(6 2,5)


a). R ej 160.000
1,06
dari Fig 20-2 dalam buku Kern untuk pemanasan dengan jaket (selubung)
dapat dibaca j = 1100 ; maka
k cp 13 0,14
hj j( )( ) ( )
Dj k w

0,38 1x1,06 13
hj 1100( ) (1) 583,54Btu/ j ft
o
2
)( F
1,01 0,38
= Koefisien konveksi untuk larutan dalam tangki berpengaduk.
Jika h j di hitung dari rumus 20-1, buku Kern

h j D j L2 N 2 3 cp 13 0,14
0,36( ) ( ) ( ) , jadi
k k w

k L2 N 2 3 CP 13 0,14
h j 0,36( )( ) ( ) ( )
Dj k W
0,38 2 1x1,06 1
h j 0,36( )(160.000) 3 ( ) 3
1,01 0,38
563 Btu/j ft 2 o F 3197 w 2 o F
m
Ternyata bahwa perhitungan dengann Fig 20-2 dan rumus 20-1 tidak banyak
berbeda.
h i .h oi (583) (1500)
b). Koefisien perpindahan total Uco= =
hi h oi 583 1500
1 1 1
c). = + RD = + 0,004 = 0,00639
U DO U CO 419

1
UDo = = 156,58 Btu/j.ft2.oF = 889,155w/m2 oC
0,00639
At = Di L + /4 Di2
3,14
= 3,14 (1,01) (10/12) + (1,01)2 = 3,43 ft2
4
q = UDo.At t
q 35000
jadi t = = = 65,17 = tuap - 150
U Di A t 156,58 (3,43)
d). Jadi suhu uap air jenuh = 150 + 65 = 215 oF= 101, 67 oC
e). Uap cair jenuh yang diperlukan
q 35000
= = = 36,14 lb/jam = 15,75 kg/jam
968,33

Jika larutan dalam tangki pada soal no.15-2 dipanaskan dengan jalan memasukkan
coil ke dalam larutan yang dialiri dengan uap air jenuh pada suhu 215 oF.
Coil dibuat dari pipa tembaga. Yang berdiameter luar 0,5 inch dan diameter
lengkungan 9,6 inch.
Hitunglah:
a) Koefisien perpindahan panas larutan dalam tangki yang berpengaduk
b) Koofisien perpindahan panas total UDo jika diketahui RD = 0,004
c) Panjang pipa yang diperlukan
d) Jumlah lengkungan
Penye1esaian:
a.) Menghitung h. larutan dalam tangki
L = 0,6 ft , N = 7500 putaran/jam, = 62,5 Ib/cuft.
u = 1,06 lb / j.ft
(0,6) 2 (7500) (62,5)
Rej = L2N / = = 160.000
1,06
Dari Fig 20-2 Buku l<orn, garis yang sebelah atas dapat dibaca:
j = 1700
Dj = 1,01 ft, Cp = 1 Btu/lboF, k = 0,58 Btu/j.ft oF
k Cp.u 1/3 0,38 1x1,06 1/3
hc = j ( ) = 1700 ( )x( ) = 902 Btu/j.ft oF
Dj k 1,01 0,38

= 5110,74 w/m2 oC

hio = 1500 Btu/j.ft2 oF.


h o h io 902 (1500)
U co 562,5 Btu/j. Ft 2 o F
h io h o 902 1500

1 1 1
RD 0,004 0,00578
U Do U Do 562

1
U Do 173,02 Btu/j. ft 2 o F 982,5 D 3 oC
0,00578 m
to = 215 150 = 65 oF, Do = 0,5o = 0,0417 ft
q 35000
o 3,112 ft 2 11 DO L
U Do t o (173) (65)

3,12
Panjang pipa = L = Ao/ Do = = 23,78 ft = 7,248 m
(3,14) (0,0417)
D lengkungan = 9,6 inch = 0,8 ft, maka
L 23,78
Jumlah lengkungan coil = = = 9,4 lengkungan.
D He 3,14(0,8)
SOAL-SOAL PERPINDAHAN PANAS SECARA KONSUKSI PADA
KEADAAN STEADY STATE

21 Sebuah pipa uap yang berdiameter nominal 3 in (Do = 3,50 Di = 3,068)


membawa uap dari ketel uap ke Proses dengan kecepatan linear 8000
ft/menit. Tekanan uap jenuh 300 psig dan suhu udara luar 70 oF
a) Hitunglah panas yang hilang dari pipa uap jika pipa tidak di-isolasi
(tahanan uap tidak boleh diabaikan).
b) Berapa % dari panas yang dibawa uap hilang ke udara.
c) Jika pipa itu diisolasi dengan kapok dan asbest (tabal lapisan kapok =
tebal lapisan asbeat), berapakah tebal masing -masing isolaai itu
supsiya panas yang hilang hanya 1 % dibanding keadaan a.
Suhu uap = 420 oF, sifat-sifat uap, enthapi uap = 1203 BTU/lb
k kapak = 0,20, = 0,673 lb/ft3; m = 0,023 c.p;
k asbest = 0,10, k = 0,02 BTU/ (jam) (ft) (Of), Cp = 0,5,
k pipa = 25 BTU / (jam) (ft) (Of).

22 Sebuah bola yang berongga dengan jari-jari dalam 8" dan jari-jari luar 9
dipanaskan dengan kawat listrik disebelah. dalam dengan tahanan 100
chm. Panas yang dibangkitkan dalam bola berongga itu dianggap unifonn
pada seluruh volumenya. Daya hantar panas. bola berongga itu 30
BTU/(jam) (ft) (oF).
a) Hitunglah panas yang harus diberikan aleh kawat listrik untuk
mempertahankan beda suhu permukaan dalam dan luar sebesar 10 OF.
b) Hitunglah besarnya arus listrik yang diperlukan dinyatakan dalam
amper, jika diketahui 1 Kw = 3412,8 BTU/jam.
p ( 1 watt = 1 volt ampere = 1 shm amper2).

23 Kawat listrik yang diameternya 0,08 inch, tahanannya 0,02 ohm/ft, dilalui
arus listrik 3.5 amper. Kawat ini diberi isolasi dengan p bahan isolasi
dengan daya hantar panas k = 0,5 BTU/(jam)(ft2) (F/ft). Koefisien
perpindahan panas antara permukaan kawat denngan udara luar h = 5
BTU/(jam) (ft2) (F). Kita boleh menganggap suhu dari kawat itu adalah
uniform hitunglah tebal isolasi dalam inch supaya suhu kawat itu
minimum (panas yang hilang maximum).

24 Dinding dapur yang rata terdiri atas 3 lapisan, yaitu bata tahan api kaolin
dibagian dalam, bata kaolin ditengah dan bata magnesit di bagian luar, dan
tebalnya masing-masing 2 in, 3 in dan 6 in. Suhu permukaan dalam dapur
2000 oF dan suhu permukaan luarnya 200 oF.

25 Uap air mengalir di dalam sebuah pipa baja yang berdiameter standar 3 in.
pipa itu disekat dengan wol gelas yang tebalnya 2 in. suhu permukaanluar
o o
pipa 500 F dan suhu permukaan luar 100 F taksirlah kecepatan
kehilangan panas dari pipa dinyatakan dalam BTU/(jam 100 ft panjang
pipa), jika diketahui k wol gelas = 0,024 btu/(jam ft OF)

26 Suatu pipa uap yang panjang dan berdiameter luar 6 in, diletakkan di
dalam sebuah saluran yang berpenampang bujur sangkar dengan sisi 3 ft.
Sumbu pipa berimpit dengan sumbu saluran. Di dalam pipa itu mengalir
uap air jenuh yang suhunya 500 oF, Suhu permukaan luar pipa dapat
dianggap sama dengan sumbu uap air jenuh. Ruang antara permukaan luar
pipa dan saluran diisi dengan serbuk asbes dengan k = 0,03 Btu/(jam OF)
Suhu permukaan Saluran dianggap seragam 120F hitunglah dengan cara
"mapping" kecepatan perpindahan panas yang hilang dari pipa uap air ke
udara untuk setiap ft panjang pipa.

2-7 Panas yang timbul di dalam suatu batang logam yang berdiameter luar 1 in
dapat dinyatakan dengan persamaan : W=W1 - W1 (r/R)2), dengan W =
panas yang timbul per satuan volume pada tempat yang jari-jarinya r; W1
= panas yang timbul per satuan volum pada pusat batang, yang jari-jarinya
R- Panas yang hilang merata untuk seluruh batang, yaitu 3.000.000
Btu/jam ft2) Hitunglah perbedaan suhu di pusat dan di permukaan batang,
bila diketahui k batang logam itu = 220 Btu/(jam) ftF).

2-8 Suatu pipa uap yang panjang dan berdiameter luar D dekat dengan bahan
penyekat sehingga diameternya menjadi D2. Suhu permukaan luar pipa
tetap t1, meskipun tebal penyekat bertambah.
a) Apakah mungkin pertambahan tebal penyekat memperbesar panas
yang hilang ?
b) Jika mungkin, kapankah keadaan itu tercapai ?
c) Jabarkan persamaan yang dupat dipakai untuk menghitung diameter
pipa setelah di sekat untuk kecepatan kehilangan panas maximum.

2-9 Perubahan k suatu bahan terhadap suhu dapat ditulis sbb: k = a + bt +ct ;
(a, b dan c merupakan konstanta).
a) Buatlah persamaan untuk monghitung panas yang hilang dari suatu
suatu silinder berongga yang dibuat dari bahan itu untuksetiap ft.
misalkan jari-jari dalam r1 dan jari-jari luar r2.
b) Hitunglah faktor bentuk S = (Am/x)2

2 10 Suatu pipa baja yang diameter luarnya 2 in. disekat dengan bahan
penyekat yang tebalnya 4 in di dalam pipa itu mengalir zat alir panas. Jika
keadaan steady state telah tercapai, suhu permukaan dalam penyekat
970F dan suhu permukaan luasnya 130F. Panas yang hilang 131
BTU/(jam ft). Nilai k bahan penyekat dapat dinyatakan dengan persamaan:
k = a + bt. Pada percobaan yang ke dua suatu pipa dengan diameter luar 2 in.
Disekat dengan bahan penyekat diatas setebal 3 in. Suhu pada permukaan
dalam dan luar penyekat itu sama dengan hasil percobaan pertama.
a) Hitunglah panas yang hilang dari pipa yang berdiameter 2 in.
(tidak boleh memakai k rata-rata).
b) Berapa tebal penyekat yang diperlukan untuk pipa yang
berdiameter 2 in, supaya panas yang hilang sama dengan pipa
1 in. (suhu tetap 970F dan 130F).

2-11 Suhu permukaan luar dan dalam sebuah pipa yang tebal (Do= 8,625 in
dan Di = 6,87 in) berturut-turut 300F dan 305F. Nilai k pipa 25 BTU/
(jam ft F).
Hitunglah :
a) Panas yang hilang dari setiap ft pipa.
b) Panas yang hilang jika pipa itu disekat dengan bahan penyekat
yang tebalnya 3 in. (km = 0.038 BTU / (jam ft F).
c) Suhu permukaan dalam pipa pada keadaan b).

2-12 Sebuah bola yang berongga dipanaskan dari dalam dengan kumparan
yang mempunyai tahanan 100 ohm. k bola = 25 BTU / (jam ft F).
Hitunglah tenaga listrik yang diperlukan untuk menjaga agar beda suhu antara
permukaan dalam dan luar bola 18F.
Diameter dalam dan luar bola berongga itu berturut-turut 8 in. dan 9 in.

2-13 Ruang antara 2 bola sepusat yang masing-masing berdiameter 4 in dan 6


in. diisi dengan serbuk bahan penyekat, yang km nya 0,05 BTU / (jam ft
F). Beda suhu antara kedua permukaan bola itu 50 F.
Hitunglah perpindahan panas antara kedua permukaan bola itu.

2-14 Sebuah pipa yang dipakai mengangkut cairan panas ditanam didalam
tanah. Sumbu pipa terletak 6 ft dibawah permukaan tanah. Suhu
permukaan pipa 360 F, sedangkan permukaan tanah 60 F. km tanah 0,04
BTU / (jam ft F).
Hitunglah panas yang hilang dari pipa ke udara, jika diameter pipa 0,5 ft.
2-15 Sebuah dapur untuk keperluan pendinginan pelan-pelan terbuat dari bata
dengan k = 0,5 BTU / (jam ft F). Ukuran dalam dapur itu 8 ft x 5 ft x 3
ft. Tebal dinding dapur 6 in. Suhu sebelah dalam 1000F dan sebelah luar
200 F.
Hitunglah panas yang hilang setiap hari (24 jam).

2-16 Sebuah dapur yang terbuat dari bata tahan api mempunyai daya hantar
panas rata-rata k. Ukuran sebelah dalam dapur 12 in x 14 in x 10 in.
Tebal dinding dapur 4 in. Beda suhu dinding sebelah dalam dan sebelah
luar t.
Hitunglah berapa % panas yang hilang melalui pertemuan 2 bidang dan
berapa % melalui pertemuan 3 buah bidang.

2-17 Distribusi suhu pada sebuah dinding datar yang tebalnya 0,8 ft sbb :
x = 0,0; 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,5; 0,6; 0,7; 0,8
t = 77,0; 69,0; 62,0; 54,5; 47,5; 41,5; 35,2; 29,5; 23,5 dengan
x = jarak dari permukaan yang panas, ft dan t = suhu F
a) Buatlah grafik hubungan t dan x dan carilah persamaan
parabola t = a + bx + cx.
b) Bagaimana persamaan dt/dx sebagai fungsi x.
c) Hitunglah dt/dx pada x = 0,4
d) Jika nilai k tidak tergantung pada x, apakah dinding itu
dipanaskan atau didinginkan?
e) Andaikata berubah dengan suhu dan q/A = 40 BTU/ jam ft2
pada kedua permukaan dinding itu, tidak mengalami
perubahan dalam waktu yang lama, hitunglah k pada suhu 32
F dan 68 F.

2-18 Jabarkanlah persamaan faktor bentuk S2 pada sebuah bola yang


berongga, jika diketahui jari-jari dalam dan jari-jari luar bola masing-
masing r1 dan r2, sedangkan k = a + bt. ( a dan b = konstante).
SOAL-SOAL PERPINDAHAN PANAS SECARA KONDUKSI PADA
KEADAAN UNSTEADY STATE

3-1 Sebuah bola baja yang berdiameter 7 in dan suhunya 536F didinginkan
dengan jalan dimasukkan kedalam minyak pada suhu 86F. Dianggap
suhu permukaan bola sekonyong-konyong berubah menjadi 86F dan
terus, dipertahankan konstan 86F.
Hitunglah :
a) Suhu dipusat bola setelah 5 menit bola berada dalam minyak.
b) Suhu pada jarak 2 in dari permukaan bola pada saat keadaan
(a) tercapai.
Sifat-sifat Bola baja :
= 7,7 g/cc; k = 33,6 BTU / (jam) (ft2) (F/ft).
c) Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mendinginkan bola
supaya suhu pada jarak 2 dari pusat bola mencapai suhu
seperti pada soal a).

3-2 Sebuah dinding datar tebalnya 6 inch, mula-mula suhunya uniform 0F


dan suhu kedua permukaan dinding itu tiba-tiba diubah menjadi 100F
dan dipertahankan terus pada suhu 100F.
a) Hitunglah distribusi suhu dinding itu setelah 5 menit.
Ambil x = 1 inch. Diketahui thermal difusifity = 5/24 ft/jam.
b) Idem a) tetapi keadaan steady state telah tercapai.

3-3 Keadaan suhu dari suatu slab beton yang tebalnya 5 ft, pada suatu saat
ditunjukkan oleh persamaan berikut : t = 20 50x + 4x2 2x3 (t = suhu
dalam F dan x dalam ft).
Hitunglah :
a) Panas yang masuk dalam BTU / (jam) (ft2)
b) Panas yang keluar dalam BTU / (jam) (ft2)
c) Panas yang diterima / dikeluarkan oleh Slab.
d) Perubahan suhu ditengah, dan dikedua permukaan Slab.
Catatan :
= 136 lb/cuft; Cp = 0,2 BTU/ (lb) (F)
k = 0,4 BTU / ( jam) (ft) (F).

3-4 Logam tembaga yang berbentuk bola dengan diameter 1 inch, akan
dipanaskan dari 80F sampai 180F dengan uap yang mengembun
dipermukaan bola pada tekanan i atm, koefisien perpindahan panas dari
embun kira-kira 500 BTU/ (jam) (ft) (F). Panas jenis dan berat jenis dari
bola tembaga itu berturut-turut 0,093 BTU/ (lb) (F) dan 8,92 gram/cc.
Hitunglah waktu yang diprlukan untuk pemanasan tersebut jika
dianggap suhu bola tembaga itu setiap saat selalu uniform.

3-5 Pada suatu saat distribusi suhu pada suatu dinding dapat dinyatakan
dengan persamaan t = 800 300x 50x2 . t = F dan x dalam ft. tebal
dinding 6 inch.
Hitunglah :
a) Suhu awal pada kedua permukaan dinding itu.
b) Panas yang masuk dan keluar dari dinding (BTU) / (jam) /
(ft2).
c) Panas yang ditimbun/hilang dari dinding.
d) Perubahan suhu dengan waktu pada x = 0;
x = 3 dan x = 6
k = 0,9; Cp = 0,15 BTU / (lb) (F) ; = 100 lb/cuft

3-6 Sebuah silinder baja dimasukkan kedalam dapur. Suhu awal silinder baja
70F, suhu dapur 1800F. Diameter dan panjang silinder berturut-turut 1
ft dan 4 ft.
h = 41 BTU/ (jam) (ft2 ) (F), kbaja = 21,16 BTU / (jam) (ft) (F)
Cp = 0,17 BTU / (lb) (F), = 487 lb/cuft.
Hitunglah suhu ditengah-tengah silinder dan pada permukaan
silinder setelah silinder itu ditempatkan didalam dapur selama
2 jam.

3-7 Suatu bola yang diameternya 3 in didinginkan dari 300F menjadi 100F
dengan jalan, dimasukkan kedalam suatu zat alir yang menyebabkan
suhu permukaan bola itu berubah dengan segera dari 300F menjadi
100F, dan kemudian dipertahankan konstan 100F.
a) Hitunglah waktu (menit) yang diperlukan supaya suhu dipusat
bola berubah menjadi 120F.
b) Hitunglah suhu pada jarak 0,6 in dari permukaan bola pada
saat keadaan (a) tercapai.
Catatan : bola = 0,03 ft2 / jam

3-8 Suatu kawat yang sangat panjang dan berpenampang lingkaran disekat
seluruh permukaan yang sejajar dengan sumbu dan salah satu ujungnya.
Ujung yang lain tidak disekat. Pada keadaan awal kawat itu seragam
suhunya, yaitu 70F. Tiba-tiba ujung kawat yang tidak disekat, dinaikkan
suhunya dan dipertahankan konstan 190F. Setelah 2,5 jam suhu di
tempat yang jaraknya 1 ft dari ujung yang tidak diisolasi, mencapai
180F.
Berapa lama lagi kawat itu harus dipanaskan supaya suhu pada
tempat 2 ft dari ujung yang panas mencapai 180F.

3-9 Pasir kering akan dipanaskan dengan jalan mengalirkan zat padat itu
kebawah melalui sebuah pipa tegak yang dipanaskan dari luar dengan
uap air yang mengembun. Pasir itu dianggap mengalir dengan kecepatan
konstan. Setelah keluar dari pipa, pasir dimasukkan kedalam sebuah
pencampur, sehingga suhunya menjadi seragam. Suhu dinding dalam
pipa dipertahankan konstan 320F, dan tahanan antara dinding pipa dan
pasir dapat diabaikan (1/h = 0). Suhu awal pasir itu 380 dan kecepatan
pemasukan kedalam pipa 1,18 ft3/jam. Pipa itu panjangnya........................
.......................................
Taksirlah suhu pasir waktu keluar dari alat pemanas.
Sifat-sifat pasir : rapat = 100 lb/ft ; k = 0,2 BTU / (jam) (ft) (F)
Cp = 0,24 BTU/(lb.F).

3-10 Sekeping papan kayu kering yang tebalnya 0,75 in dan suhunya awalnya
80 dimasukkan kedalam terowongan datar. Tiba-tiba permukaan atas
papan itu disinari dengan beberapa buah lampu yang berkekuatan 393
BTU / (jam.ft2). Pada saat itu juga dialirkan udara yang suhu rata-ratanya
114F ke permukaan atas dan bawah papan itu. Koefisien perpindahan
panas udara, h = 4,4 BTU/jam. ft2. F) untuk permukaan atas dan bawah.
a) Bagaimanakah distribusi suhu papan itu setelah 5 increment
Ambilah M = 3
b) Hitunglah distribusi suhu papan itu setelah tercapai Steady
state
Sifat-sifat kayu : k = 0,101 = k/ Cp = 0,00318 ft2/jam.

3-11 Suhu permukaan luar suatu dinding tebal yang mula-mula nilainya - 30F
tiba-tiba diubah menjadi 80F dan selanjutnya dipertahankan konstan pada
80 F. Pada keadaan awal suhu dinding seragam - 30F.
Hitunglah :
a) Suhu pada jarak 1 ft dari permukaan luar setelah pemanasan
berlangsung selama 6 jam.
b) Tenaga yang masuk kedalam dinding untuk setiap ft2 setelah
pemanasan berjalan 10 jam.
c) Kecepatan perpindahan panas melalui permukaan yang
dipanaskan seluas 5 ft2 pada jarak 1 ft dari permukaan yang
dipanaskan setelah peristiwa itu berlangsung 5 jam.
Diketahui : 0,025 ft2 /jam; k = 0,5 BTU/(jam.ft.F).

3-12 Pada suatu saat distribusi suhu pada sebuah bata tahan api dapat
dinyatakan dengan persamaan : t = 100 + 2700 (1/3 x)2 , dengan t = F
dan x = ft. Misalkan k = 0,6 BTU/(jam ft.F)
Hitunglah :
a) Panas yang masuk dan keluar per satuan waktu melalui
permukaan 5 ft.
b) Panas yang disimpan di dalam bagian yang sama seperti a).
c) Perubahan suhu per satuan waktu pada kedua permukaan dan
di tengah-tengah bata tahan api.
Diketahui : Rapat bata tahan api = 195 lb/ft3 ; cp= 0,21 BTU/(lb.F).

3-13 Distribusi suhu pada sebuah dinding yang tebalnya 2 ft, pada saat tertentu,
dapat dinyatakan dengan persamaan : t = 900 300x 50x2, dengan t = F
dan x dalam ft. Luas permukaan perpindahan panas 20 ft.
Hitunglah :
a) Panas yang masuk.
b) panas yang keluar.
c) panas yang tersimpan.
d) Perubahan suhu per satuan waktu pada tempat x = 0,15/12 ft
dan 5/6 ft, jika diketahui sifat-sifat dinding itu : rapat 140 lb/ft3
Cp = 2 BTU/(lbF) ; k = 0,4 BTU/(jam ft F).
Ambilah x = 2 in.

3-14 Pada suatu saat distribusi suhu pada sebuah dinding yang tebalnya 3 ft
dapat ditulis sbb : t = 1800 2x2 dengan t = F dan x = in.
Hitunglah :
a) Panas yang hilang atau yang diterima oleh dinding per ft2 luas
permukaan.
b) Perubahan suhu per satuan waktu ditengah-tengah dinding,
jika : rapat dinding 130 lb/ft3 ; cp = 0,25 BTU/(lb F); k = 0,5
BTU/ (jam ftF).

3-15 Salah satu permukaan sebuah dinding yang tebal tiba-tiba dinaikkan
suhunya menjadi 400F. suhu awal dinding itu 70F.
Hitunglah waktu yang akan diperlukan untuk memuaskan
dinding itu, agar suhu tempat yang jaraknya 6 in. dari
permukaan yang dipanaskan, menjadi 2000F.
Nilai = 0,016 ft2 /jam. h =

3-16 Sebuah silinder yang berdiameter 2 in dan panjangnya 2 ft didinginkan


dengan sekonyong-konyong dari 1600F menjadi 100F.
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pendinginan, supaya
suhu ditengah-tengah silinder mencapai 1000F.
Nilai = 0.01 ft2/jam; h =

3-17 Setelah diolah, tomat dimasukkan ke dalam kaleng yang berdiameter 6 in.
Selanjutnya kaleng beserta isinya disterilkan di dalam otoklaf dengan uap
air yang suhunya 220F. Suhu awal tomat dalam kaleng 80F.
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk sterilisasi ini, yaitu
sampai suhu tomat yang tepat di tengah-tengah kaleng 200 F.
Perbedaan suhu antara uap air dan permukaan dalam kaleng
dapat diabaikan.
Sifat-sifat dari buah tomat : rapat 60 lb/ft3 ; cp = 0,60 BTU/(lb F) ;
k = 0,4 BTU/(jam ftF).
3-18 Suatu silinder tembaga yang berdiameter 2 inch, panjangnya 10 in dan
suhunya 70F dipanaskan dengan zat alir yang suhunya 300F. Suhu
permukaan silinder dianggap sekonyong-konyong berubah menjadi 300F.
Hitunglah suhu ditengah-tengah silinder, setelah pemanasan
berlangsung selam 1,5 menit. Nilai = 4,3 ft2/jam.
3-19 Hitunglah suhu ditengah-tengah sebuah bola yang diameternya 0,6 ft,
sesudah bola itu didinginkan didalam zat alir yang suhunya 200F. Suhu
asal bola itu 1000F, dan setelah didinginkan dianggap suhu permukaan
bola sekonyong-konyong berubah menjadi 200F
Diketahui sifat-sifat bola baja : rapat = 490 lb/ft3 ; cp = 0,132 BTU/ (lb F); k =
21,5 BTU/ (jam ft F)

3-20 Sebuah bola yang berdiameter 3 in. akan didinginkan dari 300F sampai
100 F dengan dimasukkan ke dalam zat cair yang menyebabkan suhu
permukaan bola sekonyong-konyong menjadi 100F dan terus
dipertahankan 100F.
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk mendinginkan bola
itu, supaya suhu ditengah-tengah bola mencapai 120F.
Nilai = 0,03 ft2/jam.

3-21 Sebuah bola baja yang berdiameter 1,5 in. dipanaskan sehingga suhunya
seragam 1400F. Selanjutnya bola itu dicelupkan ke dalam leburan timah,
sehingga suhu permukaannya sekonyong-konyong berubah menjadi 750F
dan dipertahankan konstan 750F sampai ditengah-tengah bola mejadi
900F. Pada saat itu bola baja itu dimasukkan ke dalam larutan garam.

Berapa lamakah bola itu harus didinginkan dalam leburan


timah.
Diketahui : rapat bola baja 485 lb/ft3 ; cp = 0,11 BTU/(lb F) ; k =
20 BTU/(jam ft F).
3-22 Pada suatu saat distribusi suhu pada sebuah dinding dapat dinyatakan
dengan persamaan : t = 200 + 125x +25x2 dengan t = F dan x dalam in.
Jika suhu pada kedua permukaannya dipertahankan konstan, bagai
manakah distribusi suhunya setelah 12 menit. Rapat dinding 122,2 lb/ft3 ;
cp = 0,14 BTU(lb F) ;k = 0,9 BTU/(jam ft F).
SOAL SOAL PERPINDAHAN PANAS SECARA PANCARAN
(RADIASI)

4-1 a) Hitunglah perpindahan panas secara pancaran antar sebuah pipa uap
yang berdiameter luar 2,38 dengan sebuah saluran yang
menyelubungi tampang lintang berukuran 1 ft x 1 ft. Sumbu pipa
berimpit dengan sumbu saluran. Suhu permukaan luar pipa 300 F dan
suhu permukaan dalam saluran 75F. Sebelah luar saluran diberi isolasi
pipa = 0,75 dan saluran = 0,276.
c) Idem a, tetapi selubung pipa itu berpenampang lingkaran dengan
diameter 1 ft. (suhu sama seperti a)

4-2 Ada 2 buah bidang abu-abu yang keadaannya sebagai berikut :


Bidang I t1 = 1540F, 1 = 0,8
Bidang II t2 = 540F, 2 = 0,5
Hitunglah :
a) Panas radiasi antara bidang I dan Bidang II, jika kedua bidang
itu sangat luas, tetapi letaknya // dan sangat berdekatan yang
satu dengan yang lain. Dinyatakan dalam BTU (jam) (ft2).
b) Sama dengan tetapi kedua bidang itu berukuran 1 ft x 20 ft dan
jaraknya 5 ft.
c) Bidan I (3 ft x 9 ft) dan bidang II (6 ft x 9 ft) letaknya tegak
lurus satu sama lain berimpit pada rusuk 9 ft.

4-3 Hitunglah perpindahan panas secara radiasi antara dua bidang abu-abu
yang tegak lurus satu sama lain dengan rusuk 5 ft yang berimpit.
Bidang I t1 = 1540F, 1 = 0,9 dengan ukuran 5 ft x 5 ft.
Bidang II t2 = 540F, 2 = 0,7 dengan ukuran 3 ft x 5 ft.
4-4 Suatu bola yang diameternya 3 in didinginkan dari 300F menjadi 100F
dengan jalan, dimasukkan ke dalam suatu zat alir yang menyebabkan suhu
permukaan bola itu berubah dengan segera dari 300F menjadi 100F dan
kemudian dipertahankan konstant 100F
a) Hitunglah waktu (menit) yang diperlukan supaya suhu dipusat
bola berubah menjadi 120F.
b) Hitunglah suhu pada jarak 0,6 dari permukaan bola pada saat
keadaan (a) tercapai.
Catatan : bola = 0,03 ft2/(jam,h = ).

4-5 Hitunglah panas yang hilang dari suatu dapur 8 ft x 6 ft x 4 ft ke udara,


jika diketahui suhu permukaan dalam dapur 1200F dan suhu udara luar
70F. Tebal dinding dapur = 0,5 ft ; k = 0,1 BTU/(jam) (ft) (F) koefisien
perpindahan panas hc + h antara permukaan dapur dan udara 3 BTU/(jam)
(ft2) (F). Tebal dinding dapur 6 inch.
Hitunglah :
Panas yang hilang secara radiasi melalui lubang suatu dapur, jika diketahui suhu
permukaan dalam dapur 2000F. Suhu permukaan luar 80F.
Diameter lubang 2 inch, Jika :
a) Dinding dapur tipis sehingga tebalnya dapat diabaikan.
b) Tebal dinding dapur 6 dan dianggap bersifat sebagai non
conducting but reradiating wall.

4-6 Dua bidang abu-abu yang mempunyai suhu berturut-turut 540F dan
1540F dengan emisivity 0,5 dan 0,8 diletakkan berhadapan satu sama lain
dengan jarak 5 ft. Ukuran kedua bidang itu sama 8 ft x 8ft.
a) Hitunglah perpindahan panas secara radiasi antara kedua
bidang abu-abu tersebut.
b) Sama dengan (a) tetapi kedua bidang itu dihubungkan oleh
nonconducting but reradiating wall.
c) Sama dengan (a) tersebut kedua bidang itu tegak lurus satu
sama lain dengan sisi 8 ft yang berimpit. Ukuran kedua bidang
itu berturut-turut 8 x 4 ft dan 8 x 6 ft.

4-7 Suhu dinding dalam sebuah dapur 1740 dan suhu sebelah luar 70F.
Hitunglah panas yang hilang melalui lubang yang diameternya 2 in, jika :
a) Tebal dinding dapur 6 in.
b) Tebal dinding dapur 0,5 in.
Kalau lubang itu berbentuk segi empat panjang dengan sisi 1 in x 2 in dan tebal
dinding dapur 4 in.
c) Hitunglah panas yang hilang melalui lubang ini.

4-8 Suhu gas CO2 didalam sebuah bola 1040F dan suhu dinding bola 540F.
Diameter bola 3 inch. Tekanan CO2 didalam bola 0,5 atm dan Pt = 1,2
atm.
Hitunglah perpindahan panas secara pancaran antara gas CO2
dan dinding bola, bila :
a) Dinding bola merupakan badan hitam.
b) Dinding bola merupakan badan abu-abu dengan = 0,85.

4-9 Di dalam sebuah bola yang berdiameter dalam 2 ft terdapat campuran gas
yang terdiri dari atas 15 % N2, 5 % O2 dan 80% uap air. Tekanan campuran
gas 2 atm dan suhunya 640F. Suhu permukaan bola 140F pada bagian
dalamnya. Permukaan bola merupakan bidang abu-abu dengan = 0,9.
Hitunglah :
a) Perpindahan panas secara radiasi dan h radiasi antara
campuran gas dan dinding dalam bola.
b) Koefisien perpindahan panas secara konveksi bebas antara
permukaan luar bola dan udara dan sekelilingnya, jika
dianggap suhu permukaan luar bola 135F dan suhu udara
75F.
4-10 Sebuah bola tembaga yang digilapkan dan berdiameter 4 in digantungkan
didalam ruangan yang suhunya 80F. Suhu permukaan bola tembaga
340F.
a) Hitunglah panas yang diperlukan untuk mempertahankan suhu
permukaan bola tetap 340F dinyatakan dalam BTU/jam E
tembaga = 0,05.
b) Kalau bola tembaga itu dimasukkan kedalam bola baja yang
berongga, sehingga pusatnya terhimpit dan ruang antara kedua
bola itu dihampakan .
Hitunglah perpindahan panas antara permukaan kedua bola itu. E baja = 0,7
suhu bola baja 80F dan diameter bola baja 8 in.

4-11 Hitunglah perpindahan panas per satuan luas antara 2 bidang hitam sejajar
yang tak terhingga panjangnya. Jika diketahui suhu bidang-bidang itu
500F dan 300F

4-12 Dua buah benda hitam yang berbentuk cakram dan sama besarnya
mempunyai diameter 2 ft. Kedua cakram itu letaknya sejajar dan jaraknya
0,5 ft. Suhu bidang cakram yang satu 600F dan yang lain 300F,
Hitunglah :
a) Perpindahan panas secara pancaran antara kedua bidang itu.
b) Perpindahan panas secara pancaran, tetapi kedua bidang itu
dihubungkan dengan dinding yang tidak dapat menghantarkan
panas, tetapi dapat memancarkan kembali semuia panas yang
diterimanya.

4-13 Hitunglah perpindahan panas secara pancaran antara 2 buah bidang bujur
sangkar yang sejajar yang jaraknya 2,4 ft, panjang sisi kedua bujur sangkar
itu 6 ft dan suhunya 400F dan 800. Perhitungan dilakukan untuk :
a) Kedua bujur sangkar itu merupakan benda hitam.
b) Kedua bujur sangkar itu merupakan benda abu-abu dengan E sebesar
0,8 dan 0,9.

4-14 Dinding sebuah dapur yang terbuat dari bata tahan api (E = 0,8) terpisah
dari dinding yang disebelah luarnya ( E = 0,6) dengan jarak 4 in.
Hitunglah perpindahan panas secara pancaran antar kedua dinding itu jika
diketahui suhu dinding-dinding itu 2200F dan 1000F.

4-15 Hitunglah hr sebuah pipa datar yang diameter luarnya 3 in, jika diketahui
suhu permukaan pipa 600F dan suhu udara luar 80F E = 0,8.

4-16 Pada dinding sebuah dapur yang tebalnya 28,25 in terdapat lubang yang
diameternya 7 in. Suhu permuakaan dalam dapur 2200F dan suhu
permukaan dalam dapur 2200F dan suhu permukaan luarnya 70F.
Hitunglah :
a) Panas yang hilang secara pancaran melalui lubang itu.
b) Panas yang hilang secara pancaran melalui lubang itu, tetapi
dinding dapur itu tipis.

4-17 Sebuah dapur mempunyai lubang yang diameternya 2 in. Suhu dinding
sebelah dalam dapur itu 1750F dan suhu udara luar 80F
Hitunglah panas yang hilang secara pancaran melalui lubang dapur, jika :
a) Tebal dinding dapur 8 in ( dapat dianggap benda hitam).
b) Dinding dapur tipis sekali.
SOAL-SOAL PERPINDAHAN PANAS SECARA KONVEKSI BEBAS

5-1 a) Hitunglah koefisien perpindahan panas secara konveksi bebas antara


udara yang suhunya 70F dan sebuah pipa datar yang diameternya 3,5 in. Suhu
permukaan luar pipa 180F dan tekanan udara 1 atm.
b) Sama dengan a), tetapi letak pipa tegak.

5-2 a) Hitunglah panas yang hilang secara konveksi bebas dari suatu
lembaran logam yang ukurannya 1 ft x 3 ft, ke udara, jika diketahui
suhu lembaran itu 300F dan suhu udara 60F. Tekanan udara 1 atm.
b) Sama dengan a), tetapi letak lembaran logam itu datar dengan
permukaan yang panas menghadap ke atas.
c) Sama dengan b), tetapi permukaan yang panas menghadap ke bawah.

5-3 Udara yang tekanannya 3 atm dipanaskan dengan sebuah lembaran logam
datar yang menghadap ke atas. Ukuran lembaran itu 5 ft x 10 ft dan
suhunya 280F. Suhu udara 80F.
Hitunglah
a) h konveksi bebas.
b) Perpindahan panas antara lembaran logam datar dan udara
secara konveksi bebas.

5-4 Sebuah tangki besar berisi minyak akan dipakai untuk maksud tertentu.
Suhu minyak dipertahankan konstan 140F dengan mencelupkan pipa
berbentuk kumparan yang dialiri uap air yang sedang mengembun, Suhu
permukaan luar pipa selalu 220F. Diameter luar pipa 1,315 in dan
diameter kumparan 5 in.
Hitunglah h konveksi bebas antar minyak dan permukaan pipa.
5-5 Sama dengan soal no. 5-4, tetapi minyak diganti dengan air.

5-6 Air didalam tangki dipanaskan dengan keping logam yang tipis, yang
dicelupkan ke dasar tangki dengan kedudukan datar. Ukuran keping logam
itu 3 ft x 5 ft dan suhunya selalu dipertahankan 200F. Suhu air rata-rata
140F.
Hitunglah perpindahan panas secara konveksi bebas dari
keping ke air.

5-7 Hitunglah perpindahan panas antara dua lembaran tegak yang berisi udara
dan tertutup, jika diketahui suhu lembaran yang satu 200F dan yang lain
100F. Panjang lembaran 3 ft dan jarak antara keduanya 1 in.

5-8 Sama dengan soal no. 5-7, tetapi kedua lembaran itu letaknya datar dengan
lembaran yang suhunya lebih tinggi ada di bawah menghadap ke atas.

5-9 Sama dengan soal no, 5-7, tetapi jarak kedua lembaran itu :
a) 0,5 in ; b) 2 in c) 3 in.

5-10 Sama dengan no. 5-8, tetapi, panjang lembaran diubah-ubah, yaitu :
a) 2 ft ; b) 5 ft; c) 10 ft.
PERPINDAHAN PANAS

6-1 Suatu pipa yang sudah berkaat, suhu permukaan luarnya 340F. Pipa tadi
ada dalam suatu ruangan yang suhunya 70F. OD = 4 in
a) Hitung panas yang hilang secara konveksi bebas jika pipa itu
letaknya horisontal dan jika pipa itu letaknya vertikal.
b) Hitunglah panas yang hilang secara radiasi jika diketahui pipa
= 0,79 (pipa horizontal)
c) Hituinglah berapa % berkurangnya panas yang hilang total jika
pipa itu dicat dengan cat alumunium dengan = 0,30 untuk
pipa yang letaknya horizontal.

6-2 Suatu batang baja berbentuk silinder mempunyai diameter 0,5 inch dan
panjang 2 ft. Ujung batang yang satu menempel pada sumber panas yang
suhunya 280F, sedang ujung yang lain disekatsempurna, sehingga
kehilangan panas melalui ujung yang disekat ini dapat diabaikan. Suhu
udara sekelilingnya 80. Daya hantar panas baja = 25 BTU/(jam) (ft) (F)
sedang hc dan hr berturut-turut 2 dan 1 BTU/(jam) (ft2) (F).
Hitunglah :
a) Suhu batang itu yang jaraknya 1 ft dari bidang persentuhan
antara sumber panas dengan batang baja itu.
b) Perpindahan panas antara sumber panas dengan batang baja
itu.

6-3 Dua buah sumber panas masing-masing suhunya 300F dan 150F
dihubungkan dengan sebatang logam = ( k = 24 BTU/jam ftF) yang
berpenampang bujur sangkar dengan rusuk 1 inch dan panjang logam 4 ft.
Suhu udara 70F ; hc = 1 ; dan hr = 1 BTU/jam ft2 F.
Hitunglah :
a) Suhu pada jarak satu ft dari sumber panas yang suhunya 150F
b) Perpindahan panas antara sumber panas suhu 300F dengan
batang logam.

6-4 Leburan seng suhunya 420C dan leburan bismut yang suhunya 270F
dihubungkan memakai sebatang besi yang berpenampang segi empat
panjang dengan ukuran 1 inch x 2 inch. Panjang pipa 5 ft. Suhu udara
sekitarnya 70F. Koefisien perpindahan panas konveksi dan radiasi
nilainya berturut-turut 1,5 dan 1 BTU/jam (ft) (F), sedangkan k untuk besi
25 BTU/jam (ft) (F)
Hitunglah :
a) Suhu batang besi paa jarak 1 ft dari leburan bismut.
b) Panas yang hilang ke udara melalui batang besi penghubung.
c) Jika batang besi itu dipotong pada jarak 1 ft dari leburan
bismut, dan ujung batang yang menempel pada leburan yang
tidak diisolasikan sama sekali.
Hitunglah suhu pada ujung batang yang dipotong itu, dan suhu batang besi
pada jarak 1 ft dari leburan timah seng.

6-5 Hitunglah :
a) Hitunglah panas yang yang hilang secara konveksi bebas dan
pancaran dari sebuah pipa uap yang panjangnya 100 ft, terdiri
dari atas 30 ft pipa vertikal dan 70 ft pipa horizontal ; jika suhu
uap 300F dan suhu udara luar 70F ; tekanan udara 1 atm.
Diameter luar pipa 2 inch ; emisivity pipa = 0,9. Tahanan uap dan dinding
pipa dapat diabaikan.
b) Untuk mengurangi panas yang hilang pipa itu akan dicat
dengan cat alumunium dengan emisivity = 0,3.
Hitunglah panas yang hilang secara bebas dan pancaran keadaan ini.
c) Berapa % panas yang dapat dihemat pada keadaan b dibanding
keadaan a.

6-6 Dua buah silinder konsentris yang berdiameter 6 inch dan 16 inch panjang
10 ft diantara kedua dindingnya diisi dengan dua macam bahan isolasi yaitu
glaswol dan asbest berturut turut tebalnya 4 & 6 inch (k. glaswol 0,03 : k.
asbest = 0,20 BTU/(jam) (ft) (F). Suhu permukaan dalam 1000F , sedang
suhu permukaan luar 600F
a) Hitunglah perpindahan panas yang terjadi dari dinding dalam
luar.
b) Hitunglah perpindahan panas secara konveksi bebas antara
silinder itu dengan udara sekelilingnya jika diketahui suhu
udara luar 80F.
c) Jika ruang antar kedua silinder itu tidak diisolasikan tetapi
divacuumkan.
Hitunglah perpindahan panas antara kedua dinding silinder tersebut.
pipa dalam = 0,8 pipa luar = 0,9

6-7 Sebuah kaleng minyak yang suhu permukaannya 340F digantungkan di


dalam suatu ruangan yang berisi udara yang suhunya 80F dan tekanannya 1
atm. Ukuran kaleng minyak itu 12 in x 12 in 124 in.
Hitunglah
a) Perpindahan panas secara konveksi bebas dan radiasi antara
kaleng dan udara, jika kaleng itu masih baru, dengan = 0,5.
b) Sama dengan pertanyaan a), tetapi permukaan kaleng dicat
hitam dengan tebal lapisan cat lmm. cat hitam =1 ; k cat 0,1
BTU/(jam ft F)
PERPINDAHAN PANAS SECARA KONVEKSI PAKSAAN
DI DALAM PIPA

7-1 Air mengalir melalui sebuah pipa horisontal (Di = 4 inch dan Do = 4,5 inch
dengan kecepatan 12.000 lb/jam. Air masuk pada suhu 80F dan keluar pada
suhu 150F. Sebagai pemanas dipakai uap air jenuh yang mengembun
dalam bentuk lapisan diluar pipa pada tekanan 1 atm (suhu 212F). Panas
pengembunan uap air 970 BTU/lb.
Sifat-sifat air pada suhu th = 115F ; cp =1 BTU/(lb) (F)
= 1,5 lb/(jam) (ft)
k = 0,37 BTU/(lb) (F) = 62 lb/cuft
Sifat-sifat embunan =1,14 lb/(jam) (ft) = 0,463 c.p
= 61,4 lb/cuft = 0,943 g/cc
k = 0.379 BTU/(jam) (ft) ; [k3 2 g/2] 1/3 =4040
Hitunglah
a) Koefisien perpindahan panas air dalam pipa (h air)
b) Banyaknya uap yang mengembun (lb/jam)
c) Koefisien perpindahan panas lapisan embun (h uap diluar pipa)
d) Koefisien perpindahan panas total ucc
e) Panjang pipa yang diperlukan, dianggap alat masih baru.

7-2 Cat cair A sebanyak 20.160 lb/jam akan didinginkan dari suhu 150F
menjadi 90F dengan mempergunakan air sumur yang akan naik suhunya
dari 68F dan 90F. Untuk keperluan ini dipakai alat pertukaran panas 1-2
dengan ID = 10,02 inch dan berisi 52 buah pipa horizontal. Tiap pipa
panjangnya 16 ft dengan Di= 0,62 dan Do = 0,75 pipa disusun square
pitch dengan PT = 1 inch. Jarak antara 2 bafle 2 inch.
Hitunglah :
a) Film koefisient perpindahan panas zat cair A yang mengalir
didalam shell.
b) Uc , jika diketahui hi dari air yang mengalir dalam pipa-pipa
800 BTU/(jam) (ft2) (F), tahanan dinding pipa dapat
diabaikan.
c) Ud dan Rd (dirt faktor)
Zat cair A ; cp = 0,757 ; = 2,90 lb/(jam) (ft)
k = 0,33 BTU/(jam) (ft) (F).

7-3 Sebuah alat pertukaran panas dapat memanaskan 1.000 lb/jam zat cair A
dari suhu 60F menjadi 120F, dengan mempergunakan uap air yang
mengembun diluar pipa pada suu 212F. Andaikata alat pertukaran panas
itu dipakai untuk memanaskan zat cair B dari suhu 80F ; 180F dengan
mempergunakan uap yang mengembun pada suhu 212F.
a) Hitunglah banyaknya zat cair B yang dapat dipanaskan pada
kedua keadaan diatas aliran zat cair A dan B dalam pipa selalu
turbulent. Tahanan dinding pipa dan uap dapat diabaikan hi =ui
sifat sifat zat cair A sifat sifat zat cair B
cp = 0.8 cp = 0,6 BTU/ (lb) (F)
= 0,6 = 8,0 lb/(jam) (ft)
k = 0,15 k = 0,1 BTU/(jam) (ft) (F)
b) Sama dengan a cairan A dan B mengalir dalam shell uap
mengembun dalam pipa ho = Uo

7-4 Suatu alat pertukaran panas dipakai untuk memanaskan suatu zat alir yang
mengalir dengan kecepatan w lb/jam, dari suhu 50F sampai 130F. Alat
pertukaran panas itu terdiri atas n pipa paralel. Diameter pipa D ft dan
panjangnya L ft. Kalau sekiranya dipakai pipa dengan diameter 0,5D ft
dan jumlah pipa 2 n, sedangkan keadaan lain tetap seperti diatas.
Hitunglah berapa persen perubahan panjang pipa yang harus dipakai untuk
memperoleh pemanasan yang sama. Aliran tetap turbulent dan boleh
diangggap h = u.

7-5 Air dipanaskan dari suhu 125F selama mengalir dalam suatu pipa
horizontal yang diameternya inch. Suhu rata-rata permukaan dalam pipa
180F. Kecepatan masa dari air 100 lb/jam. Panjang pipa 12 ft.
Hitunglah
a) Koefisien perpindahan panas rata-rata dari air .
Sifat-sifat air boleh dianggap konstan terhadap suhu.
b) Suhu air keluar dari pipa
Cp = 1 BTU ; k = 0,37 BTU
(lb) (F) (jam) (ft) (F)
= 0,57 c.p

7-6 Air sebanyak 2000 lb/jam dipanaskan dari 230F 380F, dalam alat
pertukaran panas. Sebagai pemanas dipakai gas yang masuk pada suhu
700F dan keluar pada suhu 400F. Aliran air dalam pipa turbulent. Alat
pertukaran panas itu terdiri atas n pipa paralel yang masing-masing
diameternya Di ft dan panjang 12 ft. Jika air dipanaskan dua kali lipat,
dari 230F - 380F, sedang pipa yang dipakai diameternya 2 x semula ,
jumlah pipa 1,5 kali berapa panjang pipa yang diperlukan pada alat
pertukaran panas yang baru. U dianggap sama dengan h air. pada keadaan
baru aliran air tetap turbulent.

7-7 Suatu gas mengalir melalui pipa dengan kecepatan 3000 lb/jam. D nominal
pipa 0,5 inch. Diluar pipa mengalir zat cair dengan arah berlawanan. Zat
cair masuk pada suhu 50F Gas masuk kedalam pipa suhu 300F keluar
pada suhu 150F. Daya hantar panas pipa = 25 BTU/(jam) (ft2) (F/ft)
Hitunglah
a) Koefisien perpindahan panas (hL) gas ideal, didalam pipa.
b) Panjang pipa yang diperlukan, jika diketahui kecepatan
pemasukan zat cair 7000 lb/jam.
Data-data gas ideal :
= 2 c.p Cp = 1,25 dan k = 8,75 BTU
(jam) (ft) (F)
Zat cair :
= 1,2 c.p Cp = 1,1 dan k = 0,5 BTU
(jam) (ft) (F)

7-8 Zat alir A dam masuk kedalam shell sebuah pendingin tegak (HE 1-4)
pada tekanan 5 psig dan suhu 220F dengan kecepatan 57.000 lb/jam.
Pengembunan terjadi pada suhu 170F. Sebagai pendingin dipakai air yang
akan naik suhunya dari 90F menjadi 120F. Air mengalir didalam pipa-
pipa.
Zat A cair ke penyimpanan pada suu 170F.
Alat pendingin yang dipakai mempunyai D = 31 in. berisi 650 buah pipa
dengan Do = 0,75 in dan Di = 0,62 in serta panjang 16 ft dan disusun
trianguler pittch dengan PT = 1 in. Jarak antar 2 penghalang 18 in.
Hitunglah :
a) h pengembun zat alir A dalam shell dan h air pendingin dalam
pipa.
b) Uco, t0m ; UDo dan Rd
Ketentuan-ketentuan :
Zat alir A (uap) : Cp = 0,4 BTU/(lb F) ; k = 0,01 BTU/(jam ft F) ;
= 0,08 c.p
Zat alir A (embunan) : rapat = 0,5 g/ml ; k = 0,08 BTU/(jam ft F)
= 0,15 c.p
H uap A pada 170F = 350 BTU/lb ; H embunan pada 170F = 160 BTU/lb
kedua-duanya pada tekanan 19,7 psia.

7-9 Air yang mengalir dengan kecepatan 200 lb/jam dipanaskan dalam sebuah
pipa dari 80F menjadi 120F. Diameter dalam pipa 0,25 in. dan suhu pada
permukaan dalam pipa rata-rata 160F.
Hitunglah koefisien perpindahan panas air.

7-10 Hitunglah koefisien perpindahan panas air, yang mengalir dengan


kecepatan 50 ft/detik melalui pipa yang berdiameter 2 in. Kalau suhu air
naik dari 70F menjadi 150F.

7-11 Air mengalir tegak lurus pada daratan pipa yang disusun silang. Jumlah
deretan pipa 8 baris. Diameter luar pipa 4 inch. Kecepatan aliran air
20.000 lb/jam. Luas penumpang bebas minimum 2 ft2.. Air masuk pada
suhu 60F dan keluar pada suhu 160F. Suhu permukaan pipa 200F.
a) Hitunglah luas perpindahan panas yang tersedia.
b) Andaikata alat itu dipakai untuk memanasi udara yang
mengalir dengan kecepatan 100.000 ft3/jam.
Hitunglah suhu udara waktu meninggalkan alat pemanas pada suhu 60F dan
suhu permukaan pipa juga 200F.
Tekanan udara yang dipanaskan 1 atm.
Sifat sifat air :

= 1,5 lb/jam (ft) ; k = 0,365 BTU/jam (ft) (F) ; Cp = 1 Sifat-sifat udara :
F

= 0,046 lb/jam . ft ; k = 0,016 BTU/jam (ft) F ; Cp = 0,241 F

Berat molekul udara = 29.

7-12 Sebuah alat pendingin akan dipakai mendinginkan larutan HCL 32% dari
suhu 176F menjadi 86F. Kecepatan aliran larutan HCL 4025 lb/jam.
Sebagai pendingin dipakai air yang akan naik suhunya dari 77F naik
menjadi 100F.Air mengalir dalam shell dan larutan HCL mengalir dalam
pipa. Sifat-sifat larutan HCL pada suhu rata-rata 131F ; = 3,146 lb/jam
(Cp)
ft ; Cp = 0,74 BTU/lbF ; k = 0,34 BTU.jam F ; [ ]1/3 = 1,89
(k)

Sifat-sifat air pada suhu rata-rata 93,5F ; = 1,91 lb/jam ft,

(Cp)
Cp = 1 BTU/lbF ; [ ] 1/3 =1,745. Untuk keperluan ini dipakai HE 2-4.
(k)

dengan diameter shell 23,25 inch, berisi 308 pipa dengan Do = 0,75 12
BWG atau di = 0,532 dan at = 0,2223 inch2 luas penampang dalam pipa.
Pipa-pipa disusun square pich dengan Pt = satu inch.
Hitunglah hi ;hio ; ho, Uco, UDo dan RD.

7-13 Zat organik sebanyak 9124 lb/jam akan dipanaskan dari suhu 72 menjadi
122F, didalam sebuah alat pertukaran panas yang terdiri atas dua pipa
konsentris berbentuk U panjang tiap pipa U a x 12 ft. sebagai pemanas
dipakai air yang mengalir dalam anulus dan akan turun suhunya dari 200F
menjadi 160F.
Pipa kecil dengan Di = 1,38 Do = 1,66
Pipa besar dengan Di = 2,469 Do = 2,88
(Cp) 1/3
Sifat zat organik : Cp = 0,576 (BTU) . [ ] = 1,87
(k)
(lb ,F)
lb
Pada suhu 147F = 0,4 c.p = 0,968 (j.ft)
BTU
k = 0,0853 (j.ft..F)

Hitunglah RD,jika
a) Dua pipa U disusun serie
b) Aliran dalam shell seri dalam pipa paralel
c) Aliran dalam shell paralel dan dalam pipa serie
7-14 Minyak akan dipanaskan dari suhu 80 F sampai suhu tF, dengan
menggunakan suatu alat pertukaran panas, yang tediri atas 2 pipa sesumbu
(konsentris). Minyak mengalir didalam pipa kecil dan zat pemanasnya,
yang berupa uap air jennuh, mengembun di luar pipa kecil itu pada suhu
230F. Panjang pipa 40 ft dan diameter dalam serta diameter luar pipa
kecil maing-masing 0,62 dan 0,75. Pipa dibuat dari baja dengan k = 25
BTU/(jam ft F).
Hitunglah suhu minyak, tF, waktu keluar dari alat pertukaran
panas itu, jika kecepatan alirannya 800, 4000 dan 20.000
lb/jam.
Sifat-sifat minyak dianggap konstan terhadap suhu dan nilainya sbb:
k = 0,08 BTU/(jam ft F) ; Cp = 0,5 BTU/(lbF) dan = 10 c.p.
Koefisien pengembunan uap air diluar pipa kecil, ho =1500 BTU/(jam ft2
F).
SOAL-SOAL PERPINDAHAN PANAS SECARA KONVEKSI PAKSAAN

8-1 Suhu air yang masuk ke dalam alat perukaran panas 160F dan waktu
meninggalkan alat itu 100F. Zat cair yang akan dipanaskan masuk dengan
suhu 50F dan keluar 90F.
Hitunglah ttom, jika :
a) Aliran paralel
b) Aliran berlawanan arah
c) Dipakai alat pertukaran panas 1 - 4
d) Dipakai alat pertukaran panas 3 6

8-2 Sebuah alat pertukaran panas yang didalamnya berisi 86 pipa baja yang
panjangnya 8 ft, dipakai untuk mengembunkan uap air. Uap air yang
mengembun diluar pipa dan air pendingin mengalir didalam pipa secara
satu jalan pipa (pass). Kecepatan aliran air pendingin 600.000 lb/jam dan
suhunya 70F. Uap air mengembun pada tekanan 1 atm.
Taksirlah kapasitas alat pengembun ini, dinyatakan dalam lb uap air yang
mengembun setiap jam.
Ketentuan-ketentuan :
h air = 1250 ; h kerak pada bagian air =18000; h kerak pada bagian uap air = 1800
BTU/(jam ft F.
Diameter dalam pipa = 0,902 in. ;diameter luar pipa 1 in ; h uap = 1750 BTU/(jam
ft2 F).

8-3 Air dengan kecepatan 200.000 lb/jam akan dipanaskan dari 230F samapi
350F di dalam alat pertukaran panas. Gas panas yang berfungsi sebagai
pemanas turun suhunya dari 700F menjadi 300F. Luas permukaan
perpindahan panas 2000 ft2.
Hitunglah koefisien perpindahan panas total, U , jika aliran air
a) Paralel
b) Berlawanan arah dengan zat pemanas.

8-4 Suatu alat pertukaran panas dipakai untuk memanaskan zat alir yang
mengalir dengan kecepatan w lb/jam dari suhu 70F sampai 150F.
sebagai pemanas dipakai uap air jenuh yang mengembun diluar pipa pada
tekanan 1 atm. Alat pertukaran panas itu terdiri pipa paralel, yang masing-
masing mempunyai diameter dalam D ft dan panjang L ft.
Hitunglah diameter dalam pipa (dinyatakan dalam D ft), kalau
sekiranya dipakai pipa dengan panjang 0,5 L ft dan jumlah
pipa 2 n, sedangkan keadaan lainnya tetap seperti diatas.
Pada keadaan itu aliran tetap turbulent. Tahanan dinding dan
embunan dapat diabaikan. (U =hi).
PERPINDAHAN PANAS SECARA KONVEKSI PAKSAAN UNTUK
ALIRAN-ZAT ALIR TEGAK LURUS SUATU BENDA

9-1 Hitunglah koefisien perpindahan panas h m , untuk udara yang mengalir


tegak lurus pada pipapipa yang disusun sejajar. Tiap pipa merupakan
pipa baja dengan diameter luar 2. Tiap deretan terdiri atas 5 pipa. Jumlah
deretan 5 (5 rowe deep). Jarak antar pusat pipa yang satu dengan yang lain
pada arah aliran udara 4. Jarak antar pusat pipa yang satu dengan pusat
pipa yang lain, searah dengan aliran udara 2.5. Udara masuk alat pemanas
itu pada suhu 70F dan keluar pada suhu 140F. Suhu permukaan luar pipa
250F kecepatan maximum udara 3000 lb/(ft2) (jam).

9-2 Sebuah thermokopel yang berdiameter 0,032 in dipakai untuk mengukur


suhu udara yang mengalir didalam pipa tegak lurus pada thermokopel.
Tekanan udara 1 atm kecepatan udara 100 ft/det. Jika permukaan
thermokopel itu bersifat sebagai besi yang teroksider ( = 0,736), suhunya
1000F, sedang suhu permukaan pipa 700F.
Hitunglah
a) Koefisien perpindahan panas rata-rata antara gas dengan
thermokopel.
Sifat-sifat udara :
k = 0,0319 BTU/(jam) (ft2) (F/ft)
lb
= 0,089 (ft)(jam)

b) Hitunglah panas yang hilang dari thrmokopel secara radiasi


(panjang thermokopel) 6 inch).

9-3 Udara yang tekanannya 1 atm mengalir dengan kecepatan 100.000 ft3/jam
melalui sebuah terowongan yang diameternya 10 in. dua buah pipa
diletakkan tegak lurus pada arah aliran udara, sehingga kedua pipa itu
tidak saling mengganggu. Ke dalam pipa itu dialirkan uap air yang
suhunya 212F dan tekananya 1 atm. Suhu udara 500F.
Hitunglah h antara udara dan pipa, kika diketahui diameter pipa
pertama 2 in dan yang kedua 0,5 in. Suhu pipa dianggap 212F.

9-4 Sebuah silinder yang berdiameter 1 in. diletakkan tegak lurus dengan
aliran udara didaam suatu terowongan udara. Suhu udara 100F dan suhu
permukaan silinder 300F.
Hitunglah koefisien perpindahan panas konveksi antara udara dan
silinder itu, jika diketahui kecepatan aliran udara 8000 lb/(jam ft2).

9-5 Hitunglah koefisien perpindahan panas air yang mengalir tegak lurus pada
deretan pipa yang disusun secara zig-zag, jika diketahui kecepatan aliran
air minimum 8000 ft/jam, diameter luar pipa 2 in. dan suhu tf =118F.

9-6 Udara yang tekananya 1 atm mengalir melalui daratan pipa yang
jumlahnya 8 buah. Kecepatan minimun udara 500 lb/jam. Suhu permukaan
pipa 150F. Udara masuk dengan suhu 60F dan keluar dengan suhu
100F.
Hitunglah koefisien perpindahan panas udara, jika :
a) Pipa disusun satu garis.
b) Pipa disusun zig-zag.

9-7 Hitunglah koefisien perpindahan panas pengembunan uap air pada suhu
242F, kalau diketahui suhu permukaan luar pipa 238F pada keadaan sbb
L = 10 ft; Do = 3 in
a) Pipa itu letaknya tegak lurus.
b) Pipa itu letaknya datar. Uap mengembun diluar pipa.
9-8 Udara yang suhunya 900F mengalilr melalui sebuah pipa. Suhu
permukaan dalam pipa 600F. Pada itu dipasang thermokopel yang
letaknya tegak lurus pada arah aliran udara. Diameter thermokopel 0,5 in.
Kecepatan aliran udara 5760 lb/(jam ft2).
Taksirlah suhu yang ditujukkan oleh thermokopel, kalau diketahui :
Sifat-sifat udara : Cp = 0,255 BTU/(lb F) ; k = 0,030 ;
= 0,08 lb/(jam ft) . thermokopel = 0,8

9-9 Udara mengalir melalui sebuah saluran dengan diameter 1 ft. Pada saluran
itu dipasang dua buah thermokopel tegak lurus pada arah aliran udara
thermokopel I berdiameter 0,5 inch dan thermokopel II 0,1 inch, kecepatan
aliran udara 5000 lb/j. ft2 . Thermokopel I (yang berdiameter ) 0,5 inch
menunjukkan suhu 600F suhu dinding dalam saluran 800F emisifily
thermokopel 0,8.
Sifat-sifat udara :
kf = 0,03 BTU/j. ft F ; Cp = 0,24 BTU/lbF
f = 0,08 lb/jam (ft).
Hitunglah :
a) he antara udara dengan thermokopel
b) he antara thermokopel dengan dinding saluran.
c) Suhu gas sesungguhnya.
d) Suhu yang ditunjukkan oleh thermikopel II.
SOAL-SOAL PENGEMBUNAN UAP MURNI

10-1 Uap air mengembun dalam bentuk lapisan tipis diluar pipa-pipa horisontal
yang disusun dalam satu bidang vertikal, pada tekanan 1 atm. Jumlah pipa
10. diameter tiap pipa 1.6. Zat cair yang dipanskan masuk kedalam pipa
pada suhu 120F dan keluar pada suhu 165F satu (pass).
Hitunglah :
a) h m uap pada pipa pertama h m rt2 untuk semua pipa.
b) q/A pada pipa pertama dan q/A pada tiap pipa yang lain.

10-2 Dalam sebuah alat pertukaran panas horisontal satu pass, air akan
dipanaskan dari suhu 70F menjadi 170F. Sebagai pemanas dipakai uap
air yang mengembun pada tekanan 1 atm. Air mengalir didalam pipa-pipa
horizontal sedang uap air mengembun diluar pipa. Pipa yang dipakai
mempunyai diameter standart 1. Kecepatan pemasukan air 120.000
lb/jam. Jumlah pipa 80. Sifat-sifat air dapat dianggap konstant terhadap
suhu = 61,8 lb/cuft.
= 0,6 c.p., Cp = 1 BTU/(lb) (F) ; k = 0,37 BTU/(jam) (ft2) (ft)
k pipa = 25 BTU/(jam) (ft2) (F/ft) ; Di = 0,902 Do = 1.
Hitunglah :
a) Banyaknya uap air yang dipelukan (lb/jam)
b) H air dalam pipa.
c) h uap air yang mengembun diluar pipa.
d) U (over all heat transfer coefficient)
e) Panjang pipa yang diperlukan untuk pemanasan tersebut jika
alat masih baru.

10-3 Suatu alat penukar panas dipakai untuk memanasi air dari suhu 70F
menjadi 200F. Air mengalir melalui 10 buah pipa horizontal yang
letaknya paralel dengan kecepatan rata-rata 4 ft/det. Pipa mempunyai Do =
1,5 in dan Di = 1,25 in. Sebagai pemanas dipakai uap air yang mengembun
pada permukaan pipa pada suhu 300F. Koefisien perpindahan panas
embunan diluar pipa boleh dianggap 1000 BTU/(jam) (ft2) (F).
Hitunglah ;
a) Koefisien p.p dari air yang mengalir didalam pipa (h i).
b) Koefisien perpindahan panas total ( = U) jika tahanan dari
dinding pipa boleh diabaikan.
c) Panjang pipa yang diperlukan (ft).
Catatan :
Sifat-sifat dari air boleh dianggap sebagai berikut :
U= 0,52 c.p ; = 62 lb/cuft ;
Cp = 1 BTU/(lb) (F) k = 0,375 BTU/(jam) (ft) (F).

10-4 Suatu alat pengembun uap horizontal (1 2 Heat Exchange) terdiri atas 32
pipa tembaga dengan Di = 0,125 inch. Do = 0,187 inch dan panjangnya15
ft. Uap air mengembun diluar pipa pada tekanan 14,7 psia. Air masuk
kedalam pipa-pipa dengan kecepatan massa 26.000 lb/jam pada suhu 45F
dan keluar pada suhu 175F.
Hitunglah
a) Banyaknya uap yang mengembun per jam.
b) U dari data-data diatas.
c) h air yang mengalir didalam pipa.
d) h uap yang mengembun diluar pipa.
Catatan : Pipa yang dipakai masih baru (tidak ada deposit)
Sifat-sifat dari air :
BTU
Cp = 1 ktembaga = 220 dan kair = 0,37 (jam)(ft)(F)

Kekentalan air = 0,65 c.p

10-5 Sebuah alat pertukaran panas dengan aliran berlawanan dipakai untuk
memanasi air yang mengalir dalam pipa horizontal dari suhu 70F sampai
130F. Sebagai pemanas dipakai uap air yang mengembun diluar pipa
pada suhu 250F. Pipa yang dipakai dengan diameter dalam 0,9 dan
diameter luar 1. Air masuk kedalam tiap pipa dengan kecepatan 2 ft/det.
Daya hantar panas dari dinding pipa 64 BTU/(jam) (ft2) (ft).
Hitunglah :
a) Koefisien perpindahan panas dari air dalam pipa.
b) Koefisien perpindahan panas embunan diluar pipa (dengan
anggapan aliran embunan laminer).
c) Pada pipa yang diperlukan pada waktu alat masih baru.

10-6 Air dipanaskan didalam sebuah alat pertukaran panas datar, yang berisi100
buah pipa satu pass. Air yang masuk suhunya 125F. Sebagai zat pemanas
dipergunakan uap air yang mengembun diluar pipa, sehingga suhu
permukaan dalam pipa seragam 180F. Kecepatan aliran air 8000 lb/jam.
Panjang setiap pipa 12 ft dan diameter dalamnya, Di = 0,5 inch.
Hiitunglah
a) Koefisien perpindahan panas air dalam pipa.
b) Suhu air waktu keluar dari alat pertukaran panas.
c) Jumlah pipa yang diperlukan untuk memperoleh keadaan
seperti diatas (a dan b) , jika diameter pipa yang dipakai1 inch
dan panjang 24 ft.
Sifat-sifat air sebagai berikut : Cp = 1 BTU/ (lbF) ; k = 0,37 BTU/(jam ftF.
= 0,5...........

10-7 Sebuah alat pemanas air yang tegak direncanakan untuk memanaskan air
sebanyak 5000 galon/ jam. Setiap pass terdiri atas 30 pipa, yang
berdiameter dalam 0,62 in dan berdiameter luar 0,75 in. Sebagai pemanas
dipakai uap air jenuh yang tekanan 30 psia dan mengembun di luar pipa.
Air masuk kedalam alat pemanas pada suhu 60F dan keluar pada suhu
140F . Diinginkan alat itu mempunyai RD = 0,003
Hitunglah :
a) Jumlah uap air yang diperlukan setiap jam.
b) h uap yang mengembun diluar pipa.
c) h air yang mengalir dalam pipa , jika dipakai HE 1-2 dan HE
1-4.
d) Panjang pipa yang diperlukan bila dipakai HE 1-2 dan HE 1-4
Sifat-sifat air pada 100F
Rapat = 8,33 lb/gal = 1 g/cc ; kekentalan = 1,7 lb/jam ft
Cp = 1 BTU /(lbF) ; k = 0,36 BTU/(jam ft F).

10-8 Uap metil khlorid murni mengembun diluar sebuah pipa besi datar yang
berdiameter nominalnya 1,25 in (D0 = 1,66) . Suhu Permukaan pipa
seragam 70F.
Hitunglah koefisien pengembun uap metil khlorid pada suhu 80F dan
tekanan 85,3 psia. Sifat-sifat metil khlorid rapat 57 lb/ft3
= 161,9 BTU/lb.

10-9 Sama dengan soal nomor 10 8, tetapi letak pipa tegak.

10-10 Uap air jenuh yang suhunya 152F dan kecepatannya 20 lb/jam akan
diembunkan dalam sebuah pipa datar yang diameter luarnya 1 in dan suhu
permukaan luarnya 148F.
Hitunglah panjang pipa yang diperlukan.

10-11 Sama dengan soal nomor 10 - 10, tetapi letak pipa tegak.

10-12 Uap etil alkohol yang tekanannya 2 psig akan diembunkan dalam alat
pertukaran panas HE 1 - 2 datar yang pipa-pipanya berukuran 14 BWG
dengan D0 = 1 in, Di = 0,834 in dan panjangnya 16 ft. Pipa itu disusun
triangular pitch dengan PT = 1,25 in. Air yang dipakai sebagai pendingin
naik suhunya dari 85F menjadi 120F. Nilai RD = 0,03.
Hitunglah ukuran alat pengembun yang diperlukan, Kalau
kecepatan uap etil alkohol 62.000 lb/jam.

10-13 Sama dengan soal No. 10-12, tetapi dipakai H.E.1 2 tegak.

10-14 Uap air yang suhunya 142F mengembun diluar pipa yang suhu
permukaannya 138F. Diameter pipa 3 in panjang 5 ft dan letaknya datar.
Hitunglah koefisien pengembunan uap itu, jika diketahui panas pengembunan
1014 BTU/lb dan = (k .............)1/3 = 4040.
Sifat-sifat embunan = 1,14 lb/(jam ft) : k = 0,38. BTU/(jam ft F)

10-15 Sama dengan soal nomor 10-14, tetapi letak pipa tegak.

10-16 Sama dengan soal nomor 10-14, tetapi uap mengembun didalam pipa
datar.

10-17 Sebuah alat pengembunan datar akan dipakai untuk mengembunkan uap
etanol dengan kecepatan 60.000 lb/jam.
Pengembunan terjadi pada suhu 135F dan tekanan 275 psig. Air yang
dipakai sebagai pendingin naik suhunya dari 80F sampai 110F untuk
keperluan itu dipakai sebuah pengembun datar HE 1-2 yang berisi pipa-
pipa dengan Do = 1 in . 14 BWG dan panjangnya 16 ft.
Pipa disusun square pitch dengan PT =
Hitunglah ukuran alat pengembun ukuran alat pengembun yang diperlukan
(yaitu jumlah dan panjang pipa)
10-18 Sama dengan soal nomor 10 -17, tetapi dipakai sebuah alat pengembunan
tegak ( H.E 1 - 2)
10-19 Sebuah alat pendingin akan dipakai akan dipakai untuk mendinginkan
larutan HCL 32 dari suhu 176F sampai ke 86F. Kecepatan aliran larutan
HCL 4025 lb/jam. Air pendingin naik suhunya dari 77F sampai ke
110F. Untuk keperluan itu dipakai H.E 2-4, dengan diameter shell 23,25
in yang berisi 308 pipa 12 BWG dengan Do = 0,75 in Di = 0,532 in dan
luas penampang dalam pipa 0,2223 in2.
Pipa-pipa disusun square pitch dengan PT = 1 in
Hitunglah hi, hio, ho, UDo dan RD
Sifat larutan HCL pada suhu rata-rata 131F ; U = 3,146 lb/ (jam ft)
Cp = 0,73 Batu / (lb F) ; k = 0,34 BTU / (jam ft F).
Sifat air pada suhu rata-rata 93,5 F : U = 1,91 lb (jam ft) ; Cp = 1 BTU/ (lb F).
PROSES BATCH UNSTEADY STATE

12-1 Cairan toluen sebanyak 6000 galon akan didinginkan dari suhu 300F
menjadi 200F, didalam sebuah tangki yang tinggi. Sebagai pendingin
dipakai zat cair yang mudah menguap suhu 100F. Kecepatan sirkulasi
toluen 30.000 lb toluen per jam.
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pendinginan, jika diketahui U =
75BTU/(jam) (ft2) (F) dan A = 100 ft2.
toluen = 8,53 lb/galon dan Cp toluen = 0,547 BTU/(lb) (F).

12-2 Cairan toluen sebanyak 6000 galon akan didinginkan dari suhu 300F
menjadi 200F didalam sebuah tangki berpengaduk. Sebagai pendingin
dipakai air yang mengalir dalam yacket tangki itu. Air masuk pada suhu
80F dan keluar pada suhu 120F. Luas ke permukaan untuk perpindahan
panas 100 ft2. Koefisien perpindahan panas total U = 76 BTU/(jam) (ft2)
(F).
a) Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pendinginan ini jika
kecepatan aliran air 10.000 lb/jam.
Diketahui :
= 8,53 lb/galon
Cp = 0,547 BTU/lb F
air = 1 g/cc
Cp air = 1 BTU/lb F
b) Idem a tetapi sebagai pendingin dipakai alat pertukaran panas
diluar tangki dengan aliran berlangsung. Pompa toluen yang
dipakai dapat mensirkulasikan 30.000 lb/toluen per jam.

12-3 Zat organik sebanyak 4000 galon akan didinginkan didalam sebuah tangki
berpengaduk dari suhu 300F samapi 100F. Luas permukaan
perpindahan panas yang tersedia 300 ft2 dan U = 100 BTU/(jam ft2 F)
Hitunglah waktu yang diperlukan untuk pendinginan ini, jika dipakai :
a) Pipa kumparan (coil) yang dimasukkan kedalam tangki, dan
keluar dengan suhu 120F.
b) Sebuah alat pertukaran panas diluar tangki dengan aliran
berlawanan arah. Tangki itu diperlengkapi dengan pompa yang
berkapasitas 25000 lb/jam.
c) Sama dengan pertanyaan b), tetapi tangki tidak diaduk.
Sifat-sifat zat organik : rapat 0,87 g/cc ; Cp = 0,55 BTU/(lb F) . 1 g/cc = 8,33
lb/gal

12-4 Enam ribu galon anilin akan didinginkan dari 300F menjadi 150F
dengan menggunakan air yang naik suhunya dari 85F sampai 120F.
Tangki itu dihubungkan dengan alat pertukaran panas dengan Uo = 40
BTU/(jam ft2 F) yang ada diluar tangki. Antara tangki dan alat pertukaran
panas dipasang pompa dengan kapasitas 30.000 lb/jam. Diinginkan supaya
pendinginan dapat berlangsung selama 2 jam.
Hitunglah :
a) Luas permukaan perpindahan panas yang diperlukan, jika
dipakai aliran berlawanan arah dan tangki berpengaduk.
b) Luas perpindahan panas yang dibutuhkan, kalau tangki tidak
diaduk dan dipakai H.E 1-2.
Nilai U dan A dianggap sama dengan yang diatas.

12-5 Zat cair dipanskan dalam suatu tangki yang diberi pengaduk dari suhu
200F menjadi 250F. Sebagai pemanas dipakai uap air lewat panas yang
mengalir didalam pipa spiral (coil) pada suhu 600F dan tekanan 250
psia. Uap air keluar dari pipa spiral pada suhu 500F (lebih tinggi dari
pada suhu jenuh). Diameter nomial pipa spiral yang dipakai 1 (Di =
1,049 dan Do = 1,315) sedang diameter coil 2 ft. Zat cair masuk kedalam
tangki dengan kecepatan 1500 lb/jam.
(Cp zat cair = 1,2 btu/(lb) (F).
Sifat-sifat fisis uap air :
Cp = 0,535 BTU/(lb) (F) ; = 0,063 lb/(jam) (ft)
k = 0,0248 BTU/(jam) (F) (ft) ; = 0,412 lb/cuft, sedang
k pipa besi = 25 BTU/(jam) (ft) (F)
Kecepatan aliran uap air 10000 ft/menit.
Hitunglah
a) Koefisien perpindahan panas uap air dalam pipa yang
berbentuk coil.
b) Koefisien perpindahan panas total (Uco)
c) Panjang pipa yang diperlukan untuk coil

12-6 Toluen cair sebanyak 500 galon akan didinginkan dari suhu 300F sampai
ke 100F didalam sebuah tangki berpengaduk. Air pendingin suhunya
60F pada waktu akan masuk kedalam selubung pendingin. Kecepatan
aliran air 1000 lb/jam. Luas permukaan untuk perpindahan panas 50 ft2
Uo = 50 BTU/(jam ft2 F).
Hitunglah :
a) Waktu yang diperlukan untuk pendinginan itu.
b) Sama dengan a) tetapi air pendingin mengalir didalam
kumparan.
c) Sama dengan a) tetapi pendinginan dilakukan.

Anda mungkin juga menyukai