Anda di halaman 1dari 4

11

1. Profesionalisme Keperawatan

Pelayanan keperawatan merupakan pelayanan profesional,

sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang mempunyai daya ungkit

besar terhadap pembangunan bidang kesehatan. Kualitas pelayanan

kesehatan ditentukan salah satunya dari kualitas pelayanan

keperawatan yang diberikan oleh perawat yang berkualitas. Praktik

profesional perawat merupakan ciri utama profesi yang diharapakan

tetap dipelihara, dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya guna

mempertahankan standar praktik profesional yang tinggi.

Persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI) dalam rumusan

kerangka kerja kompetensi bagi perawat Indonesia telah menetapkan

pengembangan profesional sebagai ranah ketiga, sesuai dengan standar

kompetensi global yang ditetapkan oleh International Council of Nurses

(ICN). Dalam ranah tersebut, salah satu elemen kompetensi yang

harus dimiliki perawat adalah melakukan pengembangan

keprofesionalberkelanjutan.

Menurut (Fadhillah, 2015) Undanng-Undang No. 38 tahun

2014 tentang keperawatan merupakan instrument pengembangan

profesionalisme perawat:

1. Mengatur jenis perawat, menetapkan kejelasan kualifikasi

perawat dan memudahkan dalam perencanaan dan

pengembangan sistem keperawatan


22

2. Pengaturan penyelenggaraan pendidikan tinggi perawat

a. Harus adanya wahana pendidikan keperawatan dan

berkoordinasi dengan organisasi profesi (PPNI)

mensinkronkan pelayanan pendidikan

b. Memperkuat fungsi fasilitas pelayanan kesehatan (RS)

sebagai penyelenggaraan pendidikan ners: Dosen dan SNPK,

dll.

3. Mengatur sistem kredensialing (registrasi dan lisensi) sebagai

karakteristik perawat sebagai profesi

4. Pengaturan tugas dan wewenang menegaskan kemandirian dan

kolaborasi dengan tenaga medis dan sesame perawat

5. Pengaturan lembaga 2 (Konsil, Organisasi profesi/Kolegium)

memperkuat penerapan aspek 2 keprofesian (Kode etik, standar,

pendisplinan)

Berdasarkan UU No. 38 tahun 2014 tentang keperawatan, pasal 53.

Pengembangan praktik keperawatan dilakukan melalui pendidikan

formal dan pendidikan nonformal atau pendidikan berkelanjutan.

Pengembangan praktik keperawatan bertujuan untuk

mempertahankan atau meningkatkan keprofesionalan perawat dalam

memenuhi kebutuhan pelayanan, pemilik, atau pengelola fasilitas


33

pelayanan kesehatan harus memfasilitasi perawat untuk mengikuti

pendidikan berkelanjutan. Pendidikan nonformal atau pendidikan


44

berkelanjutan ditempuh dengan menyelesaikan pendidikan keperawatan yang

dapat diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, organisasi profesi

perawat, atau lembaga lain yang terakreditasi sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan, yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan pada standar

pelayanan, standar profesi, dan standar prosedur operasional yang dibina oleh

kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan

dan berkoordinasi dengan kementerian yang menyelenggarakan urusan

pemerintah di bidang kesehatan.

UU No. 38 tahun 2014 tentang keperawatan, pasal 55, pasal 56, dan pasal 57.

Pembinaan dan pengawasan praktik keperawatan dilakukan oleh pemerintah,

pemerintah daerah, konsil keperawatan, dan organisasi profesi sesuai dengan

fungsi masing-masing yang diarahkan untuk meningkatkan mutu pelayanan

keperawatan, melindungi masyarakat atas tindakan perawat yang tidak sesuai

dengan standar, dan memberikan kepastian hukum bagi perawat dan masyarakat.

Berdasarkan UU No. 38 tahun 2014 tentang keperawatan pasal 44. Kolegium keperawatan
merupakan badan otonom di dalam organisasi profesi perawat yang bertanggung jawab
kepada organisasi profesi perawat. Berfungsi mengembangkan cabang disiplin ilmu
keperawatan dan standar pendidikan tinggi bagi perawat profesi. Dalam pasal 41 UU No. 38
tahun 2014 tentang keperawatan. Organisasi profesi perawat dibentuk sebagai satu wadah
yang menghimpun perawat secara nasional dan berbadan hukum. Dimana bertujuan,
meningkatkan dan/atau mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, martabat, dan
etika profesi perawat, mempersatukan dan memberdayakan perawat dalam rangka men