Anda di halaman 1dari 3

HEPATITIS A

No.dokumen :
No.Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 01 Juni 2016
Halaman : 1/2

Kabupaten
Sukabumi Asep Gumelar, SKM, M.Si
NIP : 19670424 198803 1 005

Pengertian No. ICPC II : D72 Viral Hepatitis


No. ICD X : B15 Acute Hepatitis A
Tingkat Kemampuan 4A
- Hepatitis A adalah infeksi akut di liver yang disebabkan oleh hepatitis A
virus (HAV). Sebuah virus RNA yang disebarkan melalui rute fekal oral.
Tujuan Penatalaksanaan kasus Hepatitis A sesuai standar terapi
Kebijakan Penerapan standar terapi di Puskesmas
Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.02.02/MENKES/514/2015 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
Prosedur / Langkah- 1. Anamnesis
langkah
a. Apakah terdapat keluhan demam ?
b. Apakah terdapat keluhan kuning pada mata ?
c. Apakah terdapat penurunan nafsu makan, mual dan muntah ?
d. Apakah terdapat keluhan lemah, letih dan lesu ?
e. Apakah terdapat keluhan nyeri otot dan sendi ?
f. Apakah terdapat keluhan BAK seperti teh ?
g. Apakah terdapat keluhan tinja seperti dempul ?

2. Faktor Risiko
a. Sering mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak terjaga
sanitasinya
b. Menggunakan alat makan dan minum sari penderita hepatitis

3. Pemeriksaan Fisik
a. Febris
b. Sclera ikterik
c. Hepatomegali
d. Warna urin seperti teh

4. Pemeriksaan Penunjang
a. Tes laboratorium urin (bilirubin dalam urin)
b. Pemeriksaan darah : peningkatan kadar bilirubin dalam darah, kadar
SGOT dan SGPT 2x normal tertinggi
c. IgM anti HAV

5. Penatalaksanaan
a. Asupan kalori dan cairan yang adekuat
b. Tirah baring
c. Pengobatan simptomatik
- Demam : Ibuprofen 2 x 400 mg/hari
- Mual : antiemetik seperti metoklopramid 3 x 10 mg/hari atau
Domperidon 3 x 10 mg/hari
- Perut perih dan kembung : H2 bloker (cimetidin 3 x 200 mg/hari
atau Ranitidine 2 x 150 mg/hari) atau PPI (omeprazole 1 x 20
mg/hari)

6. Rencana Tindak Lanjut


Kontrol secara berkala untuk menilai hasil pengobatan

7. Konseling dan Edukasi


a. Sanitasi dan hygiene mampu mencegah penularan virus
b. Vaksinasi hepatitis A diberikan kepada orang yeng berisiko tinggi
terinfeksi
c. Keluarga ikut menjaga asupan kalori dan cairan yang adekuat, dan
membatasi aktivitas fisik pasien selama fase akut

8. Kriteria Rujukan
a. Penegakan diagnosis dengan pemeriksaan laboratorium
b. Penderita Hep A dengan keluhan ikterik yang menetap disertai keluhan
lain
c. Penderita Hep A dengan penurunan kesadaran dengan kemungkinan
kearah ensefalopati hepatik

9. Prognosis
Umumnya bonam

Diagram Alur

Unit Terkait