Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PULUNG
Jl. Dr. Soetomo No. 33 Pulung Kab. Ponorogo Telp. ( 0352 ) 571 118

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (KAK)


PENYIMPANAN DAN PENDISTRIBUSIAN BARANG GIZI
PUSKESMAS PONOROGO SELATAN TAHUN 2015

A. Pendahuluan
Tujuan pembangunan kesehatan sesuai UU kesehatan No. 36 Tahun
2009 tentang kesehatan, adalah untuk meningkatkan pengetahuan,
kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi seluruh
masyarakat Indonesia sehingga memungkinkan hidup produktif secara
sosial dan ekonomi. Berdasarkan hal tersebut di atas, menunjukkan bahwa
pembangunan di sektor sektor kesehatan perlu terus dilakukan termasuk
bidang perbaikan dan peningkatan status gizi. Salah satu program gizi yang
saat ini masih terus dilakukan adalah pemberian vitamin A pada bayi dan
balita
Hasil kajian berbagai studi menyatakan bahwa Vitamin A merupakan
zat gizi yang essensial bagi manusia, karena zat gizi ini sangat penting dan
konsumsi makanan kita cenderung belum mencukupi dan masih rendah
sehingga harus dipenuhi dari luar. Pada anak balita akibat KVA akan
meningkatkan kesakitan dan kematian, mudah terkena penyakit infeksi
seperti diare, radang paru-paru, pneumonia dan akhirnya kematian. Akibat
lain yang berdampak sangat serius dari KVA adalah buta senja dan
manifestasi lain dari xeropthalmia termasuk kerusakan kornea
(keratomalasia) dan kebutaan.
Vitamin A bermanfaat untuk menurunkan angka kematian dan
angka kesakitan, karena vitamin A dapat meningkatkan daya tahan tubuh
terhadap penyakit infeksi seperti campak, diare dan ISPA. Vitamin A juga
bermanfaat untuk kesehatan mata dan membantu proses pertumbuhan.
Oleh karena itu Vitamin A sangat penting untuk kesehatan dan
kelangsungan hidup.

B. Latar Belakang
Berdasarkan data ...... di Indonesia kebutaan karena kekurangan
vitamin A mencapai ....%. Beberapa daerah lain seperti propinsi Jawa Timur
masih tinggi. Berdasarkan hal tersebut, menunjukkan kepada kita bahwa
kebutaan karena kekurangan vitamin A masih mengancam masyarakat kita
termasuk daerah seperti Kabupaten Ponorogo. Walapun pemberian vitamin
A di Kabupaten Ponorogo sudah mencapai angka 95% namun hal ini masih
dianggap masalah karena belum mencapai target 100%. Selain itu itu
apabila pemberian vitamin A ini misalnya dihentikan, maka sudah dapat
dipastikan akan terjadi masalah di kemudian hari misalnya dapat terjadi
Outbreak kebutaan karena kekurangan vitamin A.

C. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus


1. Tujuan Umum
Untuk mencegah kebutaan akibat kekurangan vitamin A di Kabupaten
Ponorogo khususnya wilayah kerja Puskesmas Pulung.
2. Tujuan Khusus
Untuk memberikan vitamin A kepada Bayi 6-11bulan dan Balita umur
12 -59 bulan di seluruh Posyandu di Wilayah Puskesmas Pulung (43
posyandu) setiap bulan Februari dan Agustus setiap tahun

D. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


1. Kegiatan Pokok : Pemberian Vitamin A kepada sasaran
2. Rincian Kegiatan
a. Vitamin A disuplai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo
melalui seksi Gizi.
b. Puskesmas melalui Petugas gizi memetakan sasaran yang akan
diberikan.
c. Mengatur jadwal pemberian.
d. Mengatur tenaga yang memberikan vitamin A kepada sasaran.
e. Melakukan pencatatan dan pelaporan tentang jumlah vitamin A yang
diberikan, sasaran yang dicakup dan sebagainya.

E. Cara Melaksanakan Kegiatan


1. Petugas mendatangi rumah sasaran (bayi dan balita) yang belum
mendapat Vitamin A.
2. Sebelum kapsul vitamin A deberikan, terlebih dahulu
dipotong/digunting ujung kapsul atau bisa langsung ditelan oleh
sasaran.
3. Petugas memasukkan kapsul kemulut bayi dengan memencet kapsul
dan memastikan seluruh isi kapsul masuk ke mulut bayi
4. Petugas mencatat tanggal/ bulan/ tahun pemberian vitamin A di KMS
bayi/buku KIA dan Buku register suplemen gizi
F. Sasaran
Sasaran pemberian vitamin A di wilayah Puskesmas Pulung adalah
........orang. Terdiri dari dari bayi umur 6-11 bulan sebanyak .....org dan 12-
59 bulan sebanyak ....org

G. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan sweeping vitamin A dilaksanakan di bulan Februari dan
Agustus. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Sweeping Vitamin A terlampir.

H. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


1. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan
Evaluasi kegiatan diakukan terhadap hal hal :
a. Jadwal pelaksanaan
b. Jumlah sasaran
c. Keterlibatan lintas sektor
d. Keterlibatan Pemerintah Desa
e. dll
2. Pelaporan Pelaporan dilakukan dengan menggunakan format yang
sudah tersedia

I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan


1. Pencatatan dan Pelaporan
Pencatatan dilakukan selama kegiatan berlangsung meliputi :
a. jumlah kapsul vitamin A yang terpakai,
b. jumlah sasaran yg datang,
c. jumlah kader yang membantu dsb.
Pelaporan dibuat berdasarkan hasil evaluasi dan disampaikan ke Dinas
Kesehatan Kab. Ponorogo bersama dengan laporan bulanan gizi.
2. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan
Evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan kegiatan di semua
Posyandu dan hasilnya diberikan atau disampaikan ke Dinas Kesehatan
Kabupaten Ponorogo melalui bidang Kesga.
JADWAL PELAKSANAAN
SWEEPING DISTRIBUSI VITAMIN A
PUSKESMAS PULUNG TAHUN 2015

Bulan Februari : Tanggal 04- Februari 2015

No Hari/Tanggal Desa Pelaksana Keterangan

1 BANARAN

2 BEDRUG

3 BEKIRING

4 KR. PATIHAN

5 PATIK

6 PULUNG

7 P. MERDIKO

8 SINGGAHAN

9 SIDOHARJO

10 TEGALREJO

11 WAGIR KIDUL