Anda di halaman 1dari 1

Nama : Desti Ridatul A.

Kelas : VIII F
No. Absen : 12
Mapel : Bahasa Indonesia

STRUKTUR TEKS BIOGRAFI


KH Hasyim Ashari

Struktur Teks
Orientasi KH Hasyim Ashari dilahirkan pada tanggal 10 April 1875 atau
menurut penanggalan arab pada tanggal 24 Dzulqaidah 1287H di Desa
Gedang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur dan
beliau kemudian tutup usia pada tanggal 25 Juli 1947 yang kemudian
dikebumikan di Tebu Ireng, Jombang, KH Hasyim Asy'ari merupakan
pendiri Nahdlatul Ulama yaitu sebuah organisasi massa Islam yang
terbesar di Indonesia. KH Hasyim Asyari merupakan putra dari
pasangan Kyai Asyari dan Halimah, Ayahnya Kyai Ashari merupakan
seorang pemimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan
Jombang. KH Hasyim Ashari merupakan anak ketiga dari 11
bersaudara.
Peristiwa dan Semenjak kecil hingga berusia empat belas tahun, KH Hasyim
Masalah Asy'ari mendapat pendidikan langsung dari ayah dan kakeknya, Kyai
Asyari dan Kyai Utsman. Hasratnya yang besar untuk menuntut ilmu
mendorongnya belajar lebih giat dan rajin. Hasilnya, ia diberi
kesempatan oleh ayahnya untuk membantu mengajar di pesantren
karena kepandaian yang dimilikinya.
Di tahun 1892, KH Hasyim Asy'ari menunaikan ibadah haji dan
menimba ilmu di Mekah. Di sana ia berguru pada Syeh Ahmad Khatib
dan Syekh Mahfudh at-Tarmisi, gurunya di bidang hadis. Dalam
perjalanan pulang ke tanah air, ia singgah di Johor, Malaysia dan
mengajar di sana.
Pulang ke Indonesia tahun 1899, Kiai Hasyim Asy'ari
mendirikan pesantren di Tebuireng yang kelak menjadi pesantren
terbesar dan terpenting di Jawa pada abad 20.
Tanggal 31 Januari 1926, bersama dengan tokoh-tokoh Islam
tradisional lainnya, Kiai Hasyim Asyari mendirikan Nahdlatul Ulama,
yang berarti kebangkitan ulama. Organisasi ini pun berkembang dan
banyak anggotanya.
Pengaruh Kyai Hasyim Asy'ari pun semakin besar dengan
mendirikan organisasi NU, bersama teman-temannya. Itu dibuktikan
dengan dukungan dari ulama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan,
para ulama di berbagai daerah sangat menyegani kewibawaan Kyai
Hasyim. Kini, NU pun berkembang makin pesat.

Reorientasi Pengaruh Kyai Hasyim Asy'ari pun semakin besar dengan


mendirikan organisasi NU, bersama teman-temannya. Kini, NU pun
berkembang makin pesat. Ia meninggal dunia pada tanggal 25 Juli
1947 karena pendarahan otak dan dimakamkan di Tebuireng.