Anda di halaman 1dari 8

TUGAS MAKALAH KIMIA

PROSES PEMBUATAN ASAM NITRAT


DAFTAR ISI

DAFTAR ISI........................................................................................... i

BAB I PENDAHULUAN

a) Latar belakang.......................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN

a) Informasi Bahan Singkat.......................................................................... 4

b) Sejarah Perkembangan Industri Asam Nitrat............................................ 4

c) Proses Pembuatan Asam Nitrat ............................................................... 5

d) Manfaat Asam Nitrat......7

BAB III PENUTUP

a) Kesimpulan.............................................................................................8

b) Saran........................................................................................................8
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Asam Nitrat merupakan bahan kimia dasar yang banyak di pakai dalam industri :
Amonium Nitrat, bahan peledak, pembuatan bahan organik sintesis, seperti zat warna, obat-
obatan, cellulosa nitrat dan sebagainya..Senyawa asam nitrat (HNO3) adalah sejenis cairan
korosif yang tak berwarna, dan merupakan asam beracun yang dapat menyebabkan luka
bakar. Larutan asam nitrat dengan kandungan asam nitrat lebih dari 86% disebut sebagai
asam nitrat berasap, dan dapat dibagi menjadi dua jenis asam, yaitu asam nitrat berasap
putih dan asam nitrat berasap merah.

Salah satu proses pembuatan asam nitrat yang cukup terkenal adalah dengan proses
Ostwald yang ditemukan oleh Friedrich Ostwald.

Friedrich Wilhelm Ostwald (bahasa Latvia: Vilhelms


Ostvalds) adalah seorang kimiawan Jerman. Ia menerima
penghargaan Nobel untuk Kimia pada tahun 19909 untuk
pekerjaannya di bidang katalisis, ekuililbria kimia dan
kecepatan reaksi. Ostwald, Jacobus Henricus van 't Hoff, dan
Svante Arrhenius biasanya disebut sebagai pendiri kimia fisik
modern. Ostwald biasanya dikreditkan dengan proses Ostwald
(paten 1902), yang digunakan dalam pembuatan asam nitrat, meskipun kimia dasar telah
dipatenkan 64 tahun sebelumnya oleh Kuhlmann. Haber dan Bosch bekerja memperbaiki
proses nitrogen (selesai pada 1911 atau 1913). 1908 (enam tahun setelah paten) sering
disebut penemuan proses Ostwald, perkembangan ini memotivasi dia untuk melakukan
pekerjaan tambahan untuk mengkomersilkan proses dalam kerangka waktu.
BAB II

PEMBAHASAN

A. Informasi Bahan

Asam nitrat adalah larutan NO2 dalam air , yang


dalam perdagangan terdapat berbagai macam
konsentrasi. Banyak digunakan dalam industri pupuk,
produksi berbagai macam bahan kimia, zat warna,
bahan farmasi, serta dipakai dalam reagen
laboratorium. Asam nitrat adalah bahankimia yang
korosif dan merupakan oksidator kuat.

Senyawa kimia asam nitrat (HNO3) adalah sejenis cairan korosif yang tak berwarna, dan
merupakan asam beracun yang dapat menyebabkan luka bakar. Larutan asam nitrat dengan
kandungan asam nitrat lebih dari 86% disebut sebagai asam nitrat berasap, dan dapat dibagi
menjadi dua jenis asam, yaitu asam nitrat berasap putih dan asam nitrat berasap merah.
Asam Nitrat memiliki nama lain yaitu Nitric Acid, Asam Sendawa, Aqua Fortis, Azotic
Acid, Hydrogen Nitrate, Nitryl Hidroxides.

B. Sejarah Perkembangan Industri Asam Nitrat

Pada awalnya pembuatan asam nitrat dilakukan oleh orang-orang Arab pada abad IX
dengan cara distilasi dari campuran cyprus vitriol,salipeter, dan alum dengan menghasilkan
cairan yang kemudian disebut aquafortis. Pada tahun 1798, Milner memaparkan oksidasi
ammonia uap denganmelebihkan mangan dioksida dengan hasil nitrogen oksida dan asam.
Pada tahun 1824, Henry menghasilkan ammonia dari reaksi langsung oksigen dengan
temperatur tinggi. Pada tahun 1784 Cavendish membuat asam dengan cara percikan
elektrik dan kelembaban udara. Pada tahun 1816 Gay-Lussac dan Berthollet menentukan
komposisi asam.
Sampai tahun 1900 asam nitrat diproduksi secara komersil dari potasium nitrat dan
kemudian diproduksi dari sodium nitrat yang direaksikan dengan asam sulfat dan
diproduksi di Chile Amerika Selatan. Selanjutnya proses diganti pada tahun 1903 dengan
operasi di Norway yang merupakan pabrik yang sukses pertama kali dengan produksi asam
nitrat langsung dari
nitrogen dan oksigen dengan electric furnace. Dalam pelaksanaan industri, asam nitrat
digunakan pada pabrik plastik, syntetis fibre, nitroglycerine, TNT, cellulose, nitrat dan
beberapa bahan nitro organik lainnya. Secara umum asam nitrat digunakan dalam industri
pupuk, kenyataannya kurang lebih 65% asam nitrat diproduksi dengan penambahan
ammonia untuk menghasilkan amonium nitrat yang digunakan sebagai pupuk buatan.

C. Proses Pembuatan Asam Nitrat

Secara komersial asam nitrat dibuat dengan cara oksidasi ammonia. Pada proses Ostwald,
ammonia dan udara berlebih dialirkan melaluti katalis platina rhodium pada suhu sekitar
9500 oC. Mula mula digunakan pemanas listrik, tetapi setelah terjadi reaksi, reaksi ini
akan terus berlangsung.

Proses Oksidasi pembuatan Asam Nitrat mengunakan bahan baku Amonia (NH3)

4 NH3 (g) + 5 O2 (g) 4 NO (g) + 6 H2O (g) H o = - 906 kJ mol -1

Setelah itu gas NO didinginkan sampai 1500C kemudian dicampur dengan udara untuk
menghasilkan Nitrogen dioksida

2 NO (g) + O2 (g) 2 NO2 (g) H o = - 113 kJ mol -1

Sisa Nitrogen dioksida dan udara dialirkan ke dasar menara kemudian disemprotkan air
pada suhu kira kira 800C

4 NO2 (g) + O2 (g) + 2 H2O (l) 4 HNO3 (aq)

Larutan yang diperoleh mengandung 70% massa asam nitrat dan merupakan campuran
yang mempunyai titik didih konstan ( 120 oC ). HNO3 yang murni tidak berwarna dan
mendidih pada 86 oC
Proses Ostwald ialah proses kimia untuk pembuatan asam nitrat (HNO3). Wilhelm Ostwald
mengembangkan proses ini, dan mematenkan pada tahun 1902. Proses Ostwald process
merupakan andalan industri kimia modern, dan proses ini menghasilkan bahan baku utama
untuk kebanyakan tipe umum produksi pupuk. Secara historis dan secara praktis, proses
Ostwald berkaitan erat dengan proses Haber, yang menghasilkan bahan baku yang
diperlukan, ammonia (NH3). Ammonia diubah menjadi asam nitrat dalam dua tahapan.
Ammonia dioksidasi (dalam arti dibakar) melalui pemanasan dengan oksigen dengan
adanya katalis seperti platinum dengan 10% rhodium, untuk membentuk oksida nitrat dan
air. Langkah ini sangat eksotermis, sehingga sumber panas berguna sekali untuk dimulai:

4 NH3 (g) + 5 O2 (g) 4 NO (g) + 6 H2O (g) (H = 905.2 kJ)

Tahap dua melibatkan dua reaksi dan dilakukan dalam peralatan absorpsi yang
mengandung air. Oksida nitrat awalnya dioksidasi lagi untuk menghasilkan nitrogen
dioksida: Gas ini kemudian mudah diserap oleh air, menghasilkan produk yang diinginkan
(asam nitrat, meskipun dalam bentuk encer), sekaligus mengurangi sebagian kembali ke
oksida nitrat:

2 NO (g) + O2 (g) 2 NO2 (g) (H = 114 kJ/mol)

3 NO2 (g) + H2O (l) 2 HNO3 (aq) + NO (g) (H = 117 kJ/mol)

NO didaur-ulang, dan asam dipekatkan sampai kekuatan yang diperlukan melalui


penyulingan. Alternatifnya, bila tahap akhir dilakukan dalam udara:

4 NO2 (g) + O2 (g) + 2 H2O (l) 4 HNO3 (aq)

Kondisi khas untuk tahap pertama, yang berkontribusi pada hasil keseluruhan sekitar 98%,
adalah:

Tekanan antara 4 dan 10 atmosfer (sekitar 400-1010 kPa atau 60-145 psig) dan;

Suhu sekitar 500 K (kira-kira 217 oC atau 422,6 oF).\

Sebuah komplikasi yang perlu dipertimbangkan melibatkan reaksi-samping pada langkah


pertama yang mengalihkan oksida nitrat kembali ke N2:

4 NH3 + 6 NO 5 N2 + 6 H2O

Ini adalah sebuah reaksi sekunder yang diminimalisir oleh pengurangan waktu campuran
gas yang berada dalam kontak dengan katalis.
Selain cara oksidasi terdapat juga proses Retort. Pada proses ini dugunakan bahan
dasar Natrium Nitrat dan AsamSulfat

Reaksi : NaNO3 (l) + H2SO4 (l) NaHSO4 (l) + HNO3 (l)

Bahan baku Natrium Nitrat dan Asam Sulfat masuk reaktor tangki berpengaduk. Reaktor di
panaskan secara isotermal pada suhu 150oC selama 10 jam. Konversi pembentukan asam
Nitrat adalah 97%.Selama waktu itu NO2 dan air akan teruapkan. Uap Asam Nitrat di
lewatkan di kondensor parsial, kemudian di pisahkan antara gas dan cairanya dalam
separator. Cairan Asam Nitrat di dinginkan dengan menggunakan Cooler dan selanjutnya di
simpan sebagai hasil Asam Nitrat. Konsentarsi hasil adalah sebesar 90%. Gas yang tidak
terembunkan diserap dengan menggunakan air pada absorber. Hasil bawah menghasilkan
kadar Asam Nitrat 43%.

D. Manfaat Larutan Asam Nitrat (HNO3)

Adapun manfaat Larutan Asam Nitrat (HNO3) diantarnya adalah:

a. Digunakan dalam proses pemurnian Carbon Nanotubes (CNT)

b. Asam nitrat digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk dalam bidang pertanian.

c. Asam nitrat digunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai bahan peledak, yaitu
Trinitrotoluena ( TNT ) dan Dinitrotoluena (DNT).

d. Digunakan dalam proses pemurnian logam. Sebagai contoh platina, emas dan perak.

e. HNO3 digunakan dalam proses desain barang-barang berbahan tembaga, perunggu


dan kuningan

f. Digunakan untuk produksi zat warna, obat obatan, pestisida, detergen, pengawetan
makan, dan nitrasi selulosa

g. Campuran antara asam klorida pekat dan asam nitrat pekat, dengan perbandingan 3:1,
biasa digunakan sebagai pelarut logam mulia, yaitu emas dan platina. Campuran tersebut
biasa disebut dengan Aqua Regia atau air raja

h. HNO3 digunakan pula untuk menghilangkan atau membersihkan peralatan


laboratorium dari kerak kalsium dan magnesium yang menempel di dalamny (Wikipedia,
2015).
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Asam nitrat adalah larutan NO2 dalam air , yang dalam perdagangan terdapat berbagai
macam konsentrasi. Banyak digunakan dalam industri pupuk, produksi berbagai macam
bahan kimia, zat warna, bahan farmasi, serta dipakai dalam reagen laboratorium.

Asam nitrat adalah bahan kimia yang korosif dan merupakan oksidator kuat. Asamnitrat
diproduksi secara komersial melalui proses Oswald. Asam Nitrat memiliki nama lain yaitu
Nitric Acid, Asam Sendawa, Aqua Fortis, Azotic Acid, Hydrogen Nitrate, Nitryl
Hidroxides.

B. Saran

Asam Nitrat adalah satu dari sekian banyak bahan kimia yang sering digunakan dalam
segala bidang, baik sebagai pewarna, pengawet, pupuk, bahan peledak, dan banyak manfaat
serta bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan asam nitrat. Oleh karena itu, kita harus
mengenal bahan kimia tersebut, mulai dari karakteristik bahan, sifat bahaya, cara
penanganan kecelakaan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan asam nitrat. Hal tersebut
dilakukan agar segala macam bahaya dapat diminimalisir dan tidak menimbulkan
kecelakaan yang tidak diinginkan.

Daftar rujukan

http://repository.upnyk.ac.id/1065/1/kumpul_exume%2B_LAMPIRAN.pdf

https://id.wikipedia.org/wiki/Asam_nitrat

https://wawasanilmukimia.wordpress.com/2014/03/07/proses-ostwald-dalam-pembuatan-
asam-nitrat/

http://sainskimia.com/2016/07/27/sifat-pembuatan-dan-kegunaan-asam-nitrat/

http://gembalailmu.blogspot.co.id/2016/04/asam-nitrat.html