Anda di halaman 1dari 6

*Berjam jam menonton tv di rumah Dayat*

Dayat : (Menggonta ganti channel tv dengan telapak tangan di dagu)


Handy : (Sibuk melihat sosial media nya sambil mengambil satu persatu cemilan di dalam
toples).
Hepta : (Dengan toples yang berisi cemilan yang dikepit di pahanya, tetap menatap tv
dengan serius). Bosen yaa?
Nyayu : (Mengambil novel yang ada di bawah meja) Iya, gak ada kegiatan gitu? (Setelah
mendapat novel, dia duduk dengan posisi bersandar di sofa dan membaca novel sampai novel itu
menutupi mukanya)
Handy : (Tiba-tibasedikit berteriak) Kereeennn
Hepta : (menoleh Handy) Apanya keren?
Handy : Aku nemu pengumuman ini nih di Instagram (memperlihatkan sesuatu ke Hepta
yang ada di handphonenya).
Dayat : (Berdiri dan langsung mendekat ke Hepta).
Hepta : Keren nih, ikut yuk! (memakan cemilan sambil memegang handphonenya).
Dayat : Boleh, yuk ikut, liat persyaratannya nih (menunjuk handphoneya Handy)
Nyayu : (menaruh novel di pahanya) Persyaratan apa?
Handy : Ini nih lomba Nyanyi dan Menari untuk anak smp, makin banyak yang ikut lomba ini,
makin banyak pula anak anak yatim dan kurang mampu yang dikasihani
Nyayu : Ohh.. Jadi kayak penggalangan dana ya? Tapi dalam bentuk lomba? (menegakkan
badannya)
Hepta : Iya, hadiahnya kita dapet penghargaan dari presiden dan kita bisa dibuati lagu oleh
Melly goeslaw, plus kita bisa jadi terkenal, kan enak tuh udah dapet penghargaan
daripresiden, punya lagu sendiri, jadi terkenal lagi beee.. (Tangan kiri memegang
handphone Handy dan jari telunjuk sebelah kanannya menunjuk nunjuk
handphonesambilmembayangkan yang diakatakan).
Nyayu : Wihh.. Ikut yuk, kapan lagi ikut lomba sambil penggalangan dana (menutup
novelnya, dan mengambil handphone Handy dari Hepta).
Dayat : Lombanya mulai tanggal 27 Mei, pas banget kita udah selesai UN (duduk di posisi
semula).
Handy : Sep, fix kan ikut lomba ini? (nunjuk handphone nya).
Nyayu : Fix dong.
*Keesokan harinya*
*Di sekolah*
*Di kantin*
Handy : (sambil duduk di bangku kantin sebelah Hepta) Hei, ini aku kasih brosur lomba
nya (meminum es jeruk).
Hepta : Sep, kita kapan nih mau daftar? (melihat lihat brosur sambil minum es jeruk).
Handy : Paling lambat pendaftaran tanggal 20 Mei, ya udah kita daftarnya tanggal 20 mei aja
(menunjuk tulisan di brosur).
Dayat : (Duduk di sebelah kiri Hepta dan sebelah Kanan Nyayu dengan tangan sambil
mengepal di atas meja) Sipp, kita tinggal latihan
Nyayu : (Minum es jeruk dengan serius sambil mengangguk)
Hepta : Ya udah sekarang kita belajar di perpus yuk
Nyayu, Fayed, Dayat : (mengikuti Hepta berjalan ke arah perpus)
Handy : (mengikuti mereka dari belakang dan tanpa sengaja dia meninggalkan brosur itu di
kantin)
*Di tempat lain*
*Di kelas*
Fayed, Aci, dan Tarisa sedang berkumpul di kelas.
Fayed : (Duduk di kursi barisan pertama dengan kursi menghadap barat) Kita gak ada kegiatan lain
nih selain ngumpul di kelas?
Tarisa : (Dudukbersebrangan menghadap Fayed dengan kalem sambil makan makanan
ringan yang dia beli di kantin). Kita sih gini gini aja (sambil makan makanan ringan yang dia
pegang).
Aci : (Duduk di depan Tarisa, dengan muka sok sok polos hanya menganggung tanda
mengiyakan perkataan Tarisa).
Andra : (Lari masuk ke kelas dengan tiba tiba) Hei hei hei, aku dapet ini nih
(Menunjukkan sebuah brosur yang bertuliskan lomba Nyanyi dan Menari untuk
smp yang diikuti juga oleh Dayat dan kawan kawan).
Aci : (Memanjangkan leher nya ke arah Andra) Ikut yukk! (Mengambil makanan dari tangan
Tarisa).
Fayed : (mengambil brosur tersebut) Ayo!
Tarisa : Pendaftarannya kapan?
Andra : Paling lambat tanggal 20 Mei, lombanya tanggal 27 Mei (Mengambil seluruh
makanan Tarisa menggunakan tangannya).
Tarisa : (Mengambil lagi makanannya dari Andra) Kayaknya asik, ikut yuk!
Fayed : AYO!
*Bel masuk berbunyi*
Syamsu, adalah murid baru di sekolah, dia sangat dekat dengan Dayat dan kawan kawan.
Syamsu : (duduk di belakang Nyayu) Eh, bisa ajarin aku soal ini gak? Susah banget nih (berbicara
dengan Nyayu)
Nyayu : Bisa (mengambil buku Syamsu dan mengajarinya)
Dayat : (melihat Nyayu dan Syamsu yang begitu dekat).
Fayed : (melihat Dayat dan seperti memikir sesuatu).
*Pulang sekolah*
Dayat : Hei, ada yang mau pulang nebeng bareng aku? (berdiri di depan meja Nyayu sambil
memegang tas).
Hepta : Aku dong (mengacungkan tangan)
Nyayu : Oh iya, nanti ya jangan lupa jam 2 udah ada di tempat pendaftaran lomba (berdiri dan
mengambil tasnya).
Syamsu : Lomba apa? (merapikan bukunya).
Handy : Lomba Nyanyi dan Menari untuk penggalangan dana (memegang bahu Dayat)
Syamsu : Ohh (muka sedikit sinis).
Dayat : (Melihat mata Syamsu dengan curiga).
Handy : Udah, pulang yuk, aku ikut kamu ya yat (melepaskan tangannya dari bahu Dayat, dan
menyenggol tangan Dayat).
Dayat : (Menatap Handy dengan alis naik)
Handy : Kalian gak ikut? (menunjuk Syamsu dan Nyayu).
Nyayu : Gak deh, aku dijemput (sambil tersenyum).
Handy : Kamu syamsu? (tangan kanan menyender ke bahu Dayat dan tangan kiri menunjuk
Syamsu).
Syamsu : Aku langsung les hari ini, kebetulan tempat les nya deket sini jadi tinggal jalan aja
(menunjuk ke arah barat sambil tersenyum).
Handy : Oh ya udah, kita ke pintu gerbangnya bareng aja yuk
Nyayu : Yuk (berjalan bersama Hepta).
*Di tempat pendaftaran*
Tanpa sengaja, Dayat, Nyayu, Hepta, dan Handy bertemu di tempat pendaftaran lomba
tersebut.
Fayed : (sedang mengantri di tempat pendaftaran 1 tanpa sengaja melihat Dayat, kemudian dia
mencolek colek Handy yang berada di depan nya) Andra, kok ada Dayat? (menunjuk Dayat dari
kejauhan)
Andra : (Kepala mendekat ke Fayed) Iya ya, kok bisa? jangan jangan mereka juga ikut lomba?
Fayed : (menaikkan bahunya).
Setelah mereka mendaftar, Fayed dan kawan kawan berkumpul di rumah Fayed sedangkan
Dayat dan kawan kawan berkumpul di rumah Dayat.
*Di rumah Fayed*
Fayed : (berteriak dari dapur sambil membuka kulkas) Aku sama Andra tadi ketemu Dayat, gak tau
dia ngapain, mungkin ikut lomba juga
Tarisa : (sambil bersandar di kursi ruang tamu) Hah? Serius kamu? (tiba tiba duduk tegak dengan
muka kaget).
Andra : (duduk di karpet sebelah Tarisa) Iya, aku sama Fayed yang liat
Aci : Kita ada saingan nih haha (berjalan ke arah kursi dengan gaya jalan seperti model)
Tarisa : Wah.. kita bisa kalah nih (sambil menjentikkan jarinya).
Fayed : Ya iyalah bisa kalah, jelas jelas mereka anak anak yang tau banget soal menyanyi, apalagi
tuh si Handy yang tau banget tentang trend masa kini dan masa lalu (Menaruh 4 minuman kaleng
dan 2 toples besar berisi makanan ringan).
Aci : Terus gimana dong? (berdiri dan membuka toples yang ada di meja kemudian mengambil
makanan yang ada di dalam toples dan duduk kembali).
Andra : Kita bikin mereka yang kalah (sambil mengambil minuman kaleng).
Aci : Caranya? (makan satu per satu makanan yang ada di tangannya)
Fayed : Adu domba aja mereka (duduk di karpet sebelah Andra)
Tarisa : ya kita adu domba (membuka minuman kaleng).
Fayed : Gini nih caranya (semua mendekat ke Fayed dan mereka berbisik).
*Keesokkan harinya di sekolah*
Fayed : (berlari masuk ke dalam kelas) Udah ngerti kan rencana kita? (bicara kepada teman
temannnya sambil menaruh tas).
Andra : Udaaahh (memasukkan bukunya ke dalam laci meja).
*Dayat masuk ke kelas*
Fayed : Eh.. Dayat (berlari kecil ke tempat duduk Dayat).
Dayat : Apaan? (Menaruh tas nya).
Fayed : Kamu tau gak? (Duduk di meja Dayat).
Dayat : Tau apaan? (Duduk di kursinya).
Fayed : Kamu belum tau? (memegang bahu Dayat)
Dayat : Belum tau apaan? (menoleh ke Fayed).
Fayed : Sabar aja ya bro, aku tau kamu bisa sabar (menepuk nepuk bahu Dayat)
Dayat : Sabar apa sih nih? (Melepaskan tangan Fayed dari Bahunya).
Fayed : Udah, jangan pura pura gak tau (meletakkan tangannya di atas meja Dayat).
Dayat : Eh Jambu Monyet gaje banget sih (berjalan ke luar kelas)
Fayed : (Mendekat teman temannya yang hanya melihat Fayed dan Dayat mengobrol) Ahh gagal
(mengepal tangannya dengan kesal)
Tarisa : Gak gagal kok, aku yakin dia pasti penasaran apa yang kamu omongi tadi nanti dia nanya
lagi ke kamu kok (bicara mengarah Fayed yang sedang berjalan menuju mereka).
Fayed : Bener juga sih ya udah deh (Duduk di bersebrangan dengan Andra).
*Di lorong sekolah*
Dayat : Si Jambu Monyet tadi ngomongin apaan ya? Gaje banget (berjalan di lorong lorong
sekolah).
*Hepta datang dan berpapasan dengan Dayat*
Hepta : (Melihat Dayat yang hanya berjalan tanpa melihat kanan kiri dengan muka heran lalu
memanggilnya) Eh cunguk
Dayat : (Tetap berjalan dengan muka penuh penasaran)
Hepta : (dengan muka penuh tanda tanya, ingin menepuk bahu Dayat tapi dia kembali lagi berjalan
menuju kelas untuk menaruh tas nya)
Dayat : (Tetap berjalan tanpa melihat sekitar).
*Skip* *Jam istirahat*
Seperti biasa, Nyayu, Dayat, Handy,dan Hepta berkumpul di perpustakaan. Namun, saat ini
mereka sedang praktek Ipa yang harus di selesaikan hari itu juga. Karena Dayat sudah selesai lebih
dulu jadi Dayat pergi duluan ke perpustakaan untuk membaca komik.
Dayat : (di depan meja Fayed dengan tangan diatas memberi kode ke Hepta sambil memegang kartu
perpustakaan)
Hepta : (mengangguk berarti iya)
Fayed : (melihat Dayat pergi ke perpus sendirian kemudian dia berbisik ke Andra yang ada di
sebelahnya) Rencana B
Andra : (mengangguk dan langsung mengikuti Dayat secara diam diam, kebetulan praktek dia sudah
diselesaikannya).
Hepta : (Melihat Fayed dan Andra berbisik dan Andra langsung keluar kelas setelah Dayat keluar
dengan ekspresi muka curiga).
*Di perpustakaan*
Dayat : (berjalan di lorong lorong rak buku sambil membaca buku)
Andra : (mengikuti Dayat dan langsung berpura pura lari dan memanggil Dayat seperti ada hal yang
sangat penting) Dayat (berteriak kecil)
Dayat : (menoleh sambil memegang buku) Apaan?
Andra : (memegang bahu Dayat) Lo tau gak? (nafas terengah engah).
Dayat : Tau apaan? (muka polos).
Andra : Kita duduk aja yuk (memegang dadanya dengan nafas pura pura terengah engah)
*Di bangku perpustakaan*
Dayat : Kita duduk disini mau ngapain? (menutup bukunya dan menatap Andra).
Andra : Jadi gini ...... (menjelaskan secara detaildengansuara yang kecil)
Dayat : Hah? Serius?
Andra : Serius (menatap mata Dayat dengan serius) Kalo kamu gak percaya, ya udah
Dayat : Aku kurang percaya (membuka bukunya dan membaca dengan serius)
Andra : Terserah lah ya, pokoknya aku udah kasih tau ke kamu, aku mau pergi dulu (Berangkat
dari kursi dan keluar perpustakaan).
Dayat : (melihat Andra pergi dan kemudian dia berpikir) Bener ya ucapan Andra tadi kalo Nyayu
mau ngancurin persahabatan kami?? (berpikir sebentar dan dia langsung keluar dari perpus, dia
berlari menuju pintu keluar perpus dan tiba tiba dia berhenti tepat di pintu perpus dengan muka yang
kaget, dan ternyata dia sedang melihat Nyayu, Handy, dan Awang sedang duduk dan berbicara
sesuatu) Bener kata Andra (berjalan ke arah mereka dengan hentakkan kaki yang lumayan keras
dan memarahi mereka) Oh, gini ya nyuk, munafik lo (mendorog bahu nyayu).
Nyayu : (muka bingung).
Dayat : Dasar (sambil menyenggol bahu Nyayu dia berjalan dengan muka kesal).
Syamsu : Tuh orang kenapa? (sambil melihat Dayat berjalan)
Hepta : (Berpapasan dengan Dayat dengan muka bingung) Tumben tuh si okb mukanya kusut
(sambil berjalan mendekati Nyayu, dan Syamsu).
Nyayu : gak tau dia kenapa marah sama aku ya? (muka bingung)
Hepta : Bentar (langsung mengejar Dayat).
Hepta : (Melihat dayat dan berlari lagi mendekti Dayat) Dayat (dengan muka yang capek
mengejar Dayat).
Dayat : (Menoleh dengan muka sinis dan kesal).
Hepta : Kamu kok marah dengan Nyayu? Salah dia apa? (terengah engah)
Dayat : Jadi kamu belum tau? (menunjuk Hepta) Dia itu munafik (menunjuk ke arah tempat
Nyayu dan Syamsu tadi).
Hepta : (Muka bingung) Munafik gimana?
Dayat : Dia itu mau ngancurin kelompok untuk lomba kita nanti Hep (muka kesal)
Hepta : Kamu tau darimana? (menunjuk Dayat dengan gaya santai).
Dayat : Pokoknya dia sama gebetan barunya itu berusaha untuk ngancurin kita (kemudian, dia
berjalan cepat ke dalam kelas).
Hepta : Eh tunggu (menarik baju Dayat) Kamu tau darimana?
Dayat : Udah deh Hep, kamu itu udah sekongkol kan sama Nyayu dan gebetannya itu? Pokoknya
aku gak suka ada Nyayu di kelompok kita.
Handy : (Berlari menyusul Hepta dan berdiri di sebelah Hepta).
Hepta : Kamu sotoy banget sih yat (mendorong bahu Dayat).
Dayat : Kamu gak percaya hep, liat nanti, mereka bakal ngancurin persahabatan kita (menunjuk
nunjuk Hepta dengan muka kesal dan masuk ke kelas).
Hepta : (Menoleh Handy dan menaikkan bahunya dan begitu pula Handy).
Sementara Syamsu dan Nyayu
Syamsu : (kaki kanan di paha kirinya) Tuh bocah kenapa? (menyenggol Nyayu yang duduk di
sebelahnya).
Nyayu : Gak tau tuh (menaikkan bahunya tanda tidak tahu).
Hepta : (berjalan bersama Handy mendekati Nyayu dan Syamsu sambil berteriak kecil) Eh
Nyayu : Si Dayat tuh kenapa? (berdiri dan menatap Hepta).
Handy : (sambil duduk di sebelah Syamsu) Tau tuh bocah lagi pms kali (Tangan di tempat
senderan kursi dengan kaki kanan di paha kiri).
Nyayu : (menunduk memikirkan Dayat).
*Di kelas*
Fayed : Mukanya kenapa mas? (melihat muka Dayat dengan muka sok perhatian).
Dayat : Apaan sih? Gaje banget! (duduk di bangkunya dan membuka novel yang dia bawadari
perpustakaan tadi).
Andra : (berlari kecil mendekati Dayat dan langsung berbisik dengan Dayat) Benerkan yang aku
bilang? (tersenyum jahat).
Dayat : (menutup novelnya dan menoleh ke Andra) Kamu bener, dia emang mau ngancurin
persahatan kami
Andra : Andra mana pernah bohong (menepuk dadanya sendiri).
*Bel masuk berbunyi*
Hepta : (berdiri dari bangku dan menghadap Nyayu, Handy, dan Dayat) Yuk masuk, udah bel
Handy : (berdiri dan langsung berlari ke arah kelas).
Nyayu : (menghela nafas sambil berdiri dan menarik tangan Hepta).
Syamsu : (mengikuti Nyayu dan Hepta dari belakang).
*Di kelas*
Mereka sedang serius belajar tapi tidak dengan Dayat, mereka melihat Nyayu yang duduk di
seberangnya seperti memikirkan sesuatu.
Hepta : (Duduk di seberang Nyayu dan melihat Dayat yang sedang melihat Nyayu, dia pun langsung
meminta untuk bertukar tempat duduk) Stt.. Nyuk (pura pura menulis).
Nyayu : (menoleh ke Hepta).
Hepta : (mengode ingin tukeran tempat duduk).
Nyayu : (langsung berdiri pelan pelan dan pindah tempat ke tempat duduk Hepta).
Dayat : (melihat Hepta bertukar tempat dengan Nyayu dia langsung memecahkan sesuatu yang ada
di pikirannya).
Skip
*Bel pulang berbunyi*
Hepta : Guys, hari ini jadi ya di tempat biasa (berjalan di depan kelas menuju pintu sambil
menggendong sebelah tas nya dan membawa buku).
Nyayu : (mengambil semua buku yang ada di laci meja nya).
Handy : (hanya menganggung sambil mengahapus papan tulis).
Dayat : (langsung keluar kelas mendorong Hepta yang berjalan menuju pintu).
Hepta : (Muka heran dan kaget sambil menggeleng gelengkan kepala).
*Di tempat latihan*
Di tempat latihan hanya ada Hepta, Nyayu, dan Handy
Hepta : Mana nih okb? Kan udah janji mau datang (duduk di kursi sambil mengecek ponselnya).
Nyayu : Dia masih marah ya sama aku? (sesekali melihat jam dan melihat keuar jendela).
Handy : Udah yuk latihan duluan aja, lusa kita udah lomba lho, kalo kita nungguin dia terus kita gak
bakal bisa latihan (berdiri di depan Hepta dan Nyayu).
Hepta : Ya udah yuk nyuk (berdiri dan menarik tangan Nyayu).
Nyayu : (Masih melihat keluar jendela dengan rasa dan muka khawatir dan mengikuti tarikan tangan
Hepta).
Akhirnya mereka latihan tanpa Dayat, sementara Dayat di rumah nya
Dayat : oh iya hari ini mereka latihan haha bodoh ah, percuma juga latihan kalo ujung ujungnya
nanti hancur, mending gue tidur (berbaring di tempat tidurnya).
Handy : (Langsungberjalanketempatbukubukukomik)
Nyayu : (MenariktanganHeptamenujutempatdudukDayat).
Hepta : (MengikutitarikantanganNyayu).
Dayat : (MengetahuiNyayusedangmenujuketempatnya, Dayatbersikapsoksibuk).
Hepta : Eh kutu, soksibukbangetsih (dudukdanmenyenggoltanganDayat yang sedangmembaca).

Nyayu : (memanjangkanlehernyamelihatbukuDayat) nihkomikudahseringguebaca


(langsungmenarikkomik yang sedangdibacaDayat).
*Handy datangdanduduk di sebelahDayat*
Dayat : (Melihatkomiknyadiambildialangsungmemukulmejabertandamarah) Orang
lagibacajanganasalambilwoi! (berkatadengannandatinggi).
Handy : (Yang barusajadudukseketikalangsungpindahkesebelahNyayu)
Dayat : (mengambilkomikitudanmembawanyapergi)
Handy : (melihatDayatpergidenganmukapolos, kemudianmengangkatbahunyadanmulaimembaca).