Anda di halaman 1dari 4

PEMERIKSAAN HITUNG ERITROSIT

No. Dokumen
No. Revisi 0
SOP
Tanggal Terbit
Halaman 1 Halaman
UPTD PUSKESMAS dr. Meyske Riman Massang
MENSIKU NIP.19840531 201001 2 020

1. Pengertian Pemeriksaan Hitung Eritrosit adalah pemeriksaan laboratorium dengan


bahan pemeriksaan darah yang bertujuan untuk menghitung jumlah
eritrosit dalam darah
2. Tujuan Sebagai acuan dalam melaksanakan pemeriksaan Hitung Eritrosit di
Puskesmas
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Mensiku Nomor 445/ /PKM/ 2017
tentang Jenis Pemeriksaan laboratorium.
4. Referensi Unit Laboratorium
5. Prosedur/ Alat dan bahan
Langkah a. Darah kapiler atau darah vena
langkah b. Kamar hitung Improved Neubauer
c. Pipet tetes
d. Pipet eritrosit
e. Tabung reaksi/botol kecil
f. Mikroskop
g. Larutan Hayem
h. Deck glass
i. Counter cell
Langkah kerja
1. Petugas menerima formulir permintaan pemeriksaan laboratorium
2. Petugas menghisap darah kapiler/darah EDTA dengan pipet
eritrosit sampai tepat pada garis 0,5
3. Petugas menghapus kelebihan darah yang melekat pada ujung
luar pipet dengan cara menghapus dari pertengahan pipet
kebawah dengan tissue secara cepat
4. Petugas memasukkan ujung pipet dalam larutan Hayem sambil
menahan darah pada garis tadi. Pipet dipegang dengan sudut 45
dan larutan Hayem dihisap perlahan-lahan (jangan sampai timbul
gelembung udara) sampai garis 101
5. Petugas mengangkat pipet dari cairan dan tutup ujungnya
dengan ujung jari lalu lepaskan karet penghisap
6. Petugas mengocok pipet dengan menutup ujung-ujung pipet
dengan ibu jari dan jari tengah selam 2-3 menit. Bila tidak akan
segera diperiksa, letakkan pipet tersebut dalam posisi horizontal
7. Petugas mengambil kamar hitung Improved Neubauer yang
bersih, letakkan kamar hitung ini dengan kaca penutup terpasang
mendatar diatasnya
8. Petugas mengocok kembali pipet yang telah diisi tadi, kemudian
buanglah cairan dalam batang kapiler pipet sebanyak 3-4 tetes
dan segera sentuhkan ujung pipet dengan sudut 30 pada
permukaan kamar hitung serta menyinggung pinggir kaca
penutup. Biarkan kamar hitung terisi secara perlahan-lahan
dengan sendirinya.
9. Petugas membaca kamar hitung dibawah mikroskop memakai
lensa objektif 10x kemudian diganti 40x pada 5 bidang kecil
10. Petugas menghitung jumlah sel eritrosit yang ditemukan
kemudian dikali 10.000 didapat hasil hitung eritrosit per mm3
darah
11. Petugas melaporkan hasil perhitungan jumlah eritrosit melalui
formulir hasil pemeriksaan laboratorium
6. Unit Terkait Laboratorium
7. Diagram Alir Petugas menghisap darah
Petugas menghapus kelebihan
Petugas menerima
darah yang melekat pada ujung luar
formulir permintaan kapiler/darah EDTA dengan
pipet dengan cara menghapus dari
pemeriksaan pipet eritrosit sampai tepat
pertengahan pipet kebawah dengan
laboratorium pada garis 0,5
tissue secara cepat

Petugas memasukkan ujung


Petugas mengocok pipet Petugas mengangkat pipet pipet dalam larutan Hayem
dengan menutup ujung-ujung dari cairan dan tutup sambil menahan darah pada
pipet dengan ibu jari dan jari ujungnya dengan ujung jari garis tadi. Pipet dipegang
tengah selam 2-3 menit lalu lepaskan karet penghisap dengan sudut 45 dan larutan
Hayem dihisap perlahan-lahan
sampai garis 101

Petugas mengocok kembali


pipet yang telah diisi tadi,
Petugas mengambil kamar kemudian buanglah cairan
dalam batang kapiler pipet Petugas membaca kamar
hitung Improved Neubauer
sebanyak 3-4 tetes dan segera hitung dibawah mikroskop
yang bersih, letakkan kamar sentuhkan ujung pipet dengan
sudut 30 pada permukaan memakai lensa objektif 10x
hitung ini dengan kaca
kamar hitung serta kemudian diganti 40x pada 5
penutup terpasang mendatar menyinggung pinggir kaca
penutup bidang kecil
diatasnya

Petugas menghitung jumlah


Petugas melaporkan
hasil perhitungan sel eritrosit yang ditemukan
jumlah eritrosit melalui kemudian dikali 10.000
formulir hasil
didapat hasil hitung eritrosit
pemeriksaan
laboratorium per mm3 darah

8. Referensi Petunjuk pemeriksaan laboratorium Puskesmas. 1992. Pusat


Laboratorium Kesehatan dan Dit. Jen Binkesmas
9. Dokumen Buku register lab
Terkait Form permintaan pemeriksaan lab
Form hasil pemeriksaan lab
10. Distribusi Laboratorium

11. Rekaman Historis Perubahan

No Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl Mulai Berlaku


PEMERIKSAAN HITUNG ERITROSIT
No. Kode :
Datfar Terbitan :
No. Revisi :
Tilik Tgl Mulai Berlaku :
Halaman :

Tidak
No Langkah Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
1 Apakah Petugas menerima formulir permintaan
pemeriksaan laboratorium?
2 Apakah Petugas menghisap darah kapiler/darah EDTA
dengan pipet eritrosit sampai tepat pada garis
0,5?
3 Apakah Petugas menghapus kelebihan darah yang
melekat pada ujung luar pipet dengan cara
menghapus dari pertengahan pipet kebawah
dengan tissue secara cepat?
4 Apakah Petugas memasukkan ujung pipet dalam
larutan Hayem sambil menahan darah pada
garis tadi. Pipet dipegang dengan sudut 45
dan larutan Hayem dihisap perlahan-lahan
(jangan sampai timbul gelembung udara)
sampai garis 101?
5 Apakah Petugas mengangkat pipet dari cairan dan
tutup ujungnya dengan ujung jari lalu lepaskan
karet penghisap?
6 Apakah Petugas mengocok pipet dengan menutup
ujung-ujung pipet dengan ibu jari dan jari
tengah selam 2-3 menit. Bila tidak akan segera
diperiksa, letakkan pipet tersebut dalam posisi
horizontal?
7 Apakah Petugas mengambil kamar hitung Improved
Neubauer yang bersih, letakkan kamar hitung
ini dengan kaca penutup terpasang mendatar
diatasnya?
8 Apakah Petugas mengocok kembali pipet yang telah
diisi tadi, kemudian buanglah cairan dalam
batang kapiler pipet sebanyak 3-4 tetes dan
segera sentuhkan ujung pipet dengan sudut
30 pada permukaan kamar hitung serta
menyinggung pinggir kaca penutup?
9 Apakah Petugas membaca kamar hitung dibawah
mikroskop memakai lensa objektif 10x
kemudian diganti 40x pada 5 bidang kecil?
10 Apakah Petugas menghitung jumlah sel eritrosit yang
ditemukan kemudian dikali 10.000 didapat
hasil hitung eritrosit per mm3 darah?
11 Apakah Petugas melaporkan hasil perhitungan jumlah
eritrosit melalui formulir hasil pemeriksaan
laboratorium?

CR : %.
Nanga Tempunak,..

Pelaksana / Auditor

(..)