Anda di halaman 1dari 12

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN

MATA KULIAH : ASUHAN KEBIDANAN III ( NIFAS)


KODE MATA KULIAH : BD.303
SKS : 2 SKS ( T : 1, P:1)
SEMESTER/TAHUN AKADEMIK : Ganjil, 2012/2013

HARI DAN JAM PERTEMUAN : Kamis, 10.00-11.40

A. DESKRIPSI MATA KULIAH


Mata kuliah ini memberi kemampuan pada mahasiswa untuk melakukan promosi kesehatan dalam pelayanan kebidanan dengan pokok
bahasan meliputi : Konsep dan prinsip promosi kesehatan lingkup promosi kesehatan, model dan nilai promosi kesehatan, etik
pendekatan dalam promosi kesehatan, etik prinsip perubahan perilaku yang mendasari dalam promosi kesehatan upaya promosi
kesehatan dan peran bidan dalam kegiatan promosi kesehatan.
B. TUJUAN MATA AJAR
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu :
1. Menjelaskan konsep prinsip dan lingkup promosi kesehatan.
2. Menunjukkan model dan nilai promosi kesehatan.

3. Menerapkan pendekatan dalam promosi kesehatan.

4. Mempertimbangkan etik dalam promosi kesehatan.

5. Menjelaskan prinsip perubahan prilaku yang mendasari dalam promosi kesehatan.


6. Melakukan upaya promosi kesehatan dalam pelayanan kebidanan

7. Melaksanakan peran bidan dalam kegiatan promosi kesehatan

C. LINGKUP MATERI
1. Konsep dan prinsip promosi kesehatan

2. Model dan nilai promosi kesehatan

3. Strategi Global promosi kesehatan

4. Etika promosi kesehatan

5. Prinsip perubahan prilaku.

6. Upaya promosi kesehatan

7. Upaya kesehatan dalam pelayanan kebidanan

8. Peran bidan dalam promosi kesehatan

D. SISTEM PENILAIAN
Penilaian untuk mata kuliah promosi kesehatan dilaksanakan secara menyeluruh mencakup seluruh materi, keterampilan dan sikap
yang secara utuh dapat dilihat dalam bentuk kompetensi. Penilaian diperoleh dari kegiatan kuliah, seminar, penugasan dan kuis.
Teori :
1. UTS : 20 % ( N1 )
2. UAS : 30 % ( N2 )

3. Penugasan : 10 % ( N3 )

4. Praktek : 40 % ( N 4 )
E. KEGIATAN BELAJAR

NO HARI/TGL TOPIK METODE


1 1.1 .Konsep dan prinsip promosikesehatan. Ceramah
Ceramah
1.1.1. Pengertian promosi kesehatan.

1.1.2. Tujuan promosi kesehatan.

1.1.3. Sasaran promosi kesehatan

1.1.4. Prinsip- prinsip promosi kesehatan

1.1.5. Media promosi kesehatan.

1.1.6. Sejarah promosi kesehatan.

2 1.2. Lingkup promosi kesehatan dalam


praktek kebidanan menurut sasarannya

1.2.1. Bayi.
1.2.2. Anak balita

1.2.3. Remaja

1.2.4. Ibu hamil

1.2.5. Ibu bersalin

1.2.6. Ibu nifas

1.2.7. Ibu menyusui

1.2.8. PUS/WUS

1.2.9. Klimakterium/ menopause.

2.1. Model dan nilai promosi kesehatan.

2.1.1. Health Belief Model.

2.1.2. Transteoritical Model.


2.1.3. Teori sebab akibat.

2.1.4. Stress dan coping.

Pendekatan promosi kesehatan.

3.1.1. Strategi global.

Dukungan sosial.

Pemberdayaan

Advokasi

3.1.2 Strategi berdasarkan Otawa Charter

Health Public policy

Suportive Empowerment

Health service
Personal skill

Community action.

3.1.3. Pendekatan medikal

3.1.4. Perubahan prilaku.

3.1.5. Education.

3.1.6. Berpusat pada klien.

3.1.7. Perubahan sosial.

4.1. Etika promosi kesehatan.

4.1.1. Analisa masalah kesehatan dan


perilaku.

4.1.2. Menetapkan sasaran.


4.1.3. Menetapkan tujuan.

4.1.4. Menetapkan pesan pokok.

4.1.5. Menetapkan metode dan saluran


komunikasi.

4.1.6. Menetapkan kegiatan operasional.

9 4.1.7. Menetapkan pemantauan dan evaluasi

4.1.8 Hubungan dengan klien.

4.1.9 Kepeduliaan dengan determinan


sosial dan hubungannya terhadap kesehatan.

4.1.10 Praktek promosi kesehatan.

4.1.11 Pertimbangan- pertimbangan etis


10

5.1. Prinsip perubahan prilaku.


5.1. Perubahan prilaku.

5.1.1. Karena terpaksa. (complaince )

5.1.2. Karena ingin meniru


(identification ).

5.1.3. Karena menghayati manfaatnya.


(internalization)

5.2. Proses perubahan prilaku.

11

6.1. Upaya promosi kesehatan.

6.1.1. Promosi kesehatan pra nikah.

6.1.2. Promosi kesehatan saat hamil.

12

6.1.3. Promosi kesehatan persalinan

6.1.4. Promosi kesehatan nifas


6.1.5. Promosi kesehatan menyusui.

13

6.2. Upaya kesehatan dalam


pelayanan kebidanan

6.2.1. Promotif

6.2.2. Preventif

6.2.3. Kuratif

6.2.4. Rehabilitatif

14

7.1. Peran bidan dalam promosi kesehatan.

Peran sebagai advokator.

Peran sebagai edukator.

Peran sebagai fasilitator


15
Peran sebagai motivator.

Evaluasi
F. KEPUSTAKAAN

BUKU UTAMA

1. Dunklee, 2002, Health Promotion in midwifery practice Ballivere tindall, london, (BU I )
2. Promosi kesehatan, Depkes ( Direktur Promosi Kesehatan Dirjen Kesehatan Masyarakat ) Jakarta 2000 ( BU II)

3. Practicia Webb, 1994 Health Promotion and Patient Education, Chapma & Hall, London UK

BUKU ANJURAN

1. Valirie Edgo, Mindi Miller, 1994, Womens Health care, Masbys Clinical Nursing series ( BA I )
2. Susan G Millstein Phd,1993, promoting the health of Adolescent, Expord Universing ( BA II )

3. Perencanaan pendidikan kesehatan sebuah pendekatan diagnostik, Lawrence, W. Grece et al, alih bahasa Zulazmi Mamdy PPFKM
Depdikbud RI Jakarta 1990 ( BA III )

4. Introduction to health education and health promotion.


5. Petunjuk praktis promosi kesehatan

6. Pengantar pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku, Soekidjo Notoatmojo, Andi Off Set Jogjakarta ( BUV)