Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KEGIATAN IMUNISASI

PUSKESMAS KEDUNGWUNI 1

KABUPATEN PEKALONGAN

I. PENDAHULUAN

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan


seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terkena
dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit
ringan.Penyelenggaraan Imunisasi adalah serangkaian kegiatan perencanaan,
pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kegiatan imunisasi. Berdasarkan sifat
penyelenggaraannya, imunisasi dikelompokkan menjadi imunisasi wajib dan
imunisasi pilihan.Imunisasi rutin merupakan kegiatan imunisasi yang dilaksanakan
secara terus menerus sesuai jadwal.Imunisasi rutin terdiri atas imunisasi dasar dan
imunisasi lanjutan.
Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang
bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah
kerjanya.Puskesmas sebagai pelaksana teknis akan bekerjasama dengan lintas terkait
yang ada di desa dan kecamatan wilayah kerjanya.

A. Latar Belakang

Semakin meningkatnya tingkat pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat, maka


sistem nilai dan orientasi dalam masyarakat mulai berubah. Masyarakat mulai menuntut
pelayanan yang lebih baik, lebih ramah dan bermutu.dengan semakin meningkatnya tuntutan
masyarakat akan pelayanan kesehatan, maka fungsi puskesmas sebagai pemberi pelayanan
kesehatan dasar secara bertahap terus ditingkatkan agar menjadi efektif dan efisien serta
memberi kepuasan terhadap pasien, keluarga dan masyarakat. Berdasarkan hal itu, maka
peningkatan mutu pelayanan kesehatan puskesmas perlu ditingkatkan.

Untuk meningkatkan derajat kesehatanmasyarakat dan mempertahankan status


kesehatan seluruh rakyat diperlukan tindakan imunisasi sebagai tindakan prefentiv. Upaya
imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling efektif. Dengan
program ini Indonesia dinyatakan bebas penyakit cacar sejak tahun 1974. Selain itu dengan
telah diperluasnya program imunisasi menjadi program pengembangan imunisasi sejak tahun
1977, angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegahdengan imunisasi
sudah dapat ditekan. Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya
penyakit menular yang merupakan salah satu kegiatan prioritas kementrian kesehatan sebagai
salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah untuk mencapaiMillenium Development Goals
(MDGs) khususnya untuk menurunkan angka kematian pada anak.

Upaya imunisasi perlu ditingkatkan unuk mencapai tingkat kekebalan masyarakat


yang tinggi sehingga penyakit pada anak bisa dikendalikan. Dengan kemajuan pengetahuan
dan teknologi, upaya imunisasi dapat semakin efektif, bermutu dan efisien.

B. Tujuan

1. Tujuan umum

Tujuan umum program imunisasi adalah turunnya angka kesakitan, kecacatan, dan
kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

2. Tujuan khusus

a. Tercapainya program Universal Child Imunization (UCI) yaitu cakupan imunisasi


lengkap minimal 90% secara merata pada bayi diseluruh desa di wilayah Puskesmas
Kedungwuni 1.
b. Global eradikasi polio pada tahun 2018
c. Tercapainya eliminasi campak tahun 2015 dan pengendalian penyakit rubella tahun
2020.
d. Terselenggaranya pemberian imunisasi yang aman serta pengelolaan limbah medis.

II. KEGIATAN

N Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan


O
1 Perencanaan program imunisai Mendata sasaran imunisasi meliputi jumlah bayi,
batita, ibu hamil dan WUS
Merencanakan kebutuhan vaksin
Mengambil vaksin ke dinas kabupaten
2 Pemberian imunisasi rutin pada bayi Memberikan imunisasi pada bayi dan batita sesuai
dan batita jadwal pemberian
Melakukan sweeping jika ada bayi dan batita yang
tidak mendapatkan imun baik di posyandu maupun
di puskesmas
Menyusun laporan tiap bulan
3 Pemberian imunisasi TT pada ibu Melakukan screaning status TT pada ibu hamil
hamil Pemberian imunisasi TT pada ibu hamil yang TT
nya belum lengkap
Menyusun laporan tiap bulan
4 Pemberian imunisasi pada anak Mendata sasaran anak sekolah yaitu kelas 1,2,3
sekolah (BIAS) Memberikan imun campak pada kelas 1
Memberikan imun DT pada kelas 1
Memberikan imun TD pada kelas 2, 3
Menyusun laporan
5 Pelaksanaan PIN (Pekan Imunisasi Mendata sasaran PIN yaitu balita usia 0-5 th
Nasional) Memberikan imunisasi polio
Melakukan sweeping jika ada balita yang belum
mendapatkan imunisasi polio
Menyusun laporan
6 Pemantauan KIPI (kejadian ikutan Melakukan penemuan kasus KIPI
pasca imunisasi) Melakukan pelacakan kasus KIPI
Melakukan pelaporan kasus KIPI
7 Pemeliharaan rantai dingin vaksin Melakukan pemeliharaan harian
Melakukaan pemeliharaan mingguan
Melakukan pemeliharaan bulanan

III. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Identifikasi tata cara masyarakat di wilayah binaan dengan memperhatikan data hasil
pelaksanaan kegiatan komunikasi dengan masyarakat melalui survey dan pengamatan
langsung kemudian berkoordinasi dengan kader, kepala dusun dan kepala desan
terkait dengan kegiatan yang akan dilakukan di masyarakat.
2. Penyesuaian metode implementasi program dengan tata nilai masyarakat di wilayah
binaan.
3. Melakukan komunikasi dengan pihak lintas sektor terkait untuk mendukung
pelaksanaan program melalui surat komunikasi langsung tentang rencana pelaksaan
kegiatan. Adapun identifikasi peran lintas sektor terkait sebagai berikut:
No SEKTOR TERKAIT RINCIAN PERAN
1 Aparat desa Sebagai pemegang wilayah
Menyediakan data dasar
Mendorong partisipasi warga dalam kegiatan
pelayanan imunisasi di posyandu
Mengkoordinir kader untuk membantu dalam
pelaksanaan kegiatan imunisasi
2 Sekolah Menyediakan data untuk pelaksanaan kegiatan BIAS
Menyiapkan siswa untuk kegiatan BIAS
3 Kader Melaporkan kasus kegiatan terutama kejadian KIPI
Membantu dalam menyediakan sasaran kegiatan
Membantu petugas dalam kegiatan imunisasi

4. Kunjungan rumah sesuai jenis kegiatan


5. Menyuluhan dengan melibatkan lintas program terkait, adapun identifikasi peran
lintas program terkait sebagai berikut :

No KEGIATAN PROGRAM TERKAIT RINCIAN PERANAN


1 BIAS Promkes Sebagai pelaksana dalam
kegiatan sosialisasi BIAS
kepada orangtua siswa

2 Pelayanan imunisasi Bidan Desa Sebagai pelaksana dalam


di posyandu kegiatan pelayanan imunisasi
di posyandu
3 Pemantauan KIPI Surveilan Sebagai pelaksana dalam
penemuan kasus KIPI dan
penyelidikan lingkungan
sekitar terhadap penemuan
kasus

IV. SASARAN

Sasaran dari program imunisasi adalah bayi, batita dan anak usia sekolah tingkat dasar, ibu
hamil dan WUS.

V. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


N KEGIATAN Tahun 2017
O J P M A M J J A S O N D
1 Pendataan sasaran X
imunisasi

2 Pengambilan vaksin X X X X X X X X X X X X
rutin
3 Pelayanan imunisasi X X X X X X X X X X X X
rutin

4 Pelayanan imunisasi X X X X X X X X X X X X
ibu hamil

5 Pelayanan imunisasi X
BIAS DT dan Td

6 Pelaksanaan PIN X
Campak
7 Pemantauan KIPI X X X X X X X X X X X X

8 Pemeliharaan rantai X X X X X X X X X X X X
dingin vaksin

VI. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN

Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap bulan setelah kegiatan itu
dilakukan.

VII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN IMUNISASI

Hasil pengelolaan dan analisa data mutu, dituangkan dalam bentuk laporan yang
kemudian akan dilaporkan pada Unit Penjamin Mutu ( UPM ) setiap bulan sekali. Rapat
evaluasi dilakukan setiap 3 bulan sengan membahas hasil capaian indikator mutu dan
keselamatan pasien, sekaligus melaksanakan PDSA untuk indikator yang belum mencapai
target.