Anda di halaman 1dari 59

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM BIOFARMASETIKA

PERCOBAAN 5
UJI DISOLUSI TERBANDING& MODELING ANALISIS DATA
FARMAKOKINETIKA MENGGUNAKAN SOFTWARE
MICROSOFT EXCEL

Rabu, 19 April 2017


Kelompok 1
Rabu, Pukul 10.00-13.00 WIB

Nama NPM Tugas


Ayu Apriliani 260110140078 Tujuan, Prinsip, Editor
Putri Raraswati 260110140079 Data Pengamatan
Ummi Habibah 260110140080 Teori Dasar
Anggia Diani Amaliah 260110140082 Pembahasan
Siti Nurohmah 260110140083 Pembahasan
Ai Siti Rika F 260110140084 Data Pengamatan
Nisa Maulani N 260110140085 Data Pengamatan
Tiffany Sabilla R 260110140086 Pembahasan
Nurmalia Saraswati 260110140087 Pembahasan

FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2017
I. Tujuan
I.1 Mempelajari perbedaan profil disoulusi berbagai obat generic yang
sudah beredar dan membandingkan kemiripan (bioekivalensi/BE)
antar obat generic tersebut.
I.2 Mempelajari modeling dan analisis data penelitian farmakokinetika
dengan pengkhususan data in vivo menggunakan software yang
dikenal luas Microsoft Office Excel.
II. Prinsip
II.1 Disolusi Terbanding
Uji Disolusi Terbanding adalah uji disolusi komparatif yang dilakukan
untuk menunjukkan similaritas profil disolusi antara obat uji dengan obat
inovator/komparator (BPOM, 2005).
II.2 Spektrofotometri UV-Vis
Spektroskopi UV-Vis adalah teknik analisis spekriskopi yang
menggunakan sumber radiasi elektromagnetik dan sinar tampak dengan
menggunakan instrument. Spektrofotometri adalah penyerapan sinar
tampak untuk ultraviolet dengan suatu molekul yang dapat menyebabkan
eksitasi dari tingkat dasar ke tingkat energi yang paling tinggi (Sumar,
1994).
2.3 Bioekivalensi
Bioekivalensi merupakan perbandingan dua produk obat yang memiliki
dosis yang sama dengan zat aktif yang sama, akan menghasilkan
bioavailibilitas yang sebanding sehingga efeknya akan sama dalam hal
efikasi maupun keamanannya (BPOM, 2005).

III. Teori Dasar

Bioekivalensi merupakan perbandingan dua produk obat yang memiliki dosis


yang sama dengan zat aktif yang sama, akan menghasilkan bioavailibilitas yang
sebanding sehingga efeknya akan sama dalam hal efikasi maupun keamanannya
(BPOM, 2005).

Bioavailibilitas obat dapat ditunjukkan menggunakan fakta yang diperoleh


dari hasil in vitro yang dilakukan di lingkungan in vivo atau biasa disebut sebagai
uji disolusi terbanding (Shargel et.al, 2005). Uji disolusi terbanding dilakukan
sebagai uji pendahuluan dalam mengetahui pengaruh formulasi dan fabrikasi
terhadap profil disolusi yang akan memperkirakan bioavailibilitas sehingga dapat
dilihat bioekivalensi antara obat produk uji dengan pembanding (BPOM, 2005).

Bioekivalen dapat dihitung menggunakan rumus

Keterangan
Rt = presentase kumulatif obat terlarut pada setiap waktu sampling dari
produk pembanding
Tt = presentase kumulatif obat terlarut pada setiap waktu sampling dari
produk uji.
Jika nilai F2 = 50 atau lebih besar (50-100) berarti menunjukkan
kesammaan atau ekivalensi keduanya memiliki kemiripan
Kriteria Obat yang Perlu Dilakukan Uji Disolusi Terbanding

Pengujian ekivalensi terdapat dua macam antara lain uji bioekivalensi secara
in vivo dan uji bioekivalensi secara in vitro atau dikenal dengan uji disolusi
terbanding (UDT). Obat yang cukup dilakukan pengujian ekivalensi berupa uji
disolusi terbanding dilakukan pada obat copy yang hanya berbeda kekuatan, uji
disolusi terbandig dapat diterima untuk kekuatan yang lebih rendah berdasarkan
pofil disolusi. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dsan
Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.05.3.1818 tentang Pedoman Uji
Bioekivalensi disebutkan bahwa suatu obat perlu dilakukan uji disolusi in vitro
(uji disolusi terbanding) jika:

a. Tabel lepas cepat


Produk obat copy dengan kekuatan berbeda, yang dibuat oleh pabrik
obat yang sama di tempat produksi yang sama, jika:
- semua kekuatan mempunyai proporsi zat aktif dan inaktif yang persis
sama atau untuk zat aktif yang sangat poten (sampai 10 mg persatuan
dosis), zat inaktifnya sama banyak untuk semua kekuatan;)
- studi ekivalensi telah dilakukan sedikitnya pada salah satu kekuatan
( biasanya kekuatan yang terti nggi, kecuali untuk alasan keamanan
dipilih kekuatan yang lebih rendah);
b. Kapsul
Kapsul berisi butir-butir lepas lambat jika kekuatannya berbeda hanya
dalam jumlah butir yang mengandung zat aktif, maka perbandingan profil
disolusi (f2 > 5) dengan satu kondisi uji yang direkomendasi sudah cukup.

c. Tablet lepas lambat


Jika produk uji dalam bentuk sediaan yang sama tetapi berbeda hanya
dalam jumlah butir yang mengandung zat aktif dan inaktif yang persis
sama atau untuk zat aktif yang sangat poten (sampai 10 mg persatuan
doses) zat inaktifnya sama banyak, dan mempunyai mekanisme pelepasan
obat yang sama, kekuatan yang lebih rendah tidak memerlukan studi in
vivo jika menunjukkan profil disolusi yang mirip, f2 > 50 dalam 3 pH yang

berbeda (antara pH 1.2 dan 7.5) dengan metode uji yang direkomendasi.

Berdasakan sifat kelarutan dan permeabilitas obat menurut sistem


Biopharmaceutics Classification System (BCS) Ranitidine HCl termasuk ke
dalam BCS Kelas II (Kortejarvie et al., 2005). Kelas II dalam sistem BCS
memiliki arti bahwa suatu obat memiliki permeabilitas yang tinggi namun
kelarutan yang rendah. Permebilitas yang tinggi dinyatakan ketika obat diabsorbsi
lebih dari 90% dari dosis yang diberikan (pada manusia). Disolusi umumnya
menjadi rate limiting step pada obat golongan BCS II (Aini et al., 2015). Sehingga
uji disolusi perlu dilakukan untuk menilai kualitas obat dipasaran berdasarkan
bioavailabilitasnya yang secara langsung akan mempengaruhi efek farmakologi
obat tersebut.
Bioavailibilitas obat ditunjukkan dalam menggunakan fakta yang diperoleh
dari percobaan in vitro yang dilakukan pada lingkungan in vivo atau bisa disebut
sebagai uji disolusi terbanding (Shargel et.al, 2005).
Uji disolusi terbanding dilakukan sebagai uji pendahuluan dalam mengetahui
pengaruh formulasi dan fabrikasi terhadap profil disolusi yang akan
memperkirakan bioavailibilitas sehingga dapat dilihat bioekivalensi antara obat
produk uji dengan pembanding (BPOM, 2005).
Berdasakan pada sifat kelarutan dan permeabilitas obat menurut sistem
Biopharmaceutics Classification System (BCS) Ranitidine HCl termasuk ke
dalam BCS Kelas II (Kortejarvie et al., 2005). Kelas II dalam sistem BCS
memiliki arti bahwa suatu obat memiliki permeabilitas yang tinggi namun
kelarutan yang rendah. Permebilitas yang tinggi dinyatakan ketika obat diabsorbsi
lebih dari 90% dari dosis yang diberikan (pada manusia). Disolusi umumnya
menjadi rate limiting step pada obat golongan BCS II (Aini et al., 2015).
Pada uji disolusi perlu dilakukan untuk menilai kualitas obat dipasaran
berdasarkan bioavailabilitasnya yang secara langsung akan mempengaruhi efek
farmakologi obat tersebut. Pengujian ekivalensi terdapat dua macam antara lain
uji bioekivalensi secara in vivo dan uji bioekivalensi secara in vitro atau dikenal
dengan uji disolusi terbanding (UDT). Obat yang cukup dilakukan pengujian
ekivalensi berupa uji disolusi terbanding dilakukan pada obat copy yang hanya
berbeda kekuatan, uji disolusi terbandig dapat diterima untuk kekuatan yang lebih
rendah berdasarkan pofil disolusi (BPOM, 2005).
Selain dengan cara manual untuk menentukan nilai similaritas bisa dilakukan
dengan menggunakan aplikasi boostrap. Dalam penentuanya akan didapat nilai F1
dan F2 serta pernyataan keterimaan diantara keduanya. Sebagai perbandingan in
vitro disolusi profil, persamaan ( similarity ) dan perbedaan (difference ) faktor :
1. Faktor Perbedaan ( Difference factor ), F1
Faktor perbedaan berfokus pada perbedaan dalam persen terlarut antara
refensi dan uji pada berbagai interval waktu. Hal ini dapat matematis dihitung
dengan menggunakan :
Oleh karena itu faktor langsung membandingkan perbedaan antara obat persen
terlarut persatuan waktu untuk obat uji dan produk referensi
2. Faktor Kesamaan ( Similarity factor ) F2
Sebagai mana menetapkan, menekankan pada perbandingan kedekatan dari
dua perbandingan formulasi. Syarat faktor kesamaan dalam kisaran 50 100
diterima sesuai dengan US FDA.
Hal ini dapat matematis dihitung dengan menggunakan :

Keterangan :
F1 : Difference factor ( Faktor perbedaan ) toleransi = 0 15
F2 : Similarity factor ( Faktor persamaan ) toleransi = 50 - 100
Rt : Dissolution value of the reference batch at time t ( % rata-rata zat terlarut
dalam waktu t untuk sedian pembanding ).
Tt : Dissolutin value of test batch at time t ( % rata-rata zat terlarut dalam waktu t
untuk sedian uji ).
n : jumlah titik sampel

IV. Alat Bahan

Alat : Bahan :
- Alat disolusi tipe dayung - Ranitidin generic dan
- Beaker glass
ranitidine Hufadin
- Gelas ukur - Larutan dapar pH 1,2 atau 0,1
- Labu ukur
- Pipet tetes N HCl, dapar fosfat pH 4,5 dan
- Spektrofotometer UV-Vis dapar fosfat pH 6,8
- Vial
V. Prosedur

Dibuat masing-masing medium larutan dapar pH 1,2 atau 0,1 N HCl, dapar
fosfat pH 4,5 dan dapar fosfat pH 6,8 sesuai pedoman Farmakope Indonesia ed.
IV atau USP ed. 34. Siapkan alat disolusi dan pastikan water bath dalam alat
disolusi telah mencapai suhu 37o+ 0,5o C. Lakukan pengujian dengan masing-
masing medium disolusi dengan selang waktu yang sama (5, 10, 15, 20.30, 45
menit). Seluruh sampel kemudian dianalisa kadarnya secara spektrofotometri.

VI. Data Pengamatan

DATA PENGAMATAN TABLET RANITIDIN GENERIK DAN BRANDED


(Medium Asam)

Pembuatan Larutan HCl pH 1,2

Perhitungan konversi pH menjadi Molaritas

pH = 1,2

pH = - log [H+]

1,2 = - log [H+]

[H+] = antilog [-pH]

[H+] = 0.063 M konsentrasi HCl yang dibutuhkan agar pH 1,2

Perhitungan konversi % menjadi Molaritas

HCl yang tersedia konsentrasinya 37%

x 10 x 1.189 g/ cm3 x 10 x 37
M= = = 12.05 M
Mr 36.5

Perhitungan Pengenceran HCl

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 12.05 M = 6500 mL x 0.063 M

6500 mL x 0.063 M
V1 =
12.05 M

= 33,98 mL larutan HCl 37%, di add aquadest hingga 6500


mL.

Pembuatan Larutan Stok Ranitidin Generik 1500 ppm


1 tablet Ranitidin Generik mengandung 150 mg Ranitidin.

150 mg Ranitidin dilarutkan dalam 50 mL larutan HCl

150 mg / 50 mL = 3000 ppm

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 120 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 3000 ppm = 25 mL x 120 ppm

25 mL x 120 ppm
V1 =
3000 ppm

= 1 mL larutan stok Ranitidin 3000 ppm, di add lar. HCl pH


1.2 hingga 25 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 150 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 3000 ppm = 25 mL x 150 ppm

25 mL x 150 ppm
V1 =
3000 ppm

= 1,25 mL larutan stok Ranitidin 3000 ppm, di add lar. HCl


pH 1.2 hingga 25 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 180 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 3000 ppm = 25 mL x 180 ppm

25 mL x 180 ppm
V1 =
3000 ppm

= 1,5 mL larutan stok Ranitidin 3000 ppm, di add lar. HCl pH


1.2 hingga 25 mL.
Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 210 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 3000 ppm = 25 mL x 210 ppm

25 mL x 210 ppm
V1 =
3000 ppm

= 1,75 mL larutan stok Ranitidin 3000 ppm, di add lar. HCl


pH 1.2 hingga 25 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 240 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 3000 ppm = 25 mL x 240 ppm

25 mL x 240 ppm
V1 =
3000 ppm

= 2 mL larutan stok Ranitidin 3000 ppm, di add lar. HCl pH


1.2 hingga 25 mL.

Pembuatan Kurva Baku Ranitidin Generik dalam media asam

Konsentrasi Larutan
Absorbansi
Baku
120 ppm 0.2474
150 ppm 0.3416
180 ppm 0.4833
210 ppm 0.6556
240 ppm 0.6873
Kurva Baku Ranitidin Generik pH 1,2
1.2

1
f(x) = 0.01x - 0.39
0.8 R = 0.94
Absorbansi

0.6

0.4

0.2

0
100 120 140 160 180 200 220 240 260
Konsentrasi (ppm)

Didapatkan y = 0.0057x - 0.3942 dengan R2 = 0.9405


Pembuatan Larutan Stok Ranitidin Brand 1500 ppm

1 tablet Ranitidin Brand mengandung 150 mg Ranitidin.

150 mg Ranitidin dilarutkan dalam 100 mL larutan HCl

150 mg / 100 mL = 1500 ppm

Pengenceran Larutan Ranitidin 300 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 1500 ppm = 20 mL x 300 ppm

20 mL x 300 ppm
V1 =
1500 ppm

= 4 mL larutan stok Ranitidin 1500 ppm, di add lar. HCl pH


1.2 hingga 20 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 60 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 300 ppm = 10 mL x 60 ppm

10 mL x 60 ppm
V1 =
300 ppm

= 2 mL larutan stok Ranitidin 300 ppm, di add lar. HCl pH 1.2


hingga 10 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 90 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 300 ppm = 10 mL x 90 ppm

10 mL x 90 ppm
V1 =
300 ppm
= 3 mL larutan stok Ranitidin 300 ppm, di add lar. HCl pH 1.2
hingga 10 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 120 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 300 ppm = 10 mL x 120 ppm

10 mL x 120 ppm
V1 =
300 ppm

= 4 mL larutan stok Ranitidin 300 ppm, di add lar. HCl pH 1.2


hingga 10 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 150 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 300 ppm = 10 mL x 150 ppm

10 mL x 150 ppm
V1 =
300 ppm

= 5 mL larutan stok Ranitidin 300 ppm, di add lar. HCl pH 1.2


hingga 10 mL.

Pengenceran Larutan Baku Ranitidin 180 ppm

V1 x N1 = V2 x N2

V1 x 300 ppm = 10 mL x 180 ppm

10 mL x 180 ppm
V1 =
300 ppm

= 6 mL larutan stok Ranitidin 300 ppm, di add lar. HCl pH 1.2


hingga 10 mL.

Pembuatan Kurva Baku Ranitidin Brand dalam media asam


Konsentrasi Larutan
Absorbansi
Baku
60 ppm 0.2474
90 ppm 0.3416
120 ppm 0.4833
150 ppm 0.6556
180 ppm 0.6873

Kurva Baku Ranitidin Brand pH 1,2


0.8
0.7
f(x) = 0x + 0.01
0.6 R = 0.97
0.5
Absorbansi

0.4
0.3
0.2
0.1
0
40 60 80 100 120 140 160 180 200
Konsentrasi Larutan Baku (ppm)

Didapatkan y = 0.004x + 0.0055 dengan R2 = 0.9693


Perhitungan Konsentrasi Sampel Generik Tablet 1

5 menit

Absorbansi5 = 0,3946

y5 = 0.0057x - 0.3942

0.3946 = 0.0057x - 0.3942

0.0057x = 0.7888

x5 = 138,385 ppm

10 menit

Absorbansi10 = 0,6424

y10 = 0.0057x - 0.3942

0,6424 = 0.0057x - 0.3942

0.0057x10 = 1.0366

x10 = 181,859 ppm

15 menit

Absorbansi15 = 0,8055

y15 = 0.0057x - 0.3942

0,8055 = 0.0057x - 0.3942

0.0057x15 = 1.1997

x15 = 210,473 ppm

20 menit

Absorbansi20 = 0,8475

y20 = 0.0057x - 0.3942


0,8475= 0.0057x - 0.3942

0.0057x20 = 1.2417

x20 = 217,842 ppm

30 menit

Absorbansi30 = 0,8536

y30 = 0.0057x- 0.3942

0,8536= 0.0057x - 0.3942

0.0057x30 = 1.2478

x30 = 218,912 ppm

45 menit

Absorbansi45 = 0,8766

y45 = 0.0057x - 0.3942

0,8766 = 0.0057x - 0.3942

0.0057x45 = 1.2708

x45 = 222,947 ppm

Perhitungan Konsentrasi Sampel Generik Tablet 2

5 menit

Absorbansi5 = 0.4904

y5 = 0.0057x - 0.3942

0.4904 = 0.0057x5- 0.3942

0.0057x5 = 0.8846

x5 = 155,192 ppm
10 menit

Absorbansi10 = 0,6728

y10 = 0.0057x10 - 0.3942

0,6728 = 0.0057x10 - 0.3942

0.0057x10 = 1.067

x10 = 187,192 ppm

15 menit

Absorbansi15 = 0,7775

y15 = 0.0057x15 - 0.3942

0,7775 = 0.0057x15 - 0.3942

0.0057x15 = 1,1717

x15 = 205,561 ppm

20 menit

Absorbansi20 = 0,879

y20 = 0.0057x20 - 0.3942

0,879 = 0.0057x20 - 0.3942

0.0057x20 = 1.2732

x20 = 223,368 ppm

30 menit

Absorbansi30 = 0,8647

y30 = 0.0057x30 - 0.3942

0,8647 = 0.0057x30 - 0.3942


0.0057x30 = 1.2589

x30 = 220,859 ppm

45 menit

Absorbansi45 = 0,8801

y45 = 0.0057x45 - 0.3942

0,8801 = 0.0057x45 - 0.3942

0.0057x45 = 1.2743

x45 = 223.561 ppm

Perhitungan Konsentrasi Sampel Generik Tablet 3

5 menit (Faktor Pengenceran 5x)

Absorbansi5 = 0,1246

y5 = 0.0057x5 - 0.3942

0,1246 = 0.0057x5 - 0.3942

0.0057x5 = 0.5188

x5 = 91,017 ppm x 5 = 455,087 ppm

10 menit (Faktor Pengenceran 5x)

Absorbansi10 = 0,1278

y10 = 0.0057x10 - 0.3942

0.1278 = 0.0057x10 - 0.3942

0.0057x10 = 0.522

x10= 91,578 x 5 = 457,894 ppm

15 menit (Faktor Pengenceran 5x)


Absorbansi15 = 0,1840

y15 = 0.0057x15 - 0.3942

0.1840 = 0.0057x15 - 0.3942

0.0057x15 = 0.5872

x15 = 101,438 ppm x 5 = 507,192 ppm

20 menit (Faktor Pengenceran 5x)

Absorbansi20 = 0,1827

y20 = 0.0057x20 - 0.3942

0.1827 = 0.0057x20 - 0.3942

0.0057x20 = 0.5769

x20 = 101,210 ppm x 5 = 506,052 ppm

30 menit (Faktor Pengenceran 5x)

Absorbansi30 = 0,1848

y30 = 0.0057x30 - 0.3942

0.1848 = 0.0057x30 - 0.3942

0.0057x30 = 0. 579

x30 = 101,578 ppm x 5 = 507,894 ppm

45 menit (Faktor Pengenceran 5x)

Absorbansi45 = 0,1768

y45 = 0.0057x30 - 0.3942

0.1768 = 0.0057x45 - 0.3942

0.0057x45 = 0.571

x45 = 100.,175 ppm x 5 = 500,877 ppm


Perhitungan Konsentrasi Sampel Brand Tablet 1

5 menit

Absorbansi5 = 0.32887

y5 = 0.004x5 + 0.0055

0.32887 = 0.004x5+ 0.0055

0.004x5 = 0.032337

x5 = 80.8425 ppm

10 menit

Absorbansi10 = 0.37407

y10 = 0.004x10 + 0.0055

0.37407 = 0.004x10 + 0.0055

0.004x10 = 0.36857

x10 = 92.1425 ppm

15 menit

Absorbansi15 = 0.49463

y15 = 0.004x15 + 0.0055

0.49463 = 0.004x15 + 0.0055

0.004x15 = 0.48913

x15 = 122.2825 ppm

20 menit

Absorbansi20 = 0.6044
y20 = 0.004x20 + 0.0055

0.6044 = 0.004x20 + 0.0055

0.004x20 = 0.5989

x20 = 149.725 ppm

30 menit

Absorbansi30 = 0.75903

y30 = 0.004x30 + 0.0055

0.75903 = 0.004x30 + 0.0055

0.004x30 = 0.75353

x30 = 188.3825 ppm

45 menit (Faktor Pengenceran 2x)

Absorbansi45 = 0.49583

y45 = 0.004x45 + 0.0055

0.49583 = 0.004x45 + 0.0055

0.004x45 = 0.49033

x45 = 122.5825 ppm x 2 = 245.165 ppm

Perhitungan Konsentrasi Sampel Brand Tablet 2

5 menit

Absorbansi5 = 0.33517

y5 = 0.004x5 + 0.0055

0.33517 = 0.004x5+ 0.0055

0.004x5 = 0.32967

x5 = 82.4175 ppm
10 menit

Absorbansi10 = 0.47767

y10 = 0.004x10 + 0.0055

0.47767 = 0.004x10 + 0.0055

0.004x10 = 0.47217

x10 = 118.0425 ppm

15 menit

Absorbansi15 = 0.62277

y15 = 0.004x15 + 0.0055

0.62277 = 0.004x15 + 0.0055

0.004x15 = 0.61727

x15 = 154.3175 ppm

20 menit

Absorbansi20 = 0.73793

y20 = 0.004x20 + 0.0055

0.73793 = 0.004x20 + 0.0055

0.004x20 = 0.73243

x20 = 183.1075 ppm

30 menit (Faktor Pengenceran 2x)

Absorbansi30 = 0.50997

y30 = 0.004x30 + 0.0055


0.50997 = 0.004x30 + 0.0055

0.004x30 = 0.50447

x30 = 126.1175 ppm x 2 = 252.135 ppm

45 menit (Faktor Pengenceran 2x)

Absorbansi45 = 0.51627

y45 = 0.004x45 + 0.0055

0.51627 = 0.004x45 + 0.0055

0.004x45 = 0.51077

x45 = 127.6925 ppm x 2 = 255.385 ppm

Perhitungan Konsentrasi Sampel Brand Tablet 3

5 menit

Absorbansi5 = 0.3547

y5 = 0.004x5 + 0.0055

0.3547 = 0.004x5+ 0.0055

0.004x5 = 0.3492

x5 = 87.3 ppm

10 menit

Absorbansi10 = 0.50707

y10 = 0.004x10 + 0.0055

0.50707 = 0.004x10 + 0.0055

0.004x10 = 0.50157

x10 = 125.3925ppm
15 menit

Absorbansi15 = 0.705

y15 = 0.004x15 + 0.0055

0.705 = 0.004x15 + 0.0055

0.004x15 = 0.6995

x15 = 174.875 ppm

20 menit

Absorbansi20 = 0.77943

y20 = 0.004x20 + 0.0055

0.77943 = 0.004x20 + 0.0055

0.004x20 = 0.77393

x20 = 193.4825 ppm

30 menit (Faktor Pengenceran 2x)

Absorbansi30 = 0.51897

y30 = 0.004x30 + 0.0055

0.51897 = 0.004x30 + 0.0055

0.004x30 = 0.51347

x30 = 128.3675 ppm x 2 = 256.735 ppm

45 menit (Faktor Pengenceran 2x)

Absorbansi45 = 0.53557

y45 = 0.004x45 + 0.0055

0.53557 = 0.004x45 + 0.0055

0.004x45 = 0.53007
x45 = 132.5175 ppm x 2 = 265.035 ppm
Hasil Pengukuran Serapan Sampel Generik pH 1,2 pada = 314nm

Waktu Tablet 1 Tablet 2 Tablet 3


(menit Serapa Serapa Serapa Rata- Serapa Serapa Serapa Rata- Serapa Serapa Serapa Rata-
) n1 n2 n3 rata n1 n2 n3 rata n1 n2 n3 rata
5 0,3949 0,3943 0,3947 0,3946 0,4904 0,4904 0,4904 0,4904 0,1260 0,1239 0,1240 0,1246
10 0,6404 0,6432 0,6437 0,6424 0,6774 0,6695 0,6715 0,6728 0,1261 0,1280 0,1293 0,1278
15 0,8045 0,8039 0,8082 0,8055 0,7794 0,7737 0,7795 0,7775 0,1857 0,1833 0,1832 0,1840
20 0,84833 0,8472 0,8471 0,8475 0,8799 0,8799 0,8772 0,879 0,1830 0,1825 0,1827 0,1827
30 0,8502 0,8553 0,8555 0,8536 0,8628 0,8666 0,8649 0,8647 0,1842 0,1854 0,1848 0,1848
45 0,8775 0,8779 0,8746 0,8766 0,8823 0,8796 0,8786 0,8801 0,1758 0,1771 0,1776 0,1768

Keterangan: = menggunakan faktor pengenceran 5x

Hasil Pengukuran Serapan Sampel Brand pH 1,2 pada = 314nm

Waktu Tablet 1 Tablet 2 Tablet 3


(menit Serapa Serapa Serapa Rata- Serapa Serapa Serapa Rata- Serapa Serapa Serapa Rata-
) n1 n2 n3 rata n1 n2 n3 rata n1 n2 n3 rata
0.3288 0.3351
5 0.3290 0.3298 0.3278 0.3349 0.3349 0.3357 0.3543 0.3549 0.3549 0.3547
7 7
0.3740 0.4776 0.5070
10 0.3744 0.3747 0.3731 0.4775 0.4781 0.4774 0.5072 0.5078 0.5062
7 7 7
0.4946 0.6227
15 0.4946 0.4938 0.4955 0.6229 0.6229 0.6225 0.7044 0.7047 0.7059 0.7050
3 7
0.7379 0.7794
20 0.6045 0.6033 0.6054 0.6044 0.7383 0.7375 0.7380 0.7801 0.7787 0.7795
3 3
30 0.7577 0.7606 0.7588 0.7590 0.5102 0.5103 0.5094 0.5099 0.5189 0.5185 0.5195 0.5189
3 7 7
0.4958 0.5162 0.5355
45 0.4979 0.4953 0.4943 0.5172 0.5158 0.5158 0.5368 0.5343 0.5356
3 7 7

Keterangan: = menggunakan faktor pengenceran 2x

Tabel Hasil Perhitungan Konsentrasi Sampel Generik pH 1,2

Konsentrasi (Tablet Generik)


Waktu Rata-Rata Konsentrasi
Tablet 1 Tablet 2 Tablet 3
(menit)
(g/mL) % (g/mL) % (g/mL) % (g/mL) %
5 138,385 83.031 155,192 93.1152 455,087 273.0522 249.555 149.733
10 181,859 109.1154 187,192 112.3152 457,894 274.7364 275.648 165.389
15 210,473 126.2838 205,561 123.3366 507,192 304.3152 307.742 184.645
20 217,842 130.7052 223,368 134.0208 506,052 303.6312 315.754 189.452
30 218,912 131.3472 220,859 132.5154 507,894 304.7364 315.888 189.533
45 222,947 133.7682 223.561 134.1366 500,877 300.5262 315.795 189.477

Tabel Hasil Perhitungan Konsentrasi Sampel Brand pH 1,2

Konsentrasi
Waktu Rata-Rata Konsentrasi
Tablet 1 Tablet 2 Tablet 3
(menit)
(g/mL) % (g/mL) % (g/mL) % (g/mL) %
5 80.8425 48.5055 82.4175 49.4505 87.3 52.38 83.52 50.112
10 92.1425 55.2855 118.0425 70.8255 125.3925 75.2355 111.859 67.116
15 122.2825 73.3695 154.3175 92.5905 174.875 104.925 150.492 90.295
20 149.725 89.835 183.1075 109.8645 193.4825 116.0895 175.438 105.263
30 188.3825 113.0295 252.135 151.281 256.735 154.041 232.418 139.451
45 245.165 147.099 255.385 153.231 265.035 159.021 255.195 153.117
Grafik Similaritas Ranitidin Generik dan Brand dalam pH 1,2

Grafik Similaritas Ranitidin dalam pH 1,2


200 184.65 189.45 189.53 189.48
180 165.39
149.73 153.12
160 139.45
140
Kosnentrasi (%)

120 105.26
100 90.3
80 67.12
60 50.11
40
20 0
0
0 5 10 15 20 30 45
Waktu (menit)

Ranitidi n Generi k Ranitidi n Brand


Perhitungan Similaritas Tablet Generik dan Brand pada pH 1,2

[ ( ]
100
f 2=50 x log
(Rt nTt n)2
1+
n )

[ (
100
f 2=50 x log
( 149.73350.112 )2 +(165.38967.116)2 +(184.64590.295)2 +(189.452105.263)2
1+
6

[ ( ] [ ]
100 100
f 2=50 x log =50 x log =50 x log [ 1.233911521 ]=50 x 0.091284019
39401.89272 81.04308805
1+
6 )
f 2=4.564200954 (tidak memenuhi syarat Faktor Similaritas (50-100))

Perhitungan Faktor Perbedaan Tablet Generik dan Brand pada pH 1,2

f 1 =100 x log
[ |Rt n Tt n|
( Rt n) ]
f 1 =100 x log [ | ( 149.73350.112 )+ ( 165.38967.116 ) + ( 184.64590.295 )+ (189.452105.263 ) + ( 189.5
(149.733 )+ (165.389 )+ (184.645 )+ ( 189.452 )+ (189.533 )+(18

f 1 =100 x log
[ 462.875
1068.229 ]
=100 x log [ 0.43331 ] =100 x [ 0.3632 ]

f 1 =(36.32)
Data Pengamatan (Kelompok 2 dan 4)

A. TABLET RANITIDIN GENERIK (Medium Basa)

Perhitungan Pembuatan Larutan Buffer Fosfat pH 7,4

NaH2PO4 (0,8 %) Na2HPO4 (0,947%) NaCl


20 80 0,44 g

Dibuat dalam jumlah 6000 mL

a. NaH2PO4 (0,8 %) b. Na2HPO4 (0,947%)

20 80
x 6000 mL=1200 mL x 6000 mL=4800 mL
100 100

0,8 x 0,947 x
= =
100 1200 mL 100 4800 mL

X = 9,6 gram X = 45,456 gram

c. NaCl

0,44 x
x
100 6000 mL

X = 26,4 gram

Tablet Ranitidin (Generik)

Berat tablet = 0,304 gram 150 mg (Ranitidine)

Volume Larutan Stok : 100 mL

Konsentrasi Larutan Stok :


mg
ppm=
L

150 mg
ppm= =1500 ppm
0,1 L

Pembuatan Larutan Stok

V 1 x M 1=V 2 x M 2
V 1 x 1500 ppm=100 mL x 100 ppm
V 1=6,667 mL di add larutan dapar fosfat hingga tanda batas labu ukur 100 mL

Pembuatan Larutan Kalibrasi

a. Konsentrasi 25 ppm c. Konsentrasi 15 ppm


V 1 x M 1=V 2 x M 2 V 1 x M 1=V 2 x M 2
V 1 x 100=20 x 25 V 1 x 100=20 x 15
V 1=5 mL V 1=3 mL

b. Konsentrasi 20 ppm d. Konsentrasi 10 ppm


V 1 x M 1=V 2 x M 2 V 1 x M 1=V 2 x M 2
V 1 x 100=20 x 20 V 1 x 100=20 x 10
V 1=4 mL V 1=2 mL

e. Konsentrasi 5 ppm
V 1 x M 1=V 2 x M 2
V 1 x 100=20 x 5
V 1=1 mL

Kurva Baku Ranitidin Generik dalam media basa

Kurva Baku Ranitidin


0.9
0.8
0.7
f(x) = 0.03x + 0.07
0.6 R = 0.94
Absorbansi

0.5 Kurva Baku Rani tidi n


0.4 Li near (Kurva Baku
Rani tidi n)
0.3
0.2
0.1
0
0 5 10 15 20 25 30
Konsentrasi (ppm)

Konsentrasi Absorbansi
5 ppm 0.2118
10 ppm 0.3185
15 ppm 0.4708
20 ppm 0.4967
25 ppm 0.7676
Persamaan Kurva Baku : y = 0.0258x + 0.0661

Absorbansi Sampel (314 nm)

Absorbans Absorbans Absorbans Rata-rata


Waktu (Menit)
i1 i2 i3 Absorbansi
1 0.5021 0.5032 0.4962 0.5005
5 2 0.3305 0.3337 0.3313 0.331833 0.388411
3 0.3306 0.3339 0.3342 0.3329
1 0.5451 0.5396 0.5406 0.541767
0.51856
10 2 0.5577 0.5518 0.5522 0.5539
7
3 0.4576 0.4593 0.4632 0.460033
15 1 0.6123 0.6155 0.6181 0.6153 0.599811
2 0.6078 0.6101 0.6121 0.61
3 0.5742 0.5752 0.5730 0.574133
1 0.6513 0.6216 0.6270 0.624333
0.66313
20 2 0.6529 0.7008 0.6978 0.7009
3
3 0.6877 0.6622 0.6658 0.664167
1 0.6718 0.6791 0.6747 0.6752
30 2 0.6304 0.6280 0.6283 0.6289 0.6634
3 0.6848 0.6909 0.6826 0.6861
1 0.6244 0.6513 0.6466 0.6494
0.66367
45 2 0.7041 0.6529 0.6586 0.6529
8
3 0.6645 0.6877 0.6909 0.6828

Konsentrasi Sampel

Persamaan Kurva Baku : y = 0.0258x + 0.0661

a. Sampel 5 menit X = 20.68647 ppm


d. Sampel 20 menit
y = 0.0258x + 0.0661 y = 0.0258x + 0.0661
0.388411 = 0.0258x + 0.0661 0.663133 = 0.0258x + 0.0661
0.0258x = 0.388411 0.0661 0.0258x = 0.663133 0.0661
X = 12.49267 ppm X = 23.14081 ppm

b. Sampel 10 menit e. Sampel 30 menit


y = 0.0258x + 0.0661 y = 0.0258x + 0.0661
0.518567 = 0.0258x + 0.0661 0.6634 = 0.0258x + 0.0661
0.0258x = 0.518567 0.0661 0.0258x = 0.6634 0.0661
X = 17.53748 ppm X = 23.15116 ppm

c. Sampel 15 menit f. Sampel 45 menit


y = 0.0258x + 0.0661 y = 0.0258x + 0.0661
0.599811 = 0.0258x + 0.0661 0.663678 = 0.0258x + 0.0661
0.0258x = 0.599811 0.0661 0.0258x = 0.663678 0.0661
X = 23.16194 ppm

Konsentrasi Konsentrasi
Faktor
Waktu (Menit) Absorbansi yang Terukur Sebenarnya
Pengenceran
(ppm) (ppm)
5 0.388411 12.49267 10 124.9267
10 0.518567 17.53748 10 175.3748
15 0.599811 20.68647 10 206.8647
20 0.663133 23.14081 10 231.4081
30 0.6634 23.15116 10 231.5116
45 0.663678 23.16194 10 231.6194

Kadar zat yang terdisolusi


a. Sampel 5 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =124,9267 ppm x 0,9 L=112,43403 mg

b. Sampel 10 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( p p m ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =175,3748 ppm x 0,9 L=157,83732mg

c. Sampel 15 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
M g zat terlarut =206.8647 ppm x 0,9 L=186.17823 mg

d. Sampel 20 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =231.4081 ppm x 0,9 L=208,26729 mg

e. Sampel 30 menit

Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )


Mg zat terlarut =231.5116 ppm x 0,9 L=208.36044 mg

f. Sampel 45 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =231.6194 ppm x 0,9 L=208.45746 mg

Persentase Kadar (%Disolusi)


a. Sampel 5 menit
kadar sampel 112,43403
x 100 = x 100 =74,95
kadar yang tertera pada etiket 150

b. Sampel 10 menit
kadar sampel 157,83732
x 100 = x 100 =105,2
kadar yang tertera pada etiket 150

c. Sampel 15 menit
kadar sampel 186.17823
x 100 = x 100 =124,1
kadar yang tertera pada etiket 150

d. Sampel 20 menit
kadar sampel 208,26729
x 100 = x 100 =138,84
kadar yang tertera pada etiket 150

e. Sampel 30 menit
ka d ar sampel 208.36044
x 100 = x 100 =138,90
kadar yang tertera pada etiket 150

f. Sampel 45 menit
kadar sampel 208.45746
x 100 = x 100 =138,97
kadar yang tertera pada etiket 150

Tabel Hasil Perhitungan Konsentrasi Sampel Generik pH 7,4


Konsentrasi Kadar (mg) %Disolusi
Waktu (Menit) Sebenarnya
(ppm)
5 124.9267 112,43403 74,95%
10 175.3748 157,83732 105,2%
15 206.8647 186.17823 124,1%
20 231.4081 208,26729 138,84%
30 231.5116 208.36044 138,90%
45 231.6194 208.45746 138,97%
B. TABLET RANITIDIN BRANDED (Medium Basa)

Kurva Baku Ranitidin Branded Medium Basa

Kurva Baku Ranitidin Branded


1
0.9
0.8 f(x) = 0.03x - 0
0.7 R = 0.96
0.6
Absorbansi

0.5 Absorbansi
0.4 Linear (Absorbansi)
0.3
0.2
0.1
0
0 5 10 15 20 25 30
Konsentrasi (ppm)

Konsentrasi (ppm) Absorbansi


5 0,1548
10 0,3203
15 0,6141
20 0,6441
25 0,8641

Persamaan Kurva Baku : y = 0.0348x - 0.0032

Absorbansi Sampel (321 nm)

Absorbans Absorbans Absorbans Rata-rata


Waktu (Menit)
i1 i2 i3 Absorbansi
1 0,3772 0,3947 0,3863 0,3861
5 2 0,4347 0,4578 0,4580 0,4502 0,4065
3 0,3798 0,3786 0,3932 0,3834
1 0,4564 0,4708 0,4729 0,4667
10 2 0,5677 0,5426 0,5425 0,5501 0,4954
3 0,4692 0,4739 0,4650 0,4694
1 0,5493 0,5407 0,5426 0,5442
15 2 0,4714 0,4861 0,4731 0,4769 0,4980
3 0,4660 0,4892 0,4633 0,4728
1 0,5197 0,5123 0,5207 0,5176
20 2 0,5741 0,5495 0,5568 0,5601 0,5559
3 0,5866 0,5868 0,5962 0,5899
1 0,5232 0,5166 0,5382 0,5260
30 2 0,5344 0,5979 0,5819 0,5714 0,5627
3 0,5877 0,5979 0,5866 0,5907
1 0,6342 0,6076 0,6101 0,6173
45 0,5754
2 0,5318 0,5207 0,5119 0,5215
3 0,5738 0,5655 0,6227 0,5873

Konsentrasi Sampel

Persamaan Kurva Baku : y = 0.0348x - 0.0032

a. Sampel 5 menit d. Sampel 20 menit


y = 0.0348x - 0.0032 y = 0.0348x - 0.0032
0.4065 = 0.0348x - 0.0032 0.5559 = 0.0348x - 0.0032
0.0348x = 0.4065 + 0.0032 0.0348x = 0.5559 + 0.0032
X = 11.773 ppm X = 16,066 ppm

b. Sampel 10 menit e. Sampel 30 menit


y = 0.0348x - 0.0032 y = 0.0348x - 0.0032
0.4954 = 0.0348x - 0.0032 0.5627 = 0.0348x - 0.0032
0.0348x = 0.4954 + 0.0032 0.0348x = 0.5627 + 0.0032
X = 14.3275 ppm X = 16.261 ppm

c. Sampel 15 menit f. Sampel 45 menit


y = 0.0348x - 0.0032 y = 0.0348x - 0.0032
0.4980 = 0.0348x - 0.0032 0.5754 = 0.0348x - 0.0032
0.0348x = 0.4980+ 0.0032 0.0348x = 0.5754 + 0.0032
X = 14.402 ppm X = 16.626 ppm

Konsentrasi Konsentrasi
Faktor
Waktu (Menit) Absorbansi yang Terukur Sebenarnya
Pengenceran
(ppm) (ppm)
5 0.4065 11.773 ppm 10 117.73 ppm
10 0.4954 14.3275 ppm 10 143.275 ppm
15 0.4980 14.402 ppm 10 144.02 ppm
20 0.5559 16,066 ppm 10 160.66 ppm
30 0.5627 16.261 ppm 10 162.61 ppm
45 0.5754 16.626 ppm 10 166.26 ppm

Kadar zat yang terdisolusi


a. Sampel 5 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =117,73 ppm x 0,9 L=105,957 mg

b. Sampel 10 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =143,275 ppm x 0,9 L=128,9475 mg

c. Sampel 15 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =144.02 ppm x 0,9 L=129.618 mg

d. Sampel 20 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =160.66 ppm x 0,9 L=144.594 mg

e. Sampel 30 menit
Mg zat terlarut =konsentrasi ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =162.61 ppm x 0,9 L=146.349mg

f. Sampel 45 menit
Mg zat terlarut =konsentr a si ( ppm ) x Volume media disolusi ( L )
Mg zat terlarut =166.26 ppm x 0,9 L=149.634 mg

Persentase Kadar (%Disolusi)


a. Sampel 5 menit
kadar sampel 105,957 mg
x 100 = x 100 =70,64
kadar yang tertera pada etike t 150

b. Sampel 10 menit
kadar sampel 128,9475 mg
x 100 = x 100 =85.96
kadar yang tertera pada etiket 150

c. Sampel 15 menit
kadar sampel 129.618 mg
x 100 = x 100 =86.41
kadar yang tertera pada etiket 150

d. Sampel 20 menit
kadar sampel 144.594 mg
x 100 = x 100 =96.39
kadar yang tertera pada etiket 150

e. Sampel 30 menit
kadar sampel 146.349 mg
x 100 = x 100 =97.57
kadar yang tertera pada etiket 150

f. Sampel 45 menit
kadar sampel 149.634 mg
x 100 = x 100 =99.57
kadar yang tertera pada etiket 150

Tabel Hasil Perhitungan Konsentrasi Sampel Branded pH 7,4

Konsentrasi Kadar (mg) %Disolusi


Waktu (Menit) Sebenarnya
(ppm)
5 117,73 105,957 70.64%
10 143,275 128,9475 85.96%
15 144.02 129.618 86.41%
20 160.66 144.594 96.39%
30 162.61 146.349 97.57%
45 166.26 149.634 99.57%

Tabel Hasil Perhitungan Tablet Ranitidin Generik dan Branded pH 7,4

Waktu Generik Branded


(Menit) Konsentrasi Kadar %Disolus Konsentrasi Kadar %
(ppm) (mg) i (ppm) (mg) Disolusi
5 124.9267 112,43403 74.95 117,73 105,957 70.64
10 175.3748 157,83732 105.2 143,275 128,9475 85.96
15 206.8647 186.17823 124.1 144.02 129.618 86.41
20 231.4081 208,26729 138.84 160.66 144.594 96.39
30 231.5116 208.36044 138.90 162.61 146.349 97.57
45 231.6194 208.45746 138.97 166.26 149.634 99.57

Perbandingan Disolusi Ranitidin Generik dan Branded pH 7,4


300

250
138.84 138.9 138.97
124.1
200 105.2
Disolusi (%)

150 74.95 Generi k


Bra nded
100 96.39 97.57 99.57
85.96 86.41
70.64
50

0
5 10 15 20 30 45
Waktu (Menit)

Perhitungan Similaritas Tablet Generik dan Brand pada pH 7,4


[ ( ]
100
f 2=50 x log
2

1+
(Rt nTt n)
n )

[ (
100
f 2=50 x log
( 74,9070,64 )2+(105,2085,96)2 +(124,1086,41)2 +(138,8496,39)2 +(138,9097,57
1+
6

[ ( ] [ ]
100 100
f 2=50 x log =50 x log =50 x log [ 2.954 ] =50 x 0.47=23.52
6871,3927 33.85
1+
6 )
f 2=23.52 (tidak memenuhi syarat Faktor Similaritas (50-100))

Perhitungan Faktor Perbedaan Tablet Generik dan Brand pada pH 7,4

f 1 =100 x log
[| Rt n Tt n|
(Rt n) ]

( 74,9070,64 ) +(105,2085,96) +(124,1086,41) +( 138,8496,39) +(138,9097,57)+(138,9799
f 1=100 x log
[ ||
(74,90 )+ ( 105,20 )+ ( 124,10 ) + ( 138,84 ) + ( 138,90 ) +(138,97) ]
f 1 =100 x log
[ 184,37
720,91 ]
=100 x log [ 0,25575 ]=100 x [0,59218 ]

f 1 =(59,218)

DATA PENGAMATAN EXCEL DAN BOOSTRAP

1) Perhitungan manual dengan rumus


Tabel Hasil Perhitungan Konsentrasi Sampel Generik pH 1,2

Waktu Konsentrasi (Tablet Generik)


(menit) Tablet 1 Tablet 2 Tablet 3 Rata-Rata Konsentras
(g/mL) % (g/mL) % (g/mL) % (g/mL) %
5 138,385 83.031 155,192 93.1152 455,087 273.0522 249.555 149.733
10 181,859 109.1154 187,192 112.3152 457,894 274.7364 275.648 165.389
15 210,473 126.2838 205,561 123.3366 507,192 304.3152 307.742 184.645
20 217,842 130.7052 223,368 134.0208 506,052 303.6312 315.754 189.452
30 218,912 131.3472 220,859 132.5154 507,894 304.7364 315.888 189.533
45 222,947 133.7682 223.561 134.1366 500,877 300.5262 315.795 189.477

Tabel Hasil Perhitungan Konsentrasi Sampel Brand pH 1,2

Konsentrasi
Waktu Rata-Rata Konsentras
Tablet 1 Tablet 2 Tablet 3
(menit)
(g/mL) % (g/mL) % (g/mL) % (g/mL) %
5 80.8425 48.5055 82.4175 49.4505 87.3 52.38 83.52 50.112
10 92.1425 55.2855 118.0425 70.8255 125.3925 75.2355 111.859 67.116
15 122.2825 73.3695 154.3175 92.5905 174.875 104.925 150.492 90.295
20 149.725 89.835 183.1075 109.8645 193.4825 116.0895 175.438 105.263
30 188.3825 113.0295 252.135 151.281 256.735 154.041 232.418 139.451
45 245.165 147.099 255.385 153.231 265.035 159.021 255.195 153.117
Grafik Similaritas Ranitidin Generik dan Brand dalam pH 1,2

Grafik Similaritas Ranitidin dalam pH 1,2


200 184.65 189.45 189.53 189.48
180 165.39
149.73 153.12
160 139.45
140
Kosnentrasi (%)

120 105.26
100 90.3
80 67.12
60 50.11
40
20 0
0
0 5 10 15 20 30 45
Waktu (menit)

Ranitidi n Generi k Ranitidi n Brand

Perhitungan Similaritas Tablet Generik dan Brand pada pH 1,2

[ ( ]
100
f 2=50 x log
2

1+
(Rt nTt n)
n )

[ (
100
f 2=50 x log
( 149.73350.112 )2 +(165.38967.116)2 +(184.64590.295)2 +(189.452105.2
1+
6

[ ( ] [ ]
100 100
f 2=50 x log =50 x log =50 x log [ 1.233911521 ]=50 x 0.091284
39401.89272 81.04308805
1+
6 )
f 2=4.564200954 (tidak memenuhi syarat Faktor Similaritas (50-100))

Perhitungan Faktor Perbedaan Tablet Generik dan Brand pada pH 1,2

f 1 =100 x log
[ |Rt n Tt n|
( Rt n) ]
f 1 =100 x log [ |( 149.73350.112 )+ ( 165.38967.116 ) + ( 184.64590.295 )+ (189.452105.263 ) +
(149.733 )+ (165.389 )+ (184.645 )+ ( 189.452 )+ (189.53

f 1 =100 x log [ 462.875


1068.229 ]
=100 x log [ 0.43331 ] =100 x [ 0.3632 ]

f 1 =(36.32)

2) Perhitungan menggunakan Ms. Excel


a. Absorbans
- Baku (Reference)

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


5 0.3946 0.4904 0.1246 0.3946 0.4904 0.1246
10 0.6424 0.6728 0.1278 0.6424 0.6728 0.1278
15 0.8055 0.7775 0.184 0.8055 0.7775 0.184
20 0.8475 0.879 0.1827 0.8475 0.879 0.1827
30 0.8536 0.8647 0.1848 0.8536 0.8647 0.1848
45 0.8766 0.8801 0.1768 0.8766 0.8801 0.1768

- Sampel (Brand)

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


0.3288 0.3351 0.3288 0.3351
5 0.3547 0.3547
7 7 7 7
0.3740 0.4776 0.5070 0.3740 0.4776 0.5070
10
7 7 7 7 7 7
0.4946 0.6227 0.4946 0.6227
15 0.705 0.705
3 7 3 7
0.7379 0.7794 0.7379 0.7794
20 0.6044 0.6044
3 3 3 3
0.7590 0.5099 0.5189 0.7590 0.5099 0.5189
30
3 7 7 3 7 7
0.4958 0.5162 0.5355 0.4958 0.5162 0.5355
45
3 7 7 3 7 7

b. Konsentrasi (ppm)
- Baku
Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6
5 138 155 455 138 155 455
10 182 187 458 182 187 458
15 210 206 507 210 206 507
20 218 223 506 218 223 506
30 219 221 508 219 221 508
45 223 224 501 223 224 501

- Sampel

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


82.417 80.842 82.417
5 80.8425 87.3 87.3
5 5 5
118.04 125.39 92.142 118.04 125.39
10 92.1425
3 3 5 3 3
122.282 154.31 174.87 122.28 154.31 174.87
15
5 8 5 3 8 5
183.10 193.48 149.72 183.10 193.48
20 149.725
8 3 5 8 3
188.382 252.23 256.73 188.38 252.23 256.73
30
5 5 5 3 5 5
255.38 265.03 245.16 255.38 265.03
45 245.165
5 5 5 5 5

c. Konsentrasi Terkoreksi
- Baku

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


5 138 155 455 138 155 455
10 183 188 460 183 188 460
15 211 207 510 211 207 510
20 219 225 509 219 225 509
30 220 222 511 220 222 511
45 224 225 504 224 225 504

- Sampel

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


5 80.8425 82.4175 87.3 80.842 82.417 87.3
5 5
125.87 92.591 125.87
10 92.591625 118.500375 118.5
8 6 8
175.57 122.79 154.97 175.57
15 122.7944028 154.973292
2 4 3 2
194.45 150.40 183.96 194.45
20 150.4043472 183.964819
4 4 5 4
189.21 253.25
30 189.2143056 253.252264 257.81 257.81
4 2
266.46 246.21 256.78 266.46
45 246.2115694 256.786306
1 2 6 1

d. Massa terlarut
- Baku

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


124.5473 139.67 409.57 124.54 139.67 409.57
5
7 4 9 7 4 9
164.3656 414.38 164.36 414.38
10 169.25 169.25
1 1 6 1
190.3356 185.94 458.76 190.33 185.94 458.76
15
1 1 3 6 1 3
197.1102 202.05 457.98 202.05 457.98
20 197.11
6 9 3 9 3
198.1102 199.89 459.63 199.89 459.63
30 198.11
6 1 6 1 6
201.7471 453.32 201.74 453.32
45 202.31 202.31
9 9 7 9

- Sampel

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


74.175 72.758 74.175
5 72.75825 78.57 78.57
8 3 8
83.33246 83.332
10 106.65 113.29 106.65 113.29
3 5
15 110.5149 139.47 158.01 110.51 139.47 158.01
6 6 4 5 6 4
135.3639 165.56 175.00 135.36 165.56 175.00
20
1 8 9 4 8 9
170.2928 227.92 232.02 170.29 227.92 232.02
30
8 7 9 3 7 9
221.5904 231.10 239.81 231.10 239.81
45 221.59
1 8 5 8 5

e. Persen terdisolusi
- Baku

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


83.031578 93.115 273.05 83.031 93.115 273.05
5
9 8 3 6 8 3
109.57707 112.83 276.25 109.57 112.83 276.25
10
6 3 4 7 3 4
126.89040 123.96 305.84 123.96 305.84
15 126.89
9 1 2 1 2
131.40684 134.70 305.32 131.40 134.70 305.32
20
2 6 2 7 6 2
132.07350 306.42 132.07 306.42
30 133.26 133.26
9 4 4 4
134.49812 134.87 302.21 134.49 134.87 302.21
45
9 3 9 8 3 9

- Sampel

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


49.450 48.505 49.450
5 48.5055 52.38 52.38
5 5 5
71.100 75.526 71.100 75.526
10 55.554975 55.555
2 5 2 5
73.676641 105.34 73.676 105.34
15 92.984 92.984
7 3 6 3
90.242608 110.37 116.67 90.242 110.37 116.67
20
3 9 2 6 9 2
113.52858 151.95 154.68 113.52 151.95 154.68
30
3 1 6 9 1 6
147.72694 154.07 159.87 147.72 154.07 159.87
45
2 2 7 7 2 7

f. Rata-rata Persen terdisolusi per waktu


- Baku

Waktu Rata-rata (Rt)


5 149.7333333
10 166.2213255
15 185.5644444
20 190.4784405
30 190.585848
45 190.5301559
Jumlah Rata-rata Rt 1073.113548

- Sampel

Waktu Rata-rata (Tt)


5 50.112
10 67.3939
15 90.66786389
20 105.7646389
30 140.0552944
45 153.8918361
Jumlah Rata-rata Tt 607.8855333

Perhitungan Similaritas

Waktu Rt - Tt (Rt - Tt)^2


5 99.6213333 9924.41
10 98.8274255 9766.86
15 94.8965806 9005.361
20 84.7138017 7176.428
30 50.5305535 2553.337
45 36.6383198 1342.366
Jumlah 465.228014 39768.76

1. F2 (Similaritas)

[ ( ]
100
f 2=50 x log
2

1+
( Rt nTt n )
n )
Fraksi Rumus Hasil
1+((SUM (Rt - Tt)^2)/6) 6629.127101
akar (1+((SUM (Rt - Tt)^2)/6)) 81.41945161
100 / akar (1+((SUM (Rt - Tt)^2)/6)) 1.228208
log (1+((SUM (Rt - Tt)^2)/6))^-0.5 x 100) 0.089271827
log (1+((SUM (Rt - Tt)^2)/6))^-0.5 x 100) 4.463591 (F2)
x 50

2. F1 (Difference)

f 1=100 x
[ |Rt nTt n|
( Rt n ) ]
Waktu Rt-Tt Rata-rata T
5 99.6213333 50.112
10 98.8274255 67.3939
15 94.8965806 90.66786389
20 84.7138017 105.7646389
30 50.5305535 140.0552944
45 36.6383198 153.8918361
F1 = 43.3531

3) Perhitungan dengn PhEq Bootsrap

Persen terdisolusi

- Baku

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


83.031578 93.115 273.05 83.031 93.115 273.05
5
9 8 3 6 8 3
109.57707 112.83 276.25 109.57 112.83 276.25
10
6 3 4 7 3 4
15 126.89040 123.96 305.84 126.89 123.96 305.84
9 1 2 1 2
131.40684 134.70 305.32 131.40 134.70 305.32
20
2 6 2 7 6 2
132.07350 306.42 132.07 306.42
30 133.26 133.26
9 4 4 4
134.49812 134.87 302.21 134.49 134.87 302.21
45
9 3 9 8 3 9

- Sampel

Waktu Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 4 Tab 5 Tab 6


49.450 48.505 49.450
5 48.5055 52.38 52.38
5 5 5
71.100 75.526 71.100 75.526
10 55.554975 55.555
2 5 2 5
73.676641 105.34 73.676 105.34
15 92.984 92.984
7 3 6 3
90.242608 110.37 116.67 90.242 110.37 116.67
20
3 9 2 6 9 2
113.52858 151.95 154.68 113.52 151.95 154.68
30
3 1 6 9 1 6
147.72694 154.07 159.87 147.72 154.07 159.87
45
2 2 7 7 2 7
Perbandingan Perhitungan F1 dan F2

Cara perhitungan F1 F2
Manual rumus ( (36.32 ) 4.564200954
Ms. Excel rumus 43.3531 4.463591
Bootstrap 66.53 4.46

VII. Pembahasan

Pada praktikum kali ini percobaan yang dilakukan adalah analisis bioekivalen
(BE) in vitro ranitidin pada dua buah merk dagang yang sudah beredar di pasaran
dengan membandingkannya terhadap innovator dari parasetamol, yaitu Hufadin.
Sampel yang digunakan dalam pengujian disolusi terbanding kali ini adalah tablet
Ranitidin dosis 150 mg yang dibedakan menjadi dua yaitu tablet ranitidin generik
dan tablet ranitidin brand yang diuji dalam dua media yang berbeda yaitu media
asam (HCl pH 1,2) dan media basa (Dapar fosfat pH 7,4 )

Pada duah buah merk dagang yang sudah beredar di pasaran dengan
membandingkannya terhadap innovatornya. Penggunaan hufadin sebagai produk
pembanding dikarenakan berdasarkan peraturan Kepala BOPM tentang pedoman
uji bioekivalen yang menyatakan bahwa produk pembanding adalah produk
innovator, selain itu dikarenakan produk innovator yang telah memiliki izin edar
telah terbukti efikasi, keamanan dan mutunya. Tujuan dari praktikum ini untuk
mempelajari perbedaan profil disolusi dari masing-masing produk.

Sebelum dilakukan pengukuran kadar zat aktif ranitidin yang terdisolusi


dalam media, tahap awal yang harus dilakukan adalah membuat kurva baku.
Kurva baku berfungsi untuk mencari persamaan garis yang diperoleh dari
absorbansi larutan ranitidine variasi konsentrasi dimana dari hasil persamaan
tersebut dapat dicari kadar atau konsentrasi dari zat aktif ranitidine dalam media.

Pembuatan kurva baku media asam dilakukan sebanyak 2 kali yaitu kurva
baku ratinidine generic asam dan kurva baku ranitidine brand asam. Prinsip
pembuatan kurva baku ranitiidin generic dan brand pada dasarnya sama, yaitu
dengan cara membuat larutan stok dari tablet ranitidine kemudian dibuat larutan
dengan variasi konsentrasi dengan cara pengenceran sehingga ketika di running
pada sperktrofotometer mendapatkan nilai absorbasi antara 0,2 sampai 0,8. Hasil
absorbansi tiap variasi konsentrasi dibuat grafik sehingga persamaan dan nilai R
(regresi) dapat diperoleh. Selanjutnya pembuatan larutan baku pada media basa.
Medium basa yang digunakan adalah larutan buffer fosfat dengan pH 7,4.

Kurva baku ranitidine generik media asam (HCl pH 1,2) diperoleh variasi
konsentrasi sebesar 120 ppm, 150 ppm, 180 ppm, 210 ppm dan 240 ppm.
Sehingga diperoleh persamaan y = 0.0057x - 0.3942 dengan R2 = 0.9405.
Sedangkan pada ranitidine brand media asam (HCl pH 1,2) diperoleh variasi
konsentrasi sebesar 60 ppm, 90 ppm, 120 ppm, 150 ppm dan 180 ppm, sehingga
persamaannya adalah y = 0.004x + 0.0055 dengan R2 = 0.9693.
Kurva baku ranitidine generik media basa (buffer fosfat pH 7,4 ) diperoleh
variasi konsentrasi sebesar 25 ppm, 20 ppm, 15 ppm, 10 ppm dan 5 ppm.
Sehingga diperoleh persamaan y = 0.0258x + 0.0661 dengan R2 = 0.9374.
Sedangkan pada ranitidine brand media asam (buffer fosfat pH 7,4 ) diperoleh
variasi konsentrasi sebesar 25 ppm, 20 ppm, 15 ppm, 10 ppm dan 5 ppm,
sehingga persamaannya adalah y = 0.0348x - 0.0032 dengan R2 = 0.961. Setelah
diperoleh nilai persamaan dari masing-masing kurva baku asam, maka tahap yang
selanjutnya adalah pengujian disolusi terbanding antara ranitidine generic dan
ranitidine brand pada media asam (HCl pH 1,2) dan basa (buffer fosfat pH 7,4 )

Pada pengujian disolusi terbanding digunakan dua macam tablet yang berbeda
dengan zat aktif yang sama, dimaksudkan agar diperoleh informasi berupa
perbandingan biokivalensi antara kedua obat tersebut, karena obat-obat dengan
kandungan atau bahan aktif yang sama belum tentu memiliki efikasi atau kadar
yang sama dalam tubuh sehingga perlu adanya perbandingan. Profil suatu obat
dapat dikatakan bioekivalen bila faktor perbedaan mendekati nilai 0 dan faktor
similaritas mendekati nilai 100, namun pada umumnya dapat pula dinyatakan
dalam nilai rentang 0-15 untuk faktor perbedaan dan 50-100 untuk faktor
similaritas.

Uji disolusi terbanding pada sampel tablet ranitidine generik media asam
mula-mula dimasukan media asam berupa HCl pH 1,2 kedalam tabung disolution
tester dengan suhu 370C kemudian dimasukan tablet ranitidine generic 1 yang
akan diuji kedalam tabung disolusi dalam 6 interval waktu yaitu 5 menit, 10
menit, 15 menit, 20 menit, 30 menit dan 45 menit larutan disolusi diambil untuk
di lihat absorbansinya pada spektrofotometer dengan panjang gelombang
maksimal 314 nm. Hasil disolusi tablet ranitidine generic media asam pada waktu
5 menit diperoleh nilai absorbansi (A) sebesar 0,3946 sehingga kadarnya adalah
83.031%, pada waktu 10 menit A= 0,6424 dan kadarnya sebesar 109.1154%, pada
waktu 15 menit A= 0,8055 dengan kadar sebesar 126.2838%, di waktu 20 menit
A= 0,8475 dan kadar yang diperoleh sebesar 130.7052, sedangkan pada waktu 30
menit A= 0,8536 dengan kadar 131.3472% dan pada waktu ke-45 menit diperoleh
nilai A= 0,8766 dengan hasil kadar sebesar 133.7682%. Dari hasil kadar tersebut
dapat diketahui bahwa semakin lamanya waktu, kadar obat dalam media semakin
meningkat.

Pada tablet ranitidine generik 2 diperoleh hasil absorbansi pada waktu 5 menit
adalah 0,4904 dengan nilai kadar sebesar 93.1152%, pada waktu 10 menit
A=0,6728 dengan kadar 112.3152%, pada waktu 15 menit A=0,7775 dengan nilai
kadar sebesar 123.3366%, pada waktu 20 menit nilai A= 0,879 dengan kadar
sebesar 134.0208% sedangkan pada waktu ke 30 menit diperoleh nilai A= 0,8647
dengan kadar 132.5154% dan pada waktu ke 45 menit diperoleh A= 0,8801
dengan hasil kadar sebesar 134.1366%. Dari hasil tersebut dapat kita ketahui
bahwa semakin meningkatnya waktu, kadar obat dalam media semakin besar.

Pada tablet ranitidine generik 3 (pengenceran 5x) diperoleh hasil absorbansi


pada waktu 5 menit adalah 0,1246 dengan nilai kadar sebesar 273.0522%, pada
waktu 10 menit A= 0,1278 dengan kadar 274.7364%, pada waktu 15 menit
A=0,1840 dengan nilai kadar sebesar 304.3152%, pada waktu 20 menit nilai A=
0,1827 dengan kadar sebesar 303.6312% sedangkan pada waktu ke 30 menit
diperoleh nilai A= 0,1848 dengan kadar 304.7364% dan pada waktu ke 45 menit
diperoleh A= 0,1768 dengan hasil kadar sebesar 300.5262%. Dari hasil tersebut
dapat kita ketahui bahwa kadar obat mengalami peningkatan dengan
bertambahnya waktu.

Uji disolusi terbanding yang kedua adalah pada tablet ranitidine brand media
asam. Prinsip pengujiannya sama seperti uji disolusi tablet ranitidine generic
dibagi pula kedalam 6 interval waktu. Hasil pengujian pada tablet brand 1
menunjukan nilai absorbansi pada waktu ke-5 menit adalah 0,32887 dengan nilai
kadar sebesar 48.5055%, pada waktu 10 menit A= 0,37407 dengan kadar
55.2855%, pada waktu 15 menit A=0,49463 dengan nilai kadar sebesar
73.3695%, pada waktu 20 menit nilai A= 0,6044 dengan kadar sebesar 89.835%
sedangkan pada waktu ke 30 menit diperoleh nilai A= 0,7509 dengan kadar
113.0295% dan pada waktu ke 45 menit diperoleh A= 0,49583 dengan hasil kadar
sebesar 147.099%. Dari hasil tersebut dapat kita ketahui bahwa kadar obat
semakin meningkat dengan bertambahnya waktu.

Hasil uji disolusi pada tablet brand 2 adalah pada waktu ke-5 menit A=
0.32887 dengan nilai kadar sebesar 49.4505% pada waktu 10 menit A= 0.37407
dengan kadar 70.8255%, pada waktu 15 menit A=0.49463 dengan nilai kadar
sebesar 92.5905%, pada waktu 20 menit nilai A= 0.6044 dengan kadar sebesar
109.8645% sedangkan pada waktu ke 30 menit diperoleh nilai A= 0.75903 dengan
kadar 151.281% dan pada waktu ke 45 menit diperoleh A= 0.49583 dengan hasil
kadar sebesar 153.231%. Dari hasil tersebut dapat kita ketahui bahwa semakin
meningkatnya waktu, kadar obat dalam media semakin besar.

Hasil uji disolusi pada tablet brand 2 adalah pada waktu ke-5 menit A=
0.33517 dengan nilai kadar sebesar 52.38% pada waktu 10 menit A= 0.4767
dengan kadar 75.2355%, pada waktu 15 menit A=0.62277 dengan nilai kadar
sebesar 9104.925%, pada waktu 20 menit nilai A= 0.73793 dengan kadar sebesar
116.0895% sedangkan pada waktu ke 30 menit diperoleh nilai A= 0.50997 dengan
kadar 154.041% dan pada waktu ke 45 menit diperoleh A= 0.51627 dengan hasil
kadar sebesar 159.021%. Dari hasil tersebut dapat kita ketahui bahwa kadar obat
dalam media semakin meningkat dengan bertambahnya waktu.

Hasil uji disolusi pada tablet brand 3 adalah pada waktu ke-5 menit A= 0.3547
dengan nilai kadar sebesar 50.112% pada waktu 10 menit A= 0.50707 dengan
kadar 67.116%, pada waktu 15 menit A= 0.7050 dengan nilai kadar sebesar
90.295%, pada waktu 20 menit nilai A= 0.77943 dengan kadar sebesar 105.263%
sedangkan pada waktu ke 30 menit diperoleh nilai A= 0.51897 dengan kadar
139.451% dan pada waktu ke 45 menit diperoleh A= 0.53557 dengan hasil kadar
sebesar 153.117%. Dari hasil data tersebut dapat kita ketahui bahwa waktu
berbanding lurus dengan kadar yakni semakin meningkatnya waktu maka kadar
obat dalam media akan semakin meningkat.

Pada penentuan kadar sampel obat generic ranitidin medium basa larutan
buffer posfat pH 7,4 ini dilakukan pada panjang gelombang 314 nm. pengambilan
sampel pada selang waktu beberapa menit yaitu 5 ; 10 ; 15 ; 20 ; 30 ; dan 45
didapat absorbansi rata-rata 0.388411 ; 0.518567 ; 0.599811 ; 0.663133 ; 0.6634 ;
0.663678. Dari hasil absorbansi terlihat peningkatan seiring meningkatnya waktu
pengambilan yang sesuai dengan literature yang menyatakan bahwa kecepatan
disolusi adalah suatu ukuran yang menyatakan banyaknya suatu zat terlarut dalam
pelarut tertentu setiap satuan waktu, yang artinya semakin meningkatnya waktu
maka kadar yang didapat akan meningkat pula. Berdasarkan absorbansi yang
diperoleh maka didapat kadar tiap selang waktu berurutan sebesar 124.9267 ;
175.3748 ; 206.8647 ; 231.4081 ; 231.5116 ; 231.6194 yang telah dikalikan
dengan factor pengencerannya sebesar 10 kali. Dari hasil perhitungan didapat
persen disolusi :
Waktu (Menit) %Disolusi
5 74,95%
10 105,2%
15 124,1%
20 138,84%
30 138,90%
45 138,97%

Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap obat brand ranitidine hufadin.


Penentuan kadar ini dilakukan pada medium basa larutan buffer posfat pH 7,4
yang dilakukan pada panjang gelombang 321 nm. pengambilan sampel pada
selang waktu beberapa menit yaitu 5 ; 10 ; 15 ; 20 ; 30 ; dan 45. Pengambiln ini
menggunakan siring yang telah dilengkapi dengan selang. Absorbansi rata-rata
yang diperoleh dari 3 obat brand ranitidine hufadin yaitu 0,4065 ; 0,4954 ;
0,4980 ; 0,5559 ; 0,5627 ; dan 0,5754. Berdasarkan pada absorbansi yang
diperoleh maka didapat kadar tiap selang waktu sebesar 117.73 ; 143.275 ;
144.02 ; 160.66 ; 162.61 ; dan 166.26 yang telah dikalikan dengan factor
pengencerannya sebesar 10 kali. Sehingga diperoleh % disolusi sebesar :

Waktu (Menit) %Disolusi (generic) %Disolusi (brand)


5 74,95% 70.64%
10 105,2% 85.96%
15 124,1% 86.41%
20 138,84% 96.39%
30 138,90% 97.57%
45 138,97% 99.57%
Dari hasil persentase disolusi atau persentase kadar dapat dikatakan bahwa
obat generic mempunyai kemampuan melarut lebih besar dibandingkan dengan
obat brand sehingga kadarnya pun akan meningkat tiap waktu. Walaupun % kadar
antara obat generic ranitidine dan brand ranitidinn hufadin terdapat perbedaan
jauh, namun demikian profil kedua tablet ranitidin memenuhi persyarat USP
karena pada waktu 45 menit sudah mencapai kadar >80%. Pada persyaratan USP
menyetakan bahwa pada waktu 60 menit obat telah larut > 80%. Dan dapat
dinyatakan pula bahwa kedua obat ini sangat larut terhadap mediumnya.
Dari serangkaian perhitungan, didapat hasil factor similaritas antara obat
generik terhadap obat innovator yait hufadin sebesar 23,52 , sedangkan faktor
perbedaanya adalah 59,218 . Faktor similaritas 23,53 hal ini menunjukkan
bahwa tidak terdapat kesamaan atau ekivalensi yang berarti tidak mempunyai
kemiripan profil disolusi kedua produk, karena suatu produk dikatakan ekivalensi
dengan produk lain jika mempunyai faktor similaritas 50-100. Ketidaksimilaran
ini dapat disebabkan oleh banyak factor, salah satunya sifat fisika kimia obat
seperti kelarutan yang belum sempurna. Setiap obat memiliki waktu disolusi yang
berbeda dikarenakan perbedaan zat tambahan yang digunakan baik jenis zat
tambahannya maupun jumlah zat yang ditambahkan dalam formula obat.

Berdasarkan pedoman uji bioekivalensi, dimana untuk mengetahui profil


disolusi dari suatu produk obat, waktu-waktu pengambilan sampel untuk produk
obat lepas cepat : 10,15, 30, 45 dan 60 menit dan digunakan produk obat minimal
12 unit dosis. Profil disolusi dibandingkan dengan menggunakan faktor kemiripan
(F2) (BPOM, 2004). Pada praktikum tersebut dalam pengambilan data Faktor
kemiripan (F2) memiliki nilai yang sesuai ketika dilakukan perhitungan
menggunakan Pheq_Bootstrap sedangakan faktor perbedaan (F1) memiliki
perbedaan nilai apabila perhitungan tersebut menggunakan Pheq_Bootstrap.
Pheq_Bootstrap merupakan perangkat lunak gratis untuk membantu perhitungan
kesamaan faktor untuk menilai profil disolusi. Perbedaan hasil tersebut
dikarenakan persyaratan data yang tersedia tidak sesuai dengan pedoman uji
bioekivalensi dimana seharusnya minimal obat yang diuji yaitu 12 sedangkan
pada praktikum ini hanya 6 produk (data), begitupun waktu pengambilan sampel
seharusnya 10,15, 30, 45 dan 60 menit sedangkan yang telah dilakukan yaitu 5,10,
15, 20, 30 dan 45 , sehingga ketika memasukan data, nilai yang didapatkan tidak
sesuai dengan persyratan pada perangkat lunak tersebut.

Sementara untuk nilai F2, baik pada perhitungan manual, ms excel ma pun dengan
software bootstrao, tidak ada perbedaan yang signifikan. Nilai F2 dengan
perhitungan manual diperoleh angka sebesar 4,564, sementara dengan ms excel
adalah sebesar 4,463 dan dengan bootsrap adalah sebesar 4,46. Perhitungan antara
ms excel dengan bootsrap hampir presisi, hanya berbeda di desimal.

VIII. Simpulan
Profil kedua tablet ranitidin memenuhi persyarat USP karena pada waktu 45
menit sudah mencapai kadar >80%. Dan dapat dinyatakan pula bahwa kedua
obat ini sangat larut terhadap mediumnya. Produk generik ranitidin
dinyatakan tidak lulus uji bioavailabilitas dan uji bioekivalensi terhadap
produk innovatornya yaitu merk Hufadin yang artinya tidak memiliki kualitas
yang sama dengan produk innovator, dan produk ini tidak dapat dijadikan
alternatif dikarenakan memiliki factor similaritas yang lebih kecil dari
peryaratan yang semestinya yaitu 50-100.

Similaritas dari obat generic dan obat branded dapat dilihat dengan
menggunakan Microsoft excel. Namun terdapat juga aplikasi yang lebih cepat
dan akurat, yaitu aplikasi bootstrap. Kedua aplikasi ini dalam
mengimplementasikan harga similaritas memiliki harga yang berbeda-beda
dikarenakan perbedaan keakurasian antara Microsoft excel dan aplikasi
bootsrap.
DAFTAR PUSTAKA
Aini, N., Saraswati, R. D., dan Oktoberia, I. S. 2015. Profil Disolusi Terbanding,
Penetapan Kadar, dan Kualitas Fisik Tablet Atorvastatin Inovator, Generik
Bernama Dagang, dan Generik. Jurnal Kefarmasian Indonesia. Volume 5
Nomor 2.
Badan POM. 2004. Pedoman Uji Bioekivalensi. Jakarta : Badan POM RI.

BPOM, 2005. Pedoman Uji Bioekivalensi. Jakarta : Badan POM RI.


(FDA) Food and Drug Administration. 1997. Guidance for Industry : Dissolution
Testing of Immediate Release Solid Oral Dosage Forms. Available at
https://www.fda.gov/downloads/drugs/guidances/ucm070237.pdf
Kortejarvie, H., Yliperttula, M., Dressman, J. B., Junginger, H.E., Midha, K. K.,
Shah, V. P., Barends, D. M. 2005. Biowaiver Monographs for Immediate
Release Solid Oral Dosage Forms: Ranitidine Hydrochloride. Journal of
Phamaceutical Science. Volume 94 Number 8. Peraturan Kepala Badan
Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia No. HK
00.05.3.1818 tentang Pedoman Uji Bioekivalensi.

Shargel, L. and Yu, A. 1999. Applied Biopharmaceutics and Pharmacokinetics, 4th Ed.
New York : McGraw-Hill.
Sumar, H. 1994. Kimia Analitik Instrumen. Edisi Kesatu. Semarang : IKIP

Semarang Press.