Anda di halaman 1dari 7

37

BAB IV. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


Uraian Pendahuluan4

1. Latar Belakang Salah satu Strategi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat dalam mendukung pencapaiaan agenda pembangunan
Nasional adalah mengacu kepada RPJMN 2015- 2019 dan
berbasiskan pada keterpaduan infrastruktur wilayah, sesuai
dengan rumusan tujuan yaitu : Menyelenggarakan pembangunan
bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang terpadu dan
berkelanjutan didukung industri konstruksi yang berkualitas
untuk keseimbangan pembangunan antardaerah, terutama di
kawasan tertinggal, kawasan perbatasan, dan kawasan perdesaan,
dengan salah satunya yakni penerapan manajemen mutu, melalui
Sistem Manajemen Mutu (SMM).
Sistem Manajemen Mutu (SMM) merupakan sistem manajemen
organisasi untuk mengarahkan dan mengendalikan
penyelenggaraan pekerjaan konstruksi dan non konstruksi di
setiap unit kerja, unit pelaksana kegiatan dan penyedia jasa dalam
hal pencapaian mutu.
Pelaksanaan penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) perlu
dilakukan untuk mengakomodasi semua sistem yang terkait
dengan penjaminan mutu seluruh proses kegiatan yang
dilaksanakan. Penerapan SMM harus dapat menunjukkan
peningkatan berkelanjutan dalam Unit Kerja/Unit Pelaksana
dengan mengaktualisasikan 8 (delapan) prinsip manajemen mutu
dalam setiap proses kegiatan, yang meliputi : Fokus pelanggan;
Kepemimpinan; Keterlibatan personil; Pendekatan proses;
Pendekatan sistem terhadap manajemen; Perbaikan
berkesinambungan; Pendekatan faktual dalam pengambilan
keputusan; dan Hubungan pemasok yang saling menguntungkan.
Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, diperlukan upaya
peningkatan kapasitas dan kompetensi para Aparatur Sipil Negara
(ASN) melalui pelatihan yang ditunjang dengan materi pengajaran
yang komprehensif, terutama dalam Bidang Jalan Dan Jembatan.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas, Pusat Pendidikan dan
Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman dan Pengembangan
Infrastruktur Wilayah akan melaksanakan Kegiatan
Pengembangan Kurikulum Dan Modul Diklat Sistem Manajemen
Mutu (SMM) Bidang Jalan Dan Jembatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tersusun pengembangan


kurikulum dan modul diklat yang terkait dengan Pokok-Pokok
Peraturan Tentang Jalan, Etos Kerja, SMK3 dan SML, Dokumen

4 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.
Dokumen Pengadaan Standar
Jasa Konsultansi Badan Usaha
(dengan Prakualifikasi)
38

Kontrak, Persiapan Pelaksanaan Kerja, Pengendalian Pelaksanaan


Kerja, Pengawasan Mutu Pekerjaan Jalan, Pengawasan Mutu
Pekerjaan Jembatan, Pengukuran Untuk Pembayaran dan
Pelaporan dan Penyelesaian Pekerjaan, sehingga dapat
dipergunakan sebagai bahan dan alat dalam pelaksanaan Diklat,
dan pada akhirnya mampu meningkatkan kompetensi ASN di
Bidang Jalan Dan Jembatan yang handal dan mampu mencapai
target-target kinerja yang menjadi tanggung jawabnya.

2. Maksud Dan Tujuan a. Maksud Kegiatan


Kegiatan Pengembangan Kurikulum dan Modul Diklat Sistem
Manajemen Mutu Bidang Jalan dan Jembatan, dimaksudkan
untuk membuat Pengembangan Kurikulum dan Modul Sistem
Manajemen Mutu Bidang Jalan dan Jembatan di lingkup
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

b. Tujuan Kegiatan
Menyediakan Kurikulum dan Modul Sistem Manajemen Mutu
Bidang Jalan dan Jembatan untuk meningkatkan keahlian dan
ketrampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

3. Sasaran Sasaran dari Kegiatan Pengembangan Kurikulum dan Modul


Diklat Sistem Manajemen Mutu Bidang Jalan dan Jembatan, yakni :
Tersedianya Kurikulum dan Modul Diklat Sistem Manajemen
Mutu Bidang Jalan dan Jembatan pada Bidang Jalan Dan
Jembatan pada lingkup Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat.
Tersedianya perangkat pendukung Diklat Sistem Manajemen
Mutu Bidang Jalan dan Jembatan pada lingkup Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

4. Lokasi Kegiatan Bandung, Jawa Barat

5. Sumber Pendanaan Kegiatan Penyusunan Diklat Sistem Manajemen Mutu Bidang Jalan dan
Jembatan diperkirakan memerlukan biaya sebesar Rp. 900.000.000,-
(Sembilan Ratus Juta Rupiah) yang bersumber dari APBN DIPA Pusat
Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman, dan
Pengembangan Infrastruktur Wilayah Tahun 2017.

Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik


Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Umum
(dengan Prakualifikasi)
39

6. Nama Dan Satuan Kerja Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan,
Organisasi Pejabat Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah.
Pembuat Komitmen
Pejabat Pembuat Komitmen adalah Pejabat Pembuat Komitmen Satuan
Kerja Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman,
dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah.

Data Penunjang

7. Data Dasar Peraturan perundangan, pedoman dan petunjuk teknis pada Pekerjaan
Jalan Dan Jembatan di lingkup Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat.

8. Standar Teknis Tupoksi Bidang Teknik Materi Jalan dan Jembatan, Pusat Pendidikan
dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan
Infrastruktur Wilayah.

9. Studi-Studi -
Terdahulu

10. Referensi Hukum 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem


Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421).
2. Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 Tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015
2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015
Nomor 3).
3. Peraturan Presiden Nomor 7 tahun 2015 tentang Organisasi
Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2015 nomor 8).
4. Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2015 tentang Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2015 nomor 16).
5. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat
Republik Indonesia Nomor 13.1/PRT/M/2015 Tentang
Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Dan
Perumahan Rakyat Tahun 2015-2019.
6. Peraturan Kepala LAN No. 5 Tahun 2009 tentang Pedoman
Penulisan Modul Pendidikan dan Pelatihan.
7. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 04/PRT/M/2009
Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Umum
(dengan Prakualifikasi)
40

Tentang Sistem Manajemen Mutu (SMM) Departemen


Pekerjaan Umum

Ruang Lingkup

11. Lingkup Kegiatan Ruang Lingkup kegiatan meliputi:


1. Melakukan pengembangan kurikulum, modul dan pedoman diklat
Sistem Manajemen Mutu Bidang Jalan dan Jembatan
2. Melakukan diskusi, koordinasi dan lokakarya kurikulum, modul dan
pedoman diklat Sistem Manajemen Mutu Bidang Jalan dan Jembatan
3. Melakukan pengembangan mata ajar lainnya seperti animasi, film,
bahan tayang dan sebagainya

12. Keluaran 1. Buku Kurikulum


2. Buku Modul
a. Bahan ajar
b. Bahan tayang
3. Buku soal
a. Soal pretest/post test
b. Soal latihan pada setiap modul
c. Kunci jawaban
4. Buku Pedoman Diklat
5. Buku panduan kunjungan lapangan dan seminar
6. Perangkat pendukung pelatihan
a. Dokumentasi lapangan
b. Film/animasi sederhana
7. Leaflet

13. Peralatan, Material, Peralatan, material, personil dan fasilitas yang dapat disediakan oleh
Personil dan fasilitas Pejabat Pembuat Komitmen :
dari Pejabat Pembuat 1. Literatur/laporan dan data (bila ada)
Komitmen 2. Kumpulan laporan dan data sebagai hasil studi terdahulu serta
fotografi (bila ada)

14. Peralatan dan Peralatan yang sesuai dan menunjang kegiatan


material dari
penyedia jasa
konsultansi

15. Lingkup Penyedia jasa berhak bertanya dan meminta informasi kepada PPK dan
Kewenangan Tim Teknis berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan Penyedia jasa, dapat
Penyedia Jasa berkoordinasi dengan satminkal terkait dengan persetujuan PPK

Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik


Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Umum
(dengan Prakualifikasi)
41

16. Jangka Waktu Jangka waktu pelaksanaan kegiatan Diklat Sistem Manajemen Mutu
Penyelesaian Bidang Jalan dan Jembatan diperkirakan selama 5 (lima) bulan atau 150
Pekerjaan (seratus lima puluh) hari.

17. Personil Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah:

Kualifikasi Pengalaman Jumlah


No Posisi Pendidikan Minimal (Orang-
Minimal (tahun) Bulan)
1. Tenaga Ahli
Ahli Teknik
1. S2 (Teknik
Jalan (Ketua 5 5 OB
1 Sipil)
Tim)
1. Ahli Teknik S1 (Teknik
5 4 OB
2 Jalan Sipil)
1. Ahli Teknik S1 (Teknik
5 4 OB
3 Jembatan Sipil)
1. S1 (Teknik
Ahli SMM 5 4 OB
4 Sipil)
Ahli
1. Penyusunan
S1 (Pendidikan) 4 5 OB
5 Modul dan
Kurikulum
Tenaga
2.
Penunjang
Ahli S1 (Teknik
2.
Informatika/ Informatika/ 2 3 OB
1
Desain Visual Desain Visual)
2.
Sekretaris D3 (Sekretaris) 2 5 OB
2
D3
2. Operator
(Informatika/ 2 5 OB
3 Komputer
Komputer)
S1
2.
Editor (Bahasa/Sastra/ 2 2 OB
4
Jurnalistik)

Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik


Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Umum
(dengan Prakualifikasi)
42

18. Jadwal Tahapan


Pelaksanaan
Kegiatan

Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5


Tahapan Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Persiapan
2. Identifikasi Kurikulum dan
Modul
3. Analisa Data dan Informasi
4. Pengembangan Kurikulum dan

Modul
5. Pengembangan Teknik dan

Materi Pelatihan
6. Pembuatan perangkat
pendukung bahan ajar dan
pelatihan
7. Diskusi dan Koordinasi
- Diskusi dan Koordinasi 1
(FGD 1)
- Diskusi dan Koordinasi 2
(FGD 2)
- Diskusi dan Koordinasi 3
(FGD 3)
- Diskusi dan Koordinasi 4
(FGD 4)
8. Lokakarya Hasil Pekerjaan
9. Pelaporan
- Laporan Pendahuluan
- Laporan Antara
- Laporan Akhir

19. Rencana Mutu RMK harus disampaikan setelah disetujui oleh Wakil Pengguna Jasa
Kontrak (RMK) dan diserahkan paling lambat 2 (dua) minggu I (pertama) setelah
SPMK ditanda tangani sebanyak 6 (enam) rangkap.

20. Laporan Laporan Pendahuluan harus disampaikan setelah dibahas dan disetujui
Pendahuluan oleh Wakil Pengguna Jasa dan diserahkan paling lambat 4 (empat)
minggu I (pertama) setelah SPMK ditanda tangani sebanyak 6 (enam)
rangkap.

21. Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat kemajuan pekerjaan setiap bulannya harus
sampaikan setiap akhir bulan pelaksanaan kegiatan sebanyak 6 (enam)
rangkap

22. Laporan Antara Laporan antara yang memuat hasil sementara pelaksanaan kegiatan :

Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik


Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Umum
(dengan Prakualifikasi)
43

1. Hasil Pembahasan Kurikulum

2. Hasil Survey Lapangan/pengumpulan data

3. Draft Modul

Disampaikan pada minggu ke 4 (empat) bulan ke 3 (tiga) setelah SPMK


ditanda tangani sebanyak 6 (enam) rangkap.

23. Laporan Akhir Laporan Akhir berisi hasil-hasil :

1. Hasil Lokakarya
2. Buku Kurikulum
3. Buku Modul
a. Bahan ajar
b. Bahan tayang
4. Buku soal
a. Soal pretest/post test
b. Soal latihan pada setiap modul
c. Kunci jawaban
5. Buku Pedoman
6. Buku panduan kunjungan lapangan dan seminar
7. Perangkat pendukung pelatihan
a. Dokumentasi lapangan
b. Film/animasi sederhana
8. Leaflet
Harus diserahkan paling lambat minggu ke 4 (empat) bulan ke 5
(lima) setelah SPMK di tanda tangani sebanyak 6 (enam) rangkap
dilengkapi dengan box modul diklat dan dicopy ke flashdisk.

Hal-Hal Lain

24. Produksi Dalam Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan
Negeri di dalam wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain
dalam point 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi
dalam negeri.

25. Pedoman Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan


Pengumpulan Data
Lapangan

26. Alih Pengetahuan Jika diperlukan, Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk
menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih
pengetahuan kepada personil proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat
Komitmen

Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik


Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Umum
(dengan Prakualifikasi)