Anda di halaman 1dari 2
PENGELOLAAN EKLAMPSIA No. Dokumen No. Revisi Halaman 00/PWT/SPO/PKU 00 1 dari 2 Ditetapkan STANDAR Tanggal
PENGELOLAAN EKLAMPSIA
No. Dokumen
No. Revisi
Halaman
00/PWT/SPO/PKU
00
1 dari 2
Ditetapkan
STANDAR
Tanggal Terbit
Direktur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
Dr. irana oktavia
PELAYANAN
MEDIS
Pengertian
Eklamsia adalah kejang yang menyertai pre eklamsia
1. Melakukan penatalaksanaan tepat terhadap pasien eklampsia
2. Mencegah terjadinya kejang eklampsi lanjutan dan progesitas penyakit
Tujuan
3. Menurunkan morbilitas dan mortalitas ibu dan janin
4. Mengakhiri kehamilan (terminasi kehamilan )
Kebijakan
Standar pelayanan medis IDI,DEPKES RI
Penanganan obstetric
1.
Semua
kehamilan
dengan
eklam[psia
harus
diterminasi
tanpa
memandang umur kehamilan dan keadaan janin .
Terminasi kehamilan:bila sudah stabilisasi atau pemulihan hemodinamika
dan metabolism ibu,yaitu 4 – 8 jam setelah salah satu kedaan di bawah
ini:
A setelah pemberian obat anti kejang terakhir
Prosedur
B sudah kejang terakhir
C setelah pemberian obat anti hipertensi terakhir
D penderita mulai sadar (respond dan orientasi)
2 sc dilakukan apabila diperkirakan dalam terminasi 4
jam tidak lahir
pervaginam
Perawatan pasca persalinan
Bila persalinan terjadi pervaginam, monitoring tanda vital. biasa nya
perbaikan segera terjadi stelah 24-28 jam pasca persalinan
Unit Terkait PENGELOLAAN EKLAMPSIA No. Dokumen 00/PWT/SPO/PKU No. Revisi 00 Halaman 2 dari 2 

Unit Terkait

PENGELOLAAN EKLAMPSIA

No. Dokumen

00/PWT/SPO/PKU

No. Revisi

00

Halaman

2 dari 2

Instalasi gawat darurat

Instalasi Kamar bersalin

Ruang operasi.