Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN KASUS RESUME

PASIEN DENGAN GANGGUAN GANGGUAN PERSEPSI


SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN PADA An. L
DI UGD RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO JAWA
TENGAH

Nama Mahasiswa : Enjela Popy Agita

NIM : P1337420916010

Program Studi Profesi NERS Poltekkes Kemenkes Semarang

1. Identitas Klien
Nama : An. L
Usia : 15 tahun
Pendidikan : Mts
Alamat : Demak

2. Alamat masuk RS
Pasien mengamuk

3. Predisposisi presipitasi
Kurang lebih 2 minggu sebelum masuk rumah sakit pasien minta menginap di pondok
pesantren teman di ketileng, pasien menangis, lalu motor pasien hilang dipondok. Kurang
lebih 3 hari sebelum masuk rumah sakit pasien mulai bicara sendiri, bicara melantur,
banyak gerak (menari-nari), sulit tidur malam, mengamuk, banting barang. Didalam
keluarga baru pertama kali sakit seperti ini, tidak asma, tidak kejang.

4. Psikososial
- Genogram

- Konsep diri
- Gambaran diri : klien mengatakan bagian tubuh yang disukai adalah kaki, karena
kuat.
- Identitas : klien mengatakan anak ke dua dari dua bersaudara
- Peran : klien mengatakan didalam keluarga sebagai anak
- Ideal diri : klien mengatakan ingin cepat pulang, karena merasa bosan.
- Harga diri : orang terdekat adalah seorang ibu.
- Hubungan social
Orang terdekat adalah ibu dan ayah, peran serta masyarakat/ kelompok klien sebelum
sakit mengikuti kegiatan di pondok.hambatan dalam berhubungan dengan orang lain
adalah pasien cenderung pendiam.
- Spiritual
Pasien sholat 5 waktu.
5. Data Fokus
DO :
Kurang lebih 3 hari sebelum masuk rumah sakit pasien mulai mengamuk, banting barang.
DS :
- Ungkapan rasa marah
- Nada suara tinggi
- Pandangan tajam
- Sikap bermusuhan
6. Analisa data
Tgl/jam data Diagnosis Paraf
10 juni DO : Resiko menciderai
2017 Kurang lebih 3 hari diri sendiri, orang lain
08.00 sebelum masuk rumah b.d perilaku kekerasan
sakit pasien mulai
mengamuk, banting
barang.
DS :
- Ungkapan rasa
marah
- Nada suara tinggi
- Pandangan tajam
- Sikap bermusuhan

7. Rencana tindakan
Tgl/jam Diagnose Kriteria hasil Intervensi
10 juni Resiko menciderai - Mampu - Bina hubungan
2017 diri sendiri, orang indentifikasi saling percaya
08.00 lain b.d perilaku penyebab, dengan pasien
kekerasan tanda, marah - Identifiasi marah
yang yang dialami
dilakukan dan pasien
akibat marah, - Bantu pasien car
- Mampu akontrol marah
mengontrol secara positif
marah dengan - Beri obat dan
tarik nafas evaluasi setelah
dalam, pukul diberi obat
bantal, minum - Bantu untuk
obat, kegiatan ADL
verbal/berbicar
a yang baik

8. Catatan Perawatan
Tgl/ jam Diagnosis/ TUK/ Implementasi Evaluasi
SP
12 juni 2017 Resiko - Berkenalan dengan S:
08.00 menciderai diri pasien Pasien
sendiri, orang - Mengetahui mengatakan tidak
lain b.d perilaku penyebab marah, ada keluhan
kekerasan tanda marah, O:
- Mengajarkan tarik Pasien tampak
nafas dalam, minum tenang,
obat kooperatif, nada
- Memberikan obat suara tinggi,
- Membantu pasien sikap bermusuhan
untuk mandi, A:
makan/ minum, Masalah marah
BAB/ BAK. belum teratasi
P:
Bantu control
marah yang
positif