Anda di halaman 1dari 17

PRAKTIK KERJA LAPANGAN

KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA


PROVINSI JAWA BARAT

LAPORAN PKL

DIVISI ADVISORY EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH


TIM SPESIALIS ASESMEN DAN KAJIAN

DISUSUN OLEH:
ROSALINA APRILDA SITUMORANG
(24010214120032)

DEPARTEMEN STATISTIKA
FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
LEMBAR PERSETUJUAN

Laporan Magang di Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor


Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat disusun oleh:

Nama : Rosalina Aprilda Situmorang


NIM : 24010214120032
Departemen : Statistika
Telah disetujui pada
Hari : Selasa
Tanggal : 14 Februari 2017

Menyetujui,
Kepala Tim
Spesialis Asesmen dan Kajian Peserta

Wahyu Ari Wibowo Rosalina Aprilda Situmorang


Asisten Direktur NIM. 24010214120032
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat-Nya sehingga penulis diberikan kesehatan dan kesempatan
untuk menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Divisi Advisory Ekonomi dan
Keuangan. Dalam laporan ini, penulis menyampaiakan pengalaman selama
melakukan Praktik Kerja Lapangan. Tujuan utama dari pembuatan laporan ini
adalah untuk memantapkan ilmu dan juga pengalaman yang telah didapatkan
penulis ke dalam sebuah laporan. Berbagai pengalaman baru telah didapat penulis
selama kurang lebih satu bulan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat.
Penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah
membantu penulis selama melakukan Praktik Kerja Lapangan. Terima kasih untuk
Tim Spesialis Asesmen dan Kajian, khususnya kepada Bapak Wahyu, Ibu Dewi,
Ibu Annisa, Ibu Devy, Bapak Nana dan Bapak Zai yang telah membantu
membimbing dan memberikan berbagai pengalaman dan juga para peserta PKL
lain yang berada di periode yang sama khususnya Naila dan Erizqa yang telah
bekerja sama dengan baik.
Demikian laporan Praktik Kerja Lapangan ini dibuat. Apabila ada
kesalahan dalam penulisan atau pengucapan serta tingkah laku penulis selama
melaksanakan Praktik Kerja Lapangan dan dalam membuat laporan, penulis
meminta maaf. Semoga laporan ini membawa manfaat bagi pembacanya.

Bandung, 14 Februari 2017


Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...1


LEMBAR PERSETUJUAN....................................................................................2
KATA PENGANTAR...............................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................5
1.1 LATAR BELAKANG...............................................................................5
1.2 WAKTU PELAKSANAAN ............................5
1.3 TUJUAN...................................................................................................6
1.4 MANFAAT................................................................................................7
BAB II TINJAUAN UMUM BANK INDONESIA................................................8
2.1 Sejarah Bank Indonesia.............................................................................8
2.2 Status Bank Indonesia.............................................................................10
2.3 Visi dan Misi Bank Indonesia Serta Sasaran Strategis Bank Indonesia..10
2.3.1 Visi dan Misi Bank Indonesia..........................................................10
2.3.2 Sasaran Strategis Bank Indonesia....................................................11
2.4 Tujuan dan Tugas Bank Indonesia..........................................................12
2.4.1 Tujuan Bank Indonesia....................................................................12
2.4.2 Tugas Bank Indonesia......................................................................12
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN.... 13
3.1 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat13
3.2 Struktur Organisasi dan Jabatan..14
3.3 Tugas Pokok15
3.4 Produk Pokok Unit Kerja ...............16
3.5 Deskripsi Kegiatan Praktik Kerja Lapangan...17
BAB IV PENUTUP...18
4.1 Kesimpulan..18
4.2 Saran18
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Perkembangan ilmu dan teknologi di lingkungan Perguruan Tinggi


ditingkatkan melalui kegiatan menuntut ilmu, penelitian, kemahasiswaan, serta
pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pembelajaran di luar kampus bertujuan
untuk mengimplementasikan ilmu dan penelitian yang didapat dari belajar
maupun penelitian di dalam kelas. Dengan begitu sarana dalam mengaplikasikan
hasil belajar dan penelitian di dalam kelas berupa Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan suatu bentuk proses pembelajaran bagi
mahasiswa berupa proses pembinaan dan pengalaman belajar bagi mahasiswa
untuk berpartisipasi dan mengaplikasikan langsung ilmu yang sudah dipelajari ke
dunia kerja.
Kegiatan kerja praktik ini dipandang perlu bagi Departemen Statistika
Universitas Diponegoro sebagai sarana dalam mempersiapkan lulusan-lulusan
yang siap menghadapi permasalahan di dunia kerja. Hal ini dikarenakan
mahasiswa telah memiliki pengalaman khususnya di bidang statistika. Statistika
adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan,
menganalisis, menginterpretasi dan mempresentasikan data serta dapat digunakan
dalam berbagai disiplin ilmu. Salah satu ilmu yang diajarkan mengenai sistem
dalam kegiatan perbankan maupun asuransi.
Bank Indonesia merupakan Bank sentral Indonesia yang mempunyai tujuan
mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Hal ini mengandung dua aspek
yakni kestabilan nilai mata uang rupiah terhadap barang dan jasa yang tercermin
pada laju inflasi, serta kestabilan nilai mata uang rupiah terhadap mata uang
negara lain yang tercermin pada perkembangan nilai tukar. Salah satu langkah
dalam mewujudkan tujuanya tersebut, Bank Indonesia selalu mengambil
keputusan/kebijakan yang dirasa penting. Statistika mempunyai peran tersendiri
dalam mengambil keputusan/kebijakan tersebut. Pengumpulan data yang cepat
menjadi acuan Bank Indonesia untuk mengambil keputusan/kebijakan yang tepat.
Untuk itu, diharapkan melalui PKL ini mahasiswa dapat menerapkan dan
mengaplikasikan Ilmu Statistika di Bank Indonesia dengan menggunakan metode-
metode statistika.

1.2 WAKTU PELAKSANAAN

Kegiatan Praktik Kerja Lapangan akan dilaksanakan :


Lama : 1 bulan
Waktu : 25 Januari 14 Februari 2017
Tempat pelaksanaan : Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Jl. Braga No. 108, Jawa Barat 40111
Telp. (022) 4238575/ 4230223

1.3 TUJUAN

Tujuan utama dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) dalam Kantor Perwakilan
Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat adalah:
1. Sebagai sarana bagi Mahasiswa dalam memperoleh pengalaman awal
dalam dunia kerja;
2. Mahasiswa dapat mengaplikasikan teori dan pengetahuan yang diperoleh
di perkuliahan pada perusahaan/instansi terkait;
3. Bagi instansi atau perusahaan, dalam hal ini Bank Indonesia Provinsi
Jawa Barat, dapat memberikan gambaran tentang potensi tenaga kerja
yang dibutuhkan;
4. Menjalin hubungan dan kerjasama yang baik antara instansi/ perusahaan
terkait dengan perguruan tinggi.
1.4 MANFAAT

1. Bagi penulis
Mendapatkan pengalaman dan pembelajaran di dunia kerja secara
langsung khususnya memahami bagaimana pola kerja di Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Divisi Advisory Ekonomi
dan Keuangan.
Membentuk mahasiswa untuk dapat menyesuaikan diri dalam dunia kerja
dengan memahami lingkungan, cara kerja tim dan juga dalam menerapkan
pengetahuan dan pembelajaran yang diperoleh dari jenjang pendidikan di
Perguruan Tinggi.
2. Bagi Bank Indonesia
Mengetahui karakteristik mahasiswa mengenai kualitas dan kemampuan
yang dimiliki mahasiswa dalam bekerja secara langsung.
Mendapatkan tenaga bantuan dari para mahasiswa yang melakukan
program magang dalam menyelesaikan pekerjaan sembari memberikan
pelatihan kepada mahasiswa tersebut.
Mengidentifikasi bibit-bibit unggul yang berkompeten untuk dapat
bergabung dengan menjadi bagian dari Bank Indonesia.
BAB II
TINJAUAN UMUM BANK INDONESIA

2.1 Sejarah Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral Republik Indonesia. Bank ini
memiliki nama lain De Javasche Bank yang dipergunakan pada masa Hindia
Belanda. Pada 1828 De Javasche Bank didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda
sebagai bank sirkulasi yang bertugas mencetak dan mengedarkan uang. Tahun
1953, Undang-Undang Pokok Bank Indonesia menetapkan pendirian Bank
Indonesia untuk menggantikan fungsi De Javasche Bank sebagai bank sentral,
dengan tiga tugas utama di bidang moneter, perbankan, dan sistem pembayaran.
Di samping itu, Bank Indonesia diberi tugas penting lain dalam hubungannya
dengan Pemerintah dan melanjutkan fungsi bank komersial yang dilakukan oleh
De Javasche Bank sebelumnya.
Pada tahun 1968 diterbitkan Undang-Undang Bank Sentral yang mengatur
kedudukan dan tugas Bank Indonesia sebagai bank sentral, terpisah dari bank-
bank lain yang melakukan fungsi komersial. Selain tiga tugas pokok bank sentral,
Bank Indonesia juga bertugas membantu Pemerintah sebagai agen pembangunan
mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan
kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat. Tahun 1999 merupakan Babak baru
dalam sejarah Bank Indonesia, sesuai dengan UU No.23/1999 yang menetapkan
tujuan tunggal Bank Indonesia yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai
rupiah.
Pada tahun 2004, Undang-Undang Bank Indonesia diamendemen dengan
fokus pada aspek penting yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan wewenang
Bank Indonesia, termasuk penguatan governance. Pada tahun 2008, Pemerintah
mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.2 tahun 2008
tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No.23 tahun 1999 tentang Bank
Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan.
Amendemen dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan perbankan nasional
dalam menghadapi krisis global melalui peningkatan akses perbankan terhadap
fasilitas pembiayaan jangka pendek dari Bank Indonesia.
Bank Indonesia sebagai Bank Sentral yang independen dalam
melaksanakan tugas dan wewenangnya. Hal ini berdasarkan pada undang-undang
baru, yaitu UU No. 23/1999 tentang Bank Indonesia, dinyatakan berlaku pada
tanggal 17 Mei 1999 dan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang
Republik Indonesia No. 6/2009. Undang-undang ini memberikan status dan
kedudukan sebagai suatu lembaga negara yang independen dalam melaksanakan
tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan Pemerintah dan/atau pihak
lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang ini.
Bank Indonesia mempunyai otonomi penuh dalam merumuskan dan
melaksanakan setiap tugas dan wewenangnya sebagaimana ditentukan dalam
undang-undang tersebut. Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan
tugas Bank Indonesia, dan Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menolak atau
mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun juga.
Status dan kedudukan yang khusus tersebut diperlukan agar Bank
Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya sebagai otoritas moneter
secara lebih efektif dan efisien.

2.2 Status Bank Indonesia

Status Bank Indonesia ditetapkan berdasarkan Undang-Undang sebagai


berikut:
1. Sebagai badan hukum publik
Bank Indonesia berwenang menetapkan peraturan-peraturan hukum
yang merupakan pelaksanaan dari undang-undang yang mengikat
seluruh masyarakat luas sesuai dengan tugas dan wewenang Bank
Indonesia.
2. Sebagai badan hukum perdata
Bank Indonesia dapat bertindak untuk dan atas nama sendiri di dalam
maupun di luar pengadilan.
2.3 Visi dan Misi Bank Indonesia Serta Sasaran Strategis Bank Indonesia
2.3.1 Visi dan Misi Bank Indonesia

1. Visi Bank Indonesia


Menjadi lembaga bank sentral yang kredibel dan terbaik di
regional melalui penguatan nilai-nilai strategis yang dimiliki serta
pencapaian inflasi yang rendah dan nilai tukar yang stabil
2. Misi Bank Indonesia
a. Mencapai stabilitas nilai rupiah dan menjaga efektivitas transmisi
kebijakan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkualitas.
b. Mendorong sistem keuangan nasional bekerja secara efektif dan
efisien serta mampu bertahan terhadap gejolak internal dan
eksternal untuk mendukung alokasi sumber pendanaan/pembiayaan
dapat berkontribusi pada pertumbuhan dan stabilitas perekonomian
nasional.
c. Mewujudkan sistem pembayaran yang aman, efisien, dan lancar
yang berkontribusi terhadap perekonomian, stabilitas moneter dan
stabilitas sistem keuangan dengan memperhatikan aspek perluasan
akses dan kepentingan nasional.
d. Meningkatkan dan memelihara organisasi dan SDM Bank
Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai strategis dan berbasis
kinerja, serta melaksanakan tata kelola (governance) yang
berkualitas dalam rangka melaksanakan tugas yang diamanatkan
UU.
2.3.2 Sasaran Strategis Bank Indonesia

Untuk mewujudkan Visi, Misi dan Nilai-nilai Strategis tersebut, Bank


Indonesia menetapkan sasaran strategis jangka menengah panjang, yaitu :
1. Memperkuat pengendalian inflasi dari sisi permintaan dan penawaran
2. Menjaga stabilitas nilai tukar
3. Mendorong pasar keuangan yang dalam dan efisien
4. Menjaga SSK yang didukung dengan penguatan surveillance SP
5. Mewujudkan keuangan inklusif yang terarah, efisien, dan sinergis
6. Memelihara SP yang aman, efisien, dan lancar
7. Memperkuat pengelolaan keuangan BI yang akuntabel
8. Mewujudkan proses kerja efektif dan efisien dengan dukungan SI, kultur,
dan governance
9. Mempercepat ketersediaan SDM yang kompeten
10. Memperkuat aliansi strategis dan meningkatkan persepsi positif BI
11. Memantapkan kelancaran transisi pengalihan fungsi pengawasan bank ke
OJK

2.4 Tujuan dan Tugas Bank Indonesia


2.4.1 Tujuan Bank Indonesia

Bank Indonesia sebagai Bank Sentral mempunyai satu tujuan tunggal,


yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
Dua aspek kestabilan nilai rupiah sebagai berikut:
1. Kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa yang tercermin
pada perkembangan laju inflasi
2. Kestabilan terhadap mata uang negara lain, tercermin pada
perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain

2.4.2 Tugas Bank Indonesia


1. Menetapkan dan Melaksanakan Kebijakan Moneter
2. Mengatur dan Menjaga Kelancaran Sistem Pembayaran ( Tunai dan
Non Tunai )
3. Stabilitas Sistem Keuangan
BAB III

PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

3.1 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat

3.2 Struktur Organisasi dan Jabatan

STRUKTUR ORGANISASI DAN JABATAN


KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA PROVINSI JAWA BARAT
3.3 Tugas Pokok dan Produk Pokok Unit Kerja

Tugas Pokok dari Tim Spesialis Asesmen dan Kajian adalah :

1. Melakukan pengumpulan informasi informasi ekonomi strategis

(unstructured data) .

2. Menyusun Asesmen dan Kajian untuk mendukung perumusan rekomendasi

kebijakan .

3. Menyusun proyeksi makroekonomi daerah .

4. Menyusun kajian untuk keperluan advisiory dan diseminasi .

5. Melakukan Kajian isu strategis sesuai kebutuhan

6. Menyusun rekomendasi kebijakan ekonomi dan keuangan daerah

3.4 Produk Pokok Tim Spesialis Asesmen dan Kajian

Produk Pokok dari Tim Spesialis Asesmen dan Kajian adalah :

Asesmen Ekonomi daerah , bulanan (Ringkasan Ekonomi Regional )

KEKR Provinsi internal (Materi Board Seminar KEKR) termasuk

rekomendasi hasil asesmen regional financial surveillance .

Catatan analisis Proyeksi makroekonomi daerah

Masukan kepada Pemda terkait asumsi dan proyeksi makroekonomi

daerah

KEKR Provinsi Eksternal/Publikasi (KEKR Provinsi, Materi Laporan

Nusantara dan Laporan Analisis Pengendalian Inflasi Daerah)

Laporan hasil kajian isu strategis


3.5 Deskripsi Kegiatan Praktik Kerja Lapangan

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan suatu kegiatan wajib yang


harus dipenuhi dalam menyelesaikan pendidikan di Departemen Statistika
Universitas Diponegoro. Dengan bobot 2 sks, kegiatan PKL dilakukan kurang
lebih selama 1 bulan. Di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat,
PKL yang dijalani oleh penulis dimulai dari tanggal 25 Januari 2017- 14 Februari
2017. Syarat untuk memulai PKL di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi
Jawa Barat dimulai dengan mengajukan proposal PKL beserta surat resmi yang
telah disetujui oleh Universitas Diponegoro. Selanjutnya setelah mengajukan
proposal PKL ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat,
ditindaklanjuti oleh pihak Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat hingga
diterbitkannya surat penerimaan diterima magang/PKL di Bank Indonesia
Provinsi Jawa Barat.
Selama kegiatan PKL berlangsung, jam kerja untuk Kantor Perwakilan
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah yaitu mulai pukul 07.10-16.15 setiap hari
Senin-Kamis Untuk hari Jumat, kegiatan dimulai dari pukul 07.10 untuk acara
senam pagi dan berakhir pada pukul 16.15.
Berikut merupakan kegiatan yang dilakukan penulis selama menjalani
kegiatan PKL di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Dalam
hal ini penulis ditempatkan di Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan. Kegiatan
yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut:
N Tanggal Kegiatan
o
1 25 Januari 2017 Input data dan membuat grafik skala
likert
2 26 Januari 2017 Membuat Summary dari paper IMF
3 27 Januari 2017 Input data dari BPS
4 30 Januari 2017 Input data dari BPS
5 31 Januari 2017 Input Data PDRB Triwulan Provinsi
Menurut Harga Konstan dan Harga
Berlaku Tahun 2012 2016
Input Data PDRB Triwulan Provinsi
Menurut Lapangan Usaha Tahun 2016
6 1 Februari 2017 Mencari Data Inflasi Menurut Indeks
Konsumen Tahun 2012- 2016 dari BPS
Mempelajari tentang data panel
7 2 Februari 2017 Mempelajari Kajian Ekonomi dan
Keuangan Regional Provinsi Jawa Barat
Agustus 2016
8 3 Februari 2017 Input data pertumbuhan produksi
industri manufaktur besar dan sedang
9 6 Februari 2017 Input data pertumbuhan produksi mikro
dan kecil
10 7 Februari 2017 Mencari peraturan nasional, pusat,
daerah tentang pengurusan perizinan
investasi di Jawa Barat
11 8 Februari 2017 Mengetik Standar Operasional Prosedur
(SOP)
12 9 Februari 2017 Mencari refrensi pengurusan perizinan
investasi baik sektor industri
pengolahan, perdagangan dan pertanian
di Jawa Barat
13 10 Februari 2017
14 13 Februari 2017
15 14 Februari 2017

BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Dalam penulisan laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini, dapat
disimpulkan bahwa Bank Indonesia adalah lembaga negara yang indenpenden dan
kredibel dalam menjalankan tugasnya sebagai pembuat kebijakan moneter yang
independen tanpa pengaruh dari pihak manapun. Pasca berdirinya OJK, fokus
Bank Indonesia kini hanya untuk menjaga kestabilan nilai rupiah, sesuai dengan
tujuan tunggal yang dimiliki oleh Bank Indonesia. Setiap Kantor Perwakilan Bank
Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia memiliki peran penting
dalam mendukung kinerja Kantor Pusat Bank Indonesia.
Dengan adanya Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini, mahasiswa dapat
mengetahui peran dan tugas setiap unit yang ada di Kantor Perwakilan Bank
Indonesia Jawa Barat, dapat mengetahui secara langsung suasana rutinitas kerja
dan lingkungan kerja di Tim Spesialis Asesmen dan Kajian, sebagai sarana bagi
mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk
memasuki dunia kerja serta menambah hubungan kerjasama yang terjalin dengan
lembaga/instansi terkait.

4.2 Saran
Dalam memantapkan hasil yang diperoleh, sebaiknya waktu pelaksanaan
Praktik Kerja Lapangan (PKL) ditambah hingga minimal 30 hari kerja
agar dapat memahami lingkungan kerja, menambah wawasan dan
pengalaman.

Sebaiknya diberikan tanda pengenal/nametag kepada peserta Praktik Kerja


Lapangan, supaya mempermudah pengenalan antar peserta PKL dengan
pegawai Bank Indonesia.

Sebaiknya diberikan kartu akses masuk ruangan kepada peserta Praktik


Kerja Lapangan, supaya tidak mengganggu proses kinerja yang lainnya.