Anda di halaman 1dari 4

PENGENCERAN ERYTROMICIN

SIRUP KERING 200 MG/ 5 ML

No .Dokumen :
No .Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :

PUSKESMAS
MARJONO SKM.MPH
MALAWEI
NIP.19730923 199610 1001
KOTA SORONG

1. Pengertian Pengenceran Erytromicin 200 mg/ 5 ml sirup kering


merupakan pembuatan suspensi Erytromicin 200 mg/ 5 ml
dari bentuk sediaan sirup kering menjadi sediaan suspensi
yang homogen.
2. Tujuan Sebagai pedoman dalam mengencerkan Erytromicin 200
mg/ 5 ml sirup kering agar didapatkan sirup kering yang
homogen.
3. Kebijakan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 tahun 2014
tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.
4. Referensi Informasi/ brosur pada kemasan Erytromicin 200 mg/ 5 ml
sirup kering.
5. Bahan dan Alat Air matang
Gelas ukur
Etiket
6. Langkah- 1. Petugas apotek menyiapkan sirup Erytromicin 200 mg/
langkah 5 ml yang akan diencerkan.
2. Petugas apotek menyiapkan 50 ml air matang yang
diukur dengan gelas ukur.
3. Sebelum di buka, petugas apotek menepuk-nepuk botol
terlebih dahulu di tangan agar serbuk tidak ada yang
menempel pada dinding botol.
4. Petugas apotek memasukkan kurang lebih 20 ml
(sepertiga) dari air yang telah disiapkan.
5. Petugas apotek menutup botol sirup dengan rapat
kemudian kocok botol sampai serbuk larut.
6. Petugas apotek membuka kembali tutup botol,
kemudian menambahkan sisa air (kurang lebih dua
pertiganya).
7. Petugas apotek menutup kembali tutup botol sampai
rapat dan kocok lagi sampai didapatkan suspensi yang
homogen.
8. Petugas apotek memberi etiket pada botol sirup sesuai
dengan yang tertera pada resep.

7. Unit terkait Petugas Apotek

Tanggal
Rekaman histori Isi
No Yang di ubah mulai di
perubahan perubahan
berlakukan
1.

2.

3.

4.

5.
PENGENCERAN ERYTROMICIN SIRUP KERING
200 MG/ 5 ML

No.Kode :
Terbitan :
DAFTAR TILIK No.Refisi :
Tgl.Mulai Berlaku :
Halaman :

Tidak
No Langkah Kegiatan Ya Tidak
berlaku
1. Apakah petugas apotek menyiapkan sirup
Erytromicin 200 mg/ 5 ml yang akan diencerkan?

2. Apakah petugas apotek menyiapkan 50 ml air


matang yang diukur dengan gelas ukur?

3. Sebelum di buka, Apakah petugas apotek


menepuk-nepuk botol terlebih dahulu di tangan
agar serbuk tidak ada yang menempel pada
dinding botol?

4. Apakah petugas apotek memasukkan kurang lebih


20 ml (sepertiga) dari air yang telah disiapkan?

5. Apakah petugas apotek menutup botol sirup


dengan rapat kemudian kocok botol sampai serbuk
larut?

6. Apakah petugas apotek membuka kembali tutup


botol, kemudian menambahkan sisa air (kurang
lebih dua pertiganya)?

7. Apakah petugas apotek menutup kembali tutup


botol sampai rapat dan kocok lagi sampai
didapatkan suspensi yang homogen?

8. Apakah petugas apotek memberi etiket pada botol


sirup sesuai dengan yang tertera pada resep?

CR: %.

Sorong,..
Pelaksana/ Auditor

()