Anda di halaman 1dari 9

Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
1.1.1 Profile Perusahaan
PT Zairmuthsa adalah salah satu perusahaan penghasil dan
pengekspor batubara di Indonesia yang bertempat di daerah Lahat dan
Muara Enim, Sumatera Selatan. PT. Zairmuthsa Batubara adalah
badan hukum yang berdomisili di Wilayah Republik Indonesia yang
berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Perusahaan ini bergerak dalam
bidang pengusahaan batubara. PT. Zairmuthsa menandatangani
kontrak penambangan batubara dengan Pemerintah Indonesia pada
tahun 2010 yang dikenal dengan nama Perjanjian Karya Pengusahaan
Pertambangan Batubara (PKP2B). Perusahaan mengoperasikan lokasi
tambang yaitu ; Lahat dan Muara Enim, serta terminal ekspor batubara
yang bertaraf nasional dan seluruhnya berlokasi di Sumatera Selatan.
Dengan tingkat produksi dan kinerja penjualan yang
tinggi, PT. Zairmuthsa berhasil menunjukkan peningkatan pesat
selama 2 tahun lebih kegiatan operasionalnya. Saat ini, PT. Zairmuthsa
telah menempatkan dirinya di pasar dalam negeri. Secara alami,
cadangan batubara yang memadai memberikan nilai tambah dalam
persaingan, namun yang lebih penting dari itu adalah arus kas yang
sehat serta pengelolaan keuangan, teknis dan masalah sosial yang
wajar. Sumber daya manusia (SDM) yang terdiri dari oang
Indonesia, penduduk local. Dengan kombinasi dari pengalaman dalam
pengelolaan global serta dukungan kondisi setempat menjamin bahwa
pengelolaan lingkungan dan pengembangan komunitas tetap terjaga.
Sejumlah kelebihan strategis yang dimiliki PT. Zairmuthsa
meliputi cadangan serta kualitas batubara yang tinggi, operasional
yang efisien, strategi pemasaran yang kuat dan keunggulan SDM -

I-1
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

menempatkan perusahaan dalam posisi yang aman dalam


mempertahankan kinerjanya yang sehat sehingga dapat mengelola
kondisi pasar global secara penuh. Kombinasi dari berbagai kelebihan
Perusahaan tersebut digunakan untuk membangun landasan yang
kokoh dimana pihak Manajemen dapat meluncurkan berbagai ide guna
memanfaatkan peluang di masa depan.

1.1.2 Gambaran umum


Setelah melakukan tahap eksplorasi detail, PT. Zairmuthsa
melakukan tahapan studi kelayakan tambang untuk meneliti lokasi
eksplorasi tersebut layak atau tidak untuk dilakukan proses
penambangan, dengan tujuan menghindari kerugian, memaksimalkan
keuntungan, evaluasi aspek-aspek yang mempengaruhi,
mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kunci keberhasilan,
mengidentifikasi sarana dan prasarana yang dibutuhkan, mengetahui
dampak-dampak yang akan terjadi dan mengetahui biaya yang harus
disediakan
Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Tahap Eksplorasi PT.
Zairmuthsa dengan nomor KP.20.07.LHT.2012, seluas 1700 hektar
dimana secara administratif terletak di Kabupaten Lahat, Banjarsari,
Merapi Timur, Propinsi Sumatera Selatan. Dengan selesainya
eksplorasi pada daerah kuasa Pertambangan Batubara PT. Zairmuthsa,
maka dipandang perlu untuk dilakukan kajian kelayakan tambang
sebelum penambangan dilaksanakan. Penyusunan Dokumen Laporan
Akhir Studi Kelayakan ini mengacu pada format Laporan Kajian
Kelayakan Tambang (SK menteri ESDM, dalam hal ini SK No. 1453
K/29/MEM/2000).

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN


PT. Zairmuthsa Batubara bermaksud untuk melakukan
penambangan endapan batubara, sehingga studi kelayakan ini tujuannya
menilai kelayakan penambangan endapan batubara tersebut dipandang

I-2
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

dari berbagai aspek yang berkaitan dengan kualitas dan kuantitas, metode
penambangan, peralatan yang digunakan, penimbunan, transportasi darat
dan laut, fasilitas pelabuhan, pemasaran, pengelolaan K3, lingkungan,
sarana dan prasarana penunjang yang diperlukan dan biaya investasi.
Hasil studi kelayakan digunakan untuk menyusun program-program dan
prioritas kegiatan yang akan diselenggarakan oleh pihak perusahaan.
Penyusunan laporan ini dimaksudkan agar PT. Zairmuthsa dapat
mengetahui kelayakan pengusahaan tambang secara teknis dan ekonomis
untuk dijual pada pasar batubara. Dalam hal tersebut juga PT.
Zairmuthsa mengajukan peningkatan dari Izin Usaha Pertambangan
Tahap Eksplorasi ke Tahap Izin Eksploitasi Penambangan Batubara
seluas 1700 Ha.

1.3 RUANG LINGKUP DAN METODA STUDI

1.3.1 Ruang Lingkup Pekerjaan

Evaluasi Hasil Eksplorasi

Evaluasi hasil eksplorasi ini, ditujukan untuk mempelajari dan


validasi semua data geologi hasil eksplorasi rinci yang sudah dilakukan,
antara lain topografi, pemetaan geologi, pemboran geologi, studi geoteknik,
studi hidrologi dan hidrogeologi serta pemodelan geologi, sehingga dapat
digunakan untuk pembuatan disain/perancangan operasi tambang termasuk
sekuen penambangan dan rencana produksi dan kualitasnya.

Studi Kelayakan

Penyusunan studi kelayakan meliputi studi teknis dan studi


ekonomis. Studi teknis terdiri dari pembuatan rencana rinci penambangan
yang didasarkan pada sebaran batubara, kestabilan lereng, rasio pengupasan,
metoda penambangan dan jenis peralatan penambangan yang digunakan,
organisasi dan kebutuhan tenaga kerja serta studi infrastruktur dan fasilitas
penanganan batubara. Studi ekonomis terdiri dari perkiraan investasi,

I-3
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

struktur pembiayaan, analisa ongkos produksi dan biaya operasi, estimasi


harga jual batubara serta analisa kelayakan ekonomi dan sensitifititas.
Format studi kelayakan ini disusun dengan berpedoman pada Kep.
Men. ESDM No. 1453 K/29/MEM/2000 tentang Pedoman Penyusunan
Laporan Studi Kelayakan, dimana penjelasan tentang isi pada bab-bab
selanjutnya dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Bab II Keadaan Umum; menjelaskan tentang lokasi dan luas Wilayah


Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dimohon, kesampaian daerah, dan
sarana penghubung setempat, keadaan lingkungan daerah, mata
pencaharian penduduk, keadaan flora dan fauna, iklim, sosial ekonomi
dan lain-lain serta kondisi topografi dan morfologi.
b. Bab III Geologi dan Keadaan Endapan; menjelasakan tentang kondisi
geologi meliputi litologi, struktur, dan geoteknik, keadaan endapan
meliputi bentuk dan penyebaran endapan, sifat dan kualitas endapan
serta cara/klasifikasi/jumlah sumberdaya dan cadangan.
c. Bab IV Rencana Penambangan; menjelaskan tentang sistem/metoda
dan tata cara penambangan, tahapan kegiatan penambangan dan
rancangan tambang, rencana produksi batubara dan penggalian tanah,
rencana peralatan penambangan, serta jadwal rencana produksi dan umur
tambang.
d. Bab V Rencana Pengolahan Batubara PT. Zairmuthsa dalam Studi ini
hanya sampai pada kegiatan penanganan batubara (tanpa proses
pencucian. Bab ini menjelaskan tentang kriteria kualitas batubara PT.
Zairmuthsa dan fasilitas penanganan batubara diagram alir pengolahan
dan fasilitas penanganan secara umum.
e. Bab VI Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja; memuat
secara umum tentang aspek-aspek lingkungan, dampak kegiatan,
pengolahan lingkungan termasuk limbah, air asam tambang dan rencana
reklamasi (SK BAPPEDAL No. 09 Tahun 2000 yang mengatur
pelaksanaan studi AMDAL yang harus dilaksanakan dalam pelaksanaan
suatu proyek tambang oleh pemiliknya) serta keselamatan dan kesehatan
kerja.

I-4
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

f. Bab VII Organisasi dan Tenaga Kerja; membahas tentang


bagan/struktur organisasi penambangan PT BME, jumlah dan kriteria
tenaga kerja serta tingkat gaji dan upah.
g. Bab VIII Pemasaran, bab ini akan membahas mengenai industri
batubara Indonesia, produksi, komsumsi, dan peluang pasar serta strategi
pemasaran PT BME.
h. Bab IX Investasi dan Analisis Kelayakan, menjelaskan tentang asumsi
yang digunakan, kebutuhan dana untuk melaksanakan operasi
penambangan baik dalam bentuk investasi maupun modal kerja serta
sumber pembiayaannya, hasil analisa atas biaya produksi, proyeksi laba
rugi, cash flow, dan analisa parameter-parmeter kelayakan ekonomi serta
analisa sensitivitas.
i. Bab X Kesimpulan, menjelaskan kesimpulan atas hasil pelaksanaan
studi meliputi seluruh aspek yang dibahas dalam bab-bab sebelumnya.

1.3.2 Metoda Studi

Metoda studi yang digunakan dalam penyusuanan kajian kelayakan dapat


dibagi menjadi tujuh tahap yaitu :

Evaluasi dan penilaian data;


Inputing data;

Membuat model geologi

Perencanaan tambang;

Perencanaan infrastruktur dan fasilitas pengolahan batubara;

Organisasi dan kebutuhan tenaga kerja

Analisa keuangan dan kajian kelayakan

a. Evaluasi dan penilaian data

Seluruh data laporan eksplorasi meliputi studi geologi batubara, studi


geoteknik serta studi hidrologi dan hidrogeologi dipelajari, diverifikasi

I-5
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

dan dikonfirmasi serta didiskusikan sehingga didapatkan data untuk


pembuatan perencanaan tambang yang teliti.

b. Inputing Data

Paralel dengan pelaksanaan evaluasi dan penilaian data, dilakukan


inputing data ke komputer untuk proses selanjutnya yaitu membuat
model geologi dan pembuatan rancangan tambang. Proses pembuatan
peta lokasi wilayah, peta geologi daerah penyelidik, peta lokasi KP
dirancang dengan menggunakan perangkat lunak mapsource, global
mapper, mapinfo, arcgis, corel draw, dan google earth dipadukan dengan
data DEM (digital elevation model) untuk menunjukan ketinggian real
dari lokasi dan Database penampang batubara, penempatan lubang bor,
model geologi dan rancangan tambang menggunakan perangkat lunak
minescape dan surfer yang umum digunakan dalam kegiatan perancangan
tambang khususnya tambang batubara.

Data yang dimasukan dalam database komputer antara lain :

Data topografi (DEM)


Data pemboran meliputi koordinat dan elevasi, total kedalaman,
litologi serta kualitas batubara; dan
Data analisa kemantapan lereng

c. Membuat Model Geologi

Model Geologi merupakan penafsiran bentuk perlapisan yang ada dalam


daerah penyelidikan berdasarkan hasil eksplorasi.Bentuk perlapisan
tersebut juga meliputi bentuk struktur dan sisipan dalam batubara maupun
sebaran kualitas setiap lapisan batubara. Penggambaran sisipan tersebut
tersebut dimaksudkan agar model geologi yang dihasilkan lebih teliti dan
kemudian hasil perhitungan volume batubaranya dapat sesuai dan
memenuhi United Standard Geology Sistem (USGS) tentang Klasifikasi
Sumber Daya dan Cadangan Batubara.

d. Perancangan dan Perencanaan Tambang

I-6
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

Perancangan dan perencanaan tambang meliputi :

Pembuatan pit design, tempat penimbunan tanah penutup, jalan


angkut, dan pengendalian air tambang.
Penyusunan jadwal penambangan, atas dasar sekuen dan sesuai
dengan jumlah dan kualitasnya.
Penentuan metoda penambangan dan analisa kebutuhan peralatan
tambang.
e. Perencanaan Pengolahan Batubara

Perencanaan fasilitas penanganan batubara meliputi :

Penentuan lokasi Coal Handling Facilitiy


Diagram alir pengolahan batubara
Perhitungan biaya pengadaan infrastruktur dan fasilitas penanganan
batubara.
f. Organisasi dan Kebutuhan Tenaga Kerja

Penyusunan organisasi menyesuaikan dengan kebijakan perusahaan


mengenai pola kerja penambangan meliputi bentuk organisasi, jumlah
dan kualifikasi kebutuhan tenaga kerja serta biaya tenaga kerja.

g. Analisa Keuangan dan Kajian Kelayakan

Analisa keuangan dan kajian kelayakan meliputi :

Menetapkan asumsi dan parameter ekonomi


Identifikasi biaya pra-operasi aktual
Menghitung perkiraan biaya investasi dan menetapkan struktur
pembiayaan
Menghitung ongkos produksi dan biaya operasi
Analisa kelayakan dan sensitivitas

1.4 PELAKSANA STUDI


Studi kelayakan PT. Zairmuthsa ini dilakukan oleh mahasiswa Teknik

Pertambangan Unsri angkatan 2013, Studi kelayakan rencana penambangan

I-7
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

batubara ini telah dilakukan oleh satu tim dari PT. Zairmuthsa yang terdiri

dari ahli geologi, ahli tambang umum, ahli tambang eksplorasi dan ahil

software tambang yang menyelenggarakan pengolahan data dan

komputerisasi. berikut ini di lampirkan biodata pelaksana studi kelayakan PT.

Zairmuthsa

1. Anggota Pelaksana Studi 1

Nama :
NIM :

Pekerjaan : Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya

2. Anggota Pelaksana Studi 2

Nama :
NIM :

Pekerjaan : Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya

3. Anggota Pelaksana Studi 3

Nama :
NIM :
Pekerjaan : Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya

I-8
Laporan Studi Kelayakan Tambang PT Zairmuthsa

1.5JADWAL WAKTU STUDI

Minggu ke-
No Ruang lingkup studi 1 2 3 4 5 6 7

Studi laporan pendahuluan


1
eksplorasi

2 Studi keadaan umum

Studi Geologi dan keadaan


3
endapan

4 Studi rencana penambangan

5 Studi rencana pengolahan

Studi pengangkutan dan


6
penimbunan

7 Studi K3L

Pengolahan data dan


8
penyusunan laporan

Studi kelayakan ini diselenggarakan oleh PT. Zairmuthsa dalam rangka


untuk pengajuan permohonan izin eksploitasi. Diharapkan studi kelayakan ini
mendapat respon positif dari pihak yang berwenang, sehingga PT.
Zairmuthsa Batubara akan dapat segera melakukan operasional
penambangan, dan sekaligus dapat menciptakan lapangan kerja, serta ikut
berperan mendukung perekonomian masyarakat sekitar lokasi tambang dan
perekonomian daerah pada umumnya.

I-9