Anda di halaman 1dari 1

PENGUKURAN PANJANG BADAN

No.Dokumen
:440/CVII.SOP.50.GZ0008.08/436.63/2015
No. Revisi :0
SOP
Tanggal Terbit : 01 Agustus 2015
Halaman : 1-1

drg. Anon Wijayanti


UPTD Puskesmas Pegirian
NIP. 19720801 200604 2 027

1. Pengertian Pengukuran panjang badan adalah parameter untuk mendapatkan panjang


badan anak yang belum bisa berdiri agar dapat diketahui status gizi anak
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan pengukuran
panjang badan
3. Kebijakan Surat Keputusan Plt. Kepala UPTD Puskesmas Pegirian Nomor.
440/C/VII/SK.50.001.08/436.3/2015 tentang penyusunan rencana layanan
medis dan terpadu
4. Referensi Riset Kesehatan Dasar. 2007. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Depkes RI: Jakarta
5. Prosedur 1. Letakkan pengukur panjang badan pada meja atau tempat yang rata.
2. Letakkan alat ukur dengan posisi panel kepala di sebelah kiri dan panel
penggeser di sebelah kanan pengukur. Panel kepala adalah yang tidak dapat
digeser
3. Tarik bagian panel yang dapat digeser sampai diperkirakan cukup untuk
menaruh anak/bayi
4. Baringkan bayi/anak dengan posisi terlentang, diantara kedua siku, dan
kepala bayi/anak menempel pada bagian panel yang tidak dapat digeser
5. Rapatkan kedua kaki dan tekan lutut bayi/anak sampai lurus dan menempel
pada meja/tempat menaruh alat ukur. Tekan telapak kaki bayi/anak sampai
membentuk siku, kemudian geser bagian panel yang dapat digeser sampai
persis menempel pada telapak kaki bayi/anak
6. Bacalah panjang badan bayi/anak kearah angka yang lebih besar
7. Setelah pengukuran selesai, kemudian bayi/anak diangkat

6. Unit Terkait Unit KIA


Unit Umum
Unit Gigi
7. Rekaman historis Tgl. Mulai
No Yang dirubah Isi Perubahan
perubahan. diberlakukan.