Anda di halaman 1dari 3

UJIAN NEGARA BIDANG TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN

TAHUN 1997/1998 (JUNI 1998)

I. Bahan Dan Perkerasan Jalan


1. Bilamana daya dukung (CBR) tanah dasar bervariasi sifat dan besarnya, apa yang
harus saudara lakukan dalam perencanaan agar diperoleh nilai CBR yang dapat
dipertanggungjawabkan keseragamannya?
2. a. Pemeriksaan sifat agregat apa saja yang harus saudara lakukan sebelum agregat
tersebut digunakan sebagai bahan perkerasan?
b. Perbedaan sifat agregat apa saja yang diperlukan agregat untuk lapis permukaan
(S), lapis pondasi (B) dan lapis pondasi bawah (SB)?
3. a. Ada berapa jenis aspal yang biasa digunakan dalam konstruksi perkerasan jalan?
b. Pemeriksaan sifat aspal keras/cement apa saja yang harus saudara lakukan sebelum
aspal tersebut digunakan?
4. a. Apa perbedaan antara prime coat (lapis resap) dan take coat (lapis ikat)?
b. Kapan digunakan prime coat dan take coat tersebut?
c. jenis aspal apa saja yang digunakan pada prime coat dan take coat?

II. Dalam peningkatan suatu jalur jalan dilakukan 2 (dua) kegiatan yaitu pelebaran
(penambahan lajur) dan peningkatan kekuatan struktur perkerasan (overlay). Pada saat
jalan dibuka, jalan menjadi 4 lajur 2 arah dengan dimensi 2(2 x 3,5m).
a. Data lalu lintas pada saat jalan dibuka antara lain :
- Kendaraan penumpang : 2000 kend/hari 2 = (1+1) ton
- Kendaraan bus : 200 kend/hari 8 = (3+5) ton
- Kend. Truck 2 as : 1000 kend/hari 13 = (5+8) ton
- Kend. Truck 3 as Tandem : 500 kend/hari 20 = (6+7.7) ton
- Kend. Truck 2 as + gand : 1000 kend/hari 23 = (5+8+5+5) ton
- Kend. Truck 3 as + gand. : 200 kend/hari 30 = (6+7.7+5+5) ton
b. Perkembangan lalu lintas pertahun sebagai berikut :
- Rp = 10%
- Rb = 5%
- Rt = 5%
c. Umur rencana n = 10 tahun
d. Kondisi perkerasan lama sebagai berikut :
- Permukaan (S) : 5 cm lapen kondisi = 50% baik
- Pondasi (B) : 15 cm agregat CBR = 50% kondisi = 60% baik
- Pond. bwh (SB) : 25 cm agregat CBR = 30% kondisi = 80% baik
- Tanah dasar : CBR = 6%
e. Perkerasan pada pelebaran :
- Tanah dasar dengan CBR = 4%
- Konstruksi perkerasan pada pelebaran sebagai berikut :
Lapis permukaan (S) dari beton aspal MS = 750 kg.
Lapis pondasi (B) dari agregat pecah CBR = 100%.
Lapis pondasi bawah (SB) dari agregat sirtu CBR = 50%.
f. - Jalan terletak pada daerah datar dengan kelandaian < 6%
- Daerah rawa.
- Curah hujan < 900 mm/thn.
g. Data-data lain :
- IP0 >= 4.
- Ipt = 2.
- Bila data kurang lengkap, saudara dapat mengestimasi sendiri.

Pertanyaan :
1. Berapa besar LER pada perkerasan lama dan pada pelebaran?
2. Berapa besar ITP pada perkerasan lama dan pelebaran?
3. Berapa tebal lapis tambahan (overlay)?
4. Berapa tebal lapis perkerasan pada pelebaran?
5. Buat sketsa gabungan antara perkerasan lama dengan pelebaran!
UJIAN NEGARA BIDANG TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
TAHUN 1997/1998 (DESEMBER 1997)
A. Material Perkerasan
1. Sebutkan test/pemeriksaan agregat untuk konstruksi perkerasan jalan!
2. Sebutkan berapa jenis gradasi agregat yang biasa digunakan!
3. Sebutkan test aspal keras/panas yang akan digunakan untuk konstruksi perkerasan
jalan!
4. Sebutkan berapa jenis aspal yang digunakan dalam konstruksi peraspalan!
5. Sebutkan perbedaan antara beton aspal campuran panas dengan beton aspal
campuran dingin!
B. Berapa besarnya LER (Lintas Ekivalen Rencana) dari :
1. Jalan 6 lajur 2 arah tidak terpisah
2. Jalan 6 lajur 2 arah terpisah median
Bila diketahui :
a. Data lalu lintas :
- Kendaraan penumpang : 3000 kend/hari/2 arah 2 = (1+1) ton
- Kendaraan bus : 500 kend/hari/2 arah 8 = (3+5) ton
- Kend. Truck 3 as Tandem : 300 kend/hari/2 arah 20 = (6+7.7) ton
- Kend. Truck 2 as + gand. : 1000 kend/hari/2 arah 23 = (5+8+5+5) ton
- Kend. Truck 5 as : 500 kend/hari/2 arah 30 = (6+7.7+5.5) ton
b. Perkembangan lalu lintas :
- Rp = 5%
- Rb = 6%
- Rt = 8%
c. Umur rencana n = 10 tahun
d. Bila diketahui :
- ITP perkerasan lama = 10
- ITP pekerasan baru/pelebaran = 15
- Kondisi perkerasan lama :

S 10 cm lapen a = 0,20 kondisi= 50% baik

B 15 cm agr.pecah a = 0,12 kondisi = 60% baik

SB 25 cm sirtu a = 0,11 kondisi = 80% baik

Pertanyaan : SG

1. Berapa tebal lapis tambahan (overlay) bila digunakan beton aspal MS = 744 kg,
a = 0,40?
2. Berapa tebal lapis perkerasan pada pelebaran bila :
- S dengan beton aspal MS = 744 kg
- B dengan laston atas MS = 590 kg
- SB dengan sirtu CBR = 70%
3. Gambarkan sketsa konstruksi gabungan antara perkerasan lama dengan pelebaran!