Anda di halaman 1dari 9

Disusun oleh :

Nama : Yenny
Bidang Study : Biologi
Kelas : X2

Kata Pengantar

Puji dan syukur kepada Tuhan YME. Karena setelah melewati rangkaian yang panjang, laporan hasil
penelitian Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Kecambah dapat diselesaikan. Pada kesempatan ini saya
mengucapkan terima kasih kepada guru biologi yang telah memberi kesempatan untuk menyusun laporan ini.
Saya selaku penyusun laporan ini menyadari bahwa laporan hasil penelitian ini masih belum sempurna, oleh
karena itu kritik dan saran sangat diharapkan.

Kisaran,28 Juli 2011

Penyusun

Daftar Isi
Kata Pengantar

BAB 1 PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

B.Rumusan Masalah

C.Tujuan Penelitian
D.Manfaat Penelitian

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

A.Kerangka Teori

B.Kajian &Hasil Penelitian

C.Rumusan Hipotesis

BAB 3 METODE PENELITIAN

A.Variabel Penelitian

B.Rancangan Penelitian

C.Sasaran Penelitian

D.Alat & Bahan

E.Prosedur Penelitian

F.Analisis Data

BAB 4 DATA & PEMBAHASAN

A.Deskripsi Data

B.Interpretasi Data

C.Uji Hipotesis

D.Pembahasan

BAB 5 KESIMPULAN & SARAN

A.Kesimpulan

B.Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Keberadaan tumbuhan sangat lah penting karena merupakan produsen utama bagi kelangsungan hidup
semua organisme . Tumbuhan yang merupakan komponen biotik di ekositem sangat lah berhubungan
erat dengan komponen abiotik seperti cahaya matahari . Tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk
berfotosintesis . Oleh karena itu maka eksperimen atau penelitian ini di buat untuk mengetahui apakah
benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau .
B. Rumusan Masalah
Apakah perkecambahan memerlukan cahaya matahari untuk pertumbuhan dan apakah yang terjadi jika
kecambah tidak mendapat cahaya matahari untuk pertumbuhannya ?

C. Tujuan Penelitian
Penelitian yang di lakukan ini adalah untuk :
1. Mengetahui apakah benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau .
2. Mengkaji dan mengetahui masalah pengaruh cahaya matahari
3. Mengetahui bagaimana cahaya matahari dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman kacang
hijau

D. Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek positif dan efek negative dari cahaya matahari
terhadap pertumbuhan kacang hijau .

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

A. Kerangka Teori
1. Etiolasi = fenomena yang di perlihatkan tumbuhan yang tumbuh dalam gelap, bercirikan warna
pucat, ruas panjang-panjang dan daun kecil
2. Dampak tanaman akibat etiolasi adalah tanaman tidak dapat melakukan proses fotosintesis . Padahal
proses fotosintesis bertujan menghasilkan karbohidrat yang berperan penting dalam pembentukan
klorofil. Karena kaebohidrat tidak terbentuk maka daun tidak memiliki klorofil sehingga daunn tidak
berwarna hijau, melainkan kuning pucat.
3. Sinar matahari memang berguna untuk fotosintesis namun cahaya matahari juga menghambat
pemanjangan sel batang karena cahaya matahari menghambat produksi hormon auksin .Selain itu,
enzim riboflavin pada ujung batang menyerap sinar nila dari sinar matahari. Sinar nila merupakan
perusak enzim-enzim yzng membantu pembentukan asam indo asetet (salah satu jenis auksin). Itulah
sebabnya, pertumbuhan tanaman etiolasi selalu lebih cepat, tetapi batang tidak tegak karena
mengandung banyak air. Akibat tidak ada sinar matahari maka organ perbanyakan pada tanaman
lama-lama akan mengerut lalu mati karena tidak mendapat sumber makanan.

B. Kajian & Hasil Penelitian


Tumbuhan yang diletakkan ditempat yang gelap atau tidak mendapat cahaya akan tumbuh lebih tinggi
dari pada yanga mendapat cukup cahaya matahari, hal tersebut disebabkan karena cahaya menghambat
pemanjangan sel batang.

C. Rumusan Hipotesis
Cahaya matahari berpengaruh terhadap pertumbuhan kecambah biji kacang hijau. Pemberian cahaya
menghambat pertumbuhan batang pada kecambah tetapi daunnya akan berkembang dengan baik dan
berwarna hijau

BAB 3
METODE PENELITIAN
A. Variabel Penelitian
1. Variabel bebas : cahaya matahari
2. Operasional variabel : intensitas cahaya
3. Variabel terikat : biji kacang hijau/kecambah
4. Operasional variabel : tingkat kecepatan tumbuh kecambah

B. Rancangan Penelitian
1. Tumbuhan A : Di letakkan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung.
2. Tumbuhan B : Di letakkan di tempat yang tidak secara langsung menerima cahaya matahari /
cahaya normal.
3. Tumbuhan C : Di letakkan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

C. Sasaran Penelitian
1. Sampel : biji kacang hijau
2. Populasi : 3 biji kacang hijau

D. Alat &Bahan
1. Biji kacang hijau
2. 3 Gelas aqua bekas( masing masing beri label A,B,C)
3. Kapas
4. Kardus
5. Air
E. Prosedur Penelitian
1. Rendam biji kacang hijau selama kurang lebih satu jam.
2. Masukkan masing masing 1 biji kacang pada gelas aqua bekas .
3. Letakkan gelas A pada tempat yang terkena cahaya matahari langsung, gelas B di tempat yang
tidak terkena cahaya matahari langsung dan gelas C di letakkan di dalam kardus.
4. Catat hasil perkembangannya setiap hari .

F. Analisis Data
Tanaman di gelas A, B, maupun C dapat tumbuh pada hari pertama namun tumbuhan yang di tempat
gelap tumbuh dengan batang yang lebih tinggi dari pada di tempat yang terang. Pada hari yang ke dua
daun di tempat terang sudah muncul, sedangkan tanaman yang di tempat gelap daunnya belum tumbuh.
Pada hari yang ke enam daun pada setiap tumbuhan sudah muncul, namun terdapat perbedaan warna.
Daun pada tempat terang berwarna hijau sedangkan yang di tempat gelap berwarna hijau kekuning-
kuningan

BAB 4
DATA & PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data

Tinggi Tanaman
Tanaman A Tanaman B Tanaman C
Hari 1 - - -
Hari 2 0,1 0,3 0,5
Hari 3 0,6 1,2 3,5
Hari 4 1,2 3 12,5
Hari 5 1,7 9,8 21
Hari 6 3 15 27
Hari 7 3,4 18 34

Tingkat Kecerahan Warna Daun


12

10

8
Tingkat Kecerahan
Warna Daun
6

0
Tanaman A Tanaman B Tanaman C
B. Interpretasi Data
Berdasarkan data-data yang sudah terkumpul dapat disimpulkan bahwa cahaya matahari memiliki
peranan yang cukup besar dalam pertumbuhan dan perkembangan kecambah. Semakin banyak cahaya
yang di terima tumbuhan maka semakin baik pula pertumbuhannya, walaupun cahaya matahari
menghambat pertambahan tinggi batang karena cahaya menghambat kerja hormon auksin.

C. Uji Hipotesis
Sesuai dengan percobaan yang telah dilakukan. Pertumbuhan tanaman kacang hijau ditempat gelap
dengan pertumbuhan kacang hijau ditempat terang berbeda. Hal tersebut dapat dilihat dari ukuran
tanaman setiap harinya.
Perbedaan yang paling terlihat adalah pada tinggi tanaman tersebut, tanaman yang diletakkan ditempat
gelap dapat tumbuh tiga kali lebih tinggi dari tanaman yang mendapat cukup cahaya matahari. Dan juga
pada warna daun terdapat perbedaan yang cukup mencolok, pada tanaman yang mendapat cukup
cahaya matahari daunnya akan berwarna hijau sedangkan yang di letakkan di tempat tanpa cahaya
daunnya akan berwarna kekuningan.

D. Pembahasan
Tanaman kacang hijau yang di etiolasi lebih cepat pertumbuhannya daripada tanaman yang terkena sinar
matahari langsung maupun yang di letakkan di tempat redup . Akan tetapi batang tanaman yang di
etiolasi tersebut, tidak bisa tegak melainkan membungkuk, begitu juga dengan daunnya. Daun tanaman
tersebut tampak layu dan tidak segar, serta berwarna hijau muda dan agak pucat. Ini terjadi karena
tanaman tidak mendapat sinar matahari sama sekali sehingga tanaman tidak dapat menghasilkan
karbohidrat untuk pembentukan klorofil. Tanaman tumbuhan ini juga memiliki kadar air yang
berlebihakibat tidak terkena sinar matahari. Hormon auksin yang berfungsi untuk pertumbuhan juga
bekerja, oleh karena itu tanaman tumbuh dengan dangat cepat dalam waktu singkat. Sedangkan
tanaman kacang hijau yang mendapat sedikit sinar matahari atau yang diletakkan di tempat redup,
pertumbuhannya berjalan dengan normal. Tanaman tampak segar karena mendapat cukup sinar
matahari. Daun tanaman tersebut berwarna hijau tua, bertumbuhannya berjalan dengan normal ke atas.
Hormon auksin pada tanaman ini berjalan dengan normal. Yang menyebabkan tumbuhan tidak terlalu
tinggi. Daun juga mendapat cukup sinar matahari untuk pembentukan klorofil. Dan yang terakhir adalah
tanaman yang selalu terkena sinar matahari. Tanaman ini pertumbuhan tingginya sangat terhambat
walaupun daunnya tampak warna hijau tua yang segar. Hal ini terjadi karena tumbuhan mendapatkan
cahaya matahari terlalu banyak yang menyebabkan produksi hormone auksin terhambat sehingga
tanaman menjadi pendek.
Dengan demikian sinar matahari sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau.
BAB 5
KESIMPULAN & SARAN

A. Kesimpulan
1. Cahaya digunakan tanaman untuk proses fotosintesis.
2. Tanaman yang kurang cahaya batangnya lebih panjang, hal ini karena tanaman berusaha mencari
cahaya untuk keperluan fotosintesis.
3. Tanaman yang cukup cahaya akan tumbuh lebih sehat dan segar.
4. Pada tanaman yang berda ditempat yang gelap hormon auksin bekerja lebih aktif daripada tanaman
yang terkena cahaya, sehingga tanaman yang berada di tempat gelap terjadi pemanjangan sel.
Sedangkan ditempat yang terang hormon auksin mudah rusak oleh intensitas cahaya yang tinggi.

Jadi, hormon mempercepat pertumbuhan batang dan cahaya menghambat pertumbuhan batang,
namun cahaya sangat diperlukan untuk tumbuh kembang tanaman

B. Saran
Sebaiknya ketika kita menanam tanaman dan menginginkan tumbuhan yang baik dan segar, kita
memberikannya jumlah cahaya matahari yang optimal.

Daftar Pustaka
www.scribd.com/doc/16102813/-Kacang-Hijau-Wenny-karyailmiah.blogspot.com/2009/04experient.ht
www.google.com

biologiplatinum.www.fapertaugm,ac.id/buper/lab/6_hubungan_cahaya_tanaman.pptone.indoskripsi.com/node
/8192

www.respect2yourself.blogspot.com/.../iv-perkembangan-kecambah-dalam-gelap.html

www.sith.itb.ac.id/mgbm/fitohormon%20jurnal%20permi.pdf

www.kamusilmiah.com

id.answers.yahoo.com

www.trubus-online.co.id

akhwatsyahidah18.wordpress.com/2010/09/27/laporan-hasil-penelitian/

prabowogetto.blogspot.com/2010/02/laporan-pengaruh-cahaya-matahari.html

nabielalala.wordpress.com/2010/09/25/perkecambahan-kacang-hijau/