Anda di halaman 1dari 12

LRK KLH/P/C/4.

12

LEMBAGA REGITRASI KOMPETENSI


KEMENTERIAN NEGARA LINGKUNGAN HIDUP
Sekretariat Gedung Perkantoran Sarpedal, Komplek PUSPIPTEK, Jl. Raya Puspiptek Serpong
E-mail:kompetensi_lingkungan@yahoo.co.id, Website: http://kompetensilingkungan.menlh.go.id

PEDOMAN PENILAIAN KESESUAIAN LEMBAGA


PENYEDIA JASA PENYUSUNAN DOKUMEN AMDAL
LRK KLH

Ditetapkan oleh :
Deputi MENLH Bidang Pembinaan Sarana Teknis
dan Peningkatan Kapasitas,

Drs. Sudariyono
Tanggal: Juli 2009

Status Distribusi : TERKENDALI

TIDAK TERKENDALI

Perhatian: Dokumen ini tidak boleh disalin/dikopi atau digunakan untuk keperluan
komersial atau tujuan lain baik seluruhnya maupun sebagian tanpa ijin sebelumnya
dari Ketua Komite Pengarah LRK - KLH
LRK KLH/P/C/4.12

DAFTAR ISI

Daftar isi
Pendahuluan ... .................................................................................... i
1. Ruang lingkup .............................................................................. 1
2. Acuan normatif ............................................................................ 1
3. Istilah dan definisi ........................................................................ 1
4. Persyaratan lembaga penyedia jasa penyusun dokumen AMDAL ........ 2
4.1 Lembaga penyedia jasa ........................................................... 2
4.2 Struktur organisasi ................................................................ 2
4.3 Sistem manajemen ................................................................. 4
4.4. Subkontrak............................................................................ 4
4.5. Rekaman............................................................................... 4
5. Persyaratan untuk profesi permanen atau yang dikontrak ................. 5
5.1. Umum................................................................................... 5
5.2. Khusus.................................................................................. 5
6. Proses penyusunan dokumen AMDAL .............................................. 6
6.1 Permohonan penyusunan dokumen AMDAL ............................... 6
6.2 Kontrak kerja......................................................................... 6
6.3 Pengumuman......................................................................... 6
6.4. Konsultasi masyarakat ............................................................ 6
6.5 Penyusunan dokumen KA-ANDAL ............................................. 6
6.6. Penyusunan dokumen ANDAL, RKL, RPL dan RE ......................... 6
6.7. Perbaikan dokumen KA-ANDAL, ANDAL, RKL, RPL dan RE.7
6.8. Rapat komisi...................... 7
6.9. Penetapan kesepakatan KA-ANDAL, dan kelayakan atau
ketidaklayakan lingkungan .................................................... 7
6.10. Evaluasi ................................................................................ 7
6.11. Keputusan penyerahan dokumen ke pemrakarsa........................ 7
6.12. Penggunaan tanda registrasi dan penggunaan dokumen ........... 8
LRK KLH/P/C/4.12

PENDAHULUAN

Registrasi kompetensi yang dicakup dalam pedoman ini merupakan kegiatan


pendaftaran dan dokumentasi terhadap lembaga penyedia jasa penyusunan
dokumen AMDAL yang telah memenuhi persyaratan kompetensi sebagaimana
ditetapkan dalam PERMENLH No. 11 Tahun 2008. Dalam peraturan tersebut,
Lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen AMDAL wajib melakukan registrasi
kompetensi di Lembaga Registrasi Kompetensi KLH.

Sistem registrasi menggunakan pendekatan pre-qualified list / daftar pra-


kualifikasi. Tanggung jawab untuk pemanfaatan dan pengawasan kinerja pada
setiap pelaksanaan pekerjaan (penyediaan jasa) tetap berada di pengguna jasa dan
penyedia jasa yang terikat dalam kontrak bisnis. Dalam hal terjadi misconduct oleh
penyedia jasa maka pengguna jasa dapat menyampaikan hal tersebut kepada LRK -
KLH dan apabila terbukti adanya pelanggaran maka penyedia jasa tersebut
dikeluarkan dari registrasi. Hasil registrasi menjadi informasi yang disediakan oleh
KLH kepada para pemangku kepentingan secara nasional.

Lembaga Registrasi Kompetensi menyusun Pedoman Kesesuaian Persyaratan


Kompetensi bagi Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan Dokumen AMDAL sebagai
pedoman yang mengkonsolidasikan semua persyaratan sesuai peraturan tersebut
secara lengkap dalam suatu susunan sistem mutu. Pedoman dimaksudkan untuk
menjadi acuan bagi lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen AMDAL untuk
menilai serta menunjukkan dan membuktikan pemenuhan kompetensi untuk
kemudian diverifikasi oleh lembaga registrasi.

Mekanisme verifikasi dilaksanakan berdasarkan PERMENLH No. 22 Tahun


2009 tentang Tata Laksana Registrasi Kompetensi bidang Lingkungan dan Panduan
Mutu Registrasi Kompetensi yang ditetapkan oleh Ketua Tim Pengarah Registrasi
Kompetensi. Pedoman mutu memuat serangkaian prosedur pelaksanaan registrasi,
salah satunya adalah prosedur verifikasi.

Verifikasi dilakukan oleh tim verifikator yang tugas dan pelaksanaannya


berada dibawah tanggung jawab pimpinan LRK KLH. Tim verifikator berasal dari
unit-unit teknis KLH sesuai lingkup jasa dan unit yang bertanggung jawab dibidang
standarisasi kompetensi.

i
LRK KLH/P/C/4.12

Secara garis besar muatan isi dalam pedoman ini mencakup: (a) ruang
lingkup, (b) acuan normatif, (c) istilah dan definisi, (d) persyaratan lembaga
penyedia jasa penyusunan dokumen AMDAL, (e) persyaratan untuk personil
permanen atau personil kontrak, dan (f) proses penyusunan dokumen AMDAL.

Bentuk pedoman ini disadur dari Pedoman BNSP 201.Rev.01:2006 yang diadaptasi
dari ISO/IEC Guide 17024:2002:Conformity Assesment-General Requirements for
Bodies Operating Certifications of Persons, untuk memfasilitasi kesetaraan dengan
sistem standardisasi kompetensi di bidang lain.

i
Lembaga Registrasi Kompetensi

Pedoman Penilaian Kesesuaian


Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan Dokumen AMDAL

1. Ruang lingkup
Pedoman ini merupakan persyaratan sistem mutu untuk Lembaga Penyedia Jasa
Penyusunan AMDAL, yang memberikan jasa penyusunan dokumen AMDAL sesuai
PERMENLH No. 11 / 2008 tentang Persyaratan Kompetensi dalam Penyusunan
Dokumen AMDAL dan Persyaratan Lembaga Pelatihan Kompetensi Penyusun
Dokumen AMDAL.
Istilah Lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen AMDAL merupakan nama
generik untuk lembaga yang memberikan jasa penyusunan dokumen AMDAL.

2. Acuan normatif
Dokumen yang diacu berikut diperlukan dalam penerapan pedoman ini. Apabila ada
perubahan (amademen), dokumen yang diacu menggunakan dokumen yang
mutakhir.
 PERMENLH No.11 / 2008 tentang Persyaratan Kompetensi dalam Penyusunan
Dokumen AMDAL dan Persyaratan Lembaga Pelatihan Kompetensi Penyusun
Dokumen AMDAL.
 Kosakata umum SNI 19-9000-2001, Sistem manajemen mutu Dasar-dasar dan
Kosakata.

3. Istilah dan definisi


3.1. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang
direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan
keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.
3.2. Pemrakarsa
Orang atau badan hukum yang bertanggung jawab atas suatu rencana usaha
dan/atau kegiatan yang akan dilaksanakan.
3.3. Lembaga penyedia jasa penyusunan dokumen AMDAL (LPJP AMDAL)
Lembaga/institusi yang telah teregistrasi kompetensi oleh Lembaga Registrasi
Kompetensi untuk melaksanakan jasa penyusunan dokumen AMDAL.
3.4. Anggota tim penyusun dokumen AMDAL
Seseorang yang kompeten dalam menerapkan metodologi AMDAL dan mempunyai
keahlian sesuai disiplin ilmu yang dikuasainya serta diberi tugas untuk menyusun
dokumen hasil kajian AMDAL tertentu.

-1-
Lembaga Registrasi Kompetensi

3.5. Ketua tim penyusun dokumen AMDAL


Anggota tim penyusun dokumen AMDAL yang diberi tugas sebagai penanggung
jawab dan koordinator untuk seluruh kelompok kajian teknis untuk kajian AMDAL
tertentu
3.6. Keluhan
Permintaan evaluasi hasil kajian selain banding, oleh suatu organisasi perorangan
terhadap LPJP, untuk melakukan tindakan perbaikan yang berkaitan dengan
kegiatan LPJP.
3.7. Evaluasi
Proses penilaian internal terhadap pemenuhan persyaratan kompetensi.
3.8. Sistem manajemen
Suatu sistem yang dilaksanakan untuk menjaga kualitas dari suatu pelaksanaan
kegiatan yang meliputi perencanaan, seleksi dan penugasan tenaga pelaksana,
penerapan prosedur operasional standar, dokumentasi, evaluasi dan pelaporan.

4. Persyaratan untuk LPJ Penyusun Dokumen AMDAL


4.1. Lembaga Penyedia Jasa
4.1.1. Kebijakan, prosedur, dan administrasi lembaga penyedia jasa lingkungan
harus memenuhi persyaratan kompetensi, harus objektif dan wajar
(menjaga ketidakberpihakan) terhadap seluruh klien (pemrakarsa) dan harus
memenuhi semua persyaratan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
4.1.2. LPJ harus menetapkan kebijakan dan prosedur untuk pelaksanaan jasa
penyusunan dokumen AMDAL.
4.1.3. LPJ harus menetapkan lingkup kegiatan spesifik yang mampu dilayani.
Catatan:
Sesuai lingkup kegiatan wajib AMDAL
ditampilkan dalam informasi registrasi kompetensi

4.2. Struktur organisasi


4.2.1. Struktur LPJ harus dibentuk sedemikian rupa sehingga memberikan
kepercayaan kepada pihak terkait atas kompetensi, ketidakberpihakan dan
integritasnya. Secara khusus, LPJ harus :
a) objektif dan tidak memihak dalam kaitannya dengan pemrakarsa;
b) bertanggung jawab secara teknis terhadap dokumen yang disusun;

-2-
Lembaga Registrasi Kompetensi

c) menetapkan manajemen (kelompok atau personil) yang memiliki


tanggung jawab menyeluruh untuk:
1) perumusan kebijakan operasi LPJP, yang berkaitan dengan
penyusunan dokumen AMDAL;
2) penyusunan dokumen AMDAL sesuai peraturan perundangan yang
berlaku;
3) keputusan terhadap dokumen yang siap diajukan ke pemrakarsa;
4) penerapan kebijakan dan prosedur secara konsisten;
5) penyediaan sumberdaya manusia, sarana & prasarana, keuangan yang
memadai; dan
6) kompetensi tim penyusun termasuk tenaga ahli.
d) berbentuk badan hukum sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.

4.2.2. LPJ harus memiliki struktur dan tanggung jawab yang terdokumentasi.
4.2.3. LPJ harus:
a) memiliki sumber keuangan yang diperlukan untuk pelaksanaan
penyusunan dokumen AMDAL;
b) memiliki kebijakan dan prosedur yang membedakan antara penyusunan
dokumen AMDAL dan kegiatan lainnya;
c) menjamin bahwa kegiatan lembaga yang terkait tidak mengkompromikan
objektivitas dan ketidakberpihakan dalam penyusunan dokumen AMDAL.
4.2.4. LPJ harus menetapkan kebijakan dan prosedur (seperti pedoman
pelaksanaan) untuk penyelesaian banding dan keluhan yang diterima dari
klien/pemrakarsa serta dari pihak lain mengenai pelaksanaan penyusunan
dokumen AMDAL, tim dan/atau anggota tim penyusun dokumen AMDAL,
kesesuaian dengan peraturan perundangan yang berlaku dan mutu dokumen
AMDAL. Kebijakan dan prosedur tersebut harus menjamin bahwa banding
dan keluhan diselesaikan secara independen, tegas dan tidak berpihak.
catatan:
1. mutu termasuk ketepatan waktu.
2. kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan antara lain: tata
ruang, wajib AMDAL atau UKL/UPL, kegiatan yang telah berjalan.
3. pihak lain termasuk Komisi Penilai dokumen AMDAL.

4.2.5. LPJ harus memperkerjakan personil permanen atau personil kontrak dalam
jumlah yang memadai dengan pendidikan, pelatihan, pengetahuan teknis
dan/atau pengalaman yang diperlukan untuk melaksanakan penyusunan

-3-
Lembaga Registrasi Kompetensi

dokumen AMDAL sesuai dengan jenis dan volume pekerjaan yang dilakukan
di bawah tanggung jawab manajemen.

4.3. Sistem manajemen


4.3.1. LPJ harus menggunakan sistem manajemen yang didokumentasikan dan
mencakup semua persyaratan pedoman ini serta menjamin efektifitas
penerapan persyaratan tersebut.
4.3.2. LPJ harus menjamin bahwa:
a) sistem manajemen ditetapkan dan dipelihara sesuai dengan pedoman ini,
dan
b) sistem manajemennya dimengerti dan diterapkan pada semua tingkat
organisasi.
4.3.3. LPJ harus mempunyai dan menerapkan sistem pengendalian dokumen dan
audit internal serta kaji ulang terhadap manajemen yang sudah diterapkan
termasuk ketentuan untuk perbaikan berkelanjutan, tindakan koreksi dan
pencegahan, serta ketentuan untuk menjaga prinsip ketidakberpihakkan
dan/atau menghindari konflik kepentingan.
4.3.4. LPJ harus mempunyai dan menerapkan sistem pengendalian mutu terhadap
dokumen AMDAL yang dihasilkan.

4.4. Subkontrak
4.4.1. LPJ dapat mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang diperlukan dalam
penyusunan dokumen AMDAL kepada organisasi atau lembaga lain
(misalnya: analisis sampel uji parameter lingkungan oleh laboratorium
lingkungan). Perjanjian subkontrak harus terdokumentasi. Perjanjian
tersebut harus mencakup ketentuan dan persyaratan pekerjaan, termasuk
ketidakberpihakan dan pencegahan konflik kepentingan.
4.4.2. LPJ harus:
a) bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan yang disubkontrakkan dan
tetap bertanggung jawab terhadap hasil penyusunan dokumen AMDAL.
b) menjamin bahwa subkontraktor tersebut kompeten dan memenuhi
ketentuan yang berlaku dalam pedoman ini.
c) memelihara daftar subkontraktor dan menilai serta memantau kinerjanya
sesuai prosedur yang didokumentasikan.

4.5. Rekaman
4.5.1. LPJ harus memelihara sistem rekaman sesuai dengan kondisi dan peraturan
perundang-undangan, termasuk cara-cara untuk menelusur data dan
informasi tentang status penyusunan dokumen AMDAL.

-4-
Lembaga Registrasi Kompetensi

4.5.2. Rekaman harus membuktikan bahwa proses penyusunan dokumen AMDAL


telah dilaksanakan secara efektif sesuai dengan peraturan perundangan yang
berlaku serta kebijakan dan prosedur yang ditetapkan, termasuk konsistensi
pemenuhan persyaratan kompetensi personil penyusun dokumen AMDAL.
4.5.3. Rekaman yang berkaitan langsung dengan proses penyusunan dokumen
AMDAL harus disimpan sekurang kurangnya 5 (lima) tahun.
4.5.4. Rekaman yang berkaitan dengan prosedur sistem mutu harus disimpan
sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun.

5. Persyaratan untuk personil permanen atau personil kontrak


5.1. Umum
5.1.1. LPJ harus menetapkan persyaratan kompetensi bagi personil permanen atau
personil kontrak yang terlibat dalam proses.
5.1.2. LPJ mewajibkan personil permanen atau personil kontrak untuk
menandatangani dokumen yang menyatakan komitmennya untuk memenuhi
peraturan yang ditetapkan oleh LPJP, termasuk ketidakberpihakan dan
menghindari konflik kepentingan.
5.1.3. LPJ harus menyediakan uraian tugas dan tanggung jawab yang
terdokumentasi dengan jelas bagi setiap personil permanen atau personil
kontrak.
5.1.4. LPJ harus membuat dan memelihara dokumentasi mutakhir mengenai
kualifikasi setiap personil. Informasi tersebut harus mudah diakses oleh
personil permanen atau personil kontrak dan harus mencakup:
a) nama dan alamat;
b) organisasi dan jabatannya;
c) pendidikan, jenis dan status profesi;
d) pengalaman dan pelatihan yang relevan dengan bidang tugasnya;
e) tanggung jawab dan kewajibannya dalam LPJ;
f) penilaian kinerja;
g) data sertifikat kompetensi (bila ada); dan
h) tanggal pemutakhiran rekaman.
5.2. Khusus
5.2.1. LPJ harus memenuhi ketentuan mengenai jumlah anggota tim yang
bersertifikat kompetensi sesuai dengan peraturan perundangan yang
berlaku.
5.2.2. Anggota tim yang tidak memiliki sertifikat kompetensi harus memiliki
keahlian yang sesuai dengan jenis rencana usaha dan/atau kegiatan dan

-5-
Lembaga Registrasi Kompetensi

dampak penting yang ditimbulkan oleh jenis rencana usaha dan/atau


kegiatan tersebut.

6. Proses penyusunan dokumen AMDAL


6.1. Permohonan penyusunan dokumen AMDAL
LPJ harus memiliki mekanisme untuk menerima permohonan pekerjaan
penyusunan dokumen AMDAL dari pemrakarsa.

6.2. Kontrak kerja


LPJ wajib membuat kontrak kerja penyusunan dokumen AMDAL dengan
pemrakarsa.

6.3. Pengumuman
LPJ wajib melakukan pengumuman atas nama pemrakarsa atas rencana usaha
dan/atau kegiatan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

6.4. Konsultasi Masyarakat


LPJ bersama dengan pemrakarsa dan/atau atas nama pemrakarsa dalam proses
penyusunan dokumen AMDAL wajib melakukan proses konsultasi masyarakat
sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku.

6.5. Penyusunan dokumen KA ANDAL


6.5.1. LPJ dalam melakukan penyusunan dokumen AMDAL wajib melakukan
penyusunan sesuai dengan sistematika yang diatur dalam peraturan yang
berlaku.
6.5.2. LPJ harus memastikan bahwa dokumen yang diserahkan ke komisi penilai
AMDAL telah memenuhi mutu dokumen AMDAL yang terdiri dari konsistensi,
keharusan, kedalaman, relevansi dan persyaratan administrasi proses AMDAL
(pengumuman, ijin, kesesuaian tata ruang) sesuai peraturan yang berlaku.

6.6. Penyusunan dokumen ANDAL, RKL, RPL dan RE


6.6.1. LPJ dalam melakukan penyusunan dokumen AMDAL, RKL, RPL dan RE harus
melakukan penyusunan sesuai dengan sistematika yang diatur dalam
peraturan perundangan yang berlaku.
6.6.2. LPJ dalam melakukan penyusunan dokumen ANDAL, RKL, RPL dan RE harus
melakukan penyusunan sesuai dengan ruang lingkup dalam dokumen KA-
ANDAL.

-6-
Lembaga Registrasi Kompetensi

6.7. Perbaikan dokumen KA-ANDAL, ANDAL, RKL, RPL dan RE


6.7.1. LPJ harus melakukan perbaikan dokumen KA-ANDAL, ANDAL, RKL-RPL dan
RE berdasarkan hasil penilaian komisi penilai.
6.7.2. LPJ harus menyerahkan kembali dokumen hasil perbaikan ke komisi penilai
sebagaimana yang diatur dalam peraturan yang berlaku.

6.8. Rapat komisi


6.8.1. LPJ harus memiliki mekanisme untuk memastikan seluruh anggota LPJ yang
terlibat dalam penyusunan dokumen AMDAL wajib menghadiri rapat teknis
dan rapat komisi penilai.
6.8.2. Jika anggota LPJ yang terlibat dalam penyusunan dokumen AMDAL tidak
dapat menghadiri rapat teknis maupun rapat komisi penilai, LPJ
mengharuskan anggota tim yang bersangkutan untuk menyampaikan surat
keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

6.9. Penetapan kesepakatan KA-ANDAL, dan kelayakan atau


ketidaklayakan lingkungan
6.9.1. LPJ harus melaksanakan keputusan kesepakatan KA-ANDAL yang memuat
kesepakatan tentang ruang lingkup kajian ANDAL yang akan dilaksanakan
dan dituangkan dalam penyusunan dokumen ANDAL, RKL, RPL dan RE.
6.9.2. LPJ harus menyampaikan dokumen akhir ANDAL, RKL, RPL yang telah
ditetapkan keputusan kelayakan atau ketidaklayakan lingkungan kepada
pemrakarsa.

6.10. Evaluasi
6.10.1. LPJ harus melakukan evaluasi terhadap sertifikasi anggota untuk menjamin
bahwa masa berlaku sertifikasi tidak melewati batas waktu yang telah
ditetapkan.
6.10.2. LPJ harus memastikan bahwa tenaga ahli yang terlibat dalam penyusunan
dokumen AMDAL sesuai dengan bidang keahliannya.
6.10.3. LPJ harus memastikan bahwa tenaga ahli bekerja sesuai dengan bidang
pekerjaannya.

6.11. Keputusan penyerahan dokumen ke pemrakarsa


6.11.1. LPJ harus membuat tanda terima dalam penyerahan dokumen kepada
pemrakarsa.
6.11.2. LPJ harus memastikan bahwa dokumen yang diserahkan kepada pemrakarsa
adalah dokumen yang telah melewati proses administrasi dan telah melewati
jaminan mutu dan kendali mutu terhadap mutu dokumen.

-7-
Lembaga Registrasi Kompetensi

6.11.3. LPJ sebelum menyerahkan dokumen AMDAL kepada pemrakarsa harus


memastikan bahwa perbaikan terhadap dokumen yang telah dinilai oleh
komisi AMDAL telah dilakukan.

6.12. Penggunaan tanda registrasi dan penggunaan dokumen


LPJ harus mengendalikan penggunaan tanda registrasi LPJ dalam publikasi,
katalog, pemasaran maupun pencantuman status registrasi LPJ dalam
dokumen AMDAL.

-8-