Anda di halaman 1dari 6

Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No.

2, Desember 2014 : 55 - 102

EFISIENSI PEMAKAIAN DAYA LISTRIK MENGGUNAKAN


KAPASITOR BANK

Syamsudin Noor(1), Noor Saputera(1)


(1) Staff Pengajar Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Banjarmasin

Ringkasan

Pada umumnya beban pada jaringan listrik adalah beban induktif seperti motor listrik, heater,
neon ( yang menggunakan trafo ), lampu mercury dan lain-lain, jadi beban listrik kebanyakan adalah
beban induktif yang membutuhkan daya reaktif. Jika beban rekatif ini dipikul oleh pembangkit tenaga
listrik, maka arus yang mengalir dijaringan juga semakin besar yang berakibat factor dayanya
menurun dan jatuh tegangan pada ujung saluran ( ke konsumen ) meningkat.
Salah satu langkah efesiensi penggunaan energi listrik di konsumen adalah dengan memasang
peralatan penghemat energi listrik ( energy server ) yang digunakan baik disektor industri, bisnis /
komersial maupun rumah tangga. Peralatan penghemat energy listrik tersebut adalah kapasitor bank
yang berguna untuk menginjeksi daya reaktif pada titik-titik dimana terjadi tegangan jatuh, sehingga
diperoleh profil tegangan yang baik dan rugi daya yang lebih kecil.
Kapasitor bank dapat memperbaiki power factor( Cos phi ) untuk meningkatkan kwalitas daya
sekaligus meningkatkan effesiensi pemakaian peralatan listrik konsumen dan akhirnya effesiensi
energi listrik yang disediakan oleh penyedia tenaga listrik.
Kata Kunci : Kapasitor bank, effesiensi.

1. PENDAHULUAN 90 dibandingkan dengan induktor. Oleh


karenanya kapasitor menyerap daya lebih
Adanya beban daya listrik yang bersifat sedikit dari pada induktor ( dalam nilai yang
induktif, seperti Motor pompa, Room Air sama ). Kapasitor terdiri dari beberapa tipe,
Conditioner (RAC) , lampu yang tergantung dari bahan dielektriknya.Untuk
menggunakan ballast, semua ini akan lebih sederhanya dapat dibagi menjadi 3
menyebabkan pergeseran fasa pada bagian, yaitu kapasitor electrostatic,
gelombang tegangan dan arus, serta factor electrolytic dan electrochemical.
kerja daya listrik yang di gunakan akan turun.
Pada umumnya beban pada jaringan Kapasitor Electrostatic.
listrik adalah beban induktif seperti motor Kapasitor elevtrostatic( kapasitor static )
listrik, heater, neon ( yang menggunakan trafo adalah kapasitor yang dibuat dengan bahan
), lampu mercury dan lain-lain, jadi beban dielektrik dari keramik, film, kertas dan mika.
listrik kebanyakan adalah beban induktif yang Keramik kertas dan mika adalah bahan yang
membutuhkan daya reaktif. Pada saat beban popular serta murah untuk membuat kapasitor
puncak daya reaktif yang dibutuhkan yang kapasitansinya kecil. Tersedia dari
meningkat bahkan dapat lebih besar dari yang besaran pF sampai beberapa uF, yang
dibangkitkan oleh pembangkit tenaga listrik. biasanya untuk aplikasi rangkaian yang
Jika beban rekatif ini dipikul oleh berkenaan dengan frekwensi tinggi.
pembangkit tenaga listrik, maka arus yang
mengalir dijaringan juga semakin besar yang Kapasitor Electrolytic
berakibat factor dayanya menurun dan jatuh Kelompok kapasitor electrolytic atau
tegangan pada ujung saluran ( ke konsumen ) yang biasa disebut kapasitor electrolyte terdiri
meningkat. dari bahan yang dielektriknya adalah lapisan
metal-oksida. Umumnya kapasitor yang
2. LANDASAN TEORI termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar
( dua kutub ) dengan tanda + dan pada
Kapasitor badan kapasitor.
Kapasitor adalah komponen elektronika yang Mengapa kapasitor ini jadi memiliki polaritas,
dapat menyimpan muatan listrik dan adalah karena proses pembuatannya
umumnya memiliki beda fasa ( arus menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk
mendahului tegangan ) yang lebih mendekati kutub positip anoda dan kutub negatip katoda.

73
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No. 2, Desember 2014 : 55 - 102

Bahan electrolyte pada kapasitor V = potensial dalam volt


tantalum ada yang cair tetapi ada juga yang C = kapasitansi dalam farad
padat. Jadi dapat dipahami mengapa Bila suatu rangkaian beban dipasang
kapasitor Tantalum menjadi relative mahal. kapasitor (paralel ) dan diberi tegangan maka
elektron (arus) akan mengalir pada kapasitor.
Kapasitor Electrochemical Pada saat kapasitor sudah terisi dengan
Satu jenis kapasitor lain adalah kapasitor muatan elektron ( arus ) maka tegangan akan
electrochemical. Termasuk kapasitor jenis ini berubah kearah lain ( negatip ). Pada saat itu
adalah baterai dan accu. Pada kenyataannya elektron yang ada dikapasitor
batatrai dan accu adalah kapasitor yasng mengalir kedalam rangkaian beban ,
sangat baik, karena memiliki kapasitansi yang dengan demikian kapasitor membangkitkan
besar dan arus bocor ( leakage current ) yang daya reaktif. Bila tegangan yang berubah
sangat kecil. Tipe kapasitor jenis ini juga kenegatip tadi kembali kearah positip, maka
masih dalam pengembangan untuk kapasitor akan terisi kembali dan siap
mendapatkan kapasitansi yang besar namun membuang muatannya pada saat tegangan
kecil dan ringan, misalnya untuk aplikasi mobil kembali berubah kenegatip. Dengan demikian
elektrik dan telephone selular maka daya reaktif yang diambil dari sumber
listriknya menjadi kecil karena sebagian
disupply oleh kapasitor. Hal ini berlangsung
terus menerus selama 50 kali dalam satu detik
( jika frekwensinya 50 Hz ).

3. DESAIN DAN RANCANGAN


PENELITIAN

Persiapan
Pada tahap ini persiapan dilakukan
dengan mengumpulkan data dan praktek
merangkai kapasitor bank
Gambar 1. Struktur Kapasitor a. Pengumpulan Data.
Untuk mendapatkan data , dengan
Rumus untuk menghitung kapasitor referensi dari buku kapasitor dan catalog
dengan bahan dielektriknya : yang relevan dengan materi penelitian.
Dan laboratorium Politeknik Negeri
Banjarmasin.
dimana : b. Praktek merangkai pada panel .
C = Kapasitansi dalam pF( pico farad ) Memperhitungkan kapasitas kapasitor
K = Konstanta dielektrik antara dua plat logam pemakai daya dengan praktek merangkai
A = Penampang plat segi empat dalam inchi kapasitor bank sesuai dengan daya yang
D = jarak antara permukaan plat dalam inchi terpakai.
n = banyaknya plat
Proses kerja kapasitor dengan Menghitung Besaran Nilai Kapasitor Bank
menghubungkan kapasitor tersebut dengan akan dipasang
beda potensial yang berarti kapasitansi
kapasitor merupakan perbandingan antara
muatan yang disimpannya dengan beda Dimana
potensial antara konduktor-konduktornya : Qc = Daya reaktif kapasitor ( VAR )
V = Tegangan ( Volt )
dimana : =2 f
Q = pengisian dalam coulomb
C = kapasitansi dalam farad Contoh 1 :
V = potensial dalam volt. Sebuah lampu TL dengan daya 15 W,
Energi yang tersimpan dikapasitor, tegangan 220 V, factor daya = 0.35, maka :
potensial dan kapasitansinya :

Dimana :
W = energy dalam joule

74
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No. 2, Desember 2014 : 55 - 102

Konsumsi yang dibutuhkan secara teori 4. Arus listrik turun ( I ) sehingga mengurangi
apabila Cos nya 0.9 adalah : panas pada jaringan.
Contoh : Beban yang dipakai dirumah
sebuah kulkas 400 w/220V dan lampu TL
20 w sebanyak 5 buah dengan Cos phi1 =
Berapa % t x penghematan = 0.6. Jika dipasang kapasitor bank dengan
194.8 75.7 = 119.10 61% Cos phi 0.95 maka :
Cara mencari nilai kapasitor : a. Besarnya daya kulkas dan lampu TL
gabungan ( PG = Power Gabungan ) :

Daya aktif P1 = 15 W
Daya nyata S1 = V.I = 42.856 VA



Daya reaktif




b. Besarnya daya setelah kompensasi
(Cos phi 0.95)
Daya reaktif yang harus dihilangkan :

Jadi kapasitor untuk mendapatkan sudut phi


= 1 adalah : Maka

Effesiensi Arus listrik 37%


Jadi untuk penghematan dengan beban diatas 5. Memaksimalkan daya terpasang, se-
setelah dilakukan perhitungan kapasitor yang hingga dapat menambah peralatan listrik
harus dipasang sebesar 2.16 uF dibulatkan lainnya.
menjadi 2.2 uF. Contoh : Sebelum menggunakan kappa-
sitor bank daya terpasang 900VA,
tegangan 220V dan Arua 4 A dengan Cos
4. HASIL UJI DAN IMPLEMENTASI 0.6. Maka daya yang tersedia bisa
dipergunakan adalah
Effesiensi / Manfaat dengan menggunakan P = V.I.Cos phi.
Kapasitor Bank P = 220x4x0,6 = 528 VA
Manfaat menggunakan kapasitor bank Setelah dipasang kapasitor bank dengan
secara parallel : Cos phi 0.95 maka daya terpasang
1. Bagi utilitas penyedia listrik : menjadi :
a. Konponen reaktif pada jaringan dan 220x4x0.95 = 836 VA. ( Effesiensi daya
arus total pada sistim ujung akhir listrik 36.84 % )
ke Konsumen menjadi berkurang. 6. Menghemat biaya pemakaian listrik, jika
b. Kehilangan daya IR dalam sistim bebannya sama seperti sebelum dipasang
berkurang karena penurunan arus. kapasitor bank ( tidak menambah
c. Kemampuan kapasitas jaringan peralatanh listrik / elektronik )
distribusi listrik meningkat. Contoh penghematan biayalistrik :
2. Bagi perusahaan / Industri ( bukan Sebuah rumah tangga menggunakan
pelanggan rumah yangga ) dapat hanya lampu neon TL 40 wat dengan
mengurangi denda kVARh bila paktor ballas 40 wat sebanyak 9 buah dengan
daya ( Cos phi ) rata rata per bulannya Cos phi 0.7.
lebih dari 0.85 karena menggunakan Sebelum dipasang kapasitor bank : Ballas
kapasitor bank ( meredam daya nyata/ dengan Cos phi 0.7 = 40 wat : 0.7 = 57.14
mengurangi biaya induksi ). watt. Daya yang dipakai untuk 1 buah
3. Kebutuhan daya reaktif akanberkurang lampu neon TL tersebut = 40 + 57.14 =
karena sebagian disuplai oleh kapasitor 97.14 wat. Bila daya terpasang 900VA
bank. maka 900 : 97.14 = 9.26 buah atau 9 buah

75
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No. 2, Desember 2014 : 55 - 102

lampu TL, dengan jumlah dayanya 9 x C1,C2,C3=Kapasitor yang dihubungkan Delta.


97.14 = 874.26 wat. Setelah dipasang Perhitungan-perhitungan Faktor Daya :
kapasitpor bank ( seperti tersebut no.4 pf Data data generator diesel tersebut :
0.95 ) maka ( ballas ) 40 wat : 0.95 = 42.1 Kapasitas Daya ( W ) = 300 kVA
wat. Jumlah daya sebuah lampu TL = 40 Tegangan kerja ( V3 ) = 380 Volt
wat + 42.1 wat = 82.1 wat. Frekwensi ( f ) = 50 Hz
Jadi untuk lampu TL sebanyak 9 buah Faktor daya Generator = 0.8
memerlukan daya 9 x 82.1 wat = 738.9 Arus ( I ) = 456 Ampere
wat. Maka penghematan = 874.26 738.9 Daya efektif ( P ) = 240 kW
= 135.36 wat.Effiensi 18 %. Dari data data generator diatas, dapat
7. Mengurangi arus start awal suatu diartikan bahwa Generator Listrik tersebut
peralatan listrik , sehingga MCB tidak dapat bekerja optimal jika semua persyaratan
mudah jatuh. parameter kerjanya terpenuhi. Untuk menda-
Arus start sebuah kulkas biasanya patkan gambaran secara jelas dari pengaruh
berkisar antara 6 sampai 8 kali arus beban turunnya factor daya Generator (Cos phi)
penuh. Oleh sebab itu ketidak seim- dapat dilihat dari perhitungan berikut :
bangan tegangan 5 % waktu start ) akan Asumsi factor daya generatoe turun dari 0.8
menghasilkan ketidak seimbangan arus menjadi 0.65.
antara 30 sampai 40%. Hal ini karena C = daya reaktif ( loss power ) dalam satuan
resistansi rotor ( motor kulkas ) terhadap kVAR
arus frekwensi urutan negative lebih besar I = arus listrik dalam satuan Ampere
dibanding terhadap arus urutan positip. Maka :
Sudut daya dirotor akan meningkat
dengan cepat. Jika kulkas dayanya 440W

220V, maka arus normalnya 2A. Waktu Dari rumus (1) dapat dihitung besarnya Arus
start maka arus meningkat 30-40% atau listrik (I) yang mengalir untuk kedua kondisi
lebih kurang menjadi 2.7A. Hal ini tidak faktor daya generator, sebagai berikut :
effesien apalagi jika listriknya sering byar-
pet.Dengan pemasangan kapasitor bank
kerugian arus sesaat ini dapat diredam.
8. Menghemat biaya operasional Genset :
Sebuah pabrik kelapa sawit meng-
gunakan Genset 3 fasa dengan meng-
gunakan Power Factor Automatic
Regulator ( pengatur otomatis kerja
capasitor bank ) yang berfungsi memper-
baiki factor daya Genset melalui pengope-
rasian secara otomatis pada unit-unit
kapasitor berdasarkan besar/kecilnya
kerja pembangkit ( daya reaktif ).
Gambar 3. Segitiga Daya

Untuk Cos phi = 0.8


Maka : P = 3 x V x I x Cos
240.000 1.732 x 380 x I x 0.8
I = 240.000 / ( 1.732 x 380 x 0.8
I = 456 Ampere.
Untuk Cos phi = 0.65
Maka : P = 3 x V x I x Cos
240.000 = 1.732 x 380 x I x 0.65
I = 240.000 / ( 1.732 x 380 x 0.65
I = 561 Ampere.
Dari rumus (2) dapat dihitung besarnya
Gambar 2. Hubungan Koreksi Faktor Resultan Daya ( Daya Total = W ) sebagai
Daya Sistem Pembangkit berikut :
Keterangan : Untuk Cos phi 0.8
R_S_T_N = Sistim jaringan 3 fasa, 4 kabel. Maka : P = W x Cos
K= Magnetic Contactor 240.000 = W x 0.8
A1, A2 =Terminal coil magnetic contac-tor W = 300 kVA

76
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No. 2, Desember 2014 : 55 - 102

Untuk Cos phi 0.65 bertambah besar sehingga ukuran kabel yang
Maka : P = W x Cos dibutuhkan bertambah besar. Hal ini akan
240.000 = W x 0.65 menyebabkan bertambahnya biaya investasi
W = 369 kVA pemasangan jaringan kabel.
Dari rumus (3) dapat dihitung besarnya Daya Hal hal yang merugikan tersebut diatas, dapat
Reaktif C ( kVAR ) sebagai berikut : ditanggulangi dengan menginstalasi unit
Untuk Cos phi 0.8 Kapasitor Bank pada unit sistim pembangkit
Maka C = ( W - P )
C = ( 300 - 240 )
C = 32.40
C = 180 kVAR
Untuk Cos phi 0.65
Maka = C = ( 369 - 240 )
C = 78.561
C = 280 kVAR.
Berdasarkan rumus diatas dapat diketahui
besarnya :
Arus yang hilang :
L Loss = I2 I1
I Loss = 561 A 456 A
I Loss = 105 Ampere atau I Loss = 23%.
Daya yang hilang :
W Loss = W2 W1 Gambar 4 a. Unit Kapasitor Bank Tipe
W Loss = 369 kVA 300 kVA Dynamic Var Compensator
W Loss = 69 kVA atau W Loss = 23%
Kenaikan Daya Reaktif : Type Dynamic Var Compensator dengan
C = C2 C1 menggunakan Magnetic Contactor serta PFC
C = 280 kVAR 180 kVAR relay sebagai switchernya untuk menye-
C = 100 kVAR atau kenaikan C = 35.71% suaikan dengan kondisi beban.Biasanya
Dari perhitungan-perhitungan diatas dapat digunakan di pabrik/industri.Ada dijual dipa-
dilihat timbulnya Power Loss (keborosan saran dengan berbagai type, umumnya
daya) yang diakibatkan turunnya faktor daya produk luar, harganya mahal.
generator ( Cos phi ) dari 0.8 menjadi 0.65. Hal ( Gambar 4a dan 4b)
ini jelas sangat merugikan jika ditinjau dari
operasional sistim kerja pembangkit yang
pada akhirnya akan menimbulkan kerugian
bagi perusahaan.
Perhitungan besarnya kerugian :
Asumsi : Jam operasi Genset = 15 jam
Harga BBM solar = Rp.7000.-/ liter
Pemakaian BBM solar = 40 liter/jam
Dengan pemakaian normal genset sebesar
300 kVA, maka total biaya BBM solar setiap
hari adalah sebesar : Gambar 4 b. Unit Kapasitor Bank Tipe
= 15 jam x Rp.7000/ltr x 40 ltr/jam Dynamic Var Compensator
= Rp.4.200.000,-/ hari
Berdasarkan perhitungan diatas, kerugian
akibat daya yang hilang mencapai 23%,
sehingga pemborosan biaya BBM setiap hari
adalah sebesar:
= 23% x Rp. 4.200.000,-
= Rp. 966.000,-/hari
= Rp. 24.150.000,-/bulan
Jadi jelas bahwa penurunan factor daya
generator dari 0.8 menjadi 0.6 akan berakibat
terjadinya pemborosan biaya pemakaian BBM
solar sebesar Rp. 24.150.000,-/bulan.
Kerugian juga menyebabkan arus listrik (I) Gambar 5. Unit Kapasitor Tipe Fixed
yang mengalir melalui kabel hantaran menjadi Capasitor Bank untuk Rumah Tangga

77
Jurnal POROS TEKNIK, Volume 6, No. 2, Desember 2014 : 55 - 102

Kapasitor Bank yang dipakai untuk rumah baik dari segi operasional peralatan listrik
tangga maupun effesiensi daya listrik, seperti
Kapasitor bank yang dipasang dirumah peralatan listrik bekerja normal dan
tangga secara parallel disebut Fixed Capasitor menekan kerugian biaya operasional.
bank, memberikan beban kapasitif yang tetap 6. Banyaknya kapasitor bank yang dijual
walaupun terjadi perubahan beban.Juga dipasaran terutama untuk kebutuhan
dipergunakan untuk beban langsung kemotor rumah tangga yang berasal dari produk
induksi atau ke kulkas.Nilai yang aman adalah lokal, berarti bahwa kapasitor bank untuk
5% dari kapasitas motor / kulkas / beban rumah tangga dapat dibuat sendiri (home
rumah tangga, pertimbangannya adalah made), meskipun perhitungan faktor
kondisi saat tanpa beban.Produk dalam dayanya hanya berdasarkan asumsi
negeri/lokal, banyak dijual dipasaran. kebutuhan rumah tangga type 450, 900,
1300 dan 2300 Watt, atau kebutuhan daya
rata-rata dalam sehari semalam.
7. Untuk mengukur faktor daya yang
sebenarnya harus menggunakan Cos phi
meter.
8. Pemakaian kapasitor bank dianjurkan oleh
PLN atas dasar :
Surat Keputusan Menteri PU No.23 /
PRT / 78.
Surat dari PLN Pesero tentang
pemakaian Kapasitor Bank No. 128 / 075
/ C.V / 2005.
Gambar 6. Cara Pemasangan Kapasitor Sanggahan Larangan Pemakaian Alat
Bank untuk Rumah Tangga Penghemat Daya / Energi dari Direktur
Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan
5. KESIMPULAN Departemen Energi dan Sumber Daya
Mineral Republik Indonersia Direktorat
Dari pembahasan diatas dapat diambil Jendral Listrik dan Pemanfaatan
beberapa kesimpulan sebagai berikut : Energi.Surat No. 2491 / 44 / 640.2 / 2006.
1. Bahwa jaringan distribusi yang ada saat ini Diperkuat dengan Instruksi Presiden
belum stabil, sehingga terjadi penurunan No.10 Tahun 2005 tentang
tegangan pada ujung saluran yang sampai Penghematan Energi, Tgl 10 Juli 2005.
ke konsumen, apalagi ditambah seringnya Peraturan Menteri Energi dan Sumber
terjadi pemadaman / byar-pet. Daya Mineral Republik Indonesia No. 14
2. Bahwa jaringan distribusi belum memiliki Tahun 2012 Tentang Manajemen Energi,
sumber daya reaktif yang cukup, sehingga BAB III Pelaksanaan Penghematan
terjadi penurunan factor daya yang Energi, pasal 3 ayat h : meningkatkan
merugikan baik penyedia tenaga listrik ( faktor daya jaringan tenaga listrik dengan
PLN ) maupun konsumen. memasang kapasitor bank.
3. Sebagai konpensasinya maka perlu
dipasang kapasitor bank, baik oleh
penyedia tenaga listrik maupun 6. DAFTAR PUSTAKA
perusahaan / industry pada umumnya dan
untuk rumah tangga atau untuk keperluan 1. TheRadio Amateurs Handbook. Publi-
peralatan listrik tertentu. shed by the American Radio Relay
4. Kapasitor static adalah komponen League.
elektronika yang dapat dipasang parallel Newington,CT USA USA 0611.Sixty-First
dengan beban ( pemasangan yang lebih Edition 1984.
umum ) yang disesuaikan dengan 2. Effisiensi Pemakaian Energi Listrik
spesifikasi / parameternya, karena sifat dengan LP Capasitor, Schneider
arusnya mendahului tegangan serta Electronic Indonesia.
mengisi dan membuang muatannya. 3. Koreksi Factor Daya Merlin Gerlin.
Prinsip kerja kapasitor ini bermanfaat untuk 4. Perencanaan Capasitor Bank PT
mensuplai daya reaktif kebeban sehingga Aryanto Darmawan.
menaikkan factor daya. 5. Teknologi Instalasi Listrik Michael Neidle
5. Dengan asumsi perhitungan perhitungan
seperti telah disampaikan diatas, maka @portek 2014
kapasitor bank lebih banyak membantu

78