Anda di halaman 1dari 3

Mata Kuliah : Psikologi Perkembangan Peserta Didik

Dosen Pengampu : Nurkholis, M.Pd.I


Nama : Yuliniar Yustisiyah
NIM : 150641283
Topik : Materi Kelompok 1 Fase Karakteristik Perkembangan
Tanggal : 20 April 2017

A. Pengertian Perkembangan
Perkembangan manusia merupakan suatu proses sepanjang kehidupan dari
pertumbuhan dan perubahan fisik, perilaku, kognitif, dan emosional. Sepanjang proses
ini, tiap individu mengembangkan sikap dan nilai yang mengarahkan pilihan,
hubungan, dan pengertian/understanding. (Huberman, 2002)
B. Karakteristik Fase Perkembangan Orok
Masa orok biasanya dibagi dalam dua masa Pertunate yang berlangsung selama 15-30
menit pertama sejak lahir sampai tali pusatnya digunting, dan masa neonate, yaitu sejak
pengguntingan tali pusat sampai usia dua minggu.
1. Perkembangan fisik
Saat lahir, pada umumnya berat badan orok kira-kira 3,5 kg dan panjangnya 50 cm.
Laki-laki biasanya lebih berat dan lebih panjang daripada wanita, kepalanya kira-kira
dari panjang badannya.
2. Kegiatan-kegiatan orok [menyeluruh & khusus]
Kegiatan menyeluruh yang orok lakukan yaitu dengan menggerakan kaki dan
tangannya lalu menangis, sedangkan kegiatan khusus yang orok lakukan adalah
kegiatan reflekas (respon) yang secara tidak disadari.
3. Vokalisasi
Perkembangan vokal (suara) anak dimulai dengan menangis yang biasanya dimulai
pada waktu lahir. Menangis yang dimaksud bertujuan untuk mengembangkan paru-
paru sehingga memungkinkan pernapasan dan penyediaan oksigen yang cukup bagi
darah.
4. Perkembangan kepribadian
Dasar-dasar kepribadian seperti halnya sifat-sifat fisik dan psikis lainnya berasal dari
sifat-sifat kebakaan yang menjadi matang. Perkembangan kepribadian ini dipengaruhi
oleh factor lingkungan, terutama ibu.
C. Karakteristik Fase Perkembangan Bayi
1. Perkembangan fisik
Pada tahun pertama, pertumbuhan fisik sangat cepat, sedangkan tahun kedua
mengendur. Organ keinderaan berkembang cepat, seperti fungsi-fungsi biologis dan
perkembangan penguasaan otot-otot serta perkembangan motoriknya.
2. Perkembangan intelegensi
Fungsi inteligensi sudah mulai tampak dalam tingkah lakunya. umpamanya dalam
tingkah laku motorik dan berbicara. Anak yang cerdas manunjukkan gerakan-gerakan
yang lancar,serasi,dan koordinasi.
3. Perkembangan emosi
Pada usia 0-8 minggu, emosi (impulsif) bayi sangat bertalian dengan perasaan psikis
bayi sudah berkembang, seperti perasaan senang, sedih, marah, panic, dsb. Pada usia 1-
3 tahun perasaan social mulai berkembang dan dinyatakan dengan bahasa.
4. Perkembangan bahasa
Terdapat 3 masa pada perkembangan bahasa, yang pertama yaitu masa permulaan
stadium purwoko (6-12 bulan) yang mana pada masa ini anak mengeluarkan
bermacam-macam suara yangvtidak berarti (sebagai pelatihan). Kedua, masa pertama
stadium kalimat satu kata (12-16 bulan) anak sudah dapat mengucapkan beberapa kata.
Ketiga, masa kedua stadium nama (16-24 bulan) dimana anak sudah mulai timbul
kesadaran bahwa setiap orang dan benda itu memiliki sebuah nama.
5. Perkembangan bermain
Permainan pada masa bayi bersifat bebas dan spontan yang ditandai dengan tidak
adanya aturan-aturan dan lebih bersifat barmain sendiri daripada dengan orang lain.
6. Perkembangan pengertian
Pengertian pertama bagi bayi tentang Objek diperoleh melalui penjelasan sensorinya
(pengindraannya): melihat, meraba, mencium, dan mengecap.
7. Perkembangan kepribadian
Pada masa ini masih berkembang sikap egosentris (aku dipusat). Sikap egosentris ini
mempengaruhi sikap sosialnya, seperti (a) semua orang harus melayani dirinya, (b)
semua orang harus tunduk pada kehendaknya, dan (c) segala sesuatu yang
dikehendakinya harus ada dan harus dipenuhinya.
8. Perkembangan moral
Pada masa ini, anak cenderung suka mengulangi perbuatan yang menyenangkan, dan
tidak mengulangi perbuatan yang menyakitkan (tidak menyenangkan). Dengan melihat
kecenderungan perilaku anak tersebut maka untuk menanamkan konsep-konsep moral
pada anak.
9. Perkembangan kesadaran beragama
Perasaan ketuhanan pada usia ini merupakan fundamen bagi pengembangan perasaan
ketuhanan periode berikutnya. Seiring dengan perkembangan kognisi emosi dan bahasa
anak maka untuk membantu perkembangan kesadaran agamanya, orangtua sebagai
lingkungan pertama bagi anak.
D. Karakteristik fase Perkembangan Pra Sekolah
1. Perkembangan fisik
2. Perkembangan intelektual
3. Perkembangan emosional
4. Perkembangan bahasa
5. Perkembangan sosial
6. Perkembangan bermain
7. Perkembangan kepribadian
8. Perkembangan moral
9. Perkembangan kesadaran beragama
E. Karakteristik Fase Anak Sekolah
1. Perkembangan intelektual
2. Perkembangan bahasa
3. Perkembangan sosial
4. Perkembangan emosi
5. Perkembangan moral
6. Perkembangan penghayatan keagamaan
7. Perkembangan motorik
F. Karakteristik Fase Remaja
1. Perkembangan fisik
2. Perkembangan intelektual
3. Perkembangan emosi
4. Perkembangan moral
5. Perkembangan kepribadian
6. Perkembangan kesadaran beragama