Anda di halaman 1dari 3

TERM OF REFERENCE

PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT


RUMAH SAKIT MATA BALI MANDARA PROVINSI BALI TAHUN 2017

I. Pendahuluan
Terjadinya kasus henti nafas maupun henti jantung dapat terjadi dimana saja, oleh
karena itu khususnya petugas kesehatan diharapkan memiliki kemampuan dalam
memberikan tindakan pertolongan pertama yang esensial pada korban yang mengalami
choking/ tersedak maupun henti nafas dan henti jantung. Kemampuan petugas dalam
melakukan pengkajian awal, melakukan tahapan tindakan dan melakukan resusitasi
jantung paru adalah sangat penting. Pertolongan pertama berkaitan dengan pemberian
Bantuan Hidup Dasar kepada pasien maupun masyarakat sekitar atau pegawai RS sendiri.
Selain Tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat diharapkan juga setiap tenaga yang
bertugas di Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali seperti tenaga manajemen harus
memiliki kemampuan memberikan bantuan hidup dasar sebelum pasien/ korban di tangani
oleh tim medis. Hal ini berdampak pada perawatan maupun kesempatan hidup bagi
korban bila telah mendapatkan penanganan emergency oleh petugas di RS. Dengan jumlah
kunjungan per hari pasien rawat jalan berkisar 100 orang, maka sangatlah penting untuk
dilakukan pelatihan ini bagi tenaga medis, paramedis, manajemen dan tenaga pendukung
untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam
pertolongan kedaruratan.

II. Tujuan
1. Meningkatkan pengetahuan Pegawai RS Mata Bali Mandara dalam melakukan
BASIC LIFE SUPPORT baik pada anak-anak maupun orang dewasa
2. Meningkatkan kemampuan Pegawai RS Mata Bali Mandara dalam mengidentifikasi
kasus, pencegahan maupun mengenali kejadian kematian mendadak
3. Meningkatkan kemampuan resusitasi jantung paru (Cardio Pulmonary
Resuscitation)
4. Meningkatkan kemampuan menolong pasien yang tersedak (Choking)

III. Peserta
Seluruh Pegawai yang bertugas di Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali

IV. Narasumber
Pembicara dan fasilitator berasal dari internal Tim BHD dan Blue Code Rumah Sakit
Mata Bali Mandara Provinsi Bali
V. Materi
1. CPR dewasa dan Simulasi
2. Choking dewasa dan bayi dan Simulasi
3. CPR bayi dan neonatus dan Simulasi
4. Ujian Praktek

Pelatihan kali ini bersifat Pengulangan maka seluruh materi tersebut diatas dikemas /
dirangkum dan disampaikan secara ringkas dan penekanan pada uji skill dari masing -
masing peserta.

VI. Waktu dan Tempat


Pelatihan BLS bagi Pegawai Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali
rencananya akan dilaksanakan pada bulan Mei 2017, untuk pelatihan BLS ini
dilaksanakan selama 1 hari yang akan dibagi menjadi 4 Angkatan sehingga total hari
yang dibutuhkan adalah 4 hari, dilaksanakan di Ruang pertemuan RS Mata Bali
Mandara Provinsi Bali di Jl. Angsoka No. 8 Denpasar

VII. Biaya
Pembiayaan bersumber dari RBA Rumah Sakit Mata Bali Mandara Provinsi Bali
tahun 2017.

Ketua Tim Blue Code


Rumah Sakit Mata Bali Mandara

Dr. Anak Agung Ifan Distyajaya


NIP. 197912282012121005