Anda di halaman 1dari 26

PENELITIAN GEOLOGI

Penelitian Geologi mencakup pengertian yang sangat


luas, mulai dari penelitian yang bersifat recognition,
pemetaan sampai penelitian yang sangat khusus.

Untuk tugas akhir sarjana/skripsi, sebaiknya diberikan


tugas pemetaan geologi dengan tujuan agar
mahasiswa memahami konsep dasar geologi di
lapangan dan mampu menyusun sejarah geologi

Penelitian yang bersifat khusus dapat dilakukan


terhadap salah satu persoalan yang ada di daerah
pemetaannya
PERENCANAAN
PENELITIAN
GEOLOGI
Merencanakan penelitian harus diawali
oleh pertanyaan terhadap diri sendiri :
a. Anda ingin meneliti tentang apa?
(batuan, fosil (paleoinvironment, umur, korelasi,
evolusi, biostratigrafi, lineage fosil) , stratigrafi,
struktur geologi, mineralisasi, geohidrologi,
panas bumi, geofisika sedimentologi,dsb)
b. Dimana anda ingin meneliti?
c. Metoda apa yang akan anda pakai dalam
penelitian?
d. Hasil apa yang anda harapkan dari penelitian
tersebut?
Sebelum meneliti, kajian pustaka yang
berkaitan dengan topik penelitian wajib
dilakukan.
Tujuannya disamping calon peneliti tidak
buta sama sekali terhadap topik yang
akan diteliti, juga untuk menghindarkan
duplikasi terhadap topik penelitian yang
sudah dilakukan peneliti lain.
Demikian pula sebelum melakukan
pemetaan geologi, studi pustaka tentang
geologi regional daerah tersebut harus
dilakukan meliputi fisiografi, stratigrafi,
tektonik, sejarah geologi dsb.
PENALARAN GEOLOGI

Penalaran geologi harus dipunyai dan


menjadi dasar berpikir dlm
merencanakan penelitian
PROSES PENALARAN TERBAGI ATAS :
Deduksi yaitu proses pemikiran yang didasarkan
atas kaidah/peristiwa yang umum untuk
menjelaskan hal yang khusus
Induksi yaitu proses pemikiran yang bertolak dari
kaidah atau peristiwa yang khusus untuk
menentukan kaidah yang umum
KONSEP DASAR
PENELITIAN
INTUISI (INTUITION) VS NALAR (REASON)
Intuisi kadang-kadang muncul pada saat peneliti
akan mulai penelitian. Namun proses mental
seperti ini sulit dipertanggung-jawabkan karena
tidak didasarkan atas dasar pemikiran yang jelas
& logis.
Nalar merupakan proses mental yang didasarkan
atas pemikiran yang jelas dan logis. Kebalikan
dengan intuisi, nalar dapat dipertanggung-
jawabkan secara ilmiah.
HYPOTHESIS & ASSUMPTION
Hipothesis adalah suatu pernyataan
awal sebelum melakukan penelitian.
Hipothesis dapat salah atau benar,
dapat terlihat pada akhir dari suatu
penelitian.

Asumsi adalah parameter-parameter


yang membatasi suatu penelitian.
Asumsi tidak memerlukan pembuktian
Mid Oceanic Ridge
Global Plate Motion from GPS
MEMILIH DAERAH PENELITIAN
Untuk membantu memilih daerah penelitian
tugas akhir/skripsi, dapat dibantu dengan
mempelajari peta geologi bersistem skala 1 :
100.000 yang diterbitkan oleh Pusat Survey
Geologi
Pilih daerah yang dapat dipakai untuk
melakukan penelitian yang anda inginkan
Cari dan bacalah publikasi/tulisan yang
berkaitan dengan daerah tersebut
Diskusikan dengan calon pembimbing anda,
bila disetujui maka
Tulislah keinginan anda dalam bentuk
proposal penelitian
PENELITIAN GEOLOGI LAPANGAN
Sebelum mulai penelitian geologi lapangan,
persiapkan peralatan sesuai dengan tujuan
penelitian. Sebagai contoh,untuk pemetaan
geologi harus disiapkan peta dasar, kompas, palu,
loupe, Hcl, alat tulis, kantong sampel, alat foto
dsb.
Carilah basecamp (tempat menginap) yang tidak
jauh dari rencana lintasan yang akan dilalui
Setiap malam rencanakan lintasan yang akan
dilalui untuk esok harinya
Plot semua data yang didapatkan hari itu pada
peta basecamp malam hari itu juga
PENGAMATAN (OBSERVATION)
VS PENGLIHATAN (SIGHTING)
Pengamatan ilmiah (Scientific Observation)
bukan sekadar penglihatan semata, tetapi
bersifat teratur dan sistematis
Sighting: penglihatan sekilas tidak mempunyai
nilai ilmiah, contoh UFO sighting dsb

Keadaan Objek Pengamatan


Pengamatan Benda (Objek Pengamatan
dalam Keadaan Statis)
Pengamatan Proses (Objek Pengamatan
dalam Keadaan Dinamis)
HAKEKAT PENGAMATAN
(khususnya observasi langsung/visual)

Pengamatan tidak mungkin merupakan suatu


totalitas
Pengamatan tidak terlepas dari tujuan
pengamat
Pengamatan tidak mungkin bebas dari
penafsiran
Pengamatan tidak terlepas dari kesalahan.
Pengamatan tidak terlepas dari skill dan
pengetahuan dari si pengamat
PENGAMATAN BENDA
(Objek Pengamatan Dlm Keadaan Statis)

Wujud dari benda/zat itu/


Atribut/sifat2 dari benda/zat itu
Pengamatan dilakukan pada sembarang waktu,
atau tidak tergantung waktu, dengan asumsi
atau keyakinan bahwa benda itu tidak akan
berubah dengan waktu, seperti pengamatan
terhadap batuan, singkapan, fosil, mineral dsb.
PENGAMATAN PROSES
Pengamatan dilakukan secara menerus
dalam suatu selang waktu tertentu atau
jangka waktu yang tidak ditentukan, atau
pada suatu saat-saat waktu tertentu dalam
jangka waktu tertentu.
Contohnya adalah pengamatan cuaca,
pengamatan letusan gunung api,
pengamatan suatu experimen dalam suatu
laboratorirum dsb.
CARA-CARA PENINGKATAN DAYA
OBSERVASI
Pakaialah secara maximal hasil pengamatan, sampai
hal-hal yang kelihatannya sepele harus diamati dan
ditafsirkan artinya
Rubahlah kondisi pengamatan, banyak hal yang dapat
diamati.
Pergunakanlah alat yang paling canggih untuk
pengamatan
Adalah penting sekali untuk mempunyai hipotesa
sebelum melakukan pengamatan. Namun demikian
adalah sangat penting untuk pengatur keadaan untuk
pengamatan, sedemikian sehingga bias si pengamat
tidak memberikan distorsi dalam pengamatan
CARA-CARA PENINGKATAN DAYA
OBSERVASI (2)
Pengamat ilmiah tidak pernah takut untuk
mengizinkan orang lain untuk melihat gejala
yang diminatinya. Pakailah rekaman alat
(seperti fotografi) untuk dikaji kemudian lebih
lanjut.
Pengamatan ilmiah (Scientific observation)
cenderung bersifat kwantitatif, namun demikian
pernyataan kwalitatifpun masih memainkan
peranan penting
Penggunaan alat-alat dalam pengamatan
Langsung merekam semua hasil pengamatan
dalam bentuk catatan di suatu buku catatan.
FOTO & SKETSA LAPANGAN
Pengamatan lapangan yang dituangkan
dalam bentuk tulisan/catatan lapangan
kadang-kadang tidak cukup.
Untuk memperjelas dapat dilengkapi dengan
foto lapangan ataupun sketsa lapangan.
Foto-foto singkapan hendaklah diambil
dengan memberi pembanding (palu,
kompas, meteran dsb)
Satuan
Bps, Blp,
& Lignit

Unc

OAF

Lokasi: Kulon Progo, bawah Gunung Kucir


Sambipitu Fm.

Lokasi: Wonosari, Kali Ngalang