Anda di halaman 1dari 30

LAPORAN KANTIN SEHAT

MADRASAH ALIYAH FATWA ALIM TULUNG


Kata pengantar

Puji syukur kita panjatkan kehadran ALLAH swt karena atas berkat rahmat dan
karunianya lah laporan ini dapat terselesaikan dengan baik.dengan judullaporan
kantin sehat madrasah aliyah fatwa alim tulung

Dengan membuat tugas ini saya harapkan,penjual makanan di kantin maupun


diluar kantin dapat bertindak sesuai dengan peraturan yang berlaku sesuai tata
tertib yang ada.

Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua.terimakasih

Madiun,21 mei 2017


Latar belakang

Sebagai mana kita sadari kehadiran kantin sekolah sangat dibutuhkan oleh para
siswa.dan juga pentingnya menjaga kesehatan siswa dari unsur makanan yang
dikonsumsi siswa.banyak diantara siswa yang tidak sempat makan dirumah,dan
akhirnya mereka makan di sekolah.dengan meneliti adanya kantin sekolah ini saya
dapat mengetahui beberapa hal yang berhubungan dengan kantin sekolah.
Tujuan

Kantin adalah tempat untuk membeli makanan bagi siswa yang mengkontribusi
terhadap kesehatan siswa dan tujuan dari laporan ini agar semua siswa dapat
mengetahui jenis jenis makanan dan minuman yang bersih dan higienis dan sehat
untuk dikonsumsi.agar para penjual dikantin juga bisa menjual makanan dan
minuman yang lebih bermutu.sehingga kantin madrasah aliyah fatwa alim tulung
ini lebih maju karena tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.
Tema

Laporan pengamatan tentang kantin sehat di madrasah aliyah fatwa alim tulung.

Hasil pengamatan

Pengunjung siswa kelas 10,11,12 serta guru dan pegawai madrasah aliyah fatwa
alim tulung

Kebersihan=sangat bersih

Makanan yang dijual

Nama makanan Harga makanan


Roti coklat 1.000
Nasi goreng 2.500
Nasi pecel 2.500
Tempe goreng 500
lumpia 1.000
sosis 1.000
Roti bakar 1.000
Cara penjual melayani pembeli dengan ramah dan sabar.

Menjual makanan yang bersih,higienis,dengan di bungkus plastik dan disimpan


dalam almari kaca,menjual makanan sehat tanpa zat pengawet dan tanpa zat
pemanis dan zat pewarna

Menjaga kebersihan kantin:desain tempat

Meja dan kursi tertata rapi dan bersih,sirkulasi udara bagus dan terang,terdapat
tempat sampah organik dan anorganik.

Ciri ciri makanan yang dijual:

Terbungkus kertas/plastik/daun

Tidak mengandung zat pengawet,zat pemanis,dan zat pewarna buatan.


Susunan acara laporan kantin sehat

Tahun 2017-2018

1.pembukaan

2.pembacaan doa

3.pembacaan laporan pertanggung jawaban oleh pengurus

4.pembentukan tim formatur dan penyerahan lpj kepada tim

Formatur

5.paparan hasil laporan kantin sehat

6.doa penutup

7.penutup
Anggaran dana laporan kantin sehat

Anggaran dana tahun 2017-2018

Fasilitas kantin Dana yang dibutuhkan


Memperbaiki meja+kursi 1.0000
Menyediakan fasilitas layak pakai 1500.000
Menyediakan makanan yang bergizi 500.000
Membersihkan lingkungan untuk 200.000
kenyamanan
Menyediakan tempat sampah 250.000
organik dan non organik
Menyediakan sabun cuci tangan 50.000

Lokasi dan waktu :kantin madrasah aliyah fatwa alim tulung

Pada saat jam istirahat

Peserta :seluruh warga madrasah aliyah fatwa alim

Tulung.
Lampiran
A.Pedoman Observasi
Observasi atau pengamatan yang akan dilakukan dalam penelitian
ini yakni melakukan pengamatan tentang gambaran budaya
sekolah pada rintisan bertaraf internasional
meliputi:
1.Mengamati lokasi dan keadaan di sekitar sekolah
a.Alamat atau lokasi sekolah serta lingkungan sekitar sekolah
b.Kemudahan akses transportasi sekolah
2.Mengamati kegiatan pembelajaran
a.Persiapan yang dilakukan sebelum memulai kegiatan pembelajaran
b.Ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri kegiatan
pembelajaran
c.Bahasa yang digunakan oleh warga sekolah
d.Keaktifan warga sekolah
3.Mengamati kondisi fasilitas yang dimiliki sekolah
a.Sarana dan prasarana sekolah
b.Gedung sekolah
4.Mengamati interaksi seluruh warga sekolah
a.Interaksi kepala sekolah dengan guru, karyawan, siswa
dan orang tua siswa.
b.Interaksi guru dengan karyawan, siswa, dan orang tua
siswa.
c.Interaksi karyawan dengan siswa dan orang tua siswa
B.
Penelusuran Dokumen
1.Melalui arsip tertulis
a.Profil Sekolah mafa tulung
b.Visi dan Misi sekolah
c.Slogan, gambar, dan berbagai pengumuman yang tertempel
di sekolah
d.Peraturan Sekolah
e.Kurikulum Sekolah Tahun Ajaran 2017/2018
2.Foto kondisi lingkungan sekitar sekolah
a.Gedung atau bangunan mafa tulung
b.Kegiatan pembelajaran di dalam kelas
c.Kegiatan pembelajaran di luar kelas.
Pedoman Wawancara
Pedoman wawancara (untuk kepala Sekolah)
1.Bagaimana cara bapak mengkomunikasikan visi misi sekolah kepada para
guru, staf, siswa, dan orang tua siswa?
2.Jika bapak berkeinginan untuk membuat keputusan sekolah, apakah anda
selalu melibatkan para guru, karyawan, siswa, dan orang tua siswa?
3.Seberapa jauh bapak mempercayai kemampuan para guru
dan staf sekolah dalam melaksanakan tugas mereka?
4.Apakah bentuk penghargaan yang anda berikan kepada
para guru,karyawan, dan siswa yang berprestasi?
5. Bagaimana pendapat bapak terhadap kondisi artifak sekolah yang bapak
pimpin, seperti kebersihan sekolah, kedisiplinan?
6.Bagaimana dengan budaya baca para guru, karyawan dan siswa?
7.Menurtu bapak bagaimana motivasi guru, karyawan, dan siswa?
8.Menurut bapak, apakah anda merasa bahagia, senang dan nyaman bekerja
di sekolah yang bapak pimpin? Kira-kira apa penyebabnya?

Pedoman wawancara (untuk guru dan karyawan)


1.Seberapa jauh bapak/ibu memahami visi-misi sekolah?
2.Apakah kepala sekolah memberikan penjelasan visi-misi sekolah tersebut
kepada bapak/ibu?
3.Bagaimana tanggapan bapak/ibu terhadap kemampuan para guru, staf, dan
siswa?
4.Menurut pandangan bapak/ibu, bagaimana motivasi para guru, staf dan
siswa di sekolah?
5.Dalam pembuatan atau pengambilan keputusan sekolah,apakah bapak/ibu
selalu terliabat di dalamnya?
6.Selama ini, apakah sekolah memberikan penghargaan kepada para guru,staf
atau siswa yang berprestasi?
7.Bagaimana dengan kerjasama di sekolah?
8.Bagaimana pendapat bapak/ibu terhadap kondisi sekolah, seperti
kebersihan sekolah?
9.Bagaimana dengan budaya baca dan disiplin para guru , karyawan maupun
siswa di sekolah?
10.Selama ini, bagiamanakah kesan bapak/ibu terhadap sekolah tempat anda
bekerja?
LAPORAN BINA MENTAL

MADRASAH ALIYAH FATWA ALIM TULUNG


KATA PENGANTAR

Kata pengantar

Puji syukur kita panjatkan kehadran ALLAH swt karena atas berkat rahmat dan
karunianya lah laporan ini dapat terselesaikan dengan baik.dengan judullaporan
BINA MENTALmadrasah aliyah fatwa alim tulung

Dengan membuat tugas ini saya harapkan, Semoga laporan ini bermanfaat bagi
kita semua.terimakasih

Madiun,21 mei 2017


Latar belakang

Sebagai mana kita sadari LAPORAN BINA MENTALsangat dibutuhkan oleh para
siswa.dan juga pentingnya menjaga kesehatan siswa dari unsur hal hal yang
berpotensi merusak akhlak,akal,dan kecerdasan siswa.dan laporan ini sangat
dibutuhkan siswa dalam mencapai jalan yang diridhai ALLAH SWT.

Dan banyaknya para remaja yang terjerumus dalam narkoba sangat berbahaya bagi
kelangsungan bangsa indonesia yang selanjutnya.
TUJUAN

Laporan ini bertujuan agar siswa siswi mengetahui bahayanya narkoba,agar


mereka tidak terjerumus dalam kehidupan yang menyesatkan.

Karena pentingnya pembekalan baik secara pendidikan maupun akhlak agar para
siswa lebih tertata baik secara moral maupun pendidikan.

Dan laporan ini sangat berguna untuk berpegang teguh dalam aturan agama yang
melarang seseorang untuk mendekati narkoba dan obat obatan terlarang lainnya.
Tema kegiatan

Bina mental

Mental adalah kondisi jiwa yang terpantul dalam sikap seseorang terhadap
berbagai situasi yang dihadapi

Pembinaan mental adalah segala usaha,tindakan dan kegiatan untuk


membentuk,memelihara,meningkatkan dan memantapkan kondisi jiwa anggota
berdasarkan Pancasila,saptamarga,sumpah prajurit,melalui pembinaan mental
rohani,idielogi dan kejuangan.

Terdapat empat kategori Pembinaan Mental yaitu:

1.Pembinaan Mental Rohani, adalah pembinaan mental aspek rohani yang sesuai

Dengan ajaran agama masing masing dalam rangka mempertebal keimanan.

2.Pembinaan Mental Ideologi, adalah pembinaan mental aspek ideologi sesuai

Dengan nilai-nilai dan norma-norma yang terkandung dalam Pancasila dalam

Rangka mewujudkan saptamarga.

3.Pembinaan Mental Tradisi Kejuangan, adalah pembinaan mental aspek

Kejuangan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam perjuangan bangsa

Indonesia umumnya .

4.Pembinaan Mental Psikologi,adalah pembinaan yang berfungsi untuk

Membantu,memelihara,dan meningkatkan kondisi terhadap kompetisinya

Agar mampu melakukan penyesuaian diri atas tuntutan tugas maupun peran dan

Tanggung jawabnya
Upaya pemeliharaan kesehatan

Dalam menghadapi seorang yang mengalami gangguan kesehatan mental atau


perilaku menyimpang ,seorang perlu memperhatikan:

1. Pertama tama sebaiknya jangan menghadapi gangguan mental ini seorang


diri.seyogyannya meminta bantuan orang lain yang dianggap mengerti atau
meminta bantuan seorang ahli.
2. Tidak membiarkan penderita tinggal seorang diri,harus ditunggu dan dijaga
sampai bantuan yang diperlukan tiba.
3. Bertindak tenang dan tidak tergesa gesa
4. Pentingnya memberikan semangat dan dorongan
5. Jangan membohongi atau menipu si penderita
6. Jangan menghadapi kebencian dengan kebencian pula

Upaya pencegahan NAPZA,HIV,dan TINDAKAN KEKERASAN


Napza adalah sekelompok obat yang terdiri dari narkotika,psikotropika,dan zat
adiktif lainnya yang sering disalahgunakan pemakaiannya.
Penyalahgunaan napza dapat menimbulkan ketergantungan yang dapat
menimbulkan gangguan fisik,mental,sosial,keamanan,dan ketertiban
masyarakat dan masalah ini sudah menjadi masalah nasional dan
internasional,sehingga peredaannya sangat diawasi
Secara garis besar upaya pencegahan meliputi upaya pencegahan
primer,sekunder,dan tersier

.Pencegahan primer(pencegahan dini)


Ditujukan kepada individu yang belim sama sekaliterpengaruh penyalah
gunaan dan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan:
Penyuluhan tatap muka dalam bentuk ceramah dan diskusi,sarasehan dan
seminar
Pelayanan dan penyebaran informasi yang benar melalui media cetak dan
media elektronik.
.pencegahan sekunder(pencegahan kerawanan)
Di tujukan kepada individu yang rawan terhadap pengaruh penyalah gunaan
narkoba untuk mencegah perluasan pengaruh dilaksanakan dalam bentuk
kegiatan
.pencegahan tersier(pencegahan kekambuhan)
Ditujukan kepada individu yang pernah menjadi korban pengguna dan telah
sembuh dari ketergantungan
Untuk mencegah kambuhnya kembali mantan pengguna yang perlu dilakukan
adalah menumbuhkan niat dan tekat yang kuat untuk tidak lagi menjadi
pengguna dan kiat kiat yang dapat dilakukan adalah :
Hindari teman pengguna napza,dalam spiritual diperlukan dukungan dan
perhatian.

Peserta:seluruh warga madrasah aliyah fatwa alim tulung


Waktu tempat pelaksanaan:pada jam istirahat bertempat di madrasah aliyah
fatwa alim tulung

Narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya). Di Indonesia, narkoba memiliki


nama lain Napza (Narkotika, Psikontropika dan zat aditif).

ads

Sebenarnya, narkoba merupakan jenis obat-obatan yang biasanya dipakai dokter


untuk membius pasien saat akan dilakukan operasi atau obat-obatan yang
digunakan untuk proses penyembuhan penyakit tertentu, akan tetapi beberapa
kalangan menggunakan obat-obatan tersebut dengan tujuan yang tidak baik,
sehingga menimbulkan efek bahwa obat-obatan yang digunakan untuk medis
tersebut menjadi obat-obatan yang terlarang.

Pengelompokan Jenis Narkoba

Jenis narkoba berdasarkan efek yang ditimbulkan :


Pengguna narkoba jenis ini memiliki halusinasi yang kuat pada saat melihat suatu
hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata. Contoh narkoba yang meberi
efek seperti ini adalah kokain dan LSD.

Seseorang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, kemungkinan besar


tubuhnya akan mengalami kerusakan dan pada ujungnya akan berdampak
pada kematian.

Narkotika

Narkotika adalah zat sintetis maupun semi sintetis yang dihasilkan tanaman atau
lainnya yang dapat berdampak pada penurunan atau perubahan kesadaran dan
hilangnya rasa nyeri. Zat ini dapat menimbulkan ketergantungan pada
penggunanya.

Adapun jenis dari narkotika adalah :

1. Morfin

Morfin berasal dari kata morpheus ( dewa mimpi ) adalah alkaloid analgesik yang
sangat kuat yang ditemukan pada opium. Zat ini bekerja langsung pada sistem
saraf pusat sebagai penghilang rasa sakit.

Cara Penggunaan :

Cara penggunaannya adalah dengan disuntikkan ke otot atau pembuluh darah.

Gejala fisik pengguna :

Pupil mata menyempit


Melambatnya denyut nadi
Tekanan darah menurun
Suhu badan menurun
Mengalami kelemahan pada otot, akan tetapi jika sudah kecanduan akan
mengalami kejang otot.

Efek samping pemakaian :

Menurunnya kesadaran pengguna


Menimbulkan euforia
Kebingungan
Berkeringat
Dapat menyebabkan pingsan, dan jantung berdebar-debar
Menimbulkan gelisah, dan perubahan suasana hati
Mulut kering dan warna muka berubah
Mengalami kejang lambung
Produksi air seni berkurang
Mengakibatkan gangguan menstruasi dan impotensi

2. Heroin / putaw

Heroin dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Akan tetapi, reaksi yang
ditimbulkan heroin menjadi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri, sehingga
mengakibatkan zat ini sangat mudah menembus ke otak.

Cara Penggunaan :

Cara pemakaiannya adalah dengan cara disuntikkan ke anggota tubuh ataupun bisa
juga dengan cara dihisap.

Gejala atau efek yang ditemukan pada pengguna hampir sama dengan pengguna
morfin, yaitu :

Melambatnya denyut nadi


Tekanan darah menurun
Otot menjadi lemas
Pupil mengecil
Hilang kepercayaan diri
Suka menyendiri
Seringkali berdampak kriminal, misalnya berbohong, menipu
Kesulitan saat buang air besar
Sering tidur
Kemerahan dan rasa gatal pada hidung
Gangguan bicara (cadel)

3. Ganja / Kanabis / mariyuana


Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis
indica) adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat, kandungan zat
narkotika terdapat pada bijinya. Narkotika ini dapat membuat si pemakai
mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).

Tumbuhan ini telah dikenal manusia sejak lama, seratnya digunakan sebagai bahan
pembuat kantung, dan bijinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak.

Awalnya, tanaman ini hanya ditemukan di negara-negara beriklim tropis. Namun


belakangan ini, di negara-negara beriklim dingin pun telah banyak
membudidayakan tanaman ini, yaitu dengan cara dikembangkan di rumah kaca.

Cara Penggunaan:

Cara penggunaan narkotika jenis ini adalah dengan cara dipadatkan menyerupai
rokok lalu dihisap.

Efek / gejala yang terlihat dari pecandu ganja adalah :

Denyut nadi dan jantung lebih cepat


Mulut dan tenggorokan terasa kering
Sulit dalam mengingat
Sulit diajak berkomunikasi
Kadang-kadang terlihat agresif
Mengalami gangguan tidur
Sering merasa gelisah
Berkeringat
Nafsu makan bertambah
Sering berfantasi
Euforia

Ganja merupakan salah satu jenis narkotika yang dapat mengakibatkan kecanduan.
Jika pemakaiannya dihentikan, sipemakai sering mengalami sakit kepala, mual
yang berkepanjangan, sering merasa kelelahan dan badan menjadi lesu.
4. Kokain

Kokain merupakan berasal dari tanaman Erythroxylon coca di Amerika Selatan.


Biasanya daun tanaman ini dimanfaatkan untuk mendapatkan efek stimulan, yaitu
dengan cara dikunyah. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat
cepat.

Kokain

Kokain mempunyai 2 bentuk, yakni :

Kokain hidroklorida, berupa kristal berwarna putih, rasanya sedikit pahit,


serta bersifat mudah larut.
Kokain free base, ia tidak berbau dan rasanya pahit.

Cara Pemakaian

Cara pemakaian kokain adalah dengan cara dihirup atau sebagai bahan campuran
rokok.

Efek / gejala yang timbul dari pemakaian kokain adalah :

Dapat memberikan efek kegembiraan yang berlebihan bagi si pengguna


Sering merasa gelisah
Menurunnya berat badan
Timbul masalah pada kulit
Mengalami gangguan pernafasan
Sering kejang-kejang
Sering mengeluarkan dahak
Mengalami emfisema ( kerusakan pada paru-paru)
Turunnya selera makan
Mengalami paranoid
Mengalami gangguan penglihatan
Sering merasa kebingungan

5. LSD atau Lysergic Acid / Acid / Trips / Tabs

Adalah jenis narkotika yang tergolong halusinogen. Biasanya berbentuk lembaran


kertas kecil, kapsul, atau pil.

Cara pemakaiannya adalah diletakkan di lidah. Narkotika ini akan bereaksi setelah
30 s/d 60 menit kemudian, dan akan berakhir efeknya setelah 8 hingga 12 jam.

Efek yang ditimbulkan

Efek / gejala yang biasa terlihat dari si pemakai adalah :

Sering berhalusinasi mengenai berbagai kejadian, tempat, warna, dan waktu


Sering terobsesi dengan apa yang ada dalam halusinasinya
Sering juga mengalami paranoid akibat hal-hal yang dihalusinasikannya
Denyut jantung dan tekanan darahnya meningkat
Diafragma mata melebar
Mengalami demam
Sering depresi dan merasa pusing
Memiliki rasa panik dan takut yang berlebihan
Mengalami gangguan persepsi.

6. Opiat / opium

Adalah zat berbentuk bubuk yang dihasilkan oleh tanaman yang bernama papaver
somniferum. Kandungan morfin dalam bubuk ini biasa digunakan untuk
menghilangkan rasa sakit.

Cara Penggunaan : Penggunaan opiat adalah dengan cara dihisap.

Adapun efek / gejala yang timbul dari narkotika jenis ini antara lain :

Memiliki semangat yang tinggi


Sering merasa waktu berjalan begitu lambat
Merasa pusing / mabuk
Birahi meningkat
Timbul masalah kulit di bagian mulut dan leher
Sering merasa sibuk sendiri

7. Kodein

Adalah sejenis obat batuk yang biasa digunakan / diresepkan oleh dokter, namun
obat ini memiliki efek ketergantungan bagi si pengguna.

Cara Penggunaan : Kodein merupakan hasil proses dari metilasi morfin. Cara
penggunaannya dengan jalan dihisap.

Efek / gejalanya antara lain :

Mengalami euforia
Sering mengalami gatal-gatal
Mengalami mual dan muntah
Mudah mengantuk
Mulut terasa kering
Mengalami hipotensi
Mengalami depresi
Sering sembelit
Mengalami depresi saluran pernafasan

8. Metadon

Efek yang ditimbulkan oleh narkotika ini adalah seperti heroin.

Adapun efek / gejalanya antara lain :

Mengalami sembelit
Sering mengantuk tetapi tidak bisa tidur
Pada wanita hamil dapat mengalami keguguran / bayi premature
Mengalami koma

9. Barbiturat

Biasa digunakan sebagai obat tidur. Cara kerjanya mempengaruhi sistem syaraf.
Efek dari mengkonsumsi barbiturat dapat terlihat 3 hingga 6 jam.
Efek dan gejalanya :

Sering sembrono
Euforia
Sering merasa kebingungan
Mengalami pingsan
Mengalami masalah pernafasan

Psikontropika

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis yang memiliki
Khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang
menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku penggunanya.

Jenis Psikontropika :

1. Ekstasi

Adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai obat yang dapat
mengakibatkan penggunanya menjadi sangat aktif. Ekstasi dapat berbentuk tablet,
pil, serta serbuk.

Nama Lain dari psikontropika jenis ini adalah inex, Metamphetamines.

Efek yang timbul dari penggunanya antara lain :

Timbulnya euforia
Mengalami mual
Dehidrasi
Timbul percaya diri yang berlebih
Sering merasa kebingungan
Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah
Mengalami pusing, bahkan pingsan
Terganggunya daya ingat dan jika dipakai dalam jangka panjang dapat
merusak otak
Mengalami gangguan mental

2. Sabu-sabu

Merupakan zat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang parah,
seperti gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi.
Cara Penggunaan : Cara penggunaan sabu-sabu adalah dengan jalan dihisap.

Efek yang ditimbulkan

Jantung berdebar-debar
Naiknya suhu tubuh
Mengalami insomnia
Timbul euforia
Nafsu makan menghilang
Kekurangan kalsium
Mengalami depresi yang berkepanjangan

3. Sedatif hipnotik

Nama lain dari jenis psikontropika ini adalah Benzodiazepin/BDZ, BK, Lexo, MG,
Rohip, Dum.

Cara Penggunaan:

Cara pemakaiannya adalah dengan jalan diminum atau bisa juga disuntikkan
intravena atau anus. Biasanya dokter memberikan obat ini untuk mengatasi
kecemasan atau panik yang membuat insomnia.

Efek penggunaannya antara lain :

Sulit mengendalikan diri


Menjadi acuh
Mengalami gangguan konsentrasi
Mengalami kebingungan
Euforia
Kalau berjalan menjadi sempoyongan
Mengalami slurred speech ( berbicara sambil menelan )

4. Nipam

Adalah sejenis pil koplo yang dikonsumsi untuk mengurangi anseitas. Biasanya
digunakan secara bersamaan dengan minuman beralkohol yang sebenarnya dapat
beresiko bahaya bagi penggunanya.

Ciri pengguna pil ini adalah :


Mengalami cadel saat berbicara
Jalan sempoyongan
Wajah menjadi kemerahan
Menjadi banyak bicara
Kurang fokus
Turunnya kesadaran

5. Angel Dust (PCP/ phencyclidine)

Angel dust termasuk halusinogen. Zat ini dikonsumsi sebagai sampingan oleh
pengguna narkoba terutama di Amerika Serikat.

Obat ini diproduksi dalam bentuk bubuk dan bentuk cair , biasanya disemprotkan
ke bahan berdaun seperti ganja, mint, oregano, peterseli atau Jahe Daun, dan
rokok.

Efek yang ditimbulkan :

Sering berhalusinasi
Gangguan fungsi motorik
Meningkatnya detak jantung
Suhu tubuh meningkat

6. Speed

Speed atau biasa disebut methamphetamine merupakan stimulan sistem saraf pusat
yang kuat dan adiktif. Obat ini berbentuk bubuk dan berwarna putih, tidak berbau,
dan berasa pahit. Cara kerja obat ini adalah dengan merangsang sel-sel otak,
meningkatkan mood dan gerakan tubuh. Methamphetamine merupakan stimulan
yang kuat dan tahan lama karena mampu menembus sistem saraf pusat lebih
mudah daripada amfetamin. Cara pemakaiannya bisa dicampurkan pada rokok,
dihisap, ataupun disuntikkan

Efek dari pemakaian :

Menjadi hiperaktif
Banyak bicara
Nafsu makan menurun
Libido meningkat
Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh dan tekanan darah
Pupil mata melebar
Insomnia
Tangan gemetar (tremor)
Sering gugu
Cepat marah
Sering mengalami kebingungan dan cemas
Sering berhalusinasi

7. Demerol

Adalah sejenis narkoba yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan nyeri.

Jika over dosis, bbat ini dapat berakibat kematian bagi penggunanya. Bagi
penderita asma dilarang keras mengkonsumsinya. Obat ini juga memberikan efek
kecanduan.

Ciri / efek yang ditimbulkan jika kecanduan obat ini adalah :

Melambatnya sistem pernafasan dan detak jantung


Mengantuk
Kelemahan pada otot
Berkeringat
Gangguan pada pupil
Pingsan

Zat Adiktif

Zat Adiktif merupakan zat yang berbahaya, yang diperoleh dari bahan-bahan
alamiah baik semi sintetis maupun sintetis. Zat ini dipakai sebagai pengganti
morfin atau kokain yang bekerja mengganggu sistem syaraf pusat. Contoh zat
adiktif : lem, aceton, ether dan sebagainya.

Yang tergolong dalam jenis narkoba ini antara lain :

1. Alkohol / etanol

alkohol adalah senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil yang terikat pada
atom karbon. Alkohol biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat. Ia
juga bisa berfungsi sebagai zat pengawet.

Dalam dunia otomotif, alkohol / etanol digunakan sebagai bahan bakar kendaraan,
dimana Alkohol dapat digunakan sebagai antibeku pada radiator.
Alkohol mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing berupa karbon yang
menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang
beralkohol atau obat anaestetik yang dihisap.

Alkohol dapat diperoleh dengan dua cara, yakni :

Sistem fermentasi,dapat memanfaatkan glukosa yang diproduksi dari gula


dari hidrolisis amilum yang dibantu dengan khamir yang diproses dengan
suhu dibawah 37 C.
Dengan hidrasi langsung, yaitu menggunakan etilena (Hidrasi etilena) atau
alkana lain dari proses cracking dari minyak bumi yang didistilasi.

Efek / gejala bagi pemakai :

Teler / mabuk
Menyebabkan kegagalan pernapasan akut seperti yang terjadi pada bahaya
formalin.
Menghilangkan kesadaran
Dapat mengakibatkan kematian
Susunan acara

1. Penelitian
2. Penyiapan data
3. Meng akumulasi data
4. Menyesuaikan kembali data yang telah ada dengan keadaan yang
sebenarnya
5. Memperbaiki dalam penulisan data
6. Menyampaikan data

Anggaran dana

keperluan Dana yang dibutuhkan


Kegiatan penyuluhan 50.000
Pemeriksaan upaya pencegahan 60.000
napza
Pemberian vitamin 60.000
lampiran

A. Kegiatan Bimbingan Mental di MA FATWA ALIM TULUNG

Kegiatan Bimbingan Mental Kerohanian di MAFA rutin dilaksanakan sebulan


sekali. Metode yang dilaksanakan pada bintal kerohanian tersebut antara lain
ceramah, diskusi dan konseling. Ceramah dilakukan untuk seluruh satuan dan
konseling dilakukan bagi satuan yang memiliki masalah. Kegiatan tersebut
dilaksanakan di aula.

Materi yang disampaikan pada proses Bintal kerohanian ini kadang-kadang materi
yang sesuai dengan permintaan dari satuan. Misalnya, ada salah satu atau beberapa
satuan yang sedang mengalami masalah dengan keluarga, maka materi yang
diusung adalah materi tentang Keharmonisan Keluarga atau kadang-kadang
pihak penanggungjawab Bintal sendiri yang menentukan materi yang akan
disampaikan.

Kendala yang dialami pada saat proses pembinaan mental ini dipengaruhi oleh
factor internal dan external. Factor internal yang menjadi kendala yaitu kurangnya
tenaga yang professional dalam proses bintal sendiri, seperti tenaga rohaniawan.
Factor external yang menjadi kendala yaitu kurang maksimalnya peserta karena
satuan sendiri punya tugas masing-masing, materi yang disampaikan kadang-
kadang tidak sesuai dengan kebutuhan peserta, dan tidak adanya kendaraan
operasional.