Anda di halaman 1dari 6

KEGIATAN PONEK DI RSUD dr.

ABDUL AZIZ Singkawang

I. PENDAHULUAN
Penurunan AKI dan AKB berkontribusi Dalam
Meningkatkan Induk Pembangunan manusia (IPM)
daerah dan Negara yang salah satu indikatornya adalah
derajat kesehatan. Upaya Percepatan penurunan AKI dan
AKB juga merupakan komitmen internasional.

II. LATAR BELAKANG


Angka kematian bayi pada tahun 2014 adalah 25 per
583 kelahiran hidup. Saat ini angka kematian bayi
diperkirakan lebih dari setengahnya terjadi pada masa
perinatal yang di sebabkan oleh prematur dan asfiksia.
Menurut hasil data yang ada di Rs. Abdul Azis tahun
2016 terdapat ibu hamil yang memiliki faktor resiko
antara lain ibu hamil yang memiliki usia kurang 20
tahun dan ibu bersalin yang memiliki paritas 3 atau
lebih. Penyebab dari kematian ibu maternal adalah
eklamsia (hipertensi).
Diupayakan pada tahun 2015 terjadi penurunan
angkakematian ibu dan angka kematian bayi dengan
menindaklanjuti kasus kasus kematian ibu dan bayi
dalam audit klinis maternal dan neonatal yang
dilaksanakan perbulan untuk mengevaluasi penyebab
kematian tersebut.

1
III. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
Tujuan Umum adalah menurunkan angka kematian bayi
dan meningkatkan kesehatan ibu.
Tujuan Khusus:
Meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi
termasuk kepedulian ibu dan bayi
Meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam
melaksanakan fungsi pelayananan obsterik dan
neonatus termasuk pelayanan kegawat daruratan
(PONEK 24 jam)
Meningkatkan fungsi rumah sakit sebagai model
dan pembina teknis dalam pelaksanaan IMD dan
Pemberian Asi Eklusif
Meningkatjan fungsi rumah sakitsebagai pusat
rujukan pelayanan kesehatan ibu dan bayi bagi
sarana pelayanan kesehatan lainnya
Meningkatkan fungsi rumah sakit dalam perawatan
metode kangguru (PMK) pada BBLR
Melaksanakan sistem monitoring dan evaluasi
pelaksanaan program RSSIB 10 langkah menyusui
dan peningkatkan kesehatan ibu

IV. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


Kegiatan pokok
1. Melaksanakan audit maternal dan perinatal secara
internal.
- Audit maternal dan perinatal dilakukan perbulan
untuk menganalisa kasus kematian maternal dan
neonatal terbanyak pada bulan tersebut.
- Audit maternal dan perinatal mengangkat kasus
semua kematian bayi yang lahir secara section
caesarea di rumah sakit.

2
2. Mengadakan diklat untuk menunjang pelayanan
PONEK di rumah sakit, seperti :
Diklat yang telah terlaksana :
- Pelatihan In House Training PONEK internal yang
telah dilaksanakan pada tanggal 5 November 2016
Diklat yang akan dilaksanakan:
- Pelatihan Tim PONEK eksternal yang akan
dilaksanakan pada tahun 2017
- Pelatihan perawat NICU yang akan dilaksanakan
pada tahun 2017

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Kegiatan audit klinis maternal dan perinatal diadakan
setiap bulan diruangan rapat untuk mengevaluasi
laporan kematian yang terjadi pada setiap bulan

1. Diadakan pelatihan in house training ponek pada


tanggl 4-5 November 2016
2. Diadakan penkes setiap satu bulan
3. Seluruh kegiatan dilaksanakan dalam bentuk
pencatatan dan pelaporan per bulan yang di evaluasi
pertriwulan

VI. SASARAN
Sasaran audit
- Audit maternal dan perinatal dilakukan perbulan
untuk menganalisa kasus kematian maternal dan
neonatal terbanyak pada bulan tersebut.
- Audit maternal dan perinatal mengangkat kasus
semua kematian bayi yang lahir secara section
caesarea di rumah sakit.

3
VII. JADWAL
No Kegiatan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Juli Agt Sep Okt

1 Audit klinis
maternal

2 Audit klinis
neonatal

Jadwal audit klinis dilakukan setiap bulan

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


1. Semua kegiatan pencatatan dan pelaporan dilakukan
setiap bulan.
2. Laporan audit klinis terlampir

IX. PENCATATAN DAN PELAPORAN, EVALUASI KEGIATAN


Semua kegiatan pencatatan dan pelaporan dilakukan setiap
bulan kemudian dievaluasi setiap triwulan. Diketahui oleh
ketua PONEK, kemudian dilaporkan kepada Kepala Rumah
Sakit Umum Dr. Abdul Azis Singkawang.

4
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN

1. Pelatihan In House Training PONEK


Rincian Kegiatan
Diadakan pelatihan PONEK internal untuk dokter umum, bidan,
perawat di rumah sakit dr. Abdul Azis pada tanggal 5 November
2016 dengan jumlah peserta 62 orang dengan anggaran dana
Fotokopi buku materi : Rp 600.000
Konsumsi @62 x Rp 60.000 : Rp 3.720.000
Sertifikat @62x Rp 10.000 : Rp 620.000
Pembuatan laporan : Rp 200.000
Pembuatan spanduk : Rp. 100.000
Biaya tak terduga : Rp. 100.000
+
Rp . 5.340.000

2. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal fisiologis


pelayanan kehamilan meliputi pelayanan yang di mulai dari
ANC dalam hal ini dilakukan di poli pratama (PPKI)
pelayanan persalinan dilakukan di ruang vk
pelayanan nifas dilakukan di ruang perawatan nifas
asuhan bayi baru lahir meliputi IMD dan Asi Eklusif
imunisasi
3. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal dengan resiko tinggi .
4. Melakukan penkes tentang pelayanan ANC, senam hamil, ASI
eksklusif, Insiasi menyusui dini, pelayanan KB dan perawatan
metode kangguru pada bayi BBLR dengan membuat leaflet yang
dibagikan kepada masing- masing peserta penkes.
5. Anggaran biaya pembuatan leaflet :
Print out materi leaflet : 10 x 6 = 60 lembar= Rp. 300.000
Pembuatan banner : 6 xRp.100.000 = Rp. 600.000 +Total
biaya = Rp. 900.000

5
Mengetahui

Ketua PONEK RSAA

dr. Novi Salita, Sp.OG, M.Kes