Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN

PEMBINAAN KADER PKPR

I. Pendahuluan
Untuk mempersiapkan generasi muda khususnya remaja agar menjadi
Sumber Daya Manusia yang berkualitas, memiliki pribadi yang mantap dan sehat
dilakukan suatu upaya melalui pembinaan kader PKPR disekolah. Sehingga apabila
ada masalah yang sering dihadapi siswa khususnya yang berkaitan dengan
kesehatan remaja yaitu masalah kesehatan reproduksi, masalah penyakit IMS
termasuk HIV AIDS dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif
lainnya (NAPZA), sehingga kader PKPR dapat mengenali masalah teman satu
sekolah dan membantu mengambil keputusan yang tepat.

II. Latar Belakang


Berdasarkan data proyeksipenduduk Indonesia 2000 -2005 proporsi
penduduk remaja berusia 10-19 tahun pada tahun 2010 adalah sekitar 18,3% dari
total penduduk atau sekitar 43 juta jiwa. Besarnya populasi kelompok usia remaja
dapat di maknai sebagai asset badan dan potensi bangsa di masa depan. Pentingnya
remaja sebagai asset masa depan peradaban manusia, ditunjukkan dengan adanya
beberapa indicator yang ditetapkan PBB sebagaiMilenium Development Goals
(MDGS) yang terkait langsung degan remaja. Fakta yang menunjukan bahwa saat ini
remaja menghadapi berbagai tantangan yaitu prilaku resiko pengetahuan dan akses
terhadap informasi. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas remaja
antara lain adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan peduli remaja
(PKPR), termasuk kualitas dalam memberikan informasi kesehatan remaja dan
pelayanan konseling .

III. Tujuan
1. Tujuan Umum
Agar kader PKPR dapat dan mampu menyebarkan informasi-informasi tentang
kesehatan dan dapat menjadi konselor untuk memberikan konseling dengan
teman sekolahnya sehingga mereka tahu tentang hidup sehat dan mereka
sanggup menangkal pengaruh yang merugikan kesehatannya

2. Tujuan Khusus
1. Agar kader PKPR dapat memberikan informasi dan pengetahuan tentang
kesehatan disekolah
2. Agar kader PKPR disekolah dapat membantu mengenali masalah dan
membantu mengambil keputusan
3. Agar kader PKPR dapat meningkatkan keterlibatan remaja disekolah
dalam perencanaan atau pelaksanaan dan evaluasi pelayanan kesehatan
remaja
4. Agar kader PKPR dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
untuk membantu pencegahan pada kesehatan remaja disekolah

IV. Tata Nilai


S : Santun, sopan bertutur kata dan berperilaku
E : Empati, melayani dengan sepenuh hati
H : Handal, memberikan pelayanan terbaik oleh tenaga profesional
A : Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan
T : Teladan, menjadi panutan dan tauladan bagi masyarakat
dalamberperilaku sehat

V. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


Kegiatan pokok dalam pembinaan kader PKPR berupa penyuluhan dengan
metode tanya jawab, ceramah, dan diskusi interaktif

VI. Cara Melaksanakan Kegiatan


1. Petugas memberikan surat pemberitahuan ke sekolah 1 hari sebelum
kegiatan
2. Petugas menyiapkan materi yang akan disampaikan pada saat pembinaan
kader PKPR
3. Petugas mengumpulkan siswa yang akan dilakukan pembinaan
4. Petugas melakukan pembinaan kesehatan remaja kepada siswa yang
menjadi kader PKPR
5. Penanggung jawab PKPR melaporkan hasil pembinaan kader PKPR kepada
kepala puskesmas
6. Penanggung jawab PKPR mendokumentasikan kegiatan pembinaan kader
PKPR

VII. Sasaran
1. Siswa SMP Negeri 3, SMP Xaverius 1 dan SMK Negeri 1
2. Jumlah siswa yang diberikan pembinaan kader PKPR sebanyak 20 orang tiap
sekolah per kegiatan

VIII. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


1. Pembinaan Kader PKPR 1-2 kali sebulan di SMP Negeri 3, SMP Xaverius 1 dan
SMK Negeri 1
Bulan
No NamaKegiatan TempatPelaksanaan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
SMK.N.1 Plg x x x x x x
Pembinaan
1 SMP Xaverius 1 Plg x x x x x x x x
KaderPKPR
SMP.N.3 Plg x x x x x x x

IX. Peran lintas Program dan Lintas Sektoral


Lintas Program
Gizi
Memberikan edukasi mengenai anemia dan makanan bergizi, memberikan
kapsul Fe
Laboratorium
Melaksanankan pemeriksaan HB
Kesehatan Lingkungan
Memberikan penyuluhan mengenai kebersihan lingkungan dan melatih
jumantik

Lintas Sektoral
Pihak Sekolah :
1. Menyediakan tempat untuk pelaksanaan kegiatan
2. Berkoordinasi mengenai waktu pelaksanaan kegiatan
3. Mendukung pelaksanaan kegiatan

X. Evaluasi Kegiatan
Tujuan evaluasi adalah untuk melihat apakah kegiatan dari pembinaan PKPR
sesuai dengan harapan dimana jumlah siswa dan target yang ditentukan sesuai
dengan saat pelaksanaan kegiatan.Evaluasi keberhasilan pembinaan PKPR dapat
dilihat dari hasil praktek (cara memberi konseling, P3K)

XI. Pencatatan, Pelaporan dan Dokumentasi


1. Pencatatan dilakukan setiap selesai kegiatan
2. Pelaporan dilakukan setiap selesai kegiatan
3. Foto kegiatan
4. Daftar hadir

XII. Rencana Anggaran Biaya

Uraian jensi belanja & rincian objek


No. Satuan Volume Sasaran Jumlah
jenis belanja

Transport Nakes ke SMP/SMK


1 oh 21 Rp. 40.000 Rp 840.000
(1 x 21 hari x Rp 40.000)
XII. Penutup
Demikianlah kerangka acuan kegiatan Pembinaan Kader PKPR 2017

Palembang,
Mengetahui,
Plt. Kepala Puskesmas Ariodilah Pengelolah Program

dr. Martina Mudjitaba Dewi Rio Minta


NIP. 196309051990032002 NIP. 196901191032004